. Rich and Violent Part 27 | Kisah Malam

Rich and Violent Part 27

0
284

Rich and Violent Part 27

HANYA BUNGA

pintu lift terbuka, pada lantai 15.

Wanita itu menggandeng Kelvin berjalan di depannya menuju kamarnya, yg ia sewa adalah ruangan yg seperti hotel. Kelvin mengetahui wanita ini memiliki karakter keibuan dan dewasa, ya itu di depan layar kaca. Namun ada saatnya pula seseorang mengeluarkan sisi liarnya dan bersentuhan dengan nikmat sesaat. Menggandeng tangan Kelvin dengan erat seolah tak ingin melepasnya dan bersiap melewatkan malam bersama pria yg baru aja dia kenal ini. Kelvin di belakangnya melihat tubuh calon pasangannya yg montok dan pantat yg bulat bagaikan rembulan. Tubuh yg dimasuki oleh alkohol walau sedikit dapat merubah perilaku si pemilik tubuh, salah satunya bisa membuat Bunga bernafsu.

Setelah pintu hotel terbuka dan Kelvin menutupnya. Bunga langsung menyergap bibir Kelvin dan mereka berdua bercumbu tepat di pintu masuk. Nafsu Kelvin langsung naik, begitu juga dengan wanita itu seolah melepaskan seluruh nafsu yg terpendam.
“aaawhh smooch ahhh hmm ahhh”, desahnya di sela ciuman. Saling peluk dan lidah mereka saling bersatu menikmati momen indah ini. Kelvin menaruh kedua tangannya pada pinggul wanita itu. Ciuman terus mereka daratkan, leher juga tak lupa diserbu oleh Kelvin yg membuat wanita ini melengkuh keenakan akibat dari rasa geli yg menyerang Bunga.
“hmmmm ahhh geli banget hehe”, ujar wanita ini sambil malu dan meminta peluk pada Kelvin.
“its okay, gapapa, nikmati aja, enjoy biarkan keluar semua”, ujar Kelvin lembut pada telinga Bunga sambil mengigit telinganya. Bunga mencium leher Kelvin, kedua tangannya dilingkarkan pada leher Kelvin. Mereka masih setia berdiri terpaku pada lorong pintu kamar mereka, Bunga bersender pada tembok.

“shh tunggu say, aku mau ke kamar mandi bentar, tunggu di kasur yah”, ujarnya memberi perintah pada Kelvin. Bunga lantas berjalan masuk ke dalam kamar mandi. Kelvin hanya berharap wanita ini tidak terus tersadar dengan yg dia lakukan. Di dalam kamar mandi, Bunga menurunkan hotpantsnya dan duduk diatas closet untuk pipis. Setelah pipis ia mengambil botolan kecil sabun sirih dari dalam tasnya seolah sudah mempersiapkan semua saat sebelum berangkat dan ia cucikan pada vaginanya, mungkin biar Kelvin betah dibawah sana menikmati liang kemaluan Bunga.

Kelvin menunggu duduk di kasur, ia sadar bahwa adegan bercinta kali ini bukan di kamarnya melainkan di kamar yg di sewa Bunga sehingga sangat sulit untuk bisa merekam adegan seks mereka tanpa di ketahui oleh pasangannya. Kelvin memutuskan untuk engga merekamnya dan akan menikmati tubuh wanita yg montok dan berisi ini saja.

Akhirnya pemeran pasangan keluar dari kamar masih lengkap berpakaian dan menuju ke arah Kelvin. Duduk diatas pangkuan Kelvin dan mendaratkan beberapa ciuman hangatnya. Seisi ruangan terdengar suara ciuman yg cukup sensual. Kelvin melingkarkan tangannya pada tubuh wanita bersuami ini.
“smooocchh hmmm awwwhh hmm ahhh uuhhhh”, desahnya tiada henti. Lidah mereka saling bersatu, mata mereka terpejam menikmati moment one night stand ini.

