. Misi Penghancuran Part 65 | Kisah Malam

Misi Penghancuran Part 65

0
288
Cerita seks dewasa Misi Penghancuran

Misi Penghancuran Part 65

Bab Akhir 

Perang akan berakhir…. Akulah pria yang memikul semua kesedihan dan kebahagiaan dari akhir Perang ini… Meskipun secara matematis saat ini aku kalah… Kakekku punya tubuh dari raja para Dewa atau Ras Dewa yang memiliki kemampuan untuk meregenerasi tubuhnya… Memang aku juga memiliki hal yang sama dengan regenerasi… Tapi punyaku jauh berbeda… Kalau tanpa Revive Bear aku tak akan bisa meregenerasi dan lagi itu membutuhkan banyak stamina… Jika stamina ku sampai habis makan aku tak bisa melakukannya lagi…. Berbeda dengan penguasa Ras Dewa yang memiliki kemampuan regenerasi Alami… Sehingga berapa kali tubuh mereka hancur selama jantung mereka tak berhenti itu akan kembali untuk seperti semua tanpa membebani Stamina penggunanya…. Belum lagi skill unik tentang menyerap stamina alam jika stamina mereka terkuras… Jadi pertarungan berlarut-larut akan membahayakan ku…. Dan bertarung cepat juga akan sulit saat ini dengan 3 mahkluk mistis bertipe immortal jelas akan berat…. Hanya ada satu kemungkinan untuk menang… Tapi ini tergantung pada keberuntungan serta ketenangan ku untuk menghitung kemungkinan yang akan terjadi…

Kakekku sudah mengetahui aku memiliki kekuatan immortal seperti Soul eater Bear… Yang dapat menyerap apapun yang berada di dekatnya tanpa terkecuali… Apa lagi jarak sangat dekat kakekku tak akan bisa menghindar… Tapi konsekuensi yang ku Terima dari pengunaan kekuatan karena memakan terlalu banyak stamina yang mengakibatkan kehancuran tubuhku sendiri…. Semua rencana serangan ini terus teringang di otakku… Ketika ku bukan pintu kamar utama ku pun aku belum bisa melupakan berapa sulit menang melawan kakekku saat ini… Tapi ini tantangan… Pria tak akan berkembang jika dia tak mau melawan sesuatu hal yang bahkan lebih sulit dari yang otaknya pikirkan…

Kulihat wanita cantikku dengan wajah yang lebih Chubby dari sebelumnya… Perutnya sudah besar maksimal membuatnya sulit untuk keluar dan berjalan…. Mata indahnya menyapu seluruh tubuhku mengisyarakatkan kerinduan yang amat dalam padaku … tapi sebenarnya akulah yang amat merindukan dirinya

Tia​

“ kau sudah pulang tuan…. “ ucap Tia

“ ya aku sudah pulang… Karena aku merindukanmu…. “ lanjut ku

“ apa itu sebuah kiasan agar istrimu ini tak marah…. setelah kau pergi semaumu …. “ ucap Tia tersenyum

“ Tak ada kiasan yang pantas di sematkan pada wanita yang terbaik seperti dirimu…. “ lanjut ku mendekati Tia yang sedang duduk dikasur…. Kaki sedikit membengkak…. efek dari kehamilannya yang sudah hampir mencapai fase kelahiran…

“ Kau sudah pintar merayu… “ ucap Tia terhenti saat ku kecup bibirnya nan indah itu….

“ apa kabar calon penerus ku…. “ lanjut ku menyingkap pakaian hamil Tia lalu mulai mengusap perut buncit nya… Dan berbeda dari sebelumnya… Aku bisa merasakan gerakan yang kuat dari dalam perutnya… Seperti ada gelombang yang bergerak di perut Tia

“ Kau terkejut ayah…. Anakmu sedang berkomunikasi padamu…. “ lanjut Tia tersenyum melihat ekspresi terkejut ku….

“ apa dia bergerak se aktif ini… “ lanjutku yang masih tetap terpaku dengan gerakan yang kurasakan pada perut Tia

“ ya dia seperti ingin berkomunikasi dengan mu…. “ ucap Tia juga menggenggam tanganku

“ Hai anakku… Ayahmu ini ingin segera berjumpa dengan mu…. Aku ingin melihat dengan mata kepalaku sendiri detik-detik menjadi seorang Ayah… Kapan persalinan nya Tiaku… Agar aku menjadi saksi akan kelahiran pertama anak dari raja Keluarga AS yang baru “ tanyaku sambil terus bermain dengan perut yang bergetar setiap mendapat sentuhan… Apalagi saat ku tempelkan telingaku…. Suara benturan terdengar dari dalam…. ada suara gemuruh Air didalam sana yang membuatku benar-benar takjub dengan ini…

“ perkiraan dari Anna… Kelahiran anak kita sekitar 8-10 hari lagi tuan…. “ ucap Tia menjelaskan kapan persalinan nya…. Dan sontak membuatku seperti tersambar petir… Karena waktu persalinan nya sama seperti duel akhirku melawan kakekku… Itu berarti aku tak akan bisa menemani Tia dalam pertarungan hidup dan matinya untuk melahirkan anak pertamaku… Kenapa Tuhan begitu besar memberi ujian padaku dan Tia…

“ Tuan kenapa…. Kenapa anda melamun… Apa itu bertanda buruk…. Apa itu berita buruk yang ingin kau katakan padaku…. “ lanjut Tia menangkap hal aneh pada Raut wajahku yang seketika berubah setelah mengetahui waktu Kelahiran dari anak pertamaku…

“ kau selalu saja sangat tahu apa yang ada dipikiranku…. Aku tak salah pilih Pendamping… “ ucapku coba menenangkanya aku takut Tia akan mengalami stress yang mengakibatkan hal buruk terjadi pada anak kami…

“ katakanlah apa yang ingin kau katakan Tuanku… Aku akan mendengarkannya…. “ lanjutku meneguhkan hatinya … meskipun perasaan was-was tetap menghantuinya..

“ Aku punya berita baik dan berita buruk sekaligus Tia… Dan kau ingin denger yang mana terlebih dahulu… “ lanjut ku duduk disampingnya… membuat kepala Tia bersandar di pundakku…

“ Aku ingin dengar berita buruknya terlebih dahulu tuanku “ ucap Tia sambil mengelus pipiku

“ Berita buruknya…. Aku akan bertarung dengan Kakek beberapa hari kedepan… Dan kemungkinan aku tak akan ada saat kau melahirkan nanti…. Tapi ku Harap persalinan mu akan lancar… Dan kau bersama anak kita keduanya akan sehat…. lalu ada satu hal yang mungkin akan membuat mu Shock tapi ini harus ku sampaikan padamu… Karena aku tak ingin kau akan membenciku saat mengetahui rahasia ini dari orang lain…. “ lanjut ku memberikan Informasi yang amat buruk yang mungkin membuat Tia bersedih…

“ Tuan kau selalu dihatiku…. Aku juga minta maaf karena aku tak bisa mendampingimu disaat Perang akhir nanti…. Kuharap anak ini juga mengerti ketidakhadiran ayahnya bukan karena ayahnya tak sayang padanya tapi dia sedang berjuang agar dapat memberikan banyak waktu bersamanya… lalu Tuan katakan apapun yang ingin kau katakan… “ ucap Tia tersenyum meskipun diahati terdalamnya dia merasakan kesedihan bukan hanya karena aku tak akan berada disampingnya ketika masa persalinnya tapi dia tak ingin aku terluka saat melakukan pertarungan terakhirku…

“ satu hal lagi ini masalah penting yang langsung berkaitan denganmu…. Dan mungkin kau akan membenciku setelah kau mengetahui masalah ini tapi jujur aku tak pernah bermaksud untuk melanggar janjiku padamu tapi takdir yang membuatku harus melanggarnya…. “ lanjutku

“ Tuan apapun itu aku siap mendengarkannya…. Karena apapun itu tak akan menggoyahkan perasaanku terhadapmu… “ lanjut Tia meneguhkan hatinya

“ Ini masalah kakakmu Siska… Aku sudah berjanji tak akan menyentuhnya… Tapi justru aku melanggarnya… Bukan karena nafsuku… Tapi karena suaminya… Adalah pria yang ikut dalam rencana pembunuhan Ayahku,… Sehingga aku tak mampu mengontrol amarahku dan membunuhnya seketika dan membawa kakakmu ke pulau Cinta milikku… “ ucapku penuh keraguan menyampaikan hal ini…. Tapi aku harus jujur… Karena aku tak ingin Tia mengetahui hal Besar ini dari orang lain… Karena akan menimbulkan masalah yang lebih besar pada hubunganku dan Tia kedepannya…

“ Suami kakakku terlibat dalam Pembunuhan Orang tuamu…. “ ucap Tia terkejut

“ Dialah laki-laki yang telah membebaskan pria yang menabrak kedua orangtuaku, menjaminnya, memberikan waktu untuk pria itu kabur … lalu menutup kasusnya seakan itu kecelakaan biasa … Kau boleh melakukan apapun… Aku tak bisa menepati janjiku… seperti aku telah gagal menepati janjiku pada Nura “ lanjut ku

“ lalu apa kakakku baik-baik saja…. “ Tanya Tia

“ Tentu dia baik-baik saja…. Apa kau tak marah dengan apa yang terjadi…. “ lanjut ku yang masih bingung dengan sikap Tia yang tetap tenang setelah aku memberi informasi tentang kakaknya dan Iparnya….

“ Tuan… Selama kakakku baik-baik saja tak apa.. Dia juga selalu mengeluh tentang suaminya padaku…. Dan mungkin ini takdirnya…. Janji yang kita buat dulu itu terjadi karena aku belum mengenal siapa anda secara keseluruhan tuanku…. Setelah aku mengetahui siapa dirimu yang sebenarnya… Tak ada keraguan lagi diriku padamu…. dan setiap musuhmu maka dia juga musuhku… hanya kakakku yang berharga buatku tapi laki-laki biadap itu aku tak perdulinya “ ucap Tia mengejutkan buatku… Dia begitu bijaksana…. Dan wanita yang cukup kuat….

Tia​

“ Tia kau memang spesial…. Aku bangga memiliki mu…. “ ucapku meraih jarinya dan memasukkan cincin berlian yang ku beli bersama Hera beberapa waktu yang lalu….

“ Tuan apa ini… “ ucap Tia…

“ MenikahLah denganku…. “ ucapku singkat tapi tegas

“ Hmmm…. Dasar tak romantis… Kau mengajak menikah wanita di atas kasur… Dan apa kau mau menikah dengan wanita berstatus janda sepertiku… “ lanjut Tia mengajakku bercanda

“ aku bukan orang yang Romantis Tia…. Apa perlu kita ke suatu tempat yang indah…. Agar terkesan romantis…. “ lanjutku

“ tidak usah… Terima kasih… Anakmu ini sudah tidak bisa berdiam diri…. akan merepotkan jika pergi jauh… kau tak melihat kakiku bengkak “ lanjut Tia memperlihatkan kakinya yang bengkak..

“ Lalu kau menolak ajakanmu untuk menikah…. “ ucapku

“ jangan marah Tuan… Aku menerima Lamaran…. Meskipun di kamar mandi aku akan menerima pinangan itu…. Dan Cincin ini terlihat sangat mahal…. “ lanjut Tia tersenyum sambil melihatkan jari manisnya yang sudah terselip cincin indah di jarinya…

“ Hahaaa… Dasar apa kau begitu mudah menerima pinangan dari orang… “ lanjut ku mengejeknya

“ Hanya Wanita bodoh yang menolak Pinangan dari pria kaya …apalagi dia yang sudah menghamili nya… Dengan status Janda dan Miskin sepertiku tak ada alasan untuk ku menolakmu…. “ ucap Tia tertawa

“ benar juga…. tapi Apa sesakit itu Hamil hingga kau tak bisa berjalan…. “ lanjutku memijat kaki Tia yang membengkak…

“ tidak tuan…. Cuma anakmu ini selalu bermain di dalam sini… Membuatku dapat merasakan tendangannya, pukulannya… Tapi semua ini menyenangkan… Kau tak perlu khawatir… Ngomong-ngomong setelah berita buruk… Katanya tuan punya berita baik untukku… Apa itu tuan…. “ ucap Tia kembali ketopik utama kami…

“ oh… Benar juga aku hampir lupa…. Aku baru saja mendamaikan Hera dengan keluarganya…. Lalu mendamaikan Safira dan Jelita juga… Dan berita bahagia selanjutnya adalah kehamilan Yurika dan Marosa…. Luar biasakan…. “ lanjut ku

“ pantes saja… Saat ku bangun aku tak menemukan Hera… Kau menculiknya… Lalu Safira dan Jelita apa kau bawa mereka kembali kerumah mereka…. Yurika hamil… Kenapa dia merahasiakannya dariku… Dan Marosa juga sudah hamil… Dia benar-benar wanita subur… “ lanjut Tia menanggapi sekaligus informasi baik yang ku katakan padanya…

“ Kau merindukan Hera… Bukannya dia agak sulit diatur… Dan mungkin beberapa hari kedepan dia tak akan menemani disini…. Apa kau perlu orang lain yang membantumu disini… “ ucapku

“ Hera itu wanita yang luar biasa… Disini akan sepi tanpa kehadirannya…. Menurutmu siapa yang pantas mengantikannya untuk sementara… Sekaligus membantuku yang sudah sulit bergerak seperti ini… “ ucap Tia mengeluh ketidakhadiran Hera…

“ hmmm… Kau seperti sudah sehati dengan Hera… Lalu siapa yang akan membantumu selama Hera tak ada…. “ tanyaku berpikir wanita yang tepat untuk menemani Mother Of Earthku

“ terserah anda tuan…. Aku lebih berharap kau mau menemaniku hingga waktu persalinan ku juga…. “ lanjut Tia berharap padaku sambil memeluk tangaku erat…

“ Ayolah Tia bukannya aku tak mau… Aku masih harus melakukan banyak tugas… Tapi janji setelah semua urusan selesai…. Aku akan menemanimu terus…. “ ujarku tertawa

“ Aku mengerti tuan… Aku tak ingin menghalangimu…. “ Ucapnya

“ Aku akan menyuruh Marosa kesini… Dia bisa belajar banyak bagaimana merawat kehamilannya dari mu… “ lanjutku

“ Tuan maafkan aku… Tapi mengapa tak yang lain…. “ lanjut Tia yang mengejutkan ku karena biasanya Tia tak akan memilih siapapun… Tapi mengapa dia menolak saat aku menyuruhnya sekamar dengan Marosa….

