. Rich and Violent Part 16 | Kisah Malam

Rich and Violent Part 16

0
145

Rich and Violent Part 16

SMART AND SIMPLE

“kalau dia bisa engga?”, tanya Kelvin sambil menyodorkan foto dari instagram pribadi si wanita itu.
“waaa, bisa itu mas, tapi apa engga lebih muda mas sih?”, tanya Amma.
“engga apa-apa, mau aku ajak liburan ya paling 3 atau 4 malam, biar sekalian yg seru-seruannya kalau emang bisa”, ujar Kelvin.
“prinsip kami, engga ingin mengecewakan client, tapi tiket dan hotel belum termasuk ya”, balas Amma.
“easy…”, tutup Kelvin.

terlintas di dalam kepala Kelvin untuk menuntaskan apa yg pernah ia lakukan pada mangsa yg gagal ia tangkap, namun alangkah rendahnya dia jika ia gagal lantas membayarnya untuk agar berhasil. ibarat kata gagal menjadi gubernur dengan cara yg benar lantas ia menggunakan tipu muslihat dan kekuatan intimidasi agar bisa naik ke pucuk pimpinan. rendah sekali.

“adakah opsi kedua atau ketiga jika yg bersangkutan enggan atau ada acaranya pada tanggal yg mas inginkan?”, ujar Jen yg merangkap jadi asisten Amma.
“hmmm bentar”, balas Kelvin dengan singkat.

“mas Kelvin ini beda, biasanya kami dapat client untuk menghubungkan dengan yg muda-muda usia 19 tahunan, lha ini malah yg udah kepala tiga haha tapi selera mungkin beda”, ungkap Amma.
Kelvin tak bergeming hanya duduk sambil berpikir.

“Vicky penampilannya all out banget ya”, ujar Jen.
“dapet bayaran 2x sih”, balas Amma.
Kelvin duduk sambil menguping pembicaraan mereka berdua. dibawah sana sudah sangat riwuh, ramai dan panas. di dalam ruangan ini hening.

“kalau boleh tau, kenapa banyak publik figur yg membuka jasa?”, tanya Kelvin sebelum ia mengeluarkan beberapa nama yg ada di dalam benaknya.
“ya karena tuntutan mas, engga tiap hari ada job kan, padahal kredit mobil, rumah, lifestyle jalan terus, mereka sebulan rata-rata abis ratusan juta hanya untuk membayar bill, darimana lagi kalau bukan job, kalau job sepi?”, balas Amma.
“berarti mereka terpaksa?”, tanya Kelvin.
“sebagian ada yg sudah jadi lifestyle juga, ketemu bos-bos dan membuka jalan untuk job juga, networking mas”, ujar Jen.
“hmmm”, tutup Kelvin sambil manggut-manggut.

“sudah ada mas untuk back up nya hehe”, tanya Amma.

“Aura, coba tanyakan, tanggal 27 sampai 31”, balas Kelvin.
“jadi Sandra sama Aura ya, coba ya”, balas Amma, “besok pagi aku kabarin ya”, lanjutnya. Kelvin hanya mengangguk dengan santai.
“tapi Reline dan Gisel juga menarik nampaknya”, balasnya dengan santai.
“haha apapun itu nanti kukabari ya mas”, tutupnya si mami.

nampak dari kejauhan, Vicky sudah menuruni panggung, Amma sibuk melihat jam dan HP untuk memastikan clientnya mendapat pengalaman yg sangat luar biasa malam ini. Amma sibuk menelpon anak buahnya untuk memberitau kalau Vicky agar mandi atau membersihkan diri dulu sebelum melayani clientnya. Jen juga memberi Kelvin info kalau para wanitanya sudah diangkut oleh pemesannya ke dalam kamar. nampaknya pemesan produk Amma dan Jen adalah orang sekantor, dan boss nya mendapat Vicky.

“Jen, sudah pada masuk ya punyamu”, tanya Amma.
“iya jeng, sudah clear aku, udah pada masuk kamar”, balas Jen.

“ntar aku nunggu Vicky masuk, dia baru preparing, tapi boss nya udah masuk kamar, nunggu dikamar mungkin”, ujar Amma.

lantas wanita paruh baya ini menelpon anak buahnya untuk segera mempersiapkan Vicky.

“nampaknya kalian hectic”, ujar Kelvin dengan santai.
“iya nih hehe”, balas Amma.
“kenapa gak cari yg kebetulan free dari job di tempat lain”, tanya Kelvin.
“jadi itu, si boss ini ingin lihat Vicky manggung dulu pakai pakaian seksi sebelum dibawa ke kamar, jadi si pemesan ini kmarin rapat sama aku dan Denny”, terang Jen.
“oooo..”, tutup singkat Kelvin.

