. Misi Penghancuran Part 30 | Kisah Malam

Misi Penghancuran Part 30

0
290
Cerita seks dewasa Misi Penghancuran

Misi Penghancuran Part 30

Darah dari wanita Pemalu

Henny​

Kak Liza masih hidup … Orang terakhir yang benar-benar ku kenal didynia ini…. Wanita yang yang sangat dekat denganku…. Otakku tak bisa berpikir jernih saat ini…. Aku terus berpikir mengapa ini terjadi padaku…. Aku berada diantara orang yang telah menghabisi keluargaku saat ini… Dan bertemu dengan satu-satunya keluargaku yang masih hidup…

Kulihat kak Liza pergi meninggalkan meja pertemuan ini menuju ruangan yang ditunjuk oleh Agung…. Aku bergegas mengikutinya…. Sebelumnya aku meminta izin untuk tak mengikuti perkumpulan para pembunuh keluargaku…

Lariza​

Tiba disana kami saling berpelukan kembali… Aku merasakan pintu terkunci oleh sesosok bayangan di luar sana…. Ruangan ini memliki panjang 4 meter dan lebar 2 meter… Terdapat kursi panjang yang biasa terdapat di halte bis…

” kak Kandunganmu…??” tanyaku melihat perut Kak Liza sudah kosong

” perempuan bangsat itu telah menghancurkan semuanya….” jawab Lariza marah

” perempuan mana kak…. Salah satu wanita yang berada diluar….” lanjutku penasaran dengan kronologinya…

” ya dek… Aku benar-benar tak bisa berbuat apa-apa…. ” ucap Lariza meneteskan Air mata….

” siapa wanita itu kak…????” tanyaku makin penasaran….

Lama Lariza tak menjawab pertanyaan dari adik iparnya… Dia sedang berpikir lokasi tempat duduk wanita itu….

” empat kursi dari Alex…. ” jawab nya sambil menyeka tangisannya

” Neti ya kak….” ucap ku setelah mengingat posisi kami

” ya dek…. Dia menyerangku…” ucap Lariza mengingat nama itu….

” dimana kak Wili … ??? ” tanya ku lirih

Lariza tak kuat berbicara tentang suaminya… Karena yang dia tahu Alex waktu itu berniat menghabisinya… Dan pasti Wili tewas di gedung waktu itu karena dia tak melihat jasad dari suaminya waktu itu

” kenapa kau berada disini juga dek…” tanya Lariza kepada ku

“Keluarga kita di bantai oleh mereka, ayah, ibu, kak dan Om serta tante di habisi… Lalu rumah kita terbakar hebat…. Yang tersisa hanya aku… Aku di jadikan budak mereka….” jawabku dengan tenaga tersisa sebelum akupun tak kuat untuk menangis…

Kami saling berpelukan erat kembali… Hanya ini yang bisa kami lakukan satu sama lain… Untuk saling menguatkan hati kami yang hancur….

Lariza​

” kita harus pergi dari sini… ” lanjutku

” kita mau kemana….” balasnya

“Meminta bantuan Bos Harun kak…” ucapku

” tidak mungkin dek…kita tak mungkin melakukan itu…. Bos Harun bukan orang yang baik…. Aku saja hampir empat kali di paksa tidur dengan pria tua itu… Setiap kali kakmu gagal memenuhi target yang di berikan olehnya…” jabar Lariza menunjukkan kebusukan dari pria yang dianggap dewa oleh ku

” Apa …. Mana mungkin bos Harun melakukan itu….” ucap ku tak percaya dengan apa yang ku dengar…

” kau percaya padaku kan… Apa lagi ayah kita sudah tak ada…. Saat kita kembali kesana kita akan di jadikan budak mereka juga….” ucap Lariza menyakinkanku…

” tidak kak… Mana mungkin… Aku mengenal bos Harun sejak kecil mana mungkin… Jangan-jangan kak yang minta untuk tidur dengannya dan mengkhianati cinta kakku….” ucapku yang tak percaya penjelasan dari Lariza dan justru menuduhnya….

” Aku bukan wanita seburuk itu… Justru kak mu yang selalu mengkhianatiku dengan banyak tidur bersama pelacur… Bahkan dia menculik Fina dan Neti milik Alex karena Nafsu sehingga itu yang membuatnya Tewas…. Tapi Aku tetap Mencintai kakmu setulus hatiku… Aku tak pernah mengeluh meskipun aku telah mengetahui kebusukan suamiku …. ” ucap Lariza berusaha menyadarkanku tentang kebenaran yang belum aku ketahui…

Henny​

Aku teringat tentang penculikan Fina yang diucapkan kak Tia tadi malam… Hal yang sama yang diucapkan kan Lariza saat ini…. Aku semakin bimbang dengan apa yang terjadi… Siapa yang benar dan salah saat ini… Ayahku ataukan Alex….

Tapi Sebenarnya aku percaya dengan Kak Lariza , karena wanita ini sangat dekat denganku… Aku tahu sifatnya yang lembut dan penuh cinta terhadap kakku yang ku akui dia sedikit Arogan…

” Lalu apa yang kita bisa lakukan disini kak…” ucapku

” entahlah …yang jelas kita memang harus berusaha keluar dari sini… Dan pergi jauh dari kedua orang jahat yaitu Harun dan Alex….” lanjutku….

” aku ingin membunuh mereka semua….” lanjutku

” jangan lakukan itu Hen…. Alex di bukan orang yang mudah di habisi oleh kita…” ucapnya…

” lalu mengapa tidak kita habisi saja para wanita Alex… Untuk membuatnya Hancur… ” Lanjut Ku

” justru jika sampai wanitanya terluka… alex akan berubah sangat mengerikan…. Jadi untuk keselamatanmu sebaiknya jangan lakukan hal tersebut…. ” balas Lariza yang mengetahui Alex seperti apa…

Entah apa yang ada di pikiran Lariza saat ini… Tapi dia merasakan sesuatu hal yang berbeda dari sikap Alex dan Agung… Kedua laki-laki yang sebenarnya sangat menghargai Wanita…

” Saat Aku melalui masa kritis tadi di samar-samar melihat bagaimana usaha Alex membawa nya menuju ruang operasi…. Padahal dia hanya tawanan dari mereka yang seharus tak berharga… Tapi Mengapa mereka begitu keras mencoba menyelamatkan aku ” gumam liza yang mulai bimbang penilaian terhadap Alex dan Agung

” kak Liza…. Aku juga tahu maksudmu….” ujarku

” apa maksud dek….” ucap Lariza yang kaget dengan lamunan sesaatnya…

” tentang Alex… Aku merasakan apa yang kau rasakan…. Aku melihat Alex, bagaimana cara dia memperlakukan wanitanya…dia bukan pria yang kasar apalagi jahat pada wanitanya …. Aku juga masih ingin memastikan satu hal terlebih dahulu… Setelah itu aku akan memutuskan dimana posisiku berpihak…” Lanjutku

Aku benar-benar penasaran dengan Alex… Dan seberapa buruknya Bos Harun yang selama ini ku anggap dewa…aku harus mencari banyak informasi sebelum aku memutuskan langkah yang harus ku ambil kedepan…. Agar aku tak salah membalaskan dendamku….

