. Misi Penghancuran Part 48 | Kisah Malam

Misi Penghancuran Part 48

0
257
Cerita seks dewasa Misi Penghancuran

Misi Penghancuran Part 48

Hadiah Tak Terduga

Safira​

Ku dekati putri cantikku … Yang berbaring di kasur rawatnya dengan beberapa alat bantu yang terpasang… Entah ini keberapa kali hari ini air mataku jatuh …. Tetapi yang terakhir ini … Aku merasa nafasku sesak dan hatiku terasa menyakitkan….

Ku belai rambut putriku ini…. Yang masih terlelap….. Dia baru saja melalui masa kritisnya… Aku selalu berdoa untuk kesembuhannya karena Hanya bidadari kecil ini yang tersisa dalam hidupku…. Kehidupan ku telah hancur …

Kehilangan Suami saat kehidupan kami begitu normal…. Suami yang ku anggap pria sangat baik dan sopan ternyata menyimpan kebusukan di hatinya…. Yang membuat keluarga kecilku hancur lebur dimakan ganasnya kehidupan….

Perubahan sikapku yang mulanya taat akan norma-norma yang kejunjung sebagai prilaku ku bersikap dalam kehidupan sehari-hari… Mulai tergerus dengan hadirnya Pria bernama Alex…yang membuat keteguhanku tergoyahkan olehnya….

Laki-laki yang kuanggap biasa saja pada awalnya…. Berubah menjadi Pria yang membuat hatiku berdebar keras saat bersamanya….Pria yang seketika menghilangkan segala luka akibat pengkhianatan suamiku…. begitu juga Cia yang menemukan sosok penganti untuk ayahnya….

Mengherankan karena Anakku bisa dengan cepat menerima kehadirannya…. bahkan telah menjadi pelindung aku dan Cia dari ganas dunia yang siap menghancurkan kami kapanpun…

Perasaan nyamanku mulai terbentuk saat bayangan Alex begitu dekat denganku…. Tapi pertemuan dengan kedua wanita tadi … Menyadarkanku akan mimpi indah yang sedang kurasakan adalah Semu…. Kemunculan wanita milik Alex kembali mengores luka lama yang awalnya mulai pulih….

Aku telah membuat kesalahan besar …. Dengan nyaris membuat dosa dengan pria yang bahkan buka milikku…. Aku terlalu banyak terbuai oleh situasi dan kondisiku yang rapuh….

Aku tak boleh jatuh lebih dalam kesalahan besar ini…

” Ibuu…. Kenapa melamun…. ” ucap Cia yang melihat ibunya termenung….

” Tidak nak… Kau sudah bangun….” ucap Fira tak bisa menghentikan laju air matanya….

” mana pahlawan Cia bu…. ” ucap Anak polos itu

” pahlawan siapa Cia….” tanya ku

” Om Alex… Dimana dia ibu … Dia janji saat Cia bangun dia akan ada di samping Cia ” ucap Cia

” Dia sudah pulang … Dia pasti lelah setelah sehari bekerja…. Cia kan punya Ibu disini….” ucapku

” hmmm … Cia mau dia disini sekarang bu…” rengek anak kecil ini

” husst… Tidak boleh gitu…. Om Alex pasti kelelahan … Dia butuh istirahat nanti dia sakit juga sama kayak Cia….” ucapku

Safira​

” ibu….” panggil Cia

” Ya nak… Ada apa….” jawabku

” Cia ingin Om Alex jadi Ayah Cia bu…. ” ucap polos wanita kecil itu….

Sontak tubuhku bergetar hebat… Jantung terpacu … Bagai tersambar petir aku mendengar ucapan anakku yang polos itu berkata seperti ini… Padahal dia baru beberapa minggu mengenal Alex….

” Apa-apa sih Cia … Om Alex itu bosnya ibu…” ucapku pada anakku yang menatapku serius…

” Tapi bu… ” ucap Cia coba membantahku

” Cia masih kecil untuk berpikir hal itu…. Om Alex itu bukan orang baik nak… Dia sama saja dengan ayahmu yang memiliki banyak wanita simpanan….” ujarku menjelaskan hal yang tabu buat anak kecil seusianya… Tapi ini harus ku ucapkan agar Cia tak menanyakan hal itu kembali

” tidak bu… Om Alex berbeda dari Ayah…. ” ucap Cia membantahku

” Cia … Hentikan percakapan ini….” ucapku

” ibu tahu… Ayahku bahkan tak punya waktu bermain bersamaku…. Bahkan saat Cia sakit dan ibu sakit dia seakan tak perduli…. Tapi Om Alex dia selalu perduli bu… Saat Cia masuk ruang operasi ibu tahu dia berkata apa pada dokter….[ ambil darahku sebanyak yang dibutuhkan tapi selamatkan Anakku] ” ucap anak cantik itu mampu membuat ku kehabisan kata-kata untuk membalasnya….

Aku hanya termenung sesaat kemudian memeluk erat malaikatku ini…. Aku beruntung masih memiliki nya di kejamnya jalan hidup ku … Semua yang dikatakan anakku memang benar… Tapi mendengar wanita lain … Hatiku langsung menolak segala perasaanku pada Alex …

” sebaiknya Cia istrahat dulu… Ibu mau beli beberapa makanan untuk kita….” ucapku menyuruhnya untuk beristirahat … Sekaligus menghentikan percakapan kami ini….

