. Misi Penghancuran Part 35 | Kisah Malam

Misi Penghancuran Part 35

0
280
Cerita seks dewasa Misi Penghancuran

Misi Penghancuran Part 35

Menghindar Sementara…..​

Suara bising yang tadi terdengar …. Kembali menghilang…sosok-sosok wanita yang ada didepanku telah pergi meninggalkanku kembali dengan kesendirian …. Kesendirian yang telah kulalui sejak meninggal kedua orang tuaku….

Aku bergegas pergi menuju rumah keduaku… Yang berada di belakang…. Untuk mencari tahu sudah sampai dimana proses pengolahan data dan informasi hasil pencuri data kami….

” Adi , Agung bagaimana data itu … Sangat penting atau tak penting … ” tanyaku kepada dua orang yang sedang sibuk bekerja….

” Ada berita buruk ….” ujar Adi…

” benarkah … Seburuk apa berita itu….” ujarku

” lebih buruk dari yang ku bayangkan…” ujar Adi berkeringat….

” jika Seorang seperti Adi saja berkata seperti ini, berarti kita benar-benar dalam bahaya….” ujarku santai sambil memakan beberapa kue diatas meja….

” Alex seriuslah sedikit ….ini benar-benar genting …” lanjut Adi melotot pada ku karena sikap santaiku ini….

” baiklah katakan lah seberapa menakutkannya mimpi buruk itu….” ucapku membalas tatapan Adi…

Agung yang berkerja hanya tersenyum melihat pertengkaran kecil kami …..aku tahu tipe Adi yang berapi-api tiap kali menemukan masalah…. Sedangkan Agung dia lebih tenang …. Jika Agung saja begitu santai tanpa ada kepanikan di wajahnya …… Ini berarti berita ini tak terlalu buruk…. Makanya aku hadapi Dengan tenang….

” Goldrich Company telah mencuri semua aktivitas keuangan kita …. Ini membuat mereka mengetahui segala macam pergerakan keuangan kita Alex…. Pasti ada salah satu dari orang kepercayaan mu yang telah menghianati kita…. Dan membocorkan rahasia terbesar keluarga ini….” ucap Adi berapi-api

” hahahaaaa….. Benarkah seperti itu…. Menurutku tak ada satu pun orang kepercayaanku yang akan berkhianat padaku….” ujarku tertawa dengan santainya

” kau menganggap remeh pencurian ini…. Ini berbahaya….. ” ujar Adi menaikkan nada suaranya….

” Aku dan Agung memang tahu sejak lama kejadian ini… Mereka akan mencuri data keuangan kita… Karena hanya dengan itu mereka mampu bersaing dengan kita… Dan kau tahu tiga istri petinggi Goldrich Company adalah Bankers bank di tiga bank terbesar didaerah kita… Jelas saja data aktivitas keuangan kita akan dengan mudah mereka curi tanpa ada yang tahu…..” jelasku pada Adi yang mulai terlihat Emosi….

” Benar di …. Kami memang mengetahui hal ini bakal terjadi…. Jadi aku dan alex mengatur strategi ini… Kami juga sengaja tak melibatkanmu…. Karena dengan begitu strategi kami akan berjalan Natural ….” lanjut Agung

” Strategi macam apa….” tanya Adi

” kau saja yang jelas kan Gung….” ujarku

” saat ayahku akan dibunuh dengan meninggal dirinya di tengah laut dengan keadaan kapal yang akan karam… Ayah sempat menelponku… Dia mengatakan kebocoran rahasia keuangan kita sudah ada di tangan Goldrich Company…

Maka saat itu kami sengaja menjual beberapa property dan saham beberapa perusahaan kecil kita disini…. Dan mengalihkan semua keuangannya keluar daerah … Dan mulai membentuk perusahaan kecil yang saat ini sudah berkembang berkat mu Adi…. Itu mengapa nama mu dan Aku yang di gunakan dalam pengelolaan keuangan untuk perusahan kita diluar daerah bukan mengunakan nama Alex lagi….untuk menyamarkan jumlah keuangan yang di milik keluarga As….” jelas Agung…

” dan aku tetap menjalan kan perusahaan yang tersisa … Dengan namaku… Agar Goldrich Company yang bodoh itu menyangka mereka yang mengendalikan kita …. Hehee” ujarku tertawa…..

” Kenapa kau tak memberitahuku… Akan hal yang luar biasa ini…. Pantas saja mereka selalu bilang nomor satu di bandingkan kita….” ucap Adi yang mulai rileks….

” mereka hanya mengetahui kurang lebih 25% dari seluruh kekayaan keluarga As….” lanjut Agung…

” benar saudaraku …. Tujuanku saat ini bukan menjadi yang terbaik didaerah mini ini…. Tapi menguasai yang lebih besar…. Biarkan Goldrich Company berkhayal mengalahkan kita di kemenangan yang semu itu….perusahaan-perusahaanku yang di pimpin oleh Adi dan tiga Monster lainnya sedang mengeliat diluar tanpa di sadari oleh Goldrich Company…. Jadi ayo kita habisi musuh kita dan melaju menjadi yang terbaik…. ” Ucapku

” itulah mengapa aku sangat kagum dengan mu Alex… Kau selalu saja santai …. Tapi taktikmu selalu 4 langkah didepan kami….” ujar Adi tertawa….

” apa yang kulewatkan disini…. Apa kalian melupakan keberadaanku….” Ujar Edi tiba….

” dimana Budakmu…. Biasa kalian seperti kepala dan ekor…. ” tanya Agung….

” dia sedang istirahat di kamar….” ucap Edi singkat….

” sepertinya kau telah mengambil keperawanannya ya…. ” ledek Agung

” bagaimana kau tahu kalo Slyvia perawan…” ujar Edi menatap tajam Agung

” hahaaa…. Kenapa Aku tak tahu ,aku ini seorang Dokter Ed….” balas Adi

” jadi kau Sudah menikmati tubuh wanita itu…” ujarku

” dasar pria mesum… ” ujar Agung berpura-pura tidak tahu… Padahal dia merekam setiap adegan yang di lakukan adi dan Slyvia

Lariza​

” sekarang apa yang sudah kau lakukan pada Lariza …. Lariza ini pertanyaan ku pada mu…. Jika Agung adalah Tuanmu maka aku juga sama….” ujar Edi yang sudah merasa terpojok…

Edi berjalan mendekati kedua wanita yang sejak tadi hanya terdiam mendengarkan obrolan kami…. Lariza tanpa takut dengan tubuh besar kekar milik Edi….

” Apa yang dilakukan Agung padamu….” tanya Edi lagi….