“ada apa dengan Marosa Tia….. Kau tak seperti biasanya… “ lanjut ku yang masih terkejut sikap Tia

“ Maafkan aku tuan… Aku sudah berusaha sebisaku untuk mengerti sikap dari Marosa tapi seperti perbedaan level ku dan levelnya terlalu jauh…. Kami tidak berada di level yang sama… “ lanjut Tia menjelaskan masalahnya dengan Marosa…

“ Aku tak mengerti maksudmu Tia ku…. “ lanjutku

“ tuan Marosa berbeda dari Aku, Hera, Fina bahkan Alma sekalipun… Meskipun sikap mereka acuh dan sedikit angkuh… Tapi aku dapat mengerti mengapa mereka melakukan hal tersebut… Seperti contoh Hera… Dia bersifat angkuh tak perduli pada oranglain … ini dia lakukan untuk menutupi kelemahannya yang selalu di abaikan oleh keluarganya…. Lalu Neti dia selalu berusaha kuat meskipun dia ketakutan…. dia akan berusaha jadi orang yang kuat dan tegar…. Agar orang di sisinya tak merasakan takut, tapi Marosa berbeda dia memiliki semuanya… Kasih sayang seorang ibu, kekayaan, pendidikan yang tinggi dan paras yang cantik di adalah presentasi dari wanita yang sempurna…. aku sebagai wanita pun mengakui itu… Apalagi denganmu… Sehingga setiap aku berusaha berbaur dengannya aku selalu merasa ada sesuatu yang berbeda diantara kami…. Dan ini juga dirasakan oleh yang lain…. Satu-satunya orang yang bisa mengobrol dengan baik dengannya hanya Yurika… Mungkin dia menganggap Yurika selevel dengannya sedangkan kami hanya dianggap makhluk kumuh yang tak pantas didekatnya… “ jelas Tia dengan suara yang cukup mengebu-gebu

Tia​

“Hahaaa… “ ku balas dengan tertawa terbahak….

“ Aku serius tuan… Kenapa kau tertawa…. “ Ucap Tia kesal…

“ Aku senang melihat wajah seperti… Kau sangat cantik Tia… “ lanjutku meraih dagunya….

“ kau ini… Tapi aku benar-benar minta maaf tentang Marosa… “ lanjut tia

“ kau itu spesial buatku… Apapun sikapmu aku percaya itu… Karena aku tahu matamu itu punya sesuatu yang baik dalam melakukan penilaian… Dan aku percaya untuk saat ini… Tapi kau tak boleh mempertahankan sifat ini… Karena kau itu queen of Haremku… Saat ku tak ada kau yang akan punya kendali penuh atas para budak ku…. “ ucapku tersenyum

“ tuan kau terlalu banyak berharap padaku…. “ ucap Tia mengelus

“ Aku tak berharap pada wanita yang tak mampu menyampaikan harapanku… Tapi kau Mother of earth ku…. Lalu siapa yang pantas menemanimu saat ini… “ ucapku kembali mencari wanita yang tepat…

“ hmmm ku serahkan padamu… Kali ini aku tak akan menolak pilihan mu lagi tuanku… “ ucap Tia memelukku

“baiklah bagaimana dengan Jia… “ ucapku memilih anak tertua ku… Dia punya hati yang lembut dan pasti akan membantu ibunya…

“ kalau Jia aku setuju…. “ pungkas Tia dengan Cepat

“ baiklah aku akan memanggilnya sekarang… “ ucapku

“ tunggu tuan…. Apa kau akan langsung pergi…. “ ucap Tia merangkul lebih erat tanganku….

“ Aku hanya ingin mencari Jia untuk membantumu…. “ ucapku

“ tapi saat tuan keluar dari pintu kamar ini… Akan banyak wanita yang akan menghalangi tuan untuk cepat kembali kesini… Aku masih ingin kau disini tuanku…. “ ucap Tia sedikit manja saat ini tapi aku mengerti karena aku nyaris sulit menemukan waktu bersama dengan nya…. Apalagi saat Misi penghancuran ku dimulai… Aku seperti mengabaikan beberapa wanitaku….

“ baiklah… Aku akan bersama denganmu lebih lama lagi…. “ lanjut ku meletakkan kembali kepalanya ke pundakku…. Agar Tia lebih nyaman lagi….

“ tuan aku tahu kelamin anak kita…. Anna memberitahu ku…. “ lanjut Tia sambil mengelus perutnya yang membesar itu….

“ apa Tia… “ ucapku menunggu jawaban dari mulut Tia

“ Wanita… “ jawab singkat dengan senyuman yang memanjang…. Tampak cantik sekali….

“ hmmm wanita…. Dia akan Sekuatku dan sebijaksana ibunya…. “ lanjut ku mencium perut Tia

“ Maaf belum memberikan mu keturunan Laki-laki…. “ lanjut Tia merapihkan Rambutku…

“ Aku tak perduli jenisnya kelaminnya…. Aku sudah tak sabar menggendong buah hatiku sendiri… Dia pasti sangat cantik sepertimu…. “ lanjut ku membalas merapihkan Rambut Tia….

“ Tapi aku menonton di televisi hanya anak laki-laki yang diakui oleh suatu kerajaan…. “ lanjut Tia memantulkan bibirnya….

“ hahaa… Sebenarnya memang begitu laki-laki akan meneruskan Dinasti ku… Tapi anakmu tetap keturunan pertama dari raja Kelima Keluarga As… Dia akan dianugrahi banyak kemampuan dariku dan darimu…. Sehingga nanti dia dapat membuat sejarahnya sendiri…. Lalu Tia biarkan aku melihat Ras apa anak pertamaku ini…. “ lanjut ku Mengkonstrasikan pikiranku untuk masuk kedalam bawah sadar anakku…. Dan ketika itu aku dapat melihat jelas makhluk mistis nya meskipun saat ini belum dapat mengetahui bentuk dan tipenya…. Karena semua itu baru terlihat jelas saat bayi ini menghirup udara setelah dia dilahirkan…. Maka kontrak pertama akan dimulai…. Antara sangat bayi dan Calon makhluk mistis nya….

“ tuan Ras apa anakku…. “ ucap Tia menunggu sambil harap-harap cemas….

“ dia seperti kakeknya… Ras singa… “ ucapku

“ Hmmm… Dia tak sama rasnya dengan kau…. “ ucap Tia makin cemberut

“ Jangan remehkan Ras Singa rata-rata Ras singa adalah orang yang cerdas…. Apalagi calon anak kita memiliki tiga Slot Untuk makhluk mistik… Yang berarti Dia terkuat yang dimiliki seorang anak keturunan wanita…. “ lanjutku

“ apa maksud nya itu tuanku… “ tanya Tia tak cukup mengerti konsep dari makhluk mistik…

“ Biasanya keturunan wanita memiliki batasan Slot untuk makhluk mistik antara lima sampai satu… Tetapi selama ini belum pernah ada yang memiliki Slot empat dan Lima… Makanya yang tertinggi adalah Tiga dan anak di kandunganmu memiliki tiga Slot dengan Ras singa… Itu wow Tia…. Terhitung dalam sejarah keluargaku baru ada satu orang wanita yang memiliki tiga Slot seperti ini… “ ucapku menjelaskan bagaimana kuatnya calon anakku dan anak Tia

“ Lalu mengapa makhluk mistik juga memiliki tipe… Seperti milikku awalnya dia bertipe S dengan nama Hex Bear kan tuan, lalu di berevolusi menjadi tipe SS dengan nama Flame Bear…. Lalu berevolusi kembali menjadi Tipe tertinggi SSS dengan nama Rage Bear…. Lalu setiap evolusi juga meningkatkan kekuatan dari makhluk mistik…. Apa nanti anakku akan memiliki makhluk dengan tipe tertinggi juga…. Atau di mulai dari baby tipe E…. “ lanjut Tia menanyakan hal yang lebih rumit lagi.., sebenarnya agak sulit buatku menjelaskan secara terperinci karena biasanya kakakku yang paham akan hal ini…

“ itu pertanyaan yang Hebat Tia… Makhluk mistik sama seperti kita dia akan terus berkembang sesuai dengan stamina milik tuannya…. Saat tuan semakin kuat makan dia pun akan meningkat secara Alami setelah melalui syarat yang dimiliki oleh setiap makhluk mistik namun mereka bisa menunda evolusi jika tuan atau inang mereka tidak memiliki batas stamina yang cukup…. Lalu tak selalu anak keturunan keluarga As ku akan mendapatkan makhluk mistik bertipe E ada pengecualian tentang itu…. Seperti makhluk mistik milikku… Infinite Bear, Black Bear, King Bear dan Soul eater Bear keempatnya saat melakukan kontrak denganku dan kakakku mereka berada di level tertinggi mereka…. Contoh lainnya adalah Jia…. Dia sama sekali bukan darah daging ku tapi berkat ritual pemanggil yang hanya dapat dilakukan oleh ku sebagai raja dari keluarga As… Jia yang awalnya hanya puppet berubah menjadi Inang… Dengan makhluk mistis bertipe SS yaitu Queen Snake Slayer yang merupakan Ras baru… Ras Ular…. “ lanjut ku menjelaskan beberapa informasi lebih dalam tentang keluargaku… dengan batasan ilmu yang kupelajari dari kakakku … agak menyesal karena dulu aku selalu mengabaikan dirinya saat dia menjelaskan banyak hal tentang ini….

“ Pantas saja Jia memiliki Makhluk mistis Lain saat pertarungan terakhir beberapa waktu yang lalu…. Jadi itu Ras Baru…. Lalu bagaimana dengan Cia mengapa dia punya Makhluk Mistis juga…. Apa dia juga darah dagingmu“ ucap Tia

“ Hahaa… Cia sebenarnya kesalahanku… Karena panik aku memberikan darahku pada Cia… Hingga darahku mengubah segala struktur DNA nya menjadi salah satu keturunanku… Karena darah Raja mengalir dan bergabung dengan Darahnya…. Itu yang menyebabkan Cia dapat melakukan kontrak dengan Makhluk Mistis… “ ucapku menjelaskan sambil senyum-senyum melihat wajah Tia yang tampak memperhatikanku dengan konsentrasi penuh….

“ sedikit demi sedikit aku mulai mengerti dirimu tuanku…. “ ucap Tia menatap tajam kearahku

“ aku harap kau akan berada disini saat persalinan ku dimulai… “ ucap Tia menaruh tangan di kedua pundakku

“ hm… Aku akan berusaha ada disisimu diwaktu yang begitu membahagiakan bagi kita…. Tapi…. “ ucapku tak mampu melanjutkan ucapanku

“ Aku paham akan hal itu.. Semakin banyak waktu terbuang kakekmu akan semakin kuat…. Dan kesempatan menang mu akan terus berkurang…. Tapi kau harus kembali dan menggendong anak kita…. “ lanjut Tia berusaha terus menguatkan hatinya meskipun gejolak besar dihatinya tak mampu dia kontrol…. Tapi inilah Tia ku dia akan berusaha menyembunyikan perasaan sesungguhnya…..

Kepelukan dia cukup lama… Aku ingin merasakan tubuhnya lebih lama lagi… Dalam misi PENGHANCURAN aku yakin bisa mengalahkan kakek ku… Tapi aku tak yakin bisa menepati janjiku untuk menggendong anakku… Secantik apa kah dia…. Aku ingin melihatnya… Tapi aku tak bisa menjanjikan itu pada Tia saat ini karena setiap aku berjanji aku selalu gagal memenuhinya… Kuharap Tia mengerti semua ini…. Aku juga tak ingin anakku lahir tanpa mengetahui wajah ayahnya….

“ Tia aku pergi sebentar ya sayang…. “ ucapku langsung mencium kening atas dan kedua pipinya kulangkahkan kaki menuju keluar dari kamar untuk mencari Jia… Untuk menemani ibunya di fase terakhir kehamilannya…. karena aku sadar waktu tak banyak lagi … masih banyak yang harus ku selesaikan…

“ tuan kau harus kembali… Aku ingin kau tidur bersamaku… “ ucap Tia tersenyum…

“ Aku akan segera kembali Tia…. “ ucapku melangkah pergi meninggalkannya… Sengaja pintu tak kututup secara keseluruhan…. Memperhatikan Tia dari celah didepan pintu… Wanita itu menangis banyak air matanya bercucuran… Ingin rasa aku kembali menghapus tangisannya…. Tapi tubuhku tak sanggup terus merasakan kesedihan ini… waktu semakin sempit … Tia memang wanita yang kuperlukan…dia begitu kuat… Meskipun terkadang dia sering melupakan dirinya sendiri karena sibuk memikirkan orang lain… Aku ingin kembali… Memeluknya dan menyelesaikan semua ini….

Rafina​

Kulangkahkan kaki menjauh dari kamar utama ku menuju kamar yang berada di pojok sebelah kiri kamar utama ku… Menuju kamar Rafina karena Jia sekamar dengan budak ku yang satuu itu…. Rafina wanita yang cerdas… Salah satu wanita yang ku andalkan saat di kantor… Ke pintarnya dalam menyusun akuntabilitas Kinerja dan Perencanaan serta keuangan membuatnya sebagai paket lengkap dari seorang pekerja kantoran seperti kami…. Ingin rasa mengajaknya berjalan – jalan… Namun statusnya yang sudah dianggap meninggal membuat sulit bagiku mengajak pergi dari rumah utama ku…. Membawanya kembali ke keluarganya pun tak akan menjadi jalan keluar yang tepat…. Karena aku telah menghancurkan kehidupan keluarganya… Bahkan aku baru saja membuat kakaknya menjadi calon budakku yang baru…. Bahkan ibunya pun sudah kunikmati….

Belum lagi ada getaran aneh yang kurasakan saat di dekat Rafina… Membuatku ingin tetap menyimpan budak ku yang satu ini…. Tiba didepan pintunya aku dapat mencium harum khas Rafina… Ku buka langsung tanpa mengetuk pintu… Membuat Rafina terkejut dengan kedatanganku yang tiba-tiba… dia sedang tidur santai bersama wanita yang tertutup tubuh Rafina…

“ Tuan kau mengejutkan ku…. “ ucap Rafina langsung bangun dari tidurnya… Melihat kedatangan Yang tiba-tiba…

“ Rafina di mana anakku yang cantik…. “ tanyaku untuk menanyakan Jia….

