. Perjalanan Mengejar Cita dan Cinta 3 Part 104 | Kisah Malam

Perjalanan Mengejar Cita dan Cinta 3 Part 104

0
382
Perjalanan mengejar Cita dan Cinta 3

Perjalanan Mengejar Cita dan Cinta 3 Part 104

Indah pada Waktunya

Sekarang waktunya..

Aku duduk didepan seseorang yang berjas hitam dan berkopiah hitam dengan bawahannya memakai sarung.. dia menatapku dengan tajam sampai aku dibuatnya grogi sekali.. asssuuu’ig.. belum pernah aku setegang ini ketika ditatap orang.. jiancuukk..

Cakra yang mempunyai tatapan hitam, tajam dan mengerikan saja, tidak membuat aku gentar atau grogi sedikitpun.. aku malah tersenyum ketika terakhir menatap mata cakra.. tapi, tatapan manusia dihadapanku ini berbeda dengan tatapan orang biasanya.. lubang pantatku pun sampai berkedut ketakutan dibuatnya.. bajingaann..

Ini adalah momen yang paling menegangkan dan paling membuat jantungku berdebar selama hidupku ini.. assuuu…

Dan ketika dia menjulurkan tangannya kearahku, akupun mengangkat tanganku dengan agak gemetar dan aku menyambut genggaman tangannya itu..

Setelah itu dia mengucapkan beberapa kalimat dan aku memperhatikan serta mendengarkan setiap detail ucapannya.. dan ketika dia selesai mengucapkan kalimat itu dan dia makin mengeratkan jabatan tangannya ditelapak tanganku.. aku lalu menarik nafasku dalam – dalam dan…

“saya terima nikahnya emery naila unna binti almarhum jeffry aminoto dengan mas kawin tersebut dibayar tunai..” ucapku dengan lantangnya dan satu kali nafas, sambil mengggenggam erat tangan penguhulu yang ada dihadapanku ini..

“SAAAAHHHHHHH..” teriak semua orang didalam ruangan ini dengan lantangnya..

Sang penghulu dihadapanku ini sampai terkejut dibuatnya.. ya sekarang aku sedang melakukan salah satu prosesi pernikahanku dengan memeyku tercinta.. dan ini adalah acara yang paling skral dalam pernikahan kami.. ijab kabul..

“WUUUUUUUU… SANDI.. SANDI.. SANDI..” teriak semua penghuni pondok merah dan para sahabatku yang hadir diruangan ini.. lalu..

“RABI.. RABI.. RABI.. RABI.. (nikah.. nikah.. nikah.. nikah…)” lanjut mereka lagi dengan suara yang kompak..

“HUUUUUU….. YAAAAAAAAAAA…” ucap mereka.. ketika mengucapkan huuuuu, tangan mereka kedepan semua.. lalu ketika yaaaaaa.. tangan mereka diangkat keatas bersama.. assuuu.. lalu..

PROK.. PROK.. PROK..

Tepuk tangan yang sangat meriah dari teman – temanku yang gila ini.. bajingaann…

“HAHAHAHAHAHAHAHA..” dan mereka semua menutupnya dengan tawa yang begitu nyaringnya…

“tenang.. tenang.. waduhhh.. sayakan belum bertanya sah atau tidak..? kok semuanya sudah jawab sah aja sih..?” ucap penghulu itu sambil melepaskan genggamannya ditanganku dan langsung menggelengkan kepalanya..

“sabar pak.. sabar.. ini ujian pak.. sabar..” ucap surya menyeletuk dan sang penghulu pun makin dibuatnya mengerutkan kedua alisnya..

Dan aku pun bingung dengan situasi ini.. aku yang sudah tegang dari tadi.. sekarang malah makin bingung, karena penghulu belum memutuskan sudah sah atau belum pernikahanku ini… bajingaann..

“pak sudah sah belum saya ini..?” tanyaku dengan lugunya..

“ya sudahlah.. mau gimana lagi..? semuanya sudah bilang sah gitu..” ucap sang penghulu dengan cueknya..

“HOREEEEEEEEEE…..”

“SUDAH SAH.. SUDAH SAH.. SUDAH SAH.. SUDAH SAH.. ” teriak teman – temanku lalu bertepuk tangan lagi..

PROK.. PROK.. PROK..

“HAHAHAHAHAHA..”dan kembali tawa yang keras dari teman – temanku mebahana diruangan ini..

Cukkk.. rasa grogikupun langsung hilang seketika dan aku langsung merasakan kebahagiaan yang sangat luar biasa dan ga bisa diungkapkan dengan kata – kata.. aku pun tersenyum dengan senangnya..

“terimakasih pak.. terimakasih..” ucapku sambil meraih tangan pak penghulu lagi..

“oke.. oke.. sekarang tenang ya.. kita lanjutkan keprosesi selanjutnya..” ucap sang penghulu sambil menjabat tanganku lagi dan langsung melepaskannya..

“tolong mempelai wanita disuruh kemari..” ucap sang penghulu sambil menoleh kebelakang lalu melihat ku lagi..

Dan beberapa saat kemudian.. emery naila unna atau memeyku tercinta yang sekarang sudah sah menjadi istriku, masuk keruangan ini dengan memakai pakaian serba putih dan berkerudung putih..

Emery Naila Unna​

Cuukkk dia cantik sekali cuukkk.. bajingaannn.. aura pengantin sangat terlihat jelas diwajahnya.. dan wajah istri tercintaku ini sangat terlihat bahagia sekali ketika tadi sempat melirikku sebentar.. make up yang dipakainya pun sangat pas sekali dengan kulit diwajah manisnya.. dan memeyku berjalan sambil menunduk malu.. assuuu.. itu membuatku makin terpesona aja cuukkk.. kamu adalah anugerah terindah yang pernah kumiliki mey.. kamu cintaku dan kamu kesayanganku.. istriku tersayang.. memey..

Dan semua pandangan diruangan ini langsung tertuju kepada memeyku yang hari ini terlihat sangat mempesona sekali.. suasana pun langsung hening seketika..

Dan aku terus menatap wajah istriku ini sampai dia duduk disebelahku..

“woi.. woi.. biasa aja ngelihatnya..” ucap sang penghulu menegurku..

“cuukkk.. dia kan sudah sah jadi istriku pak.. masa aku ga boleh lihatin sih..” ucapku kepada sang penghulu..

“pandai kali kau menjawab.. kau tidak ingat tadi sebelum ijab kabul..? wajahmu itu seperti pantat ayam yang berkedut – kedut ketika mau dipotong..” ucap sang penghulu dengan cueknya..

Assuu’ig.. kalau bukan penghulu yang bicara begini, sudah kutempelkan parang dilehernya.. biar dia tau rasanya jadi ayam ketika mau dipotong.. bajingaannn..

“hahahahahaa..” dan semua orang langsung tertawa dengan kerasnya..

“tenang – tenang.. sekarang dilanjutkan lagi ya..” ucap pak penghulu sambil menulis sesuatu diatas meja didepan kami..

Dan kemudian, sang penghulu menyerahkan dua buku kecil kepada kami.. aku dan memey pun langsung menandatangani buku itu.. dan setelah selesai, acara dilanjutkan dengan nasehat – nasehat pernikahan dari sang penghulu dan para orang tua yang hadir..

Setelah itu acara dilanjutkan dengan memakai kan cincin pernikahan.. aku memasangkan cincin dijari manis mey sebelah kanan.. setelah itu aku memegang wajah istriku ini dan aku mencium keningnya..

CUUPPP..

Dan setelah itu gantian mey yang memasangkan cincin dijari manisku kemudian mey mencium punggung tanganku dengan lembutnya…

CUUPPP..

“cuittttt.. cuiitttt..” surya bersiul dengan nyaringnya..

“enak enak habis ini.. assuuu..” sahut yuda..

“IYAAAAAAAA..” teriak teman – temanku dengan kompaknya..

“HAHAHAHAHAHA..” dan kembali teman – temanku tertawa dengan nyaringnya..

Asssuu’ig.. berisik sekali mereka semua ini.. dan semua yang melihat tingkah teman – temanku hanya tersenyum saja..

Dan setelah itu.. merry pun dipanggil masuk lagi.. dan aku juga dibawa keruangan khusus untuk didandani dengan pakaian adat dipulau ini..

Cuukkk aku belum sempat untuk bersalam salaman dengan teman – temanku tadi cuukk..

Tapi mau gimana lagi.. mungkin nanti waktu dipelaminan aja aku bersalaman dengan mereka..

Dan untuk pernikahanku ini, begitu banyak prosesi yang harus kami lewati dalam acara ini.. dan itu sudah di mulai dari beberapa minggu yang lalu sampai hari ini..

Acara kami ini dimulai ketika semua keluarga besarku kerumah mas rendi untuk melamar.. istilah dipulau ini.. Nontoni, Nakokno dan Mbalesi..

Nontoni maksudnya adalah.. seluruh keluarga besarku datang kerumah mas rendi, untuk melihat perempuan yang akan menjadi calon menantu dikeluarga besarku.. walaupun secara secara garis besar, semua keluargaku telah mengenal memey.. tapi tetap saja.. mereka harus datang dan melihat calon menantu mereka karena ini salah satu rentetan acara yang harus dilalui..

Nakokno maksudnya adalah, menanyakan dan memberitahukan tujuan keluarga besar kami kepada keluarga calon mempelai wanita.. dan untuk acara ini, keluarga besar kami menyatukannya dengan acara lamaran.. karena didaerah tertentu acara nakokno dan lamaran itu dipisahkan..

Mbalesi maksudnya adalah, keluarga besar memey datang kerumah ku beberapa hari setelah acara nakokno dan lamaran.. tujuannya adalah untuk bersilaturahmi dan untuk mengungkapakan kesediaanya sebagai besan dikeluarga kami..

Dan acara lamaran kemarin yang disatukan dengan nakokno..keluarga besarku banyak membawa peningsetan atau suatu pengikat untuk hubungan kami berdua.. dan peningset itu berupa pakaian wanita, bahan makanan dan perhiasaan.. peningsetan ini pun merupakan suatu tanda, bahwa keluarga besarku dan keluarga besar mey sepakat untuk menjalin sebuah ikatan keluarga.. dan setelah acara peningsetan, dilanjutkan dengan mencari hari baik untuk pernikahan kami berdua.. para tetua pun membahas masalah ini bersama..

Dan setelah ditentukan hari baiknya.. dirumah keluarga mey atau dirumah mas rendi langsung berhias.. beberapa hari sebelum pernikahan kami, tarub atau tenda langsung dipasang.. begitu juga berbagai macam tumbuhan juga menghiasai rumah ini.. mulai pohon pisang, kelapa hijau, padi dan lain sebagainya, dipasang didepan pintu masuk.. tidak lupa juga dipasang janur kuning sebagai tanda berlangsungnya hajad pernikahan.. dan menurut para orang tua, semua itu adalah perlambang menuju kebaikan..

Dan selanjutnya sebelum pernikahan hari ini, kemarin juga diadakan acara siraman di dua tempat terpisah.. merry melakukan siraman dirumah mas rendi sementara aku melakukan siraman dirumah mbah ranajaya didesa jati bening.. kata orang tua lagi, acara ini diperuntukan untuk membersihkan diri secara rohani dan jasamani untuk menuju kehidupan baru yang akan kami lalui.. air yang dipakaipun, memakai air yang dicampur kembang tujuh rupa.. dan yang melakukan siraman untuk diriku pun orang – orang tua dari keluarga besarku..

Dan setelah acara siraman, acara dilanjutkan dengan walimahan dengan mengundang semua keluarga untuk melekan atau bergadang.. acara ini dimaksudkan untuk mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan esok hari agar tidak ada yang tertinggal untuk pernikahan besok..

Sedangkan dirumah mas rendi diadakan malam midodareni.. entah acara apa itu.. tadi eyang putri hanya mengucapkan itu kepadaku..

Dan tadi malam pada saat melekan.. semua keluarga pondok merah pun hadir didesa jati bening.. mulai dari mas pandu, mas arief, mas adam, mas wawan, mas bendu, bung toni, mas bobby, mas raimond, mas danis, mas akbar, mas rudi, kakanda alan, satria, yuda, aldo, surya, ilham, tigor dan dalle.. mas rendi dan rikky pun sempat hadir sebentar, lalu kembali untuk mempersiapkan acara dirumah mereka.. ketiga sahabatku dari pulau seberang pun hadir dimalam ini.. sila, kaco dan slamet..

Kami semua temu kangen malam ini dan reoni yang jarang – jarang terjadi ini pun sebagai ajang lepas kangen diantara kami.. dan malam ini pun teman – teman berpesta didepan rumah mbah ranajaya..

Dan selain teman – teman pondok merah.. dimeja – meja lain, tampak banyak sekali preman yang bermain judi dan berpesta minuman..

“kami segenap keluarga pondok merah mengucapkan..” ucap mas pandu sambil melirikku..

“SELAMAT MENEMPUH HIDUP BARU UNTUK SANDI..” teriak semua teman – temanku..

“HAHAHAHAHAHAHA.. JANCUUUKKK..” dan semua teman – temanku langsung tertawa dan memakiku..

“terimakasih – terimakasih..” ucapku sambil mengangguk dan tersenyum..