****************************************************
Pov Agung​

Anna

Setelah acara rapat selesai … Aku bergegas meninggalkan ruangan …menuju ke kamar pribadiku… Ku buka kamar … Tapi aku tak menemukan siapapun di ruangan ini….

” Kemana Anna ” tanya ku

Aku melihat dompetku terbuka… Saat ku cek … Benar saja Anna seperti sudah jauh pergi dari sini… Aku pun terduduk…memikirkan apa yang terjadi…. Jelas Anna pasti sudah pergi pulang dengan uangku….

Bahkan Anna tak mau mengucapkan selamat tinggal yang terakhir kalinya pada ku… Tubuh ku lemah saat ini…. Moodku sangat buruk…

* tok…. Tokk….

” Siapa aku tak mau di ganggu dulu saat ini…” teriakku tetap duduk lemah….

” ini aku bodoh… Kau lupa membawa budakmu….” suara Adi dari luar kamar…

Aku benar-benar lupa Lariza ada di pengawasanku saat ini…. Aku lupa membawanya… untung Adi mau mengantarkan kekamarku … Aku bergegas membuka pintu sebelum dia mengamuk akan berbahaya buatku

” kenapa tak kau bawa saja ke kamarmu…” ucapku mengoda Adi

” aku harus mengumpulkan informasi … Mungkin aku akan jarang dirumah jadi aku tak membutuhkan budakmu …” ucap Adi sambil mendorong wanita cantik yang terborgol hingga maju ke depan….

” Aku sedikit kesal Adi… Wanita yang capek-capek ku culik melarikan diri….” ucapku jujur padanya

” apa kau gila…. Lalu mana wanita itu sekarang…. Bagaimana kalau dia melaporkan ke polisi… Kau benar-benar bodoh Gung…” lanjut Adi ikut marah dengan lepas Anna

” ya bagaimana lagi dan sekarang dia telah kabur…. Tapi tenang , aku percaya dengan Anna dia tak akan melakukan hal itu….” ucap ku menyakinkan Adi tak akan terjadi apa-apa….

” kalau begitu, saat terjadi apa-apa …. Kau yang harus bertanggungjawab ok…. Aku akan pergi dulu….” Lanjut Adi meninggalkan kamarku ….

Lariza​

Ku tatap Lariza dari ujung kaki hingga kepalanya… Wanita ini cukup cantik menurutku… Ku genggam tangannya, Lariza coba melepas genggamanku meskipun itu sulit karena dia dalam keadaan terborgol…sehingga mudah buatku mengontrolnya

Aku benar-benar sedang kacau…. Emosi benar-benar tak stabil setelah di tinggal cinta pertamaku….

” lepaskan aku…. Kumohon… ” ucap lirih Lariza melihat mataku yang seakan menatapnya bugil…

Nafsu birahi melonjak… Aku tak berpikir rasional lagi… Ku kunci pintu kamarku… Menarik Lariza yang tak berdaya ke kasurku…. Kuhempaskan dia… Matanya berbinar Indah , ketakutan telah mengalahkan keberaniannya ia menetes air matanya… Lariza tahu cepat atau lambat ini pasti terjadi hal buruk yang menghantui seorang sandera sepertinya….

Tangan Lariza coba menutupi tempat vitalnya kakinya pun di tekuk…. Tapi itu tak bertahan lama… Kutarik borgol ke atas kasurku, lalu aku tindih tubuh kecilnya… Kakinya berusaha menendangku tapi tak memilik efek apapun buatku… Posisiku saat ini membuat perlawanan wanita cantik ini sia-sia…

” jangan lakukan hal ini…. Kumohon…. Aku tak ingin mengkhianati suamiku…” ucap Lariza berusaha menyadarkanku….

” jangan terlalu banyak gerak… Kau akan kehabisan banyak tenaga…lagi pula suamimu sudah tewas….” ucapku sambil menarik tas kerja yang terdapat di meja tidurku….

Aku mengeluarkan formula yang ku buat … Formula yang akan membuat wanita baik Akan berubah menjadi sangat binal… Tingkat obat perangsang tertinggi yang pernah ku racik….

“Apa yang akan kau lakukan padaku…” ucap Lariza mencoba mengelak dengan apa yang akan ku perbuat padanya…..

” obat ini adalah obat perangsang tingkat tinggi… Yang ku buat sendiri… Dan belum pernah ku uji coba kepada siapapun… Kali ini aku akan mencoba kepada wanita yang katanya setia ini…” ucapku mempermainkan nya

” tidakkk…. Tidakkkkk…. Jangan lakukann ituu” ucapnya terus menyepak-sepakkan kakinya berusaha keluar dari tindihan tubuhku….

” setelah obat ini masuk … Tak akan ada penolakkan dari mu….” ucapku sambil mengocok botol obat yang kupilih…

” akhhhhh…tolongg…. Tolongg……” teriak Lariza berusaha terus menghentikan semua ini…

lalu ku nyalakan dan kuterbang drone miniku …. Ku setting posisinya dengan Handphone untuk menentukan Angle terbaik dalam merekam kita… Lalu ku kunci posisinya terbangnya….

Menyiapkan alat suntikku… Ku isi dengan cairan obat yang telah ku sediakan….ku mainkan jarum suntik hingga obat sedikit muncrat keluar….aku melakukan beberapa kali karena aku menikmati provoksi ku ini… Membuat wajah Lariza semakin cantik karena ketakutan…. Persetan dengan mantan istri siapa … Aku hanya ingin memilikinya sekarang….

” jangan terlalu banyak bergerak, kalau jarum ini sampai patah didalam kau akan merasakan kesakitan yang luarbiasa….” bisikku mendekati telinganya

Lariza​

Mata Lariza memejam dia benar-benar telah pasrah karena semua usahanya sia-sia…. Dia hanya berharap semua ini cepat berakhir…saat ku dekati jarum suntik yang dingin itu kekulit lengan…. Lariza mengigit bibir bagian bawahnya untuk bersiap menahan sakit….