” ibu… Selamat tidur….. ” ucap Cia sambil memperbaiki posisi tidurnya…. Lalu berlahan dia kembali terlelap…. Tubuhnya belum pulih seutuhnya….

” Maafkan ibu Cia… Ibu belum bisa memenuhi permintaan mu… Setelah Cia bangun kita akan pergi kerumah kakek di jawa … Kita lupakan semua rasa pahit disini…” ucapku dalam hati sambil mengelus lembut rambutnya

Lalu ku putuskan untuk meninggalkan nya… Untuk membeli beberapa makanan baik itu untuk ku dan juga bidadariku…. Sebelum aku meninggalkannya … Aku menitipkan anakku pada Suster yang standby di ruangan anakku… Alex telah memberikan ruang dengan pelayanan terbaik di rumah sakit ini…. Hingga penanganan anakku bisa lebih cepat dan efektif

Aku berjalan meninggalkan rumah sakit menuju minimarket yang letaknya tak jauh dari rumah sakit…. Aku memilih beberapa makanan serta minuman …. Dengan harga yang sesuai budgetku yang ada di dompet kecilku…

Aku kembali teringat dengan ucapan salah satu wanita Alex yang ku temuin di lorong rumah sakit sore tadi … Dia memberikanku nomor telponnya…. Kuraih handphone tipe lamaku … Yang sudah terlihat butut…. Awalnya kulihat nomor telpon itu tanpa sengaja aku menekan nomor Tia….

Tia​

” Halo… Siapa ini…..” ucap suara wanita di ujung telpon yang ku yakini ini adalah Suara Tia

” Halo… Aku Fira….” ucap ku Ragu-ragu

” Bagaimana kabar Cia apa dia sudah baikan….” tanya wanita itu ramah padaku…. Seakan tak ada kekesalan dan kebencian dalam nada bicaranya….

” Cia sudah lumayan Lebih baik cuma dia masih butuh istirahat lebih banyak untuk memulihkan kembali tenaganya….” ucap ku ….

” Syukurlah … Semoga dia cepat pulih kembali….” ucap Tia

” ya … Terima kasih untuk doannya….” ucapku

” aku benar-benar takut …. Siapa yang menelpon ku tadi… Aku benar-benar lupa telah memberikan nomorku pada mu…. ” lanjut Tia …

Ini membuatku heran … Padahal dia harusnya marah melihatku coba merebut Alex darinya… Tapi dari semua ucapannya dia seakan begitu pasrah dengan apa yang terjadi padaku dan Alex..

” Tia … Boleh aku tanya sesuatu…” ucapku

” Apa itu ….. Masalah hubungan ku dengan Alex kan…. Sebelum kau bertanya …. Menurutmu apa hubungan ku , Hera dengan Alex….

Aku diam Sementara…

” aku tak tahu pasti apa hubungan kalian tapi yang jelas itu pasti sangat intim….” jawabku

” Aku sedang Hamil anak Alex saat ini…. Hera juga hamil anak Alex… Tapi dia baru mendapatkan musibah hingga dia ke guguran… ” lanjut Tia…. Membuatku sangat terkejut….

” Kau hamil anak Alex…. Jadi kau Istri Alex…. ” ucapku terkejut bukan main ….

” Bukan untuk saat ini …. Aku hanya seorang pendamping dari Alex… Atau dalam kata kasar nya kami hanya budak Alex….. ” ucap Tia

” tunggu… Maksud mu kalian hanya pemuas nafsu Alex….kenapa kalian mau melakukan hal serendah itu…. Apa karena uang …. Atau ancaman….” ucapku

” kita itu hampir sama fira…” ucap Tia

” apa maksud mu… Dengan kita yang sama….”” balasku Heran dengan ucapan Tia

” Kau tahu aku juga janda sama seperti mu memiliki seorang anak laki-laki…. Kau tahu suami ku pergi setelah menipu dan meninggalkanku dengan ketidak berdayaan… Hingga aku di perkosa oleh kakak iparku sendiri hingga melahirkan anaknya…kehidupan begitu hancur waktu itu… Lalu tuan Alex menemukanku ” jelas Tia dengan suara yang cukup lugas…

” kau sedang berusaha membujukku untuk masuk dalam perangkap Alex … Awalnya memang aku sedikit respek dengan Alex… Dan bahkan nyaris menyerahkan segala yang ku miliki padanya … Tapi tuhan membukakanku sebuah kenyataan yang membuatku mengerti untuk tidak percaya pada laki-laki seperti Alex….” balasku

” aku tak pernah memaksa atau mencoba membujukmu….karena apapun keputusan mu … Tuan akan tetap jadi milikku ….dan kau akan menyesal dengan semua keputusanmu ini…” ucap Tia

” Hmmmmfpp…hmmmft… Hmmmmp….hhfff…” erang Ku ketika tangan itu membungkam mulutku dengan kain yang baunya menyengat… Aku berusaha meronta … Tapi tenagaku justru terus melemah… Handphone ku terjatuh ketanah saat kesadaranku makin melemah dan mataku makin berat ….. Aku merasakan tangan yang membungkamku mengendongku…. Dan kemudian aku tak mengingat apapun….