“ngehe.. ga nyangka gue kalau merry jadi istrimu san..” ucap mas wawan sambil tersenyum dan aku hanya tersenyum juga kepada mas wawan..

“iya wan.. lincah juga gerakan bajingan lendir satu ini.. assuuu..” sahut mas arief lalu meminum jatahnya.. dan yang menjadi bandar kali ini adalah bung toni..

“lincah dong.. bajing lendir..” ucap mas adam..

“cuukkk bajing..? hahahahaha.. assuuu..” ucap mas pandu lalu tertawa.. (bajing = tupai)

“hahahahaha..” dan semua temanku lalu tertawa bersama lagi..

“kapan kamu sama yuda diresmikan sur..?” tanya mas akbar sambil tersenyum..

“assuuu..” maki surya…

“nunggu sampean lulus dulu mas..” kata yuda sambil mengejek ke mas akbar..

“jiancoookkk..” maki mas akbar ke yuda..

“hahahahahaha..” surya dan yuda lalu tertawa bersama lalu tos bersama..

Suasana kekeluargaan dan kebersamaan sangat kental disini.. dan sudah lama kami tidak berkumpul serta minum bersama seperti ini..

“ade.. ko minum dulu..” ucap bung toni sambil menyerahkan segelas arak khas desa jati luhur yang dibawa ilham.. arak ini biasa diminum pada saat acara melekkan seperti saat ini didesa jati luhur dan desa jati bening..

“terimakasih kakak..” ucapku sambil mengambil gelas yang ada digenggaman bung toni..

“untuk teman – teman semua.. terimakasih untuk kehadirannya dimalam ini.. terimakasih untuk persaudaraan yang masih terjalin sampai detik ini dan sampai selamanya.. terimakasih juga untuk ketulusan hati sehingga bisa berkumpul lagi..” ucapku sambil menatap satu persatu temanku..

“saya hanya bisa mendoakan.. yang sudah mempunyai kekasih dan belum menikah, segera menikah.. yang belum dapat jodoh, segera dapat jodoh dan segera menikah juga.. yang belum lulus segera lulus.. dan semoga semua yang ada disini, dapat menggapai cita dan cintanya sesuai mimpinya..” ucapku sambil mengangkat tinggi gelasku..

“untuk cinta, untuk air mata, untuk duka, untuk bahagia, untuk persaudaraan dan untuk kita semua..” ucapku dan aku langsung meminum jatah minumanku kali ini..

Setelah itu aku menyerahkan gelasnya ke bung toni lagi..

“sandi.. sekali aja ya minumnya.. kalau kamu minum lagi, besok kuantar kamu kerumah sakit.. bukan kerumahnya merry..” ucap lek devi adek ibuku sambil melotot..

Cuukkk.. dan semua temanku langsung membuang wajahnya dan pura – pura tidak melihat kearahku.. assuuu..

“iya lek..” ucapku pelan..

“jangan malam – malam tidurnya, besok acaramu masih panjang..” giliran lek darmi adeknya ayahku yang mengomel..

“iya lek..” sahutku pelan lagi..

“jangan iya – iya aja..” ucap lek devi dan lek darmi dengan kompaknya dan sambil melotot kearahku..

Assuu’ig.. ngeri juga dua orang bibiku ini kalau marah..

“tenang mbak… nanti aku yang suruh sandi ga minum lagi terus nanti aku yang suruh dia tidur cepat..” ucap mas pandu dengn santainya lalu menghisap rokoknya..

“kamu itu ga bisa dipercaya ndu..” ucap lek darmi dan sekarang mas pandu yang dipelototinya..

“iya.. kamu itu sama aja ndu..” ucap lek devi ke mas pandu..

“cuukkk.. kok malah aku yang dimarahin san..” ucap mas pandu kepadaku dan aku hanya mengangkat kedua bahuku..

Dan semua teman – temanku pun menahan tawa mereka..

“sudah nduk.. nanti bapak aja yang suruh sandi masuk..” ucap mbah jati dari depan pintu dan mbah jati berdiri bersama eyang ranajaya.. lek devi dan lek darmi pun langsung terdiam dan masuk kedalam rumah..

Cuuukkk.. dan aku langsung menunduk sebentar lalu melihat kearah teman – temanku..

“aku masuk dulu ya.. dari pada besok aku diantar kerumah sakit..” ucapku pelan kepada teman – temanku dan mereka semua hanya mengangguk pelan..

Dan aku langsung masuk kedalam rumah untuk beristirahat.. sementara semua teman – temanku melanjutkan pestanya.. sebenarnya aku masih kangen dan masih ingin bergabung dengan teman – temanku ini.. tapi apa daya, mbah jati dan mbah ranajaya sudah melirikku.. cuuukkk,.. dari pada aku beneran diantar kerumah sakit, bisa bubar acara besok… hehehehe..

Pagi harinya atau tadi pagi.. iringan dari semua keluarga besarku dan para sahabatku, berangkat ke ibukota provinsi, untuk melakukan hajatan yang baru pertama kali dilakukan bagi cucu dikeluarga mbah jati atau pun eyang ranajaya..

Keluarga besarku melakukannya dengan sukacita.. dan acaraku ini, dipersiapkan secara besar – besaran oleh mbah jati dan eyang ranajaya.. walaupun terselip kesedihan karena tidak adanya sosok ayahku.. tapi semua keluarga ingin melakukan yang terbaik bagi cucu pertamanya ini..

Acara yang panjang ini pun dilanjutkan dengan pernikahan menurut agama yang baru saja kami lakukan yaitu ijab kabul.. dan setelah ijab kabul ini, aku dan memey didandani layaknya seorang raja dan permaisuri..

Dan acara prosesi puncak hajatan pernikahan kamipun, dimulai dengan acara temu manten..

Memey istriku tercinta terlihat sangat anggun dan sangat cantik sekali.. dan istriku ini memakai atasan kebaya dan kain jarik untuk bawahan.. rambutnya pun disanggul dengan indahnya.. senyum yang sangat meruntuhkan hatiku pun terus tersungging diwajah istriku ini..

Kamipun saling berhadapan dengan dipandu MC dan iringan gamelan dari pulau ini.. satu persatu ritualpun kami lakukan.. dan dimulai dengan,

Acara pertama yaitu melempar gantal (daun sirih yang diikat benang..) aku melemparkan gantal itu kearah dada memey yang menyimbollkan aku telah merebut hatinya.. dan memey melemparkan gantal yang ada digenggamannya kelututku, sebagai tanda dia berbakti kepada suaminya tercinta ini.. kami melakukannya dengan saling tatap lalu tersenyum bahagia.. cuukkk.. bisa ngga langsung keacara puncaknya saja..? aku mau kekamar sama istriku yang cantik ini.. aku sudah ga kuat lihat senyum manisnya dari tadi.. assuuuu..

Acara kedua yaitu menginjak telur.. itu sebagai simbol agar kami segera mempunyai keturunan setelah hubungan kami disahkan ini.. dan setelah menginjak telur, memey kemudian berlutut dan memasuh kakiku yang habis menginjak telur tadi.. memey membasuh menggunakan kendi yang telah terisi air.. tangannya yang lembut membersihkan kaki kananku dengan sangat telaten cuukkk..

Acara ketiga yaitu sinduran.. aku dan memey berdiri berdampingan lalu diselimuti kain merah dan putih lalu ditarik oleh om agus sebagai pengganti ayah memey.. kami ditarik menuju pelaminan oleh om agus.. dan kami diselimuti kain merah dan putih ini, bertujuan agar mempunyai keberanian dan semangat dalam mengarungi hidup berumah tangga kelak.. kami bertiga berjalan dengan sangat pelan dan mengikuti iringan music gamelan yang bersahut – sahutan dengan merdunya.. dan setelah sampai diatas pelaminan, om agus melepaskan kain yang menyelimuti kami dan om agus langsung duduk dikursi pelaminan kami..

Acara kelima yaitu bobot timang.. aku dan memey diarahkan oleh MC dan seorang asistennya untuk duduk diatas paha om agus.. kami berdua duduk membelakangi om agus dan sekarang kami berdua dipangku dipaha om agus.. aku dipaha kanan dan memey dipaha kiri.. kemudian mamah ira, ibu mas rendi naik keatas panggung dan berdialok dengan ayah mas rendi.. beliau bertanya siapa kah yang paling berat diantara kami berdua..? om agus menjawabnya beratnya sama.. itu menyimbolkan, bahwa kasih sayang kedua orang tua kami ini, sama kepada kami berdua dan tidak membedakannya satu sama lain.. setelah itu kami berdua berdiri lagi dan om agus juga berdiri.. lalu beliau mendudukan aku dan memey dikursi pelaminan..

Acara kelima minum degan.. air kelapa muda yang telah disiapkan, diminum oleh ayah mas rendi kemudian dilanjut dengan mamah ira.. setelah itu baru aku dan memey meminumnya bergantian.. air kelapa ini disimbolkan sebagai air suci dan untuk membersihkan didalam diri semua keluarga ini..

Acara keenam yaitu kacar kucur.. aku memegang sebuah wadah kain yang berisi uang logam, beras dan biji – bijian.. kemudian aku menumpahkan wadah yang aku pegang ini ke wadah yang dipegang oleh memey.. ini menyimbolkan bahwa aku siap memberikan nafkah bagi keluargaku..

Acara yang ketujuh yaitu dulangan.. sepiring nasipun disiapkan untuk kami berdua.. kemudian aku menyuapi memey dan memeypun menyuapai aku.. ini menyimbolkan bahwa kami siap saling tolong – menolong dan saling mengisi dalam berumah tangga kelak..

Dan acara terakhir yaitu acara sungkeman..

Semua acara yang panjang ini ditutup dengan prosesi sungkeman.. ibu, mbah jati, mbah putri, eyang ranajaya dan eyang putri bergantian naik keatas pelaminan.. begitu juga om agus dan mamah ira serta nenek dan kakek memey..

Ibuku pun duduk diatas sebuah kursi.. aku pun langsung jongkok lalu berjalan dengan posisi berjongkok mendekati kursi tempat ibuku duduk.. dan setelah itu, aku berlutut dihadapan ibuku ini.. wajah ibuku terlihat bahagia sekali.. tapi dibalik kebahagiaan itu, terselip kesedihan yang amat dalam.. aku tau ibu sangat bahagia dengan pernikahanku ini, tapi ibu juga bersedih karena ibu duduk dikursi ini seorang diri.. tidak ada sosok ayah yang mendampingi ibu..

Akupun langsung meraih tangan ibuku dan mencium punggung tangan ibu dengan derain air mataku.. cuuukkkk.. ini salah satu momen terjancukku cuukkk.. senang, sedih dan bahagia menjadi satu di air mataku ini.. aku tau ibu mencoba tegar dengan kesendiriannya ini, tapi aku anaknya cuukkk.. aku bisa merasakan tangis sedih didalam hati ibu..

Dan aku juga merasa sangat ada yang kurang didalam pernikahan ini, sama seperti yang ibu rasakan.. sosok ayah yang aku banggakan tidak bisa mendampingiku dihari yang sangat sakral ini..

Tapi aku merasa, walaupun sudah berbeda alam.. ayah pasti hadir diruangan ini dan pasti sedang berbahagia juga..

Dan setelah aku mencium tangan ibu, ibu langsung memegang pundakku dan langsung memelukku.. tangis harupun langsung pecah ketika aku memeluk ibu.. kami berpelukan dan menangis cukup lama.. lalu ibu membisikkan kata – kata nasehat kepadaku..

“nak.. sandi sekarang hidup tidak sendiri lagi.. sandi telah menjadi seorang suami bagi seorang wanita yang sangat baik.. jadilah laki – laki yang penuh tanggung jawab, penuh kasih sayang dan penuh cinta.. jadikan istrimu sebagai bagian hidupmu dan jangan dijadikan sebagai beban hidupmu.. sandi akan menjadi laki – laki yang sangat luar biasa, ketika sandi bisa menjadi kepala keluarga yang baik.. ingat nak, jadikan rumahmu sebagai surgamu.. ketika itu terwujud, maka sandi akan menikmati keindahan dunia ini dan itu akan menjadi bekal dikehidupan abadi nanti..” ucap ibuku sambil merangkulku dan membisiku dengan bibir yang bergetar..

Cuuukkk.. dan aku hanya bisa menggangguk sambil merangkul ibuku dengan eratnya..

Dan setelah itu, ibu melepaskan pelukannya sambil memegang wajahku.. ibu mencium kedua pipiku dan keningku..

“jangan kecewakan ibu dan ayah ya nak..” ucap ibuku sambil menatapku dengan tetesan air matanya..

“iya bu.. sandi janji..” ucapku lalu aku meraih kedua tangan ibuku dan aku menggengamnya diatas paha ibuku..

“terimakasih sudah melahirkan dan mendidik sandi sampai sekarang ini bu.. sandi sangat berbahagia terlahir dikeluarga yang penuh kasih sayang seperti ini.. dan sandi berjanji, sandi akan menjadi suami yang baik dan sandi akan mendidik anak – anak sandi kelak.. seperti ayah menyayangi ibu.. seperti ayah dan ibu mendidik sandi..”

“sandi mohon maaf kalau selama ini sandi selalu menyusahkan ayah dan ibu.. sandi juga mohon maaf karena sandi belum bisa menjadi anak yang baik..”

