. Misi Penghancuran Part 58 | Kisah Malam

Misi Penghancuran Part 58

0
266
Cerita seks dewasa Misi Penghancuran

Misi Penghancuran Part 58

War is Begin

Aku tak bisa tidur setelah kejadian Desifa yang datang dengan keadaan cukup mengenaskan … Untung saja saat ini saudaraku Agung telah melakukan tindakan penyelamat dengan cepat dan efisien sebagai Dokter yang memiliki Kompetensi yang luarbiasa … Belum lagi kemampuan dari Monster mistisnya yang memiliki kemampuan penyembuhan …. Jadi kesadaran Desifa hanya tinggal menunggu waktu saja …. belum lagi kemampuan mempuni dari dua wanitanya yang memiliki skill kedokteran yang hampir setara dengan Saudaraku Agung

Desifa​

Aku terus berpikir di otakku … Apa yang terjadi pada Desifa … Dia sudah menikah dengan Ivan yang merupakan salah satu petinggi di Goldrich Company…. Lalu mengapa Desifa mendapatkan beberapa tanda penyiksaan …. mungkinkah Ivan melakukan hal ini … atau Harun yang melakukan hal kejam seperti ini padanya… Desifa memiliki Kepribadian yang cukup baik dan Sopan terhadapku … meskipun terkadang dia melakukan hal semuanya karena faktor dari orang tua yang memang memiliki pengaruh besar didaerahku…

Aku berpikir dan melamun banyak tentang Desifa di temani oleh Rico yang sejak tadi cukup tegang melihat Aura pembunuh begitu pekat…. Dia tak ingin asal berbicara padaku dalam mode pembunuh seperti ini… jadi dia hanya terdiam mematung didepanku…. aku memang tanpa sadar terus mengeluarkan aura pembunuhku … sejak menghilangnya kakakku aku sedikit sulit mengendalikannya kemunculan aura ini karena tak ada lagi yang memperingatiku akan kemunculan aura yang mampu membuat orang lain terintimidasi…

” Kakak… Tuan…. Aku membuatkan kalian minum untuk menghangatkan tubuh kalian….” ucap Sonya membawa dua gelas minuman hangat ke kami berdua….

Sonya​

Tiba-tiba aku meraih tangan Sonya yang baru selesai menaruh gelas minumku…. Membuat Sonya terkejut langsung menatapku …. Wajahku yang tampak serius membuat dinaungi perasaan takut dan beberapa kali menatap Rico yang duduk berseberang denganku seakan memberikan tanda padanya…. Rico pun tampak panik dengan apa yang dilihat olehnya …. Dia harus menyelamatkan istrinya dari cengkramanku yang memiliki reputasi buruk dimatanya dengan banyaknya budak yang kumiliki…. Apalagi tatapan dan Auraku saat ini membuatnya sangat khawatir hal buruk akan terjadi pada istrinya…. Meskipun dia tahu mencoba menyelamatkan istrinya tak akan bisa dia lakukan untuk bisa menghentikan kemauanku … jantung Rico berdetak menatap istri yang baru dinikahinya akan mendapatkan masalah seperti ini…

Aku meraih dan menarik tangannya hingga tubuh Sonya mengikuti tarikan ku dan duduk disampingku secara terpaksa…. Mataku menatap setiap inchi tubuhnya yang terbalut pakaian malamnya…. Dan dadanya yang membusung kontras dengan tubuh lainnya menjadi daya tarik tersendiri…. Menandakan berapa besarnya payudara milik Sonya mungkin ini pengaruh dari Quraina yang memang memiliki payudara besar …. Aku meraih pipinya membuat Sonya terpejam tak bisa berbuat apa-apa selain pasrah…. Rico pun sontak bangun dan berusaha menyelamatkan istrinya dari seranganku…

” Sedang apa kau Sonya… Kenapa kau memejamkan matamu….” ucapku mengodanya

” aaagkkk… Anu … Aku …Aku kira Tuan akan melakukan hal buruk padaku….” ujar Sonya tampak masih gugup dan berusaha mengendalikan tubuhnya

” Hahaa… Aku memang bejat Sonya tapi aku tak mungkin memakan milik adikku sendiri …. ” ucapku sambil tertawa …. mengubah image jahatku seketika … aura jahat itu menghilang begitu saja …

” huhff… Maaf kan aku tuan telah berpikir hal buruk padamu … Tapi kenapa kau masih memegang tanganku ” ucap Sonya Polos padaku….

” Haha… Benarkan … Aku hanya ingin bertanya satu hal padamu … Apa Adikku ini membuat mu bahagia …. Atau dia membuat mu kecewa dengan pernikahan paksa ini…” tanya ku dan langsung sambil melepas tangan halusnya….

” Apaan sih … Tuan …. ” keluh Rico yang sudah dalam keadaan berdiri

” Aku hanya ingin bertanya keperkasaanmu…. Aku ingin mendengar hal yang baik sebelum aku tidur malam ini…. ” ucapku memainkan alis dan mataku pada Rico yang pasti berdebar dengan jawaban yang akan diberikan Sonya padaku karena sepertinya Rico sudah terlalu sayang pada Sonya saat ini..

” awalnya dia seperti pria kaku… Yang tak menyakinkan buatku … Dan aku sempat ragu dengannya …. Tapi saat aku mengenalnya seutuhnya… Dia pria yang baik, Sopan dan tentu saja dia perkasa seperti mu tuan…” ucap Sonya dengan wajah memancarkan wajah Ceria yang berseri-seri… Itu juga membuat Rico wajahnya langsung merah …. Karena malu …

” Bagus lah kalau begitu…. aku sangat senang mendengarnya …. Kau sangat beruntung Rico… dan Kalian berdua sebaiknya beristirahat…. Tidak baik pengantin baru bergadang di luar kamar…. karena aku ingin segera mendengar berita baik dari kalian berdua” ujarku sambil meminum air hangat yang dibuat oleh Sonya….

” Anda mau kemana Tuan ….” ucap Rico

” Aku kakakmu bukan Tuanmu … Ada urusan yang harus keselesaikan sebelum perang berlangsung….” ucapku memberi isyarat yang langsung di pahami oleh keduannya…. dan keduanya tertawa … karena pasti aku akan bersenang-senang dengan wanitaku malam ini….