# Dikediaman Alex​

Tia​

” Hallo…. Fira apa yang terjadi…. Fira…. Fira….. ” teriak Tia …

Lalu melihat layar Handphone nya yang menandakan hubungan dengan Safira terputus… Tia berusaha menghubungi nomor Safira tapi tidak ada jawaban dari Fira diujung telpon…

” ada apa kak…. ” ucap Alma berlari mendekati Tia

” Safira… Dia dalam bahaya Alma…” ucap Tia

” dia siapa kak…. Bahaya apa yang terjadi padanya…. ” lanjut Alma

” Nanti ku jelaskan … Dimana tuan berada sekarang…” ucap Tia

” Tuan bersama Hera, Yurika, Fina dan Rafina diatas kak…” ucap Alma

Membuat Tia berlari kelantai atas untuk mencari tuannya…. Diikuti Alma yang ikut berlari menuju lantai atas … Keduanya menuju kamar utama….

****************************************************
Pov Alex

Hera

Setelah memastikan tidak terjadi apa-apa pada Hera… Dia terlalu memaksakan diri hingga kehilangan kesadaran… Untung saja aku tak menemukan efek samping dari perubahan Monster heraku…. Seperti Situa Infinite Bear bisa di percaya menjaga Queen ku yang satu ini….

Aku juga mendekati Fina yang masih kelelahan dari pertarungan singkatku….

Fina​

” Fina …. Kau ingin menikmati kontolku lagi…'” ucapku meledeknya yang sudah pasrah tertidur….

” lakukan yang tuanku inginkan padaku…. Tapi aku benar-benar sudah kelelahan Tuan….” ucap Fina tersenyum melihatkan matanya yang indah bersinar terang

” aku tak sejahat itu cantik…. Kau bisa istrahat malam ini….” ucapku mengecup keningnya ….

Tangan Fina mengenggamku erat….

” Tuan bisakah kau ajari aku mengendalikan Mode Monster…. ” ucap Fina…

” Aku kan mengajarimu…. Jadi beristrahat yang banyak….” ucap Ku ….

Aku melihat dua wanitaku yang lain terlelap di sofa dan kasur Lantai di kamar utamaku…. Dia adalah Yurika dan Rafina….

Yurika​

Ku dekati Yurika wanita yang tertidur di kasur Lantaiku… Mungkin hanya aku yang dapat merasakan Monster dalam diri Yurika… Mungkin ini Monster warisan dari ibunya… Tapi melihat Aura Monsternya aku tahu itu bukan Monster milik Hanjani…

Menarik melihat Yurika memberi kejutan Dengan mode monster nya… Tipe Harimau kah atau Tipe Singasn…. Yang jelas Yurika akan ku perlukan dalam perang besar …. Terutama untuk memenang misi PENGHANCURAN ku….dan juga pelindung untuk para wanitaku….

Terakhir sebelum aku meninggalkan kamar ini…” aku tersenyum melihat si kurusku ini tertidur dengan tubuh yang yang terlihat melengkung…

Rafina​

” Rafina …. ” ucapku berlahan memapah tubuhnya… Dan memindahkannya ke samping tempat tidur Yurika…

” Hmmm… ” erangnya tapi masih terjaga tidurnya…

Ku beri selimut para pendampingku…. Aku bergegas menjauh… Memasuki ruangan Kedua orang Tuaku….Aku cukup punya kebiasaan yang cukup parah yaitu menyendiri di ruangan orang tuaku berjam-jam…

Kudekati Cermin yang besar tapi tak terawat dengan debu memenuhinya…. Aku menatap langsung Cermin itu … Menatap sisi lainku yang sudah terbangun dari istirahat nya….

” kau sudah bangun Adikku…. Kau siap memimpin perang ini….” ucapku

” kakak…. Aku masih belum siap memimpin perang ini… Aku tak seperti mu yang memiliki jiwa pemimpin aku hanya makhluk liar yang suka semaunya ….. Tanpa strategi aku akan menghancurkan apapun….” ucap Alex

” Bodoh …. Kau itu adalah Raja dari Keluarga As … Dan jadi tanggungjawab mu keselamatan dari keluarga ini sekarang….” ujarku

” tapi kau masih bersamaku kan kak… Dan harusnya juga bukan aku yang menjadi penerus keluarga ini … Tapi kau …. Aku adalah orang bebas yang tak ingin terkekang seperti ini….” ucap Alex

” sejak awal pun aku tahu siapa yang akan jadi penerus diantara kita… Kutukan keluarga kita memang mengerikan… Karena tak boleh adanya dua matahari dalam dunia ini….” ucapku

” tapi kaulah yang seharusnya jadi matahari dalam keluarga ini kak…” ucap Alex

” haha… Aku tak tertarik menjadi matahari … Lebih baik aku menjadi bulan …. Karena Seterang apapun matahari tak ada yang takut padanya…. Berbeda dengan bulan semakin terang bulan justru membuat orang akan takut padanya …. Jadi anggaplah kakakmu ini sebagai pembuka jalan untuk mu menjadi raja baru keluarga kita…..” ucapku tertawa…

” kau benar-benar menyusahkanku kakak… Aku tak sehebat dirimu dalam diplomasi atau apapun itu namanya….” ujar Alex yang masih mengeluh…

” Jika aku yang tetap Hidup … Kehidupanku akan sangat sempurna…. Aku memiliki kekuatan dari 9 makhluk mistis mu, kemampuanku yang luar biasa dan masalah cinta juga … Aku akan berjalan mulus … Karena Fina tak seperti Liana kan … Dan kehidupan seperti itu akan membosankan dan kurang tantangan…. Hehehe…..” ejekku pada Alex….