Kelvin dengan sangat lembut lalu menjatuhkan tubuh wanita ini. Berposisi telentang diujung kasur, Kelvin menarik celana Bunga hingga akhirnya terlepas. Dengan penuh nafsu Kelvin mendaratkan ciuman pada bibir vaginanya yg sudah gundul tercukur yg sebelumnya sudah di cuci oleh sabun sirih yg Bunga bawa. Lidahnya menjilat bagian dalam dari vagina yg membuat Bunga melengkuh keenakan.
“awwwwwwwwwhhhhhhhhh”, ia menatap langit-langit seolah menghayati jilatan Kelvin. Tanpa rasa jijik dan berkat ajaran dari Anne mantan Kelvin, ia melancarkan serangannya pada bibir bagian atas. Nafas Bunga menjadi berburu, tangannya berada dikepala Kelvin.
“Awwwhh saaaayyyyy enaaaak bangeeeet”, desahannya. Perlahan Kelvin mulai melibatkan jemarinya untuk memberi rangsangan tambahan pada klitoris wanita ini. Desahnya semakin menjadi, semakin kencang dan ia semakin lupa diri kalau yg dibawah sana sedang menikmati tubuhnya adalah bukan suaminya. Entah apakah suaminya mengetahui tingkah istrinya saat engga sedang bersama.
“awwwhhh please stooop ahhh ahh hoosehhh ahhh pliss”, desahnya yg tau-tau meledak dan kakinya menjepit kepala Kelvin. Beberapa saat kemudian getaran bagaikan tersetrum menyerang wanita itu, dan Kelvin terus menjilat serta memberi kobelan agar orgasmenya tersalur dengan sempurna. Dari vaginanya mengeluarkan cairan hangat yg berasa asin dilidah. Penis Kelvin sudah cukup tegak di dalam celananya.
“Sudah dapet?”, tanya Kelvin hanya dibalas dengan anggukan serta senyuman oleh wanita itu. Wajahnya yg memerah nampak puas dan keenakan.

Kelvin berada diujung kasur lantas melepas celananya, menunjukkan penis berukuran 17cm dengan guritan otot yg perkasa. Bunga meraih penis itu dan ia menginginkan untuk menjilatinya. Lalu Kelvin berada diatas tubuh sintal Bunga mengarahkan penisnya pada mulutnya. Bunga mengulum penis Kelvin tiada henti, sepongannya membuat rasa ngilu yg jika diteruskan pasti akan meledak dan memuncratkan lahar putih. Menyaksikan dari atas biasanya wanita ini tampil anggun di balik layar kaca, sekarang ia tampil sange sambil ada penis di dalam mulutnya.
“Ahh Mbak Bungaa enak banget seponganmu”, desah Kelvin yg memotivasi Bunga untuk terus memberi enak. Permainan ini jika diteruskan bisa menyelesaikan rencana Kelvin untuk menyetubuhi wanita ini, maka dengan perlahan ia menarik penis dari mulut Bunga lalu ia berpindah posisi siap untuk menyetubuhi wanita berbadan sintal ini.

Bunga menatap wajah penuh elegan kearah Kelvin yg memberikan kocokan pada penisnya yg bersiap untuk masuk ke dalam tubuh pasangannya. Dengan perlahan ia mengarahkan penisnya dan vagina Bunga membuka mengijinkan masuk penis itu bertamu ke dalam. Bunga melengkuhkan tubuhnya menahan ngilu.
“Awwwwwwwwh”, desahnya ringan saat penis Kelvin seutuhnya mulai masuk. Dengan tempo pelan untuk menyesuikan vagina Bunga dengan penis Kelvin, cengkramannya sangat berasa. Entah mengapa bisa sangat berasa apakah ia jarang disetubuhi oleh suaminya.
PLOK PLOK PLOK
PLOK PLOK PLOK
PLOK PLOK PLOK
dengan tempo yg agak sedikit kencang, paha montok Bunga bertabrakan dengan paha Kelvin. Bunga yg sepenuhnya sadar mendesah sambil matanya terus tertuju pada Kelvin yg sedang keenakan. Sesekali tangan Kelvin meremas payudara wanita itu.
“Awwwhh awwhh awhhh auuuhh ahhh awwhh oohhhh”, desah keenakan Bunga. Mengetahui Kelvin bisa mengontrol aliran pejuhnya, ia menaikkan tempo. Gerakannya semakin cepat, mata Bunga menjadi terpejam namun wajahnya memalingkan dari Kelvin, kedua tangannya bersedekap menahan payudaranya yg bergerak mengikuti arah gravitasi. Seolah ia berkonsentrasi agar meraih orgasme keduanya. Hanya selang beberapa saat, getaran pada tubuhnya tak terelakaan, seolah dia sedang kedinginan disertai dengan mencengkramnya dinding rahim vaginanya, akhirnya yg Bunga inginkan tercapai.
“errggghhmmmm awwwhhh uuuhhh arrggghhh”, desahnya dibarengi dengan senyuman kecil berserta belaian pada pipi Kelvin.