Ya tujuanku saat ini adalah Kamar Marosa atau Safira …. karena keduanya kandidat paling kuat aku belum pernah mencicipi Hangat tubuh keduanya… Tapi masuk ke kamar Safira saat ini memiliki resiko cukup besar …. Karena Safira tidur bersama Anaknya… Dan sangat berbahaya jika Cia terbangun saat aku mulai beraksi menunggangi ibunya… Cia akan menganggapku pria Mesum … Jadi kuurungkan untuk mengunjungi Safira malam ini

Jadi untuk keamanan menyalurkan Nafsu liarku malam ini … Aku memilih kamar Marosa … Kebutulan kamar Marosa hanya di tinggali dia seorang diri …. Meskipun kadang Ada Quraina yang menemaninya … Tapi yang ku dengar Quraina sedang ada diluarkota melakukan perjalanan Sebagai salah satu abdi Negara…. dan itu berita yang sangat baik buatku …

Aku akan memberi tahu susunan kamar para budakku setelah mendapatkan banyak perubahan di rumah intiku saat ini…. Di kamar Utama terdapat Duo Queenku yaitu’ Mother of Earth’ Tiaku dan ‘Queen of Bear’ Hera…. mereka berduala penghuni tetap kamar utamaku tak ada satupun yang bisa protes hal tersebut….Lalu masih dilantai atas … Ada kamar ‘ Processcor ‘ Finaku dan anakku yang Cantik Jia si Queen of Snake mungkin ini sebutan yang baru ku pikirkan setelah Jia memiliki kemampuan barunya dan aku berharap bisa melihat aksinya saat perang besar yang akan terjadi…. Lalu kamar paling pojok dan masih di di lantai atas… Disana menjadi Kamar Jelita dan Arini duo budak baruku yang mengairahkan kontolku …. duo yang memberikan nuasa baru pada kontolku… dan terakhir kamar dibagian atas adalah kamar si penyendiri dengan Nafsu yang binal … dia Rafina ku…

Lalu pindah ke bagian bawah …. Tepat di sebelah kanan tangga turun , atau dulu itu kamar milik Hadi…. Sekarang ditempat Oleh Alma si ‘Diamond’ ku … kenapa aku menyebutnya demikian karena menurutku dia itu sangat berharga dengan kesederhananya, ketekunan lalu kebersihannya membuatnya nyaris menyamai kemampuan Tiaku…dan Yurika aku punya julukan baru dariku yaitu ‘Lost Queen’ karena aku baru menyadari kehadirannya saat pertemuanku di Mall waktu itu …. Padahal Yurika selalu didekatku setiap saat dalam hidupku tapi aku tak menyadarinya…makanya aku memberi dia title itu…. Lalu di sampingnya adalah kamar Safira dan Cia… Aku belum tahu Makhluk mistis apa yang ada pada Cia…. Karena donor darahku Cia jadi memiliki darah Pemimpin Ras Monster …. dan seperti apa makhuk mistinya masih menjadi misteri buatku

Lalu di bagian Kiri Ada kamar Marosa … Wanita yang belum tersentuh oleh ganasnya kontolku…. Wanita yang dengan sukarela menawarkan tubuhnya padaku… Anggap saja ini keberuntungan orang yang selalu sial seperti diriku…. Lalu kamar terakhir yang merupakan kamar milik Edi dulu … Kamar yang berada di Basement rumahku… Tempat salah satu wanita terbaikku … Si Amazonku …. Wanita yang secara fisik lebih kuat dari semua wanitaku…. Dia memilih menyendiri karena ingin berlatih menjadi lebih kuat …..

Lalu ada wanita lain disamping kamar Neti… Dia wanita yang baru saja kubawa ke mari … Dia Mina … Aku belum tahu banyak tentang nya tapi dia benar-benar gadis desa yang lugu dan polos….

Sekarang aku tinggal memilih kamar mana yang ingin ku masuki… Sebenarnya masih ada kamar bangsal milikku…. Disana terdapat empat Wanita yang masih dalam pendidikan menjadi Budak seksku…. Setelah Lena di bawa oleh Hadi kerumahnya…. Cecil yang di bawa ke pulau Cinta dengan Paman Munir , dan Auliyah berada di kamar Edi saat ini … Jadi tersisa Airin si Ibu Seksi, Mirna si Guru yang membuatku merasakan ketagihan dengan tubuhnya , lalu ada Nalia si ibu Binal dan terakhir adalah Erviyana yang masih Misterius di balik Jilbabnya dan belum tersentuh olehku…. tapi aku menyampingkan mereka saat ini karena aku ingin mendapatkan pelayan langsung tanpa paksaan …

Aku sudah tiba di kamar milik Marosa berlahan ku tarik tuas pintu yang memang tak pernah terkunci dan menyelinap masuk kedalam tanpa di ketahui… Kulihat Marosa sedang terlelap dalam mimpinya malam ini…. Baju tidur Tipis ini membuat lekuk tubuh Marosa tercetak jelas… Aku bergerak dengan senyap…. Tanpa menimbulkan suara sedikitpun… mendekatinya seperti seorang srigala yang akan menerkam mangsanya

Marosa​

Tiba tepat disamping tubuhnya dimana aku melihat kedua payudaranya yang besar bergerak sesuai ritme dari nafasnya …. Pakaian berbentuk terusan itu sedikit tersingkap keatas…. Membuatku dapat dengan jelas melihat pahanya yang mulus dan bersih tanpa cacat sedikitpun …. membuatku makin tak sabar untuk segera mencicipi Hidangan yang sudah tersedia….

Berlahan aku mulai menyingkap berlahan pakaian itu hingga naik diatas payudara nya … Dengan begitu hati-hati nya aku mengangkat pakaian milik Marosa…entah mengapa aku ingin melakukan ini tanpa harus tergangu olehnya Dan begitu terkejut aku melihat bongkahan besar tanpa tertutup sehelai benangpun terlihat di depan mataku… mataku terpana akan bentuk sempurna … bentuk yang ingin segera ku genggam…

Membuat tangan ku tak mampu ku hentikan untuk menyentuh hidangan lezat didepanku… Saat telapak tanganku menyentuh permukaan lembut, nan Halus … Lalu mulai mencengkram berlahan aku merasakan sensasi lain ini benar-benar berbeda dari semua yang pernah ku genggam… Kekenyalan serta ukuran yang ekstra lebih besar daripada semua wanita yang pernah aku tiduri…. Dan satu hal lain yang membuatku sedikit Aneh …. Tak ada Puting di payudara tersebut …. Mungkinkah ini payudara dengan puting terbalik…. aku benar dibuat takjub saat ini oleh bentuk dan kejutan yang tersedia ditubuh Marosa

Lalu ku dekati wajahku untuk melihat lebih jelas …. Sebelum akhirnya ku putuskan untuk melumat payudara itu terlebih dahulu… karena jantung seakan terpacu untuk melakukan itu dengan cepat….

” Muaaammmm…muaaaammm… Muaaamch …” gumamku menikmati payudara super big milik Marosa… Payudara terbesar bahkan melewati milik Quraina, safira, Maupun milik Arini kenyal , padat dan penuh …. Ini kah kenikmatan yang belum pernah kurasakan sebelumnya…

Marosa​

Tanganku yang lain mulai mengambil posisinya yang sama dibagian yang berbeda … Dan mulai ikut meremas payudara….

