. Skala Kehidupan Part 9 | Kisah Malam

Skala Kehidupan Part 9

0
312

Skala Kehidupan Part 9

KERJA KERAS DAN KERJA CERDAS


Bu Juleha

(POV UNTUNG)

TOK TOK TOK TOK !!

bunyi pintuku diketuk seseorang.. aku yang masih ngantuk tetep memejamkan mata.

“ ntung.. untung.. bangunn.. udah jam 6 pagi lho ” sayup-sayup terdengar suara seseorang berteriak dari luar kamar. Kalau terdengar intonasi suaranya sepertinya Mbok Yati. Aku pun menggeliat sebentar dan mengucek mata kemudian melirik jam yang ada di hpku dan bener udah jam 6.

“ iyaaa mbookk ” kataku sambil beranjak dari kasur dan membuka pintu.

“ ya Allah, kenapa itu lehermu banyak merah-merahnya ntung ” kata Mbok Ti yang ternyata masih di depan pintu. Aku kaget setelah mendengar kata-kata merah dileher dari mbok Ti.

“ masak mbok? ” Tanyaku dan aku langsung menuju kaca yang berada di kamarku. Betapa kagetnya aku melihat leherku banyak merah-merahnya.pasti ini akibat cupangan yang dilakukan Bu Juleha tadi malam.

“ oh shitttt..alasan apa aku ini ” batinku

“ banyak nyamuk apa ntung di kamarmu ini? ” tanya Mbok Yati.

“ iyaaa mbok, banyak nyamuk makanya kemarin sampai gak bisa tidur sampai malam makanya sekarang bangun kesiangan ” Jawabku lega karena bisa membuat alasan logis untuk mengelabui mbok Yati.

“ ya sudah segera mandi sana. Bu juleha juga tumben jam segini belum bangun ” kata mbok Yati

“ iyaa mbok, gak tahu mbok.. mungkin capek soalnya kemarin sampai rumah jam 10 malam ” jawabku beralibi.

“ oh yaudah kalau gitu, mbok mau melanjutkan masak dulu bentar lagi matang ” kata mbok Ti sambil mulai meninggalkan kamar menuju dapur

“ iyaa mbok ” jawabku. fiuh lega tidak terpegok mbok iyem. Bisa dikebiri aku kalau sampai tahu kalau merah-merah ini akibat perbuatan bu juleha..

Aku pun ke kamar mandi untuk mandi pagi sekalian mandi junub akibat pertempuran semalam., kemudian mulai manasi mobil. Setelah manasi mobil baru aku buat kopi dan rokok an sambil menunggu Bu Juleha. Tak lama kemudian terlihat bu juleha berjalan ke dapur dan terlihat rambut bu juleha juga habis keramas juga. Akupun tersenyum sambil membayangkan kemarin malam sambil menggeleng menepis bayangan tadi malam. “ bisa-bisa tole berontak lagi ini ” batinku sambil menghisap rokok.

Setelah rokok habis Aku pun menuju dapur untuk menemui bu juleha untuk bilang bahwa mobil sudah siap. Tapi ternyata bu juleha meminta berangkat agak siangan aja dengan alasan badannya masih agak capek. Kemudian aku berpamitan ke gudang untuk mengontrol barang sesuai perintah pak karim tempo hari. Setelah mendapat telepon bu juleha akhirnya aku kembali ke rumah untuk mengantarkan bu juleha mengecek tokonya. Selama perjalanan ada yang beda dengan hari ini, waktu didapur tadi kita mengobrol biasa karena ada mbok iyem, tapi selama di mobil yang hanya ada berdua saja bu juleha memperlihatkan kemanjaannya dengan meletakkan kepalanya di lenganku.

“ Mas tadi di susuku banyak merah-merahnya. Kamu nakal ya ” kata Bu Juleha memulai obrolan.

“ aku tadi hampir kepergok Mbok Ti mbak, ini merah semua leherku untung aku bisa beralibi digigit nyamuk jadi gatal, mbak enak masih disusu merahnya gak kelihatan, ini kelihatan banget ” jawabku bersungut-sungut.

“ hehe. Gemes sayang. Jadi gak kerasa kalau gigit sampai merah ” sambil mencium pipiku.

“ uhhh dasar, tapi ingat lho mbak kalau ada pak karim atau orang sekitar kita jangan bermesraan kayak gini. Bisa berabe kita. Inget janjiku dan janjimu kemarin ” kataku sambil menowel susunyaa.