” ahh.. Nuu… aku…” jawab Lariza sangat gugup… Jelas dia tak mungkin mengatakan kalau dia sudah berhubungan dengan Agung… Karena disini ada Henny yang merupakan adik iparnya… dia akan sangat malu jika mengucapkannya…….

Agung pun awalnya hanya tersenyum langsung bangun melihat budak kesayangan dalam masalah….dia mendekati Lariza dan langsung melumat bibirnya tanpa adanya perlawanan… Sontak membuat seisi ruangan terdiam… agung benar-benar telah melumpuhkan perlawanan Lariza yang awal cukup Frontal awalnya…. Aku memang tak salah meletakkan Lariza langsung dengan Pria yang mampu meluluhkan hati Singa sekalipun….

Aku Hanya perlu mendengar berita bagaimana hubungan Henny dan Adi… Jika sesuai prediksiku tak lama lagi keduanya akan sama seperti Kedua saudaraku yang menemukan cinta dalam perang ini….

Henny sempat menutup mulutnya…. Perasaaan bercampur aduk dirasakannya… Dia mengingat kematian Kakaknya yang tragis… Tapi apa yang dilakukan oleh istri tercinta milik kakaknya… Dia malah menerima ciuman dari Tuan Agung tanpa perlawanan… Wanita yang paling di hormati oleh Henny saat ini hanya seperti seorang pelacur rendahan… Yang tak mampu menjaga nafsunya sehingga menyerahkan tubuhnya yang seharusnya dia persembahkan hanya untuk kakaknya … Kekecewaan terlihat dari sorot wajah Henny….. Lariza pun sadar kekecewaan Henny tak mampu menatap wajahnya…. Hanya tertunduk malu….

Henny​

” lalu henny apa yang telah dilakukan Alex padamu….” tanya Edi kembali

Pertanyaan yang membuat Henny terkejut ….

” Hei…. Ed … Kau tak tahu kalau Henny sudah tidak dibawahku lagi ….tapi pria di sampingku ini….” ujar Ku untuk memberitahu status dari Henny yang telah ku berikan pada saudaraku Adi…

” hahahaa… Benarkah… Kenapa kau berikan wanita cantik ini pada Adi… Tapi baiklah …. Henny apa yang telah dilakukan Adi pada mu….” ucap Edi sambil meremas payudara sekal milik Henny….

” akhh… Sakit tuan… Tuan Adi belum melakukan apapun pada ku…” ucap Henny menahan remasan tangan Edi yang terlihat menikmati payudaranya….

” hahaa… Sudah ku duga hanya kami bertiga pria normal di keluarga ini….” ujarnya menghina Adi sambil terus bergerilya di kedua payudara milih Henny… Tapi adi tak juga melakukan perlawanan…

” tidak Tuan ….Tuanku Normal… Dia hanya sibuk dengan pekerjaannya…. ” ujar Henny sambil menahan perasaannya yang bergelora dengan sentuhan di tubuh sensitif nya oleh Edi…..

” sudah Ed… Hentikan perlakuanmu pada Henny…” ujarku

” aku hanya kasian pada wanita secantik Henny mengapa harus dianggurin … Oleh Pria tak normal seperti Adi…” ujar Edi sambil mengelengkan kepala nya…

Tiba-tiba saja Adi melemparkan pisau yang dia gunakan memotong buah yang berada disamping nya…. Untuk saja Edi mampu menghentikan pisau itu beberapa centi dari kepalanya jika Edi bukan orang yang terlatih pisau itu bisa saja membunuhnya….

” hanya dengan serangan seperti tak akan bisa membunuhku….” ujar Edi tersenyum

” hahaaa… Kalian lucu sekali…” ucapku tertawa… Diikuti semua keluargaku….

” aku hanya sedikit menurunkan kecepatan pisau itu .. Jika aku serius Edi yang perkasa akan tewas…” ujar Adi tersenyum

” Henny kalau kau tetap tak disentuh oleh Adi … Kau bisa dateng padaku kapan pun….” ujar edi sambil menuju pintu keluar….

” bagaimana latihan anak buahmu ed…” tanya Agung…

“Kalo Slyvia dia seperti tak memiliki perkembangan yang berarti, tapi Rico perkembangan paling pesat , setahun lagi dia biasa jadi salah satu Monster andalan dari keluarga As Company…. Sedangkan budak Alex.. dia juga cukup berkembang dengan baik…. Tapi yang membuatku bangga adalah semangat kerjanya yang mungkin saja akan membuatnya menjadi petarung wanita dan penjaga yang terkuat …. Dan juga kemariin Hera menemuiku untuk memulai latihannya… Tapi aku menolaknya aku tahu di sedang Hamil … Entah mengapa mungkin anak Hera akan jadi penerus keluarga ini….” jelasnya….

” benarkah… Jadi Neti sudah berjuang keras… Dan kalau Hera memintamu untuk melatihnya kembali … Tolong tolak dia… Karena aku tak ingin Wanitaku yang cantik itu menjadi Monster…” lanjutku

“Jadi Hera merupakan kesayanganmu…. lalu bagaimana dengan Lariza dan Henny….” tanya Edi lagi…

” Lariza akan ku latih menjadi Dokter bedah yang cukup Handal…” ujar Agung

” aku juga tak setuju jika Henny ikut dalam perang kita…” ujar Adi yang sejak tadi lebih memilih diam….

” akhir aku mendengar suara sampahmu…” ejek Edi terhadap Adi

” baiklah … Aku juga akan memberitahu kalian rencanaku untuk memberikan kejutan untuk semua budakku … Jadi mungkin hari ini dan besok aku akan berada di luar rumah….” ujarku

” kalian mau kemana…. ” tanya Agung…

” aku benar-benar iri dengan mu …. Kau memiliki banyak Wanita cantik….” ujar Edi….

” aku akan berlibur… Setelah itu bersiaplah… Tak akan ada waktu santai seperti itu lagi… Tadi juga aku bertemu dengan Horizon … Seperti Goldrich Company mulai melakukan pergerakan… Jadi bersiaplah….” ujarku

” anggap saja dua hari ini Full kita libur untuk Misi PENGHANCURAN ini…aku juga akan membeli beberapa alat baru untuk kesehatan dan obat bersama Lariza…” Ujar Agung….

” kalau kalian semua pergi aku akan pergi ketempat latihan terberatku di kampung halamanku …. Itu mungkin akan meningkatkan kemampuan Rico dan Slyvia…. ” lanjut Edi

” lalu bagaimana kau Adi….” tanyaku

” mungkin aku akan menunggu Kandang saja… Saat kalian semua pergi dari rumah …. Rumah ini bisa saja di serang oleh musuh…. ” ujar Adi….