” Akh… Sial mengapa baru sekarang aku menikmati payudara seenak ini…” Gumamku… Mempercepat remasanku

Dari mulut Marosa mulai terdengar desahan di sela-sela hembusan nafasnya… Ini menambah gairahku… Kutarik berlahan Cd yang menutupi tempat terlarangnya kutarik turun sebatas lutut…. Dan aku kembali takjub Dengan pemandangan didepanku … Rambut tipis di sekitar vaginanya seakan coba menutupi harta tersembunyi… Tubuhku bergetar hebat saking bernafsu melihat apa yang kulihat aku tak pernah sesemangat ini sebelumnya…. Vagina itu tembem dan pasti sangat hangat didalam sana… tanganku bergerak meraba-rabanya

Tubuhku yang sudah memanas membuatku segera lepas semua pakaianku dan celanaku…. Aku mengenggam kontolku yang sudah mengeras untuk membuatnya sedikit sabar … Sambil mengatakan bahwa dia akan menikmati sajian yang luar biasa malam ini…. dari wanita yang luar bisa… dan aku terkejut saat tiba-tiba Marosa bangun dari tidurnya …

” Akh… Tuan Alex…. ” ucapnya Pelan… Sambil berusaha mengumpulkan kesadarannya….

” Marosa kau spesial sekali …” bisikku saat menaiki perutnya berlahan….

” Apa yang tuan sedang lakukan…” ucapnya terkejut ketika aku duduk diatas perutnya…. Belum lagi dalam keadaan bugil….mungkin ini pertama kalinya marosa melihat tubuh bugil didepannya

” Marosa aku ingin mengambil hakku atas tubuhmu ….” ucapku tersenyum sambil menahan Nafsu yang sudah mengebu-gebu…

” Kesucianku, tubuhku dan Hidup ku saat ini milikmu tuanku …” ucapnya tersenyum lalu diakhiri dengan gigitan dibibirnya untuk coba mengodaku…. Terkejut dengan ucapannya tapi seakan direstui dalam langkahku…. Aku langsung melumat bibirnya tanpa aba-aba… Kedua tangan Marosa memelukku dengan erat …. seakan menerima diriku…

Aku terus melumat bibirnya …. Dan kedua tanganku meremas payudara yang ekstra besar dan kenyal itu …. Kedua kaki Marosa mengejang mendapatkan rangsangan dariku…. Puas di Bibirnya … Mulutku Mulai menginvasi leher putih nya yang tak ingin kulewatkan begitu saja… Baru harum has parfum mahal terhirup olehku yang membuatku mendapatkan tambahan hasrat seksualku yang semakin tak terkendali…. Tangan Marosa yang mulanya monoton pun mulai meraba beberapa bagian intim tubuhku….

Puas dengan lehernya….yang buat beberapa bekas merah di lehernya…. Aku mulai kemakanan pembuka malam ini payudaranya ekstranya tadi belum ku eksplor lebih banyak karena tindakan hati-hati ku…. karena takut Marosa bangun dan dia bisa saja melakukan respon negatif akan kemunculanku …. tapi setelah mendapatkan izin … aku bisa melakukan apapun terhadap payudara mengemaskan ini sekarang…

” Akhh… Ini sangat Nikmat tuannku…. Akhhh…” ucap Marosa terus mengeliat merasakan kenikmatan dariku yang melumat dan menghisap Payudara tanpa henti…. Kuletakkan kontol diantara dua payudara besar Marosa dan mengocoknya dengan tumpukan daging nan kenyal dan hangat… akh .. itu luarbiasa aku belum pernah mengocok kontolku dengan payudara seseorang dan sensasi benar-benar nikmat…

” Marosa…. Kau yang terbaik …” pujiku terus mengocok kontolku dengaan payudara

” Tuan boleh aku melumat kontolmu…” pinta dengan nada Malu-malu…

” Tentu sayang … Kau boleh melumat sesukamu …” ucap ku sambil memberikan Kontol ku kehadapannya… Mulanya dia agak sedikit terkejut melihat ukuran yang besar milikku …. tapi dia mulai dari sentuhan lembut tangannya dan mulai mengelus-elus dan berakhir dengan kocokan lembut kedua tangannya…. setelah itu dia mulai mengunakan kombinasi antara tangan dan Mulutnya

* slurrp…sluuurrrp
Dia mulai memasukkan seluruh batang kontol ku kedalam mulutnya …. Lalu bergerak maju mundur semakin cepat …. Dan cepat deru nafas dan desahan berpadu menambah gairahku…. meskipun terlihat masih belum sempurna mengoralku tapi usahanya membuat kontolku berkedut merasakan kenikmatan

” Lebih cepat… Lebih cepat sayang ….” ujar ku membelai rambut Marosa yang terurai

” Akhh… Aaaahh… Tuan ini sangat luar biasa ….” ucapnya sambil terengah-engah ….

” kau siap bagian akhirnya sayang ….” ucapku meraih kedua payudaranya lalu memilin puting yang sudah menegang dan pentilnya sudah muncul kepermukaan….

” berikan aku bagian itu tuanku … Buat budakmu merasakan Nikmatnya kontolmu tuanku….” ujar sambil merenggang kedua kakinya … Karena Marosa baru menumpahkan banyak cairan dari bibir Vaginanya….

Ku usapnya cairan kental yang sudah memenuhi vagina Marosa … Lalu melumurkannya ke kontolku yang sudah tak sabar ingin mendarat di vagina Marosa yang masih perawan…. Ku gesek kontolku pada rambut hitam sebagai warm up di sekitar vaginanya membuat tubuh Marosa bergetar suara desahan pun makin keras menguasai seluruh ruangan

Setelah melakukan persiapan … Kuhujamkan kontolku masuk ke berlahan menanamkan kontol kedalam vagina yang sangat serat itu … beberapa kali aku kesuliatan masuk dengan ukuran kontolku … tapi dengan berlahan aku menyusuri vaginanya…

” iaaayzz .. Akhhh… Aaaahh….” desah Marosa kedua tangannya berpegangan erat… Ketika kontolku memenuhi memek sempitnya dan menerobos selaput daranya… Matanya merem-melek menikmati kontolku yang terus mengeliat masuk ke tempat terdalam… Teriakan tak bisa dia bendung ketika tubuhnya kelonjotan….

Aku mulai mengenjotnya … Keluar masuk kontolku … Di memek yang masih sempit dan seret itu …. Sambil meremas payudara besar aku mengenjotnya dengan cepat …. Membuat tubuh Marosa kembali terhentak merasakan kenikmatan …. Ketika memeknya kembali menengang dan menyemprotkan cairan hangat serta kental miliknya kembali… Keluar bersamaan cairan darah yang membuktikan bahwa Marosa telah kehilangan kesucian dalam dirinya ….

Kuangkat kedua kakinya ke pundakku dan berposisi sedikit mendorong tubuh Marosa keatas …. Membuatku penetrasi ku kembali menguasai memeknya …. membuat desahan keras dari wanita terhormat ini dan mengubah dirinya menjadi penikmat Kontol ku menjadi budak binalku dengan cepat…Ketika tubuhnya mulai bergerak maju mundur sesuai ritme yangku buat…..

” Ini bagus tuan…. Aku menyukainya…. Aku menyukai jadi budakmu…” teriak Marosa terengah-engah

” aku kuberikan kau sperma keturunanku …” ucap ku ketika kontolku telah dipuncak performku…

” Tuann… Terus.. . nikmat … Aku menikmatinya….” teriak Marosa kembali mencapai puncak nya …. Dan begitupun aku yang langsung menumpahkan Sperma ku tepat didalam rahimnya…. Meninggalkan calon keturunanku didalam sana ….

