. Rich and Violent Part 9 | Kisah Malam

Rich and Violent Part 9

0
171

Rich and Violent Part 9

RITUAL MALAM

Maia lantas mengangkat pantatnya dan berdiri. ia melihat tajam ke arah balcony dan berjalan kesana.
“indah ini pasti kalau sore atau pagi”, ujarnya.
“ya”, balasnya sambil berjalan dibelakangnya, apakah wanita ini engga merasa horny atau horny namun ditahan.

“Kelv…..”, ujar Bunda Maia di hadapan Kelvin jg berada di belakangnya, Kelvin dalam hatinya, “check, mate”, ia akan bercinta dengan salah satu hot MILF Indonesia.
“ya?”, tanya Kelvin sambil mendekatkan dirinya.

Maia menaruh tangan kanannya diantara dada dan perut Kelvin, pemandangan saat wanita sudah engga kuat namun engga buru-buru disentuh oleh si lelaki.

“aku mau turun, anakku sudah kelar”, ujar janda cantik ini.
Kelvin lalu hanya mengganguk memberikan persetujuan agar tak terlihat aneh dengan runtutan kejadian dan rencana yg Kelvin jalankan.

Maia lalu berjalan dimana ia menaruh tasnya, meraihnya lantas ia taruh pada pundaknya dan mulai berjalan keluar sambil mengenggam HPnya di tangan kanannya. Kelvin mengantarkan hingga depan pintunya.

“gila kok bisa kuat nahan itu semua, wanita hebat…atau jangan jangan nanti dia sudah engga kuat lalu anaknya yg disuru membereskan…anjir..”, pikir dalam hati Kelvin.

setelah memberesi minumannya Maia, Kelvin lantas mengambil HPnya dan berjalan ke kamar sambil menaruh badannya diatas arena bercinta yg sudah ia siapkan.

[1.55AM] Maia: Kelv, I know what you trying to do haha, aku gak semudah itu untuk menuruti keinginanmu, cewek lain mungkin but not me. nice try, but keep trying.

pesan singkat Maia yg mengetahui keinganan Kelvin untuk membawanya keatas kasur, Maia bermain dengan sangat lihai, mengikuti keinginan Kelvin namun keinginan terbesarnya justru dipatahkan.

“haha pintar juga dia..”, balas Kelvin dalam hati sambil menarik selimut untuk tidur.

saat berada di parkiran bersama dengan anaknya, memek Maia rasanya sudah sangat basah dan wajahnya memerah akibat sange. mobil yg mengantar mereka sudah di depan mata, kedua orang ini tidak membawa sopir dan hanya menggunakan mobil biasa.
“kamu tadi minum engga?”, tanya ibu pada anaknya.
“engga mi, kenapa?”, balas si anak.
“kamu yg nyetir, mami tadi kebanyakan minum rasanya pusing”, ujar si ibu.

si anak duduk diruang kemudi dan ibunya duduk disebelahnya namun mulai sangat tidak nyaman saat kemaluannya yg di dalam celana jeans menyentuh jok kulit dari mobil, selain itu AC mobil juga menusuk pori-pori kulit hingga membuat nafsu semakin tinggi. si anak berusaha kalem dan berpikir positif, mungkin ibunya minum alkohol terlalu banyak sehingga sedikit mabuk.

mobil sudah mulai berjalan, menuruni jalanan, kegelapan menjadi kunci agar wajah horny Maia tidak terlihat oleh anaknya.
“sssshhhhhhh”, tanpa ia sadar ia justru mendesah ringan saat mobilnya menginjak lubang yg ada dijalan.
“kenapa mom?”, tanya si anak khawatir.
“gapapa, kebanyakan minum mommy tadi”, balasnya dengan nada cukup berat.
“hmm okay”, balas singkat si anak yg sedang menyetir.

wajah wanita tiga anak ini terus menerus menahan desah dengan menggigit bibirnya sendiri dan berharap perjalanan segera berakhir. selangkangannya sudah terasa sangat basah, apalagi celana dalamnya terasa sudah cukup dingin artinya memeknya sudah tak lagi basah namun tergenang.

mobil yg membawa ibu dan anak ini akhirnya sudah tiba dirumahnya, dengan wajah sok tegar, Maia membuka pintu rumahnya, si anak berjalan dibelakangnya.
“udah ya, mommy ngantuk, mau tidur..”, pamit sang ibu.
“oke mom”, balas si anak.