“ ihhh towal towel susu ini kalau sangek gimana? Iya-iya aku ingat janji kita ” jawab Bu Juleha terlihat cemberut-cemberut gemes.

“ salah sendiri punya susu kok besar dan indah. Hehe ” candaku.

“ ohh gitu.. ni rasain ini ” sambil tangannya meremas si tole. Sampai akhirnya kita sudah sampai toko. Akhirnya aku kembali lagi ke gudang meubel untuk mengecek lagi.

Setiap hari hampir selalu begitu selama perjalanan di dalam mobil sampai di tokonya. Canda, tawa, saling towel dan saling remas. Kita seperti orang yang baru jadian. Meskipun umur kita jauh tidak mengurangi kemesraan kita. Akan tetapi kalau waktu di rumah kita biasa saja, seolah-olah tidak ada apa-apa. Kalau kita mau bercinta, kita juga melihat sikontol (situasi, kondisi dan toleransi), untungnya Bu Juleha bukan tipe-tipe orang yang haus akan sex atau biasa disebut hipersex. Jadi hidupnya gak melulu sex kadang kalanya kita melakukan seminggu dua tapi seringnya seminggu sekali. Yang terpenting bagi Bu Juleha aman bagi suami dan orang sekitar. Semenjak kita resmi melakukan hubungan terlarang ini Bu Juleha selalu tampak ceria, nampak aura wajahnya lebih positif, segar dan selalu tersenyum manis. Sedangkan aku pastinya lebih semangat kerja dan menjaga amanah yang di berikan pak karim untu menjaga Bu juleha.

Kita hampir setiap hari melakukan hubungan sex, dimanapun kita melakukannya. Waktu Pak Karim belum pulang kita coba di kursi ruang tamu, di dapur, di kamar mandi. Stiap hari aku tidur di kamar Bu Juleha kita menyetel alarm jam 3 dini hari, waktu alarm berbunyi aku kembali ke kamarku untuk menjaga agar tidak ketahuan Mbok Ti maupun Mbah Man.

Kalau di luar, kita melakukan hubungan yang paling sering di dalam mobil pernah di gudang toko. 3 gudang toko pernah kita coba. Indah rasanya, gak bosan- bosan sering bersama Bu Juleha. Bayangkan gejolak muda yang masih membara, perjaka sudah hilang yang pastinya hati ini lama kelamaan semakin cinta. Tapi aku juga sadar Bu Juleha siapa ? istri dari orang yang menolongku, tetapi aku juga tidak bisa menolak hasratku ini. Biarkan semesta ini yang menghentikannya, kalaupun tidak berhenti aku cukup menikmatinya saja. Aku juga sudah siap seandainya Pak Karim mengendus perbuatan kita. Aku sudah JATUH HATI DENGAN BU JULEHA.

*****

Karena setiap hari aku bekerja bersama kekasih gelapku yaitu Bu Juleha, otomatis semangatku menjadi berlipat ganda. Aku semakin rajin dan memberesken setiap permasalahan toko dan mebantu meningkatkan performance toko dengan cara memberikan promo dan diskon setiap barang yang gak seberapa laku. Dan hasilnya pun performance toko atau mini market semakin meningkat dengan laba perbulannya semakin maju.

Semakin majunya toko juga harus diimbangi dengan sumber daya manusianya. Karena pelanggan toko semakin banyak otomatis kita butuh karyawan tambahan. Karena saat ini karyawan toko berjumlah 3 dan ada satu karyawan yang resign karena keterima pekerjaan yang lebih bagus yaitu bekerja di supermarket, maka mau gak mau aku harus melepas karyawan itu dan aku semakin sibuk dengan menggantikan posisinya yang di tinggalkan itu.

Tapi tak lama kemudian aku mulai membuka lowongan pekerjaan yang kosong itu. Dan aku meminta Bu Juleha agar merekrut karyawan cewek untuk di tempatkan di kasir. Karena kalau kasirnya cewek akan menjadi daya tarik tersendiri untuk menarik pelanggan. Bu Juleha pun menyerahkan sepenuhnya masalah tersebut untuk aku handel. Dan aku memasang lowongan pekerjaan di media cetak maupun online.