Ku kecup keningnya … Tapi Marosa terlalu lemah untuk membalasku …. Dia hanya tersenyum menatapku …. Wajahnya terlihat bahagia…. dengan cairan hangat mengalir disela-sela pantatnya

” Selamat datang untukmu Budak baruku…” bisikku yang di balas dengan Anggukan lemah… Dan dia terlelap karena lelah…. Aku juga tidur disampingnya kupeluk tubuh bugil Marosa ….dan untuk beristirahat sebentar…..

# beberapa jam Kemudian​

Nyaman sekali tidur disamping tubuh hangat budakku kali ini …. Rasa hangat sekali memeluk tubuh wanitaku ini…

” Auuugghh… Tubuh lemah sekali …. ” keluh Marosa

” istirahat dulu sayang …. Tubuh pasti terkejut dengan seranganku….” ucapku tetap memeluk tubuhnya….

” ini kah yang membuat wanita lainnya tak bisa hidup tanpamu….” ucap Marosa berbalik menghadapku dan mengacak-acak rambutku….

” ya ini kekuatan terbesarku…. ” ucap ku tertawa…

” Tapi itu tadi tak bisa dilupakan … Kau memberiku pengalaman yang tak terlupakan…. Bagaimana hal yang begitu menyakitkan tapi membuatku ketagihan merasakannya lagi….” ucap Marosa memanyun bibirnya dihadapanku

” Kau ingin Ronde kedua….” ucapku kembali bermain dengan payudaranya….

” ya aku ingin melakukan lagi ….” ujar Marosa langsung menerimannya

Dan malam panjang itu kami habiskan berdua kembali dengan berbagai gaya seks …. Meskipun tubuhnya sudah mencapai batas maksimalnya tapi Marosa terus memberikan perlawanan yang membuatku terus bernafsu dengan nya …. Desahan lembutnya membuatku ingin terus mendengarnya …. Permohonan binalnya membuatku menikmati setiap Penetrasi ku …. Seakan tak cukup untuk sekali malam itu aku menumpahkan Sperma sebanyak tiga kali sebelum akhirnya Marosa benar terlelap karena kehabisan stamina …..

Dan kejutan lain tiba saat aku sedang beristirahat…. Safira dan Rafina dua Stafku ini masuk kedalam kamar Marosa dan mulai melepas semua pakaiannya…. tanpa aba-aba mulai mendekati dengan tubuh setengah bugil mereka

Safira​

” Sudah cukup aku menantimu tuanku …. Malam ini aku ingin mendapatkan kepuasan yang setimpal dari penantianku….” ucap Safira memperlihatkan besarnya Payudaranya Meskipun akan terlihat sedikit lebih kecil dari milik Marosa…. Tapi entah mengapa janda beranak satu ini membuatku ingin segera memberikan dia kenikmatan…..

” Tuan buat aku tak berdaya lagi seperti kemarin…” ujar Rafina sambil meremas payudara kecil miliknya … Yang terus berkembang saaat ini setelah aku menyusu secara rutin di payudaranya…. Membuat tubuh Rafina tak seperti lidi …. dia tampak berisi saat ini … dan menurutku tubuhnya tak kalah dengan wanitaku yang lainnya saat ini…

Keduanya dengan ganas dan binal menyerangku … Yang tetap tenang berusaha tenang dari serangan keduanya … mereka mendorongku ke kasur Marosa dan keduanya mulai memijat kontolku yang baru saja melakukan tugasnya di rahim Marosa …. Untung aku memiliki kemampuan dari Recovery Bear …. Jadi aku memiliki kekuatan penuh kembali untuk memuaskan dua budak ku ini….

Kontolku kembali menemukan keperkasaannya kembali setelah mendapat rangsangan dari kedua wanitaku yang sudah sangat horny ini…. Aku memang belum sekalipun menikmati rahim Safira… Keduanya saling bergantian mengoral kontolku …. Dengan penuh nafsu dan gaya bermain yang berbeda…. Safira dengan pengalamannya sedangkan Rafina yang masih malu-malu tapi cukup bernafsu….

Siapa yang bisa tahan mendapat dua penetrasi sekaligus… Kontol langsung menengang … Lalu ku tumpahkan spermaku ke wajah kedua budakku…. Mereka tertawa bahagia akan hal itu …. Tapi aku kembali mengunakan kekuatan tersembunyi ku untuk mengisi energiku…. Dan menyerang balik mereka …. Kali ini dimulai dengan indahnya dan montok tubuh Safira …. Membuat gairah Monster ingin segera menaklukan nya …. Kali ini dengan cepat aku langsung menghujamkam Kontol kelubang kenikmatannya … Dan mulutku mengoral Payudara Kecil Rafina …. Tapi kepadatannya membuat sensasi berbeda….dalam lumatanku

Rafina​

Kupercepat laju kontolku menghujam memeknya yang selalu membuatku penasaran… Benar kenikmatan yang kurasakan dari wanita yang berpengalaman memang berbeda … Gerakan yang sesuai dengan ritme genjotan ku membuat sakin bernafsu….

” aaaah…aaahh…ahhh… Terus tuan …terus…” erang Safira ….

” kontol mu besar tuan…. Besar sekali…. Fira sampai sayangku… Sayang aaaakhhh….” ujar Fira terus meracau ….

Kali ini ku keposisi Safira dalam keadaan merangkak … Dan mulai melakukan penetrasi ku kembali …. Rafina mengocok Vaginanya dengan Kedua tangannya melihat kami berdua…. sambil Menanti giliran dariku….

Kupercepat hujamanku pada wanita yang sedang merintih kenikmatan karena telah mencapai klimaks untuk kedua kalinya …. Tubuh mulain kesulitan karena kehabisan nafas untuk mengimbangiku kemudian ku tumpah kembali sperma dengan manuver cepat dan massa yang banyak…. Aku ingin serangan ini ampuh karena ku dengar Safira tak pernah melakukan KB setelah kelahiran Cia berarti dia dalam keadaan sangat Subur…. Karena aku ingin cepat mendapatkan keturunan dari Safira yang berwajah manis menurutku…

Safira langsung tersenyum …. Dan merebahkan tubuhnya yang baru saja menerima serangan yang telah lama tidak dirasakan oleh tubuhnya meskipun yang saat ini lebih luar biasa dari sebelumnya …. Tapi kali ini berbeda … Tuannya benar-benar membuat dia menjadi wanita yang sangat binal … Dan kenikmatan yang tiada tara yang bahkan belum di berikan suaminya selama ini …. Safira merasa melayang berkat kenikmatan yang ku berikan….

Kali ini aku tak berdiam diri terlalu lama … Masih ada satu wanita yang ingin ku puaskan malam ini … Sebelum mengakhiri kebinalan malam ini…. Kudekati wanita yang sudah tampak berantakan dan cukup lama menantiku selesai dari penetrasi terhadap Safira …

Ku dekati wanita yang duduk menatapku…. Aku menuntunnya untuk pergi dari tempat tidur yang sudah di penuhi Oleh Safira dan Marosa yang terkapar …. Lalu kubawa Rafina ke pojok ruangan …. Dan mulai melumat bibirnya sebagai awal seksku… Aroma tubuh yang jauh berbeda dari kedua wanita tadi … Membuat seakan menemukan sensasi baru dalam berhubungan….