“yauda, aku naik dulu”, ujarnya sambil memberi uluran tangan untuk bersalaman pada dua manusia yg ia baru aja kenal itu.
“besok aku kabarin ya, muga Sandra atau wanita yg kamu sebutkan bisa”, balasnya.
“sip”, tutup Kelvin.

selama perjalanan menuju dan saat ia berbaring di kasur ia hanya berkali-kali mengubah laman dari wanita satu ke wanita lainnya. siapapun wanita yg tersedia, Kelvin patut untuk berbahagia. sesekali ia merogoh selangkangannya yg setengah tegang membayangkan bentuk bugil para calon pasangan liburannya itu.

*
di kantor.

“pak Wali, seperti yg saya katakan kemarin, kami paham itu tanah pemerintah kota, tapi lihat, udah beberapa tahun mangkrak gak menghasilan keuangan yg sehat malah dipakai untuk perumahan kumuh, intinya kami mengingkan tanah yg ada di tengah kota itu untuk kami kerjakan, nanti kalau 20 tahun, kepemilikan jatuh ke tangan Pemkot, jadi bapak tinggal menikmati hasilnya”, seiring dengan berjalannya waktu pria ini semakin kokoh posisinya, networkingnya juga semakin tinggi, sekelas gubernur bisa hanya ia telpon tanpa harus lewat prosedur protokoler yg ribet.

saat uang yg berbicara, semua urusan jadi beres.

“ya, seperti perintah pak Gubernur aja, pak Wali. nanti fee bisa kami sesuaikanlah, aman itu”, terangnya sambil sedikit emosi akibat keinginan tidak dipahami penuh oleh Walikota.

manusia memang tiada puasnya, walau ia sudah diberikan porsi untuk menggarap dua pulau yg sempat jadi kontroversi, Kelvin tetap ingin mengerjakan lokasi lain yg jauh lebih strategis dari segi ekonomi. bak seorang boss, ia duduk dengan kancing jasnya terbuka, memamdangi HPnya seolah ia ingin menelpon seseorang untuk memastikan keinginannya bisa dipenuhi oleh Pemkot kota sebelah.

*
di tempat lain

di dalam apartmentnya yg hanya memiliki 2 kamar, dengan design minimalis dan juga perabotan yg juga tak banyak, kiranya hanya bisa menampung 6 orang tamu maksimal. wanita ini baru saja pulang dari aktiftasnya sebagai seorang publik figur. bisa pulang pada pukul 8 malam dengan kondisi perut sudah terisi di kota Jakarta merupakan pencapaian yg luar biasa.

“ah rasanya lelah sekali..”, ujarnya dalam hati sambil menaruh tasnya pada kursi ruang tamunya, ia memasuki kamar hanya membawa HPnya.

wanita cantik berambut panjang ini berjalan dengan gemulai memasuki seluruh ruangan sembari menghidupkan lampu yg akan ia gunakan. wajahnya yg berminyak karena udara kota Jakarta yg cenderung lembab dan panas, dengan rasa tergesa ia mengambil beberapa potong pakaian dari almarinya untuk dibawa masuk ke dalam kamar mandi.

dengan keadaan badan yg capek, ia melucuti satu per satu pakaiannya, menaruhnya pada keranjang pakaian kotor dan melangkahkan kakinya untuk memasuki bilik shower. air gemercik jatuh pada tubuhnya yg tinggi, halus dan menawan itu.

usai mandi, hanya mengenakan celana dalam serta pakaian rumahan yg longgar ia lalu menjatuhkan dirinya pada kasur yg berukuran queen itu dan bersiap untuk tidur menyambut hari esok. namun bagi seorang wanita yg sudah berusia 30 tahun lebih, libido memang terkadang tidak bisa di kontrol seutuhnya, bisa menyerang kapan saja.
“ahh capek ini badan, tp pikiran malah kemana-kemana..”, umpatnya dalam hati.

ia lantas menuruti keinginan tubuhnya dengan memainkan bibir vaginanya sejenak untuk mendapatkan orgasme singkat.
“abis orgasme bisa tidur semakin nyenyak ini pasti”, ujarnya sambil memejamkan mata memainkan vaginanya. kakinya ia buka sedikit lebar, celana dalamnya ia turunkan sebatas paha, jemarinya yg panjang dan indah mulai memberi stimuli pada bibir vaginanya yg membuat ia mendesah keenakan.
“ahmmm ehmmmm udah lama gak ngrasain cowok ahhmm”, desahnya.
“uhhhh enak banget, ahh kalau dijilatin ahh pasti lebih enaak hmmm”, lanjutnya sambil terus merintih keenakan. wanita ini sambil membayangkan saat bersetubuh dengan pasangan main filmnya yg juga orang terkenal di negeri ini beberapa bulan yg lalu. bahkan ia meraih beberapa kali nikmat.

