. Rich and Violent Part 4 | Kisah Malam

Rich and Violent Part 4

0
224

Rich and Violent Part 4

FIRST VIDEO

“silahkan ini air putihnya”, ujar Kelvin mengulurkan gelas untuk diberikan pada Ganis.
“maaf pak, saya sangat lancang sekali membiarkan bossnya yg mengambilkan minum untuk pegawainya”, ujar sungkan cewek berambut cepak ini.

“im your boss during office hour, but let me be your friend after office”, ujar Kelvin dengan sangat kalem sambil menatap mata Ganis yg membuatnya tersipu malu.
“just stay friend okay hahahha”, canda Ganis sambil tertawa.
“hmm what do you want?”, kembali Kelvin melanjutkan candaannya.
“nothing pak”, balas Ganis sambil tertawa dan meminum beberapa tegukan airputih dari gelas yg diberikan Kelvin.

“dont call me pak, call me by my name”, ujar Kelvin pada Ganis.
“serius?”, tanya Ganis meyakinkan.
“after office hour haha”, balas Kelvin, “or you may call me sayang if you are my wife”, lanjut Kelvin yg membuat Ganis tertawa terbahak-bahak.

“wont happen, unless you kill my fiance”, balas Ganis dengan santai dan tentunya hanya bercanda.
“i can be your second lover”, lanjut gombalan si Kelvin.

“no Kelv, saya hanya orang biasa, unlike you, bisa saja mendapatkan artis untuk kamu jadikan istri”, terang Ganis pada Kelvin sambil kembali menegak air putihnya.

Kelvin hanya duduk sambil memandangi jam, dimana reaksi obat ini terjadi pada titik 20 menit hingga 30 menit. namun yg jadi pemikiran Kelvin adalah bagaimana langkah berikutnya mengingat Ganis adalah pegawainya sendiri dan apakah dia akan pasrah atau melawan.

tawa dan canda ini mengurangi rasa kecemasan Kelvin yg setiap hari dia alami, ada teman ngbrol adalah hal lebih dari cukup yg ia inginkan. waktu sudah melebihi 20 menit, Ganis masih nampak santai namun sesekali kedapatan mengigit bibirnya sendiri. nafasnya juga semakin tidak terkontrol, sudah dipastikan vaginanya sudah lumayan basah. namun Kelvin membiarkan saja.

“Kelv, may i borrow your toilet?”, tanya Ganis sambil menaruh air putih yg sudah tinggal sepermpat gelas.
“please, yg di dalam kamar ya, yg kamar mandi luar engga ada lampunya karena gak terpakai”, terang Kelvin.

“oh yaampun, kenapa ini bawahanku bisa basah begini, apa terbawa suasana berduaan di apartement yah”, pikir dalam hati Ganis sambil menutup pintu kamar mandinya. lalu ia duduk di closet kamar mandi dan melepas celana dalamnya.
“yaampun, celana dalamku sampai basah seperti ini”, ujarnya dan dia menaruh jarinya di bibir vaginanya dan rasanya justru semakin terangsang.
“awwhhh oohhh ahhhh apa akibat lama engga ML dan engga masturbasi ditambah sekamar sama cowok yaampun”, ujarnya terus berpikir apa yg terjadi pada dirinya.
Ganis berusaha untuk engga terlalu lama di dalam kamar mandi, takutnya disangka ia beol di dalam. ia merapikan kembali baju kerjanya dan menurunkan roknya sedimikian rupa agar terlihat biasa aja.

sedangkan diwaktu yg bersamaan, Kelvin mencoba mengontol kamera menggunakan HPnya.
“yup, lancar..”, ujarnya sambil menyaksikan ruangan kamarnya dari 4 kamera yg terpasang dan ia cover dengan dekorasi rumah tangga. diantara satu dipojok atas, satu di atas TV, satu sejajar dengan kasur dan 1 berada di almari samping kasur. dengan 4 posisi kamera ini dapat menangkap seluruh aktifikas di sekitaran kasur yg juga Kelvin beri tanda dengan selotip berwarna dengan ukuran yg kecil sehingga nampak seperti biasa aja.