Aku elus lembut pipinya ….

” Kenapa kau terlihat sangat cantik malam ini… ” ujarku melihat Rafina jauh berbeda saat ini …. Dia tak seperti awal dia berada disini … Yang wajahnya selalu natural…. Tapi ini dia kembali seperti Rafina yang ku kenal…. Yang cantik dan pintar….

” agar kau tak melupakan janjimu padaku….” ucap Rafina…

” Aku tak akan melupakan janjiku padamu…” ujarku

Langsung mendorong tubuh mungil itu merenggang dan menusuk kontolku kembali … Menikmati malam yang panjang buatku dan Rafina …. Kupastikan kali ini akan ada wanitaku yang mendapatkan keturunan sang raja beruang… Dari ketiga wanita yang ku tiduri malam ini …. Waktu ku tak lama lagi …. Jika tak ku lakukan saat ini maka tak ada waktu lagi untuk menurunkan darah keturunan As terakhir…

Malam panjang itu benar-benar panjang buatku dan ketiga budak baruku …. Karena aku mengilir mereka sekali lagi sebelum ku tinggal ketiga tubuh bugil itu saling berpelukan diranjang milik Marosa karena kelelahan menerima hasrat liarku ….

# di malam yang Gelap​

Kedua sosok bergerak menuju suatu tempat …. Di tepi tebing nan Curam …. Dengan hembusan Angin dari lembah begitu deras ….

” Akhirnya kau kembali setelah lama bersembunyi… Apa ini tanda dari anak itu …..” ucap Pria kekar dengan Aliran Kekuatan berwarna kuning menghiasi tubuhnya…..

” Begitu lah …. Anak itu telah memberi prediksi ini padaku sebelumnya …. Tapi ini bukan akhir dari perang ini …. Justru ini adalah titik balik kekuatan yang akan muncul dari Penerus utama keluarga As…..” ucap pria berjubah….yang hampir menutupi seluruh tubuhnya….

” Apa kau akan ikut berperang kali ini…..” tanya pria berotot itu kembali

” Tidak anak itu melarang ku untuk ikut bertarung …. Aku hanya akan mengambil Adegan diakhir perang ini …..” ucap pria berjubah dengan santai duduk sambil menatap menara yang menjulang tinggi….

” Guru semakin kuat …. Bahkan dia lebih kuat 100 kali dari pertarungan terakhir kita…. Apa anak itu bisa menghancurkannya…. Bahkan jika kita berdua ikut berperang aku yakin kemungkinan menang kita hanya akan bertambah 5% saja…..” ucap pria berotot itu

” anak itu juga semakin kuat….. Seberapa besar kekuatannya bahkan aku, dan Guru tak mampu menghitungnya…. Dan ingat ini Billy ada lima Makhluk Mistis yang belum menunjukkan eksistensinya dalam perang ini…. ” ucap pria berjubah….

” benarkah semenakutkan itu kekuatan Alex…. Apa kau tahu Usman , Kai dan Hanjani telah tewas …..” ucap Billy pada temannya

” aku tahu …. Sungguh menyakitikan melihat teman seangkatan kita satu-persatu tewas … ” ucap pria berjubah itu

” Mengapa mereka begitu mudah tewas… Aku pernah menghadapi keduanya saat perebutan kekuasaan sebagai captain Seven Wonders…. Dan mereka berdua punya kekuatan yang menakutkan…. ” ucap Billy kembali

” kau tahu apa yang dikatakan anak itu saat terakhir kali menelponku… Dia bilang Era dari seven Wonders telah habis…. Suka atau tidak suka kita semakin tua dan saatnya kita beristirahat…. ” ucap Laki berjubah itu

” Apa maksudmu …. Apa Usman dan Kai sengaja menyerahkan Makhluk mistis dalam diri mereka kembali pada Guru….” ucap Billy terkejut

” Usman memberikan kekuatan Slayer Beast Lion kepada putri tertuanya…. Lalu Kai juga memberikan kekuatannya pada putri cantiknya…. Itu sebab mereka dengan mudah tewas… Karena mereka hanya cangkang kosong tanpa inti kekuatan mereka … Bisa di bilang pensiun Dengan gaya yang keren ….” ucap Pria berjubah itu tertawa….

” Jadi rumor itu benar kalau Kai memiliki seorang putri …. Jadi kemana Emperor Beast Lion saat ini …. Kekuatan PENGHANCURAN yang cukup mengerikan itu….” ucap Billy

” Putri itu lahir dari Hanjani … Dan kekuatan milik Kai saat ini berada didekat tuannya …. ” ucap Si Jubah kembali

” Kau bercandakan … Bukan Hanjani memiliki suami … ” ucap Billy cukup terkejut dengan berita yang dia dengar….

” Ceritanya panjang dan aku juga tak terlalu paham … Tapi yang ku dengar seperti itu….” lanjut Pria berjubah

” Jadi sisa Seven Wonders hanya ada Aku, Kau, Joker si Abadi, Munir si Black Bear dan Satya si muka seribu … Seperti Era kita akan benar habis dalam perang ini… Apa kau sudah mentransfer makhluk mistismu pada Anakmu juga….” ucap Billy

” belum … Aku masih menyimpannya untuk diriku sendiri…. Tapi nanti setelah perang ini aku akan memberikan kekuatan dari Earth Beast Lion ku dan pergi pensiun… Lalu kau.???? ” ucap pria berjubah santai

” aku dengar anakmu juga sangat luar biasa …. Kau seperti tenang memiliki anak sehebat itu… Aku sepertinya akan memberikan kekuatanku langsung pada Alex….” ucap Billy

” Aku juga mendengar hal yang sama …. Anakku berkembang pesat dan menjadi andalan dari Tuan kita…. Tapi Bill kenapa kau memberikan kekuatan kepada Alex langsung ….” ucap Pria berjubah

” aku tak ingin anakku merasakan perang dan perasaan yang menyakitkan seperti kita… Aku hanya ingin keturunanku hidup dengan normal seperti manusia biasa…” ucap Billy tersenyum menatap langit yang masih gelap….

” Jadi seperti itu…. Tapi bagaimana kau menemukanku…” ucap Pria berjubah

” Karena kita teman … Aku langsung mengenal auramu ini saat merasakan tadi … Jadi aku yakin itu kau … ” ucap Billy tertawa

” aku suka kau tak berubah sedikitpun Billy si Aungan Singa Kuning ….” ucap Pria berjubah…

” Lain kali kau harus buat berita yang lebih baik … Pria yang mampu bertarung setara dengan Joker , Kai dan Aku Mati karena kapalnya tenggelam …itu Memalukan dan tak bisa di percaya …. Fadli si Jenius … Senang bisa melihatmu kembali….” ucap Billy

” Hahaa… Benarkah … Apa kekuatan kita berdua bisa mengulur waktu dan menghentikan sementara Guru ….” ucap Fadli

” seperti bisa …. Ayo kita lakukan duet yang pernah kita lakukan dulu….” ucap billy tersenyum

***********
Pov Agung​

Hari ini kembali muncul kejutan… dimana muncul wanita dalam keadaan sangat lemah … Banyak luka penyiksaan dan pelecehan yang terdapat di setiap sisi tubuhnya…. Ini pertama kalinya aku melihat penyiksaan yang begitu kejam….