Seminggu kemudian banyak pelamar yang datang untuk menyerahkan berkas lamarannya dan kesemuanya perempuan karena aku membutuhkan karyawan wanita. Ada lima pelamar yang mencoba peruntungan bekerja di mini market Bu Juleha dan rencana hari ini aku akan melakukan test interview agar aku tidak salah pilih.

Dari kelima pelamar itu aku memilih satu untuk aku jadikan kasir. Di samping dia begitu lancar ketika aku lontarkan pertanyaan dia juga paling cantik daripada kelima pelamar tersebut. ya nama karyawan yang baru saja aku rekrut itu adalah Jhoanita,, eh keliru Yunita dan panggilannya Nita (wkakakaka.. ketipu nih para readers).. dia cantik hidungnya mungil dengan rambut hitam panjang terurai. dan yang pasti sexy dengan ukuran payudaran sekitaran 34B (bagaimana aku tahu.. lagi-lagi berkat ajaran sesat Mbah man dan temen SSL John aku bisa tahu ukurran payudara hanya dengan melihat saja).


Yunita

Hari ini aku mulai mengajari job disk dari pekerjaan yang akan Nita lakukan menjadi kasir. Kasir meskipun keliatannya mudah tapi sebenernya sangat sulit.. karena dia akan bertanggung jawab jika ada yang selisih antara input dan output. Tapi Nita orang yang bener-bener cerdas karena cepet tanggap ketika aku mengajarinya dan cepat bisa mengatasi jika ada yang selisih. Memang aku gak salah pilih, selain cantik dia juga cerdas dan cepat tanggap.

Ketika aku menjelaskan pun nita melihat dan mengamati wajahku entah menunjukkan rasa kagum atau gimana.. bukan geer atau gimana karena dia beberapa kali kepergok melihat dan mengamati wajahku sambil melamun.. aku pun pada awalnya pede menjelaskan sesuatu ke nita pada akhirnya grogi juga ketika dia melihat wajahku yang seperti itu.

Setelah tugas mengajari selesai dan nita juga sudah paham dan mengerti job desk-nya, aku pun meninggalkan dia dan mengerjakan pekerjaan lain. Dan hari ini pekerjaan berakhir dengan lancar dan sukses. akhirnya aku pun pulang dan menjemput Bu Juleha di mini market satunya.

****

Malam hari setelah makan malam aku pun ngopi sambil rokok-an di pekarangan rumah.. aku pun merefresh semua kegiatan di mini market tadi dan aku pun tersenyum sewaktu memergoki nita yang melihat wajahku sambil melamun “ apa dia naksir aku ya? ” batinku.. karena penasaran aku pun mencoba mengirimkan pesan ke Nitaa..

Ke : nita
Malem

Setelah nita aku pun menikmati setiap nikotin yang merasuki paru-paruku yang membuat malam semakin indah..

Kling.. !!!

Hpku berbunyi menandakan ada pesan masuk. Akupun mengambil hpku dan mengecek siapa yang mengirimkan pesan tersebut..

Dari : nita
Malam juga.. Maaf mas lama bls, tadi masih ke kamar mandi

Aku pun tersenyum melihat balasan nita, yang pada akhirnya aku saling berbalas pesan dengannya. Aku menanyakan apa ada yang bingung dengan kerja pertama dia, dia jawab tidak. Akhirnya SSIku berhasil malah kita saling bercerita tentang semua hal. Tak terasa malam semakin larut dan aku menyudahi acara saling mengirim pesan tersebut dengan mengucapkan selamat tidur. Akhirnya aku kembali ke kamar dan menuju alam mimpi.

****

Setelah beberapa minggu aku tiap malam saling berbalas pesan dengan Nita, hubunganku dengan Nita semakin deket. Kita saling curhat, aku menceritakan kehidupanku dan kenapa sampai bisa memegang mini market Bu Juleha cuman aku masih menyembunyikan hubungan terlarangku dengan Bu Juleha..

Nita pun demikian cerita apa aja mengenai dirinya tapi yang paling menyesakkan adalah ternyata dia sudah punya pacar dan sudah tunangan. Tapi dia sama pacarnya lagi LDR (Long Distance Realtionship) karena pacarnya bekerja di pabrik yang berbeda kota.

Meskipun hubungan kita deket tapi dalam hal pekerjaan kita profesional. Ada batasan-batasan bagaimana memposisikan aku sebagai wakilnya Bu Juleha dan Nita memposisikan sebagai bawahanku yakni sebagai kasir. Dan tentunya agar menghindari gosip di lingkungan pekerjaan ini.

