. Peluk 20 Detik Part 21 | Kisah Malam

Peluk 20 Detik Part 21

0
56
PELUK 20 DETIK

Peluk 20 Detik Part 21

Legato 5


~ ** ~

” tidak aktif , kenapa ya ? ”

Masih pusing baru bangun tidur , ini hari kerja tapi aku sudah muak dengan segala rutinitas pekerjaanku , tinggal 5 hari lagi , toh aku hanya beres beres berkas untuk operan ke junior , nikmati hai junior , kamu naik jabatan sekarang .

11.30 WIB , mata ini masih berat , semalam tidak bisa tidur sama sekali , di benaku hanya ada wajah seseorang , seserorang yang aku temui , seseorang yang kucium dan kupeluk tubuhnya , kenapa aku cium dia ? aku juga tidak begitu mengerti , padahal dia sudah ber istri dan sangat cantik pun juga seorang kekasih yang terlihat lincah dan glamor , aku ? hanya GRO spa plus , huft , nasib . aku akan merubah semuanya minggu depan , walau hanya menjadi sekretaris yang masih dengan buntut konotasi negatifnya untuk wanita muda seusiaku , tak apalah , minimal lebih baik dari pekerjaanku sebelumnya.

Aku menyepuh seluruh tubuhku dengan bath cream , kugosok sebagian lengan , menuju dadaku yang masih kencang , tidak banyak lelaki yang menyentuhnya , tak kan kubiarkan ahahha , bahkan cowoku sebelumnya yaa walaupun kami berhubungan badan tapi selalu kutampar dia kalu berlaku semena mena terhadap dada kebangganku ini , hmm narsis sih , tapi menurutku ini salah satu daya tarik yang tidak semua wanita memilikinya .

Seragam kerja ini akan kutanggalkan sebentar lagi , berganti baju baju yang memang sengaja kubeli belakangan ini untuk mendukung profesi baruku , bye seragam hitam , stocking hitam dan make up tebal di malam hari , aku akan menggantinya dengan baju warna cerah dan kacamata , iya kacamata , soalnya mataku minus dan selama ini memakai soft lens , mmm kalau sudah jadi sekretaris nanti mungkin akan lebih cute berkacamata kali ya ? rrrraaaaaauuuwww , macaannn ahahhaha.

Jalanan kota Bandung kulewati dengan senyum , skuter buatan italy memang mantap , hmmm agak menyebalkan kalau nemu perempatan sih , tapi memang bukan salah mereka , rok ku kependekan , padahal sudah memakai stocking hitam , ehh tetap saja itu mata lapar lihat ke arah bawah , tengah juga , wajah juga , ah dasar cowok sama aja ahahaha .

” siang bu elsa ” , seorang security menyapaku ramah , aku tersenyum manis terhadap bapak satu ini , iyalah dia banyak sekali menolongku selama aku kerja disini , mulai dari anter ke rumah kalau shift malam , minta dibeliin makan siang pokoknya banyak deh , “nuhun ya pak gatot “lelaki paruh baya yang masih menggantungkan hidupnya dengan menjaga keamanan Spa tempatku bekerja.

Aku duduk di meja yang sudah aku pakai hampir 15 bulan , namun seringnya sih jalan jalan cek cek anak anak sama nemenin tamu ngobrol sih, yaa kalo digodain mah sudah biasa ahahha , cowok kalo liat aset nonjol dikit ya pasti betah , tapi ya gitulah semua tamu sama aja ,. Doyannya sex sex dan sex , halah capek dehh , mmmm sampai suatu saat ada satu tamu yang cukup menarik perhatian aku , seorang pria dewasa , berwajah biasa aja namun begitu menarik untuk disapa dan diajak bicara , datang ke spa sepertinya bukan kebiasan dia , mmm terlihat sih dari lugu nya dia , tapi walaupun begitu dia itu cukup tenang menghadapi semua godaan dunia remang remang ahahah , entah kenapa akupun memberikan terapis didikan terbaiku kepadanya , aduh kesalahan ini , orang yang baik itu jarang ditemukan loh , bahkan di tempat seperti inipun manusia yang baik hati akan lebih terlihat bercahaya dalam gelap , ya bisa dibilang lebih mending lah auranya dibanding aura para pria yang datang kesini dengan sifat mesumnya , pria satu ini benar-benar kalem , sampai aku nyuruh pak gatot nyusulin name card dengan pin dan no pribadi aku ke parkiran , gila wkwkwk segitu ngebetnya gue sama kakak satu ini , oh ya namanya “Angga” .

Dan si kak angga ini bikin bete siang ini , setelah kemaren ketemu dan meluk gue , eh gue meluk dia , aduh gimana sih pokonya kita kiss mesra lah , yaa walau gue tau dia udah punya istri dan WIL tapi entah kenapa darah ini begitu panas bila didekat dia ahahha , sex appeal nya tinggi banget , mungkin karena dia lebih dewasa atau kalem ? entahlah yang pasti aku nyaman banget walau cuman sekedar chat sama kak angga , apalagi kemaren ampe peyuk peyukk ahh bahagiaa.