Wanita ini nyaris mati …. Dia banyak kehilangan darah, Vaginanya robek oleh benda besar yang di paksa masuk kedalam nya…. Lalu Maag akut yang membuat beberapa lambungnya Bocor akibat tak mendapat asupan makanan…. Anusnya juga terluka parah sama halnya dengan Vaginanya … Puting bengkak akibat penyiksaan… Banyak kulit yang terkelupas dalam …

Dan kakinya penuh luka dan bengkak… Entah berapa jauh dia berlari dari tempat dia di sekap… Wanita ini berwajah oriental , cantik tapi beberapa wajahnya lebam akibat pemukulan membuat wajah nya jadi tak terlihat… Anna sampai menangis menyaksikan penyiksaan yang diterima wanita ini….

Hatinya yang rapuh shock melihat apa yang dilihatnya… Aku paham apa yang dirasakan oleh Anna saat ini… Aku hanya berusaha memeluknya dan mengatakan hal yang bisa menguatkan nya….

Dengan bantuan Medis Anna dan diriku lalubdi support dengan bantuan Recovery Bear berlahan kami mampu mengendalikan keadaan … Semua alat vitalnya kembali bergerak secara Normal… Aku yakin sebentar lagi dia akan pulih seutuhnya…

” Anna kau hebat sayang …” pujiku pada wanita yang tampak kelelahan …. Aku mengambil beberap tisu untuk mengelap keringatnya…

” Semuanya telah stabil …. Kita berhasil …” ucap Anna berusaha untuk tetap tersenyum di kondisi yang sangat lelah….

” Kau juga harus istirahat ….” ucapku mengendongnya ketempat tidur ku… Di bantu oleh Lariza yang sejak tadi hanya melihat kami berjibaku menyelamatkan wanita yang terluka ini….

Lariza​

Kondisi Lariza yang sedang dalam keadaan mabuk akibat kehamilannya membuatku harus memberikan batasan pekerjaan yang harus dilakukan olehnya… Meskipun aku tahu anak siapa di rahim Lariza…. Tapi aku tak mempermasalahkan hal itu … Karena notabene Lariza memang miliknya sebelum dia memberikan padaku … Kau tahu kutukan dari Stockholm Syndrome… Seseorang yang akan jatuh cinta pada penculiknya sendiri… mungkin itu yang terjadi pada Lariza saat ini… cepat atau lambat aku ingin dia kembali…

Dan Lariza hanya pelarian sementara diriku setelah hampir kehilangan Anna… Meskipun saat ini Anna telah mengizinkan Lariza untuk bersamanya … Tapi tetap saja perasaan ku hanya milik Anna…. Jadi mungkin ini saatnya untuk Lariza kembali ketuan Aslinya….

Anna​

” Agung kau sedang memikirkan apa….” ucap Anna

” Anna kau harus beristirahat …. Aku akan menjaga wanita itu….” ucapku sedikit terkejut

” hmm aku tak bisa tidur …. Aku takut …” ucap Anna memelukku tanganku … Dan menempatkan kepalanya di pundakku….

” Ada aku disini …. Kau harus kuat … Kau sudah melalui banyak kesulitankan … Dan selama aku hidup … Aku akan menjagamu selalu….” ucapku coba menenangkannya

” Aku percaya kau akan selalu melindungiku….” ucap Anna

” wanita yang terluka ini mungkin tanda Perang terakhir akan tiba…. ” ucap Ku

” kenapa begitu … Apa wanita ini ada hubungannya Dengan Joker atau Harun….” ucap Anna

” ya Anna …. Wanita ini ada hubungannya Dengan mereka …. Dan lawan sesungguhnya Alex bukan Joker atau Harun …. Tapi cintanya sendiri….” ucapku

” Cintanya … Apa maksudnya….” ucap Anna bertanya padaku

” Anak dari Harun adalah cinta pertama Alex … Dan selama ini bahkan hingga sekarang tak ada satupun yang bisa mengisi slot kosong itu…. Dalam perang kemarin …. Liana berbalik mendukung Ayahnya dan akan berhadap langsung dengan Alex…. Itulah mengapa lawan terberatnya adalah dirinya sendiri Anna…. ” ucap Ku

Anna​

” Agung jika kau diposisi Alex …. Dan Liana adalah Aku… Apa yang akan kau lakukan…” ucap Anna

” Aku tak akan melakukan apapun … Dan berharap kau yang akan menghabisiku… Karena aku tak ingin kau terluka…” ucap ku

” hmmm tapi aku juga tak akan bisa membunuhmu Sayang….” ucap Anna menciumku…

” Anna jika seandainya aku harus mati dalam perang ini… Jangan pernah menangis … Seperti yang dilakukan Henny pada kematian Adi … Aku ingin melindungi Saudara ku Alex… Dan memastikannya memenangkan perang besar ini….” ucapku serius

” Aku hanya akan pasrah …. Membuatmu untuk berhenti sekarang pun tak ada hasilnya…. Bahkan menurutku… Aku bangga denganmu bukan hanya karena kemampuan kedokteranmu yang luar biasa tapi loyalitas dirimu… Bukan semua pria gila disini … Tapi aku tetap ingin kau kembali….” ucap Anna memeluk erat tubuhku

” Ya aku akan berjuang kembali sesulit apapun itu… Aku ingin melihat anak kita lahir Anna… ” ucap Ku mengelus perut yang berisi calon keturunanku….

***********************
POV Yulina

Yulina​

Detak jam dinding … Kembali berdenting keras malam ini…. Membangunkanku kembali dari lelap tidur ku… Kulihat jam dinding sudah menunjukkan waktu lewat tengah malam …. Tapi belum ada kabar dari Suamiku…

” Kemana dia pergi mengapa jam segini belum memberiku kabar…” gumamku

Aku melangkah pergi menuju sebuah ruangan kecil …. Disana tersimpan budak Suamiku … Wanita yang lebih montok dari pada aku… Ya dia Lena … Wanita itu meringkuk dalam keadaan tertidur…. Ku sentuh tubuh yang tak terbalut apapun itu… Tapi tak ada respon dari Lena yang tetap terlelap…. Hingga kuputuskan untuk membangunkannya lebih keras… Diapun merespon diriku… Mengucek matanya yang sipit karena kantuk masih mengendalikannya….

Lena​

” Ada apa Yulina membangunkanku… apa tuan ingin aku melayaninya lagi….” ucap Lena parau karena masih baru bangun…

” Apa kau tahu kemana suamiku pergi….” tanyaku pada Lena

” Aku tak tahu pastinya tapi … Tapi dia pergi untuk menyusul wanita …. Li…li …” ucap Lena coba mengingat nama wanita yang disebut oleh suamiku.