Hari ini adalah akhir bulan.. dan pastinya aku sama beberapa karyawanku lembur untuk membuat laporan keuangan dan penjualan bulan ini. 2 karyawan cowok sudah selesai dengan laporan dan memohon ijin pamit pulang duluan. Sekarang tinggal aku dan Nita yang masih berkutat dengan laporan akhir. Aku pun dengan cepat segera menyelesaikan laporan akhirku.. jam 9 lebih aku bisa menyelesaikan laporanku..

Hari ini pun aku longgar karena Bu Juleha sedang ke pulau seberang menemani Pak Karim yang ada urusan sekalian berlibur. Tapi Bu Juleha memintaku mengirim laporan akhir bulan malam ini juga. Maka aku pun mengebutnya. Setelah selesai menegerjakan laporanku sekarang tinggal menunggu laporan keuangan dan penjualan yang dikerjakan oleh nita.

Aku pun menunggu dengan membuat kopi dan di temani sebungkus garpit dengan merk gudang asin.. setelah 2 batang rokok habis ternyata Nita belum selesai mengerjakannya. Mau gak mau aku membantu Nita dan segera memasukkan laporan yang nita kerjakan di laporanku.

“ belum selesai Nit ” sapaku sambil mendekati Nita yang masih sibuk mengerjakannya. Sedangkan toko sudah tutup dari jam 9 tadi.

“ belum pak, masih ada beberapa kendala ini. Aku agak bingung ” keluhnya sambil sibuk mengerjakan laporannya.

“eits.. mas aja kan yang lain udah pada pulang.. sini aku bantu” kataku mencoba menawarkan bantuan

“hehehe iyaa mass..” jawab Nita.

Aku pun membantunya bagian mana yang menjadi kendala.. karena aku sudah lihai mengerjakan laporan bulan-bulan lalu, maka gak butuh waktu lama kendala-kendala sudah bisa teratasi dan laporan dari Nita selesai di susun.. setelah itu tinggal memasukkan laporan yang dikerjakan oleh Nita ke dalam laporanku dan mengirim laporan tersebut ke email Bu Juleha.

Setelah mengirim laporan semua ke email Bu Juleha, aku baru sadar ternyata selama mengerjakan tadi Nita melihat dan mengamati wajahku sambil telapak tangannya memegang tangan bagian atas.. aku yang baru sadar langsung malu-malu terhadap Nitaa.. mungkin kalau ada kaca tampak wajahku memerah seperti kepiting rebus. Tapi berbeda dengan Nita dia masih melamun melihat dan mengamati wajahku dengan mata yang sayu.. karena merasa ada moment aku pun mendekatkan wajahku ke wajah Nitaa dan bibirku langsung menuju bibirnyaa..

CUP..CUPP.. MMUUAACCHHH..

Tanpa di sangka nita membuka bibirnya dan membalas lumatan bibirku.. kita pun saling melumat..

CUP..CUPP.. MMUUAACCHHH

Slurupp.. slurupp.. sluruupp

Bibir kita saling melumat. Sambil terus melumat tanganku membuka kancing baju kerja yang di gunakan nitaa.. setelah kancing bajunya terbuka, aku melepaskan ciumaku dan melihat dada nita yang putih bersih dengan warna kuning langsat yang di balut tanktop berwarna abu-abu menambah ke-sexy-an Nitaa.. Nita yang malu – malu karena wajahnya memerah langsung mendekatkan wajahnya lagi dan melumat habis bibirku..

CUPP.. CUP.. MMUUAACHHH

Tangankupun langsung membuka baju nita nita dan memasukkan tanganku di balik tantop dan BH-nya, payudara Nita yang tidak besar dan tidak kecil sangat pas untuk telapak tanganku langsung meremas, memilin, bahkan memutar putinggnyaa..

“aahhhh.. mmhhhh.. ohhhh.. “ desahan nita di sela-sela ciuman kami..

Tangan nita pun gak tinggal diam.. terasa batang kejantanku di pegang nita dari luar celana dan meremas, mengelus dan mengocoknyaa..

“aahhh.. mmhhh.. besarr banget mas punyamu.. mmhhh.. ahhh” desahnya sambil mengocok batang kejantannku..