kedua kakinya terus bergerak untuk melawan rasa enak yg menyerang tubuhnya. ia cukup menikmati walau hanya menggunakan jemarinya.
“aaahhh enaak hmmm ahhh oohhh”.
klitorisnya terus ia raba, ia memejamkan mata.
“hmmmm ahhh ahh enak bangeet ahh”.
ia memasrahkan diri untuk segera orgasme, ia tak ingin berlama-lama dalam kenikmatan, ia ingin segera melepaskan jeratan orgasme dan tertidur setelahnya.

gerakan jemarinya semakin tepat sasaran guna meraih enaak, wanita yg digambarkan sebagai wanita smart ini semakin lupa diri, ia semakin mendesah, memeknya semakin basah, jemarinya sudah bagaikan belut yg licin. ia terus memberikan kobelan pada memeknya yg jarang dikunjungi penis karena ia sangat pemilih.
“awuuuuuuuhhh aawwhh auuuuhhh hmmmm ahhhh”, desahnya.
“ohh gawd, aku gak kuat ahhh ahhh ohhhh hoaah hooshh hosshh”, desahnya semakin kencang dan akhirnya keluar diiringi dengan tubuh publik figur ini mengejang dan berusaha menahannya. nafasnya berburu, keringat juga nampak muncul bercucuran. ia memejamkan mata menikmatinya sembari tersenyum.

ia melihat kearah HPnya dan melihat jam.
“anjir hanya 5 menit aku udah orgasme”, tawa pada dirinya sendiri.

dengan celana dalam masih berada di paha. memeknya terekspose dengan sempurna. keunikan wanita ini adalah ia tak suka mencukur habis bulu kemaluannya, ia menyisakan bulunya pada bagian atas, namun pada bibirnya tetap bersih bahkan tak ada satu bulupun diatasnya.

[21.05] Manajerku: jeng, udah sampe rumah? ada tawaran kencan dan liburan nih dari jeng Amma.
[21.43] wanita itu: maaf beb baru balas, iya udah dirumah. hmm gila ada yg nawar aku?
[21.43] Manajerku: iya jeng, yg nawar kamu pasti one of a kind hhaha kalau gak yg udah berumur atau yg hanya tertarik dengan personalitymu haa
[21.45] wanita itu: makanya haha makanya sering ku tolak.
[21.46] Manajerku: tapi doi beda nampaknya jeng.
[21.47] wanita itu: hmm bisa dikirimin fotonya jeng?

jantung wanita ini berdegup kencang, walau ia sendiri juga sudah terbiasa dengan seks. namun ia juga harus benar-benar memilih, apakah calon pasangan kencannya adalah pria yg bisa dipercaya untuk menjaga privasi si wanita ini. selain itu ia juga sering menolak ajakan kencan yg ditawarkan oleh manajernya atau dari Amma.

[21.50] Manajerku: (foto Kelvin)
[21.54] wanita itu: dia siapa, usia berapa, kerja atau usaha, atau gimana?
[21.56] Manajerku: haha macem interogasi aja jeng, namanya Kelvin, usianya 27 tahun, ia owner Luxor Apartment yg terkenal dulu itu jeng. dia ngajakin liburan gitu untuk 4 malam lah untuk weekend minggu depan.

ia hanya diam, tak membalas, mengamati pria ini, kalau kaya sih pasti, karena tariff wanita ini juga diatas rata-rata. tak banyak pria yg booking wanita ini karena ia bukan sosok wanita yg suka menunjukkan body tubuhnya di tempat umum atau memiliki imej seksi. selain itu ia juga terlihat pintar dengan aktifitas sosialnya. otomatis hanya sebagian kecil pria yg doyan dengan wanita ini serta meragukan kemampuan ranjangnya.

[21.58] wanita itu: aku tanggal itu engga bisa jeng, tapi minggu depannya lagi aku ada tugas di Bali, mungkin setelah itu.

balasan wanita ini menunjukkan ketertarikkan untuk menyewakan tubuhnya pada Kelvin. kalau Kelvin ya, berarti wanita ini siap untuk disantap oleh Kelvin.

wanita ini menaikkan celananya, meraih air minum yg sudah berada di sebelah kasurnya sejak malam sebelumnya, ia menaruh HP nya dan memejamkan mata walau kondisi kasurnya acak-acakkan karena gerakan saat orgasme yg menyerang tubuhnya.

ia terlelap…

*

pagi itu hujan cukup lebat, banyak karyawan maupun pekerja konstruksi yg terpogoh-pogoh kehujanan nekat menerjang hujan takut terlambat untuk absen sidik jari. Kelvin melihat dari atas kamarnya banyak pegawai yg berusaha ontime, namun pasti banyak juga yg engga on time akibat meneduh atau angkutan umumnya menjadi penuh sesak.

sedangkan ia sendiri, waktu sudah menunjukkan pukul 7.45 pagi, ia masih memegang secangkir kopi dan masih menggunakan pakaian tidurnya. ia merasa tak terburu-buru masuk kantor. semuanya sudah memiliki sistem. ia santai.

ia melihat di HPnya, banyak pesan yg belum terjawab dari banyak orang.