“ maksudmu Jia… Dia pergi ke tempat latihan Neti tuanku…. “ ucap Rafina tersenyum kepadaku

Desifa​

“ Desifa bagaimana keadaanmu…. “ tanyaku pada wanita lain yang sedang merebahkan tubuhnya di tempat Tidur Rafina

“ Aku semakin baikan pak… Ini semua karena mu…. Dan Anna…. Aku bisa kembali pulih… “ lanjut wanita cantik itu

“ Baguslah kalau memang kau semakin membaik…. Rafina apa semua tugas yang ku berikan sudah kau selesaikan… “ ucapku bertanya dengan Rafina

“ Aku sudah menyelesaikan semua tuan…. Tapi seperti yang dikatakan kakak Yulina kalau anda benar-benar mendapatkan ultimatum dari Bupati perihal absensi yang amat buruk tuan…. “ lanjut Rafina

“ kerja bagus… masalah itu biaarkan saja…“ ucapku mengelus rambut indah Rafina yang biasa tertutup jilbabnya…

“Semua kulakukan untuk mu… “ sematnya padaku dengan wajah yang cerah

“ kau memang calon istri yang baik…. Kalau begitu aku ingin mencari Jia dulu… “ lanjut ku

“ aahh…. Kau akan langsung pergi…. Ada banyak hal yang menganjal dihatiku… Maukah kau tetap disini lebih lama…. “ lanjutnya

“ kau mau apa… “ ucapku tersenyum

“ Ikut aku…. Desifa sebentar ya ada yang ingin ku bicarakan dengan tuanku dulu…. “ ucap Rafina menarikmu ke kamar mandi pribadinya….. Dengan senang hati aku melakukannya… Dan ketika di dalam Rafina sengaja mengunci pintu kamar mandinya… Pikiranku sudah kotor dan bersiap melepas pakaianku… Karena kupikir mungkin Rafina menginginkan kenikmatan dariku… Dan saat aku mulai menurunkan celanaku hingga ke batas lutut…

“ tuan apa yang kau lakukan… “ ucap Rafina terkejut melihatku yang sudah melepaskan celanaku…

“ Kau menginginkan ini kan… “ lanjut ku menyentuh kontolku yang masih tersembunyi didalam celana dalamku

“ I iiihhh…. Mana saya mau main dikamar mandi tuan… “ ucap Rafina menahan ketawanya takut Desifa mendengar….

“ Kukira kau ingin menikmati kontolku…. “ lanjut ku

“ Pengen sih…. Tapi ada Desifa… Aku malu tuan… Aku kesini agar dia tak curiga…“ lanjutnya

“ Membawa laki-laki ke kamar mandi… Apa itu tak mencurigakan kan…. “ ucap ku tertawa lucu

“ Ya juga…. Kenapa Desifa ada di kamarku… Sampai kapan dia ada disitu…. Dan bagaimana aku bisa bermesraan denganmu tuan…. “ keluh Rafina

“ Aku tak pernah memberi perintah untuk membawa Desifa ke kamarmu… Bukan hal itu kau sendiri yang memutuskannya… Karena kalian berteman kan… “ ungkapku

“ tuan apa kau menyayangiku atau kau hanya melihat seperti budak seks saja yang haus akan seks darimu… “ tanya Rafina serius dengan kerutan di keningnya menanyakan hal itu….

“ Tentu aku sangat menyayangi jauh sebelum kau menjadi budak ku…. Aku merasakan sesuatu yang berbeda terhadapmu tapi dengan statusmu yang lalu aku hanya membuang jauh perasaan itu padamu…. Aku kagum dengan ketenangan mu dan ide-ide brilian mu yang seakan tak ada habisnya… Kecantikanmu yang Natural serta perhatianmu… Membuatku sempat iri dengan suamimu…. Dan ketika kejadian itu aku benar-benar tak bisa mengontrol emosimu… Seharusnya waktu itu aku juga bisa membuatmu terbunuh… Tapi aku sengaja membawamu kesini karena aku ingin memilikimu selama nya…. “ ucapku memegang kedua pundaknya untuk menyakinkan nya kalau aku benar-benar memiliki perasaan terhadapnya….

“ benarkah itu tuan… Kau sudah memperhatikan jauh sebelum kejadian kelam itu…. “ ucap Rafina

“ kau tak percaya dengan ku… “ ucapku memeluknya…

“ tapi aku tidak bisa bersamamu hari ini…. Aku sudah berjanji dengan istri tuaku untuk bersamanya malam ini… Kau tahu itu kan.. “ tambahku lagi

“ Kalau kakak Tia yang meminta aku menyerah… Kau harus baik padanya karena dia baik pada semuanya…. Termasuk aku… Dia pekerjaan keras meskipun dia sedang hamil… Jangan pernah mengecewakan nya tuanku… “ lanjut Rafina tetap erat memelukku

“ Rafina juga wanita yang baik… “ jawab singkatmu untuk memujinya

“ Tapi tuan… Maafkan aku karena sampai saat ini…. “ ucap rafina terputus

“ Kau akan Hamil… Hamil anakku…. Tenang saja…. “ lanjut ku sambil mengusap punggungnya

Dan akhirnya kami menyelesaikan obrolan singkat kami didalam kamar mandi… Aku tahu jika ada banyak waktu aku ingin mengenal lebih banyak tentang Rafina yang selama ini belum ku ketahui tapi ini bukan waktu bersamanya…. Benar kata Rafina kalau Tia sedang menantiku saat ini…. Bahkan seorang Rafina pun yang terkenal sedikit apatis pun bisa merasakan kesetiaan Mother of Earth ku… Aku dan Rafina di sambut dengan wajah penuh tanya dari Desifa…. Yang menatap kami dengan penuh keanehan….

“ Kenapa kalian tak bilang…. Aku bisa keluar sebentar… Kenapa harus melakukan di kamar mandi… “ ucap Desifa

“ ini bukan seperti yang kau pikirkan Sifa…. Aku hanya mengobrol beberapa hal penting saja…. “ lanjut Rafina langsung menyanggah pikiran kotor dari Desifa yang membuatku hanya tertawa mendengarnya….

“ Aku bukan anak kecil Rafina…. Aku tahu hubungan kalian sudah jauh berbeda ketika kita masih sekantor ya kan Bos…. Bekas kecupan di kening Bos tanda perbedaan itu… “ ucap Desifa menahan tawa…

“ aaahh… Desifa hentikan…. Tuan sebaiknya kau cari Jia sekarang…. “ ucap Rafina mengusir ku… Lalu Aku merengkuh tubuh Rafina Dan menciumnya tepat didepan Desifa… Ku lumat lembut bibirnya yang tampak terkejut dengan gerakan ku… Sambil ku remas pelan payudara kenyal dari Rafina… Rafina tak berusaha melawan atau menghentikan serangan ku meskipun saat ini Desifa melihat semua yang ku lakukan padanya… Ku pijat lembut dan Aku sapu semua bibir tipis Rafina… Sambil remasanku pada gundukan di dadanya semakin ku buat intens… Membuat Desifa tak bisa berkata – kata melihat aksiku… Tanganku yang lain membelai vagina dibalik pakaian tidur Rafina….

Rafina​

“ Aaaahhhh… Tuan hentikan… Jangan membuatku terangsang…. “ ucap Rafina setelah pijatan lembut bibirku

“ tunggu aku… Aku akan memuaskanmu dan membuatmu segera memiliki keturunan Ras terkuatku…. “ bisikkuu dan pergi meninggal keduanya yang tetap terpaku dalam posisinya… Sebenarnya aku ingin menikmati Rafina terlebih dahulu tapi waktu semakin malam dan aku tak ingin membuat Tia menantiku lebih lama lagi…. Ku turunin tangga untuk segera menuju Basement rumahku tempat Neti tinggal… Tapi lagi-lagi langkahku terhenti ketika Desifa mengejarku….

Desifa​

“ Maaf Pak menganggu anda sebentar… “ ucap Desifa

“ ya ada apa… “ tanyaku

“ Aku sudah mendengar yang dikatakan Rafina padamu…. “ucap Desifa terlihat murung…

“ Jangan terlalu dipikirkan… Rafina hanya marah padaku karena aku jarang ada waktu untuknya… Kau tahu kan aku orang yang sibuk dan aku juga memiliki banyak Harem disini…. “ lanjutku memberi informasi pada Desifa

“ Tapi pak tetap saja aku tak enak pada Rafina…. “ lanjutnya

“ Lalu apa mau mu…. “ tanyaku

“ berikan aku kesempatan yang sama seperti Rafina…. “ ucapnya

“ kesempatan apa…. “ tanyaku kembali

“ kesempatan untuk melayani mu sepenuh hatiku…. Seperti Halnya Rafina dan Juga Kak Safira…. “ ucapnya

“ hmmm…. Ini agak sulit Desifa… “ ujarku

“ kenapa pak… Apa karena tubuhku sudah sangat kotor… “ ucapnya bersedih…

“ kau tahu kan mengapa banyak wanita disini… Itu karena aku memaksa mereka… Menjadikan mereka budak seks ku karena nafsu liarku…. Aku sudah banyak membuat dosa… Dan aku tak ingin kau juga menambah dosaku yang terus menumpuk ini…. “ lanjutku

“ aku sudah mendengar semua yang ku ketahui dari Rafina…. Tapi pak aku tak bisa kembali ke kehidupanku yang lalu…. Tak akan ada yang menerima wanita yang sudah tak perawan dan berstatus menikah sepertiku…. Kedua orang tuaku pun tak tahu nasibnya berada di cengkraman keluarga Goldrich Company…. Satu-satunya orang yang bisa membalaskan dendamku pada kejamnya dunia ini adalah anda Pak… “ lanjut Desifa

“ Rafina aku merusak Hidupnya… Membunuh Suaminya dan membakar Rumahnya…. Dan semua orang menganggapnya meninggal waktu itu…. Aku merubah kehidupan bebasnya menjadi penuh dengan kekangan… Dia tak lagi sama sekarang… Sesuka apapun dia berada disini… Dia pasti merindukan kehidupan Normalnya…. Tapi itu tak bisa ku kembalikan padanya…. Dan aku tak ingin kau hidup seperti itu…. Itu hanya akan menyengsarakan Hidupmu…. “ ucapku mengatakan sesuatu yang harus dia ketahui sebelum memutuskan hal yang penting….

“ Aku tak akan mengubah keputusan ku… Kumohon biarkan aku tetap hidup disini… Aku tak perduli kau melakukan apapun… Kejahatan apapun…. Aku hanya percaya padamu…. Desifa sebagai anak buahmu sudah meninggal yang ada saat ini hanya budak seks hina yang meminta tuannya untuk mengangkatnya menjadi Budaknya… “ ucap Rafina berlutut dihadapanku

“ Bangunkanlah Desifa … Kau tak perlu melakukan sejauh itu…. “ ucapku berusaha membuatnya terbangun dari posisinya berlutut

“ tuan… Meskipun kau tak ingin menyentuhku… Aku tak akan menuntut apapun… “ ucapnya terus berlutut didepanku

Rafina​

“ bagaimana ini Rafina…. “ tanyaku pada sosok Rafina yang ada di belakang Desifa

“ Keputusan tuan adalah yang terbaik… “ ucap Rafina… Katanya yang melempar beban berat ke pundakku kembali… Aku memang sudah mengungsikan Safira dan Jelita tapi jika aku menerima Desifa saat ini maka sama saja tetap jumlah Harem akan bertambah lagi….

“ kau itu… Menyulitkan sekali Rafina…. Baiklah Desifa aku akan menjadikan kau budak ku… Dan sebagai tuanmu aku akan memberi perintah pertama buatmu…. Aku ingin kau mematuhi semua peraturan dalam Rumah ini tak terkecuali…. Kau bisa bertanya peraturannya pada Rafina… Apa itu saja sudah cukup…. “ ucapku tersenyum

“ Terima kasih tuan…. “ ucap Desifa spontan memelukku… Rafina tak henti tertawa….

Yurika

Marosa​

“ Apa yang terjadi disini tuan…. “ ucap Yurika yang tiba-tiba datang bersama Marosa

“ Kau baru saja mendapatkan budak baru…. “ ucap Marosa tersenyum…

Arini

Mina​

“ Tidaaaak…. Tuan kau jahat sekali padaku…. Kau bahkan belum menyentuhku sedikitpun tapi kau sudah menambah wanita lain… “ lanjut Mina dan Arini muncul karena mendengar kegaduhan yang disebabkan Marosa dan Yurika….

“ padahal aku sedikit senang ketika Safira dan Jelita tak ada… Tapi ternyata kau menambah Budak ku tanpa memberi tahu kami…. “ Serang Arini yang ikut berkomentar….

“ Aku tak bermaksud melakukan ini… Justru ini terjadi tanpa paksaan… “ lanjut ku sambil menatap tajam Kearah Rafina…. Yang kuanggap biang kerok kejadian ini….

“ Apa aku masih kurang memuaskanmu tuan…. “ lanjut Marosa berpose bak model profesional

“ kau dalam masalah tuanku…. “ lanjut Yurika tak henti tertawa….

“ Sebagai ganti karena tuan telah melakukan hal yang membuat kami kesal… maka kami minta kenikmatan darimu tuanku “ ucap Arini membuatku benar-benar dalam masalah…

“ Hahaa… Itu ide yang brilian dari Arini… Aku setuju…. “ lanjut Mina tersenyum penuh…. wanita desa ini sekarang lebih aktif setelah bergaul dengan kebinalan Arini…..

“ Tuan aku sudah bilang kan padamu… Saat kau keluar kamar akan ada masalah seperti ini…. “ ucap Tia muncul ke tempat kegaduhan…..

“ Tia kau bisa menyelamatkanku…. “ ucapku tersenyum

“ apa yang bisa dilakukan oleh Wanita hamil ini…. “ ucap Tia tertawa sambil menutup mulutnya….

Alma​

“ Yurika ada apa disini kenapa ramai sekali… “ ucap Alma juga muncul dengan perut yang sudah membesar…

“ okelah karena kalian semua sudah berada disini… Kenapa tidak kita melakukan party bersama…. Toh sudah lama aku tak menikmati kalian semua sekaligus… “ ucapku… Diikuti gemuruh bahagia para budak ku….

“ Itulah yang ku ingin kan…. “ ucap Arini berlari mendekatiku sambil menarik Mina yang awalnya sedikit bingung….

“ di kantongku terdapat dua Cincin berlian…. Siapa yang benar-benar membuatku puas malam ini aku akan memberikannya… Karena aku sudah memberikan ketiga Cincin lain pada Hera, Tia dan Safira…. Aku hanya butuh dia orang lagi untuk memenuhi slot ratu ku…. “ ucapku mengumumkan tantangan yang tiba-tiba muncul di otakku…. Awalnya aku bingung apa yang akan kulakukan pada semua wanitaku…. Tapi sepertinya aku tak perlu pusing dengan hal itu yang kuperlukan hanya bersenang-senang hingga lemas malam ini….