” akhgg…khaaan…” jeritnya tertahan gigitan dibibirnya , saat seluruh jarum suntik menembus kulitnya… Dia dapat merasakan seluruh isi jarum suntikku bersatu dengan tubuhnya…

Ku lepaskan peganganku terhadap tangan yang terborgol… Aku mulai meraba… Payudara berukuran 34 b itu … Meskipun tak sebesar milik Anna… Tubuh Lariza mulai mengeliat mendapatkan percik-percikan rangsangan yang mulai ku perbuat…. Ku buka baju operasi yang ku berikan padanya saat melakukan operasi tadi malam ….

” Aku mohonnn… Jangaan… Aku benar-benar Malu…” ucap Lariza gusar… Karena aku mulai bermain dengan leher lembut terawat milik lariza beberapa kali aku mengecupnya…. Membentuk sisa merah di lehernya….

Lariza tetap berusaha memejamkan matanya.. Bibirnya yang bergerak … Membuatku makin bernafsu …. Aku melumat langsung bibir tipis Lariza… Lariza berusaha melawan lumatanku… Tapi aku terus memaksanya untuk mengikuti permainan ku…

” hmmmmmph… Hmmmmmp…” mengerakkan mulutnya tapi justru membuatku makin menikmati permainan ini

Setelah puas melumat bibir tipis Lariza kali ini aku melumat payudara kiri dan kanan secara bergantian…. Membuat tubuh Lariza tersontak…. Tubuhnya mulai tak kuat menahan semua rangsanganku…. Apa lagi aku terus mengosokkan kontolku yang mengeras ke lubang kemaluannya….

” ehm ekhhh…hentikan ini gung ….” ucap Lariza yang mulai merasakan rangsangan yang kubuat…tubuhnya mulai bergetar tak tahan lagi dengan semua yang terjadi saat ini…

” tak usah di tahan…. Kau tak akan bisa menahannya… Obat itu akan beraksi… Jadi nikmati saja kebinalmu ….” bisikku…

Kutarik Lariza untuk bangkit dari tidurnya, kutarik celana ku untuk memperlihatkan senjata andalanku yang sudah lama ingin beraksi mengobrak abrik lubang kemaluan wanita….

Ku tuntun tangan Lariza yang penuh keraguan untuk menyentuh senjataku… Membuat sensasi yang dapat ku nikmati… Beberapa lama Lariza terpaku …

” tunggu Apa lagi…. Kau rindu dengan ini kan…” goda ku pada Lariza

Setelah itu Lariza yang telah dikuasai Naluri Liarpun mulai mengocok kontolku dengan kedua tangan….lalu mendekatkan mulutnya …. Segera mengulum kontolku seperti Permen Lolipop… Tak ada rasa malu ataupun penolakan dari kuluman Lariza saat ini sepenuhnya telah dikuasai nafsu dan Naluri liarnya….

” akh…ahkgg… Terus lariza sayang ….” ucapku membelai rambutnya…

Lariza mempercepat kulumannya dan kocokan didalam mulutnya…..

” sekarang giliran ku sayang….” ucapku mendorong kembali berbaring di kasur dan mulai memasukkan kontolku lubang vagina… Tapi sebelum masuk aku mengusap-usap batang kontol pada lubang yang mulai basah dengan cairan bening ….

” istri yang setia ternyata terangsang juga ya…. Mau di lanjut ” ucapku mengodanya

” jangan siksa aku lebih lama lagi…. Puaskan Aku sekarang….” ucapnya lirih tak sabar merasakan kontol agung yang besar….

” Tadi kau menolak mentah-mentah sekarang kau memintaku memuaskanmu…” balasku mengejeknya

Ku sodok berlahan untuk memasukki lubang Vagina dari Lariza… Membuat tubuh Lariza meliuk-liuk merasakan kenikamatan kontol terus memenuhi jalur rahimnya….

” akhhh… Pelannn…. Sakiit…..” teriak kecilnya….
Sambil merangkul leherku

Aku memulai menghentak-hentakan kontolku sesuai dengan ritme yang kubuat membuat rintihan dan erangan semakin jelas terdengar dari mulut wanita yang menolak hubungan ini… Nafasnya pun hampir mencapai puncak nya

” Agung aku sampai ….. ” teriaknya kembali mencapai klimaks keduanya ….

” sabar sayang … Tahan sedikit lagi…” ucapku sambil mengangkat kedua kakinya… Membuatku makin dalam mengoyak lubang rahimnya….

Tubuh Lariza terus bergetar mencoba menahan tubuhnya untuk tidak mencapai Klimaksnya lagi….. Ini kali pertama aku melakukan penetrasi langsung pada wanita …. Dan aku juga merasakan sesuatu mulai berkumpul diujung kepala kontolku….

” Aku tak kuaaat lagi….akhhhh…. ” teriak Lariza

” dimana harus ku taburkan cintaku ini….” ucapku

” didalamm saja aaa…. Akhhhh….” teriak lariza cairan yang cukup banyak bisa kurasakan didalam rahim Lariza….

” ploook….ploookk plooookk….” ku percepat penetrasi ku didalam lubang becek itu …. Dan ku hujam ke titik terdalam dari kontolku dan…

” crooooot… Crooot…. Crooooot” kontolku segera mengeliat dan meledakan cairan putih memenuhi seluruh ruangan rahim milik Lariza

” host… Hoasst….akhhh…” desahan pasrah Lariza….

” terima kasih….” ke kecup keningnya … Mata penuh kepuasan terpancar darinya…. Ku balas dengan senyuman manisku….

Ku matikan droneku dan kuambil pembuka borgol di tangan Lariza… Tubuhnya bugilnya segera ku selimuti dengan selimut tebalku… Ku dekati lagi telinganya untuk memberitahu sesuatu….

Lariza​

” Lariza kau cukup binal ternyata… Padahal aku tak menyuntikkan obat perangsang padamu saja kau sudah sebinal itu…. Bagaimana jika benar aku melakukannya … Yang kusuntikan tadi obat penghilang nyeri untuk perut yang baru ku operasi…” bisikku sambil tertawa terbahak-bahak dan meninggalkanya untuk beristirahat….

Lariza kaget dengan apa yang baru ku ucapkan… Di bingung apa yang harus dia lakukan…. Dia benar-benar ditipu mentah-mentah dengan akting dari Agung yang seakan telah memberikan obat perangsang…. bodohnya Aku sampai Klimaks dua kali dari kebohongan ini dan jujur dia benar-benar menikmati permainan agung…

****************************************************

Pov Alex​

Aku masih berbincang-bincang dengan Hadi dan Edi ….diruangan rapat utama tentang seberapa berat misi selanjutnya….dan sekalian edi pamit meminta rico untuk mengikuti nya terlebih dahulu…. Dia ingin melatih Rico…

Akhirnya edi, rico dan Slyvia pergi meninggalkan kami…. Hanya ada aku dan Hadi yang tersisa diruangan ini…. Tiba-tiba handphone Yulina berdering….