“sandi tau, sandi tidak bisa membalas semua yang ayah dan ibu berikan selama ini.. kasih sayang, cinta dan perhatian yang sangat tulus itu tidak akan bisa sandi membalasnya..”

“sandi hanya bisa memohon kepada sang pencipta.. semoga ibu diberikan kesehatan dan umur yang panjang, sehingga ibu bisa menimang dan bisa melihat anak sandi tumbuh dewasa kelak bu..” ucapku sambil meneteskan air mataku lalu mencium tangan ibu lagi..

“ibu tidak pernah meminta balasan apapun dari sandi nak.. itu semua kami lakukan, agar sandi bisa menerapkan kepada keluarga yang akan sandi bina ini..” ucap ibuku sambil membelai rambutku..

“terimakasih bu.. terimakasih..” ucapku sambil terus menunduk dan mencium tangan lembut ibuku..

Ibuku lalu memegang wajahku lagi dan mencium keningku..

CUUPPP..

“ibu bangga sama sandi nak..” ucap ibuku sambil tersenyum dan air mata masih menetes dipipi ibuku..

Dan setelah itu aku pun mengeser tubuhku.. sekarang giliran memey yang bersimpuh dan berlutut dihadapan ibuku.. merry lalu meraih tangan ibuku dan menciumnya.. lalu ibuku mengangkat pundak merry dan langsung memeluknya.. tangis pun kembali pecah, kedua wanita yang sangat kusayangi ini menangis sesenggukan..

Cuuukkk.. aku merasakan kesedihan memeyku cukk.. aku yang kehilangan ayahku saja sedih seperti ini, apalagi memeyku.. dia pasti sangat merindukan kedua orang tuanya, apa lagi disaat yang sangat penting bagi hidupnya seperti saat ini..

“terimakasih telah bersedia menjadi pasangan hidup sandi nak..” ucap ibuku sambil mengelus punggung merry dengan lembutnya..

“ibu yakin, mey akan menjadi wanita yang sanggup menaklukkan kerasnya sifat sandi.. dan ibu juga yakin, mey juga bisa menjadi penyeimbang dikeluarga yang akan kalian bina ini..”

“ibu tau sandi itu laki – laki yang kuat, dan sekarang kelemahan sandi itu ada disini..” ucap ibuku sambil memegang dada mey..

“dan mey juga pasti tau kan nak, dibalik laki – laki yang kuat itu, pasti ada seorang wanita yang hebat..”

“mey adalah seorang wanita yang sangat hebat, wanita yang penuh kasih sayang dan wanita yang penuh dengan cinta..”

“dan ibu yakin seyakin – yakinnya.. kekuatan cinta kalian, akan menghasilkan keturunan yang hebat – hebat..” ucap ibuku sambil meneteskan air matanya dan langsung mengecup kening mey..

CUUPPP..

“terimakasih bu.. terimakasih telah menerima mey sebagai putri ibu.. dan sekarang, ijinkan mey mendampingi mas sandi untuk mengarungi bahtera rumah tangga ini.. mey tau, mey ga akan bisa menandingi rasa sayang dan cinta ibu ke mas sandi.. tapi mey janji, mey akan menjadi istri yang baik buat mas sandi.. dan mey janji, mey akan mencurahkan semua kasih sayang dan cinta yang mey miliki untuk keluarga ini.. mey sayang sama ibu, adek anna, adek ita dan mas sandi..” ucap mey lalu mencium tangan ibuku lagi..

Dan setelah itu ibu memeluk mey lagi lalu melepaskannya..

Dan sekarang aku berjalan jongkok lagi kearah om agus dan mamah ira.. dan setelah sampai dihadapan om agus, aku langsung meraih tangan beliau dan menciumnya..

Om agus lalu memegang pundakku dan langsung memelukku..

Cuukkk.. kembali aku merasakan pelukan dari om agus ini seperti aku memeluk ayahku cuukkk.. aku lalu memejamkan mataku sejenak..

“hai mas..” ucap seseorang yang sangat aku rindukan saat ini..

“ayah..” ucapku sambil memeluk sosok yang ada dihadapanku ini..

“selamat ya nak.. semoga sandi bisa menjadi kepala keluarga yang baik..” ucap ayahku sambil menepuk pundakku pelan..

“terimakasih yah.. terimakasih sudah hadir diacara ini..” ucapku dengan mata yang berkaca – kaca dan tetap memeluk sosok yang ada dihadapanku ini..

“nak.. jadikan keluarga kecilmu ini sebagai surgamu.. jadikan sebagai tempat untuk berbagi.. jadikan tempat untuk berbahagia dan jadikan tempat untuk segalanya..”

“jangan ada amarah ketika sudah berkumpul dengan keluarga dan tinggalkan semua masalah ketika sudah masuk kedalam rumah..”

“ingat nak.. kebahagiaan dan keindahan dunia ini berasal dari rumah.. kalau keluargamu bahagia, kamu akan menikmati keindahan dunia ini.. tapi kalau keluargamu menderita.. kamu akan merasakan pahitnya hidup dunia ini..”

“kekayaan material didunia ini tidak ada apa – apanya nak.. senyum dari keluarga terkasihlah kekayaan yang sebenanrnya..” ucap ayahku dengan lembutnya..

“terimakasih yah.. terimakasih.. ayah sudah memberikan contoh yang terbaik bagi sandi..”

“tapi sandi tidak akan bisa seperti ayah, sandi hanya bisa berjanji.. sandi akan menjaga semua keluarga sandi dengan rasa sayang dan cinta yang sandi miliki yah..”

“terimakasih untuk segalanya yah..” ucapku sambil memeluk erat ayahku.. lalu perlahan aku membuka mataku..

“nak.. papah hanya berpesan.. jadilah laki – laki yang sejati dikeluargamu.. cintai keluargamu dengan sepenuh hatimu..” tiba – tiba suara ayah berubah menjadi suara om agus.. dan om agus sekarang telah menjadi papahku..

“kalau suatu saat sandi kecewa dengan putri ayah, jangan pernah sekalipun sandi membentaknya atau bahkan bermain fisik dengannya.. papah hanya memohon, hubungi papah.. papah akan menjemput putri papah hari itu juga..” ucap papah egi sambil memelukku dengan erat dan dengan bibir yang bergetar..

“pah.. sandi janji, sandi akan menjadi laki – laki terbaik untuk putri papah.. sandi sangat mencintai putri papah.. sandi akan menjaganya sebaik mungkin putri papah itu.. dan putri papah hanya bisa kembali kepangkuan papah, kalau sandi telah dipanggil sang pencipta pah.. dan selama nyawa ini ada didalam tubuh sandi.. hanya ada cinta dan sayang untuk putri papah..” ucapku dengan bibir yang bergetar..

“iya nak.. papah percaya kepadamu..” ucap papah egi dan langsung melepaskan pelukannya lalu beliau mencium keningku..

Dan setelah itu, aku bersimpuh dilutut mamah ira lalu mamah ira langsung memelukku juga..

“nak.. merry adalah bidadari dirumah kami dan mamah percaya, sandi bisa menjaga bidadari kami dengan cinta sandi..” ucap mamah ira sambil memelukku lalu melepaskan pelukanku dan mencium keningku juga..

“terimakasih atas kepercayaan mamah kepada sandi.. sandi akan menjaga sebaik mungkin kepercayaan mamah kepada sandi.. terimakasih atas restunya mah..” ucapku lalu mencium tangan beliau dan bergeser kesebelahnya..

“hay putri papah..” ucap papah egi ketika memey bersimpuh dilutut papah egi..

“papah.. hikss.. hiksss..” ucap merry lalu menangis sesenggukan..

Dan papah egi langsung memeluk memey dengan eratnya..

“ga terasa kamu sudah dewasa sekarang nak.. padahal baru kemarin papah merasa memey menangis minta belikan boneka.. sekarang malah sudah menjadi gadis dan menjadi pengantin..” ucap papah egi dengan mata yang berkaca – kaca..

“hikss.. hikss.. papah..” ucap memey dengan tangis sesenggukan..

“jangan menangis sayang.. memey sekarang telah menjadi seorang istri, memey harus menjadi wanita yang tangguh dan wanita yang hebat.. jangan menjadi memey yang manja ya nak..” ucap papah egi menenangkan memey..

“iya pah.. hikss.. hikss…”

“terimakasih atas sayang dan cinta papah selama ini.. dan itu akan menjadi bekal memey untuk keluarga memey nanti pah.. hikss.. hikss..” ucap memey sambil menangis..

“tersenyumlah nak.. karena senyummu akan membuat papah iklas melepaskanmu bersama keluarga barumu..” ucap papah egi sambil melepaskan pelukannya dan memegang wajah memey.. dan memey hanya mengangguk lalu tersenyum dengan tetesan air mata yang terus mengalir..

Papah egi kemudian mengecup kening memey.. dan setelah itu memey bergeser dan bersimpuh dihadapan mamah ira..

“hay bidadari mamah yang cantik..” ucap mamah ira sambil memegang pundak memey lalu mengangkatnya dan memeluknya..

“mamah.. hikss.. hikss…” ucap memey..

“jangan menangis sayang.. bener kata papahmu tadi.. kalau memey menangis, kami jadi berat melepaskanmu..” ucap mamah ira sambil mengelus punggung memey..

“iya mah..” ucap memey sambil membersihkan air matanya.. lalu mamah ira melepaskan pelukannya dan menatap wajah memey..

“berikan senyum, cinta dan sayang kepada keluargamu ya nak.. karena senyum seorang istri adalah segalanya bagi seorang suami..” ucap mamah ira lalu mencium kening merry..

Dan setelah sungkem dengan orang tua kami, kami pun berganti sungkem dengan mbah jati, mbah putri, eyang ranajaya, eyang putri serta kakek dan nenek memey.. nasehat – nasehat dari beliau semua kami terima dengan air mata kebahagiaan.. dan setelah itu, gantian semua keluarga besarku serta keluarga memey yang kami datangi dan meminta restu kepada mereka semua..

Lalu acara dilanjutkan dengan foto – foto bersama keluarga besar kami.. dan setelah itu, aku dan memey duduk dipelaminan untuk menerima tamu yang akan memberikan kami ucapan..

Banyak sekali tamu – tamu yang hadir diacara kami ini.. pejabat pemerintahan, petinggi militer dan orang – orang penting kenalan keluarga besar kami.. tidak ketinggalan, pak tito pun hadir diacara kami..

Dan sekarang, giliran keluarga besar pondok merah dari berbagai generasi yang hadir diacara ini dan memberikan kami selamat bergantian..

Om nawi, om totok, dan pak tomo bersama pasangan masing – masing, bergantian memberikan kami selamat..

Mas daud, mas jalal, mas edwin, bang arman dan bang andre juga datang bersama pasangan masing – masing..

Bang ucok, daeng betta, mas wagiyo, bang ance, mas ramos, kang ujang dan bli oka juga tidak ketinggalan..

Mas pandu, mas arief, mas adam, mas wawan, mas bendu, bung toni, mas bobby, mas raimond, mas danis, mas akbar, mas rudi, kakanda alan, satria, yuda, surya, ilham, tigor, dalle dan rikky serta mira menyusul dibelakangnya..

“selamat san..” ucap mas pandu sambil memelukku..

“terimakasih mas..” ucapku sambil tersenyum bahagia..

“nona.. ko cantik sekali e..” ucap bung toni kepada memey..

“istri siapa dulu kakak..?” ucapku sambil tersenyum..

“cukimai ko ade.. ko beruntung sekali e..” ucap bung toni lalu memelukku..

“hehehehe..” ucapku sambil tertawa dan memeluk bung toni..

Lalu satu persatu mereka semua memelukku bergantian..

“san.. nanti kamu ceritain ya malam pertama bagaimana..” ucap surya membisiki aku..

“kenapa..? kamu mau coba sama yuda..” ucapku sambil melirik yuda..

“assuuu.. normal aku cookk.. normal..” ucap surya menggerutu..

“santai aja sur.. walaupun berbeda lubang, yang penting kasih sayangnya..” ucapku pelan..

“matamu..” ucap surya..

“hehehehe..” ucapku sambil tertawa..

Dan setelah keluarga pondok merah.. giliran tiga sahabatku dari pulau seberang, sila kaco dan slamet naik dan memberikan aku selamat..

Lalu setelah itu, giliran mas rendi dan gabby yang memberikan selamat kepadaku..

“selamat san..” ucap mas rendi..

“terimakasih mas..” ucapku sambil memeluk mas rendi.. lalu setelah itu mas rendi juga memeluk memey..

Dan gebby yang sekarang memelukku dengan perut buncitnya..

“san.. dedek bayinya mau kenalan loh.. hihihihi..” ucap gabby memibisiki aku dan menggodaku sambil memegang perutnya yang sudah sangat besar itu..

“apasih kamu itu gab..” ucapku sambil melotot..

“hihihihihii..” ucap gebby sambil tertawa dan masih memelukku..

“gabby kamu goda wawangku ya..?” cap memey sambil merangkul mas rendi..

“eh yang sopan ya..? panggil aku kakak ipar..” ucap gabby sambil merangkulku juga..

“mas.. gabby itu loh..” ucap memey kepada mas rendi dan mas rendi hanya tersenyum saja..

“udah ah.. ayo mas ren, dedenya kangen sama papahnya..” ucap gabby sambil melepaskan rangkulannya di aku dan langsung menggelendot ditangan mas rendi..