Tapi sekarang dia bikin bete, no hape ga aktif , bbm ga sent , padahal jam kerja , kemana dia ? apa hapenya ikutan ilang juga sama kaya aku kemaren kemaren ?

Ah …. kak angga , kamu dimanaaa?

~**~

~**~
Yuhuuu , makan siaang , ce ilaahhh keren banget ya aku , keliling kota nyari maksi pake mobil sport dua pintu , biasanya sih ogah banget buka jendela , tapi kali ini aku buka agak lebar , kacamata hitam aku pakai dengan mantap , make up minimalis namun manis , mmmmm apa lagi ya ? oh ya karena hari ini aku baru beres nguji UP anak anak , aku bisa bebas dari jam 12 iang ini sampe sore , hmm kemana ya cari maksinya ?

Perempatan ini cukup lama , dan brrmm brrmm , satu motor sport berkapasitas 600 cc hadir disamping mobil yang kupandu , terlihat sekali si lelaki yang yaa mungkin berusia anak kuliahan membuka kaca helm nya , melihat ke arahku dengan pandangan gemas , tiba tiba dia mengedip ngedipkan matanya , ihhh jijay wkwkw , haloooo emang aku menarik banget ya ? ahahahah gila aja lu boy , aku ini sudah punya satu anak lelaki lohh dengan suami yang baik hati , aku memberikan senyum namun kecut kepadanya pertanda “piss off , aku udah ada yang punya ” ahahah , si bocah tidak menyerah , dia terus mengikutiku sampai ke sebuah kedai kopi plus resto di jlan naripan , aku memarkirkan mobil milik adiku ini , melepas kacamata hitam dan masuk kedai , kulihat sekilas si bocah jalanan tampak melongo melihat “pemandangan dewasa ” ini xixixixi , hei boy , inilah pesona mamah muda , mending kamu pulang deh kerjain pe er cebok trus bobo siang , daripada berdelusi bisa milikin aku , maaf aku udah ada yang punya yaaa .

Aku duduk di pojok yang menyediakan wi fi , aku mulai buka skype dan kontak adiku yang sedang di singapura sana bersama “suamiku” , diangkat dan terlihat dia sedang di ruang cek up , kutanyakan kemana suamiku ternyata sedang sibuk cari wi fi , entah HP nya eror atau gimana tapi memang ga bisa konek ke data mulai dari turun pesawat di chang i, tapi lidi si adiku ini mengisyaratkan bahwa mereka baik baik saja , dan sore atau besok pagi suamiku bisa pulang ke Bandung , tapi tidak dengan adiku , dia harus dirawat selama 10 hari atau lebih disana , hiks sedih banget , orang tua adiku sudah terbang dari Narita ke singapura , mungkin ayah adiku akan stay disana untuk nunggu anaknya tersayang , huuftt sakit apa sih kamu neng , ampe harus rawat inap lebih lanjut , sedih tetehmu ini.

Dan buat suamiku , baik baik disana ya , jangan nakal sama adik sendiri , ini kesempatan kedua kamu bisa ada didekatnya dan entah mengapa aku memberikannya , aduh jadi bingung , gimana coba kalu mereka .. aahhh jangaaan , lidya kan lagi sakit ya? Mana mungkin bisa .. ahh aku ga mau deh bayanginnya , angga cepet pulaaangggg , istrimu kangen nihhh.

~**~

~**~
Kosong , ruangan ini begitu kosong , pria yang katanya suamiku sudah tidak ada , hanya ibu tua yang mengaku sebagai ibuku tadi ada disini , dia pamit membeli sesuatu .

Sebenarnya aku tidak boleh terlalu banyak memikirkan sesuatu oleh dokter , cukup istirahat dan istirahat , jangan juga berupaya mengingat masa laluku , itu bisa membuatku mual dan pusing.

Kaki kiriku masih mati rasa , mungkin ada beberapa pen tertanam di belulangnya , hmmm bisa jalan normal lagi ga ya ? mudah mudahan aku bisa sembuh total.

Dan kepalaku ini selalu sakit tiap kugerakan berlebih , ya aku tertidur dan nyenyak , dalam tidurku aku hanya melihat pemandangan hijau , awan biru dan hal yang sama berulang , tapi tidak ada sedikitpun kilasan memori yang muncul , bahkan wajah pria yang ktanya suamiku ini tidak pernah hadir dalam benaku . apakah ada hal lain yang bisa mengingatkanku terhadap sesuatu ?

Beberapa kerabat dan kayanya rekan kerja memang sudah datang kesini, tapi aku benar-benar tidak bisa mengingatnya , aku hanya mencoba tersenyum , takut membuat mereka semua kecewa.

Dan akhirnya aku hanya bisa mengucap beberapa kata “mohon kembalikan kenangan masa laluku, indah , buruk , sedih, senang , aku akan dengan lapang dada menerima semuanya” .