” Maksudmu hidupku terlalu kelam hingga hidupku lebih menarik ketimbang mu …. Tapi apa kita akan menang dengan pria Tua itu.. .” ujar Alex

” haha… aku mengandalkan mu Alex…. Monster rata-rata hanya Tipe Support…. Sedangkan makhluk mistismu adalah tipe Barbar…” lanjutku

” akan ku buktikan hanya ada satu sinar matahari di dunia ini….” ujar Alex kembali membangkitkan Aura PENGHANCURAN nya

” apa kau yakin bisa melupakan Liana Alex…” ucapku

” oh ya kak… Kita punya banyak Wanita kan bagaimana jika kita membagi rata….” ucap Alex

” Kau mengalihkan pertanyaan anku…. ” protesku

” Hahaa…. Kau pasti memilih Fina kan… Aku memilih Hera bagaimana Deal….” ucap Alex…

” dasar Alex.. Kalau begitu terserahmu saja …. aku hanya makhluk mistis saat ini …” ujarku

” lalu selanjutnya aku memilih Tia ” ucap Alex….

” Tia milikku Alex…. ” tegasku

” kau bilang tadi terserahku… Kenapa sekarang kau berubah lagi…. Aku yang memilih Tia….” tegas Alex lagi

” kau boleh memiliki yang lain tapi tidak Tiaku….” ucap Ku kembali

” kau sudah memiliki Fina kan….” lanjut Alex coba menghentikan ku

” kau berani dengan kakakmu…” ujarku menaikkan nadaku…

” Aku tak akan menyerah hanya karena gertakanmu ” ujar Alex…

Tiba-tiba…

* tokk….tokkkk.tokkkk
Suara pintu di ketuk cukup keras….

” Siapa …” teriakku

” Aku Tia… Tuan ada sesuatu hal yang perlu ku sampaikan padamu….” ucap Tia

” Dia Tia mu lakukan yang terbaik aku ingin istirahat… ” ujarku

” Kakak… Dasar kau….” maki Alex mendekati pintu keluar kamar ini

” Tuan terjadi sesuaatu pada Fira….” ucap Tia yang masih ngos-ngosan karena terlalu panik….

” Tenang Tiaku… Atur nafasmu dulu…. Apa yang terjadi pada Rafina….” ucapku

” Bukan Safira tuan…. Seperti terjadi sesuatu hal yanh mengerikan padanya…” lanjut Tia masih terbata-bata…

” Begini tuan…. Kak Tia dan Safira tadi telpon an didapur dan tiba-tiba kak Tia menjerit karena Safira tak menjawab pertanyaannya….” ucap Alma coba membantu….

” Safira seperti ada yang menyekapnya … Lalu handphone tak bisa dihubungi lagi…” tambah Tia

Alma​

” Alma , Tia dan Kau yang di belakang ikut aku sekarang… Kita harus mencari Safira sekarang…” ucapku aku takut anak buah Joker yang menculik Safira….

Aku bergegas menuju rumah sakit bersama ketiga wanitaku…. Aku terus melacak lokasi dari Handphone….

Neti​

” Neti dan Tia kalian berdua jaga Cia …. Ini darurat… Gunakan kekuatan kalian jika memang memerlukannya…

” tuan …. Kau harus Hati-hati… ” ucap Tia dan Neti

” baiklah … Jika terjadi sesuatu kalian langsung hubungi aku….” ucap ku lalu meninggalkan mereka berdua…

aku berkeliling kota terlebih dahulu…. Aku belum tahu pelaku penculikan… Dan disini banyak tempat hiburan malam…. Akan sulit mencari nya… Tak ada petunjuk apapun tentang keberadaan Safira….. Hampir setengah jam aku dan Alma berkeliling tak menghasilkan apapun….

” Tuan dimana kita harus mencari Safira…. ” tanya Alma

” aku pun tak tahu … Harus mencarinya dimana …” ucap ku

Disaat kebingungan harus mencari dimana… Tiba-tiba handphone berbunyi…pesan singkat dari saudaraku Agung …. Dia sudah mendapatkan seluruh CCTV di tempat kejadian… Berkat bantuannya aku memiliki satu tujuan pasti … Aku mengetahui plat mobil penculik dan siapa yang telah menculik Safira….

# di sebuah bangunan Tua​

Bangunan ini memang terlihat menipu… Sangat buruk di luar… Tapi mengejutkan didalam… Cahaya lampu berkelap-kelip diatas langit-langit bangunan… Deretan minuman keras berjejer di rak yang terdapat dalam bangunan ini….

Dentuman keras music mengalun memekakkan telinga pendengarnya… Bau bir menusuk hidung …beberapa wanita mulai melakukan tarian telanjangnya …..

Disudut gedung di salah satu ruangan….

” Lama sekali sih sayang….” ucap wanita anggun

” Sabarlah sayang… Sebentar lagi kita akan mendapat banyak uang yang kita perlukan untuk kembali bersenang-senang…. ” ucap Pria yang menjadi lawan bicara nya

” tapi lama sekali…” ucap wanita itu menunjukan sikap centilnya….

Lalu beberapa orang memakai pakaian serba Hitam muncul …. Dan seorang pria Tua muncul dari kerumunan Pria berpakaian hitam itu ..

” Pak Boss…. Senang bertemu dengan mu….” ucap Pria itu berusaha ramah pada pria tua yang baru tiba….