“dasar genit..” ucap memey sambil pura – pura meraju..

“biarin wee… makanya cepat – cepat buat dede sana..” ucap gabby dengan cueknya lalu menarik tangan mas rendi..

“ihhhh..” ucap memey sambil mencubit manja gabby..

“hihihihihi..” ucap gabby lalu tertawa dengan cueknya..

Dan setelah mas rendi dan gabby turun.. giliran lia, aldo, ibunya lia, amel dan suaminya yang naik kepelaminan..

“selamat ya san..” ucap lia sambil menyalami aku lalu memelukku..

“terimakasih ya’..” ucapku sambil membalas pelukan lia..

“oh iya.. salam dari tiara.. dia minta maaf ga bisa hadir, hari ini dia dan suaminya pindah kekota daeng..” ucap lia lalu melepaskan pelukannya..

“loh.. kenapa wulan pindah ya’..? apa dia ada masalah dipemerintahan..?” tanyaku..

“engga ada masalah.. Cuma suaminya naik jabatan dan dipindahkan kesana.. makanya tiara ikut pindah kesana..” ucap lia sambil tersenyum yang…. assudahlah..

Dan setelah itu, lia lalu menyalami memey dan memeluknya juga..

“selamat san..” ucap aldo dihadapanku dan langsung memelukku..

“terimakasih do.. kamu kapan nyusul..?” tanyaku sambil membalas pelukan aldo..

“rencananya tiga bulan lagi.. hehehehehe..” ucap aldo sambil melepaskan pelukannya dan tersenyum kepadaku..

“assuu’ig.. cepat juga gerakanmu ya..” ucapku sambil meninju pelan dada aldo..

“hehehehehe..” aldo hanya tertawa saja..

Lalu giliran ibu lia yang menyalami aku dan memelukku juga.. setelah itu amel yang langsung memelukku..

“yayang pur.. aku hamil loh..” ucap amel berbisik ditelingaku..

“cuukkkk.. selamat ya mel..” ucapku ke amel..

“kamu ga mau kenalan sama dede bayinya..? hihihihihihi..” ucap amel sambil tertawa manja..

Wuuuuu.. rusak.. dua orang wanita hamil menggodaku hari ini cuukkkk.. assuuu.. kalau aku ga kuat, sudah kuajak trisome ini amel sama gebby.. bajingaannn..

“kamu itu mel..” ucapku melotot..

“hihihiihii.. kak merry..” ucap amel lalu melepaskan pelukannya dan langsung memeluk memeyku tersayang..

Lalu setelah suami amel menyalami aku.. mereka semua langsung turun dari pelaminan..

Setelah itu.. giliran ibu damayanti bersama suaminya yang menyalami aku dan memey.. bu damayanti memelukku dengan lembut kemudian melepaskannya.. lalu giliran memey yang dipeluknya sambil mengucapkan selamat.. suaminya pun bersalaman dengan ku dan memey.. setelah itu mereka berdua turun dari pelaminan..

Dan sekarang.. ada lima orang tamu yang aku tidak mengenalnya sama sekali.. dua orang tua, satu perempuan seusia diriku beserta adeknya dan seorang laki – laki muda dengan tatap guaatelnya..

Mereka berlima berjalan mendekati aku.. dan salah satu orang tua langsung menyalami aku dan memelukku..

“selamat le.. akhirnya setelah cita – citamu tercapai, cintamu juga tergapai.. hehehe..” ucap laki – laki tua itu dan suaranya tidak asing ditelingaku..

“cuuuukk.. simbah..?” ucapku sambil aku memeluknya dan aku langsung melepaskannya lalu menatap wajahnya..

“hehehehehe..” dan simbah hanya tertawa..

“terimakasih mbah..” ucapku sambil tersenyum dan simbah langsung berlalu dari hadapanku dan bersalaman dengan memey..

Dan seorang laki – laki tua lainnya langsung memelukku juga..

“sampean pasti siaki ‘sesuatu’..” ucapku sambil membalas pelukannya..

“hehehehe.. selamat ya le..” ucap siaki sambil tertawa lalu melepaskan pelukannya lalu berlalu juga dan menyalami merry disebelahku..

“hai san..” ucap seorang wanita dibelakangnya kepadaku..

“gadis..” ucapku kepadanya dan dia hanya tersenyum kepadaku lalu menyalami aku..

“saatnya kamu menikmati kebahagiaanmu san.. dan aku harap kamu ga segila dulu lagi.. cintailah wanita disebelahmu ini, karena kalau sekali saja kamu bermain gila dengan keluargaku ini.. karma yang lebih gila akan mendatangi kamu dan keturunanmu..” ucap gadis lalu tersenyum dengan misterinya..

Cuukkk.. maksudnya apa..? memey keluarga gadis..? keluarga dari mana..? apa karena mereka sama – sama memiliki mata hijau..? ah.. gila.. ini gila cuukkk.. assuuu..

Lalu gadis pun mendatangi memey dan langsung memeluk memey.. terlihat wajah memey kebingungan dan langsung melirikku.. tapi tidak lama kemudian, memey membalas pelukan gadis dan mata memey berkaca – kaca.. tidak ada ucapan sedikitpun diantara mereka berdua.. mereka hanya berpelukan dengan mata yang berair.. asssuuu..

Dan setelah itu giliran wanita muda yang menyalami aku sambil tersenyum kepadaku..

“mas sandi.. selamat ya..” ucap wanita itu lalu meraih tanganku dan mencium punggung tanganku..

“tia..” ucapku dan dia hanya tersenyum setelah mencium tanganku.. lalu dia pun bergeser dan menyalami merry juga..

“hai bang..” ucap laki – laki muda dibelakang tia dan ketika dia mau memelukku aku memundurkan tubuhku..

“jago…” ucapku sambil menatap wajahnya yang guuaatel itu..

“assuuuu.. kamu ga mau peluk aku bang..?” ucapnya sambil melotot..

“siapa yang mau meluk…” ucapku terpotong dan jago langsung memelukku..

“bangsaattt.. kamu masih berpikir aku ini peliharaanmu yang ngguaateli itu..” ucap jago sambil membisiki aku dan memelukku..

“cuukkkk.. akhirnya aku meluk mahluk yang hidup diselangkangan cuuukkk..” ucapku sambil membalas pelukan jago..

“mulutmu bang.. kupejuhin nanti kamu..” ucap jago pelan..

“jangan ngomong kamu go.. jijik aku dengarnya..” ucapku pelan..

“assu kamu bang..” ucap jago sambil melepaskan pelukannya lalu membisiku aku..

“bang.. boleh aku gabung sama kamu malam ini gak..? aku mau merasakan betinanya merry yang cantik ini.. hehehehehe..” ucap jago dengan pelan dan kelihatannya dia mau mengejekku..

“jangan go.. kasihan merry.. masa malam pertama dia ga puas..” ucapku sambil membisiki jago..

“maksudmu apa bang..? aku ini jago bang.. besar, kuat, berurat dan tahan lama..” ucap jago dengan sombongnya..

“elehh.. pengakuanmu aja itu go.. tadi bilangnya gadis, punyamu baru dilihatin aja sudah crott..” ucapku sambil tersenyum mengejek..

“bangsaattt.. masa gadis bilang begitu bang..? dia loh kemarin sampai kubuat lemas..” ucap jago pelan sambil melotot..

“eleh pengakuanmu aja itu go..” ucapku dengan tatapan yang mengejek..

“assuuu.. ntar ya bang.. aku buktikan sama kamu.. kubuat gadis ga bangun tiga hari..” ucap jago yang tidak terima dengan ucapanku lalu dia diam..

“go enak ya..?” ucapku sambil memainkan kedua alisku..

“maksudmu apa bang..? maksudmu setelah kamu pakai, enak atau ga..? gitu kah..?” ucap jago dengan mata yang masih melotot..

Dan aku hanya tersenyum mengejek lagi…

“cuuukk.. bajingan laknat kamu itu bang..” ucap jago mengomel dan jago berlalu dari hadapanku dan langsung turun dari panggung.. tiba – tiba jago berbalik dan naik lagi kepanggung pelaminan..

“kenapa go..?” tanyaku..

“aku belum salaman sama merry..” ucap jago lalu bersalaman dengan merry yang bingung dengan tingkah jago.. setelah itu jago pun berbalik lagi..

“go..” panggilku pelan..

“apa bang..?” tanya jago sambil menoleh kearahku..

“perlu bantuanku kah..?” ucapku dan lagi – lagi aku tersenyum mengejek kepadanya..

“mulutmu bang..” ucap jago mengomel lalu turun dari panggung sambil terus menggerutu.. hehehehehe…

“siapa mereka mas..?” ucap memey sambil membisiki aku..

“loh kok panggil mas..?” ucapku kepada memey..

“ihh.. kebiasaan, ditanya malah tanya balik..” ucap memey lalu mencubitku pelan..

“hehehehehe..” dan aku hanya tertawa sambil memegang tangan memey yang mencubitku..

“jawab mas..” ucap memey dengan manjanya..

“nanti aja aku cerita ya sayang..” ucapku sambil meremas lembut tangan memey..

“cerita loh ya mas..” ucap memey sambil tersenyum kepadaku..

“emang kenapasih..? kok penasaran banget..” ucapku..

“wanita yang meluk aku tadi itu mas.. aku seperti mempunyai ikatan batin dengan dia.. walaupun aku ga kenal sama dia, tapi waktu memeluknya.. kami seperti keluarga yang lama terpisah..” ucap memey dengan wajah yang sangat serius sekali..

Cuukkk.. beneran ini kelihatannya.. memey ini keluarga gadis cuukkk.. assuuu..

“ohh..gitu ya..? iya sudah nanti aku ceritain ya..” ucapku sambil membelai rambut istriku tercinta ini..

Dan setelah acara yang panjang dan melelahkan ini, kami pun beristirahat.. dan malam hari setelah acara ini bubar dan tamu – tamu sudah pulang.. aku dan memey pun masuk kekamar..

Cuukkk.. aku lelah sekali hari ini cuukkk..

Dan aku langsung merebahkan diri diatas kasur yang telah dihiasi ini.. dan memey langsung membuka pakaian pengantinnya dan masuk kedalam kamar mandi.. aku pun tidak terlalu memperhatikannya ketika dia masuk kekamar mandi tadi.. aku hanya meliriknya sebentar sambil tiduran lalu aku menatap langit – langit kamar.. dan lelahku terbayar lunas ketika melihat memey keluar dari kamar mandi memakai kimono.. dia kelihatan tambah segar dan cantik sekali setelah mandi cuukkk.. asuuu..

“mandi dulu mas..” ucap merry kepadaku yang berdiri didekat kasur..

“loh kok mandi sendiri sih mey..?” ucapku dengan manjanya lalu aku duduk ditepi kasur..

“maunya..?” ucap mey menunduk dihadapanku..

“mandi sama – sama lah..” ucapku sambil tersenyum..

“hihihihi.. siapa suruh tadi ga nyusul..” ucap memey sambil memencet hidungku lalu berdiri dan berbalik..

Aku lalu meraih perut memey dari belakang dan menariknya sampai memey duduk dipangkuanku.. aku lalu memeluk istriku ini dari belakang dan aku langsung mengecup leher samping memey..

Cuukkk aroma tubuhnya wangi sekali cuukkkk.. asssuu..

“ihhhh.. mandi dulu mas..” ucap memey sambil memegang tanganku yang memeluk perutnya..

“ngga ah.. kalau aku ga dimandiin, aku ga mau..” ucapku sambil memasukkan tanganku kedalam kimono memey dan meraba perut seksinya..

“iihhh.. mas ini loh..” ucap memey kegelian ketika perutnya aku raba.. dan memey langsung menoleh kearah wajahku disamping wajahnya.. dan..

CUUUPPP..

Aku mengecup lembut bibir istriku..

“mandi dulu nah mas..” ucap memey dengan manjanya setelah aku mengecup bibirnya tadi..

“mandiin ya sayang..” ucapku sambil menaikkan rabaan diperutnya keatas, sampai menyentuh gundukan buah dadanya yang tidak memakai bra itu..

“heemmmm..” memey mendesah pelan ketika aku meremas pelan buah dadanya yang kenyal itu..

Matanya sempat terpejam sejenak dengan wajah yang agak memerah.. cuukkk ekspresinya cantik banget cuukkk..

Dan perlahan memey yang memunggungi aku, langsung menggeser tubuhnya dan duduk menyamping sambil tetap duduk dipangkuanku.. lalu memey pun merangkul leherku dan menatap wajahku dengan lembutnya..

Aku menahan punggung memey dengan tangan kiriku sementara tangan kananku menyelinap lagi dibalik kimononya..

Wajah kami pun saling berdekatan lalu..

CUUPPP..

Memey pun mengecup bibirku dengan lembutnya..

Lalu setelah itu, memey menempelkan keningnya dikeningku sambil tetap merangkulku..

“terimakasih ya mas..” ucap memey sambil tersenyum manis kepadaku..

“terimakasih untuk apa mey..?” ucapku sambil tetap kening kami bersentuhan..

“terimakasih untuk kebahagiaan hari ini..” ucap mey dengan bibir yang bergetar..

Akupun langsung mengangkat tangan kananku dari balik kimono mey dan memeluk tubuh istriku ini..