~**~

” arghh ga bisa konek ! , benar benar ga bisa konek , Hp ku memang bukan model terbaru , tapi dalam urusan menangkap wi fi biasanya tidak ada masalah kalu di Bandung , aduhh disaat butuh online malah kaya gini , sial ”

Celoteh angga yang sedang sibuk cari sinyal.

~ Sementara itu Lidya hanya menikmati hangatnya sore hari di pinggiran Hospital tepi laut sambil menunggu medical check up tahap berikutnya ~


~**~

Bandung, 2 Januari 2016

ANGGA : ya mah , papah masih di kantor , kenapa? (on phone call)
VIONA : itu tadi ada bu rianti ke kantor mamah
ANGGA : loh , kenapa ya tiba tiba?
VIONA : tauk tuh , tapi dia ga ajak ngobrol mamah , dia ketemu ibu ketua jurusan aja
ANGGA : oohh ada proyek kali mah, biasalah pengusaha , hehe
VIONA : iya kali ya , eh pah , kamu jarang cerita tentang bu rianti lagi , emang udah ga ada kontrak?
ANGGA : mmm , dari 4 bulan lalu sepulang ke Pangandaran udah ga pernah ke kantor lagi tuh mah , sekarang papah cuman sibuk siapin pelatihan rutin aja ga urusin tender rianti lagi , lagipula ga ada permohonan masuk.
VIONA : oo gitu ya , padahal kita sama sama tau di sosmed , eh pas ketemu muka meni ga ada ramah ramahnya tuh yg namanya bu rianti ahaha
ANGGA : ahahah , ngarep ditanya mah ?
VIONA : ga juga sih , yaa cuman gimana ya , gitu welah ahahahah
ANGGA : ya gapapa mah , kalo ga ditanya ga usah menyodorkan diri ahahahah
VIONA : iyalah pah hehe .

Hari ini tepat sekitar 4 bulan semenjak insiden tabrakan Defi , dan selama itu juga aku tidak pernah lagi bisa menemuinya , hanya ada satu moment saat bersama orang kantor menjengguk di rumahnya , tapi defi hanya bisa tersenyum aneh , dia tidak bisa mengenal rekannya satu persatu , hanya candaan garing para rekan yang bisa bikin dia tertawa.

Hari ini 2 Januari , hari ulang tahun Defi menurut report dari path nya , hmmm agak kekanakan sih , tapi aku ingin ini menjadi moment untuk bisa bertemu sekedar ngobrol , ajak siapa ya buat kamuflase ?

Akhirnya aku mengajak Irene , teman sekantorku yang kebetulan satu team dengan Defi bila ada project , aku menuju ruangan Irene di bagian pra produksi

ANGGA : siang mbak
IRENE : hai pak , tumben nih ke ruang produksi hehe
ANGGA : mmm iya tumben ya , pasti ada maunya nih ahahha
IRENE : yeee malah jawab sendiri , kenapa kenapa nih
ANGGA : mm sore ini ada waktu ga ?
IRENE : mmm santai sih akumah , anak kost hehe , ada apa ya ? mau ngajak nge date ? ya ampunn inget sama anak sama teh viooo paakk xixiix
ANGGA : ah kampret , bukan itu ihh , itu mah ntar aja wkwkwk
IRENE : ahahah kirain , apa apa apa coba ?
ANGGA : mmm , nengok Defi yuk
IRENE : eh ? nengok ?
ANGGA : iya nengok , udah lama ga ketemu Defi mau tau kabarnya aja , soalnya kayanya sosmednya juga ga update gitu
IRENE : kangen yaaaa xiixi
ANGGA : ah elu ren , serius lahh yuk mau ga ?
IRENE : kenapa ga sendiri aja ke rumahnya atuh pak
ANGGA : mmm mmm ga enak euy , masa cowok nyamperin cewek bersuami , apa kata dunia
IRENE : ahahha , ya udah irene temenin , tapi traktir traktir yaa
ANGGA : heemm katanya tadi inget vioo inget anakk zzzz
IRENE : ih sstt ah jangan bilang bilang atuh , kan cuman traktir doang xixixi
ANGGA : ok ok , ntar pulangnya bareng ya , beli sesuatu dulu buat Defi
IRENE : siappp

Sore itu aku izin mengurus “sesuatu” ke wife , ga apalah sedikit berbohong , demi kebaikan ahahah , dan sekarang disampingku ada seorang gadis manis berseragam kantor dengan rok super pendek , usianya mungkin 23 tahun , asli Garut bernawa Irene Irawati hmm jangan punya pikiran macam macam dulu deh , aku butuh dia hanya untuk kamuflase.

Setelah keluar dari satu toko buah dan gift , aku dan irene menuju rumah Defi di sekitar batas Barat kota Bandung , sore itu kulihat di pekarangan rumah seorang Ibu muda dengan paras cantik dan rambut yang mulai panjang tanggung sedang membaca buku ditemani ibu separuh baya yang kukenal sebagai ibunda Defi , aku memarkirkan mobilku dan menghampiri mereka sambil mengucapkan salam.