Yulina​

” halo ada apa Fa….” ucap Yulina

” Kak… Rafina … Rafina rumahnya terbakar tadi malam….” lanjut Muzlifa salah satu kepala subbagku

” lalu bagaimana kabar Rafina…. ” tanya Yulina terlihat panik…

” semua orang didalamnya meninggal dunia… Termasuk Rafina kak….” ucap lirih Muzlifa

“Innalillahiwainnailaihirojiun…tidak mungkin adekku…” jerit Yulina mulai menetes Air mata…. Hanphone terlepas dari genggam nya…

” ada apa sayang …” tanya Hadi mendekat…

” Rafina meninggal dunia …. Dia terbakar bersama keluarga didalam rumahnya…” ucap Yulina terengah-engah…

” ayo kita kesana…. Bos … Rafina terkena musibah rumah terbakar…” lanjut Hadi memberitahu berita buruk itu padaku

” kita kesana sekarang ” ucapku langsung berdiri dari tempat duduk ku….

” tidakkk…. Rafinaa…. ” teriak Nura juga kaget mendengar berita ini…. Sontak langsung di peluk oleh Tia …seluruh wanitaku pun bangun dari duduk

” kita bawa mobil masing-masing saja…. Karena mobil kami masih penuh barang …” ucap Hadi

Nura​
” baiklah … Nura ikut aku….” perintahku

” tuan… Fina juga ingin ikut….” ucap Neti

” Fina.. Ya sudah… Kita berangkat sekarang….” ucapku

” ya yaa.. Tuan…” ucap Fina yang terkejut dengan ucapan Neti

” berjuanglah…” bisik Neti sambil tersenyum…

Dibalas senyuman yang tak kalah cantik dari Fina ku ini…

Fina​

Aku bersama dua wanitaku… Langsung bergegas menuju rumah Rafina…. Sebenarnya aku tahu kejadian ini..karena akulah yang menghabisi keluarga kecil ini…. Tapi sang istri belum tewas dia berada diistana rahasiaku… Menunggu kenikmatan yang akan ku berikan padanya….

Cukup lama untuk tiba dilokasi kebakaran… Disana masih terdapat 5 mobil pemadam kebakaran dan banyak polisi yabg hilir mudik di sana….. Aku dapat melihat rumah yang cukup Elit itu hancur lebur dimakan si jago merah…

Rafina​

Nura tak henti-hentinya menangis melihat puing-puing rumah salah satu bosnya….Fina merangkul erat Nura…. Aku melihat sekumpulan wanita berada di dekat gerbang…. Ternyata itu Muzlifa dan beberapa stafku dikantor….mereka juga menangis sejadi-jadinya… Kulihat juga wanita tua dan seorang gadis cantik yang tubuhnya sangat molek….dengan mengendong bayi terus menangis sambil berusaha untuk masuk kerumah yang telah dipasang pembatas polisi….

Tiba-tiba aku dikejutkan dengan Hadi

” apa kau yang melakukan ini…” bisik nya

Ku balas hanya senyuman…. Yang mengartikan aku telah melakukannya…

” kau benar-benar gila… Apa kau minta bantuan dari yang lain….” bisik Hadi berkeringat….

” aku melakukannya sendiri…” ucapku santai

” lalu bagaimana kalau polisi mengetahui masalah ini…. Dan mengapa kau melakukan hal se ektrim itu….” lanjut Hadi

” aku tak punya pilihan… Suaminya terus menekanku… Karena prilakumu…” balasku

” maafkan aku… Tapi sebaiknya kau tak usah melakukan hal sejauh ini….” ucap hadi merasa bersalah…

‌” tenang saja … Aku akan melakukan hal apapunut yang penting keluargaku Aman…” Lanjutku

” aku benar-benar berhutang dengan mu bos…” ucap Hadi

” lain kali kau harus lebih rapih lagi… Dan gunakan otakmu terlebih dahulu dari pada nafsumu….” ucapku memukul pundaknya….

Obrolan kami berhenti setelah teriak histeris terdengar…. Saat tim forensik membawa tiga kantung mayat dan sesuai predikasiku …tim forensik melakukan otopsi hanya kepada sang suami…. Dengan mengambil data dari keluarga sang suami dan yang mayat itu bisa di pastikan suami Rafina, Rafina dan pembantunya….

Ketiga kantung mayat itu langsung dibawa kerumah duka…. Untuk langsung di semayamkan… Aku mengikuti iring-iringan jenazah bersama kedua wanita ku yang tampak larut dalam kesedihan….

Tiba di kediaman keluarga Rafina …. Proses demi proses kami lalu, mulai melakukan pembersihan , pengkafanan dan terakhir pemakaman … Aku mengikuti semuanya runtutan acara ini….

Kulihat hadi sibuk mempersiapkan kursi tamu yang akan melakukan doa nanti malam…. Aku tak melihat Nura dan Yulina… Yang kulihat hanya Fina yang sibuk membersihkan ambal yang kotor….

Tapi mata ku terus tertuju kepada wanita berwajah cantik yang kali ini tak membawa bayinya…. Aku melihat nya dari ujung kaki sampai ujung kepalanya wanita itu sungguh mengiurkan …. Kecantikannya seperti hera dan tubuh sehebat Tia….

Emira​

Lamunanku dibuyarkan saat salah satu stafku mengagetkanku… Dia adalah Emira… Wanita yang masih muda Dan janda tanpa anak ini…. Setiap melihat nya nervesku selalu saja muncul… Aku takut tak bisa mengendalikan diriku dan menerkamnya….

” pak … Bapak di panggil Ayahnya Rafina didalam…” ucap Emira…

” oh ya … ” ucapku

Aku mengikuti Emira kedalam… Kenapa otakku makin tercemar… Aku fokus melihat gerak lengaklengok pantat janda ini….mungkin karena minggu-minggu ini aku banyak bersetubuh dengan banyak wanita….

Akhirnya sampai diruangan yang cukup besar … Semua mata tertuju padaku….

” maaf bapak bos dari Rafina….” ucap wanita yang cukup matang dengan suara lemahnya

” ya ibu… Saya kepala ruangan dari anak ibu…” ucapku menyambut tangannya…

” masih sangat muda anda ya….” ucap ayah Rafina

” bapak bisa saja… ” balasku tersenyum….

Lalu wanita yang sejak tadi mencuri perhatianku juga menjulurkan tangan nya….

” Alex …” ucapku mencoba mengenalkan namaku…

Mita​

” Mia….” balasnya singkat …

” anda kaknya Rafina ….” lanjutku untuk mengetahui siapa wanita ini…

” ya aku kak Kandungan Rafina….” lanjutnya tersenyum padaku… Membuat ku semakin gemas padanya….