“mey.. kalau kamu yang sebahagia ini mengucapkan terimakasih, aku harus ucapin apa..? aku bukan hanya bahagia hari ini mey.. tapi juga aku merasakan semua nikmat dan indahnya yang diberikan sang pencipta kepadaku mey..” ucapku sambil tetap menempelkan keningku dikening memey..

Dan memey tidak membalas ucapanku.. dia hanya mendekatkan bibirnya kebibirku lalu aku mencium bibir memey dengan lembutnya..

CUUPPP.. CUUPPP.. MUACCHHHH…

Bibir kami saling bersentuhan dan saling mengulum dengan pelan dan sangat lembut..

Hemmm… hemmm… hemmm..

Bibir kami sama – sama basah ketika saling mengulum.. aku dan memey saling menikmati kuluman bibir kami ini.. aku mengulum bibir atas memey dan memey mengulum bibir bawahku…

Hemmm… hemmm… hemmm..

Disela kulumanku, aku memainkan lidahku dengan sedikit menjilat bibir atas memey yang ada disela – sela bibirku..

Hemmm… hemmm… hemmm..

Aku lalu menurunkan kulumanku dibibir bawah memey dan memey langsung mengulum bibir atasku..

Hemmm… hemmm… hemmm..

Dan aku langsung menggigit pelan bibir bawah memey lalu melepaskannya..

Ahhhh…..

Lalu kami berpandangan dengan lembutnya..

“aku sayang kamu mey..” ucapku.. lalu..

CUUPPP..

Aku mengecup pelan bibir mey dan memandang wajah mey lagi..

“mey juga sayang mas wawang..” ucap memey.. lalu..

CUUPPP..

Memey juga mengecup lembut bibirku..

“mandi dulu ya mas..” ucap memey kepadaku..

“mandiin ya..” ucapku.. dan memey langsung menganggukan kepalanya..

Dengan posisi memey yang duduk menyamping dipangkuanku, aku lalu berdiri dan mengangkat tubuh memey.. tangan kananku dipahanya dan tangan kiriku dipunggung memey.. sementara memey merangkul leherku..

Aku lalu berjalan pelan kearah kamar mandi yang ada didalam kamar tidur ini.. lalu sambil berjalan, bibirku kembali mencium bibir memey..

CUUPPP.. CUUPPP.. MUACCHHHH…

Hemmm… hemmm… hemmm..

Desahan lembut kami ketika bibir kami saling mengulum..

Aku menghisap bibir memey dan memey juga menghisap bibirku..

CUUPPP.. CUUPPP.. MUACCHHHH…

Hemmm… hemmm… hemmm..

Dan ketika sampai didepan kamar mandi, sambil tetap mengulum bibir memey.. aku mendorong pintu kamar mandi dengan kakiku lalu masuk kedalam kamar mandi..

CUUPPP.. CUUPPP.. MUACCHHHH…

Hemmm… hemmm… hemmm..

Kami terus saling mengulum didalam kamar mandi ini..

CUUPPP.. CUUPPP.. MUACCHHHH…

Hemmm… hemmm… hemmm..

Lalu aku menurunkan paha memey pelan sambil tetap saling berciuman.. dan sekarang kami sama – sama berdiri dengan tegak.. memey merangkul leherku dan aku memeluk pinggangnya..

CUUPPP.. CUUPPP.. MUACCHHHH…

Hemmm… hemmm… hemmm..

Dan kami masih asyik terus dengan permainan bibir kami.. lidah kami pun bergantian keluar masuk didalam mulut kami masing – masing.. dan setelah cukup lama kami ciuman.. memey lalu melapas kan ciuman kami dan melepaskan pelukannya..

“aku buka ya bajunya mas..” ucap memey dengan lembutnya.. dan aku langsung menganggukan kepalaku..

Dan pakaian terakhir yang kugunakan saat ini adalah setelan jas berwarna hitam..

Memey lalu membuka kancing jasku.. setelah itu dia membuka jasku dan diletakkan diatas closed jongkok yang tertutup disampingku.. lalu memey melepaskan kancing kemeja putihku satu persatu sambil menatapku.. akupun langsung mengecup bibir memey..

CUUPPP..

Dan setelah itu, memey melepaskan kemejaku dan dilanjut dengan melepaskan kaos dalamku.. lalu memey meletakkan kemeja dan kaos dalamku diatas jasku..

Memeypun meraba dadaku bagian depanku yang penuh tattoo ini.. dan

CUUPPP..

Memey mengecup dadaku sambil memegang ikat pinggangku..

Memey lalu membuka ikat pinggang celana panjangku dan dilanjut dengan membuka kancingnya dan resletingnya..

Memey melakukannya dengan pelan dan sangat lembut sambil menatap mataku..

Assuuu . nafsu banget jadinya aku cuuukk…

Dan setelah itu, memey pun menurunkan celana panjangku beserta CDku bersamaan.. batangku pun langsung keluar dan berdiri dengan tegaknya..

“ihhh.. sudah berdiri aja mas..” ucap memey sambil menggenggam batangku dan tersenyum menggodaku..

Bajingaann.. ngaceng maksimal aku cuukkk.. assuuuu..

Dan memey langsung melepaskan genggamannya di batangku dan menarik turun celana panjangku dan CDku.. aku pun membantunya dengan mengangkat kedua kakiku bergantian.. setelah itu memey meletakkan celanaku di atas closed juga.. dan sekarang aku sudah telanjang bulat dihadapan istriku tercinta ini..

“apa aku perlu nari striptis mey..” ucapku sambil menggoda memey dan berjalan kearah belakang memey..

“apasih mas ini..” ucap memey lalu menunduk malu..

Akupun langsung memeluk memey dari belakang dan langsung menyusupkan kedua tanganku diperut memey..

“dah ga tahan ya..? hihihihi..” ucap memey sambil menyandarkan kepala belakangnya dipundak kiriku..

“siapa yang tahan melihat tubuh indah seperti ini mey..” ucapku lalu melepaskan tali kimono diperut memey, dan kimono memey pun langsung terbuka menampakan tubuh mulus bagian depannya.. kami berdiri menghadap cermin dan ini membuat aku dapat melihat tubuh mulus istriku tersayang ini.. buah dadanya yang lumayan besar dengan putting kemerahan, perut yang rata dan seksi, serta meki yang bersih tidak ada bulunya..

Aku langsung mengecup pundak memey sambil meraba perutnya.. rabaanku pun naik perlahan sampai dikedua buah dadanya yang kenyal itu..

“hemmmm..” desah memey sambil mendangakan kepalanya dipundakku, ketika aku meremas dadanya dan memelintir pelan puttingnya yang kemerahan itu..

Lalu aku membuka kimono memey dan meletakkan di dekat pakaianku tadi.. setelah itu aku membalik tubuh memey sampai menghadapku.. lalu aku memeluk tubuh memey sambil mencium bibirnya..

CUUPPP.. CUUPPP.. MUACCHHHH…

Hemmm… hemmm… hemmm..

Bibir kami saling mengulum dan tanganku yang berada dipunggungnya lalu turun dan meremas kedua bongkahan bokong istriku yang mulus ini..

Hemmm… hemmm… hemmm..

“tangannya nakal..” ucap memey dengan manjanya..

“sama istriku sendiri kok nakalnya.. hehehehe..” ucapku sambil tersenyum lalu..

CUUPPP..

Mengecup bibir mey sambil meremas lagi bongkahan bokongnya dengan lembut..

“hemmm..” desah memey..

“mandi ya yang..” ucap memey lalu mengulum bibirku lagi..

CUUPPP.. CUUPPP.. MUACCHHHH…

Hemmm… hemmm… hemmm..

Memey lalu melepaskan kulumannya dan melepaskan rangkulannya dileherku.. kemudian memey menarik tanganku untuk berjalan kebawah shower..

Memey lalu menyalakan kran air dan kucuran dari shower yang ada diatas kami, perlahan membasahi tubuh kami berdua..

Aku lalu kembali memeluk tubuh memey dan mencium lagi bibir memey..

CUUPPP.. CUUPPP.. MUACCHHHH…

Hemmm… hemmm… hemmm..

“mas.. entar aja ya ciumannya..” ucap memey setelah kami berciuman dan aku hanya menganggukan kepalaku sambil tersenyum..

Memey lalu mematikan kran airnya.. setelah itu, memey langsung mengambil sabun dan menyabuni tubuhku.. dimulai dari punggungku lalu kedepan dibagian dada dan tanganku..

CUUPPP..

Memey mengecup bibirku lalu melanjutkan usapan sabunnya.. dan ketika usapan sabunnya sampai dibawah perutku, memey lalu melirikku sambil tersenyum menggoda.. setelah itu dia menggenggam batangku dan mengocoknya pelan..

“mey..” ucapku menahan nikmat kocokannya..

“hihihihihi..” memey hanya tertawa manja lalu menunduk dan menyabuni paha, lutut sampai kaki ku.. setelah itu memey kebelakangku lagi, lalu menyabuni paha belakangku, betis dan kakiku..

Dan setelah selesai, memey berdiri lagi dan tetap dibelakangku.. memey kemudian menyabuni bokongku dan jarinya menyelip dibongkahan pantatku seperti menyeboki dan menyabuninya..

Cuuukkk.. geli sekali cuukkk..

“mey..” ucapku yang keenakan..

“hihihihi..” memey hanya tertawa lalu melepaskan tangannya dibongkahan pantatku dan memelukku dari belakang.. buah dadanya yang kenyal itu menggesek punggungku cuukkk.. assuuu..

Dan setelah itu memey langsung menyabuni wajahku dan kedua telingaku.. dan setelah selesai, memey lalu menyalakan kran airnya dan membasuh seleuruh tubuhku sampai bersih..

Dan sekarang.. giliranku yang mematikan kran air dan mengambil sabun lalu beridiri dihadapan memey..

“buat apa mas..? kan tubuhnya mas, sudah mey sabuni semua..” ucap memey dengan herannya..

“mandiin kamu lah mey..” ucapku sambil menyabuni dada bagian atas memey..

“loh.. kan mey sudah mandi tadi mas..” ucap memey tanpa menolak tubuhnya kusabuni..

“akukan belum mandiin istriku ini..” ucapku lalu..

CUUPPP..

Aku mengecup bibir memey pelan.. setelah itu aku langsung berjalan kebelakang memey dan menyabuni buah dada mey dari belakang.. aku menyabuninya sambil meremas pelan dan memelintir putingnya dengan lembut..

“mass.. ihhhhh..” ucap memey mendesah dengan lembutnya..

“hehehehe..” dan aku hanya tersenyum sambil terus mengusapkan sabun didada mey dengan sesekali remasan.. cukup lama juga aku menyabuni bagian dada mey.. dan aku merasa dadanya makin mengeras dan puttingnya mengacung dengan keras juga..

“ihhh.. mas ini loh.. mau mandiin mey atau mainin nenen mey..” ucap memey dengan manjanya sambil menyandarkan tubuh belakangnya ditubuhku..

“dua – dua nya mey..” ucapku sambil terus meremas pelan buah dadanya..

“heeemmmm…” desah memey pelan..

Dan setelah itu aku puas menyabuni buah dadanya.. tanganku pun turun dibagian perut memey dan tetap dari belakang aku menyabuninya..

Batangku berdiri dengan tegaknya dan menggesek bongkahan bokong memey.. dan aku terus menyabuni perutnya pelan sambil mengusapnya.. setelah itu, tanganku turun sampai diperut bagian bawahnya..

“aahhhh.. mas..” ucap memey sambil menoleh melihat wajahku..

CUUPPP.. CUUPPP.. MUACCHHHH…

Hemmm… hemmm… hemmm..

Memey langsung mengulum bibirku dan mendesah didalam kulumannya itu.. apalagi ketika aku menyabuninya di bagian mekinya.. tubuh memey langsung bergetar sambil menyiumku lebih dalam lagi..

CUUPPP.. CUUPPP.. MUACCHHHH…

Hemmm… hemmm… hemmm..

“aahhhhhh..” memey melepaskan ciumannya ketika jari tengahku masuk dibelahan mekinya…

“mas.. geli ah.. hemmmmm..” ucap memey sambil menoleh kearahku.. dan memey langsung memejamkan matanya sambil menggigit bibir bawahnya.. cuukkkk.. memey seksi sekali kalau seperti ini cuukkk.. assuuu..

Aku terus menggesak dengan lembut belahan meki memey..

“ahhhh.. jangan dalam – dalam ya mas..” ucap memey sambil membuka matanya..

“engga lah mey.. itu nanti tugasnya batangku.. hehehehehe..” ucapku sambil tersenyum..

“ihhh.. ngomong jorok loh mas ini..” ucap memey dengan manjanya.. lalu..

CUUPPP..

Memey langsung mengecup bibirku lagi..

Aku pun langsung memundurkan tubuhku dan aku langsung menyandarkan tubuh memey didinding.. setelah itu aku menyabuni tubuh bagian belakangnya..

Aku mulai menyabuni punggung memey dan turun terus sampai dibongkahan bokongnya.. aku menyabuni bokong memey sambil meremasnya pelan..

“aahhhh.. mas…” ucap mey dengan manjanya dan kedua tangannya bertumpu pada dinding kamar mandi..

Dan aku hanya tersenyum lalu aku menyelipkan jari tengahku dibelahan bokong memey..