Audrey: maaf Pak, sekedar mengingatkan, nanti jam 9.30 ada rapat internal mengenai strategi pemasaran menjelang tahun baru.

Ganis: Pak Kelvin, terimakasih banyak atas kehadirannya pada pernikahan saya, dan sekali lagi terimakasih atas paket berlibur ke Maldives yg akan kami laksanakan pada akhir minggu ini. semoga kebaikan bapak dibalas oleh Tuhan Yg Maha Esa. aamin.

Lydia: boss, terlampir di email materi rapat nanti siang.

Amma: mas, mau melaporkan terkait pesanannya. untuk Sandra dan Gisel, dia enggan berkenan untuk liburan yg terlalu lama, namu kalau untuk one night stand dia bersedia. Aura, dia bisa pada tanggal itu dan bersedia untuk diajak liburan. sedangkan Raline, dia engga bisa pada tanggal itu, tapi di weekend selanjutnya ia bersedia. dipertimbangkan dulu ya mas.

Pak Walikota: siap Pak, tapi seperti janji Pak Kelvin nanti musim kampanye kami di support funding ya.

tak ada pesan yg ia balas, dia menaruh cangkir kopinya.

“knock knock”

Kelvin berjalan, membukakan pintu, ternyata seorang pelayan pribadinya mengantar makanan dari restaurant hotel Luxor.
“thanks, pak”, terima Kelvin.
“sama-sama boss”, balasnya dengan memberikan senyuman.

*
(usai rapat)

beberapa lembaran kertas turut ia bawa ke dalam ruangannya, dia duduk sambil kembali mengevaluasi hasil dari rapat itu, termasuk dari segi anggaran yg akan terserap khusus untuk tahun baru.

‘treet treet’ – pesan baru masuk
[12.47pm] +68216755xxx : selamat siang bapak, perkenalkan saya Rangga mahasiswa UXX, selaku ketua BEM fakultas Ekonomi, dengan pesan ini saya ini mengundang bapak sebagai pembicara dalam seminar bertemakan “yang muda yg berbisnis” dikarenakan pencapaian bapak dan innovasi dalam dunia wiraswasta. Jika diperkenankan ijinkan kami untuk bertemu dengan bapak untuk berdiskusi terkait ini.

Kelvin hanya membaca pesan dari anak muda itu dan ia belum ada keingin untuk membalas, namun yg ia bingungkan, apa yg ia lakukan kok bisa tenar, bahkan ia cenderung low-profile dalam hal keseharian. siapa yg memberi informasi ini semua.

ia memutuskan untuk pulang ke dalam unit apartementnya untuk makan siang yg ia pesan dari restaurant hotel.
“oh iya, aku belum balas pesan dari Amma”, ujarnya dalam hati sambil kembali membaca dengan untuk yg kedua kalinya terkait opsi teman kencannya.

tangan kanannya meraih remote TV yg ada di meja dan menghidupkannya lalu ia duduk dengan santai sembari menunggu makanan pesanannya.

satu per satu akun pribadi milik calon teman kencannya ia buka, ia pandangi dan ia bayangkan bongkahan daging yg ada di dalam tubuhnya. ia membandingkan antara Aura dan Reline. seperti yg pernah dikatakan netizen bahwa Aura adalah bahan coli tiap lelaki Indonesia, benar saja badannya semok dan wajahnya binal. sedangkan Raline adalah sebaliknya, mungkin tak banyak yg membayangkan wanita ini sedang beradu nafsu. Kelvin nampak bingung, karena keduanya wanita yg memiliki masing-masing kelebihan dan untuk masalah tariff ia tak memperdulikan.

“hmmm nampak yg ini aja, lebih terlihat smart and simpel”, balasnya.

[1.15pm] Kelvin: Reline saja.

-BERSAMBUNG-

Pembaca setia Kisah Malam, Terima Kasih sudah membaca cerita kita dan sabar menunggu updatenya setiap hari. Maafkan admin yang kadang telat Update (Admin juga manusia :D)
BTW yang mau jadi member VIP kisah malam dan dapat cerita full langsung sampai Tamat.
Info Lebih Lanjut Hubungin di Kontak
No WA Admin : +855 77 344 325 (Tambahkan ke kontak sesuai nomer [Pakai +855])
Terima Kasih 🙂

Daftar Part