“ Tunggu aku tak setuju dengan itu….. Itu Curang tuan… Aku tidak boleh berhubungan oleh Anna hingga usia kandungan ku di atas 3 Bulan…. “ protes Marosa

“ Lalu kenapa Safira… Apa dia terus merayu hingga kau memberi Slot kosong Ratu buatnya…. “ ucap Rafina

“ tapi apakah aku belum ikut dalam pertandingan kali ini…. “ ucap Desifa malu-malu

“ tentu semua boleh ikut… “ ucap Arini…

“ Peluang semua orang masih terbuka lebar… Kak Tia di pastikan Absen, Marosa dan Yurika juga pasti Absen, lalu ada Alma yang masih diragukan ikut…. Lalu tak ada Kak Jelita dan Safira… Dan si cerewet Hera dan si jenius Fina…. Kemungkinan besar buatku untuk mendapatkan Cinta tuan semakin besar…. “ ucap Mina berpikir….

“ Jadi yang ikut hanya Arini, Mina, Desifa dan Aku saja kan… “ ucap Rafina

“ tidak tuan… Aku dan Yurika juga ingin tapi aku takut membahayakan bayi kami…. “ lanjut Marosa merengek….

“ Marosa ku… Belum tentu keempat wanita ku itu bisa membuatku puas… Jadi belum tentu aku akan langsung memberikan cincin ini pada Mereka…. “ ucapku

“ oke party akan dimulai… Sebelum itu kenapa kita tak mengajak yang lain seperti Anna, Lariza dan Henny… Lalu bagaimana dengan budak tuan yang ada di basement…. “ ucap Yurika memberi ide yang makin Gila….

“ tidak… Cukup kami berempat saja…. “ ucap Arini…

“ hahaa… Kau terlalu sombong…. Aku yakin kau akan tepar duluan sebelum tuan menaburkan spermanya…. “ ejek Marosa

“ Hai wanita hamil…. Sudah diam saja jangan banyak komentar…. “ lanjut Arini

“ Kau menghina wanita hamil… Bukan hanya aku disini yang hamil… Ada Yurika, Kakak Tia dan Kakak Alma…. Kau menghina kami berempat… Tuan usir wanita ini dari sini…. “ ucap Marosa

Neti​

“ apa kalian semua mau berpesta tanpa mengajakku…. Kalian semua newbie… “ ucap Neti muncul dan menghunus kan pisaunya di leher Arini….

“ Neti si Amazon ku… “ ucapku bertepuk tangan kemunculan wanitaku yang satu ini… Terlintas bagaimana vagina sempit milik Neti meskipun saat ini dia telah kehilangan sesuatu yang berharga buatnya…

“ kakak Neti maafkan aku… “ ucap Arini dan begitu juga Marosa yang langsung mematung melihat Neti muncul bahkan tanpa disadari oleh semua wanitaku… Neti benar-benar sudah menjadi Assasin tingkat tinggi dia mampu menyembunyikan keberadaannya…

“ tuanku hormat ku padamu… “ ucap Neti berlutut setelah melepaskan leher Arini…

“ kau ingin ikut permainan kami… “ tanyaku

“ tuan aku sudah tak akan Hamil lagi…. Jadi percuma aku ikut aku hanya akan menyaksikan… “ ucap Neti

“ Lalu apa gunanya kau berada dirumah ini jika kau tak melayankku dengan baik… Persetan dengan kau akan hamil atau tidak…. “ lanjut ku

“ baiklah tuanku… “ ucapku

“ tapi sebelum kita mulai… Dimana Jia…. Aku tak ingin dia melihat kelakukan ayahnya yang abnormal ini… “ ucapku

“ dia sudah tidur tuan…. “ Ucap Neti kembali

“ Tuan lalu bagaimana dengan Lariza, Henny dan Anna lalu budak lainnya… Apa perlu ku ajak ke sini juga…. “ tanya Yurika yang belum puas karena pertanyaannya belum selesai… Jelas Yurika tahu bagaimana ganasnya aku ketika sudah mencapai puncak… Teringat bagaimana dia, Tia, Hera, Fina, Neti dan Rafina dibuat tak berdaya dengan Nafsu liarku ketika dipulau Cinta..

“ tak usah menganggu mereka toh ada kalian jika mereka tak bisa memuaskan ku maka dengan terpaksa kalian semua akan ku lahap juga… “ ucapku tertawa… melihat semua wanitaku yang berkumpulan saat ini…

“ Kita mulai saja permainan ini… “ ucap Rafina

Membuat aku bersama Neti, Rafina, Mina, Arini serta Desifa bergerak menuju lantai dasar ku… Setelah memastikan semua pintu terkunci dan keadaan ruangan dalam Mode Kedap suara… Aku bersiap… Kelima Wanitaku itu dalam Pose bersiap…. Aku sengaja memasang Kasur tepat di samping Kolam kecil didalam Rumahku… Tempatku pertama kali menikmati Tia…. Tempat favoritku sebelum aku disibukkan dengan perang Dari Misi PENGHANCURAN KU… serta budak yang sangat banyak ini….

# diatas Tangga​

Tia duduk di ujung tangga siap menyaksikan permainan gila dari calon Suaminya…. Sambil memegang perutnya berlahan dia duduk di anak Tangga Teratas… Lalu kemudian Alma juga duduk disampingnya sambil tersenyum pada Tia…. Kemudian Yurika dan Marosa juga duduk tepat di bawah Tia dan Alma duduk…. Keempat tidak bisa mengikuti pesta besar ini…. Karena akan berbahaya Buat Tia yang hanya tinggal menghitung hari dari persalinan nya… Lalu Yurika dan Marosa juga tak bisa karena kandung nya masih terlalu dini.. Takut setelah mendapat rangsangan dari diriku… Membuat anak yang dikandung keduanya akan dalam masalah besar…. Sedangkan Alma lebih memilih menonton saja…. Meskipun kondisi kandungan aman untuk mendapat kenikmatan dariku… Dia memilih melihat kondisinya dulu… Dan Alma yang pemalu tak akan suka bermain dengan banyak tatapan mata menyaksikannya….

“ Kakak Tia… Siapa yang menurutmu akan bertahan…. “ ucap Yurika…

“ Jelas Pasti Neti kan…. Soalnya dia yang punya fisik paling baik…. “ lanjut Marosa

“ belum tentu… Aku tahu batasan dari Neti…. “ tambah Yurika yang mengenal sangat baik Neti…. Dia tak kuat menahan keliaran dari tuannya… Dan Tia hanya tersenyum bahagia…

“ Ada apa kak… “ tanya Alma

“ aku hanya mengingat rumah ini beberapa bulan kebelakang… Rumah ini hening… Meskipun terlihat sangat rapih… Tapi rumah ini sebelumnya terlihat sangat gelap… Aku tak akan pernah melupakan lemari yang Hancur di sana lalu Kolam kecil itu…. “ ucap Tia

“ apa yang terjadi pada Lemari dan Kolam kecil itu…. “ ucap Alma

“ Di Lemari Kecil itu pertama kalinya aku coba untuk menyerang tuan dengan Pisau dapur… Tapi dia dengan cepat membentur tubuhku pada Lemari itu… Lalu di kolam itu pertama dan terakhir kalinya aku membuat tuan kalah dalam permainan Seks… Tapi saat ini nyaris aku sulit mengimbangi nafsunya…. “ lanjut Tia tersenyum mengenang kenangan indah kami diawal pertemuan kami… Mungkin terasa waktu sangat cepat berlalu dari pertemuan pertama Kali

“ kakak… Aku boleh bertanya sesuatu padamu…. “ ucap Marosa… Yang sontak membuat Tia tampak kaget melihat Marosa ingin bertanya padanya… Karena komunikasi keduanya memang tak pernah terjadi meskipun keduanya berada dalam Atap yang sama….

“ Apa yang ingin kau tanyakan padaku… “ jawab Cepat Tia yang untuk pertama berbicara pada nya

“Sebelum berada disini… Kau memiliki kehidupan lain kan kakak… Lalu mengapa kau memutuskan memilih hidup bersama Tuan sedangkan kau punya kehidupan yang jauh berbeda dari sini… Tak mungkin jika kau mengatakan tak pernah bisa lolos dari sini… Dan jika kau memang mencintai tuan mengapa kau membiarkan dia menikmati wanita lain didepanmu…. “ ucap Marosa

“ Marosa kenapa kau bertanya hal seperti itu… “ pungkas Yurika merasakan pertanyaan Marosa terlalu pedas dan bisa menyakiti Tia

“ Jadi itu yang selama ini mengganjal dihatimu… Baiklah aku akan menjawabnya… Aku memang memiliki kehidupan diluar sana bahkan aku memiliki seorang Anak Laki-laki… Dan aku jujur tak mengenal sama sekali Tuan sebelum semua ini terjadi…. Hati sudah tertutup untuk semua laki-laki… Sakit hati di campakkan dan di perkosa oleh Kakak Ipar ku sendiri membuatku jatuh dalam ketidak percayaan pada Laki-laki… Hingga kejadian yang mengubah dunia ku dengan sangat Cepat…. Sore itu aku hanya ingin mengunci pintu Rumah kakakku yang sedang pergi berlibur dengan Keluarganya… Tiba-tiba Tuan dan Hadi datang kerumah itu tanpa ku sadari… Mereka meringkus ku lalu menyetubuhi ku… Kukira semua akan berakhir disana… Tapi tuan membawaku kemari… Dan disinilah titik balik kehidupanku … Aku sangat membenci tuan dan selalu berpikir untuk kabur dari sini…. Tapi dia menunjukkan sisi lain yang bahkan tak pernah kulihat pada Seseorang Laki-laki… Dia melindungiku, memberikanku banyak perhatian dan memberikanku Kenikmatan yang ku inginkan…. Semakin banyak waktu yang ku habiskan berdua dengan Tuan semakin aku tak ingin lepas darinya… Bukan karena Uang yang dia miliki… Lebih dari itu aku benar-benar merasakan Cinta yang sesungguhnya dibalik sikap pendiam dan Misterius nya… Dan itulah mengapa aku memilih hidupku saat ini… Dan pertanyaan keduamu… Awalnya menyakitkan saat cintamu menikmati wanita Lain… Tapi semua berubah ketika aku tahu batas ku… Dan batas Tuan… Aku tak mungkin egois membiarkan ku bahagia tapi menyiksanya karena batasan kami yang berbeda…. Jadi Aku mencoba Mengikhlaskannya dan yang kurasakan saat ini aku tetap merasa bahagia… “ lanjut Tia tersenyum membuat Marosa terpaku mendengar penjelasannya…. Lalu sedikit meneteskan Air matanya

“ Maafkan Aku kakak… Aku mengira kau hanya menginginkan harta Tuan saja… Ternyata tuan tak salah pilih kau benar-benar wanita kesayangan tuan “ lanjut Marosa merasa bersalah dengan pertanyaannya

“ Marosa kau salah… Bukan aku wanita kesayangan Tuan… “ lanjut Tia

“ Lalu siapa…. “ tanya spontan Marosa

“Untuk saat ini dia tak ada disini… Tak ada satupun dari kami yang mampu mengantikan posisinya… Benarkan Alma…. “ ucap Tia

“ Saat dia tiba disini nanti…. Posisi kita semua akan dalam bahaya…. Jadi sebaiknya kau berhati-hati dengan wanita itu…. “ lanjut Alma tersenyum mengoda

“ Apa Dia Fina…. “ lanjut Marosa

“ bukan Dia… Tapi ada satu wanita lain yang sangat dicintai Tuan…. “ ucap Yurika

“ Apa kemungkinan dia akan kembali kesini…. “ lanjut Marosa makin panik

“ haha… Sudahlah Marosa jangan Dipikirkan… Nikmati saja Waktumu bersama Tuan dan layani dia sepenuh Hatimu… “ ucap Alma Sambil menutup mulutnya karena tertawa…

“ Aku Juga minta maaf padamu…. Aku salah menilaimu Marosa…. “ ucap Tia

“ Kenapa Kalian bisa sesantai ini saat kalian tahu ada wanita yang mampu mengeser kita semua dari Hati Tuan…. Aku tak rela meninggalkan Tuanku begitu saja…. “ lanjut Marosa

“ Kami juga merasakan Hal yang sama… Tapi yang kami yakini saat ini adalah percaya akan keputusan terbaik Tuan setelah wanita itu tiba di rumah Utama ini…. “ lanjut Yurika

“ benar kata Yurika…aku setuju dengan nya…. “ tambah Alma

“ hmmm… Karena dia selalu mengambil keputusan terbaik… Dan seperti Tuan akan memulai permainannya…. “ lanjutkan Tia sambil menunjukkan permainan yang akan segera dimulai…

“ aku menjagokan Mina…. “ ucap Yurika

“ hahaa…. Menurut Arini yang bertahan paling lama… “ lanjut Alma tak henti tertawa… Karena Alma tahu sebinal apa Arini….

“ Kalian berdua akan kalah pada Kakak Neti… “ lanjut Marosa menjagokan Neti

“ kak Tia kau mendukung Siapa… “ ucap Marosa

“ seperti mereka semua akan KO pada putaran pertama…. “ ucap Tia tertawa

# di tempatku

Aku sudah melepas pakaianku… Dan saat ini aku duduk diapit Oleh Arini dan Neti sedangkan aku memberi Perintah pada Mina untuk menunjukkan seluruh tubuh nya ditemani Alunan Musik RNB… akudia mulai bergerak sambil mengerjakan pantatnya yang bulat sempurna melenggak lenggok… Dan mengakhiri dengan Pose menantangnya…. Lalu berlahan dengan menari dia mulai melepas satu – persatu kancing pakaian tidurnya… Melemparnya ke sisi kolam… Lalu menarik turun celananya sambil memperlihatkan pantatnya yang seksi yang masih terbalut celana dalamnya saja…. Payudara membusungkan tertutup oleh Bra berwarna Jingga… Sangat cocok dengan kulit cerah Mina… Mina adalah wanita yang tidak se agresif ini… Namun malam ini dia tampil maksimal… Dia tampil Anggun dan Cantik…. Apalagi ketika dia menantang ku untuk mendekatinya….

Membuat tak menunggu waktu lagi untuk langsung menyambut bibirnya nanti seksi… Dengan di bumbu lipstik merah menyala… Menambah kesan seksi yang amat dari wanita kampung style yang dia pelajari dari Arini membuatnya berevolusi menjadi salah satu budak ku yang tercantik… Apalagi Mina yang ku ketahui dia masih menyimpan kesuciannya meskipun selama ini dia berada di sarang kejahatan tapi dia tak kehilangan kesuciannya… Membuatku cukup Agresif saat ini….