“mass.. ihhh.. balas ya..?” ucap memey sambil memajukan pinggulnya ketika jari tengahku menggesek lobang pantatnya..

“hehehehehe..” aku tertawa saja sambil terus menggesekkan jari tengahku dengan lembut dilobang pantat memey yang berkedut itu..

“mas… udah dong ahhh..” ucap memey sambil menahan nikmatnya sentuhanku..

Aku lalu meremas bongkahan bokong istriku lagi dengan lembutnya dan aku langsung memeluk lagi dari belakang..

Dan memey menolehkan wajahnya kewajahku dan kami berciuman lagi..

CUUPPP.. CUUPPP.. MUACCHHHH…

Hemmm… hemmm… hemmm..

Dan setelah itu, aku menyalakan kran air lagi dan kami membersihkan tubuh kami dengan saling membelai..

Dan setelah bersih.. kami lalu membersihkan tubuh kami dengan menggunakan handuk.. setelah itu aku lalu mengangkat tubuh mey seperti tadi dan membawanya keluar kamar mandi..

Aku membawa mey keatas kasur.. kemudian aku meletakkan tubuh mey diatas kasur dengan pelannya..

Setelah itu aku menindih tubuhnya dengan tubuhku bertumpu pada kedua sikutku.. lalu tangan kananku mengelus rambut mey yang mengenai wajahnya dan meletakkan di balik telinga bagian kirinya.. lalu..

CUUPPP..

Aku mengecup bibir mey..

“sudah siap mey..” ucapku sambil menatap mata istriku ini..

“iya mas.. tapi pelan – pelan ya.. punya mas besar betul sih..” ucap mey dengan bibir yang bergetar.. dan

CUUPPP..

Aku mengecup lembur bibir mey.. lalu

CUUPPP.. CUUPPP.. MUACCHHHH…

Hemmm… hemmm… hemmm..

Kami saling mengulum lagi.. dan kali ini tanganku langsung naik dan meremas lembut buah dada bagian kiri mey..

CUUPPP.. CUUPPP.. MUACCHHHH…

Hemmm… hemmm… hemmm..

Bibir kami saling mengulum dan lidah kami ikut bermain disana.. aku memasukkan lidah mey kedalam mulutnya dan mey langsung mengulum bibirku sambil aku terus meremas dan memelintir puttingnya..

Lalu bergantian tangan kananku, aku buat tumpuan tubuhku dan tangan kiriku meremas buah dada mey bagian kanan..

CUUPPP.. CUUPPP.. MUACCHHHH…

Hemmm… hemmm… hemmm..

Giliran lidah mey yang aku hisap lalu aku melepaskannya.. aku lalu mencium pipi dan seluruh wajah memey.. ciumanku pun aku selingi dengan jilatan – jilatan kecil yang membuat mey langsung berkidik..

“uhhhhhhh..” desah memey dengan manjanya..

Dan setelah wajahnya aku cium.. ciuman ku pun turan kedaerah leher mey..

CUUPPP.. CUUPPP.. MUACCHHHH…

“aahhhhhh..” mey mendesah lagi sambil memegangi rambutku..

Aku terus menciumi leher mey dengan tangan kiriku meremas buah dadanya..

“ahhhhh…” lagi – lagi memey mendesah dengan lembutnya..

Ciumanku ku pun makin bernafsu.. aku lalu mencium dada atas mey lalu turun sampai dibuah dadanya.. sekarang, aku meremas buah dada bagian kanan mey sambil aku menciumi puttingnya lalu mengulumnya..

CUUPPP.. CUUPPP.. MUACCHHHH…

“massss..” ucap mey sambil menjambak rambutku pelan..

Dan aku makin bersemangat mengulum putting mey sebelah kanan itu sambil meremasnya.. dan setelah puas dengan buah dada bagian kanannya.. aku meremas buah dada bagian kiri mey dan aku mengulum puttingnya juga..

CUUPPP.. CUUPPP.. MUACCHHHH…

Hu.. hu.. hu.. hu..

Nafas memey memburu dengan cepatnya.. dan kedua buah dada mey benar – benar mengeras dengan puttingnya mengacung…

CUUPPP.. CUUPPP.. MUACCHHHH…

Aku terus mengulum buah dada mey bergantian.. sampai..

“mas..” ucap memey menjambak rambutku pelan dan aku langsung melihat kearah wajah mey yang memerah itu..

“kenapa sayang..?” tanyaku sambil meremas lembut buah dadanya..

Memey lalu mendorong kepalaku pelan.. dan aku langsung duduk dihadapan mey..

Memey pun langsung duduk bersila dihadapanku dan langsung memegang batangku..

“giliran mey ya mas..” ucap mey dengan keringat yang mengalir dikeningnya..

Aku lalu menegakkan tubuhku dan berdiri dengan bertumpu pada kedua lututku..

Memey lalu mengocok pelan batangku sambil menatapku dengan manja.. lalu memey berdiri dengan bertumpu pada lututnya juga.. dan sambil mengocok batangku, memey mengecup putting kananku dan menciumi seluruh dadaku..

Cuukkkk.. dan memey melakukan itu sambil menatap mataku cuukkk.. assuuu..

Dan ketika memey mengecup putting kananku tadi.. memey sempat mengulumnya lalu menggigitnya dengan manja cukkk.. assuuu..

Kalau kata jago, kalau pasukan coli yang ada diposisiku sekarang ini, pasti langsung muncrat ga karuan.. hahahahahaha.. bajingaaann..

Dan memey terus mengecup seluruh dadaku dan kedua puttingku bergantian.. dan jilatan – jilatan mey didadaku juga membuat tubuhku merinding.. asssuuu..

Memey lalu membungkukan tubuhnya sedikit sambil mengecup perutku.. lalu perlahan kecupannya sampai dibatangku yang dikocoknya dari tadi..

Sambil memegang batangku, memey lalu mengecup ujung kepala batangku..

CUUPPP.. CUUPPP.. MUACCHHHH…

Dan kembali ketika mencium ujung kepala batangku, memey menatapku dengan tatapan manjanya cuukkk.. assuuuu..

Dan setelah puas mengecup kepala batangku.. memey pun mulai menjilat kepala bantangku..

SLUUPPPP..

Cuukkkk.. baru dijilat aja, tubuhku langsung mengejang kenikmatan cuukkk.. assuuu..

Memey pun mulai menjilati kepala batangku, sampai ujung bagian lobang kencingku dijilatnya.. bajingaannnn.. lalu perlahan memey mulai memasukkan kepala batangku dimulutnya..

HUMMMM..

Memey menyedot kepala batangku sambil tetap menatapku dan terus mengocok bagian bawah batangku .. assuuu.. nikmat banget cuukkk.. kepala batangku seperti diperas didalam mulut memey cuukkk..

Lalu perlahan memey pun mulai memasukkan batangku kedalam mulutnya.. sampai setengah batangku masuk dan mata memey langsung melotot dan berair..

“cukup sayang.. jangan dimasukan semua..” ucapku sambil menahan kepala memey.. mulutnya terlihat kepenuhan dengan setengah batangku didalamnya..

Lalu memey pun mengangkat wajahnya dan menatapku..

“ga bisa masuk semuanya yang..” ucap memey agak kecewa..

“ihh.. kenapasih.. itu bukan tugas bibir atas mey.. tapi tugas bibir bawah.. hehehehe..” ucapku sambil mengelus wajah memey..

“mas ini loh.. dari tadi jorok betul ngomongnya..” ucap memey lalu menggigit perutku..

“aduhh.. duhh.. duhh.. aduhh..” ucapku sambil menahan wajah memey..

Dan setelah itu, aku langsung mendorong pelan tubuh memey sampai terlentang dihadapanku.. aku lalu mengangkangkan kakinya dihadapanku dan aku bersiap diselangkangannya..

“sekarang aku lagi ya yang..” ucapku sambil menatap wajah memey yang tidur terlentang dan mey langsung menganggukan kepalanya..

Kemudian aku menundukkan tubuhku sampai menghadap dibelahan meki memey yang merah itu.. aku lalu membuka belahan meki memey menggunakan dua jempolku.. cuukkk.. mekinya merah merekah cuukkk.. dan ketika aku lihat meki memey yang sempit itu, mekinya sempat berkedut – kedut tadi.. assuuu..

Aku lalu menjulurkan lidahku dan menjilat meki memey itu dengan lembutnya..

SLUURRRPPPPP..

“aahhhhh..” memey langsung mendesah ketika lidahku menyentuh dinding meki bagian dalamnya cuukkk..

Dan aku terus menjilat meki memey itu..

SLUURRRPPPPP.. SLUURRRPPPPP.. SLUURRRPPPPP..

“ahhhh.. ahhhh.. ahhhh..” desah memey sambil merapatkan pahanya dan menjepit kepalaku.. memey pun langsung menjambak rambut bagian atasku pelan.. aku melihat ekspresi memey yang menoleh kekanan dan kekiri menahan nikmatnya jilatanku dimekinya..

SLUURRRPPPPP.. SLUURRRPPPPP.. SLUURRRPPPPP..

SLUURRRPPPPP.. SLUURRRPPPPP.. SLUURRRPPPPP..

“ahhhhh.. ahhhh.. ahhh.. ahhhh..” ucap memey mendesah..

Aku lalu mengangkat jempolku dan memainkannya di bagian ujung atas meki memey.. sambil aku terus menjilat bagian dalam meki memey..

“aahhhh.. yang.. ahhhhh.. uuhhhhhh..” ucap memey sambil mengangkat kepalanya dan menunduk melihat kearahku..

SLUURRRPPPPP.. SLUURRRPPPPP.. SLUURRRPPPPP..

SLUURRRPPPPP.. SLUURRRPPPPP.. SLUURRRPPPPP..

“yang.. aku mau pipis yang..” ucap memey dengan wajah yang memerah dan menatapku..

SLUURRRPPPPP.. SLUURRRPPPPP.. SLUURRRPPPPP..

SLUURRRPPPPP.. SLUURRRPPPPP.. SLUURRRPPPPP..

Aku menjilat meki memey dan jempolku makin menggesek lembut ujung meki bagian atas dengan agak cepat..

“ahhhh.. ahhhhh..” ucap memey lalu menjatuhkan kepalanya dikasur dan langsung mendongak keatas…

SLUURRRPPPPP.. SLUURRRPPPPP.. SLUURRRPPPPP..

SLUURRRPPPPP.. SLUURRRPPPPP.. SLUURRRPPPPP..

Tiba – tiba meki memey berkedut lalu tubuhnya mengejang.. aku lalu menahan kedua paha memey dan makin memasukkan lidahku kedalam meki memey..

“yaaaaaaanggggg..” ucap memey sambil mencengkram sprei kasur.. lalu..

Sreeetttt.. sreettttt.. sreettttt.. sreettttt.. sreettttt..

Carian kental berwarna putih mengalir dari meki memey dan dia mengejang kenikmatan.. aku lalu mengangkat kepalaku dan membiarkan memey menikmati gelombang orgasmenya itu..

“aahhhhhh..” ucap memey sambil mendongakan kepalanya dan tubuhnya langsung berkeringat..

Hu.. hu.. hu.. hu.. hu..

Nafas memey memburu dengan diiringi keringat dari keningnya yang mengalir dengan derasnya..

Aku lalu membungkukan tubuhku diatas tubuh memey dengan bertumpu pada kedua telapak tanganku.. dan aku menindih paha memey yang mengangkang.. batangku sempat terkena meki memey dan aku langsung mengangkat pinggulku..

Huuu.. huuu…huuuu… huuuu…

Nafas memey masih memburu dengan wajah yang makin memerah..

“enak yang..?” tanyaku sambil tersenyum..

“apasih.. hu.. hu.. hu..” ucap memey sambil malu – malu dan nafasnya yang cepat..

Hiuuuttffffff.. huuuuuuu..

Memey menarik nafasnya panjang lalu mengeluarkannya perlahan..

Aku lalu menundukkan wajahku dan mencium bibir memey..

CUUPPPP..

“huuuuuuu..” memey mengeluarkan lagi nafasnya, setelah aku mengecup bibirnya barusan..

“pelan – pelan ya yang..” ucap memey sambil menatap mataku dan nafas nya sudah mulai tenang..

“apanya yang pelan – pelan yang..” ucapku menggoda memey lalu memencet hidungnya..

“ihhhh.. sayang ini loh..” ucap memey manja sambil mencubit puttingku..

“aaaww..” ucapku..

“jadi sudah siap nih..” ucapku lagi sambil menatap mata memey dan memey langsung mengangguk pelan.. dan seketika itu juga.. wajah istriku ini langsung terlihat tegang sekali..

“kenapa tegang yang..?” tanyaku sambil mengelus wajah memey..

“ga apa – apa yang..” ucap memey dengan wajahnya yang agak ketakutan..

CUUPPPP..

Aku lalu mengecup bibir mey dengan lembutnya..

“kalau belum siap, besok aja ya yang..” ucapku sambil membelai wajah memey dan aku masih berada di atas tubuh memey yang mengangkang..

“engga yang.. mey siap kok.. cuman agak sedikit tegang aja..” ucap memey..

“beneran nih sudah siap yang..?” ucapku meyakinkan sekali lagi sambil menyentuh bibir istriku ini dengan lembutnya memakai jempolku..