” tak usah basa-basi …. Apa yang kau inginkan dariku….” ucap Pria tua itu sambil menghirup cerutu besarnya…

” Aku kesini ingin melakukan bisnis dengan mu Pak Bos….” ucap Pria itu lagi

” Bisnis … Apa kau ingin menjual pacarmu ini padaku….” ucap Pria tua itu menatap Wanita Anggun di samping pria yang sedang bicara…

” ya tapi bukan wanita ini …. Tapi yang ini…” ucap Pria itu menarik Koper besar dari sudut ruangan… Lalu menariknya ketengah ruangan…

* sreeettttt
Retseliting di tarik untuk membuka koper besar itu….

Safira​

Setelah koper terbuka muncul wanita berjilbab panjang … Dengan keadaan terikat sedemikian rupa… Membuat tak bisa bergerak akibat belenggu dari tali-tali yang mengikatnya….

Lalu pria yang sedang bernegosiasi itu mengeluarkan paksa wanita terikat untuk keluar dari koper …. Wanita terikat itu mengeliat dan mengumpat di balik bola besar berwarna merah yang ada di mulut nya … Sorotan mata tajam seakan ingin membunuh Pria disamping nya…

Mengeliat tanpa henti membuat pria tuan itu berdecak kagum akan ke sintalan wanita yang berjilbab ini… Tubuhnya yang terikat membuat makin mengairahkan …. Belum keringat yang membasahi baju membuat bentuk tubuhnya makin terlihat ….

” Bagaimana Bos… Dia wanita Alim yang patuh pada Suaminya…. Dan baru memiliki satu anak….” ucap Pria itu

” yang seperti ini… Yang ingin ku koleksi dari dulu… Berapa harga wanita ini….” ucap Pria Tua itu

” hmmmm agak mahal sih…. Tapi jika bos tak ingin aku bisa menjual kepada yang lain….” ucap Pria itu memulai Negosiasi….

” bagaimana 20 …. ” ucap pria tua itu

” hmmmft… Hmmmmphh…. ” umpat Safira berusaha melepaskan belenggunya…

” 25 …. Ini barang langkah … Dan pak bos tak akan rugi telah mengeluarkan uang itu…. Karena aku mantan suaminya jadi aku tahu kualitas wanita ini….” ucap Pria itu tersenyum licik……

” Aku suka pria seperti mu…. Anak buahku bawa uang yang dia inginkan…..” teriak pria tua itu

Lalu anak buahnya menyerah satu koper penuh uang…. Setelah cukup lama memeriksa uang dalam koper pria itu pun bersalaman dengan pak tua itu….

” Hai wanita cantik…. Jika butuh uang lebih banyak kau bisa pergi dengan ku…. ” ucap Pria tua itu mencoba menggoda wanita Anggun

” maaf bapak… Kau pantas sebagai ayahku ketimbang pacarku…. ” ucap Wanita anggun itu menolak….

” kau mau mengoda pacarku juga pak…” ucap Pria itu

” aku bercanda…. Tapi jika butuh sesuatu lagi … Kau tahu cara mencari ku…” ucap pria tua itu

Lalu wanita yang terikat itu didekati dua pria berjas… Lalu memasangkan sesuatu di leher wanita berjilbab itu kemudian menyambungkannya ke rantai yang cukup panjang….

” Aku mendapatkan Suamimu… Dan kau akan selamanya menjadi wanita rendahan disini…. Selamat menghadapi hidup baru wanita sok Alim…” ucap Wanita Anggun itu mengejek Fira….

” Hmmmmmphh… Hmmmmphh… ” ucap Safira menjerit …. Tapi tak ada gunanya …

Pria mengunakan jas itu menarik dengan paksa rantai yang terkait pada leher wanita … Membuat wanita itu terpaksa mengikuti pria yang menarik paksa nya…

” Maaf mengganggu kalian semua….” ucapku yang sudah berada di dalam ruangan tempat terjadi jual beli Safira….

” Siapa kau… Kenapa dia bisa masuk….” ucap Salah satu pengawal pak tua itu

” suatu kebanggaan … Salah satu orang paling berpengaruh di daerah ini … Berkunjung ke rumahku yang kumuh….” ucap Pak tua itu

” hmmm … Tempat yang indah cantik…. Tapi hari ini aku tak berniat berkunjung … Aku ingin menyusul wanitaku yang dibawa paksa kesini….” ucapku

” aku tak pernah membuat masalah dengan keluarga As dan Goldrich Company… Jadi tak mungkin kami membuat masalah dengan mu…”ucap pria Tua

” kau yakin dengan itu pak tua… Sepertinya kau sudah mulai pikun pak…” ucapku

” Kau terlalu kasar berucap anak muda… Kau bisa saja dihabisi disini …. Tak peduli kau seorang Raja ataupun bukan…” ucap pak Tua itu

” sebaiknya kau serahkan wanita yang baru ku beli itu padaku….maka aku akan pergi dengan damai pak tua…” ucapku

” Siapa kau… Dia Istriku …. ” teriak Pria itu sedikit emosi

” Alex kau benar-benar mencari masalah dengan ku…. Serang dia sekarang… Habisi dia jangan biarkan dia keluar hidup-hidup dari tempat ini….” ucap Pak tua itu mengerang seluruh pasukannya mevBeberapa orang coba maju menyerang bersamaan…. Aku hanya mengacungkan tangan dan berpura-pura menebas mereka semua….

” Hazard sword….” ucapku menebas mereka semua….

Satu-persatu anak buah pak tua itu berhasil kuhabisi…. Darah mengalir deras di pedangku…. Beberapa orang lainnya hanya terdiam ketakutan melihat temannya tewas di tempat….