” haha… Biarkan dia disini … Henny kau ikut aku saja…” ujar Edi

” ed … Hentikan kau terus mengoda keduanya…” Agung tersenyum… Sambil mematikan Laptopnya

Slyvia​

” dasar … Kau saja melumpuhkan Slyvia dengan cara membuatnya mabuk… Jika dia sadar mungkin dia akan menolakmu…” ujar Adi sedikit tersenyum… Dia kembali jadi Adi yang kulihat…

” bagaimana kau tahu aku melakukan itu.. Apa kau sekarang mengintip untuk belajar cara menaklukan wanita… Dan kau harus tahu Slyvia saat ini benar-benar mencintai saya…. Hehee….” ucap Edi pergi dari ruangan….

” Edi akan semakin lemah …. Jika ia benar-benar jatuh cinta kepada wanita itu….” Ujar Adi….

” padahal Edi salah satu pilar pendobrak terkuat kita… Stamina dan cara bertarung bahkan hampir menyamai alex saat dalam mode lainnya…” ujar Agung….

” hehee… Justru menurutku ini bagus dan menguntungkan … Jika Edi sampai benar-benar jatuh cinta dengan Slyvia…. Dia pasti akan takut kehilangannya kan… Aku tinggal mengorbankan Slyvia untuk membuat mode monster Edi akan muncul…..” ujarku tersenyum….

” Alex…. Apa kau benar-benar merencanakan ini….” teriak Adi

” hehee… Kenapa tidak saat kita benar-benar hampir gagal….” lanjutku…

” tapi mengorbankan cinta edi bukan hal yang baik…sama saja kau merusak keluarga mu sendiri….” lanjut Adi kembali

” hahaa…. Aku tidak mau berdebat…. Aku harus bersiap… Sebentar lagi semua wanitaku akan siap….” ujarku meninggalkan mereka….

# di ruangan ​

Kedua laki masih saling bertatapan … Mereka masih tak percaya dengan apa yang mereka dengar….

” Gung… Apa benar Alex akan melakukan hal sehina itu….” tanya Adi….

” entahlah aku tak pernah tahu jalan pikiran Alex… ” jawab Agung

” tapi … Alex… ” ujar Adi yang bingung harus berkata apa….

” kau masih tak percaya dengan saudara kita…” balas Agung

” benar juga …. Alex bukan pria yang jahat… Hanya keadaan yang membuatnya seperti itu….” ucap Adi menyakinkan dirinya sendiri

” kau lihat saja Lariza…. Bahkan dalam mode monster alex tak melukai Lariza…. Bahkan dia mati-matian mencari solusi kesehatan Lariza… Padahal kau tahu kan Lariza adalah istri dari musuh yang melukai wanitanya…. Dan dia juga membawa Lariza kesini … Entah apa yang terjadi tapi aku Rasa alex punya kemampuan membaca perasaan seseorang… ” Jelas Agung….

” apa yang dikatakan tuan Agung benar… Meskipun aku punya kebencian yang sangat pada Tuan ALex tapi setiap Ku melihatnya aku tak mampu mengeluarkan kebencianku terhadap nya…” ucap Henny

” ya, jadi kau bisa merasakan kharismanya ternyata… Itulah Alex Henny…” balas Agung

” kemampuan misterius yang hanya dimiliki oleh penguasa keluarga ini… Kemampuan membaca situasi … Aku baru dengar hal itu… Tapi melihat dari cara alex mengontrol semua wanita mungkin aku setuju….”ucap Adi…

” Lalu bagaimana dengan Liana… ” tanya Henny

” bagaimana kau tahu tentang Liana…” ucap Adi…

” aku tahu … Saat aku mencoba membuka beberapa Lemari tuan Alex… Aku menemukan foto wanita yang terlipat… Saat ku buka aku melihat tuan Alex dan wanita itu… Lalu beberapa kali aku juga dengar tuan Edi berbicara tentang wanita itu… Yang ku tahu Liana adalah putri bungsu dari penguasa Goldrich Company….. ” jelas Henny….

” itu lah yang menjadi dilema Alex… Biarkan dia yang nanti memutus kan akhir perang ini… Kami hanya akan membuka jalan selebar mungkin untuknya… ” Ujar Agung menarik tangan Lariza yang terpaku melihat percakapan kami… Mungkin ada sesuatu yang ingin di sampai kan Lariza tapi mulut seakan terkunci …

Sekarang hanya tinggal Adi dan Henny…. Sikap canggung kembali terjadi saat mereka hanya berdua diruangan ini… Mulut keduanya seakan sulit berucap satu sama lain… Hanya sesekali keduannya saling bercuri pandang….

Henny​

” terima kasih … Telah menolongku…” ucap Henny berjalan menuju Adi yang sedang menatap Layar Laptopnya….

” aku hanya tak suka cara Edi mempermainkanmu…” ujar Adi samar tetap fokus pada laptopnya

” tapi jika Tuan Edi tidak dengan tepat menangkap pisau ini kau bisa membunuhnya….” lanjut Henny memotong beberapa Buah Apel.. Sambil sesekali melihat tajamnya pisau ini… Pisau yabg digunakan Adi untuk menyerang Edi… Dan membayangkan jika tubuhnya dengan mudah tertusuk… Sangking tajamnya pisau ini….

” kau tak dengar Edi adalah prajurit terlatih… Jangan kan pisau Pistol pun dengan mudah dia bisa hindari….” jawab Adi

” Apa kalian semua semenakutkan itu….” lanjut Henny … Kali ini mengupas beberapa jeruk…

” sudah hentikan basa basimu itu… Apa kau ingin kembali ke Goldrich Company…. Atau ketempat yang kau inginkan…. Aku bisa mengantarmu kesana…. Disini berbahaya… ” ucap Adi yang kali ini menatap langsung mata Henny

Henny hanya menghembuskan nafasnya…. Seakan sedang menghilangkan beban dalam dirinya….

” untuk saat ini aku ingin berada disini… Kau mau Apel atau jeruk…” ucap Henny mencoba tersenyum dia sangat cantik

” terserah tapi saat kau sudah memutuskannya cepat beritahu aku…. ” ucap Adi kembali menatap laptopnya

Henny memberanikan diri mengarahkan Apel yang sudah dikupas dan di potongnya kearah mulut Adi… Tak disangka oleh Henny Adi langsung melahapnya… Membuat kedua saling tersenyum…. Keadaan canggung itu berubah … Kesabaran Henny sedikit meluluhkan sikap serius Adi….