“you alright, seem bit long?”, tanya Kelvin yg duduk sambil menyaksikan TV.
“hmm no, hmm yes..”, balasnya sambil menaruh pantatnya dan tangan kanannya meraih gelas air putih dan ia minum kembali.

Kelvin berjalan ke arah balcony sambil menatap jauh kesana.
“the sun is setting down”, ujarnya yg menarik perhatian Ganis yg turut melangkahkan kaki menuju kesana.
“hmm yes”, komentarnya sambil berdiri tepat disebelah Kelvin lantas maju beberapa langkah untuk melihatnya lebih jelas sambil memotretnya, ia mendengar bahwa nafas Ganis sedikit tidak teratur dan santai.

Kelvin lantas berjalan, mendekat ke arah Ganis, berdiri tepat di belakangnya, menaruh kedua tangannya tepat di pinggul Ganis. Kelvin dengan penuh kehati-hatian menaruh bibirnya pada leher Ganis yg terlihat karena potongan rambutnya yg pendek.
“awhh Kelvin what are you doing, I am about to get married..”, Ganis langsung membalikkan badan dan protes.
“sorry, i was just wanting a love”, ujar Kelvin menatap mata Ganis dengan sangat tajam.
“i cant…….”, balas Ganis yg di potong oleh Kelvin, “just once?”, tanya Kelvin dengan bibirnya semakin maju ke arah Ganis.

“smooochhh”
“just once”, balas Ganis yg lantas bibir mereka saling bersatu dan beradu, Kelvin merangkul Ganis, begitupula dengan Ganis. mereka berdua terus berciuman sambil mencari jalan menuju kasur. ditengah ciuman itu, Kelvin dengan sigap membuka HPnya dan menekan tombol record.

Ganis dan Kelvin sembari berciuman, mereka memasuki kamar, Ganis menjatuhkan dirinya ke kasur sambil tertawa dan tersenyum. sedangkan Kelvin langsung melepas bajunya, saat Ganis melihat badan Kelvin yg doyan fitness, Ganis langsung mengigit bibirnya sambil merem melek.

Kelvin langsung bertulut dipinggir kasur, kedua tangannya masuk ke dalam rok Ganis dan menarik celana dalamnya, dengan inisiatif sendiri Ganis menaikkan roknya sehingga memudahkan Kalvin untuk memainkan vaginanya.
“sorry Kelv, I havent shaved, im not expecting to make love”, ujar Ganis dengan malu sama vaginanya yg lebat.
Kelvin tidak menjawab namun langsung membenamkan wajahnya pada vagina Ganis. lidahnya terus bermain dan menjilatinya dengan penuh penghayatan. Ganis terus mendesah dan menaruh kakinya pada pundak Kelvin.

adegan ini pasti akan terekam sangat jelas pada device Kelvin yg sudah terpasang apalagi ditambah desahan sensual yg keluar dari mulut Ganis.
“awwh why you so good Kelv..”, desah Ganis sambil memegangi kepala Kelvin.
“Kelv, im not ready for orgasme this early, please let me blow you”, pinta Ganis.

“haha, you vagina is so good and wet, im loving it”, ujar Kelvin yg lalu melepas celananya, dan terpampanglah penisnya yg langsung di ambil oleh Ganis dan dimasukkannya ke dalam mulut.
“awwhh awwhh ohhh hmmm ahh”, desah pria 27 tahun ini pada permainan lidah yg diberikan oleh Ganis. permainan foreplay ini hanya bisa bertahan sangat cepat karena dua anak manusia ini saling tidak bisa menahan enaknya saling memuaskan dan berusaha menahan orgasme untuk kegiatan inti, yaitu seks.