” Kalian tak boleh diam saja ” ….ucapku memutar pedangku dan membelah kepala lawanku dengan sangat cepat…. Sontak membuat mental pasukan pak tua itu semakin tergerus….

” Akhhhh…” teriak wanita Anggun melihat banyak darah bertaburan….

Akhir ketua pengawal menyerangku …. Dia menyepakkan keras kaki nya …. Lalu menyerang ku dengan tongkat pemukul yang sudah di modifikasi karena terdapat Pisau diujungnya….

Pergerakannya membuatku kesulitan menyerang … Dia memiliki kemampuan bertarung yang cukup mengagumkan buatku….

Dia berhasil membuka pertahananku dan memukul keras perutku hingga membuatku terpental….

” Kau cukup hebat …. Berhasil menerima pukulan keras ku tapi tetap bisa bangun…” ucap ketua penjaga

” Karena pertarung baru saja dimulai… Sebaiknya kau bersiap….” ucapku

Pertarungan yang cukup sengit membuat ruangan ini berantakan …. Di menghunuskan senjatanya…aku berhasil menangkap senjata tersebut dan…

” Blizzard Bear on…. ” ucapku …..kutarik keras tangan lalu ku tendang tubuhnya….

” Akhhhhh….. Tangannku…..” ucapnya setelah Aku membuat tangannya terputus… Darah mengalir deras… Ketika dia sedang menjerit kesakitan… Aku menghunuskan Blizzard swordku langsung menghujam tubuhnya….

Jelita​

” Jelita kita pergi dari sini….” teriak pria yang menjual Safira pada wanita di samping yang tak bisa bergerak karena ketakutannya….

Melihat mereka mencoba melarikan diri dari ruangan ini … Aku melemparkan Sofa kearah pintu keluar untuk menggalangi laju mereka… Pria itu menatapku penuh ketakutan….

” Ampuni aku jangan bunuh Aku …. ” ucap pria itu coba menyingkirkan sofa yang menghalangi laju nya…

Tapi sofa kedua kelemparkan langsung ketubuhnya membuat dia terpental … Tubuhnya mengerang kesakitan…. Wanita di sampingnya pun terjatuh tak sadarkan diri karena tak kuat merasakan ketakutan yang ku buat….

” Maafkan aku…. Jangan bunuh aku… Kau bisa mengambil semua uangku…” ucap Pria itu merangkak memohon ampunan dariku….

* Bruaaagghh…
Tinjukan keras langsung kewajah tampannya….

” Ini adalah balasankan karena kau membuat Safira menderita…” teriak ku….

* Bruaaagghh…
Tinjuan keduaku membuat wajahnya makin tak berbentuk… Dan tubuhnya pasrah … Darah terus mengalir tanpa henti..

” Ini karena kau sering menyakiti Cia Ku….” teriakku

* bruaaaggh
Tinjuan terakhir menghancurkan wajahnya … Pria itu kejang-kejang… Beberapa menit kemudian Tubuh pria tak bernyawa lagi…. Dan tubuh kaku Itu langsung membentur lantai dengan keras….

” Ini karena kau coba mempermainkan wanitaku… ” ucapku sebelum mengakhiri dengan hantaman keras kakiku menghantam perutnya..
Membuat darah makin banyak keluar dari wajah nya yang sudah tak berbentuk..

Ku dekati pria tua yang pucat pasi menatap gerak-gerik ku dari tadi… Dan kulihat juga Wanita yang terikat menatapku penuh ketakutan… Matanya seakan tak percaya aku bisa melakukan hal mengerikan seperti ini…

” Kau memang menakutkan raja As Company…. Kumohon jangan Habisi pria tua lemah ini….” ucap Pria tua memohon belas kasi

” Kau memohon belas kasihan padaku…” ucapku tersenyum melaluinya saja … Dan mulai membuka pengikat yang membelenggu Safira… Berlahan Satu-persatu tali itu bisa ku lepaskan… Lalu kelepaskan ball gag yang menutup mulutnya… Ku bantu Safira untuk berdiri … Tetapi dia tak mengucap kan apapun … Mulutnya seperti terkunci tak bersuara….

Lalu aku memapah wanita Anggun yang pingsan diruangan ini… Lalu Ku tarik tangan Halus Safira… Untuk meninggalkan tempat terkutuk ini… Dan bergegas ke basement karena Alma ku… Aku tinggalkan sendiri disana

” Alex aku akan mengingat kebaikanmu ini…” ucap Pria tua tetap duduk di kursinya

Ku balas dengan tersenyum…. Aku melalui ruangan dugem dan berakhir di basement parkir…

Alma​

” Tuan kau kembali ” ucap Alma

” kita harus pergi dari sini….” ucapku memacu mobilku meninggal tempat terkutuk ini… Aku memborgol wanita yang pingsan lalu memasukannya ke jok paling belakang… Safira hanya menatap kosong … Apa yang kulakukan….

Sebelum aku pergi …. Aku mengarahkan tanganku pada gedung tadi dan menekan remote di tanganku…

* duaaarr…duarrrr..duarrrr…duarrr….
Puluhan ledekan terjadi …. Dan beberapa kembang api menghiasi indah malam ini ….