# kembali ke diriku​

Setelah meninggalkan ruangan Adi… Aku pergi ke belakang Rumah keduaku… Disini terdapat Kolam renang yang cukup luas… Aku langsung menceburkan diri kesana…. Kubuka semua pakaianku dan celanaku…. Hari ini aku nekat berenang dengan Bugil… Karena tak akan ada yang melihatku kecuali orang yang berada dirumah keduaku…. Karena pagar yang tinggi dan kolam ini juga cukup tertutup oleh rimbunnya Pohon disini…

Dengan bebas aku berenang melepaskan semua lelahku…. Aku teringat sesuatu… Wanita yang hampir ku perkosa saat perjalananku dengan Fina waktu itu…. Terpikir sesuatu yang iseng diotakku… Ku raih handphone dari saku celanaku… Ku cari kontak di handphone sambil mencoba mengingat nama wanita itu… Akhir aku menemukan nama yang cukup Asing di Handphoneku …. Kutulis dengan nama ” Calon Slave”

Ku iseng kulihat nomor itu langsung berhubungan dengan salah satu Aplikasi yang dapat memungkin kan kita bisa melakukan panggilan dan video call…. Ku tekan tanda panggil…. Cukup lama aku menanti wanita itu mengangkat panggilanku… Hampir di nada terakhir… Aku pun sedikit putus Asa… Tiba-tiba

” Assalamualaikum, ini siapa ya…” ucap suara lembut wanita diujung sana….

” halo… Kau masih kenal dengan ku…” ucapku

Tak berselang kemudian dia memutus kan hubungan kami….aku agak kesal dengan sikap wanita itu… Aku bergegas mencari foto di galeri foto ku… Akhirnya aku menemukan beberapa foto bugil seseorang yang mengunakan jilbab yang berada diatas jok mobil…. Aku pilih satu file foto yang memperlihatkan seluruh bagian intim wanita itu… Lalu ku tekan tombol kirim…

Aku kembali melanjutkan renangku… Aku ingin menjaga fisik sebelum bercinta dengan kelima wanitaku… Sebenarnya aku ingin mengajak Rafina tapi dia masih liar … Aku takut dia malah mengacaukan hanimun kami….

Saat sedang berkhayal kesana kemari… Handphoneku bergetar… Aku tersenyum melihat kontak yang memanggilku…. Segera ku angkat…

Mirna​

” Hallo …. Kumohon jangan sebarkan Foto saya….” ucap wanita dalam telpon ini

” salah mu sendiri kenapa … Membuatku kesal…” ujarku

” aku kira anda orang iseng yang sering menghubungiku….” ucap Mirna

” oh iya aku lupa siapa namamu….” ucapku jujur lupa dengan Wanita

” Namaku Mirna…. Maaf pak … Aku mohon hapus foto bugilku itu…. Apa yang kau ingin kan dari saya…” ucap Mirna

” hehe… Aku benar lupa nama indah itu… Oh ya kau saat ini berada dimana….” lanjut tanyaku basa basi

” aku berada di sekolah… ” jawabnya singkat…

” oh masih di sekolah…kau kelas berapa….” lanjutku

” aku bekerja sebagai guru disini…. ” lanjutnya

” waw… Kau guru… Pantas saja kau langsung menelponku karena satu foto bugilmu… Kau takut kalau foto ini ku sebarkan satu sekolahanmu… Kau bisa di perkosa ramai-ramai….” ucapku sedikit mengodanya…

” kumohon jangan lakukan itu…. Apa yang kau minta agar kau tidak menyebarkan fotoku….” ucap Mirna memohon padaku

” apa ya yang ku inginkan…. ” lanjutku

” aku tak memiliki banyak uang…. Aku hanya pegawai honor…. Ku mohon hapus fotoku” ujar memelas

” tapi sayang jika aku menghapus fotomu… Kau terlalu cantik…” ujarku melakukan rayuan maut padanya…. Ntah sejak kapan aku mampu melakukan hal seperti ini … Yang jelas ini terjadi begitu saja …. Keluar dari mulutku….

” lalu apa yang kau inginkan dariku…. Aku tak memiliki uang untuk membayarmu….” ujarnya lagi..

” Aku ingin dirimu….” ucapku singkat

Mirna tak menjawab pertanyaanku mungkin di sok dengan kejadian ini….

” tapi …tapi… Aku….” mirna seakan sulit mengucapkan yang dia inginkan….

” kau keberatan kalau aku meminta itu…. ” ucapku….

” aku masih suci….kumohon jangan lakukan itu…” ucapnya dengan nada bergetar….

” aku akan mengantinya….aku ingin kau melakukan selfie yang memperlihatkan payudara dan vagina mu lalu kirim kesini….” perintahku

” Aku saat ini berada di sekolah… Aku tak mungkin melakukan hal itu….” lanjutnya

” kau bisa berfoto di Wc kan…” ujarku kembali membuat bu guru ini makin terpojok….

” Mau atau aku sebarkan semua ini ….” ancamku kembali

” ya … Ya aku akan melakukan itu….” ucap nya gugup

” aku akan menunggu kirimanmu…” ucapku mengakhiri hubungan telpon kami….

Aku keluar dari kolam renang menuju kamar mandi yang tersedia disitu untuk membilas … Aku sudah selesai… Aku menelpon beberapa orang untuk menyiapkan kejutan untuk para wanitaku….

Mirna​

Hampir lupa tugas yang ku berikan kepada bu guru yang entah ada dimana … aku melihat kiriman dari bu guru itu… Terlihat foto seorang mengunakan pakaian batik … Berfoto dengan mengangkang rok yang telah dia gulung keatas dan kolornya di tarik hingga di tumit kaki…. Semua kancing pakaian juga dibuka untuk memperlihatkan payudaranya….

Aku benar-benar terkesima dengan foto itu… Foto yang memperlihatkan aksi bu guru nakal …. Lekuk tubuhnya sempurna dan yang pasti aku membayangkan bu guru ini masih perawan…. Aku teringat waktu aku mengambil keperawanan Fina yang sangat nikmat… Otak nakal berkelana membayangkan ibu guru itu sedang melumat kontolku dengan penuh nafsu….

Cukup lama aku berada dalam khayalan semu ku.. Segera ku hubungi lagi dia… Tapi kali ini berbeda…. Suara serak menahan tangis…. Sepertinya ibu guru ini sedang menangis membayangkan hidupnya yang diambang kehancuran….

” Kau sudah puas mempermainkanku….menghinaku dan merendahkanku… ” ucapnya terisak ….

Mendengarnya menangis aku jadi tak tega… Aku benar-benar melakukan kesalahan yang harus tak ku lakukan …apa yang terjadi padaku…. Aku baru merusak masa depannya….

