. Rich and Violent Part 14 | Kisah Malam

Rich and Violent Part 14

0
145

Rich and Violent Part 14

SMART OR?

Kelvin berjalan kearah luar tanpa menggunakan sehelai pakaian apapun, tangan kanannya memegangi penisnya dan memberikan beberapa kali kocokan, saat di dapur setelah minum, ia melihat penisnya yg terus ia kocok.

“ohh yaampun, gak mau berdiri lagi kontolku..”, ujarnya dalam hati sambil memandangi si junior tertidur pulas dan berpikir bagaimana ini kalau mau kentotin Gigi yg sudah berjanji mau di seks sampai dirinya puas.

“apakah ini sementara atau bagaimana, apa karena di pukuli terus itu tadi ya”

berjalan kembali ke kamarnya, Gigi sedang terbaring dikasur sembari memainkan HPnya. Kelvin membawakan segelas air tanpa ia campuri apapun. penis Kelvin tertidur dengan lemas, ia hanya berharap kalau foreplay yg ia akan lakukan bisa membantu juniornya untuk bangkit.

“you having fun?”, tanya wanita itu, pikir Kelvin, agresif juga dia menanyakan hal yg bersangkutan dengan seks yg habis mereka lakukan.
“haha sure, kamu?”, tanya balik.
“ya, not too bad”, balasnya.

“nampaknya kamu sudah terbiasa menyiksa ya haha”, tanya Kelvin yg sekarang duduk disebelah Gigi.
“ya, sejak hmmm kuliah mungkin”, balasnya.
“wow”, balas singkat Kelvin.

“aku cukup terbuka dengan urusan ranjang, bahkan sejak SMP sudah mulai bermain sendiri, SMA pengalaman pertama bersetubuh, lantas kenal dengan squirting juga saat SMA, kuliah jadi nyiksa cowok”, ceritanya dengan santai sambil tertawa sepertinya ia bangga. memang kalau dilihat dari fisiknya yg bongsor memang menandakan ia wanita yg mudah bernafsu.
“sounds fun.. ku kenal seks saat kuliah di UK, itupun bukan dengan orang Indo, baru pulang kemarin ngrasain tubuh wanita yg serumpun denganku”, balas Kelvin dengan santai.
“wow, udah punya pacar disini?”, tanya Gigi.
“nope, i fucked my employee hahaha”, balas Kelvin.
“ya sih, bosnya flamboyan tajir gini pegawainya pasti mau ngangkat roknya”, balas Gigi.

“penisnya nampaknya terlelap”, tanya Gigi
“ya, i dont know, kalau aku bisa menyetubuhimu”, balas Kelvin sambil mengenggam penisnya.
“masih banyak waktu, nanti larut malam juga bisa, besok pagi juga bisa”, balasnya.

“kamu engga dicariin suami?”, tanya Kelvin.
“hahha aku kerja di Sumbawa Timur seminggu aja engga di WA, SMS atau telpon”, balasnya cuek.
“thats sad”, tutup Kelvin.

kamera pengintai kamar Kelvin terus merekam, ia nampak tak ingin melewatkan momen intim seperti ini dengan pasangan yg cukup terkenal ini. hasil rekaman langsung masuk ke harddisk yg sudah ia siapkan ber-tera-tera untuk menampung hasil rekaman bejat.

“should we order some dinner?”, tanya Kelvin sambil mengambil HPnya membuka aplikasi ojek makanan.
“hmm sure, nasi goreng atau mi rebus nampaknya enak”, ujar Gigi.

“but, sebelum itu, please jilatin aku..”, ujarnya sambil menunjukkan wajah sange.
“kamu doyan di jilat?”, tanya Kelvin.
“hal yg ternikmat kedua setelah menyiksa”, tutupnya sambil membuka kakinya dan mempersilahkan Kelvin membenamkan wajahnya diantara paha Gigi yg semok itu.

“awwwwhhhhhhh”, desahnya panjang saat lidah Kelvin menyentuh klitoris wanita satu anak ini.
semburan nafasnya tepat mengenai seluruh bagian pori-pori kulit vaginanya. wanita itu bertumpu pada siku lengannya menyaksikan seorang anak muda sedang berusaha memberikan tambahan kenikmatan. mata terpejam, tergambar alam semesta yg sungguh indah nan jauh disana, kaki terasa lemas dan nampak seperti banyak semut yg sedang berjalan diatasnya.