” Maafkan aku pak tua… Aku tak pernah memiliki Sifat memaafkan dalam diriku….” ucapku

” Tuan semuanya meledak…” ucap Alma terkejut…

” menyesalah diakhirat… Karena perbuatan kotormu… Pak Tua bodoh….” ucapku sambil melambaikan tanganku

” apa kau tak takut ku tinggal sendiri….. ” tanya ku tersenyum pada Alma disampingku

” agak menakutkan aku sengaja mengunci pintu dan merebahkan kursi agar orang disana tak tahu aku berada di mobil….” ucap Alma membalas senyumku

” Alex … Pria macam apa Sebenarnya dia… Setelah membunuh banyak orang dia bisa tersenyum sesantai itu…. ” gumam Safira terus menatap wajah Alex yang sangat jauh berbeda dari apa yang dia lihat di dalam gedung….

Safira​

” Ku pasti terluka…. Aku akan membantu mengobatimu…” ucap Alma menawarkan bantuan

” tidak hanya beberapa luka lecet… Terima kasih…” ucap Safira lemah….

Dengan kecepatan gilaku…. Akhirnya kami tiba dirumah sakit sebelum tengah malam….

Tia​

” kita sudah sampai….Alma kau susul Tia dan Neti… Aku tunggu dibawah saja…” perintahku…

” Baiklah tuan…” ucap Alma bergegas meninggalkan kami….

Safira tanpa sepatah katapun keluar dari mobilku… Dan pergi menuju rumah sakit meninggalkanku…. Ku kejar dia ku genggam tangannya … Dengan sedikit kutarik tubuhnya membuatnya membenturku….

” Sebenci apapun saat ini kau padaku…. Inilah aku Safira…. Pria yang sangat jahat…. Tapi aku akan tetap membantumu karena Cia saat ini bagian dari keluargaku….” ucapku memeluknya…. Tanpa perlawanan Safira menerima pelukanku….

Cukup lama aku memeluknya tanpa perlawanan … Aku melepaskannya…. Aku tak ingin menyakiti wanita ini lebih banyak lagi…. Safira berbalik meninggalkanku…. Setiap langkahnya diikuti oleh tetesan air mata…

” maafkan Aku Safira…. ” ucapku melihat wanita itu terus menjauh dariku

Kulihat Neti , Alma dan Tia juga sudah tiba di basement rumah sakit…. Dan akan segera berpapasan pada Safira…

” Safira…. Hapus air matamu… Kau tak boleh terlihat menangis didepan bidadarimu…” ucap Tia menghentikan laju Safira

Neti​

” Kau harus kuat… Anakmu itu butuh sosok ibu yang kuat….” tambah Neti….

” Terima kasih…” ucap Safira menjawab singkat

” Kau harusnya berterima kasih pada Tuanku…. ” ucap Alma…

” Kami pulang … Anakmu menanti ibunya… Cepat lah…” ucap Tia tersenyum… Sambil mengusap-usap sisa air mata Safira

” Terima kasih … Maafkan aku …” ucap Safira

” kau akan baik-baik saja…” ucap Tia…

” Kak Tia kita harua bergegas …. Sudah terlalu larut… ” ucap Neti menghentikan obrolan Tia dan Safira

Akhirnya kami melanjutkan perjalanan kami untuk kembali…. Tapi aku merasa ada yang janggal dalam perjalanan pulang…. Aku agak sedikit memutar jalanku … Untuk memastikan hal yang janggal itu….. Dan aku mengetahui masalah yang membuat kejanggalan malam ini…

” Tuan kita mau kemana….” tanya Neti yang sadar dengan perubahan jalan menuju rumah…

” ada yang mengikuti mobilku…” ucapku

Alma

” Siapa tuan… Apa jangan-jangan Goldrich Company… ” lanjut Alma

” seperti bukan Alma … Didepan nanti…aku akan berhenti… Neti kau bawa almaku yang cantik ini dan Mother of Earth ku pulang…. Aku akan membereskan sesuatu…. ” ucapku

” Tuan …. Biarkan aku yang membantumu….” lanjut Neti

” kau punya tugas berat …. Untuk melindungi dua wanitaku ini…. Jangan sampai kau membuat kesalahan lagi….” ucapku

” Baiklah ….tapi kau harus waspada ….” ucap Neti

” Aku ini kokoh … amazonku….” ucapku sambil mengelus kepalanya…

” Jaangan terlalu malam pulangnya… Kalau sampai tengah malam … Kau tak akan bisa masuk…” ucap Tia tersenyum

Diikuti tertawa kedua wanitaku yang lain….sesuai dengan rencanaku… Aku menghentikan mobilku dan neti mengantikanku untuk menyetir…. Lalu Neti melesat cepat meninggalkanku…sesuai dengan perintah yang ku berikan…

Aku melanjutkan perjalananku ke gang kecil … Setelah memastikan mobil penguntit itu mengincarku bukan Neti dan yang lain…

Aku sedikit tersenyum setelah melihat mobil penguntit itu berhenti di gang aku berhenti…. Dan langkah sepatu highheels beradu di semen jalan setapak….dan makin lama Langkah makin kuat ke tempatku bersembunyi… Aku bisa mencium aroma parfum mahal dari tubuh Wanita itu…

# di ruangan Tersembunyi​

Akhir penantian panjang dari suatu proses ekstraksi berhasil… Komputer dalam lab ini telah menunjukkan angka 100% ….