Kecupan di balas dengan Hisapan lembut dari Mina… Bibirnya kami berganti melancarkan Aksinya… Lidah kami mulai bertukar tempat secara berganti melilit satu sama lain… Seakan mengabaikan begitu banyak mata yang menyaksikan aksi kami…. Rafina pun tampak terkejut melihat Mina melakukan Aksinya…. Tangannya mulai menyentuh pundakku lalu bergerak ke punggungku…. Kelembutan dari tangannya menambahkan Sensasi liarku terus meningkat cepat… Tanganku pun tak kalah dengan aksi tangan Mina yang mengerayangiku… Ku selipkan tangan kananku tepat di tengah gundukan yang sejak tadi terasa kenyal ketika tubuhku melakukan kontak pada tubuh Mina…. Meskipun masih tertutup oleh BRA… Aku dapat melihat jelas bentuk bongkahan kenyal itu…. Yang tak mampu secara menyeluruh tertutup BRA itu… Tangan terselip diantara si ringan Payudara Kenyal Mina…. Membuat Mina sedikit terkejut dan menghentikan Lumat pada bIbirku… Tapi aku tak membiarkan bibit seksi itu pergi begitu saja saat aku masih puas… Ku hisap kuat bibirnya… Lalu ku gigit lembut bibir bawahnya…. Membuat tubuh Mina sontak menegang…

Mina​

Satu tarikan ku membuat tali penyangga BRA langsung terlepas… Dan Aku mulai mendapatkan kendali penuh atas dua bongkahan yang mengoda ini…. Jempolku bermain dengan Pentil kecil yang kuusap… Yang membuat tubuh Mina kembali menegang… Menahan sensasi yang ku buat… Dua tangan Mina yang sejak tadi Aktif saat ini meraba berbagai inchi tubuhku… Kali ini menahan erat pada pundakku….

“ uuughh hhhh…. Hmmmm…. Aaa…. Aa mmmm” gumam Mina sambil mendesah di sela-sela lumayan membuatku makin bernafsu…. Ku remas kedua payudara setelah ku hentikan lumayan ku…

“ Mina akan ku buat mu sehingga kau tak akan melupakan malam pertama kita… “ lanjutku sambil membelai rambutnya tapi tetap tangan lain ku tak henti meremas payudara putih itu mulai berubah menjadi merah sisa dari begitu ganasnya tanganku

“ Lakukan itu tuanku…. Aaaa ahh” desah Mina yang baru pertama kali merasakan gejolak yang besar yang membuat tubuhnya bergetar hebat…. Ku dorong tubuh Mina hingga terkapar di Kasur lantai yang di pasang tempat disamping kolam… Aku tak ingin melewatkan satu inchi pun tubuh Mina… Aku ingin menjamah seluruh sebelum menikmati keperawanannya… Dimulai dari lehernya yang begitu mulus dan putih… Aku mulai menjulurkan lidahku mengusap setiap bagian di lehernya…. Hingga ke bagian belakang telinga yang ternyata menjadi titik yang cukup sensitif buat Mina… Setiap ku menjilat telinganya tubuh Mina menegang… Kedua tangannya mencengkram dengan penuh tenaga….. Aku mulai melumat kulit di leher Mina… Membuat kakinya menegang hebat kembali…. Aku membuat beberapa tanda merah yang membuat Mina mengerang cukup kuat…. Dan kali ini aku mulai menjamah bagian bawah Mina… Yaitu di payudara yang sudah tak tertutup apapun menggantung sempurna… Dengan kedua puting merah jambu yang membesar dan tegang…. Lidahku mulai menjilat manja siring pembatas dua gunung kembar itu… Sebelum melanjutkan ke inti dari buah dada besar Milik Mina…. Tidak membuang waktu…. Kedua tangan ku bergantian mengusap lubang vagina Mia yang masih tertutup Celana dalam… Membuat tubuh Mina terus mengeliat… Terkejut akan rangsang yang besar memenuhi Celananya….

“ Aaahhh kk kkk…. Tuaaan basa aahh…. “ ucap Panik ketika tiba-tiba tubuh berguncang hebat dan menyemburkan sesuatu dari Vaginanya tapi bukan air mani… Karena ini terasa begitu nikmat baginya…

“ tak apa sayang… Sembur kan lebih banyak cintamu untukku…. “ lanjutku menyapu rambut Mina yang menutup wajahnya karena guncangan Hebat saat Mina mencapai Klimaksnya pertama dalam hidupnya… Wajah Mina tiba-tiba saja memerah… Ketika aku menyentuh kan tangannya pada kontolku yang sudah mengacungkan penuh nafsu… Sontak Mina terkejut bukan main selain ukurannya yang super, tekstur yang solid… Ekspresi wajahnya sangat waktu itu

“ hmmmm… “ ucap mengumam ketika tangan dengan malu-malu meraba kontolku… Pertama kali buatnya menyentuh kemaluan Seorang laki-laki….

“ Ada apa Cantik…. “ godaku padanya…. Sambil membantu tangan yang ragu-ragu itu untuk meremas dan menggenggam erat Kontolku… Puas bermain dengan sisi payudara nya…. Akhirnya aku menuju intinya… Warna merah jambu yang mengoda syahwat ku… Dan mulai ku kecup ujung pentilnya lalu melahap sebagian gunung kembar itu semampu mulutku melumat nya… Tumpukkan daging kenyal dan lembut itu mulai ku lahap…

“ Aaaahhhh…… A ah ah Hhhhh….. Ahhhh….. Huaaaa “ Erangan Mina menguasai ruangan ini…. Tubuh bergoncang keras…. Semakin keras ketika ku mulai menghisap lebih dalam…. Kedua kaki bergerak menggesek kasur lantai kami…. Tangannya secara spontan coba mendorong tubuhku menjauh tapi tenaga segera terkuras ketika dengan cepat dan bergantian ku lumat baik payudara kiri dan kanan Mina…. Mina berguncang…. Kehilangan kontrol tubuhnya yang makin keras bergetar dan kelonjotan tanpa Henti… Mungkin kurangnya pengalaman serta persiapan minim Mina…. Belum lagi nafsuku yang mengebu-gebu terhadapnya membuat Mina kesulitan mengimbangi ku…. Melihat kondisi yang kian lemah… Aku memutuskan menghentikan Foreplay ku dan mulai kebagian inti…. Merengkuh keperawanan wanita yang sudah begitu pasrah dengan keadaanya…. Mina sudah dipenuhi birahi hingga akal sehat sudah benar-benar menurun saat ini…. Sebelum dia benar-benar tak sadarkan diri aku harus cepat ke inti ya…. Meskipun aku belum puas menikmati setiap inchi tubuh Mina….

“ Mina…. Aku akan segera menjadi Suamimu…. “ Ucapku menarik Celana dalam itu hingga sebatas mata kaki… Lalu berlahan melepaskan dari kedua kaki cantiknya…. Dan kembali menggesekkan penis ku yang sudah tak sabar untuk merobek Selaput dara yang segar milik Mina…

“ Tuan… Pelan-pelan… “ bisiknya ketika merasa kontolku sudah menggesek kulit luar Vaginanya… Reaksi ku pun makin tak terkendali…. Membuatku tanpa basa-basi lagi langsung menghunus kan penis ku yang sudah berada di depan lubang vagina Rapat milik Mina….

“ aa Aaaaa….. Aa aa Aaaaa kkkk hhhh…… Aaaahhhh…. “ erangan serta diikuti rintangan membuatku harus menahan kedua tangan Mina ke lantai…. Melanjutkan usahaku di dalam Vagina yang super sempit dan seret itu…. Berlahan kontol besarku terus masuk ke pangkal Rahim Mina…. Keringat bercucuran keluar dari tubuh Mina kedua kalinya tegangan menahan gejolak yang terjadi pada tubuhnya antara sakit dan nikmat menjadi satu…. Kulihat dari sela-sela mengerat nya gigi nya erangan terdengar makin keras…. Ku kecup bibirnya untuk sedikit menenangkan nya tapi yang terjadi tubuh Mina makin kelonjotan….

Tak ingin berlama-lama menanamkan kontolku di pangkal Rahim milik Mina… Aku mulai melakukan gerakan maju mundur berlahan karena sempitnya dan seratnya vagina fantastik ini… Ini vagina tersempit yang pernah kurasakan…. Sedikit bercak darah keluar dari vaginanya diikuti dengan semburan klimaks dari Mina kembali… Menambah makin melewatinya kontolku bergerak makin cepat dan terus menambah ritme penetrasi meskipun wanita ini masih belum mampu mengikuti aksi ku tapi berkat vagina super sempitnya kau benar-benar puas…. Andaikan Mina mampu bergerak seperti Tia ataupun yang lain mungkin aku akan langsung menumpahkan sperma ku dengan cepat….. Laju penetrasi ku sampai ke kecepatan yang maksimal menghujam kontolku…

Kulakukan perubahan dengan mengangkat kedua kaki Mina ke pundakku… Dan melanjutkan penetrasi berharga ku di wanitaku yang berharga ini… Mungkin ini akan menjadi ucapan selamat datang buat Mina sekaligus salam perpisahan jika aku gagal dalam Misi PENGHANCURAN ku…

“ Tuaaan aaaahhh Mina taburrr lagii…. “ erangnya dengan nafas yang tersendat… Perutnya kembang kempis dengan nafas yang makin terputus… Melihat keadaan Mina yang makin melemah aku langsung mempercepat penetrasi ku…. Suara benturan yang terdengar keras akibat benturan antara tubuhku dan Tubuh Mina…. Kontolku makin terbiasa hingga ku bisa percepat laju kontolku…. Meskipun jujur ini membuatku terengah-engah…. Menahan nafsuku yang cepat menunjukkan batas klimaks ku….

“ Mina masih belum…. Aku ingin kenikmatan yang lebih… “ ucapku mempercepat penetrasi pada kontolku…. Membuat Mina matanya merem melek…

“ tuan Mina suka sekali…. Aaaahhh… Aaaahhh… Aaahhhh Hhhhh “ erangan kuat Mina benar membuatnya kehilangan kekuatannya… Tapi ini tak menghentikan… Sudah kepalang tanggung minimal aku harus menumpahkan sperma di tubuh yang baru ku perawani ini… Sedikit ku tampar wajah Mina untuk tetap menjaga nya agar tak sadarkan diri…. Tubuhnya begitu pasrah menerima hantam demi hantaman dariku…. Hingga klimaks ku sampai tidak berselang lama kemudian Mina kehilangan Kesadarannya karena kelelahan yang amat sangat… Mungkin ini pertama kali dalam hidupnya merasakan sensasi dari seorang Raja Ras Monster seperti ku….

“ Mina di pingsan…. “ ujar Marosa yang melihat permainan kami dari atas tangga….

“ Itulah tuan…. Semakin dia bernafsu makan semakin dia begitu liar seperti itu…. “ ucap Yurika mengingat awal hubungannya dengan diriku yang sama seperti Mina saat ini…. Yurika pun tak mampu menahan nafsu liar dariku hingga dia tak sadarkan diri…..

“ Siapa selanjutnya…. “ ucap Alma sangat senang melihat Mina gagal memenuhi hasrat tuan…. Bahkan dia tak sadarkan diri akibat tuan terlalu bernafsu mengeksplorasi seluruh tubuhnya….

“ Mungkin Rafina atau Desifa… “ ucap Tia tersenyum cukup menikmati ronde awal dari suaminya…

Kembali ke lokasi dimana aku baru menyelesaikan semburan terakhirku pada Vagina Mina…. Membuat tubuh Mina yang tak sadarkan diri Belepotan penuh sperma yang bersatu juga dengan keringat…. Ku panggil Yurika untuk membersihkan tubuh Mina… Membuat Yurika bangun dari tempatnya menyaksikan permainanku….

“ tuan biarkan aku memuaskan nafsumu…. “ ucap Desifa maju sambil mengelus tangannya di dadaku mencoba membangkitkan nafsuku…. Tapi bukan hanya Desifa… Tapi Rafina juga maju kedepan dengan tangan nakalnya dia mulai mengerayangiku punggungku…. Lalu Mina berjongkok tepat berdiri di depan kontolku yang baru saja menyelesaikan eraksi pertamanya… Dia mulai mengurut dan mengusap dengan kedua tangannya…. Berlahan-lahan semakin nikmat pijatan dan Urutan nya… Membuat kontolku mulai kembali bereaksi dengan apa yang di lakukan oleh Desifa…. Dan Rafina pun mulai melancarkan Aksinya dengan mengerayangi punggungku… Segera memunculkan lagi nafsuku yang belum terpuaskan oleh Mina…. Ku tarik Rambut Rafina dengan lembut lalu melumat bibir mungilnya tubuhnya yang tak terlalu spesial ini menempel di sampingmu ku peluk erat sambil melumat bibir nya…

“ mummmmaaamchhhh…. Muaaaaammmcchhh…. “ suara kami yang saling bergantian melumat bibir masing…. Sedangkan Desifa mulai menyapu ujung kontolku dengan lidahnya… Mempercepat kembalinya eraksi ku… Keperkasaan kontolku segera kembali…. Membuat wajah yang terkejut dari Desifa melihat ukuran kontolku lebih besar dari pada kontol yang sebelumnya masuk dalam Vaginanya…

“ tuan kontolmu lebih besar dari yang kubayangkan… “ ucapnya mengoda ku sambil mengusap ujung kontolku dengan ibu jarinya….

“ kau terkejut kan Sifa… Aku juga terkejut sebelumnya… “ lanjut Rafina tersenyum setelah menghentikan lumatan ganas bibirku…. Belum selesai Rafina berkomunikasi dengan Desifa kedua tanganku meremas payudara mininya membuat teriakan kecil keluar dari mulut Rafina….

“ jangan membuatku menunggu Rafina…. “ ucapku sambil meremas remas kedua tanganku di dadanya…. Membuat pakaiannya porak-poranda seketika itu pula….

“ aaaahhh.. Tuan… Kau memang tak sabaran…. “ lanjut Rafina

“ bagaimana aku bisa sabar saat aku bersama wanita sepertimu…. “ ucapku sambil mendekatkan wajahku pada wajahnya.. Sedangkan Desifa mulai terbawa oleh nafsunya… Dia mulai membuka pakaian tidur nan seksinya… Hingga bagian sensitif terlihat ternyata Desifa tak lagi mengunakan Bra… Sehingga dua buah payudara yang terlihat kencang membusungkan keluar dari persembunyiannya…. Dan mulai sedikit men jongkok untuk meletakkan kontolku diantara dua payudaranya…..

“ Tuan… Buat aku ketagihan malam ini…. “ bisik Rafina sambil meniup angin pelan di leherku dan kemudian mencium leherku baik dengan mulut dan hidungnya…..

“ Aaahhh kk kkk…. “ erangan Desifa terangsang akibat gesek kan kontolku pada payudaranya yang makin terlihat membusungkan…. Serangan ganda yang membuat nafsuku terus meningkat…. Kontolku sedikit mengeliat…. Dan bersiap mencengkram mangsanya….