Tapi aku harus menjaga wibawaku …. Terdapat semua stafku berada disini…. Kulihat Nura juga mengajak Fina untuk memasukki ruangan ini… Dan Fina pun melihatku … Dia bersalaman dengan stafku dan keluarga Rafina kemudian duduk di samping ku

” Wah sebentar lagi kita akan Hajatan bos kita …” ucap Marini mengoda kami berdua…

” Jadi ini calon mu bos…” tanya Muzlifa suprize dengan hal ini….

” tapi kalian cocok kuk….” lanjut jessica…

Nura dan Yulina hanya tersenyum melihat wajah Fina yang memerah dan aku yang sedikit salah tingkah…. Dan pertanyaan dari ibu Rafina membuatku benar-benar tak berkutik lagi….

” kapan kalian akan melangsungkan pernikahannya….” ucap Ibu Rafina….

” maaf akuuuu…..” ucap Fina

” doakan yan terbaik ya bu….” ucapku memotong ucapan Fina…

Membuat ruangan sontak riuh dengan ucapanku… Yang secara tidak langsung aku telah mengenalkan calon pendampingku yang selama ini misteri buat para stafku…cukup lama kami mengobrol hal ini itu …. Sampai akhirnya aku akan pamit untuk pulang…

Nura​

” tuan …. Nura tinggal disini dulu ya…” ucap Nura

” lalu kau pulang dengan siapa….” ucapku

” kak Yulina dan Hadi ada kuk tuan kau pulang lah duluan….” ucap Nura kembali….

” baiklah hati-hati ya ….” ucapku mengelus kepala Nura

” Aku akan baik-baik saja…. Aku kan pendampingmu tuan….” ucap Nura

Kudekati lagi Hadi…

” antar istriku pulang… Kalau kau macam-macam… Nasibmu akan seperti Rafina…. ” Bisikku

” siap bos… Tenang aja….” ucapnya

” Fina ini kesempatanmu… Setelah ini aku tak akan memberimu kesempatan lagi….” ucap Nura pelan pada Fina

” Fina ayo …. Semua aku duluan ya….” ucapku sambil menaiki mobil ku

Setelah Fina masuk ku pacu mobil menjauh… Di perjalanan ….Fina jadi sangat pendiam…sehingga aku pun kesulitan untuk memulai pembicaraan dengannya….

” Fina kenapa kau jadi sangat pediam… Kau masih marah denganku karena ucapan ku tadi….” tanyaku

” tidak tuan…. Aku tidak marah….” balasnya

” lalu kenapa kau diam saja….” ucapku

” Aku … akuuu…..” jawabnya penuh keraguan….

” Kau pasti kelelahan… Kita harus cepat pulang….” lanjutku

Fina​

Namun kemudian dia memegan tanganku yang berada di posisi memegang gangang Handle Gigi Mobil…

” Tuan … aku… aku…” ucap nya sangat gugup… Ada kata yang sulit terucap dalam bibirnya

Aku pun langsung menghentikan Laju mobilku…. Langsung kulumat bibirnya yang gugup itu….awalnya Fina diamnya saja saat aku melumat bibirnya pasrah…. Kemudian dia mencoba membalasku dengan lumatan bibirnya cukup lama kami melakukan hal itu di pinggir jalan….

” Fina apa kau yakin akan melakukan ini….” tanyaku

” Aku Mencintaimu tuan… Sejak lama aku memendamnya…. Hari ini aku benar-benar memiliki kesempatan itu….untuk mengungkapnya , aku siap jadi istrimu ….” lanjut Fina yang mulai menemukan keberanian dalam dirinya….

” tapi apa kau tahu seberapa buruk laki-laki yang kau cintai ini…” ucapku

” kau tahu cinta itu buta kan tuan…. Kali ini bukan hanya buta tapi dia tuli dan mati rasa… Satu-satunya penglihatanku, pendengar ku ,juga sesuatu yang kurasa adalah anda…” ucapnya

” terima kasih Fina…. Terima kasih telah hadir di hidup ku yang suram ini…. ” ucapku memeluk eratnya diikuti dengan pelukan dari kedua tangan

Saat kami menikmati pelukan hangat… Kaca mobilku di gedor sangat keras… Membuat kami melepaskan pelukan kami ….aku melihat Empat orang laki-laki mengelilingi mobil kami… Dan menyuruh kami keluar dari mobil… Mata garang terlihat dari orang-orang ini… Aku juga melihat mobil putih di belakang kami… Ternyata bukan orang sini… Karena daerah sini jauh dari perkampungan Warga….

Fina​

” Fin… Aku selesaikan masalah ini dulu ya…” ucapku santai

” tuan sebaiknya kita pergi…” ucap Fina khawatir….

” aku tak akan apa-apa…. Sekarang kau harus tenang… Setelah itu aku akan menjadi kan kau milikku…” ucapku lagi….

* duurrr…duurrr…

Gedoran kaca semakin keras

Ku berikan dia penutup mata untuk istirahat dan sebuah Handset mobilku… Kusetel musik klasik yang menenangkan….

” gunakan ini… Aku tak mau kau melihatku dengan sisi lainku….” ucapku

Dibalas anggukan wanita anggun ini… Dan langsung mengunakannya… Ku tarik tuas kursi untuk menurun sedikit dudukan mobil agar Fina benar-benar merasa rileks….

” jangan Membuka sampai aku yang membukanya…” bisikku lalu memasang handsetnya…

Ku buka panel pintu langsung keluar … Dan menguncinya kembali…. Kulihat mata mereka coba mengintimidasiku… Agar aku takut apa yang telah ku perbuat…. Mereka bukan lawanku… Mereka hanya sekumpulan mahasiswa manja yang sedang bersenang-senang menghabiskan uang orangtuanya…. Salah satu dari mereka mendekatiku

” waduh bang lagi tanggung ya….” ucap laki pertama dengan nada sedikit mengejekku

Diikuti ketawa yang lain…

” bang kita join aja deh cewek loh rame-rame… Kayak dia cantik banget….” ucap pria kedua

” bener tuh bang…. Kita minta bagian juga dong…” ucap pria ketiga berkacamata

” kalau gak mau kasih secara baik terpaksa deh kami sedikit kasar….” ucap pria keempat memegang Handycam

Kubalas hanya tertawa….

” bisa kita damai saja … Aku akan memberikan uang kepada kalian…. ” ucapku menyerahkan uang 50000 pada pria pertama yabeg terdekat…

” kau menghina kami ….” teriak pria kedua menarik bajuku….

” jangan kasar…. ” ucapku mengenggam tangan yang menarikku…

” akhhh… ” ucap pria kedua

Aku langsung mendorongnya hingga membentur temannya…

” berani juga kau…. ” teriak pria pertama yang bertubuh cukup kekar….