IBUNDA DEFI : masuk nak masuk
ANGGA : eh ibu ( sungkem tangan) , gimana defi bu ?
IBUNDA DEFI : sudah bisa jalan walau pakai tongkat , tapi ya gitu belum inget semua nak

Aku menghampiri Defi yang tersenyum menyambutku dan juga Irene

DEFI : soree mmmm angga ya ?
ANGGA : iya bu hehe , gimana ? baikan ?
DEFI : yaa gini deh ngga , pegel nih pengen cepet bisa jalan normal trus lari larian ahahah
ANGGA : ahaha , dulu mana suka kamu lari fi
DEFI : oh ya ? masa ? ahahah maaf ga inget
IRENE : hai mbak , gemukan ya sekarang ?
DEFI : hei Irene , iya nih , makan teruss ga gerak gerak , minum obat teruss , gemuk deh , eh kerjaan kamu apa kabar ?
IRENE : baik mbak , cepet balik ke kantor dooong mbaak , kangen ngurus project ama mbak nih
DEFI : ahahah iya iya , eh makasih ya udah suka temenin chat , mmm kayanya aku dulu itu aktif banget ya ? makasih udah kasih tau aku dulu kaya gimana ahahha
ANGGA : loh , kalian suka chat ?
IRENE : iya lah pak , kita kan soulmate xixixi
ANGGA : oohhh , aku kira defi udah off sosmed sama chat , diem mulu sih
DEFI : oooh itu ya , maaf nih beneran ,pas tabrakan HP aku crash juga , cuman nyisa kontak telefon aja di sim card , setelah itu HP nya rusak , ini pake HP baru , pas mau log in sosmed , aku lupa passwordnya semua ahahhaha
ANGGA : ahh pantesan , bikin baru atuh bu
DEFI : udah kok , mmm yang ada angka 2 nya belakangnya , di irene juga ada
ANGGA : ya udah , invite atuh path aku
DEFI : iya iya
ANGGA : eh ini ada dikit oleh oleh buat yang sakit , oh iya selamat ulang tahun ya def
DEFI : duhh repotin (defi menerima parcel buah dan berusaha berdiri dengan tongkatnya ), eh mah emang aku ulang tahun hari ini ? kok mas anto belum kasih selamat ya ?
IBUNDA DEFI : mungkin belum sayang , dia sibuk
DEFI : hmmm , eh makasih ya ngga ,malah kamu yang ingetin aku duluan
IRENE : eehh jangan banyak gerak dulu mbak , sini biar aku aja yang bawa kedalem
DEFI : ahahah iya , makasih ya ren , potong potong saja kita makan rame rame disini
IBUNDA DEFI : sini ibu bantu yuk

Akhirnya mereka berdua masuk kedalam rumah meninggalkanku dengan Defi di teras , pada awalnya hanya diam dan tanpa dialog , aku hanya memandang pemilik sudut hatiku ini dengan penuh kenangan , tubuh yang cantik itu terkulai tak bisa banyak bergerak , sedikit berisi , namun tetap cantik dengan memori yang sungguh tidak ada sedikitpun teringat tentang status kita dulu , aku mohon , mohon segera sehatkanlah dia walau tidak dengan memori lamanya , aku mohon sehatkan raganya .

DEFI : bengong aja pak ahaha
ANGGA : iya , hehe maaf bu
DEFI : eh angga ini udah merit kan ?
ANGGA : udah fi , knapa?
DEFI : udah punya anak juga ?
ANGGA : udah satu , laki laki
DEFI : wahh hebatt , semoga berjodoh sama anak perempuanku ya ahahaha
ANGGA : wahh waahh siti nurbaya nih ahahah
DEFI : mana liat dong anak nya (defi berusaha lagi berdiri menghampiriku)
ANGGA : eh sudah fi biar aku kesana (aku menghampiri defi dan duduk disebelahnya , kemudian kubuka Galery Pic di HP ku )
DEFI : waah ganteng ya anak kamu ngga
ANGGA : faktor keturunan sih xixix
DEFI : ahahha bisa aja kamu , mmm ini istri kamu ? wahhh cantik yaa (deja vu ? ) tapi familiar banget nih mukanya , eemm ngga , apa aku dulu kenal baik sama istri kamu ?
ANGGA : kenal , tapi ga terlalu deket
DEFI : kenapa ?
ANGGA : eeemmmm apa ya ? pokonya cuman kenal doang , kalian seprofesi sama sama Dosen dan suka beri materi di Pelatihan yang aku buat
DEFI : oohh , eh wangi ini ? aku kenal banget (mengendus) parfum kamu ya ? kok , mmmm apa ya?
ANGGA : kenapa ? ini parfum biasa ah
DEFI : iya tapi hangat banget , wanginya serasa sering cium nih , tapi aahh aku beneran lupa
ANGGA : udahh jangan maksain mengingat sesuatu fi , nanti kamu sakit
DEFI : hehe iya ngga , mmm kita dulu deket ga sebagai patner ?
ANGGA : mm lumayan lah ,kita sering jadi panitia atau rapat bareng
DEFI : owwh pantesan kamu jengguk aku , dulu mungkin kita patner kerja yang solid ya selain sama irene ahahha
ANGGA : yaa bisa dibilang seperti itulahh hehe
DEFI : mmm deket sama kamu , tubuh aku jadi aneh ahaha
ANGGA : aneh kenapa?
DEFI : serasa ingin berlari ahahah
ANGGA : loh ?
DEFI : iya , kenapa begitu menyenangkan ada disamping kamu ,ups maaf yaa suamikuu (matanya mendelik ke atas ) aku ga nakal kok , nih angga yang nakal ahaha
ANGGA : apa sihhh , tapi kamu dikit berubah sih fi
DEFI : berubah ?
ANGGA : iya , kamu dulu itu termasuk orang yang tegas dan terkesan dingin , tapi sekarang lebih ceria dan hangat.
DEFI : ahahah , kamu suka yang mana ?
ANGGA : aku selalu suka kamu kok , mau dulu atau sekarang
DEFI : eh ….