Tak beberapa lama kemudian…. Kontolku sudah basah dengan mulut seksi Desifa yang mulai melahap kontolku…. Air liurnya membasahi kontolku…. Membuat tubuhku bergidik merasakan kenikmatan… Lidah Desifa dengan lembut menyapu kulit tipis yang membuat reseptor sensorku terus memberikan input ke otak kecilku…. Belum lagi Rafina dengan Manja terus mengusap lembut tubuh bagian atasku….

Berlahan gerakan Desifa makin menarik perhatian… Dia mulai terbiasa dan bergerak maju mundur dengan cepat…. Dia seperti sudah memiliki pengalaman yang baik dalam hal ini… Sepongan yang sungguh nikmat… Dipadu ritme yang makin membuatku terasa melayang….

“ aaaahh… Muuuu mmmm….. Aaaahh… Mmmm… Udaaaah… “ suara Desifa yang menikmati kontolku…. Tiba-tiba Rafina berkomunikasi dengan Desifa…. Dan keduanya bergantian melumat kontolku dengan bibir seksi mereka….

“ lebih cepat sayang…. “ ujarku pada kedua bidadari ku yang bergantian mengobral kontolku….

Tiba-tiba Rafina berhenti mengoralku…. Saat tiba gilirannya tubuh bergetar mencapai puncaknya… Tubuhnya berkeringat… Memberi celah buatku untuk mengendalikan tubuhku yang nyaris tak mampu kekontrol akibat kenikmatan yang kedua bidadari ku berikan padaku…. Ku dorong keduanya yang sudah dilingkupi nafsu membara…. Aku tak akan menyia-yiakan keduanya … Dimulai dengan remasan dan memilih puting milik Rafina membuat tubuhnya bergerak seperti ulat… Disaat itu ku hujan kan kontolku yang sejak tadi sudah tak sabar…. Tubuh Rafina bergidik… Matanya terpejam sambil giginya mengerat menahan sensasi saat kontolku memasuki rahimnya…. Dan terus memompa lubang yang sudah basah akibat nafsu yang mengebu…. Kedua tangan lembut Rafina menahan kedua tanganku yang terus meremas kedua payudaranya…. Memijat agar payudara itu membesar dan kencang…

Rafina​

“ u aaahhhh…. Aaakkk hhh….. Aaaaakhhh…. “erangan Rafina menahan kedua tangannya pada tanganku….

“ aku akan menepati janjiku hari ini sayang…. “ ujarku makin cepat memompa tubuh Rafina yang sudah tak berdaya itu…. Gerakan mengeliat nya membuat sensasi berbeda yang ku temui….

“ tuan buat budak mu ini… Mendapatkan keturunan luar biasa mu…. “ ucapnya sangat lemah dengan tenaganya yang tersisa sambil berusaha menahan klimaksnya…. Membuat nafasnya semakin berat…

Desifa​

“ Pasti sayang…. Aku akan melakukannya…. “ ujarku akhirnya menumpahkan sperma ku didalam vagina yang sejak tadi terus berkedut dan menyemburkan cairan yang cukup hangat….

**croooooot…. Croooooot…. Crooot….

Semburan kontolku…..

“ hangat sekali sayang Terima kasih…. “ ucap Rafina sambil mengusap tanganku…

Sungguh melelahkan…. Kontolku kembali mengecil… Tapi berkat bantuan Revive Bear aku memulihkan kondisi ku kembali seperti semula… Membuatku kembali mampu menikmati satu wanitaku yang lain yang sudah tergeletak pasrah… Menanti gilirannya… Belum lagi masih ada dua wanita lain yang sedang menantikan kontolku…. Stamina yang kudapatkan dari Mina dan Rafina juga cukup besar…. Membuatku tak khawatir akan kehabisan tenaga untuk mengunakan kekuatan Revive Besarku….

“ Tuan kau masih sanggup memuaskan ku…. “ ucap Lirih Desifa yang tak percaya kontolku akan kembali eraksi setelah menumpahkan Sperma yang cukup banyak pada dua wanita di waktu yang tanpa jeda….

“ jangan samakan aku dengan pria lainnya…. Aku bukan seutuhnya manusia… Aku adalah monster… “ ucapku kembali mengelus kontolku yang sudah tak sabar menikmati lubang dari mantan anak buahku yang paling manja ini….

“ Tidak mungkin… Kau pria yang paling kuat yang pernah ku temui…. “ lanjut Desifa yang masih tak percaya dengan apa yang dilihatnya…. Dia membayangkan bagaimana jika hanya dia sendiri yang harus melayani ku… Dia pasti akan mati karena kelelahan… Dan dia berpikir pantas saja mengapa banyak wanita dirumah ini….. Namun semua khayalan nya terhenti… Ketika benda keras menabrak lubang rahimnya…. Berusaha memasukin lubang kenikmatannya…. Desifa terkejut sambil menggengam erat kasur….. Ketika kontolku berukuran yang besar masuk dalam Vaginanya…. Memang vagina Desifa tak seperti kebanyakan wanitaku…. Lubang ini sedikit lebih longgar daripada Rafina atau bahkan Mina… Yang membuatku extra keras menghujam kan kontolku sepenuh nya masuk ke lubang vaginanya…. Ku tanamkan di titik terdalam yang dapat dicapai oleh kontol besar ku….

“aaak Hhhhh saaakiiittt…. Tuan nn.., “ erangan Desifa mengeratkan Vagina nya meremas kontolku…. Otot-otot vaginanya seakan coba melunakkan kontolku tapi itu justru membuat kontolku mengeliat…. Membuat tubuh Desifa Kelonjotan… Dia memang selama di Goldrich Company terus mendapatkan sikap pelecehan…. Tapi dia belum pernah sampai kelonjotan. Seperti saat ini…..

Ku angkat sedikit pinggulnya ke udara… Membuat sensasi baru yang ingin kurasakan…. Lalu mulai berlahan melakukan gerakan maju mundur… Membuat kepala kontolku langsung menyentuh Klitoris milik Desifa…. Tubuh Desifa terhentak hingga bergetar Hebat…. Cengkraman kedua tangan makin keras….. Bibirnya digigit oleh gigi bagian bawahnya menahan sensasi sambil mencoba mengontrol kesadarannya….. Tapi gerakan maju Mundur ku benar membuat Desifa menjadi Binal…. Gerakan maju mundur ku makin cepat…. Begitu juga Desifa mengerjakan tubuhnya…. Rambutnya yang terurai…. Lalu payudara berukuran cukup besarnya bergoyang berpadu dengan hentakan yang dibuat oleh kontolku…. Ku angkat kaki bagian kirinya dan meletakan di pundakku…. Lalu dengan gaya miring ku percepat pompa di dalam Vaginanya….

“ I aaaahh yaa aaahhhh Hhhhh…. Aaahhh… Ahhh.. “ desah Desifa…. Mulai tak terkendali dia benar-benar binal saat ini…. Kaki ya bagian kanannya menggesek kasur….

“ Masih belum Desifa… Masih belum…. “ ujarku menampar Kedua pantat bulat Desifa…. Untuk menahan kesadarannya…. Sesekali ku remas pelan pantat yang besar…. Hingga tubuh mengeliat bak ulat….

Puas dengan gaya miring… Kali ini aku berganti posisi…. Kaki kanannya yang saat ini ku letakkan di pundak dan kembali memompa kontolku yang berukuran super di vagina milik Desifa…. Tubuhnya makin tak karuan… Getaran tubuhnya menandakan dia kembali menyerah akan nafsunya yang memuncak…. Tapi aku belum puas menikmati Budak baruku ini…. Terakhir ku angkat kedua kalinya menahan sedikit Pinggul nya…. Hingga kontolku benar-benar bisa menghujam lebih dalam Vagina Rafina

“ sudahhhhh Tuan…. Desifa benar-benar mencintaimu… “ ucapnya meraih leherku bergelantungan disitu….

Tapi aku tak membiarkan kenikmatan ku terhenti karena keluhan yang dilontarkan Desifa… Aku masih benar-benar menikmati tubuh ini… Dan menurutku yang paling memuaskanmu dari kedua wanita sebelumnya adalah Desifa…. Dia benar-benar cukup kuat meskipun tak sekuat fisik Tia, dan Mia yang punya ketahan tubuh lebih baik….

“ aa auu wawwww…. “ erangan terkejut…. Ternyata Desifa mengigit tanganku untuk menahan Klimaksnya lagi… Desifa mengeleng-gelengkan kepala mencoba bertahan lebih lama… Tapi hujanan kontolku yang terus mengoyak vaginanya….

Tak beberapa Lama kemudian Desifa kehilangan kesadarannya…. Kelelahan menjadi faktor yang kuat membuat Desifa menyerah… Ku tampar pelan pipinya agar dia kembali tersadar…. Tapi Desifa tak memberikan Respon…. Tapi tak mengurungkan Niatku untuk membuat calon anak buahku ini hamil anakku…. Ku percepat ketika aku merasakan kepala kontolku mengeras sambil mengeliat…. Menandakan diapun sudah mencapai batas nya…. Tapi aku coba menahan lebih lama menikmati memek budak bariku… Aku ingin lebih lama merasakan sensasi tapi apa daya ujung kontolku mengeliat…. Makin keras ku pompa kontolku… Maka semakin kutahan Ejakulasi ku…. Kontolku semakin mengeras ujungnya siap menyembur…. Tak berselang waktu lama…. Sama seperti Mina dan Rafina…. Kontolku mengeliat… Dan menyemburkan sperma dalam jumlah yang sangat banyak memenuhi vaginanya…. Hingga meluap keluar vagina….

“ Nikmat…. Sifa suka tuan…. “ ujar Desifa tersenyum padaku…. Ku kecup keningnya untuk membiarkan ya menikmati sensasi saat sperma ku mulai bergerak menuju rahim dan ovum nya…. Apalagi saat ini Desifa sedang masa Suburnya…. Membuatku tersenyum penuh kemenangan… Karena hanya perlu mendengar kabar bahagia dari ketiga wanitaku…

Neti tersenyum melihat keperkasaan ku yang tetap bertahan seperti saat dia masih memiliki rahimnya….. Neti mungkin tahu… Saat ini dia tak akan bisa memberi keturunan padaku…. Sehingga satu – satunya cara agar dia bisa tetap di sisiku dengan cara berlatih agar bisa mengendalikan sepenuhnya makhluk mistisnya… Aku tak tahu sejauh mana Neti saat ini mampu mengeluarkan kekuatan dari White Wingbeast Tiger milik ibuku…. Karena selama ini dia selalu mengunci dirinya diruang milik Edi dahulu…

Aku merasa bersalah padanya…. Seberapa banyak dia berkorban untuk tetap disisiku… Tapi semenjak dia kehilangan sesuatu yang paling berharganya… Aku seakan mengabaikan begitu saja… Padahal Neti adalah wanita pertama yang membuatku kembali merasakan cinta setelah kehilangan Liana…. Wanita yang tulus mencintaiku hingga aku dapat merasakan aura hangat setiap ku dekat dengannya….

Neti​

“ Tuan aku milikmu seutuhnya “ ucap Neti

“ Time freeze “ ucapku menghentikan Waktu di sekitar ku…. Hanya Neti yang terkejut melihat semua nya seakan membeku…

“ tuan apa yang sedang anda lakukan…. “ ucap Neti masih takjub dengan kekuatanku….

“ aku akan mengembalikan apa yang sudah menghilang darimu…. “ ucapku menyentuh perutnya

“ Tuan… Ingin Mengembalikan apa…. “ Ujar Neti tampak khawatir dengan ucapanku yang memiliki arti yang ambigu…. Di takut kata mengembalikan berarti membuang dirinya keluar dari sini….. Membuat wajah Neti yang tampak ceria berubah seketika dia tampak tegang dengan bola mata tak mampu menatap lebih lama diriku…

“ kenapa kau tak seceria tadi…. “ tanyaku yang melihat raut wajah Manis Neti tampak berubah….

“ tuan… Izinkan aku tetap mengabdi padamu…. Jangan buang aku…. “ lanjut Neti menjawab pertanyaanku akan perubahan raut wajahnya….

“ siapa yang ingin membuang wanita yang memiliki kemampuan luar biasa seperti mu…. “ lanjutku mengerti mengapa dia tampak pucat dan panik saat ini….

“ Lalu mengapa kau ingin mengembalikan ku…. Bukan itu sama saja kau akan membuang ku dari hidupmu…. “ ucap Neti menjawab sesuai hipotesanya sendiri….

“ hahaa… Aku akan mengembalikan Rahimmu seperti sedia kala… Dengan kekuatan dari salah satu makhluk mistis ku…. Aku bisa mengembalikan sesuatu ke kondisi semula…. “ kelasku menjelaskan kemampuan dari salah satu makhluk mistis ku yaitu Revive Bear….

“ Apakah keajaiban itu bisa terjadi… “ lanjut Neti tampak sumringah di wajahnya…. Mengetahui kemampuan yang dimiliki olehku mampu mengembalikan lagi sesuatu yang sangat berharga buat nya….

“ Aku bisa melakukan nya…. Revive Bear On… “ ucapku memunculkan makhluk mistis tepat didepan Neti… Tapi karena Neti sudah terbiasa berhubungan dengan beberapa makhluk mistis milikku dia tak takut dengan kemunculan mengerikan Revive bear tepat di depannya…. Seperti yang diharapkan dari seorang yang ku beri julukan sebagai Amazon ku ini….

“ Revive Bear aku ingin melakukan Full Recovery seperti yang kulakukan pada orang tua Jelita kemarin… “ lanjutku memberikan perintah langsung pada Makhluk mistis yang berdiri didepanku….

“ maaf tuanku… Mengunakan kekuatan Full Recovery hanya bisa kau lakukan tiga kali dalam satu tempo… Yang berarti setelah kau mengunakan kekuatan itu…. Kau harus menunggu waktu yang cukup lama untuk menggunakannya kembali… Dan anda sudah mengunakannya satu kali…. Sedangkan hanya seminggu lagi Misi PENGHANCURANmu akan dimulai… Bukan berbahaya jika kau mengunakan kekuatan yang sangat berguna seperti ini pada keadaan yang tak mendesak…. “ jawab Revive bear memberikan informasi tentang kekuatan dan batasannya….

“ Lalu bagaimana dengan Illumination Gate aku bisa mengunakan sesuai dengan keinginanku dan kekuatan ku…. Bahkan Time Freeze juga bisa ku gunakan kapanpun… Mengapa Full Recovery memiliki batas… Dan saat pertama kali ku mengunakan Full Recovery pun stamina ku baik-baik saja…. “ ucap ku yang merasakan keanehan pada kekuatan dari para Makhluk Mistis ku…..