“iya sayang.. lakukan sekarang aja ya.. mey ingin menjadi istri yang sempurna dimalam pertama kita ini yang..” ucap mey dengan senyum yang mengembang di bibir manisnya.. lalu..

CUUPPP..

Aku mengecup bibir mey pelan dan singkat, lalu aku angkat lagi wajahku dan aku tersenyum dengannya..

“oke deh yang.. nanti kalau sakit, bilang ya..” ucapku dan memey langsung menganggukan kepalanya..

Aku lalu menggenggam batangku dan menggesekkannya dibelahan meki memey..

“ahhh…” memey mendesah pelan sambil menggigit bibir bawahnya..

Cuukkkk.. seksi banget sih istriku ini.. assuuu.. jadi makin sayang aja aku sama dia.. hehehehe..

Aku terus menggesek batangku dibelahan meki memey, sampai mekinya basah lagi.. lalu aku mendorong pelan sampai kepala batangku masuk di belahan meki memey yang sangat rapat dan sempit ini..

“ya..yang..” ucap memey terbata dan menahan dadaku..

“kenapa mey..? sakit ya..?” tanyaku dan aku langsung menahan pinggulku..

“engga.. enak kok yang..” ucap memey dengan wajah yang tegang..

Cuukkk.. bikin kaget aja mey ini.. aku harus membuatnya rileks dan dia harus menikmati malam pertama ini.. aku tidak ingin membuatnya terlalu kesakitan..

Aku lalu menundukkan wajahku dan mengulum bibir memey.. dan kepala batangku yang ada didalam bibir meki memey, seperti dicengkram dengan kuatnya.. assuuu.. baru kepala batangku ini yang masuk sudah nikmat dan sempit begini.. gimana kalau masuk semua.. bajingaannn..

CUUPPP.. CUUPPP.. MUACCHHHH…

Hemmm… hemmm… hemmm..

Dan sambil mengulum bibir memey, tanganku meremas dengan lembut buah dada memey..

“heemmmmm..” desah kami berdua disela kuluman bibir kami..

Dan setelah itu, kembali aku mengangkat wajahku dan menatap wajah memey sambil terus meremas buah dadanya..

“yang..” ucapku ke memey yang sangat tegang itu..

“apa yang..?” ucap memey sambil menatapku..

“sayang rencananya mau punya anak berapa..?” ucapku sambil mendorong pelan batangku masuk kedalam meki memey..

“uhhhhh… terserah sayang aja.. ihhhhh…” ucap memey sambil memejamkan matanya.. dan kembali aku menundukkan wajahku lalu mengulum bibir memey dan menghentikan dorongan pinggulku.. dan ini belum seperempat batangku masuk kedalam meki memey.. tapi cengkramannya meki memey makin kuat cuukkk.. ini meki yang paling sempit yang pernah aku rasakan.. bajingan..

CUUPPP.. CUUPPP.. MUACCHHHH…

Hemmm… hemmm… hemmm..

Kami saling mengulum lagi dan memey langsung membuka matanya..

“berapa rencananya yang..?” tanyaku sambil menahan pinggulku supaya batangku tidak masuk lebih dalam..

“terserah sayang aja..” ucap memey dengan wajah yang memerah itu.. lalu..

CUUPPP..

Aku mengecup bibir memey pelan sambil mendorong sedikit batangku..

“aahhhhhh..” memey mendesah sambil melepaskan kecupanku dan mendongakkan kepalanya..

Dan kembali aku menahan dorongan pinggulku.. aku membiarkan batangku beristirahat dimeki memey dan aku juga membiarkan meki memey beradaptasi dengan batangku yang besar ini..

“gimana kalau enam yang..” ucapku sambil tersenyum dan mendorong lagi batangku sampai menyentuh sesuatu didalam sana.. aku terus memancingnya bicara supaya dia tidak tegang dan merasakan kesakitan ketika aku menembus perawannya..

“apa..? enam..? ga salah yang..?” ucap memey dengan wajah yang terkejut dan dia tidak tegang lagi..

“hehehehe.. kenapa..? sayang gam au banyak – banyak ya anaknya..?” tanyaku lalu aku mengecup bibir memey sambil terus meremas buah dadanya..

CUUPPP..

Lalu aku angkat wajahku dan melihat wajah memey.. dan kali ini aku memainkan puttingnya dengan lembut..

“uhhh.. ya ga apa – apa sih yang.. tapi masa sebanyak itu sih anak kita..?” ucap memey yang wajahnya sudah sangat santai sekali..

“hemm.. tapi kelihatannya kurang deh yang.. gimana kalau tambah satu lagi..? jadi anak kita nanti tujuh.. hehehehe..” ucapku sambil tersenyum dan mendorong lagi batangku sampai..

Brettt.. brett.. bret.. bret..

Ujung kepala batangku merobek sesuatu didalam sana dan darah langsung mengalir disela – sela batangku..

“APA..? TUJUH..?” ucap memey sambil mendongakkan kepalanya dan matanya langsung melotot sambil meneteskan air matanya..

Dan kembali aku menahan dorongan pinggulku lalu aku mengecup bibir mey lagi..

CUUPPP.. CUUPPP.. MUACCHHHH…

Hemmm… hemmm… hemmm..

Dan aku melanjutkan dengan mengulum bibir mey dengan lembutnya sambil tanganku terus memainkan buah dada memey..

CUUPPP.. CUUPPP.. MUACCHHHH…

Hemmm… hemmm… hemmm..

Lidah kami pun menari – nari dengan indahnya didalam mulut kami bergantian.. lalu memey mengulum bibir bawahku dan menggitnya pelan dan melepaskannya..

“huuuu.. enam aja belum di acc kok minta tambah jadi tujuh.. ihhhh..” ucap memey mendesah pelan..

“namanya juga keinginan yang..” ucapku sambil mendorong lagi batangku lebih dalam, kedalam meki memey yang makin menyempit itu..

“uhhhh.. uhhhh..” memey pun mendesah sambil menggelembungkan pipinya..

Dan batangku pun sudah lebih separuh didalam meki memey.. dan rasanya, sangat sempit dan sesak cuukkkk.. batangku seperti dicengkram dan disedot kedalam meki memey.. nikmatnya luar biasa dan ga bisa aku ungkapkan dengan kata – kata cuukkk..

Keringat kami berdua pun menetes membasahi tubuh kami..birahi kami sama – sama terbakar dan menggelora didalam ruangan kamar ini..

CUUPPP..

Aku mengecup bibir memey lagi..

Hu.. hu.. hu.. hu..

Nafas kami pun sama – sama memburu..

“jadi gimana yang..?” tanyaku sambil mendorong lagi batangku lebih dalam lagi..

“awwwww.. yang..” ucap memey sambil menahan dadaku..

“kenapa yang..?” tanyaku..

“stop dulu yang.. perih banget..” ucap memey sambil meneteskan air matanya lagi dan aku langsung menghentikan doronganku yang sisia sedikit lagi masuk sepenuhnya..

“iya yang..” ucapku sambil membersihkan air mata memey lalu mengecup kedua matanya bergantian..

CUUPPP.. CUUPPP..

Memey memejamkan matanya sesaat lalu membukanya lagi..

“yang kok miauw memey terasa penuh banget ya..?” ucap memey sambil memejamkan matanya lagi sebentar dan bibirnya agak terbuka sedikit..

“miauw itu apa yang..?” tanyaku dengan herannya..

“ihhh.. sayang ini loh.. uhhhhh…” ucap memey sambil membuka matanya..

Lalu tiba – tiba matanya melotot kepadaku..

“sudah tembus ya yang..?” tanya memey dengan mata yang berkaca – kaca..

Dan aku hanya tersenyum lalu aku mengecup bibir mey lagi..

CUUPPP..

“aku sayang kamu nyonya sandi..” ucapku setelah aku mengecup bibir memey dan air matanya langsung menetes lagi..

“hey.. kok nangis sih yang..?” tanyaku..

“terimakasih karena kamu sudah membuatku menjadi istri yang sempurna yang..” ucap memey dengan derain air matanya lalu..

CUUPPP..

Memey merangkul leherku dan mengulum bibirku dengan lembutnya..

CUUPPP.. CUUPPP.. MUACCHHHH…

Hemmm… hemmm… hemmm..

Lidahku pun langsung masuk dan bermain didalam mulut memey dan menjilat lidah bawahku..

CUUPPP.. CUUPPP.. MUACCHHHH…

Hemmm… hemmm… hemmm..

Desah – desah kenikmatan disela ciuman kami bersahut – sahutan..

Aku pun lalu mendorong lagi batangku sampai masuk sepeneuhnya..

“uhhhhhhhhhh…” desah memey sambil melepaskan kulumannya dan mendongankan kepalanya.. aku lalu menjilati lehernya yang putih dan mulus itu..

SLUUPPPP….

Lalu aku menciumi leher bagian tengah lalu bagian sampingnya juga..

“aahhhhhhh..” ucap memey dengan keringat yang mengalir dilehernya..

Cuukkkk.. batangku yang ada didalam sana bener – bener menikmati setiap jepitan dan remasan meki memey cuukkk…

“aaahhhhhh..” akupun mendesah keenakan..

Dan aku merasa batangku seperti ditarik kedalam oleh meki memey cukkk.. dan itu makin membuat tubuhku merinding dan keringat makin deras mengalir ditubuhku.. assuuu..

“yang mekinya sempit banget sih..” ucapku sambil meringis kenimatan..

“miauw yang.. miauw.. jorok banget sih ngomongnya.. uuhhhhhh..” ucap memey yang ikut meringis kenikmatan..

“oohhh.. miauw itu meki to.. hehehehe.. uhhh..” ucapku sambil tersenyum lalu..

CUUPPP..

Aku mengecup lagi bibir memey..

Dan memey langsung menggigit bibir bawaku lagi dan melepaskannya..

“iya yang.. miauw aja ya.. ahhhhhh..” ucap memey lalu mendesah dan aku masih membiarkan seluruh batangku tertanan di miauw memey.. cuuukkk miauw.. asuuuu..

“terus punyaku apa namnya..?” tanyaku..

“tutul aja ya yang..?” ucap memey lalu tersenyum manja..

“tutul.. hahahahahaha..” dan aku langsung tertawa mendengarnya..

“kenapa yang..? kok ketawa..?” ucap memey sambil mengerutkan kedua alisnya..

“kenapa sih dinamain tutul..? ga ada nama yang lain apa..?” tanyaku sambil menahan senyum dankinkmatan yang menjadi satu ini..

“habis punya sayang nakal sih.. suka tutul – tutul miauw memey..” ucap memey sambil memanyunkan bibirnya..

“hehehehe..” dan aku langsung tertawa dan melahap kedua bibir memey yang manyun itu..

HAAPPP….

Aku mengulum kedua bibir memey itu kedalam mulutku dan memey langsung melotot dan memegang wajahku lalu melepaskan kulumanku..

“aahhhhh…” ucapku..

“sayang ah.. masa bibir memey dilahap gitu..” ucap memey sambil membersihkan bibirnya yang basah karena kulumanku..

“habis sayang nggemesin sih..” ucapku lalu tersenyum..

“sebel..” ucapnya pura – pura meraju..

“eh yang.. aku goyang ya..” ucapku ke memey..

“eh.. he eh..” ucap memey yang baru sadar batangku masih didalam miauwnya… assu’ig.. ga enak betul ngomongnya.. didalam meki memey maksudku..

Aku lalu menarik batangku sedikit keatas dan mendorongnya kedalam lagi..

“aahhhhhhhh..” desah kami berdua dan memey mendesah sambil memejamkan dan menggigit bibir bawahnya..

Lalu aku tarik lagi setengah lalu memasukan kedlam lagi..

“uhhhhhh.. pelan – pelan yang.. masih perih miauw memey..” ucap memey sambil merintih dan memejamkan matanya..

Aku lalu mengecup bibirnya pelan.. lalu aku meremas buah dadanya dan aku menundukan wajahku.. aku lalu melumat putting memey dan menyedotnya pelan..

“aaauuuuu yang.. enak banget..” ucap memey sambil memegang wajahku..

Aku pun kembali menarik pinggulku sedikit dan aku mendorongnya kedalam.. setelah itu aku menariknya setengah lalu aku dorong kedalam lagi.. dan aku mengulangi kedua gerakan itu terus menerus dengan pelan.. dan aku melakukannya sambil melumat kedua putting memey bergantian..

SLIUUPPPP..

Bunyi lumatanku di putting memey..

“aahhhhhhh..” memey mendesah dan aku tersu menggoyangkan pinggulku..

Plop.. plop.. plop.. plop.. plop..

Aku menggoyang dengan irama yang lambat sekali..

“aaahhhhhh.. ahhhhh.. ahhhhh..” memey mendesah..

“aahhhhhh.. ahhhhh.. ahhhhh..” dan aku membalsanya dengan desahan juga.. meki memey betul betul memeras batangku dengan kerasnya..

Plop.. plop.. plop.. plop.. plop..

Plop.. plop.. plop.. plop.. plop..

Plop.. plop.. plop.. plop.. plop..

Dan sekarang goyangan pinggulku agak cepat bergoyangnya..