Dia langsung menyerangku dengan memukul keras perutku… Saat aku tertunduk…dia memukul tengkukku membuat ku terjatuh hingga tengkurap…

” cuma segini sok banget….” pria pertama menyombongkan diri karena berhasil menjatuhkannya

” sekarang kita nikmati wanitanya…” ucap pria keempat sambil mencoba mengambil kunci mobilku…

* bruuuaakkkk….braaakk….

Tinjuku tepat di wajahnya membuat beberapa giginya rontoknya membuatnya menjengkang …. Membuat ketiga temannya kaget…. Melihat kondisi temannya yang terlihat sekarat dengan gigi banyak rontok dan pingsan…

” hahaha… Kalian membuatku kesal….” teriakku

Pria bertubuh kekar itu kembali menyerangku…melancarkan tinjunya kembali tapi kali ini… Dengan mudah aku membaca gerakannya… Menangkis tinjunya langsung ke balas tinju langsung ke pipinya…membuat tulang leher berbunyi … Lalu ku tendang keras dengan kaki terkerasku membuatnya langsung terpental dan kepalanya menghujam keras ke aspal membuat tak sadarkan diri….

Dua pria terakhir lebih terlihat ketakutan , pria ketiga yang berkacamata…. Mendekati pria pertama yang tergeletak tak berdaya dan darah terus mengalir dari mulutnya…. Aku berlari mendekatinya yang menjongkok didepan tubuh pria pertama….

Tanpa permisi aku langsung menendang wajah hingga dia tidak terpental melintir terbang diudara… Membuat pria kedua yang melihat ketiga saudaranya tergeletak segera berlari menuju mobilnya… Tapi kecepatan geraknya kalah cepat … Aku langsung menekan pintu yang akan dia masuki…

” maafkan kami bang…. ” ucap pria ketakutan

Ku tak perduli dengan permohonannya… Kutarik rambutnya beberapa kali aku tinju wajahnya karena mencoba melawan tarikkan rambutnya… Wajahnya pun mulai tak berbentuk dengan bengkak yang mulai muncul lalu ku angkat tubuh tak berdaya itu aku melemparkan ke kap mobil hingga dia pingsan….

Terguling dari atas kap hingga membentur tanah…. Aku di kagetkan dengan jeritan Wanita dari dalam mobil…ku dekati kaca mobil yang gelap itu …. Untuk mencari asal suara wanita itu… Ternyata wanita itu ada di baris kedua mobil Kijang besar…

Ku gedor pintu nya… Sambil menarik panel pintu…hingga dia yang ketakutan membuka pintu… Kulihat wajahnya yang sudah banjir dengsn air mata….

Kulihat wanita ini cantik dengan balutan baju yang tertutup dan jilbab yang membuatnya makin menarik….

” buka pakaianmu seluruhnya kecuali jilbabmu…” Ancamku

” jangan bang…. Ampuni saya….” balasnya….

* bruaaak…. Kupukul jok mobil untuk membuatnya menuruti perintahnya….

” baik-baik bang…. Jangan sakiti saya….” ucapnya melepaskan satu-persatu kancing baju batiknya….. Kemudian dia menarik celana jeansnya … Menyisakan BH berwarna cerah dan celana dalam yang senada…. Ukuran payudara cukup besar dan benar kencang….

” buka Bh dan celanamu juga…” teriakku….

Dengan berat hati dia membuka kedua memperlihat sisi paling rahasia ke laki yang tidak dia kenal…. Aku mengambil beberapa Foto tubuh yang bugil…

” wajahmu perlihatkan Cantik ” ucapku
Jika saja tidak ada Fina dimobil mungkin aku akan menjamahnya dulu… Setelah puas mengambil beberapa Foto hot wanita ini … Bahkan aku merekam setiap sisi tubuhnya yang tak tertutup sehelai benang pun… Kecuali jilbabnya yang tetap terpasang rapih…

” Siapa namamu…” tanyaku

” Mirna bang… Jangan sakiti saya….”ucap lirih dan malu karena tubuh bugilnya….

Mirna​

” gw minta nomor telpon dan identitas mu… Sekarang ….” perintahku

Mita mulai membuka tasnya…. Lalu mengambil dompet…Menyerahkan KTPnya dan selembar Nomor Handphone nya…

” ini bang… Nomor saya….” ucapnya dengan tubuh bergetar

” jangan pernah ganti nomor , jika tidak ingin fotomu hotmu ini tersebar oleh ku….” ancamku sambil menaruh Nomor dan identitas nya disakuku.. Lalu aku mengeluarkan uangku memberikan ke dia dan menelpon rumah sakit terdekat….

” kau boleh memakai pakaianmu kembali … Sebentar lagi ambulan akan datang dan ini untuk biaya temanmu… Dan ingat kau milikku mulai sekarang …” ucapku menutup pintu mobil dan berjalan ke mobilku melewati tubuh keempat orang yang menyerangku…. Sebelumnya aku juga mengambil Handycam mereka dan handphone mereka masing-masing….

Masuk kedalam mobil kulihat wanitaku benar-benar patuh dengan perintah ku membuatku kembali tersenyum lucu…. Ku pacu mobil meninggalkan mereka sambil terus menatap kaca spionku…

Fina pun membuka penutup matanya dan melepas Handycam …. Menatapku yang tersenyum-senyum sendiri….

” kau tak membunuh mereka kan….” tanya Fina

” tidak Fina …. Aku hanya mengajari mereka untuk sedikit sopan dengan privasi orang…” balasku

” kau baik-baik saja kan … Apa ada luka …” ucap Fina sambil menatap setiap inchi wajahku….

” aku tak akan terluka dengan anak seperti mereka….” bisikku….

” sekarang kita mau kemana …. Apa langsung pulang…” ucapnya

” jelas saja kita akan langsung pulang, ” ucapku mengoda Fina….

Sontak membuat raut kesal Fina terlihat…. Tanganya terus meremas tangannya yang lain… Menandakan dia sedikit ngambek padaku… Karena Fina tahu jika dirumah maka akan makin sulit buatnya untuk bersamaku.. Karena ada Hera dan kawan-kawannya yang akan menggangu Fina disana….

” tuan mengapa kita tidak ke Hotel saja…. Aku ingin bersamamu malam ini…” ucap Fina

” haha… Kau benar serius menanggapi kita akan langsung pulang kerumah… Fina aku memiliki banyak rumah kau tenang saja…. Malam ini kau milikku seutuhnya tak akan ada yang mengganggu kita….” jelasku dan Fina langsung memelukku dan beberapa kali menciumku…

Tibalah kami di villa kecil yang langsung menghadap birunya laut siang ini…. Langsung ku parkirkan mobil ku

” Pak Usman … Apa kabar ?” tanyaku kepada laki yang menyambut kami

” baik pak bos…. Mau langsung istrahat juga bisa … ” lanjut Pak Usman

” pak Usman kenalkan …. Dia Fina cantikkan… Dan Fina ini pak Usman penjaga villaku yang terbaik…” ku perkenalkan mereka berdua..