“ahhhhhhhhh”, desah kembali menghiasi ruangan ini. pori-pori lidah yg merupakan indera perasa berubah menjadi indera perangsang. entah apa yg ada di dalam pikiran anak orang kaya ini, ia merasa desprate saat masih di negeri orang karena memek Indonesia amat susah ia bayangkan, namun sekelas orang yg sering nongol di tivi pun luluh dengan lidahnya.

“awwwuuuhhh hmmm enaaak”, sudah tak terkira berapa butih bulir keringat yg keluar dari dalam tubuhnya lalu menempel pada kaos satu-satunya yg ia miliki saat bertandang kesini. pria ini sangat menikmati liang surgawi bahkan ia sendiri lupa sudah berapa lama, bahkan ia sendiri lupa kalau kontolnya masih belum bisa bangkit.

“Kelv……..hmmmmm”, desah ibu satu anak ini meraba kepala selingkuhannya.
“jarimu dimasukin gini sayang…”, ujarnya dengan lembut sambil mempratikkan apa yg seharusnya pria ini lakukan. dua jari tengah dan manis masuk ke dalam rahimnya berposisi naik keatas seolah siap merangsang bagian atap rahimnya. Kelvin lantas mengikuti arahannya dan mengkobel memeknya dengan sangat cepet sesuai dengan perintahnya.
CLUG CLUG CLUG
CLUG CLUG CLUG
CLUG CLUG CLUG

Gigi dengan tatapan tajamnya terus memandangi Kelvin yg berlutut memberi kocokan yg sangat hebat nan kencang, tubuh sintal wanita ini terguncang, matanya terbuka dengan sangat lebar namun sangat sayu, rambutnya sudah acak-acakkan kemana-kamana.
“awwwwhhhhhhhhh hmmmmm ahhhhhhhh”, desahnya sangat kencang dan ia memberi perintah untuk menekan bagian atas vaginanya dengan tangan kirinya.
“AAAHHHHHH OOHHHHH HMMMM SOO GOOOD AHHHHH”, desahnya sangat kencang diiringi dengan semburan air bening, kakinya menendang-nendang dan tubuhnya menggeliat seolah semburan itu membangkitkan iblis yg ada di dalam tubuhnya. mengetahui Kelvin habis disiksa memalui orgasmenya, kini ia membalas, dengan tubuhnya yg besar ia menahan tubuh Gigi dan terus memberikan kobelan dengan intensitas lebih dahsyat.

Kelvin tak peduli dengan semburan yg berasal dari memeknya mengenai tubuhnya yg masih telanjang.
CLUG CLUG CLUG
CLUG CLUG CLUG
CLUG CLUG CLUG

lagi-lagi wanita ini mendesah dengan sangat dahsyat dan kembali menyucurkan semburan beningnya..
“AWHH KELV PLIS STOP KEEELVV AHHHH”, desahnya saat cairan seperti pipis itu keluar dari sela-sela jarinya.

“noo, be quiteeee!!”, bentak Kelvin sambil mendorong tubuh Gigi untuk diam dan pasrah.

jemari Kelvin terus memberi kobelan dengan sangat kencang dan brutal, hanya selang beberapa detik, wanita ini kembali memuncratkan cairannya. tubuhnya terbaring melemas seolah udah tak peduli dengan yg Kelvin lakukan.

Kelvin balas dendam dan terus mengobeli memeknya, bahkan mata Gigi hingga hanya menunjukkan putih saat orgasme melanda tubuhnya, yg artinya dia sudah tak mampu menahan orgasme yg menyerang tubuhnya. apakah pembalasan Kelvin impas?

empat kali orgasme squirt, tubuhnya hanya melemas, matanya berair, kasurnya basah sudah bagaikan embung, celana dalamnya yg belum sempat dilepas terkoyak oleh Kelvin sehingga ada sobekan yg cukup signifikan.

Kelvin menarik jarinya, meneteslah cairan yg deras dari ujung jarinya. Gigi seolah tak peduli dan lemas terbaring. kakinya terbentang, namun penis Kelvin masih bobok dengan nyenyak walau ia memberikan rangsangan agar terbangun.

wanita itu terbaring sambil terus mengejar oksigen, dadanya kembang kempis kelelahan, Kelvin hanya memandangi, penisnya gak bisa diajak kompromi, seandainya bisa, wanita ini sudah pasti dimasuki oleh penisnya yg haus akan bercinta.