Maia langsung berjalan dengan cepat memasuki kamar tidurnya, ia berjalan sambil menutup pintu, namun yg ia tak ketahui adalah bahwa pintunya belum tertutup dengan rapat hanya terbuka sedikit cukup untuk mata melihat dengan jelas apa yg terjadi di dalam kamar, karena ruang di luar kamar gelap gulita sehingga Maia tidak menyadarinya. ia segera memasuki kamar mandi.
“Kelvin bangke, membuat gue horny parah gak karuan..”, ujarnya sambil menurunkan celanannya untuk pipis, vaginanya yg bersih dari bulu mulai mengeluarkan cairan air seni itu.
“aaahhh ssshhhhhhh oohhh”, desah Maia, “gilaaaaa hanya pipis aja enak, apalagi ngeseks, gila dia ngasih gue apaan yak”, umpat ibu tiga anak ini keheranan dengan tubuhnya yg sedang ingin bercinta.

dia cuci bersih kemaluannya serta menanggalkan celananya tadi, sehingga hanya tinggal celana dalamnya yg basah akibat cairannya sendiri serta atasannya hanya tersisa baju tangtopnya. dengan sambil menahan nafsu, ia berjalan dan membaringkan diri diatas kasur.
“ah njir horny banget gila”, umpatnya.

seorang diva ini lalu mengambil sesuatu dari laci paling bawah di sebelah bednya, yaitu vibrator, dildo yg berotot berukuran 15cm dan cairan pelicin. ia lepas celana dalamnya, tangan kirinya memainkannya sejenak yg membuat ia langsung melayang keenakan, tangan kanannya sibuk memegang dildo dan ia masukkan ke dalam mulutnya sendiri.
“awwhh aahh ahhh uuuhh”, desah wanita ini tiada henti.

vaginanya terus ia kobeli hingga akhirnya cukup basah dan bersiap untuk dimasukkan dildo itu, matanya terpejam saat penis mainan itu mulai mengobok-obok tubuhnya.
“ehmmm ehhmm ahhh”, desahnya sambil memainkan penis itu naik dan turun sesuai ritme yg ia inginkan. tangan kirinya meremas-remas payudaranya dari luar pakaian.

ruangan remang yg tersorot dari lampu tepat diatasnya seolah kasurnya adalah panggung konser. ia akan kesusahan melihat kearah pintu yg ia tak sadar belum terkunci dengan rapat, sedangkan akan sangat mudah dari luar melihat adegan ke dalam. ia hanya tinggal dengan anak pertamanya, sedangkan dua anak lainnya pada malam itu tinggal dengan bapaknya. ia orang lain selain mereka berdua.

janda kembang ini terus mendesah keenakan tiap penis yg menyodok masuk mengenai dinding rahimnya. walau hanya penis mainan namun cukup untuk membuat wanita ini terus meronta keenakan, sambil tangannya bergantian terus meraba payudaranya bak seorang pria sedang berada diatasnya mengguncang tubuhnya. akibat minuman yg diberikan oleh Kelvin membuat memeknya terus mengeluarkan cairan.

seiring berjalannya waktu, seiring panasnya permainan solo ini, sodokannya semakin kencang, Maia merasa tak mampu menahan bendungan orgasme yg akan muncul. posisinya yg telentang dan membuka kedua kakinya lebar-lebar membuat sangat mudah untuk mengontrol tangannya.
“awhh enak banget ahh”, desahnya dengan sangat lirih namun dalam. sodokannya semakin kencang, tangan kanannya menyodok menggunakan dildo dan tangan kirinya memainkan klitorisnya, matanya terpejam keenakan.
“aaaahhhh uuuuhhhh hmmmmm ahhhhh yessshhh ahhhhhhh”, desahnya sangat panjang mengiringi aliran orgasme yg kuat, kakinya menendang-nendang kasur, badannya berguling-guling serta matanya semakin terpejam, namun tangan kanannya masih menyodok penisnya dengan sangat perlahan.