” Senang berkenal dengan anda pak…” ucap Fina ramah….

” ya sama-sama toh mba… Mba ini cantik sekali … Cocok sekali untuk pak bos…” puji pria tua itu…

Fina​

Aku memberikan tanda pada pak Usman untuk meninggalkan Kami berdua… Aku sudah tak sabar ingin merasakan tubuh wanita andalan ku ini….. Pak Usman yang paham dengan kode yang ku berikan langsung pamit pada kami

” mba … Pak bos selamat menikmati liburannya… Saya mau pulang dulu…. Dan ini kunci rumahnya…” ucap pak usman melangkah kaki untuk meninggalkan kami

” terima kasih pak …” ucapku sambil melambaikan tangan kepergian pak Usman

” bapak itu kemana tuan…. ” tanya Fina

” rumahnya di kampung sebelum villa ini…” ucapku sambil menarik tangan Fina untuk masuk…. Kubuka pintu sesuai kunci yang diberikan padaku

Saat di dalam aku segera mencari saklar lampu… Karena keadaan cukup gelap…. Matahari yang bersinar gagah tadi seakan menghilang di telan ganas nya awam Hitam yang segera memenuhi langit…. Cuaca yang mendukung untuk berhubungan… Deru angin Khas pantai terdengar keras menghantam jendela dan atap Villa ini….

” Fina sayang… Sebaiknya kita Mandi terlebih dahulu…tubuhmu pasti lengket kan dengan keringat …. ” ucapku membelai pipi yang lembut

” tapi aku tak bawa baju ganti kan tuan” jawabnya

” Sudah Mandi saja … Apa ukuran pakaian tidurmu….” ucapku

” Biasa aku pake M ukurannya….” ucapnya

” baiklah aku akan menyuruh Bu usman membelikannya….” lanjutku sambil menunjukkan kamar utama pada Fina dan menunjukkan tempat mandinya…. Lalu ku tinggalkan Fina untuk mandi di kamar mandi Bawah..
Sebenarnya aku ingin mandi bareng Fina… Tapi ku pikir nanti saja masih banyak waktu buat aku dan Fina….

Cukup lama Aku menanti Fina untuk mandi..
Sedikit kesal karena dia yak kunjung keluar… Ingin rasanya aku gedor pintu kamar mandi itu..
Bahkan baju yang ku titip pada bu Usman pun sudah tiba dari tadi… Jadi ku putuskan untuk berjalan terlebih dahulu…..

***************************************************
Pov Fina​

Fina​

Saat tiba dirumah ini jantung terus terpompa sangat keras…. Bingung apa yang harus ku lakukan setelah ini…. Untung tuan memberikan waktu untuk mandi terlebih dahulu….Jadi kesempatan ini kuputuskan untuk Menelpon Neti…. Cukup lama aku menelpon tapi tak kunjung di angkat…. Aku makin gugup …. Ini pengalaman pertamaku…. Mondar-Mandir di kamar mandi kecil ini …..

Ku pandangi tubuh bugilku di kaca wastapel kamar mandi…. Menyakin kan diriku kalau aku cantik dan tubuh yang cukup sempurna… Lalu ku putus untuk Menelpon Kak Tia…. Tidak butuh waktu lama diapun mengangkatnya….

‘ assalamualaikum… Maaf ini siapa ya….” ucap Tia yang tidak mengetahui Nomor teleponku

” WAssalamualaikum… Kak Tia…ini Fina kak….” ucapku

” ohh…. Fina ada apa …. Kau bersama Tuan dan Nura kan…. ” tanya Tia

” ya kak… Tapi Nura tinggal di Rumah Rafina untuk membantu menyiapkan Doa nanti malam…. Sedangkan aku dan Tuan sekarang berada di Villa tuan….” ucapku

” wah…. Jadi kau sudah melakukannya …. Selamat ya Fin….” ucap Tia girang ….

Kujelaskan panjang Lebar runtutan kejadian hingga saat ini pada kak Tia….

” hahaha…. Jadi kau saat ini masih dikamar mandi….” ucap kak Tia tertawa terbahak-bahak

” kak…. Malah mengejek saya…. Kasih tips dong aku bingung apa yang harus ku perbuat….” ucap ku

” sekarang kau keluar kamar mandi dan temui tuan kita … Pasti dia sudah menunggu …. Jangan buat tuan menunggu… Dan lakukan sesuai instingmu…. Selamat berjuang…” ucap kak Tia mengakhiri hubungan telponku

” kak tia… Kak… Dia menutup telponnya…” ucapku mengeluh….

Setelah lama menyiapkan diri aku memakai handung berwarna Hijau terang… Untuk menutupi tubuh bugilku… Meskipun handuk ini hanya menutup setengah tubuhku… Membuat lekuk tubuhku terlihat dan payudara sedikit mengintip keluar…. Kubuka pintu kamar mandi aku terkejut … Hujan cukup deras sudah turun… Suasana kamar jadi sangat gelap membuat takut … Aku mencari pakaianku diatas kasur… Tapi aku tak menemukannya…

” apa tuan yang mengambilnya….” bisikku…
Jadi kuputuskan mencari pakaian yang di belikan tuanku…. Tapi aku tak menemukannya… Aku makin panik…

” Tuan…. Tuannn Alex…. ” panggilku tapi tak ada jawaban darinya…. Aku makin takut… Apa tuan meninggalkan ku karena terlalu lama di dalam kamar mandi…. Ku cari saklar lampu kamar ini mengunakan cahaya handphone ku… Akhirnya aku menemukan apa yang kucari … Saat mendekatinya tubuhku di peluk seseorang dari belakang…

” perempuan nakalku ini … Lama sekali mandinya …. Aku sudah tak tahan…” bisiknya di telingaku sambil menghirup tubuhku yang wangi setelah mandi yang makin membuatnya bergairah

” tuan menakutkan ku saja…. Ku kira kau meninggalkan ku disini….” ucapku

” aku tak akan mungkin meninggalkan Wanita cantikku ini…” ucapnya sambil mulai meraba-raba perutku memunculkan sensasi yang tak petnah kurasakan sebelumnya….

” tuan di mana pakaianku…” tanyaku sambil menikmati setiap usap tangannya di bagian perut ku….