” Apa mungkin Nama wanita itu adalah Liana…” ucapku coba menebak wanita yang menelpon suamiku karena hanya Liana lah yang paling mengenalnya…. Tapi untuk apalagi Liana berhubungan dengan suamiku…. Toh Liana sudah bermusuhan dengan Alex….

” Ya dia yang menelpon tuan untuk datang ketempatnya…” ucap Lena

” Benarkah ….” ucapku terus berpikir apa rencana yang waktu itu kembali di jalankan…. Atau mungkin saat ini Hadi sudah berada dirumah utama….

Aku bergegas meninggalkan Lena begitu saja … Meraih telponku … Dan menelpon langsung rumah utama …

Alma​

” Hallo … Ada apa kak Yulina ….” ucap Wanita dengan suara seksi khas bangun tidur….

” ya … Alma … Apa Hadi ada disitu….” ucapku

” Tidak ada Tuan Hadi disini…. ” ucap Alma

” Lalu apa Tuan Alex ada ….” ucap Ku bertanya kembali

” Ya dia ada dikamarnya….ada apa kakak…” ucap Alma

” dia tak pergi kemana-mana…. Apa ada yang aneh pada sikap tuanmu….” lanjutku

” Dia hanya pergi ke rumah pemakaman bersama Jia… Lalu pergi kekantor untuk menyelesai sesuatu hal… Dan saat dia kembali dia membawa wanita yang sangat cantik bersamanya ….” jawab Alma

” wanita cantik bersama tuan … Apa dia Bernama Liana….” tanyaku lagi

” Bukan … Namanya jika tidak salah adalah Mina… Dia sangat cantik kakak… Aku saja yang wanita mengakuinya …. Tapi aku belum tahu banyak tentang asal-usulnya … Karena aku belum berbicara padanya…. ” jelas Alma

” baiklah kalau begitu kabari aku kalau ada masalah dirumah utama … Maaf juga menganggu tidurmu….” ucap Ku

” Siap kakak aku akan memberitahu mu….” jawab singkat Alma

” Terima kasih Alma ….” ucapku mengakhiri telponku…

Tapi jawaban Alma tak menjawab kegelisahan ku… Ku cari nomor telpon lainnya … Tapi kali ini aku sangat ragu menelponnya apa lagi waktu yang kurang tepat …. Dan keadaan Tia yang sedang hamil… Jika informasi dari Alma benar maka Alex saat ini ada bersamanya …. Dan Alex akan marah padaku jika aku menelpon Tia di tengah malam seperti ini…

Kuurungkan niatku untuk mencari informasi dari Budak Nomor Satu Alex….karena jika Tia dia pasti tahu segala nya tentang Alex… Lalu Kulihat daftar nomorku yang lain … Hera … Aku juga tak mungkin menelponnya selain dia sekamar dengan Tia … Dia juga cukup judes… Lalu ada Fina … Mungkin aku akan dapat informasi dari wanita yang spesial menurut Alex itu…. Tapi aku menelpon berulang-ulang kali tapi dia tak kunjung mengangkatnya … Mungkin Fina benar-benar terlelap tidurnya…. Dan akhirnya aku menyerah… Dan berusaha tidur kembali tetap tak bisa….. Aku hanya bisa berharap hal buruk tak terjadi pada Suamiku….

******
Pov Alex​

Kutinggalkan ketiga wanitaku terkapar kelelahan di kamar Marosa … Aku ingin melihat keadaan Desifa… Jadi aku bergegas menuju rumah keduaku…. Tapi mataku melihat ke salah satu beranda …. Membuatku harus berbalik arah dan menuju beranda itu…

Fina​

Kulihat sesosok wanita cantik yang termenung menatap keindahan malam dari tempat dia berdiri….

” kenapa Bumil ini belum tidur…. Udara malam tak baik untuk kesehatanmu….” ucapku memegang tangannya

” Bulan malam ini bersinar lebih terang dari pada sebelumnya….” ucap Fina

” kau merindukannya …. Aku pun sama …. Aku kehilangannya sama seperti yang kau rasakan…. Tak ada lagi yang cerewet padaku … Tentang ini dan itu…. Aku sangat menyesal membuang banyak waktu saat bersamanya….” ucapku

” Dia percaya padamu …. Karena menurutnya hanya kau yang bisa melakukan hal luarbiasa itu….” ucap Fina

” Aku melakukannya dengan kekuatan terkuatku … Aku tak perduli sesakit apapun itu nanti …. Aku kan melakukan tugasku …. Tugas sebagai Matahari baru keluarga As….” ucapku

” Ini …. Kakakmu memberikan ini padaku ditempat ini waktu itu….” Ucap Fina tersenyum dengan wajahnya yang luarbiasa cantik….

” hahaa… Mainan ini …kau tahu Fina kami pernah bertarung karena mainan ini… Kami merebutkan siapa yang akan menjadi matahari…. Karena hanya ada satu matahari didunia ini…. Jadi kami bertarung cukup serius waktu itu….” ucap Ku

” benarkan hal itu… Apa itu serius… Dan siapa pemenangnya … Kakakmu takk pernah mengatakan hal itu…” ucap Fina sedikit terkejut dengan cerita yang didengarnya dariku….

” itu pertarungan yang sangat serius … Bahkan kami bertarung mengunakan Makhluk mistis pertama kami…. Aku dengan Hazard Bear dan Kakakku dengan kekuatan dari Berrier Bear, Hex Bear dan Time Bear miliknya…. Tapi pertarungan itu membuatku kesakitan… Aku menyerangnya dengan serius dan membuatnya terluka… Hal itulah yang membuatku membenci kakakku kala itu….” Jelasku kembali

” kenapa kau membencinya setelah kemenanganmu….” lanjut Fina

” karena setelah itu aku diasingkan karena dianggap berbahaya … Padahal kekuatan waktuku akan dengan mudah dihentikannya dengan Seluruh Makhluk mistis milik kakakku tapi dia sengaja mengalah dan membuat dirinya terluka agar aku dihukum ….. Kau tahu Fina itu menyakitkan saat kau tak bisa melakukan apapun dan selalu menyendiri dikamar …” lanjutku

” Tuan … Maafkan kakakmu….” ucap Fina

” Hehe… Itu perasaanku dulu Fina … Tapi saat ini aku mengerti mengapa kakakku melakukan itu… Karena dia pasti sangat sayang pada adiknya yang kuat ini…. ” ucapku

” hmmm aku iri dengan kalian …” ucap Fina

Aku mendekati Fina yang saat ini kembali melihat bulan yang begitu indah malam ini …. Aku sadar aku memang berhasil mendapatkan posisiku sebagai matahari yang memiliki kekuatan paling menakutkan dan berpengaruh… Tapi posisi ini sebenarnya tak berhasil kurebut dari kakakku tapi justru aku di berikan posisi ini sejal awal … Dan kakakku memilih menjadi Bulan yang terlihat cantik tapi memiliki banyak sisi kegelapan …. Kakak aku akan berjuang dan tak akan menyia-yiakan semua Pengorbanan ku

Lalu kepeluk Fina dari belakang….