“ayo Nis, aku udah gak tahan”, ujar Kelvin yg langsung mengarahkan Ganis untuk ketengah kasur. dengan ikhlas Ganis langsung membuka kedua kakinya sambil tangan kirinya terus memainkan vaginanya.
“you want me to use condom?”, tanya Kelvin pada pegawainya.
“up to you, tapi jangan keluar di dalam nanti”, perintah Ganis.
“lantas dimana, i like to think ahead”, ujar Kelvin sambil berada di atas Ganis namun penisnya belum masuk.
“hahaha i would love to swallow it”, balasnya.

lalu Kelvin memasukkan penisnya ke dalam memek Ganis yg terasa sangat sempit dan penuh dengan cengkraman dari ujung hingga pangkal.
“awhh so good, hun”, desah Ganis.
Kelvin dengan ritme pelan mulai menyodok badan Ganis maju dan mundur, Ganis hanya memejamkan mata dan menggigit bibirnya sendiri sembari mendesah dengan pelan. Kelvin membungkukkan badannya lantas menciumi leher Ganis dengan sensual, kedua tangan Ganis ia taruh dikepala Kelvin.

Ganis masih lengkap mengenakan baju kantornya, hanya celana dalamnya yg terlepas. itulah yg membuat Ganis berkeringat bercucuran walau AC kamar itu terus menyembur kedua manusia yg sedang berusaha meraih nikmat.
“awwh hun, am about to cum ahh ahh”, desah Ganis.
“yeah, biarkan keluar sayang ahh”, balas Kelvin yg kembali ke posisi tegak sehingga sodokannya semakin kencang.

“awwhh hun awhhh ohhh enak ahhh please ahhh aku keluarrr ahhh”, desah Ganis semaki kencang dan Kelvin merasa penisnya semakin di cengkram dengan nikmat. Kelvin memandangi Ganis yg sedang meraih orgasme, betapa cantiknya ia berubah.

Kalvin dan Ganis terus berubah ubah posisi dari man on top, woman on top, doggy style, hingga akhirnya Kelvin harus menyerah pada posisi man on top yg kedua.
“ahh sayang, aku mau keluar ahhh”, desah Kelvin dengan terpogoh-pogoh sembari menarik penisnya keluar.
“sini hun, sini”, ujar Ganis sambil membuka mulutnya.

Kelvin bertulut dan Ganis siap menerima semburan larva hangat dari buah zakar Kelvin. pria jomblo ini terus ngocok penisnya hingga akhirnya semburannya semakin dekat.
“aaaahhhhh oooohhhhh aaaaaaaaaaahhhhhhhhhh”, desah panjang Kelvin sembari menatap ke langit-langit, penisnya terus berkedut memuntahkan air hina ke dalam mulut Ganis. Ganis memasukkan ujung penis Kelvin ke dalam mulutnya sehingga tak ada yg menetes keluar.

setelah menelan semburan air hina tersebut, Ganis terbaring di kasur dengan Kelvin berada di sebelahnya. dia mengumbar senyum dan sesekali bercanda dengan Kelvin.
“ahh so good hun”, ujarnya sambil menatap langit-langit dengan pakaiannya masih lengkap walau sudah tidak rapi.
“kamu juga”, balas Kelvin sembari menatap Ganis.

lantas Ganis meraih HP yg berada di sebelahnya, dan membuka aplikasi chatting serta membalas beberapa pesan yg belum terbalas, Kelvin tak tertarik untuk mengintip. ia hanya melihat posisi kamera yg terpasang, semoga pas posisi seksnya tadi. secara tak sengaja Kelvin melihat Ganis membuka aplikasi Uber.
“why you open Uber?”, tanya Kalvin pada Ganis yg ia sama sekali tak menoleh kearahnya.
“to find my ride home”, ujar Ganis.
“i will take you home”, balas Kelvin.
“hmm really?”, tanya Ganis memastikan.
“iya, aku antar pulang”, ujar Kalvin sambil menatap kearah Ganis.
“okay”, balas singkat Ganis.