” Maafkan aku… Jangan menangis Lagi….” ujarku merasa bersalah…

Isak tangis makin keras… Mendengung karena posisi diruangan tertutup… Aku bisa merasakan sesuatu yang tak dibuat-buat … Aku benar-benar bersalah padanya

” Aku akan menghapus semua fotomu…. Maafkan aku menganggumu mungkin ini terakhir kalinya aku akan menghubungimu” ucapku merasa sangat bersalah….

Tak ada balasan apapun darinya…aku benar-benar pasrah… Lalu ku putuskan untuk mengakhiri ini…. Sebelum benar mengakhiri hubungan dengan bu Guru cantik ini… Aku memfoto kontolku yang panjang dan berdiri tegak akibat melihat foto bugil bu Guru Mirna…. Lalu ku tulis caption… ” kontolku ingin merasakan hangatnya lubangmu Bu guru” ku kirim padanya… Ku anggap itu impas… Dia memperlihatkan sesuatu yang harusnya jadi rahasianya… Aku pun melakukan itu….

Kulihat dia hanya membaca kirimanku tanpa ada niat membalasnya … Aku benar-benar merasa bersalah….

“Maafkan aku Mirna aku hanya iseng tadi….’ Ucapku dalam hati

Mirna​

Aku bergegas menuju Rumah utamaku…. Aku segera menanti wanitaku tiba di Ruang tamuku sesuai dengan janji yang kuberikan pada mereka…

****************************************************
Pov Tia​

TIA​

Hari ini adalah hari yang cukup Aneh buatku… emosi Tuan berubah-ubah …. Tapi juga Hari yang cukup spesial bagi kami… Aku bergegas mempersiapkan diriku untuk momen spesial kami ini… Aku ingin membuat Tuan melihat sisi lainku… Aku paling pertama selesai menyiapkan diriku… Aku sedikit membuat gelombang dirambutku… Aku memilih pakaian cukup resmi berwarna kuning putih… Tak lupa aku membawa tas kecil untuk melengkapi penampilanku hari ini…. Ku pilih sepatu highheels yang tidak terlalu tinggi… Aku tak tahu Tuanku akan membawa kami kemana…. Jadi aku harus tampil cantik hari ini….

Beberapa kali kulihat tubuh ku di cermin… Setiap ku melihat jarum jam jantungku makin tak menentu…. Bahkan rasa mual yang mulai beberapa hari yang lalu kurasakan seakan menghilang dan terlupakan…. Ku gunakan make up setipis mungkin aku tak ingin terlihat seperti wanita penggoda….

Ini untuk pertama kali selama aku disini Tuanku menyuruh untuk berdandan…. Puluhan kali aku melihat cermin… Dan untuk ketiga kali aku merasakan nerves berat membuatku bolak balik ke kamar kecil…. Semua ini seakan Membuatku lupa akan statusku …kalau aku hanya seorang janda beranak satu yang saat ini sedang mengalami fase cinta kedua bak remaja….

” aku siaap…” teguh hatiku… Setelah melihat lagi tubuhku di cermin…

TIA​

Sebelum menarik Tuas pintu kamar yang terasa lebih berat dari biasanya…. Jantung berpacu seperti sedang beradu lari…. Langkah-langkah makin gontai karena memikirkan respon Tuanku akan penampilanku Malam ini…. Aku takut dia kecewa akan penampilanku….

Nafasku terus berderu-deru saat ku titi langkahku menuruni Tangga…. Kulihat sosok pria sudah menantiku di Ruang tamu di tampil sangat tampan dari biasanya… Setelan ya pas untuk tubuh … Pria ini yang membuatku lupa akan statusku dan rasa sakitku sebelum….

Mataku langsung bertatapan dengannya membuat rasa malu menghinggapiku… Padahal aku cukup percaya diri tadi….dan aku sudah melalui banyak waktu dengan nya…

” Tia…kau selalu membuat kejutan buatku…” ucap Tuanku mendekatiku….

” apa aku terlihat Aneh…” ujarku memperhatikan penampilanku

” ya kau sangat Aneh… Karena Kau benar-benar cantik sekali hari ini….” bisik tuanku dan dia langsung mencium keningku….

” tuan jangan buat aku terangsang… Aku sudah tampil seperti ini ….” ucapku tersenyum…. Sambil memukul tuanku pelan saat dia akan meraba payudaraku….bukan aku tak menyukai hal itu tapi akan menjadi aneh jika aku sampai martubrasi disini…

” hahaa… Nanti juga akan ku buat kau yang meminta…. ” ledek tuanku….

” apa aku yang pertama kali datang… ” ucapku mengalihkan arah pembicaraan kami….

” Kau selalu yang pertama datang saat aku membutuhkan mu….” ucap tuanku mengengam tanganku erat… Membuat kepercayaan diriku hilang… Aku benar-benar terbuai dengan semua ucapannya…aku berharap ini bukan mimpi … Aku ingin ini nyata dan selamanya aku melihat tuanku seperti… Aku tak ingin Tuanku menderita dengan dendamnya lagi….

*************************************************
Pov Nura​

Nura

Jujur aku sangat bingung saat tuan menyuruhku untuk Dandan seperti ini… Karena aku hanya anak buruh tani … Untuk makan saja kami kesulitan jadi tak mungkin terpikir dalam otakku untuk berdandan … Bahkan aku harus mengirit jatah beras kami … Yang kami dapatkan dari balai desa… Jadi untuk dandan dan bergaya bukan lah tipeku…tapi hari ini tuanku akan memberikan kejutan ….aku harus bisa tampil menawan agar kejutan ini makin terasa spesial….

Mungkin saat ini aku memang mulai bisa belajar untuk mempercantik diri…. Tapi pakaian di lemari saat ini semua sederhana… Tak ada pakaian dress untuk hari sespesial ini…. Ingin rasanya aku meminjam pakaian dengan Fina atau Neti tapi tubuhku tak sesuai dengan mereka tubuhku terlalu kecil bahkan sering di bilang Anak SMA padahal umur sudah cukup Tua….

aku memang mendapatkan semua Fasilitas yang tuan Berikan padaku… Aku bisa membeli apapun yang ku inginkan… Tapi aku tetap lah orang kampung yang pernah hidup susah… Itu membuatku hanya membeli pakaian murahan…. Tak terpikir olehku untuk sesuatu yang spesial seperti ini…

Aku tak pernah berpikir tuan akan mengajakku seperti ini… Ku pilih pakaianku satu-persatu tapi aku tak menemukan sesuatu yang Spesial… Akhir kuputuskan untuk mengunakan baju Kaos berlengan panjang dengan warna zebra dan celana Jeans Hitam… Tak lupa aku mengunakan jilbab Krem ku… Lalu merapihkan dandananku sebelum aku pergi keluar …. Aku juga coba memanggil Fina untuk mengajak bareng…

” Fin kau sudah siap….” tanyaku

” Duluan saja Nura … Aku masih sibuk mencari pakaianku…. ” ujarnya….