“awwhh, hossh hoossh hooshh, masih ahhh masih pengen lagi”, desahnya sambil melihat memeknya sendiri yg sudah sangat basah.

anak pertama yg baru saja pulang main DJ, berusaha tertidur dikamarnya yg hampir bersebelahan dengan kamar ibunya.
“anjiir, siapa nih malem-malem mendesah haha”, ujar si anak sambil sedikit tertawa pada kondisinya yg belum tertidur walau sudah dini hari.
“asshh ahh uuhhh”, dengar samar-samar.

rasa penasaran si anak pun muncul, hanya mengenakan celana boxer tanpa menggunakan celana dalam serta tidak menggunakan atasan. ia berjalan keluar dari kamarnya dengan sangat hati-hati, sambil mendengarkan dengan seksama dari arah mana suara desahannya.
“hampir setengah jam lebih, desahnya gak abis-abis, kenceng sih, tapi masa mommy”, ujarnya dalam hati.

“hmmmm awuuuhhh awwhhh yaaahh ahhhh”, suara desahnya semakin kencang saat ia berjalan semakin dekat kearah kamar mamahnya, dengan berkamuflase kegelapan malam ia berjalan dengan sangat hati-hati.

“wow, semakin kencang dari kamar mamah..”, ujarnya dari dalam hati dan penisnya semakin bangkit.
“dengan siapa mamah bercinta..”, hati si anak semakin berdebar, dengan nada desahan seperti itu, apalagi kalau bukan bercinta.

tepat hanya tiga langkah dari pintu kamar mamahnya, ia tersadar kalo terbuka sedikit, ia melangkahkan kakinya semakin mendekat, dan menaruh matanya pada sela-sela antara kusen dengan pintu.
“oh my gawd, mami…..”, desah si anak sambil merasakan penisnya semakin bangkit. tangan kanan Bram meraih penisnya dan dengan perlahan ia mengocok penisnya sambil melihat mamahnya sedang bermasturbasi memasukkan dildo berotot ke dalam rahimnya, kaki mamahnya membuka lebar-lebar untuk memudahkan si penis mainan masuk. dengan sangat berani ia menurunkan celananya hingga sepaha sehingga ia memiliki kebebasan untuk mengocok penisnya.

Maia tidak menyadari kalo anaknya sedang bermasturbasi memandangi dirinya yg sedang tidak senonoh hanya menggunakan tangtop dan bawahannya sedang dimasuki oleh penis terbuat dari karet.
“hmmm ahhh oohhh hmmm enak banget ahhh hmmmm mana ahh ada cowok ahh yg kuat berlama-lama seperti ini ahh”, desahnya sambil ngomong sendiri.

“ahh mahh ohh nakal banget ahh”, desah si anak yg pertama kali memandangi ibunya bugil ditambah sedang keenakan bermain dildo. penis si anak yg berukuran 14cm dan sudah tidak perjaka itu menagang, tangan kanannya mulai mengocok dengan sangat perlahan sambil menikmati momen langka ini.

ditengah momen yg langka ini, si ibu dengan sangat sensual mendesah dengan cukup kencang dengan kecepatan kocokannya semakin meningkat, wajahnya semakin sange dan seluruh tubuhnya nampak mengencang. si anak yg berada di ujung pintu juga meningkatkan intensitas kocokannya, namun si ibu yg sudah mulai sejak lama akhirnya kembali meraih orgasme yg entah sudah berapa kali.
“arghhh oohhh arrghhh hhhuu ahhh ahhhh oohhh”, desahnya cukup panjang sambil menggulingkan badannya namun intensitas kocokan pada vaginanya tidak berkurang. sebagai seorang janda ditambah publik figur, menemukan pasangan bercinta tanpa di todong paparazi bukan perkara mudah, maka jalan satu-satunya untuk meraih kepuasan birahi ya melalui penis mainan.

si ibu, nampak terlelah dan membiarkan penisnya masih tertancap pada tubuhnya, ia membaringkan badannya dengan sangat lebar, si anak mengetahui nampaknya ibunya sudah usai, maka tanpa menaikkan celananya, ia berjalan berjalan kembali ke kamarnya, sambil membayangkan wajah cantik ibunya.