“Cengkramannya enak banget pas kamu dapet haha”, ujar Kelvin sambil melihat kearah selangkangan mereka yg sedang bersatu.
“Permainan ranjangmu juga manteb haha”, balasnya sambil saling bertatapan mata. Lalu Kelvin mendekatkan diri dan bibir mereka lagi-lagi bersentuhan. Tanpa melepaskan tubuh mereka yg sedang bersatu dan dengan posisi yg masih sama, mereka lagi-lagi kembali menggerakkan pinggulnya untuk meraih nikmat bersama. Bibir mereka terus bercumbu sembari bagian bawah mereka bergerak keluar dan masuk.
“Awwwwwwhhhhhh”, desah dibarengi nafas dari seorang pemain film ini. Sesekali Kelvin menghisap payudara pasangannya yg sedang menegang.
PLOK PLOK PLOK
PLOK PLOK PLOK
PLOK PLOK PLOK

Hubungan badan tanpa diabadikan yg hanya melakukan satu posisi aja ini bisa menghantar Kelvin untuk segera meraih nikmatnya. Kulit penisnya bergesekan kencang dengan bibir vagina Bunga lambat laun merangsang hingga titik lemah seorang Kelvin. Ia berkali-kali memejamkan mata untuk bertahan, namun jepitan bini orang ini jauh lebih nikmat untuk dipertahankan.
“Sayang, aku mau keluar. Dimana say?”, desahnya dengan berat.
“Di perut aja sayang”, balasnya sambil membelai pipi Kelvin yg menahan keenakan. Kelvin mengangguk sambil terus berusaha menahan desakan cairan sperma yg ingin muncrat, ia ingin menikmati momen ini hingga titik akhir. Badannya terus memompa Bunga yg nampaknya tak akan mendapat orgasme kembali.

“Aaahhhhh ahhhhh”, desah Kelvin sambil mencabut penisnya dari dalam tubuh Bunga dan mengocok penisnya tepat diatas vagina Bunga, wajahnya sedang menampilkan keenakan yg tiada tara. Nafas Bunga masih terpogoh-pogoh dari sodokan yg dihempaskan oleh Kelvin. Angin hembusan dari AC tidak mampu mengeringkan bulir keringat dari tubuh Kelvin dan Bunga.

Tubuh Kelvin mengencang, ototnya semakin bermunculan, cengkraman tangannya semakin kencang yg tertuju pada penisnya. Matanya terpejam, Bunga menaruh tangannya diatas tangan Kelvin memberi stimuli tambahan agar segera muncrat. Lahar putih mengalir dengan deras dari dalam tubuh Kelvin dan violla…
CROOOOT CROOOT CROOOT CROOOOT

“Awwwwwwwwwwwhhhhhhh yeeaaaaahhhhhhhhh ahhhhhh”, desahan sangat kencang dibarengi dengan sedikit kejangan yg menyerang tubuhnya. Tetesan air hina jatuh diantara payudara, perut dan beberapa tartampung pada pusar Bunga. Pasangannya hanya tersenyum, menaruh satu jarinya dimana cairan itu jatuh dan ia masukkan mulutnya.
“Rasa cairan ini memang ngangenin haha”, ujarnya dengan santai menjilat sperma Kelvin. Kelvin tersenyum dan menjauhkan dirinya dari hadapan Bunga.

“Sayang, tolong ambilkan anduk di kamar mandi”, perintah Bunga yg masih telentang diatas kasur dengan cairan air mani Kelvin diatasnya. Dengan senang hati Kelvin mengambilkan handuk dari dalam kamar mandi dan dengan lembut memberikan usapan untuk membersihkan sperma yg Kelvin keluarkan sebagai bentuk kepuasan terhadap pasangan yg baru ia kenal beberapa jam yg lalu.
“Thanks ya say”, ujarnya sambil meremas lengan Kelvin. Penis Kelvin menggantung dengan lemas, lantas ia mulai memunguti pakaian yg bersebar di lantai.

Bunga nampak masih terbaring setengah telanjang namun bermain dengan HPnya dan memandangi jam tangan yg masih ia gunakan. Sembari itu Kelvin menggunakan celana boxer dan ikut berbaring di sebelah Bunga. Mengharap akan ada ronde berikutnya atau esok harinya seperti ia melakukannya dengan pasangan yg lain.

“Sayang, aku perlu turun lagi ke bawah..”, ujarnya dengan singkat yg lantas ia tergerak dan terbangun.
“Yauda, thats okay, we can meet di lain waktu”, balas Kelvin.
“Kamu mau turun juga atau…”, tanya Bunga.
“Aku gampang..”, balas singkat Kelvin.
“Baiklah, maybe next time yah”, tutup Bunga merapikan pakaiannya dan membenarkan make up yg berantakan akibat guncangan pada tubuhnya.