” Kau memang jenius prof…. Kau melakukan hal yang terbaik….” puji Harun tersenyum bahagia

” aku sudah menepati janjiku… Sekarang lepaskan anakku…” ucap Prof itu

” Hahaa.. Kau ini selalu saja terburu-buru…. Aku belum merasakan kekuatan yang kau janjikan setelah aku memakan pil hasil Ekstraksi ini….” ucap Harun mengambil pil dari alat ekstraksi lalu menelannya…

Jantungnya berpacu sangat cepat…. Dia dapat merasakan segala hormon di tubuhnya meningkat pesat…. Keringat membasahi tubuhnya …. Dan kekuatan maha dahsyat terasa keseluruh tubuhnya…. Tubuh Amrun Syarizal seakan kembali ketubuh mudanya… Ketubuh yang sangat prima….

” Luar biasa aku merasakan kekuatanku tak ada habisnya…. ” teriak Amrun

” kau sudah mendapatkan kekuatan yang kau inginkan… Tepati janjimu….” ucap Prof tua itu

” Taring singa putih… On…” ucap Amrun… Menusuk pedangnya ke tubuh Profesor tua itu…

” aaakhhh… Kau menipu ku…. ” ucap Prof tua itu si ujung hidupnya

” kau tak berguna lagi…. Dan juga aku ingin menikmati tubuh anakmu yang seksi itu….” ucap Amrun Syarizal tertawa…. Lalu memutar pedangnya dan menghancurkan tubuh Profesor itu

” Alex…. Sebentar lagi pertarungan besar kita akan dimulai… Bersiaplah cucuku yang bodoh….aku bisa mengendalikan semua Makhluk mistis sekaligus….” teriak Amrun menunjukkan wujud aslinya ….

# di rumah belakang kediaman AS​

Anna​

” Anna … Maafkan aku … Aku tak bermaksud mengkhianati mu….” bujuk Agung pada wanita yang terlihat sangat marah…

” Kau kira aku akan memaafkan pengkhianatan mu… Kau pria jahat Agung….” teriak Anna

” ini semua karena mu … Meninggalkan aku… Jadi aku yang emosi melakukan hal buruk seperti ini….” ucap Agung

” Kak Lariza berapa kali kalian telah berhubungan badan…” tanya Anna

Lariza​

” sering sekali…. Dia kadang memaksaku saat aku tak mau….” lanjut Lariza

” Luarbiasa kau yang sok bersih didepanku… Melakukan seperti ini setiap hari… Kau sedang mempermaikanku ya….” ucap Anna sangat Emosi

” Lariza kau memperkeruh suasana saja…” ucap Agung kesal

” untuk apa kau memarahi kak Lariza… Dia hanya korban dari kebrutalan nafsumu…. Kau benar-benar pria jahat….” ucap Anna mengelengkan kepala

” Ya aku minta maaf…. Aku akui aku khilaf …. Aku melakukan itu karena Frustasi kehilanganmu….” ucap Agung

” Jadi aku hanya pelampiasan Nafsumu saja…. ” ucap Lariza

” Aku tak percaya orang seperti mu melakukan hal serendah ini…. Bahkan setelah banyak menikmati tubuh kak Lariza sekarang kau tak mengakui nya…. Dan Agung Khilaf itu jika kau lakukan hanya sekali…. Jika berulang itu namanya kenikmatan….” lanjut Anna

Anna​

” Akhhhhh…. Kepalaku terasa panas …. ” teriak Agung berbalik…. Dia benar-benar kehabisan kata-kata untuk menjawab….

” Kau dokter yang hebat …. Tapi kau selemah ini…” ucap Anna memeluk Agung

” Aku benar-benar minta maaf …. Aku tak bermaksud mengkhianati mu….” ujar Agung memegang pipi cubby Anna

” Aku hanya mempermainkanmu….” ucap Anna tertawa. ..

” Apa maksudmu…. Jadi kalian berdua sekongkol untuk membuatku terjepit….” ucap Agung

” Hahaa… Iya … Lagian anggap saja hubungan mu dengan kak Lariza adalah karma buatku yang juga meninggalkanmu untuk Laki-laki lain…” ucap Anna

Lariza​

” maafkan Aku tuan…. Anna yang menyuruhku melakukan hal ini padamu….” ucap Lariza

” jadi … Maksudmu kau mau menerima Lariza ada diantara kita Anna…” tanyaku

Dijawab dengan anggukan dan senyuman wanita cantik didepanku…..

” tapi hanya kak Lariza …. Tidak boleh ada yang lain….” ucap Anna menatap tajam

” siap kapten…. Aku sudah sangat beruntung memiliki kalian berdua….” ucap Agung menjawab dengan cepat

Arini​

” lalu bagaimana dengan Arini…” ucap Lariza

” aku berencana memberikannya pada saudaraku Alex… Dulu saat aku menculik mu dan Slyvia… Aku ingin memberikan Slyvia pada Alex… Tapi Edi mencurinya dariku…. Tapi kali ini aku akan memberikannya pada saudaraku itu…” jelas Agung

” Apa tidak apa kau melakukan itu…” tanya Anna

” kenapa memangnya….” lanjut Agung

” karena Alex sudah memiliki banyak budak Tuan…. Aku takut Arini tak akan diterima oleh budak Alex yang lainnya…. Apalagi ada Hera dan Neti … Dua orang yang akan menolak dengab keras hadiah tuan…” ucap Lariza

” tenang saja masalah itu…. Besok aku kan memberi kan langsung hadiahku…” ucap Agung singkat….

Terserah apa yang akan terjadi …. Tapi aku hanya ingin Alex memiliki banyak cinta dihatinya … Untuk mengikis sedikit sikap pembunuhnya….dan Juga akan Jadi Hadiah yang Tak akan dia Duga