Aku pun melepas ciuman dan mengajak Nita untuk ke ruanganku agar bisa leluasa menuntaskan birahi ini.. setelah menutup pintu ruanganku tanpa memberi jeda aku langsung menyergap bibir Nita yang tipis berwarna pink itu langsung melumatnyaa..

CUPP.. CUPP.. CUPPP. MMUUAACCHHHH

Tangan Nita gantian melepaskan kancing baju kerja yang aku pakai.. tanpa waktu lama kita berdua sudah saling telanjang bulat.. kemudian setelah puas bermain di bibirnya aku langsung menuju putingnya yang berwarna coklat muda itu yang terlihat menggemaskan..

Sluruppp.. sluruppp.slurrrpppp

Aku menjilat menyedot puting mungilnyaa itu.. tangan nita pun di arahkan ke batang kejantanku yang sudah tidak berbalut apa-apa..

“aaahhh.. mmhhhh… ohhhhh.. ahhhh” desah nita agak keras..

Setelah puas meminkan payudara dan puting mungilnyaa.. aku pun menuju ke bawah menuju vagina nitaa. Rambut vagina alias jembut di rawat oleh nita yang dimana di bentuk segitiga dan rapi cara mencukurfnyaa.. aku menyuruh nita berbaring di meja kerjaku dan aku mulai membuka bibir vaginanyaa yang berwarna kemerah-merahan.. tidak berselang lama aku pun menjilat bibir vaginanyaa dan klitorisnyaa..

“aaaahh… enaakkkk mass.. teruusss mass.. ohhhh.. aahhhh” desah nita ketika vaginanya aku jilati..

Aku pun terus menjilat kadangan menyedot klitorinya sedangkan tanganku meremas dan memilin putingnyaa..

“aahhh ohhh aahhhh.. enaakkkk mass… aaaaakuuuu mauuu keluuuaarrr masss.. ohhhhhh terussss masss.. yang cepettt massss.. oohhhhhh” desah nita tak beraturan sambil kepalanya menoleh kanan dan kekiri..

CRITTT.. CRITTT.. CRITTT..

“ohhhhh aku keluuuaarrr mass.. ohhhh” desah Nita dengan keras.

Setelah beristirahat sebentar nita pun bangun dan aku di dorong untuk berbaring di meja kerjaku..

“gantian aku mas” ucap nita dan langsung memegang penisku dan memasukkannya ke dalam mulutnyaa..

“besar banget punyamu mass,, beda dengan pacarku” ucapnya sambil menjilat kepala penisku.

SLURUUPP.. SLURPUUPPP.. SLURUPPP..

Terdengar suara ketika penisku di lahap habis oleh mulut mungilnya Nita.. semakin lama-lama nita mengulum penisku semakin cepat..

CLOP..CLOPP..CLOPPP

Penisku keluar masuk di mulut mungilnya dan dikocok dengan cepat.. aku merem melek menikmatinya dan sesekali mendesah..

“aahhhh.. mulutmu enaaakkk.. hangat nitt.. mmmmhhh… ohhhh “desahku menikmati sedotan dari mulut nitaa..

CLOKKK.. CLOKKK.. CLOKKKK

“ohhhh.. ahhhh.. ohhhh” desahku sambil menahan agar spermaku gak cepet keluar..

“lama banget mas gak keluar-keluar..” kata Nita putus asa karena heran penisku begitu PERKASANYAAA..

“hehehe.. sudah masukin aja nit” perintahku dan langsung di jawab dengan menganggukkan kepalanya.

Nita langsung memposisikan dirinya di atas penisku dan terlihat dia naik ke atas meja kerjaku dan langsung memasukkan penisku ke dalam vaginanyaaa..

SLEBBB..SLEBBB.

Suara penisku masuk ke dalam vaginanya yang basah..

“oohhhhhhh… penuh banget mas penismuuu.. enakkkk” katanya sambil mendesah

“kontol nitt.. kontoll” jawabkuu mencoba mengeluarkan sisi liar Nita.

“iyaa mas… kontolmu besar bangetttttt” jawabnyaa sambil merem melek.

Nita mulai menggoyangkan pantatnya naik turun, sedangkan tanganku memainkan payudaranya.. meremas, memilin putingnyaa..

“aahhh.. ohhhh.. ahhhh… ohhhh.. ssshhhh.. aahhhhh.. ssshhhh… aaahhh… ohhhh” suara desahan yang keluar dari mulutnya.