“mbak Gi, kecapean ya”, ujarnya sambil mencium pipinya dengan lembut, Gigi meraih kepalanya sambil terpejam dan mengangguk.
“mau aku buatin teh atau aku orderin makan?”, tanya Kelvin yg melembut setelah melihat wanita itu kelalahan.
“hmmm boleh”, balasnya dengan singkat.

*
Gigi tidak menggunakan celana panjangnya, celana dalamnya yg sobek masih tetap anggun ia gunakan, mereka berdua diruang tengah setelah bersantap malam memesan ojek makanan berupa martabak telur yg mereka makan dengan nasi. Kelvin juga membuatkan teh selayaknya ia memiliki tamu yg terhormat.
“kamu bener tinggal sendirian ya, orangtuamu atau kakak?”, tanya Gigi memecah keheningan dari suara TV yg terus bermain sebagai suara remang-remang.
“hmm iya, orangtua ada, tinggal di pantai indah, kakakku di China sebagai seorang dokter”, balasnya dengan santai.

obrolan seputar pekerjaan dan hal yg umum sambil membangun chemistry diantara mereka berdua. mungkin yg ada di dalam pikiran mereka, hanya sebagai pertemanan yg biasa aja, tp mungkin saja di benak Kelvin untuk urusan rumah tangga. tak ada yg tau.
“maap ya, Kelv, gimana penismu, udah bisa bangkit?”, tanya Gigi sambil menaruh tangan kanannya di penisnya.
“entah, mungkin aja, engga tau”, balas Kelvin. namun Gigi langsung berjongkok diantara paha Kelvin, menarik celanannya dan memasukkan pada mulutnya.

“ehmmm ehmmm ehmmm”, suara desahan Gigi saat memberi sepongan hangat pada penis Kelvin, namun sayang sekali, penisnya memilih untuk tidur. Kelvin pun panik dan terus berkeringat, akan ini akhir dari perjalanan seks Kelvin?

“engga bangun ya Kelv..”, balasnya.
“iya nih, aduh gimana ya, aku takut..”, balas Kelvin.

“hmm btw, cowok yg aku gituin, biasa kok abis ku siksa, pasti bobok karena kelelahan, tapi besok pasti tokcer..”, balasnya sambil tertawa.
“laaah, gak bisa menikmati tubuhmu dong malam ini”, ujar Kelvin nampak kecewa.
“besok pagi kan masih bisa hehe”, balas Gigi, “lagipula kamu engga capek, aku aja udah pengin tidur mulu”, lanjutnya.

mereka berduapun memutuskan untuk kembali ke kamar, dan sekedar berbaring dan ngbrol di dalam kamar. sesekali Kelvin mencium bibir istri seorang selebritis ini, ia tak peduli dengan statusnya yg sudah menikah.
“kamu cantik banget ya, walau sudah kepala tiga”, puji Kelvin yg membuat Gigi membabibuta bibir Kelvin. hingga ciuman mereka nampak sangat intim dan lama. namun tetap aja penis Kelvin masih menikmati tidurnya.

malam semakin larut, kunang-kunang sudah enggan menunjukkan keajaibannya di tanah kota Jakarta yg sudah penuh dengan penerangan buatan. Gigi terpulas di pelukan Kelvin. wajahnya tidur dengan sangat polos, tanpa ada rasa berdosa telah berhubungan tubuh dengan pria yg bukan pasangan sahnya. mereka berdua tertidur pulas..

*
mentari pagi, menusuk dengan tajamnya yg membuat si rembulan ketakutan yg bersembunyi di belahan bumi bagian lainnya. Kelvin dengan sangat berat membuka matanya, tubuhnya masih terlemas, namun keadaan wajar seorang pria dewasa, penisnya pasti bangkit saat di pagi hari sebagai simbol pria ini dalam keadaan sehat dan fit. Kelvin merasakan penisnya bangkit dengan kencang dan perkasa, ia merasa lega.

ia membuka matanya, melihat disebelah kirinya, hanya ada guling, sebelah kanannya tidak mungkin karena sudah pada ujung kasur. ia berdiam diri mendengarkan, apakah Gigi berada di kamar mandi, bisa aja, berarti pas sekali. ia bisa menyetubuhi wanita semok ini walau hanya sekali. namun kosong. tak ada suara gemercik air.