” oke aku duluan…. ” lanjutku meninggalkanya… Yang memporakporanda isi lemari pakaiannya….

Nura​

Aku menuju keluar … Dugaan ku benar … kak Tia tampil cantik jauh dari kak Tia saat berada dirumah… Di melambaikan tangan ke arahku… Kak Tia memang berbeda dia cantik dan Sangat Ramah….dia memang wanita yang sempurna untuk tuanku….

” huu… Ini dia Visualku… ” ucap Tuanku mencubit kedua pipiku….

” Tuan sakit pipiku…. Maaf aku tak punya pakaian yang cantik untuk membuatmu terkesima….” ujarku tertunduk…

” sudah beberapa kali ku bilang padamu… Kau visualku… Aku tak ingin kebiasaan menundukmu akan membuat orang sulit melihat wajah cantikmu…. Benarkan Tia….” ucap Tuan ku

” Benar … Kau cantik bahkan aku iri pada kecantikanmu…” ujar Tia

” kalian berdua berbohong…” ujarku….

” itu sikap burukmu yang harus kau buang… Kau itu mutlak pendamping tuan kita… Kau tak boleh pesimis seperti itu .. ” saran Tia yang segera bangun dari tempat duduk nya…

” Lagian aku tak menyuruh kalian berpakaian mahal… Aku menyuruhkan kalian tampil cantik saja… Tia dengan Dengan Kharisma Istri pertama nya lalu kau dengan kesederhanaan yang sempurna…. ” lanjut tuanku menyuruhku Untuk percaya diri…

” terima kasih tuan….” ujarku kembali menemukan kepercayaan diriku lagi

” Kau sangat cantik hari ini Nura….” bisik tuanku membuatku tersenyum dan wajahku mulai memerah , jantung berdebar keras….

” tunggu tuan, apa maksudmu dengan kharisma istri pertama … Maksud tuan aku yang paling tua kan…. ” ujar Tia mencubit tuanku

” mungkin saja … Hehee…” ucap Tuanku tertawa… Dan kak Tia tertawa sambil terus menyerang tuan…

” Nura bantu aku menyerang tuan… ” teriak Tia

” hei kalian berdua itu sudah tampil cantik… Nanti pakaian kalian kusut jika melakukan ini…” ujar tuanku coba menghentikan serangan kami berdua

“Hmmm…… ” wanita ketiga tiba….

***********************************************
Pov Neti​

Neti​

Kusisir rambutku di depan cermin …. Ku tatap wajahku yang tampak jelas tergambar jelas disana… Aku sadar di banding ke empat wanita tuanku … Mungkin aku wanita yang punya wajah yang kurang cantik… Tapi aku coba menepis kelemahanku itu dengan berjuang keras agar tuanku juga memperhatikanku…

Hari ini adalah hari pertama aku pindah kamar… Dari kamar Nura… Aku menempati kamar tuan Hadi yang telah pindah keluar rumah ini…. Aku lebih memilih sendiri …. Karena aku tak menyukai keberadaan banyak orang… Mungkin karena masalaluku yang suram membuat aku selalu suka menyendiri…

Ku bolak-balik susunan gantungan bajuku… Mencari pakaian yang bisa menonjolkan sisi Feminim ku… Karena rata-rata pakaian ku selalu memperlihatkan sikap maskulinku…Jarum jam hampir menunjukkan waktu akhir yang ditentukan tuanku…. Segera aku memilih pakaian berwarna cokelat… Kupilih juga jilbab yang senada dengan pakaian….

Kembali kulihat cermin besar itu melenggak-lenggokan tubuhku mencari sisi yang kurang sempurna dari penampilanku….

Aku tersenyum untuk pertama kalinya aku mengunakan pakaian ini sejak aku membeli bersama Fina 1 tahun yang lalu….

Ku dengar suara tertawa dari wanita yang ku kenal… Semakin dekat aku sudah melihat ketiga sosok berada di ruang tamu…

” Hmmmm….” ucapku

” prajurit Amazonku yang kuat … Dua wanita ini coba memperkosa aku…” ujar tuan bercanda… Senyumannya mengetarkan hatiku..

Neti​

” akhhh… Tuan aku kan sudah tampil Cantik dan feminim ini … Kau masih bilang aku prajurit Amazon….” ucap Kesal….

” kau cantik kuk Net….” ujar Tia

” tuan kau membuat Neti kecewa… ” bisik Nura

Tuanku hanya tersenyum manis…dia benar-benar membuatkunjatuh cinta

” siapa yang bilang Amazonku ini tak cantik…” ujar tuanku

” Amazonku … Aku suka panggilan itu…” ujarku… Sangat senang… Berarti kerja keras ku mulai mendapatkan perhatian dari tuanku…. Mungkin aku tak akan bisa mengeser Kak Tia sebagai kepala wanita disini dan juga mengeser Nura sebagai Visual tuan… Tapi aku akan jadi bodyguard seksi yang akan terus berada di sampingnya…. Banyak khayalan tergambar di otakku … Sampai aku di kejutkan ciuman Tuanku tepat di bibirku…. Yang membuat kedua wanita yang ada di belakang tuanku tertawa….

” kau pasti sedang berpikir jorok kan… ” ucap Nura

” tidak …. Aku tidak berpikir seperti itu..” jawabku dengan nada yang makin melemah….

” Nura , Tia kalian lihat bahkan prajurit Amazonku ini muka nya merah padam saat ku ciuman … Apa sehebat itukan ciuman ku….” ucapku membanggakan diriku…

Aku pun sontak menutup wajahku … Aku benar-benar malu … Dengan ucapan tuanku….

” itu bagus Neti, kau harus tetap mempertahankan hatimu…. Agar kau tak menjadi Monster sepertiku….” bisik tuanku…

” ya tuan….” jawabku….
Aku tahu maksud tuanku… Aku akan melakukan itu cantik didepannya dan menakutkan didepabn musuh tuanku…

*************************************************
Pov Hera

Hera​

Aku harus tampil sempurna hari ini… Ku gunakan seluruh kemampuanku untuk membuat tuan hanya akan memperhatikanku … Beberapa kali ku berganti pakaian…. Aku juga sudah di tinggal teman sekamarku… Kak Tia pasti sudah berada di Ruang Tamu saat ini…. Tapi aku tak perduli aku hanya ingin terlihat sempurna didepan tuanku

Beberapa kali kulihat jam sangat cepat padahal masih banyak yang perlu kusiapkan…. Tapi aku juga tak ingin sampai terlambat… Tuanku orang yang sangat disiplin…. Dia akan pergi meninggalkanku jika aku tak cepat …. Sampai saat ini aku masih kesulitan mencari pakaian yang sesuai denganku… Padahal begitu banyak pakaian yang terdapat dilemariku….