Sesaat dua pasang mata ini saling pandang , ada memori yang kembali walau sedikit di ingatan defi (mungkin) , itu terlihat dari gerak pupil matanya yang seakan menerobos masuk ke lubuk hatiku yang paing dalam dan sedikit mengungkapkan memori lama tentang kita ,kisah kasih kita , dan semua adegan panas kita yang aahhh mungkin . tapi kami kemudian melepaskan ikatan sesaat itu , aku melihat ke arah lain dan Defi tampak tertunduk.
DEFI : mmm , kenapa ya ?
ANGGA : apanya?
DEFI : aku rasa kita punya banyak cerita ya? Xixixi
ANGGA : kalau kamua anggap gitu , hmmm bisa dibilang iya
DEFI : accept path aku dong , sama tukeran No wa yang baru , gapapa kan ? aku minta tolong sama kamu buat sedikit sedikit balikin memori lama aku
ANGGA : boleh

Kita bertukar nomor dan disaat yang sama Iren datang membawa buah buahan yang sudah dicuci dan terpotong potong , kami melewati sore itu dengan penuh canda , merayakan hari lahir dan huft syukurlah , aku senang bisa didekatmu saat ini wahai pemilik sudut hatiku , walau pada saat terkahir aku berusaha melepaskanmu dan mungkin sekarang adalah kesempatan terbaiku untuk melepaskanmu , tapi aku tak bisa begitu saja menghapus memori masa lalumu , bila kau memintaku mengupas kembali dan menemukan memori yang hilang , dengan cara apapun pasti akan kubantu.

Petang menjelang , aku dan Irene pamit pulang .

Perempatan Peta Tegallega , padat merayap menuju lampu hijau , namun akhirnya berhenti juga , keburu merah lampunya.

ANGGA : macet zzz
IRENE : janji traktir yaaa trus anterin ke kost
ANGGA : iyaaa
IRENE : asiikkk

Namun tiba tiba jendela kacaku ada yang mengetuk , tok tok … lampu hijau, dan si pengetuk tadi seorang wanita berskuter buatan italy , siapa ya? Eh mungkinkah ? waahh iya sepertinya ,perasaanku ga enak , si pengendara skuter menunjuk ke arah ku , walau tertutup masker , dapat kulihat sorot matanya yang melotot ke arahku, ya itu Elsa , aku yakin itu elsa , wanita muda yang pernah kuberikan pelukan 20 detik , wanita yang menjadi teman chat ku 4 bulan ini , wanita yang sering maengajaku bertemu walau aku selalu tidak bisa menemuinya dengan berbagai alasan , wanita yang sudah menyatakan dirinya bersedia menjadi kekasihku yang baru , wanita yang aahhhhh … selalu kuhindari , kenapa? Aku tidak bisa bergumul dengan wanita lain di saat satu pemilik hatiku tak berdaya karena kecelakan dan satu lagi sedang menjalani terapi penyembuhan di Singapore sana , aku kangen si bawel Lidya , tapi aku tidak bisa begitu saja ke singapura , selain biaya ya mungkin itu akan membuat wife ku curiga , aku ingin bertemu dan menjengguk Defi tapi tak bisa , tadi saja aku jengguk dia dengan kamuflase dan Defi benar-benar tidak bisa mengingat apapun, jadilah kau si pemarah Elsa yang selalu jadi teman chat ku , walu sudah menjurus kemana mana aku tetap teguh dengan pendirianku , aku tetap tidak akan lupa tentang kekasih dan wife yang kuceritakan kepada elsa , samapai saat ini aku lihat sorot mata yang benar benar marah dari elsa , ya walau bagaimanapun disampingku sekarang ini ada seorang wanita muda yang manis juga , dan elsa melihatnya , aku yakin prasangka terburuk sudah jatuh terhadapku , dan aku harus bisa menjelaskan ini kepadanya.