PLOKK.. PLOKKK.. PLOKK .. PLOKK..

“aahhhh.. ohhhh.. aahhhh.. ohhhh.. ahhhh”

“goyanganku enak mas?oohhh.. aahhhh.. ohhh” tanyanya sambil mendesah.

“enakk bangett nitaaa… namanya goyangan apa nit ini ?? ohhh” Tanyaku agar nita semakin semangat menggoyangkan pantatnya.

“GOYANG GERGAJIII masss.. ohhh.. ahhhh” jawabnya sambil menoleh ke kanan dan kekiri. Aku hanya tersenyum mendengar jawaban nita dan membayangkan reader lagi coli membaca ini.

PLOKK..PLOKKK..PLOKKK

“aku mau keluarrr massss… oohhhhhhh.. ahhhh.. ohhhh” katanya meracau menandakan mau keluar.. semakin cepatlah goyangan gergajinya.

CRITTTT.. CRIIITTT.. CRITTTT

Begitu orgasme, nita langsung ambruk di atas badanku.. terasa putingnya menempel di dadaku.. dan nita langsung melumat habis bibirku..

CUPP.. CUPPP.. CUPPP MMUAACHHHH

“ganti posisi nitt” bisikku setelah melepaskan pagutan bibirku..

Nita sekarang berbaring di meja kerjaku sedangkan kakiku di lantai dan memasukkan penisku sambil berdiri (reader tukang coli pasti bisa bayangkan).

SLEBB.. SLEBB.. SLEBBB

Penisku keluar masuk ke vagina nita.. sedangkan tangan nita memainkan putingku dan tanganku memainkan payudara nita.. semua naggota tubuh kita bergerak sambil memuaskan birahi ini.

PLOKK.. PLOKKK.. PLOKKKK.. PLOKKKK

Bunyi benturan paha kami akibat tusukan penis besaku ini.. nita merem melek sambil kepala menoleh kanan dan kiri..

“aahhh… oohhhh.. ahhhh.. ohhhhh” desahnya yang semakin kerass.. sampai suaranya serak – serak basah mungkin habis di buat mendesah dan berteriak karena menikmati setiap gesekan batang kejantananku yang PERKASA ini..

Setelah 15 menit dalam posisi ini.. keringatku mengalir deras padahl ruang kerjaku di lengkapi AC dengan suhu 18 derajat. Wajah nita pun basah akibat pertempuran ini..

“aahhh.. ohhh.. ahhh.. yang kenceng mass.. nitaaa mauu keluarrrrrr.. mauuu pipissss” racaunya tidak karuan sambil bulir – bulir keringat keluar dari dahinya menuju ke pipinya dan menetes di perutku.

PLOKKK..PLOKKK..PLOKKKK PLOKKK… PLOK.. PLOK… PLOK… PLOK..

“aku juga mau keluarrr Nitaa. Bareng yaa” kataku yang merasa spermaku sudah menuju kepala penisku..

CRITTT.. CRITTT..CRITTTTT..

“aku keluarrrrr masss” desahnya panjaaang..

“aku juga nittt” kataku sambil penisku keluar masuk menusuk dalam-dalam ke vaginanyaaa

CROTTTT…COTTTT…CROOTTTT..CROOTTTT

CUURRR… CURRRR

Suara air seni keluar dari vagina nita menandakan dia squirt.. aku langsung ambruk menindih tubuh nita yang berkeringat..

“makasih nittt.. luar biasa main sama kamu” ucapku dengan romantis..

“sama-sama mas.. maksih jugaa.. kamu perkasa.. baru kali ini aku squirttt…” jawabnya sambil tersenyum manis..

“tapi aku keluar di dalam.. gimana?” tanyaku agak ketakutan..

“gak apa-apa mas.. hari ini buka masa suburku” jawabnya yang membuat aku lega..

“syukurlah kalau gitu..” ucapku yang langsung mencium bibir indahnyaa dan melumatnya.

CUP..CUPP.. CUPPP.. MUUAACCHHH

Bibir kami berpagutan lagi.. gak ada bosennya ada mencium bibir nita yang indah ini..

Setelah melakukan pertempuran itu kita saling memakai pakaian dan mengakhiri kerja hari ini dengan puas.. rohani puas karena laporan selesai batiniah juga puas karena di tuntaskan GOYANGAN GERGAJINYA Nitaa..
Hohohoho..

 

Bersambung

Daftar part