Alex tuanku…pria yang menjadi cinta pertamaku… Aku tak ingin mengecewakannya lagi… Aku telah terbuai selama ini karena sudah berada disisinya… Melupakan segala kemampuanku yang kudapatkan dengan susah payah… Aku jadi bermalas-malasan …. Mungkin aku yang paling terlambat menyadari kalau aku tertinggal beberapa langkah dari Kak Tia, Nura , Neti bahkan Fina ….

Tapi Aku adalah Hera …. Wanita yang kuat, aku akan mengejar ketertinggalanku sejauh apapun itu karena aku sadar laki-laki yang kucintai saat ini bukan seutuhnya milik ke seorang tapi aku akan memaksimalkan kemampuanku agar tetap bersama pria yang kucinta selamanya….

Mungkin sampai saat ini posisiku masih menguntungkan… Tapi jika tidak berkembang dan menunjukkan kelebihanku…Tuanku akan segera membuangku dan melupakanku….aku tak ingin merasakan hal yang sama dengan apa yang kualami sepanjang hidupku ke belakang menjadi seseorang ya diabaikan karena tak mampu menunjukkan kemampuanku…

Aku memang lemah dalam berbagai hal… Satu-satunya yang bisa membuatku terus melangkah di dunia yang mengabaikanku adalah kepercayaan diriku dan Tuanku Alex…. Aku harus melampaui batas kekuatanku… Untuk bisa di banggakan dan diakui oleh tuanku…

*************************************************
Pov Fina​

FINA​

Aku memang terkenal cukup lelet … Apalagi Masalah seperti ini…. Bahkan untuk pergi ke kantor ku dulu… Neti selalu cerewet karena aku lambat untuk bersiap-siap…

Kulihat waktu semakin dekat dengan waktu yang ditentukan tuanku…. Aku mengunakan pakaian terusan cokelat … Kali ini aku mengunakan jilbab … Karena menurutku aku terlihat lebih lebih dewasa jika mengunakannya….

Aku juga bersiap melakukan manuver untuk mendapatkan kesempatan bersama tuan… Meskipun itu akan sulit karena saat ini ke empat wanita tuanku bersama kami…. Aku harus lebih berani … Bahkan Nura yang pemalu saja … Bisa melakukan di dalam mobil…. Kenapa aku tidak bisa melakukan itu….

Musuh terberatku saat ini mungkin hanya Hera…. Karena kakak Tia adalah orang yang tak terlalu agresif Mendekati tuan… Nura juga sedikit Agresif tapi aku tahu Nura masih Malu-malu melakukannya … Tapi berbeda dengan Hera … Dia cantik dan Agresif…. Apalagi kemampuan berhubungannya bahkan diakuu jauh diatasku….

Aku telah siap… Jam tepat menunjukkan pukul 7 aku bergegas keluar….aku tak ingin melewati kesempatan keduaku….. Aku merindukan tuanku… Merindukan semuanya….

****************************************************
Pov Alex…​

Satu-persatu wanitaku muncul dari tempat persiapannya… Wanita pertama hingga ketiga telah berada di dekatku… Wajah yang cantik dan penampilan yang berbeda dari setiap wanitaku membuat junior semakin tak sabar menerkam mereka semua… Tapi aku harus bersabar… Belum saat untuk melakukan itu… Liburan ini belum dimulai….

Aku sudah menyiapkan semua rencanaku…. Tinggal eksekusi lagi….tapi aku belum melihat kedua wanitaku yang tersisa… Seperti apa penampilan kedua andalanku ini….

Tia​

” dimana Hera dan Fina….” tanyaku sambil memperhatikan detak jam yang terus berputar….

” Hera tadi sedang bingung mencari pakaian yang pas buatnya…” ujar Tia yang memang sekamar dengan Hera di kamar Utama milikku

” Aku dan Fina tadi bergantian untuk mandi… Jadi mungkin Fina agak terlambat tuan ” bela Nura….

” aku akan menunggu kedua nya dua Menit lagi … Jika keduanya tak muncul aku akan meninggalkan mereka…” tegasku

Nura​

” aku akan menyusul Fina dulu….” ucap Nura pergi… Aku dengan sigap menghentikan laju Nura dan mengisyaratkan untuk nya tidak melakukan hal tersebut….

Bukan hal hanya Nura yang Khawatir tapi Neti juga begitu gusar… Dia tahu Fina seperti apa… Kedua tampak harap-harap cemas… Mereka takut Fina tak muncul… Lain dengan Tia dia sedikit mendumel dia tak percaya Hera masih belum selesai juga….

Satu menit berlalu tapi belum ada tanda dari keduannya… Aku mulai gerah dan kesal menunggu…

” Tuan … Kita sebenarnya mau kemana….” tanya Tia … Aku tahu Tia sedang berusaha mengulur waktu untuk Hera dan Fina….

” tentu berlibur… Aku butuh liburan… Beban ku terlalu berat…..” jawabku

” tapi tuan kami tak membawa persiapan apapun untuk berlibur….” ujar Nura

” sudah ku persiapkan semua… Kalian cukup tampil seperti ini saja dulu….” ujarku

Waktu dua menit selesai… Aku juga mulai sedikit kesal menanti…

” Ayo kita pergi…. ” ujarku

” dasar Hera …. Apa yang dia lakukan sih…” gumam Tia kesal….

” Ayo tunggu apa lagi ….kita akan berangkat sekarang….” perintahku

Neti​

” tuan maaf aku lancang … Tapi aku tak bisa pergi tanpa Fina dan Hera…” ujar Neti yang membuat aku terkejut….

” benar Tuan apa yang dikatakan Neti….kami tak mungkin meninggalkan keduanya…” lanjut Tia…

Aku hanya tersenyum sebenarnya aku juga menanti keduanya… Tapi aku adalah orang yang terlatih dengan kedisiplinan tinggi… Aku tak suka menunggu…. Dan aku mulai sadar sesuatu terjadi dari setiap wanitaku mereka mulai saling menjalin ikatan yang sama kubuat bersama para saudaraku….ini akan baik buat mereka….

” Aku tahu perasaan kalian… Tapi aku sudah bilangkan … Dan aku paling benci menunggu… Ayo kita berangkat…” ujarku…

Tiba-tiba terdengar pintu kamar utama ku di tutup cukup keras … Langkah kaki menurun tangga ku lihat wanita yang sangat cantik berlari menurun tangga dengan tangannya memegang sepatu highheels nya….dia berlari dengan kaki telanjangnya….