ANGGA : ren , traktirnya besok ya ?
IRENE : yahhhh kenapa ?
ANGGA : aku ada perlu , maaf
IRENE : gitu dehh , bete ah (cemberut beneran)
ANGGA : besok deh cius besok
IRENE : bodo ah , anterin pulang dulu !
ANGGA : iya iya aku anterin pulang , ke arah mana nih
IRENE : perempatan depan belok kiri (cemberut)
ANGGA : jangan marah yaa maaf , besok makan siang sama tea time deh janjii
IRENE : beneran yaa , awas kalo boong ,eh emang ada perlu apa sih ? yang cewek nunjuk nunjuk tadi itu siapa ? sodara teh vio ? aduh gawat malu ih aku
ANGGA : bukan sodara vio kok , cuman orang yang aku kenal aja
IRENE : owhh kirain , eh depan stop aja , kost aku masuk dikit ga masuk mobil
ANGGA : owh ok

Mobilku berhenti di depan sebuah mart waralaba , irene pamitan sambil memonyongkan bibirnya “besok yaa , awas udah janji loohh ” irene berucap ketus , menutup pintu dan berlalu meninggalkan wangi parfum yang lembut di jok sampingku.

Tanggung pulang malam , aku memacu sedan tuaku ke arah Cikawao , jarak Kost Irene dengan Elsa memang tidak terlalu jauh rupanya , aku kembali memarkirkan mobilku di garis parkir depan sebuah mart waralaba lagi , berjalan menyusuri jalan kecil menuju sebuah gerbang dengan pintu sedikit terbuka dan menuju room tempat tingga Elsa , kulihat skuter italy nya ada disana dengan mesin yang masih panas , hmmm belum lama nyampe rupanya , kuketuk pintu beberapa kali , ada suara menyahut dari arah dalam ” siapa ?” , aku menjawab , ” ini angga” …. sedikit ada jeda , ” elsa nya ga ada ” …

ANGGA : lah yang jawab siapa ?
ELSA : ga ada orang kok di dalem
ANGGA : owh (senyum sendiri) , brarti hantu ya di dalem

Kyaaaa , gedubrak !.. dari arah dalam terdengar teriakan gadis dan pintu terbuka dengan tergesa , elsa keluar dan memeluku sambil ketakutan

ELSA : kakak maah , jangan bilang hantu ahh aku takutt
ANGGA : ahahah , abis kalo elsa ga ada yang jawab tadi siapa kalo bukan hantu coba ?
ELSA : nyebelinn , masuk dulu sini (elsa menarik lenganku , sedangkan aku berusaha melepaskan sepatuku jadinya ya sibuk gitu deh)
ELSA : kakak , tadi siapa hayoo yang di dalem mobil ? bukan teh vio kan ?
ANGGA : bukan
ELSA : trus siapa ?
ANGGA : namanya Irene
ELSA : pacar barunya ya ? ( cemberut akut)
ANGGA : ahahha bukan bukan , irene itu sekantor sama aku dia di bagian pra produksi , mmm tadi udah nengok defi jadi pulang bareng
ELSA : Defi ? siapa lagi itu ?
ANGGA : eh (gawat) , defi rekan kerja kita yang baru kena musibah tabrakan parah gitu
ELSA : ya ampun , kasian ya kak
ANGGA : iya hehe , kamutuh ya curigaan
ELSA : abisnya kakak tuh , diajak kesini ga pernah mau , jalan aja harus ditempat rame, kan pengennya beduaan aja gitu aku teh kak, ah jalan juga keitung jari , paling makan doang di foodcourt deket kantor aku , ih sebel.
ANGGA : ya maaf , mmm tapi sekarang kamu berhasil bawa aku kemari kan ?
ELSA : eh iya juga sih xixix , harus ketangkap basah dulu baru mau ya ? ahaha eh kenapa kakak susul aku kesini ?
ANGGA : soalnya aku tahu kamu bakalan bete , yaa jadi mau clear kan suasana hehe
ELSA : berarti kakak udah anggap aku “sesuatu” dong ? hmmm senengnya
ANGGA : eh , ah biasa aja , tapi .. mmmm duh bingung sendiri
ELSA : sa seneng kok kak udah diperhatiin kaya gini (peluk)
ANGGA : eh

Entah kenapa aku menerima pelukan elsa , tidak berusaha melepaskannya walau sudah lebih dari 20 detik , mmmhhh wangi tubuhnya kali ini sungguh agak menggoda , antara parfum dan keringat gadis sepulang kerja dan debu jalanan entah kenapa membuatku sedikit “panas” .

Aku memposisikan pelukan ini tepat di pinggir kasur , elsa berusaha mencium bibirku , aku tak menghindar , ahhh mungkin 4 bulan lamanya aku hanya bergumul dengan wife dan kali ini aku tidak bisa menahan kiss yang lembut dari elsa , aku sedikit melawan dengan sapuan lidah yang lembut dan hal itu semakin membuat erat pelukan elsa , mengusap rambutku dan menarik tubuh ini hingga sekarang posisinya tertindih oleh tubuhku.