“ahh.. ahhh.. ahhh.. enak yang… enak banget..” desah memey sambil menggoyangkan kepalanya kekanan dan kekiri…

“ahhhh.. ahhh.. ahhhh.. miauwmu sempit banget mey.. uhhh..” ucapku sambil terus menggoyangnya..

Plop.. plop.. plop.. plop.. plop..

Plop.. plop.. plop.. plop.. plop..

Dan makin aku mengoyangkan pinggulku, memey langsung mencengkran punggungku sambil menatapku dengan wajah yang kenikmatan.. kuku memey seperti menancap dikulit punggungku..

“aaaauuuuu..” aku menahan perih dipunggungku dan aku juga menahan nikmtanya jepitan meki memey yang sangat sempit ini..

“yang.. yang.. ahhhhh..” ucap memey mendesah sambil menatapku dengan sayunya..

Plop.. plop.. plop.. plop.. plop..

Plop.. plop.. plop.. plop.. plop..

Dan goyanganku pun semakin cepat dengan tetesan keringat yang mengalir ditubuh kami berdua..

“aaahhhh.. ahhhh.. ahhh.. ahhhh..” desah kami bersaut sautan..

Plop.. plop.. plop.. plop.. plop..

Plop.. plop.. plop.. plop.. plop..

Meki memey makin basah dan makin licin saja.. tapi selicin – licinnya meki memey.. tetap saja jepitannya luar biasa cuukkk.. aku sampai terpejam menahan nikmat yang luar biasa ini..

“aahhh.. ahhhh.. ahhh..” desahku..

“ahhhh.. ahhhh.. ahhh..” memey menyambut desahanku.. dan kali ini, tangannya memeluk tubuhku dengan eratnya..

Plop.. plop.. plop.. plop.. plop..

Plop.. plop.. plop.. plop.. plop..

“aahhh.. yang.. mememy mau pipis lagi..” ucap memey samba mendesah..

“iya mey.. uh.. uh.. sabar ya.. aku juga mau sampai.. ah.. ah…” ucapku…

Plop.. plop.. plop.. plop.. plop..

Plop.. plop.. plop.. plop.. plop..

Dan aku mekin mempercepat goyanganku..

Plop.. plop.. plop.. plop.. plop..

Plop.. plop.. plop.. plop.. plop..

Aku lalu mendekatkan wajahku dan mencium bibir memey..

CUUPPP.. CUUPPP.. MUACCHHHH…

Hemmm… hemmm… hemmm..

Dan tiba – tiba memey menggit bibir bawahku sambil memejamkan matanya..

“heeeemmmm….” Desah mey sambil menggigit bibirku..

Cuukkk perih banget bibirku cuukkk..

Lalu tubuh memey pun mengejang sambil terus menggigit bibir bawahku..

Plop.. plop.. plop.. plop.. plop..

Plop.. plop.. plop.. plop.. plop..

Dan aku makin mempercepat goyanganku lalu..

Srettttt.. sretttt.. sretttt. sretttt.. sretttt.. sretttt..

Cairan bening langsung keluar dari meki memey dan aku langsung mencabut batangku..

SRETTT…..

Cairan itu mengalir dengan derasnya dan memey langsung melepaskan ciumannya..

“aaahhhhhhhhhhhh..” desah memey sambil mendangakkan kepalanya dan tubuhnya mengejang dengan hebatnya..

Wajahnya memerah dan kepalanya menoleh kekana dan kekiri..

“aahhhhhh.. uhhhhhhh.. uhhh…” desah memey..

Dan aku membiarkan memey menikmati orgasme nya itu..

Hu.. hu.. hu.. hu.. hu.. hu..

Nafas memey meburu sambil menatap wajahku..

“gila yang.. hu.. hu.. hu..” ucap mey dengan tersengal sengal..

“enak banget.. hu.. hu.. hu.. hu..” ucap memey lagi..

Wajahnya masih memerah dan tatapannya sangat sayu sekali..

“yang.. hu.. hu.. hu.. hu..” ucap memey dengan keringat yang sangat deras sekali diwajahnya..

Aku lalu meraih tisu didekat ku dan aku membersihkan wajah memey..

“yang.. huuuuuuuuu.. huuuuuuu..” ucap mey dengan nafas yang sedikit mulai teratur..

“sayang belum dapat ya..?” tanya memey dan aku hanya tersenyum saja..

“lanjut yang.. lanjut..” ucap memey kepadaku..

Aku lalu membuang tysu yang ada ditanganku dan aku memasukkan lagi batangku kedalam memey..

“aaahhhhh..” ucap memey mendesah..

“uuhhhhh..” desahku lalu..

Plop.. plop.. plop.. plop.. plop..

Plop.. plop.. plop.. plop.. plop..

Aku langsung menggoyang dimeki yang sempit dan basah itu…

Plop.. plop.. plop.. plop.. plop..

Plop.. plop.. plop.. plop.. plop..

“aahhhh.. yang.. enak banget yang..” ucap memey lalu meraih puttingku dan memilintirnya pelan.. assuuuu.. dan itu makin membuat nafsuku menggila cuukkk…

Plop.. plop.. plop.. plop.. plop..

Plop.. plop.. plop.. plop.. plop..

“ahahhh.. ahhhhhh.. ahhhhh..” desahku lalu..

“mey aku mau keluar mey..” ucapku..

“iya yang keluarin aja.. mey juga kelihatannya mau keluar lagi..” ucap memey dan aku langsung mengulum bibir memey lagi..

CUUPPP.. CUUPPP.. MUACCHHHH…

Hemmm… hemmm… hemmm..

Plop.. plop.. plop.. plop.. plop..

Plop.. plop.. plop.. plop.. plop..

Dan aku merasa.. spermaku sudah diujung kepala batangku dan siap memuntahkan semua isinya..

“aahhhhh.. ahhhhh.. ahhhhhh..” desah kami bersaut sahutan..

Plop.. plop.. plop.. plop.. plop..

Plop.. plop.. plop.. plop.. plop..

“yang memey mau sampai lagi..” ucap memey dengan mata yang sayu dan aku maki mempercepat goyanganku..

Plop.. plop.. plop.. plop.. plop..

Plop.. plop.. plop.. plop.. plop..

“yaaaaaannnggg..” teriak memey dengan tubuh yang mengejang dan aku langsung menahan pahanya dan aku menusukan batangku kedalam meki memey.. lalu..

Sreetttt.. srettttt.. sretttt.. sretttt.. sretttt…. Memey orgasme dan..

Crotttt… Crotttt… Crotttt… Crotttt… Crotttt… Crotttt… Crotttt…

Aku pun memuntahkan semua spermaku kedalam meki memey.. pinggulku mengejang menembakan semua isi spermaku yang lama tidak keluar ini..

“aaaahhhhhhhhhhh..” desahku sambil mendongakkan kepalaku keatas..

“aaahhhhhhh..” dan memey juga mendesahh..

Hu.. hu.. hu.. hu.. hu..

Nafas kami berdua saling memburu dan keringatku pun langsung menetes dengan derasnya.. gila.. ini meki yang paling sempit dan paling nikmat yang pernah aku masukin cuukkkk.. asssuuu.. dan ini meki dari istriku sendiri..

Hu.. hu.. hu.. hu.. hu.. hu.. hu.. hu.. hu.. hu..

Kami berpandangan dengan batangku masih didalam meki memey..

“huu.. hu.. hu.. kok masih berdiri aja tutulnya yang..? hu.. hu.. hu..” ucap memey..

Dan aku langsung mengecup bibir memey..

CUUPPPP..

“gimana ga berdiri.. miauwnya ngajak main terus sih..” ucapku ketika aku habis mengecup bibir memey.. memang aku merasa batangku masih seperti diperas oleh kedutan meki memey..

“iihhhh.. sayang ini loh..” ucap memey dengan manjanya..

Aku dan memey pun masih mengatur nafas kami dan membiarkan kemaluan kami masih bersatu didalam sana..

“yang turun ya.. berat banget loh..” ucap memey kepadaku..

“oh iya mey..” ucapku lalu..

PLOPPP..

Aku melepaskan batangku dari dalam meki memey dan aku langsung merebahkan diriku disamping memey..

“aahhhhhh..” ucapku sambil merebahkan kepalaku dibantal..

Kami berdua tidur dengan terlentang dan memandang langit – langit kamar..

“mas..” panggil memey dan dia menoleh kearahku dan aku juga menoleh kearah memey..

“kenapa mey..?” tanyaku..

“aku sayang kamu..” ucap memey lalu memejamkan matanya sejenak lalu mebukanya lagi..

“aku juga mey.. aku sayang kamu..” ucapku sambil tersenyum kepadanya..

Dan memey langsung mengangkat kepalanya dan menyandarkan kepalanya didadaku.. memey merangkulku dari samping dan tangannya langsung membelai dadaku..

Aku langsung mengecup kepala memey yang ada didekatku..

CUUUPPPP..

Lalu tangan kiriku merangkul pundak memey dan sesekali membelai rambut indahnya..

“hey purnama.. terimakasih karena kamu telah menemani malam – malam sepiku ketika itu.. dan sekarang, aku tidak perlu menantikan dirimu untuk meluapkan semua keluh kesahku.. karena sekarang, sudah ada purnama yang selalu ada disisiku dan menemaniku setiap harinya..” ucap memey tanpa melihat kearahku sambil terus membelai dadaku dan aku hanya mengelus rambut memey..

Kemudian kami pun berdiam diri beberapa saat..

“ternyata bahagia itu mudah ya mey..” ucapku dan memey langsung mengangkat wajahnya dan menatapku..

“semudah mensyukuri, menyayangi, mencintai dan menjaga yang diberikan sang pencipta kepada kita..” ucapku dan memey langsung mengecup bibirku pelan..

CUUPPP..

“asal kita melakukanya bersama..” ucap memey setelah mengecup bibirku..

“kamu sayangku mey dan kamu cintaku.. aku sangat bersyukur karena memiliki kamu dan aku akan menjagamu sampai maut memisahkan..” ucapku sambil membelai pipi memey dengan tangan kananku..

“dan kalu sang pencipta mengijinkan.. aku ingin bersamamu sampai rambutmu memutih, kulitmu mengeriput dan aku ingin menjadi tongkatmu ketika kamu sudah tidak kuat untuk berjalan..” ucapku lagi dan memey langsung mengecupku lagi..

CUUPPP..

“semoga yang..” ucap memey kepadaku..

“sekarang kamu tidur ya.. masih banyak acara yang akan kita jalani esok hari..” ucapku lalu aku mencium kedua mata memey bergantian, lalu aku mencium kening memey, pipi memey, hidung memey dan bibir memey..

“selamat tidur cintaku..” ucap memey lalu mengecup kedua mataku, kening, pipi, hidung dan bibirku juga.. setelah itu memey menyandarkan lagi kepalanya didadaku..

Dan ga berapa lama.. dengkuran halus dari istriku tercinta ini pun terdengar.. cuukkk.. rupanya dia letih sekali.. dan aku mengiringinya dengan elusan lembut dirambutnya..

Aku pun ikut memejamkan kedua mataku.. aku bahagia sekali hari ini cuukkk.. dan aku memejamkan mataku sambil tersenyum.. aku menikmati semua keindahan dan kenikmatan yang diberikan sang pencipta kepadaku hari ini..

Dan pagi harinya.. kami semua bersiap untuk kedesa jati bening.. disana pesta pernikahan kami yang lebih meriah menanti kedatangan kami.. dan acara nya akan berlangsung selama tiga hari tiga malam.. gilaaa.. ga kebayangkan capeknya gimana..

Dan sebenarnya, mbah jati dan eyang ranajaya menyiapkan pesta kami itu selama tujuh hari tujuh malam.. tapi kami berdua menolaknya, karena dipulau seberang nanti, juga akan diadakan pesta pernikahan kami.. apa ga gila kalau sampai beneran tujuh hari tujuh malam..?

Dan pagi itu, aku bersama seluruh keluarga besar mas rendi berangkat ke desa jati bening.. dan disana, pesta yang sangat meriah menyambut kedatangan kami.. pesta ini juga diperuntukan bagi masyarakat sekitar desa jati bening dan jati luhur.. begitu banyak acara – acara tradisonal disini.. mulai dari kuda lumping, wayangan, ludrukan dan berbagai macam hiburan tradisional..

Dan dihari itu juga, keluarga besar ayu datang kepesta pernikahan kami.. dengan wajah yang masih diselimuti duka karena kehilangan ayahnya.. ayu dan keluarganya memberikan selamat kepada kami berdua.. keluarga besarnya pun berbaur dengan keluarga besar kami.. ibuku pun juga sudah berbaikan dengan bude ayu.. keluarga besar kami juga sudah melupakan kejadian tentang pemutusan pertunanganku dengan ayu dihari itu.. dan pada saat ayahya meninggalpun, aku dan keluarga besarku melayat kerumah ayu..

Aku dan ayu sekarang telah memiliki kebahagian masing – masing.. dan kamipun berusaha untuk tetap menjalin hubungan baik, walaupun bukan sebagai pasangan hidup.. hehe..

Bukan menjadi pasangan hidup bukan berarti tidak bisa menjadi teman kan..?

#cuukkk.. hidup ini terlalu indah untuk kita menaruh benci dan dendam.. mari kita nikmati hidup ini dengan kebahagiaan kawan.. karena sang pencipta telah berjanji, semua akan indah pada waktunya.. asuuuuu…

Daftar Part