Kelvin menunggu untuk Bunga bersolek yg sebenarnya walau ia tak menggunakan make-up pun sudah terlihat sangat cantik sekali. Bunga memberi kode untuk sudah siap. Kelvin berjalan di belakang Bunga yg sudah mencangklong tas yg mungkin harganya jutaan. Sebelum mereka membuka pintu, one last kiss.
“Smoooccchh”.

“Sorry, tadi siapa namamu?”, tanya Bunga sambil nempak polos atau mungkin karena keenakan seluruh ingatannya jadi terlupa.
“Kelvin”, balasnya dengan senyum.
“oh iya maaf, Kelv”, balas Bunga yg tertawa.

Mereka membuka pintu, keluar menuju lift, berdiri menunggu lift, seolah mereka tak saling mengenal lama, Bunga bermain dengan HPnya, Kelvin memandangi angka dimana lift itu berada. Lantas mereka berpisah saat lift sudah menjemput. Bunga kebawah dan Kelvin ke atas.

**

Beberapa berlalu hari sejak permainan seks cepat antara Kelvin dan Bunga. Tak banyak memory yg Kelvin tinggalkan, tak ada squirt, tak ada cupang dan tak ada rekaman adegan seks mereka. Pure hanya kenikmatan sesaat. Toh wanita itu juga melupakan nama Kelvin serta masih memiliki suami sah pula.

Berpenampilan menggunakan celana jeans dan kaos polo biasa serta sepatu slip on yg ia beli di Tokped seharga 120rb rupiah tak terlihat kalau itu hanya barang murahan yg Kelvin gunakan. Ia berjalan bersama dengan mandor tower C pembangunan hunian baru serta fasilitas yg ada dibawahnya. Dengan seksama ia meneliti seluruh bagian dari pembangunan, banyak pekerja outsource yg takut menyapa atau tak tau anak muda itu siapa. Namun sebagian pekerja bangunan Luxor asli setidaknya memberikan anggukan serta sapa jika memungkinkan. Sebelum mendatangi ke site pembangunan, Kelvin sudah memberi perintah untuk membelikan nasi padang berupa nasi rendang untuk semua pekerjanya termasuk pekerja outsource, ia ingin sekedar makan bareng dengan mereka.

Waktu tak terasa sudah menunjukkan makan siang, Kelvin memandangi banyak pekerja yg sibuk mengemas alat pekerjaannya untuk undur diri memulai makan siangnya. Bungkusan nasi rendang sudah tiba di site pembangunan.
“Semuanya makan disini ya”, ujar si mandor kepada ketua kelompok pekerja.
“Siap boss”, balasnya si kepala kelompok pekerja yg masih menggunakan safety helmet”.

Kelvin juga turut makan bersama mereka dibawah, semua makan di lantai 2 yg nantinya akan menjadi hall Tower C. Makan bersama membentuk kelompok kecil, Kelvin makan sambil berjalan mendatangi para pekerjanya per kelompok untuk mendengarkan keluh kesahnya.
“Kalau ada yg kesulitan apa, bilang aja ya, misal kalau butuh biaya sekolah buat anaknya atau apa, kalau malu bilang ya minta tolong temennya untuk menyampaikan pada saya”, ujar Kelvin pada pekerja yg sudah lama mengabdi pada Luxor sejak pembangunan Tower A namun ekonominya tak kunjung membaik. Biasanya karena terlilit hutang atau over-spend.
“Iya bapak, terimakasih banyak sudah memperhatikan kami semua”, ujar salah satu dari mereka.

Nasi rendang bisa membuat mereka tak ada batasan antara si boss dengan si pegawai rendahan. Banyak dari mereka yg melihat Kelvin dengan kagum mau berbagi dengan mereka, membelikan makan mereka walau hanya nasi rendang, bukan harga makanannya tapi kebersamaan itu yg mahal harganya. Apalagi kalau sudah menyangkut dengan salah satu anak muda kaya yg biasanya sombong dan hidup dalam sifat hedonisme. Namun itu bukan yg diajarkan oleh orangtua Kelvin.

-BERSAMBUNG-

Pembaca setia Kisah Malam, Terima Kasih sudah membaca cerita kita dan sabar menunggu updatenya setiap hari. Maafkan admin yang kadang telat Update (Admin juga manusia :D)
BTW yang mau jadi member VIP kisah malam dan dapat cerita full langsung sampai Tamat.
Info Lebih Lanjut Hubungin di Kontak
No WA Admin : +855 77 344 325 (Tambahkan ke kontak sesuai nomer [Pakai +855])
Terima Kasih 🙂

Daftar Part

Cerita Terpopuler