Bram membaringkan badannya setelah mengunci pintu kamarnya, ia melepas celananya, tangan kanannya mengenggam penisnya dengan yakin, mengocoknya dengan perlahan. tangan kirinya membuka instagram ibunya dan sesekali memejamkan matanya, dengan gelap mata ia yakin kalau dini hari ini ibunya akan menjadi bahan masturbasi dia. gerakan ia percepat setelah tubuhnya merasa capek dan ingin segera merasakan nikmatnya orgasme.
“ohh maahh ahh enak banget maahh ternyata kamu nakal maahh ijinkan aku menyetubuhimu maahh”, ujarnya dengan serak sambil membiarkan penisnya memuncratkan cairan hina dari dalam tubuhnya.

ia terlemas, penisnya turut melemas serta badannya lunglai. ia terkantuk tanpa menggunakan sehelaipun serta ia membiarkan spermanya tertempel pada perutnya, ia tak punya daya untuk bangkit dan membersihkan dengan tissuenya. ia akan melihat mamahnya dengan berbeda esok hari. Maia juga sudah tertidur pulas dengan dildo masih tertancap pada vaginanya, ia masih belum tersadar kalau pintu kamarnya blm tertutup sempurna.

*
“astaga, udah jam 10 pagi…”, ujar kaget Maia sambil melihat bekas kriminal yg ia lakukan, salah satunya tidur dengan telanjang, toy seks tersebar di kasur. dengan sisa tenaga yg ia miliki, ia bangkit berjalan ke kamar mandi sambil mengambil celana panjang untuk tidur serta membawa dildo untuk dibersihkan kembali di kamar mandi.

usai dari kamar mandi, ia menyimpan kembali dildonya, merapikan rambutnya dan akan berjalan keluar, dan barulah ia tersadar kalau pintunya belum tertutup.
“lhoo, kok terbuka, siapa yg membuka……..”, ujarnya dalam hati sambil memandangi pintunya, “atau emang belum tertutup?”, ujarnya melanjutkan.

saat ia bangun, mentari pagi sudah menyorot tajam ke arah ruangan rumah, ia membuat dirinya sendiri teh manis, serta duduk di ruang tengah sambil mengumpulkan tenaga setelah entah 4x mungkin ia orgasme dengan dahsyat.

beberapa menit setelahnya, Bram keluar dari kamar tidurnya, menggunakan boxer yg tadi malam dan atasan tipis. ritual wajib anak keluarga ini adalah si anak wajib mencium ibunya di pipi. Bram memandang ibunya dengan tatapan berbeda, ia memajukan bibirnya, dan mencium pipi namun lebih dekat ke lehernya.
“morning mom..”, ujar si anak.
“bagaimana tidurmu..”, tanya si ibu.

“nyenyak sekali..”, balasnya sambil tersenyum ke arah ibunya. si ibu masih belum paham kalo ada spektator yg menyaksikan saat Maia meraih nikmat.

BERSAMBUNG

Pembaca setia Kisah Malam, Terima Kasih sudah membaca cerita kita dan sabar menunggu updatenya setiap hari. Maafkan admin yang kadang telat Update (Admin juga manusia :D)
BTW yang mau jadi member VIP kisah malam dan dapat cerita full langsung sampai Tamat.
Info Lebih Lanjut Hubungin di Kontak
No WA Admin : +855 77 344 325 (Tambahkan ke kontak sesuai nomer [Pakai +855])
Terima Kasih 🙂

Daftar Part

Cerita Terpopuler