ANGGA : sa , udah , aku ga bisa
ELSA : iya , tapi mmpphhh

Elsa merangkulku dan kembali mendarakan kiss terbaiknya , dan tanpa sadar aku ikut menikmatinya , sesaat bayangan tubuh sakit Defi dan Lidya tidak terlihat sama sekali , aku hanya ingin menikmati moment ini , aku mulai memposisikan kedua tanganku di atas dadanya yang cukup wah untuk seusianya , mengenggamnya pelan dan hal itu membuat tubuh elsa bergetar , baju kerjanya yang hanya berupa kemeja tipis ber blazer berusaha dia lepaskan dengan tergesa , aku membantunya dan sekarang hanya terlihat tubuh atas elsa yang sangat bersih dengan dua cup penutup dada berwarna merah , gemas aku melihat belahan dada itu , akupun menghisap satu gundukan namun bukan di puting , menghisapnya kuat kuat hingga meninggalkan bekas merah , sesuatu yang jarang kulakukan saat bercinta tapi entah mengapa hari ini aku melakukannya bukan di satu bagian dada tapi di keduanya , ingin rasanya kulakukan di leher jenjang milik elsa , namun aku khawatir bekasnya terlihat rekan kerjanya , akhirnya kuputuskan menyusur area perut , menyingkapkan rok kerjanya dan melucuti cd penutup V nya , tercium bau khas V ketika kubuka , aku anggap wajar sebab dia baru saja pulang kerja seharian , namun itu tidak menyurutkan semangatku untuk kiss lembut bulu V nya dan menjilat belahan V yang masih berwarna pink itu hmmmm elsa tampak kesusahan menahan efek geli yang kubuat , dan benar saja dia langsung mengangkat kepalaku , kiss brutal bibirku dan berusaha melucuti baju kerjaku dan kini hanya aku sudah sepenuhnya tak berpakaian.

” kakakk , masukin kak cepet hhhhh ”

Elsa menarik narik batang P ku yang memang sudah tegang sepenuhnya , menggesek gesekannya ke belahan V nya sendiri dan menekan pantatku dengan sebelah tangan seakan dia sudah tidak sabar ingin segera “disetubuhi” .

” bentar sa , hhhh , susah nih ”

Memang benar adanya , walau elsa pernah bercerita kalau dia pernah ML dengan pacarnya dulu , tapi hal itu tidak berpengaruh terhadap keadaan v nya yang walau basah tapi tetap susah ditembus bahkan oleh P yang sudah berpengalaman seperti aku ini.

Dengan sedikit tenaga akhirnya kepala P ku berhasil menembus belahan V elsa , elsa mendelikan matanya dan sedikit menahan nafas namun dengan gemas elsa menekankan pinggulnya keatas berbarengan dengan kedua tangannya menekan pinggulku dan rrttt rttt blessh seluruh bagian P ku amblas ke V elsa diiringi pekikan kecil dari elsa yang langsung ku respons dengan menutup bibirnya dengan bibirku agar suaranya tidak tembus keluar ruangan.

Elsa tampak menikmati kiss dariku dan mulai menggerakan pinggulnya sendiri , aku hanya menekan pinggulku agar P ku tertancap masuk kedalam V elsa , kemudian mulai kutarik dan masukan kembali hingga proses penetrasi ini lancar dan basah.

“kak , teruss ahhhhh ”

Aku memompa tubuh putih ini dengan sedikit tergesa , entah kenapa aku begitu bersemangat saat ini , tidak seperti biasanya akupun kembali meremas gemas kedua belah dada elsa yang berpantulan kesana kemari , dengan gemas aku meremas sebelah dan menghisap putingnya sebelah lagi , tubuhku dilanda kenikmatan yang amat sangat , entah karena apa akupun tidak terlalu perdulu targetku sekarang adalah memuaskan gadis yang sedang kucumbu ini dan memuaskan tubuhku sendiri ….

” sa , aku ga kuat ….. ” udah mau ….

” jangan dulu kak , sebentar lagi … sa juga udah mau … ahhh barengan kak !”

Elsa menggoyangkan pinggulnya dengan cepat , begitupun aku yang menghujamkan P ku berulang kali dengan kecepatan penuh …. ” cabut ! ” itu yang terlintas di otaku pertama kali ketika mulai kurasakan reaksi pada P ku yang mulai berkedut dan bersiap melepaskan isinya , namun aku melihat usaha elsa yang juga bergesa mencapai orgasmenya , aku tahan sekejap orgasmeku , tapi tidak bisa , pemandangan ini sunguh menggemaskan dimana terlihat seorang gadis dengan badan mulus dan dada berguncang berusaha memuaskanku dan dirinya sendiri akhirnyaaa…

” kakakk , aku keluar ! ” elsa mendekap tubuhku sungguh erat ,

” ahhhhh ” semuanya terlambat , aku memuntahkan seluruh spermaku di bagian terdalam V elsa , memang aku merasakan kenikmatan yang tiada tara , tapi kekhawatirannyapun memuncak dan sedikit menggangu after glowku.