Kelvin bangkit, duduk diatas kasur. ia melihat kiri dan kanan, pakaian dan tas Gigi sudah tak ada..

ia melihat secarik kertas diatas meja sebelah kasurnya tertindih oleh botol air mineral. Kelvin meraihnya dan ada goresan pena yg sangat tajam.

“Kelv, penthouse for 25M. deal or no deal? Gigi”, tertulis tawaran untuk salah satu penthouse yg normalnya berharga 30M lebih. Kelvin hanya tersenyum.

“shes smart but unique…hahhaa”, tawa Kelvin sambil berjalan menuju kamar mandi. Kelvin berdiam diri di depan kaca sambil berpikir bahwa wanita yg memiliki kelas diatas rata-rata pasti tak kan mudah untuk dibawa ke ranjang, namun ia bisa memanfaatkan situasi untuk meraih kepuasan pribadinya.

*
meja kantor yg selalu tertata rapi oleh OB kepercayaan Kelvin, dengan hanya modal sapu dan vakum cleaner portable yg di motori oleh batre cukup kecil pas jika hanya untuk membersihkan ruangan Kelvin.
“weh pak”, sapa Kelvin yg terkaget dengan kehadiran pak Supar yg masih membersihkan.
“tumben pak, pagi sekali..”, balasnya yg juga terkaget.
“iya, gapapa, sante aja di lanjutin”, ujar Kelvin sambil duduk di sofa dimana ia dan Ganis pernah saling bersentuhan.

oh iya, Ganis, weekend ini ia akan melangsungkan pernikahan, wanita yg pernah menggaet hati Kelvin yg tak lain adalah karyawannya sendiri.

Pukul 9.30

suasana kantor sudah berubah menjadi cukup ramai. tiap jam kekayaan Kelvin meningkat disebabkan oleh investasi saham yg dia tanam di beberapa perusahaan lain. estimasi pendapatan Kelvin sehari bisa mencapai 40-70 juta hanya dari pergerakan saham. melek saham dan investasi bagi seorang pengusaha sangatlah penting agar uang yg ia miliki bisa bekerja dengan sendirinya tanpa harus ia ikut campur tangan.

tanpa menggunakan jas, ia berjalan ke devisi marketing untuk membantu pengambilan keputusan terkait tawaran yg masuk.
“bu Lydia, sudah sarapan, kok nampaknya loyo”, sapa Kelvin penuh canda pada seorang pimpinan di divisi marketing ini.
“haha pak Kelvin bisa aja”, ujarnya.
“anu pak, abis curhat, suaminya tadi malam tau-tau jadi hebat diranjang haha”, balas seorang wanita yg bernama Audrey.
“haha kok kamu tau, ikut ya, kok aku engga diajak”, canda Kelvin.
“hush, pak Kelvin masih muda, belum cukup umur”, balas Lydia sambil menepuk lengan Kelvin.

candaan para wanita diatas 30 tahun ini memang sudah sangat wajar, apalagi di lingkungan pekerjaan, hanyalah obrolan seks yg membuat mereka sedikit relax.

“back to business ladies. saya barusan dapat offer dari selebritis ternama, meminta penthouse yg tower A. 25M.. masuk engga?”, tanya Kelvin yg lantas kedua wanita ini sibuk menghitung biaya dan nilai modal untuk tiap unit.

“kalau, untuk tower A, kita sudah BEP sejak okupansi hanya 65% pak, dimana saat ini okupansi sudah mencapai 90%, jadi 25M ini sudah langsung masuk”, balas Lydia.
“hmm yauda, kalian yg ambil alih ini ya, bonus buat kalian aja..”, tutup Kelvin sambil beranjak dari tempat duduk itu.

“pak, weekend besok ada pesta pernikahan Ganis, mau dateng sama siapa pak?”, tawa Audrey yg sehari-hari menggenakan jilbab namun masih suka menggunakan pakaian yg ketat dengan badan, menyindir bossnya yg masih single.

“sama kamu ya..”, tutup Kelvin sambil memberi kedipan.

-BERSAMBUNG-

Pembaca setia Kisah Malam, Terima Kasih sudah membaca cerita kita dan sabar menunggu updatenya setiap hari. Maafkan admin yang kadang telat Update (Admin juga manusia :D)
BTW yang mau jadi member VIP kisah malam dan dapat cerita full langsung sampai Tamat.
Info Lebih Lanjut Hubungin di Kontak
No WA Admin : +855 77 344 325 (Tambahkan ke kontak sesuai nomer [Pakai +855])
Terima Kasih 🙂

Daftar Part