“but, one more…”, ujar Kalvin sambil tertawa yg lantas berada di atas Ganis dan meraih HPnya untuk ditaruh disebelahnya, Ganispun juga membalas dengan tawa terbahak-bahak.

“kamu masih bisa tegak?”, tanya Ganis meraih penis Kelvin yg berukuran standard orang Indonesia.
“yaeah”, balas singkat Kelvin.

dua pasang manusia ini melanjutkan untuk berhubungan setelah beberapa saat istirahat. posisi seks apapun mereka coba, yg membuat Ganis terheran, Kelvin belum tertarik untuk melucuti seluruh pakaian Ganis, padahal Ganis sendiri sudah beberapa kali berusaha melepasnya, namun Kelvin melarangnya. dalam hati Kelvin hanya berpikir bahwa Ganis akan menikah biarkan tubuh telanjang Ganis dinikmati oleh suaminya.

waktu menunjukkan pukul 9 malam, Ganis dan Kelvin usai bercinta, ia tak lupa untuk mematikan kameranya agar tak terus merekam. Ganis berada di kamar mandi untuk sekedar cuci-cuci. Kelvin memasak indomie rebus untuk dimakan berdua dengan pasangan bercintanya. mereka berdua melewatkan hari petang itu bagaikan pasangan suami dan istri yg sedang memadu kasih, saling memandang, saling tertawa dan penuh keceriaan. Kelvin nampak bahagia sekali dengan kehadiran Ganis.

Ganis sudah bersiap untuk pulang, dan Kelvin juga berganti pakaian serta mengambil kunci mobil yg akan digunakan untuk mengantarnya pulang. mereka berdua berada di dalam lift pribadinya.
“huuuh, saat aku kembali nanti, akan sepi lagi”, ujar Kelvin memecah keheningan.
“you should go out with someone..”, balas Ganis yg berjalan di belakangnya menuju mobil yg akan ditunganggi untuk mengantar dirinya.
“i dont know how to”, balas Kelvin dengan lirih.

perjalanan diiringi dengan macet disetiap jalan yg mereka lalui, alunan musik dari Prambors radio menemani keheningan malam itu, Ganis terkadang sibuk membalas pesan di HPnya.
“Kelv, please jangan ceritakan pada siapapun yg kita lalui tadi ya, we act like a boss and employee yah besok”, minta Ganis.
“certainly Nis…”, balas Kelvin sambil memandangi Ganis dan mereka saling tersenyum.

tibalah mereka di apartment yg disewa oleh Ganis untuk berada di Ibukota ini, Ganis turun dari mobil Audi A6 tersebut, meninggalkan ciuman lembut di pipi Kelvin dan mereka saling berpisah, meninggalkan seluruh kenangan yg telah terjadi tadi di kamar Kelvin.

“ahh gawd, kembalilah ke tempat dimana aku ditemani sunyi”, ujar Kelvin saat memasuki ruang apartmentnya.
Kelvin berjalan ke arah komputernya, ia connect-kan pada keempat kamera yg berada fixed di dinding dan lokasi yg tersembunyi. lantas ia klik play satu per satu untuk mengecek kualitas dan posisinya apakah pas.

“oh wow, mantab sekali ini, pas posisinya dan jernih sekali”, ujar bahagia si pria.

Kelvin lantas membuka applikasi Premier Pro di laptop super canggihnya untuk memulai mengedit sehingga menghasilkan satu video yg enak untuk di tonton serta menampilkan seks dari berbagai angle.

-BERSAMBUNG-

Pembaca setia Kisah Malam, Terima Kasih sudah membaca cerita kita dan sabar menunggu updatenya setiap hari. Maafkan admin yang kadang telat Update (Admin juga manusia :D)
BTW yang mau jadi member VIP kisah malam dan dapat cerita full langsung sampai Tamat.
Info Lebih Lanjut Hubungin di Kontak
No WA Admin : +855 77 344 325 (Tambahkan ke kontak sesuai nomer [Pakai +855])
Terima Kasih 🙂

Daftar Part