21.30 WIB (masih di kost elsa)

Tubuh lelah itu memeluku sambil memejamkan matanya , tubuh elsa sudah tidak tertutup oleh apapun , bisa kulihat jelas betapa halusnya tengkuk dan seluruh bagian kulitnya , aku yang dipeluknya hanya melihat tv sambil merokok dan menerawang.

ELSA : kak , capek ya ?
ANGGA : hmm
ELSA : udah tidur disini aja
ANGGA : waduh , ntar wife ku nyariin , mmm bentar lagi juga dia telfon kayaknya
ELSA : (kembali memejamkan mata sambil cemberut) ya udah hmmm
ANGGA : sa , tadi aku nyemprot di dalem
ELSA : iya kak aku tau kok , dan enak banget , anget xixixi
ANGGA : ya ampun , kamu ga khawatir gitu ?
ELSA : mmmm takut sih , tapi enak , tapii ya udahlah udah kebablasan ini , kedepannya sa mau nyimpen kondom aja biar aman ahahha
ANGGA : ahh , kamumah aku lagi panik malah becanda
ELSA : (tersenyum) kak , udah deh , mudah mudahan ga jadi ya ? (kiss pipiku)
ANGGA : ya , mudah mudahan

Aku kembali menghisap rokokku , ternyata sampai jam 10 malam aku pamit pulang wife belum mengkontaku , hmmm mungkin dia begitu percaya padaku.

~**~

Kulihat pintu garasi rumahku masih terbuka , aku hanya mendorong sedikit dan memasukan mobl tuaku , wife sudah berdiri di depan pintu sambil tersenyum menyambutku , mengambil alih tas kerjaku dan berjalan dibelakangku menuju ruang tv .

Aku duduk sambil melihat kepingan dvd yang sedang ditonton wife hmmm kepingan dvd dorama tahun 2000an , ah J freak memang wife ku ini .

VIONA : capek pah ? mamah bikinin kopi ya
ANGGA : iya mah
VIONA : bentar mamah bawa baju ganti dulu , biar papah ganti baju sekalian di kamar mandi
ANGGA : iya mah

Wife membawa baju gantiku ke kamar mandi dan aku menuju kamar mandi dan berganti baju , membuka helai pakaian kerjaku dan dengan baju tidur , kemudian menuju ruang tv dimana secangkir kopi sudah tersedia disana , wife duduk sambil tersenyum.

VIONA : mau dipijitin bahunya ?
ANGGA : boleehh
VIONA : duhh capek ya pak angga ini sekarang sibuk terus
ANGGA : lumayan lah mah
VIONA : mudah mudahan dilancarkan rezekinya yaa
ANGGA : aminn

Wife memijat pundaku hingga aku terkantuk , tak berapa lama dengan langkah gontai aku berusaha menuju kamar tidurku dibimbing oleh wife , aku merebahkan tubuh lelahku ini , wife kembali meninggalkanku yang sudah setengah tertidur menuju kamar mandi , mengambil wadah pakaian bekas ke tempat mesin cuci dekat jemuran belakang.

@ruang cuci

~ Viona ~

“kasihan suamiku , dia pekerja keras walau terlihat santai , dia selalu melindungi kami keluarga kecilnya , kerabatnya , teman temannya dan bahkan juga adiku lidya padahal yang mencintainya sama sepertiku , tapi dia begitu tangguh untuk tidak menduakan aku hmmm aku sayang kamu angga ” (tanpa sadar viona mendekap baju kerja bekas pakai angga dan menciumnya )

” eh ? , kenapa serasa ada yang aneh ya ? , ini mmmpphh (mendengus) seperti bukan wangi parfum angga , beda banget , mmmpphh (berkali kali mencium kemeja angga ) , iya ini bukan wangi parfum angga , ini seperti wangi parfum perempuan , (muka viona terlihat cemas ) , angga , apakah kamu ?
Kumohon jangan ………… ”

Viona menunduk sesaat , kemudian menyandarkan tubuhnya ke tembok sambil memegang kemeja kerja angga , matanya menerawang ke langit malam di spot tempat cucian yang memang di halaman belakang yang terbuka dan menghadap benteng rumah tetangga, hatinya penuh tanya dan perasaannya sungguh tak nyaman.

Bersambung

Pembaca setia Kisah Malam, Terima Kasih sudah membaca cerita kita dan sabar menunggu updatenya setiap hari. Maafkan admin yang kadang telat Update (Admin juga manusia :D)
BTW yang mau jadi member VIP kisah malam dan dapat cerita full langsung sampai Tamat.
Info Lebih Lanjut Hubungin di Kontak
No WA Admin : +855 77 344 325 (Tambahkan ke kontak sesuai nomer [Pakai +855])
Terima Kasih 🙂

Daftar Part

Cerita Terpopuler