Hera​

” Maaf tuan Aku terlambat …” ucap wanita cantik itu tersenyum… Disela payudara yang kembang kempis….

Dasar Hera … Dia mengunakan pakaian yang sangat terbuka… Apa yang ada di pikirannya … Apa dia pikir aku akan mengajaknya ke pesta…. Tapi dia sangat cantik… Aku suka wanita ini… Aku sampai tak bisa marah karena keterlambatannya…

Tak berselang lama wanita terakhirku pun tiba… Kontras dengan pakaian yang digunakan Hera … Fina mengunakan pakaian yang lebih tertutup dan sopan tapi tetap mampu memancarkan aura kecantikan yang luar biasa….

Fina​

” maafkan Fina tuan…” ujar Fina sambil memperbaiki Jilbab yang sedikit acak-acakan akibat berlari….

” huhuuu… Syukurlah kukira aku yang paling terlambat ” ucap Hera pada Tia

” kau ini… Apa kau sedang mencoba mengoda tuan… Dengan pakaian yang terbuka seperti itu…” bisik Tia…

” hehe… Aku hanya ingin berbeda saja…. Aku pikir kalian pasti akan mengunakan pakaian yang rapih dan tertutup… ” ujar Hera tersenyum…

” ini malam hari… awas saja nanti kau sampai kedinginan…” lanjut Neti…

” payudara kecil saja sombong…” ujar Nura tertawa kecil

” dasar syirik… ” lanjut Hera memanyunkan bibirnya…

” apa semua sudah lengkap kita berangkat….tapi Fina apa kau tidak akan mengunakan sepatu….” ujarku

” Fina lupa ambil sepatunya… ” ucap Fina mengeleng kepala tak percaya

” Fina….fina… Kau benar-benar tak bisa berubah…” ujar Neti tertawa….

” cepat Ambil sepatumu kami tunggu diluar….” ujarku

Fina pun kembali berlari kedalam kamarnya….
Aku masuk kedalam mobil ku…

” aku hampir lupa… Kalian duduk sesuai dengan kedatangan kalian….” perintahku

” ya aku sudah cantik duduk di paling belakang …” teriak Hera kesal….

” kenapa… Kau tak datang duluan sayang….” ucapku mencubit hidung Hera….

” Rasakan kau… Makanya jangan terlalu lama berdandan…” lanjut Nura sambil menjulurkan lidahnya….

” Fina siap tuan…” ucap Fina muncul…

” Masuklah… Kita akan segera berlibur…” ucapku

Semua wanitaku masuk kedalam mobil… Dan langsung ku injak pedalku gasku untuk menjauh dari Rumahku…. Ini liburan pertamaku setelah kehilangan kedua Orang Tuaku….

Mungkin liburan kali ini akan sedikit berbeda… Karena akan banyak hal tak terduga yang bisa kulakukan… Yang jelas aku akan menikmati liburan ini bukan dengan keluargaku tapi dengan wanitaku yang hebat…

################################

# Ditempat lain Sore tadi

Kedua pasangan melajukan mobil nya menembus kota kecil kami…. Yang tak terlalu padat…. Sampai pada perusahan besar berlogo Huruf G besar….

” Apa kau yakin melakukan ini… ” ujar si Wanita

” aku hanya bisa melakukan ini… ” jawab si pria menghentikan mobil dan mencabut kunci

” Tapi Bos sangat mempercayaimu…. ” lanjut si wanita

” Aku tahu itu…. Apa kau mau mendukungku…” ujar Pria menyakinkan perbuatannya

” aku akan mendukungmu …. Apapun keputusanmu….” ujar wanita itu

Sepasang manusia itu berjalan menuju lobby kantor…. Dan berjalan menuju resepsionis…

” maaf bapak ada yang bisa saya bantu….” ujar resepsionis itu ramah

” Aku ada perlu dengan ibu Meliliana… ” ujar sang pria

” Apa bapak punya janji sama Nyonya….” ujar resepsionis itu

” belum … Tapi ada hal penting yang ingin ku sampaikan padanya….” lanjut si Pria

” Perihal apa bapak… ” ujar resepsionis itu kembali

” sudah cepat hubungi bosmu… Dan katakan aku akan memberi informasi tentang Alex….” ujar Pria itu sedikit kesal…

” baik bapak … Bapak bisa tunggu sebentar disana… Saya akan melakukan konfirmasi dulu…” ujar resepsionis tersenyum….

Perusahaan ini cukup besar banyak orang lalu-lalang di depan keduanya ….

” aku benar nerves ….” ujar si Wanita mengenggam tangan si pria

” tenang saja…. Aku melakukan ini untuk kebaikan kita….” ujar pria kembali meyakinkan si wanita yang tampak gusar….

Cukup lama kami menanti… Seorang bertubuh kekar Mendekati mereka….

” bapak yang meminta untuk bertemu bos kami… Dia sudah menunggu bapak di ruangannya… Bapak bisa ikut saya….” ujar pria itu

Pria kekar itu memandu kami menaiki lift menuju keatas … Cukup lama kami untuk tiba di puncak menara … Menunjukan cukup tinggi perusahaan ini….

Akhir keduanya tiba di ruangan yang sangat mewah dan harum….

” bapak bisa ikut dengan sekretaris nyonya…. ” ujar pria kekar tadi….

Si sekretaris itu membuka pintu yang cukup mengagetkanku melihat keadaan ruangan yang rapih dan tersusun dengan baik….

Wanita cantik yang awalnya duduk di singgasana perusahan ini segera bangkit mendekati si Pria….

Liana​

” selamat Sore bapak…” ucap Liana ramah

” Sore ibu… ” ujar pria menyambut tangan halus Liana….

” ada yang bisa saya bantu.. Tapi sebelumnya mari kita duduk dulu…” ujar Liana

” saya ingin membagikan informasi penting tentang Alex….” ujar Pria itu

Liana tersenyum cantik….

” kalau boleh tahu bapak ini kerja dimana dan apa hubungan bapak dengan Alex….” ujar Liana

” Aku adalah salah satu orang yang di percayanya …” lanjut pria itu

” siapa nama bapak….” tanya Liana lagi

” Nama Hadi dan ini istriku Yulina….” ujar Hadi

Yulina​

” baik bapak Hadi …. Informasi apa yang bapak akan berikan ke saya….” ujar liana

” seberapa banyak yang ibu inginkan….” ujar Hadi
Tersenyum

” baiklah … Aku menyukai semangat bapak…” ucap Liana tersenyum manis….