” Fina… Mungkin kau akan menganggapku Rakus … Aku sudah mengambil kehidupan kakakku, posisinya, kebanggaannya dan saat ini aku ingin kau jadi milikku seutuhnya …. Aku ingin kau jatuh cinta sekali lagi padaku…. Menjadi wanita yang berharga buatku …. Mungkin aku tak akan bisa mengantikan kesempurnaan kakakku tapi aku akan membuatmu jatuh cinta padaku….” ucapku memeluknya … Mencium rambut harumnya….

” Alex… Kau memang lancang …. Tapi aku akan lihat seberapa keras usahamu untuk membuatku jatuh cinta padamu ….” ucap Fina berbalik dan kembali tersenyum yang membuatku begitu lega dan bahagia…

Fina​

” Fina ikut aku …. Malam ini aku akan menemanimu tidur….” ucap Ku

” ada Jia di kamar …. Apa jangan-jangan kau melakukan sesuatu padanya….” ucap Fina menatapku penuh intimidasi

” hehee… Sudah tidur di dadaku… Jia tak akan menggangu kita ….” ucapku tersenyum

Fina mengikuti kemauanku dan tidur didadaku… Dia terlelap tidur dalam pelukanku… Aku juga ikut terlelap dalam tidur karena kenyamanan dan aura hangat dari Fina….

Tak terasa malam gelap itu menghilang dan cahaya baru muncul dimulai dari sinar keemasan muncul diufuk timur…. Dan menembus dari tebal horden dikamar milik Fina ini….

Tapi ketenangan pagi sirna setelah langkah kaki cepat menuju kamar Fina lalu mengendor pintu tempat ku beristirahat…. Pukulan terasa berlebihan hingga pintu terasa akan hancur dibuatnya…..

” Bruuuk…brukkk.. tuan Alex…. Wanita nya sudah Bangun… Dia ingin berbicara dengan mu….” ucap lembut suara yang muncul dari balik pintu….

Aku langsung terkejut … Begiti juga Fina yang langsung bangun dari tidurnya…. Aku bergegas membuka pintu dimana wanita itu terus memanggilku….

” Aku sudaj bangun Yurika….” ucapku menghentikan pukulan pintu Yurika….

” Maafkan aku tuan… Aku terlalu panik saat ini…” lanjut Yurika

” Apa dia sudah siuman …. Apa Desifa sudah bangun….” ucapku mempertegas pendengaranku

” Ya tuan dia mencarimu …. Dia hanya ingin berbicara dengan mu….” Lanjut Yurika memberi informasi tentang Desifa kepadaku…

” Tuan pergilah duluan …. ” ucap Fina yang masih tampak berantakan ….

” Baiklah aku akan duluan Fina …. ” sambutku dan pergi secepatnya bersama Yurika…

Tak terasa sangking emosional aku …. Aku meninggalkan Yurika …. Hingga aku tiba didepan kamar perawatan milik Saudaraku Agung…. Melihat sudah banyak wanitaku berdiri disana …. Agung juga tampak tersenyum dan memberi tanda untuk diriku segera masuk…. Kuraih pegangan daun Pintu …. Sambil menarik nafas panjang …. Karena ku tahu informasi yang aku dapatkan bukan informasi yang kecil dan aku sudah siap apapun itu…..

Kulihat wanita yang masih bertubuh lemah diatas ranjang …. Tersandar dengan bantal untuk menopang tubuhnya …. Lariza dan Anna ada disana saat aku masuk….

Desifa​

” Bolehkan kalian pergi ….” ucap Desifa mengatakan sesuatu pada Lariza dan Anna

” tuan kau sudah tiba ….” ucap Lariza menyambutku

” ya aku sudah disini Lariza … Anna kalian berdua sudah berjuang dengan baik…. Terima kasih ….” ucapku memuji keduanya

” Ini tugasku tuanku ….” ucap Anna

” Kalian boleh beristirahat saat ini….” lanjutku

” Terima kasih tuan….” ucap keduanya lalu meninggalkan ruangan ini dan saat ini hanya ada aku dan Desifa saja….

” Pak … ” ucap Lembut Desifa menyambutku dengan Air mata yang menandakan hidupnya telah hancur….

Aku tak tahu dan dapat merasaknnya kesakitan yang dirasakan oleh Desifa … Jadi aku berusaha menenangkannya dan memastikan dirinya telah aman dari orang-orang yang membuatnya seperti ini….

” Kau aman bersama ku … Aku akn melindungimu….” lanjutku kembali….

” Kau benar pak… Mereka orang-orang kejam … Aku salah memilih pasangan hidup ku… ” ucap desifa meraung dalam tangisan penyesalannya…

” Semua sudah terjadi …. Kau harus bisa menerimanya … Dan kau maaih sangat muda … Kehidupanmu masih panjang dan cerah …. Jangan menyerah … Dunia terkadang memang kejam … Untuk mengajarkan kita agar menjadi lebih kuat dan kuat lagi…..” ucapku mensupportnya….

Cukup lama Desifa meratapi dan menangisi semua hal yang terjadi padanya… Hingga dia kembali mengatakan hal yang mengejutkanku… Membuat semua amarahku seakan memuncak dan ingin membakar apapun didepanku…. Ketika Desifa menyebut namanya….

” Aku tak akan bisa lolos dari mereka jika … Meliliana tak menyelamatkanku …” ucapnya

” Apa maksudmu … Liana menyelamatkanmu … Lalu jika dia yang menyelamatkanmu dimana dia saat ini…” tanyaku

Akhirnya Desifa menceritakan semuanya … Mulai dari usahanya menyelamatkan diri bersama Liana dan pertemuannya dengan Hadi …. Lalu saat Liana ditangkap dan Hadi meledakan dirinya …..

” Jadi maksudmu Hadi saat ini telah tewas …” ucapku mengepalkan Tanganku …. Aku tak percaya pria yang kupercayai telah merenggang nyawa bahkan aku tak tahu hal itu…. Lambang beruang di punggungku seakan muncul makin pekat dari sebelumnya….

” Maafkan aku pak … Aku tak bida melakukan apapun…” ucap Desifa

” Tenang lah Desifa …. Tunggu disini …. Aku akan memberikan mereka perhitungan ….” lanjutku meninggalkanya … Dengan amarahku ….

AKu buka ruangan itu …. Menatap semua mata orang yang sudah menunggu keputusan besarku… Hera, Neti, Tia dan yang lain menatapku serius…. Aku hanya menundukkan kepalaku

” War is Begin ….” Teriakku dengan tatapan mengerikan kepada semua orang yang menantiku….

Semua serentak memberikan hormatnya padaku dan mengatakan kesiapannya … Untuk melakukan pertarungan langsung ….

” Kapan kita berangkat Alex….” tanya Edi padaku

” Sekarang ….” Teriakku… Disambut senyuman mematikan dari Edi dan Agung….