“ Kekuatan kami terdiri dari dua unsur… Unsur pertama yaitu pengunaan stamina seperti Illumination Gate, Time Freeze, Recovery dan Heal yang bisa kau gunakan selama kau memiliki stamina namun berbeda dengan unsur kedua… Kekuatan yang sangat besar dan unik yang hanya dimiliki oleh beberapa Makhluk mistis tingkat atas…. Memiliki batasan penggunaan dan tempo yang cukup lama untuk bisa kembali digunakan…. Kekuatan ini berasal langsung dari Makhluk Mistis…. Seperti Recovery Bear, Resurrection, Yell, bahkan Hell Chain dan masih banyak lagi kemampuan unik dari makhluk Mistis tuan…. “ ucap Revive Bear menjelaskan hal yang tak ku mengerti….

“ jadi maksudmu aku harus menimbang keputusanku masak-masak sebelum mengunakan kekuatan ku…. Tapi Neti lebih berharga dan aku ingin dia memiliki hal berharganya lagi…. “ ujarku

“ Tapi Tuan duel akhir anda…. Itu akan terjadi sangat dahsyat dan bisa saja anda akan sangat membutuhkan kekuatan ku itu…. “ lanjut Revive Bear….

“ Tapi………. “ ucapku yang terputus…. Dalam kebimbangan yang membuat ku melayang dalam lamunan tiba-tiba tangan Neti menyadarkanku dari kebimbangan ku…

“ Tuan… Benar yang dikatakan Oleh Revive bear…. Kau membutuhkan kekuatan itu…. Apakah artinya kau mengembalikan Rahimmu tapi kau tak selamat dalam perang ini….. “ ucap Neti yang membuatku tertegun dengan perkataannya….

“ Tapi aku melakukan ini untuk kebahagianmu…. “ ucapku mengenggam kedua tangan Neti

“ Hmmm… Kau lupa Kebahagiaan kami saat ini adalah kehadiran dirimu…. Apalah arti kami tanpa adanya dirimu disisi kami tuan…. “ lanjut Neti menyakinkan ku kalau dia baik-baik saja…

“ Neti…. Aku tak salah memilihmu…. Ibuku juga memilihmu…. “ ucapku mengusap lembut pipinya….

“ Tuan kau harus menang dan menyelesaikan Misi PENGHANCURAN mu…. Lalu kembalilah padaku dan yang lainnya…. “ ucap Neti matanya mulai berkaca-kaca

“ Seandainya aku tak kembali…. Aku ingin kau mengambil Alih semua usaha dan kekayaan ku padamu… “ ucapku tersenyum sambil memberikan nya kunci dari berangkas tempat ku menyimpan semua data penting, Akta Tanah, bahkan Uang dan Emas keluargaku….. Aku ingin Neti yang mengurus segala…. Aku sudah pernah Bilang kalau aku pasti membunuh kakekku…. Tapi aku tak tahu aku bisa kembali atau tidak setelah itu…. Aku ingin Neti mengatur segala urusan ku dengan sikapnya yang pantang menyerah dan Tegas sangat membantu untuk kemajuan perusahaan… Belum lagi dia akan disokong oleh para akuntan dan pebisnis yang handal seperti Fina, Rafina, Yurika, Marosa, Erviyana, Naila serta Henny yang memiliki latar belakang yang baik dalam hal tersebut…

“ Jangan pernah mengatakan hal seperti itu … Karena aku tak akan memaafkanmu sampai hal itu terjadi…. Aku akan menunggumu tuan…. “ Ucap Neti mengelus perutnya….

“ ya setelah perang ini… Aku akan memberikan keajaiban ku padamu…. Tapi sebelum itu tolong lindungi Tia…. “ tambah Ku

“ Aku sudah gagal melindungi Nura dan aku tak ingin gagal melindungi kakak Tia kali ini….. Cepat pulang…. “ ucapnya… Aku memang memberikan beban berat padanya untuk menjaga dua wanita yang memiliki potensi besar waktu dulu tapi sepertinya karena tugas ini Neti bekerja lebih keras dari yang lain apa lagi setelah Nura meninggal dunia nyaris aku kehilangan sosok Neti yang pertama ku temui…. Dia benar-benar kehilangan jati dirinya…. Aku tak ingin terus mengubahnya menjadi orang lain…. Jadi kumohon bersabar sedikit lagi aku akan mengakhiri semuanya…. Dan ketika itu semua berakhir aku ingin Neti ceria kembali…..

“ Kau memang yang terbaik…. “ ucapkan memeluk nya lebih erat saat ini…. Wanita yang memiliki inner beuty yang luar biasa….

“ Jujur aku merasa sangat luas malam ini…. Tuan Terima kasih…. “ ucap Neti yang membalas pelukanku… Meletakkan wajahnya jauh didalam tumpukan daging ku…. Sangat hangat sekali…. Seperti yang dikatakan oleh ibuku saat aku bertemu dengan ketika aku nyaris mati….

“ Ibu merasakan Tia memiliki sosok yang pantas buat seorang Leader yang sempurna… Dia bijaksana dan sosok keibuan yang bisa memanja kanmu… Lalu kau punya wanita hebat seperti Fina, Liana bahkan Hera tapi dari semua sosok itu ada satu yang berhati sangat hangat yaitu Neti di kelak akan jadi pendamping paling baik buatmu…. “ ucap ibuku waktu itu membisikkan ku… Dari perkataan itu aku tahu wanita yang dikatakan ibu memang benar … Neti benar-benar memiliki kehangatan itu aku bisa merasakannya saat ini…. Stamina ku seperti terbakar oleh sesuatu membuatnya seakan berkobar dalam diriku… Tia juga selalu memberikan ketenangan padaku… Lalu Liana, Fina dan Hera selalu mampu membuat kekuatan meningkat berkali-kali lipat…. Tapi ibuku tak sepenuhnya betul karena masih banyak budak ku yang memiliki potensi yang lebih dari kelima wanita yang disebut ibuku…. Kemampuan dan Hati yang belum seutuhnya ku ketahui seperti yang terjadi pada Jelita dan Safira…. Aku ingin waktu yang lebih lama untuk bisa mengenal pribadi mereka lebih dari ini…. Untuk itu aku harus menyelesaikan misi ku….

Cukup lama kami dalam mode berpelukan dan selama itu pula aku menghentikan waktu…. Tanpa ku sadari….

Arini​

“ tuan Terima kasih… Sekarang saatnya kau menikmati Arini…. “ ucap Neti tersenyum

“ Haaaa… Tapi aku belum menikmatin dirimu.. “ Ucapku kecewa

“ Hahaaa… Tuan aku tak ingin membiarkan benih mulai terbuang percuma…. Aku akan memberikan mu layanan terbaikku setelah kau menyelesaikan misimu…. “ ucap Neti tertawa… Tawa yang sudah lama tak kulihat dari wajahnya…. Tawa lepas yang sudah jarang terlihat….. Aku ingin mengabadikan tawa ini selamanya….

Tapi Neti bergerak kembali menjauh dan duduk di posisi awalnya .. Sambil mempertahankan senyuman luar biasanya… Dengan kembali Neti aku kembali menghilangkan Efek dari Time Freeze ku… Membuat keadaan kembali Normal… Tapi wajah berseri-seri dari Neti tetap terjaga….

“ Arini.. Giliranku sudah selesai…. Sekarang giliranmu… “ ucap Neti memukul pundak Arini yang terkejut dengan ucapan Neti….

“ tapi kau belum melakukan apapun…. “ ucap Arini merasa kalau Neti dan diriku belum melakukan apapun sejak tadi…..

Hal ini pun di komentari oleh beberapa wanitaku yang duduk di tangga menyaksikan party seks kami….

“ Kakak apa yang terjadi… Kenapa Neti langsung memberikan kesempatannya pada Arini.. “ ucap Yurika bertanya pada Tia… Namun Tia tak menjawab dia mengetahui sesuatu yang luar biasa pasti telah terjadi antara aku dan Neti… Karena Tia melihat wajah ceria dari Neti yang kembali… Membuat Tia tersenyum luarbiasa

“ Kakak apa yang terjadi…. “ tegas Alma yang kali ini bertanya

“ Yurika, Alma apa kalian tak melihat dengan benar-benar wajah dari Neti saat ini … Dan sudah berapa lama setelah kematian Nura dia tak senyum secantik ini…. “ jawab Tia tersenyum lebar…

“ benar juga pasti tuan baru saja mengunakan kekuatan waktunya…. “ ucap Yurika baru sadar setelah melihat wajah Ceria dari wanita yang sulit tersenyum itu….

“ Ah… Aku mengerti sekarang… “ tambah Alma tertawa setelah mengetahui apa yang terjadi….

“ apa yang sebenarnya kalian katakan…. “ ucap Marosa bingung dengan pembicaraan antara Alma, Yurika dan Tia….

“ Alma, Yurika, dan Marisa sebaiknya kita bersiap untuk mengambil bantal… Pertarungan ini akan berakhir…. Dan sebaiknya kita tidur bersama… “ ucap Tia

“ Tidur bersama itu ide brilian… “ ucap Yurika

“ baik… Aku akan mengambil bantal… Kakak Tia sebaiknya disini saja … “ ucap Alma

“ Benar kata Alma…. Kau itu istri tua … Kau diam saja dan beri kami perintah… “ ucap Marisa tertawa….

“ Lama-lama aku merasakan sebutan istri tua mengandung makna ejekan ketimbang suatu kebanggaan “ lanjut Tia tersenyum lagi

Membuat keempat wanitaku itu larut dalam kebahagian dan tawa bersama… Satu hal yang disadari oleh mereka mungkin ini terakhir kalinya bagi mereka bersama ku…. Jadi mereka tak akan menyia-yiakan waktu tersebut…. Kembali ke posisiku…. Arini yang terkejut dengan permintaan Neti yang tiba-tiba pun mulai tersadar di melepas dengan cepat gaun malam sederhana yang dia gunakan…. Menyisakan Bra dan Celana dalam yang sangat minim… Sangking minimnya kedua pakaian terakhir itu bahkan tak mampu menutupi bagian intim tubuhnya..

Bra yang terbentuk dari tali dan hanya melebar kecil di bagian puting yang memperlihatkan sepertiga bagian dari payudaranya yang bulat dan besar…. Lalu senada dengan Bra yang super Hot…. Bagian bawahnya juga hanya tali yang menutup bagian tengah vagina dan anusnya saja dan memperlihatkan bokong yang aduhai di pampang tanpa penutup lain…. Dan baru pertama kali aku melihat wanita sebinal ini… Memang ada beberapa budak ku yang menguasai cara berpakaian yang mengundang syahwat tapi belum pernah sampai segila ini… Dengan melihat lekuk tubuh yang seksi seRT mungil namun berisi ekstra dari Arini…. Rudal ku seakan kembali memuncak dan siap mengunci targetnya kembali…. Arini bergerak dari posisi nya dan langsung melompat kedalam Kolam yang sudah berisi air Hangat…. Lalu membasahi rambut hitam panjangnya dan bergerak bak pertanian erotis yang menari dalam Kolam menunjukkan seberapa seksi tubuhnya yang benar-benar sintal

“ Tuan… Puaskan budak ku yang haus akan belaian mu sekarang “ tantangnya menari didalam kolam

“ kau benar-benar membuatku menggila Arini…. “ ucapku sambil masuk kedalam kolam…. Tapi belum ku merendam tubuhku dalam kolam Arini bergerak mendekatiku… Berdiri tepat didepanku sambil menunjukkan wajah Horny nya pada ku lalu meniupkan udara tepat didadaku… Lalu beralih meremas kontolku yang sudah kembali dalam mode siaga nya…

“ ini di barang kesukaan Arini “ ucapnya mengelus dengan cepat dan kali ini kedua tangannya aktif meremas serta menyentuh kedua telur ku membuatku mendesis kenikmatan…. Tak sampai disitu Arini mulai melumuri barang kontolku dengan Air liurnya…. Saat mulut mungilnya mulai bergerak melahap kontolku… Kepalanya maju mundur dengan cepat … Melahap besarnya kontolku yang tak sepenuhnya dia masukkan kedalam…. Belum aku dapat mengendalikan tubuhku Arini melakukan gerakan yang amat berbeda yang membuat kontolku bergetar ketika kekenyalan payudaranya meremas kontolku, mengapitnya lalu bergerak seperti menggoral kontolku….

“ aaahh…. Ahha… Ahhh. Ahhh… “ erang Arini sambil menekan payudaranya untuk meremas kontolku….. Semakin cepat dan semakin cepat…. Dan semakin liarnya permainan kami dengan air hangat yang memberikan kenyamanan serta serangan brutal dari Arini membuat kontolku terus berkedut….

“ ahhh.. Sekarang giliranku… “ ucapku mengambil alih… Karena nafsuku aku benar-benar berubah dan tak terkontrol…. Ku gendong tubuh Arini…. Dan langsung mengarahkan kontolku masuk kedalam vaginanya dengan penuh nafsu… Tubuh Arini terhentak keras terkejut ketika kontolku yang berukuran besar itu langsung menghujam vaginanya membuatnya langsung berasa penuh seketika…. Tangan mungilnya coba menahan tubuhnya agar tak terhempas dari gerakan penetrasi ku membuat tubuh Arini melompat-lompat tanpa henti….

“ ha aaaahhhh… Aaaahhhh…. Aaahhh… Hhaaaaaah” Erang keras Arini… Ketika kontolku terus berpacu dalam vaginanya…. Membuatnya mencapai klimaks lebih cepat…

Tapi aku tak begitu saja puas dengan gerakan ku itu… Kali ini ku biarkan Arini turun Dengan sisa tenaga dia bergerak menuju tangga besi untuk keluar dari kolam hangat ku… Tapi aku tak membiarkannya keluar dari kolam ini…. Ku angkat satu kakinya dan kembali menghunus kan kontolku ke rahim nya… Jujur ini pertama kalinya aku menjadi begitu liar seperti ini….

“ Tuaan…. Jangan hentikan kenikmatan ini…. “ ucap Arini berlahan mengucapkan didekat kupingku…

Seakan tertantang dengan ucapan Arini yang masih begitu binal… Memicu ku untuk mempercepat penetrasi gila ku…. Arini benar-benar berusaha keras dengan sisa tenaganya untuk memberi pelayanan terbaiknya untukku… Yang sudah benar-benar tak terkontrol… Aku kehilangan akal sehatku menusuk dari berbagai posisi hingga Arini tergolek tak berdaya tubuhnya penuh dengan sperma ku mulai dari rambut hingga bagian tubuh lainnya….

“ tuan hentikan…. Kau bisa membunuh Arini…. “ ucap Neti menghentikanku….

“ Arini kau tak apa-apa… “ ucap Marisa merapat Arini yang tergeletak tak berdaya….. Tali Arini dengan sisa tenaganya tersenyum

“ Marosa tuan kita sangat perkasa…. Tadi itu mantap… “ liriknya pelan lalu kehilangan kesadarannya karena terlalu lelah….

“ Aku puas hari ini…. “ ucapku merasa Gairah baru saja terpenuhi oleh Arini, Mina, Desifa dan Rafina

“ Huuuu hhh…. Jangan melakukan hal seperti itu lagi tuan… ” ucap Yurika tampak khawatir melihatku tak seperti biasanya….

“ lalu mengapa kalian membawa banyak bantal…. “ tanyaku melihat Alma dan yang lainnya

“ kau ingin semua budak ku bersatu… Tapi kau memisahkan kami dengan kamar indahmu… Lalu mengapa tidak hari ini kita bersama…. Meskipun masih banyak yang tidak berada disini…. Tapi yang disini bisa mewakili nnya kan… “ ucap Tia…..

“ Itulah kenapa kau disebut Mother Of Earth ku… “ ucapku memeluk nya….

“ hanya kakak Tia yang mendapatkan pelukan… “ Protes Mina yang mulai pulih dari kondisinya

Aku benar-benar beruntung…. Bermula dari hal yang kuanggap negatif dan sesat justru aku menu makan banyak wanita yang luarbiasa seperti mereka…. Dengan kemampuan yang bermacam-macam… Aku benar-benar orang yang amat beruntung…. Dan untuk mengakhiri malam indah ini… Kami memutuskan untuk tidur bersama…. Untuk pertama kalinya aku tidur dengan banyak wanita sekaligus…. Meskipun malam itu aku masih melakukan satu kali penetrasi lagi pada Alma… Karena dia tampak cantik malam itu… Membuatku ingin pula mencicipi nya… Sebenarnya Neti juga ingin ku miliki malam itu tapi dia selalu menghindar… Tapi malam ini aku terpuaskan… Arini benar-benar menunjukkan sisi lainnya… Sisi super binal dan menggoda…. Hingga aku lepas kendali…. Untung Ada Neti yang menyadarkan ku jika tidak aku akan selesai menyetubuhi Arini saat Arini sudah tak bernafas lagi…. Aku sedikit menyesal karena tak ada Hera, Safira juga Jelita yang ku biarkan menjauh untuk sementara…. Waktu semakin sempit… Tapi malam ini tak akan terlupakan….

Ketika semuanya terlelap dalam tidurnya…. Ku selip cincin berlian yang ingin ku berikan pada mereka… Aku memberikan mereka semua…. Karena aku bingung harus memilih yang mana… Mereka memiliki nilai plus dan Min nya masing-masing….

Tak terasa matahari indah kembali bersinar…. Menyusuri cela-cela lubang Angin sang surya menunjukkan cahaya barunya di hari baru ini…. Aku benar-benar sangat lelap… Kulihat jam menunjukkan pukul 9.00 yang berarti kami semuanya dalam kondisi kesiangan…. Kulihat Tia masih menggenggam erat lengan kananku…. Disampingnya ada Alma dan Marosa yang saling berpelukan… Lalu Yurika dan Rafina berada di ujung…. Sedangkan Desifa dan Arini belum ada tanda-tanda akan bangun…. Neti si Amazon ku pun masih erat memeluk bantalnya…. Yang terakhir Mina tidur tepat di bawahmu…. Untungnya Tia sudah mengunakan semuanya pakaian lengkap…. Karena bisa kacau jika Jia melihat kondisi saat ini….

* kriiiing…. Kriiiing….

Handphone terus bergetar di siang ini… Aku bergerak pelan untuk memindahkan pelukan bumil satu ini…. Hingga aku bisa bergerak meraih handphone ku….

kulihat beberapa pesan masuk di handphone… Tapi semenjak kemarin aku terlalu sibuk dan aku baru kembali menggenggam kembali Handphone ku….

Massage Yulina

{ tuan… muzlifa sudah sadar… Tapi dia masih terlihat trauma… Dia masih jarang berbicara…. Kalau ada waktu cepatlah kesini }

Massage Mia

{ apa kau sudah kembali… Aku ingin berbicara dengan mu cepatlah mampir kemari…. }

Asik membaca beberapa pesan… Aku dikagetkan dengan panggilan masuk dihandphone ku…. Dari nomor yang tidak ku kenal…. Awalnya ragu untuk mengangkatnya namun rasa penasaran…. Ku berharap ini adalah wanita seksi yang ingin mendapatkan kenikmatan dariku lagi…

“ hello… “ ucapku mengawali hubungan telepon kami

“ Kau masih mengenal suaraku kan Alex…. “ ucap Pria membalas…

“ tentu aku mengenal suara anda…. “ lanjutku

“ bagus jika kau mengenal suaraku…. “ ucap Pria ini menunjukkan tekanan rasa takut pada

Diriku… Tapi aku sama sekali tidak terusik akan hal seperti itu…

“ untuk apa pagi-pagi begini kau menelpon ku… Apa ini karena kau merindukanku… “ ucapku meledek anak tertua dari pak Bupati ini…. Yang merupakan kakak dari Berlianda… Laki-laki yang akan menikah dengan Liana ku… Pria tak tahu malu ini memang sangat ku benci….

“ Merindukan Pria yang yang sudah menghancurkan pernikahanku…. Bodoh… Aku menelpon ku karena aku ingin membalas dendam atas semua yang kau lakukan…. “ teriaknya dengan nada yang amat tinggi… Benar-benar coba melakukan intimidasi kepadaku….

“ Balas dendam… Kau coba menantang ku…. “ ucapku memberikannya tekanan juga….

“ hmmmmmffpphh… Hmmmmmpppp… Hmmmmmpppp… “ suara gumam terdengar di handphone tiba-tiba suara keras terdengar….

** breeeeeettttttt…

Seperti suara membuka lakban dari mulut seseorang….

“ Aku bersama wanita yang paling kau sayangi…. Saat ini dia masih baik-baik saja tapi sebentar lagi dia akan menjadi bintang porno terbaik…. “ ucapnya dengan nada mengancamku

“ kau memang pengecut…. Kenapa kau tak langsung berhadapan dengan ku…. “ ucapku sambil menunggu siapa wanita yang saat ini disekap oleh pria bodoh ini….

“ Pak… Aleeex selamatkan aku… Aku sangat takut pak…. “ teriak Jessica salah satu staf terbaikku di kantor….

“ Jessica…. Apa yang mereka lakukan padamu…. “ tanyaku pada suara yang ku kenal….

Jessica​

“ Dia akan menikmati hidup nya bersama ku…. Aku akan menikmati tubuh sedikit demi sedikit…. Dan membalaskan dendam ku padamu…. Hai wanita ini semua salah pacarmu…. Karena dia telah menghancurkan pernikahanku dan juga membuat keluarga besarku malu akan hal itu…. Dan akibat dosa dari pria yang menghancurkan pernikahanku…. Kau akan jadi mainan ku selamanya…. “ ucap anak tertua dari sang pemimpin daerah ini… Jelas dengan semua fasilitas dan dukungan kepada ayahnya yang merupakan pimpinan tertinggi didaerah ini dia bisa melakukan hal semena-mena seperti ini….

“ Jika kau sampai menyentuh Jessica…. Aku pastikan seluruh keluargamu akan kuhapus dari dunia ini… “ Ancam ku… Ini kesalahanku karena melibatkan Jessica dalam perseteruan kami… Jessica terlibat karena dia dianggap pasanganku karena aku pernah membawa Jessica ke resepsi pernikahan keponakan Liana di Griya Gold waktu itu….

“ Hahaa… Kau mengancamku…. Coba cari dimana keberadaanku…. Atau tunggu saja dirumahmu aku akan mengirimkan video menikmati wanitamu yang menggiurkan ini… Lebih hebat dari tubuh Liana…. “ ucapnya tertawa terbahak… Sebelum aku menjawab hubungan telpon kami berakhir…. Aku benar-benar kehilangan… Ketika aku mencoba menelponnya kembali nomor itu sudah tak aktif kembali…..

Tapi aku berusaha tenang… Aku sudah melalui banyak hal seperti ini… Tapi tetap harus cepat… Aku tak ingin tubuh anak kesayangan ku itu sampai dilecehkan oleh pria busuk sepertinya…. Aku harus mencari lokasi dimana laki-laki itu menyekap Jessica…. Coba mencari lokasi dari arah dia menghubungiku… Dan aku teringat akan Berlianda yang merupakan adik kesayangan pria itu…. Pasti Berlianda akan mengetahui lokasi tempat kakaknya berada….

Berlianda​

Aku bergegas meraih telepon ku dan menelpon Berlianda….

“ Hallo… Berlianda…. “ ucapku ketika telpon diangkat…

“ Alex…. Ada apa… “ ucap wanita itu menjawab pertanyaanku dengan nada berat seperti baru saja bangun dari tidur nya….

“ Kakakmu telah menculik salah satu staf ku di kantor… “ ucapku langsung keinti dari tujuanku menelponnya….

“ Apa… Kakakku tak akan melakukan hal bodoh seperti itu…. “ ucap Berlianda menyangkal kakaknya terlibat dalam skema penculikan Jessica

“ dia baru saja menelpon ku…. Dan mengancam akan memperkosa staf ku itu…. “ lanjutku

“ Dia tak mungkin senekat itu…. Aku tahu karakteristik dari kakakku dia hanya pria manja…. “ lanjut Berlianda….

“ aku hanya ingin kau tahu lokasi kakakmu saat ini… “ ucapku

“ Baiklah aku coba mencari tahu dimana dia sekarang…. “ lanjut Berlianda siap membantuku….

“ Baiklah aku menanti informasi darimu…. “ ucapku segera mengakhiri telpon kami untung saja aku sudah menaklukkan hati dari wanita yang keras seperti Berlianda… Bahkan aku mendapatkan kenikmatan saat tempo hari dia bersamaku…. Jadi aku bisa percaya sepenuhnya pada nya … Apalagi saat terakhir waktu itu… Berlianda juga mendapatkan hal yang sama seperti yang dirasakan oleh Jessica saat ini….

Aku cukup gugup menanti telpon dari Berlianda… Waktu seakan mencekik tubuhku karena aku tak ingin terlambat menyelamat Jessica…. Membuatku mondar-mandir tak beraturan….

Tia​

“ apa kau membuat masalah baru… “ sapa Tia yang sudah bangun dari tidurnya dan menatap yang terlihat sibuk mondar-mandir….

“ Seperti aku terus membuat masalah Tia ku… “ lanjut ku mendekati Tia

“ kau harus fokus pada misi anda yang utama… Melakukan hal seperti ini hanya membuatmu kurang fokus dan menghabiskan banyak tenaga…. “ ucap Tia

“ apa yang kau katakan memang benar… Tapi kau tahu kan aku selalu saja terlibat dengan hal-hal seperti ini…. “ ucapku

“ karena kau terlalu baik memikirkan keselamatan orang…. Tapi tak pernah sedikitpun memikirkan kebahagianmu sendiri… “ ucap Tia tersenyum… Tia pasti tahu karakter ku…

Dan kemudian handphone berdering… Aku lihat massage singkat dari Berlianda yang mengatakan lokasi tempat dimana Jessica berada… Cukup jauh dari sini…. Satu hal lagi aku tak bisa mengunakan Illumination Gate karena aku tak bisa membawa yang lokasi apapun yang dekat dengan tempat penyekapan Jessica….

“ kau akan pergi… “ ucap Tia

“ kau coba menghalangiku…. “ Balasku

“ Tindakan bodoh sampai menghalangi pria seperti untuk melakukan hal seperti ini…. Berhati-hatilah… “ ucap Tia mendekatiku dan memberikan ciuman hangatnya di keningmu seakan memberi restu kepergianku…. Kubalas kecupan itu dan tak lupa sebelum aku meninggalkannya aku mencium buah hati kami juga….

“ Aku pergi Mother of Earth ku…. “ ucapku bergegas menuju mobilku….

“ cepat kembali… Aku menantimu dirumah… “ lanjut Tia

“ Salam buat yang lain aku pergi sebentar…. “ lanjut ku menghilang meninggalkan Tia yang memberikan senyuman cantik pagi ini….

Aku bergegas menuju mobil sport ku… Dengan kecepatan dan torsi nya yang besar aku bisa tepat waktu tiba disana untuk menyelamatkan Jessica… Namun baru saja aku keluar aku dihadang oleh saudaraku…. Pria terkuat dari keluargaku… Pria terakhir dari sumpahmu menyelesaikan Misi PENGHANCURAN KU….

“ apa kau mau bersenang-senang lagi…. “ sapanya

“ Kali ini ya… Aku ingin ikut… “ ucapku membuka pintu sampingku…

“ Ya tentu aku sedikit bosan disini…. “ ucap Edi

“ bagaimana kabar Cecilia apa dia bisa mengantikan yang sebelumnya… “ ucapku

“ Tidak… Yang ini jauh berbeda…. Aku tetap tak bisa melupakannya… “ ucap Edi mengingat wanita yang dicintainya yang sudah meninggal dunia saat pertarungan kami waktu itu….

“ lalu kenapa kau menukarnya Auliyah dengan Cecil… Kenapa kau tak mengambil keduanya saja… “ lanjut ku sambil memacu mobilku dengan kecepatan tinggi di jalur yang masih sepi

“ Karena aku menghormatimu… Kau sudah payah mendapatkan Auliyah dan Cecil… Tapi aku langsung merebutnya begitu saja…. Bukan itu tidak etis… “ Ucap Edi

“ Sungguh aneh mendengar kata Etis dari pria yang tak normal sepertimu… “ ucapku tertawa….

“ Hahha… Mau kemana kita…. “ tanya Edi mengalihkan pembicaraan kami pada tujuan mobil ini melaju

“ Tentu saja…. Menuju tempat yang akan membuatmu senang “ lanjut ku tersenyum dan memacu mobilku semakin cepat….

“ aku sudah gatal ingin membunuh Orang “ lanjutnya

Kami pun melaju bersama… Entah apa yang akan kami temukan disana tapi hari ini aku tak ingin menikmati kesenangan ini sendiri… Aku ingin berbagi dengan saudaraku yang begitu setia terhadapku…. Aku harap Adi dan Agung berada disini… Terutama pria Benggala seperti Hadi disini… Pasti akan menyenangkan bersama mereka….

Dan harapan utama ku… Aku tak terlambat kali ini.. Seperti yang kulakukan pada Nura waktu itu….

“Jadi Jessica tunggu Aku….. Aku akan menyelamatkanmu kali ini “ ucapku