” untuk apa pakaian … Kau kan milikku malam ini…” ucapnya membuat jantung berdetak kuat…

Tiba-tiba hisapan bibirnya dileherku membuat ku menjerit kecil tanpa kontrolku… Tuan mulai bergerak menjamah setiap jenjang leherku… Membuatku mengelengkan kepala … Sensasi yang baru pertama aku rasakan…. Aku merasakan puting payudara makin mengeras dan mulai memberontak dari handuk yang ku gunakan

Sesaat kemudian ku mulai mengeluarkan desahan-desahan kecil yang muncul dari mulut tanpa adanya perintah dariku… Cuaca dingin dengan hujan deras diluar tak terasa justru tubuh menjadi hangat dan peluh keringatku mulai keluar dari tubuhku … Aku merasakan sesuatu yang keras menabrak pantatku yang hanya tertutup oleh handuk seadanya…. Apa benda keras ini… Tanganku bergerak mencari tahu benda itu …ku gengam benda keras yang hangat itu… Tuan menghentikan lumatannya dileher ku dan membalik tubuhku menghadapnya….

Aku masih mengengam erat benda hangat itu yang terus membesar….samar-samar dalam gelap aku melihatnya….

” apa ini kali pertama kau melihat Kontolku ” bisik tuanku yang ku balas dengan Anggukan aku benar-benar tak menyangka hal ini…

Tuan mengendong tubuhku … Dan membaringkan ku di kasur yang empuk…

” kau siap jadi istriku saat ini….” ucap Tuanku

” ya tuan … Aku siap….” jawabku

Hanya dengan satu tarikan handuk terlepas … Hingga tubuh bugil ku terekspos untuk pertama kalinya didepan pria yang benar-benar kucintai… Pria yang selalu muncul di mimpi indahku… Tuanku tampak kagum dengan bentuk tubuhku kulihat dia memperhatikan payudara ku yang kencang dan bulat sempurna … Belum lagi memekku yang kurawat dengan baik hanya rambut tipis mengitarinya….

Tuan mulai dengan memainkan lidahnya dengan menjilat perutku hingga ke celah tengah antara kedua payudaraku…. Membuatku tubuhku bergetar karena tuan benar-benar bermain di tempat sensitifku… Aku mendesah cukup keras nafasku seperti tertahan tubuhku berkhianat denganku … Aku tak bisa mengontrol yang terus meliuk setiap tuan menyisir bagian perut dengan Lidahnya…. Belum lagi gesekan lubang kemaluanku dengan kontol tuan yang keras menambah rangsang terhadapku yang baru pertama kali merasakannya…. Aku memegang erat kasur… Kakiku mengesekan kaki di kasur dan terus bergerak karena rangsang yang di buat oleh tuanku…

Fina​

Lalu tangannya mulai meraba payudaraku di kedua sisinya …. Mulai memijat, meremas dan memilin pentilku….membuat nafasku makin tak beraturan…. Nafasku juga ngos-ngosan seperti saat aku meraton… Mataku di buat merem-melek oleh tuanku… Beberapakali aku mengigit bibirku saat desahanku makin keras….

Remasan tuan pada payudaraku makin intens membuat getaran seperti arus listrik menjalar di tubuhku … Keringat makin banyak yang mengalir… Lalu tuan mulai menghentikan jamah tangannya tapi kali ini dia mengunakan bibirnya menjilat dan membasahi seluruh bagian payudaraku dengan air liurnya…. Tubuh bergetar hebat aku merasakan ada sesuatu yang ingin keluar dari lubang memekku….

Kemudian usapan lidah itu berhenti sesaat …. Nafasku makin sulit terengah-engah… Tiba-tiba aku menjerit kecil saat tuanku mengecup putingku…. Berlahan melumat payudara ku…..

” akhhhh… Akhhhhh tuaann….” erangku kaki mengeras kaku…. Dan aku merasakan sesuatu keluar dari memek… Membuatku merasakan sedikit lega… Namun disisi lain energi seperti terkuras … Tuan terus menyusui di kedua payudara … Membuat tubuhku terhentak-hentak seakan tak siap dengan sensasi luar biasa ini…. Kuraih leher tuanku dengan kedua tanganku mengelus rambut nya….

Memekku terus berkedut dengan sensasi yang di berikan tuan padaku… Mungkin ini yang dinamakan kenikmatan bercinta….lalu tuan yang sudah asik melumat payudaraku kali ini menjilat putingku dan mempercepat jilatannya membuat sengat-sengatan kenikmatan membuat tubuhku kembali bergetar.. Nafasku makin berat kurasakan….

” tuan akhirin ini… Tubuhku tak kuat menerima kenikmatan yang tuan berikan…” racauku yang sudah di kendalikan oleh hawa nafsu liarku …

” ini baru awal sayang…. ” ucap tuanku meremas payudara kembali….

Sekarang aku mulai merasakan benda keras tadi mulai menyentuh bibir Vagina ku …. Aku tahu ukurannya memang luar biasa pasti rasa akan sakit….. Tuan seperti mulai menyodok masuk kontolnya…rasa takk bisa kuucapkan dengan kata-kata… Berlahan kontol tuanku terus mendobrak masuk dan merobek selaput daraku…

” luarbiasa Fina … Memek sempit sekali…” ucap Alex yang baru pertama kalinya memecahkan keperawanan seorang gadis… Sensasi yang berbeda…. Mendorong dengan keras kontolnya sampai ketitik terdalam memek ku

Tubuhku bergetar merasakan sensasinya… Eranganku makin tak beraturan keluar dengan sendirinya… Pujian dari tuanku membuat kembali menyemburkan cairan cinta ku untuk kedua kalinya….

Tuan mulai melakukan penetrasi dengan menarik mundur kontolnya lalu menusuk kembali ke memekku…

” tuannnku…. Terusss…. Terusss lebih cepatt…. Akhhhhh….” ucapkuuu mendesah kenikmatan yang belum pernah kurasakan…. Tuan mempercepat laju penetrasi membuat tubuhku itu bergoyang mengikuti penetrasi yang dibuatnya…..

* ploook…plooook…ploookkk…. Benturan kontol kerasnya dengan memekku….

Tuan menghentikan penetrasinya setelah melihatku mengelijang berulang-ulang…. Kenikmatan yang baru kurasakan membuatku makin binal…. Kami melakukan. Pergantian posisi kali ini tuan menyodokku dengan posisi miring dan mengangkatnya salah satu kakiku….

Aku dapat melihat jelas darah segar tercampur dengan cairan beningku tabur di ranjang pengantin kami…. Aku kembali tak tahan dengan permainan tuanku….

” Fina mau sampai lagi tuaann….” jeritku

Namun dia melepas kontolnya ….membuat klimaks terhenti sementara dan rasa nya benar tak nyaman …. Lalu tuan mengendongku dengan posisi membelakanginya lalu kembali menancapkan kontol keras kembali dalam memekku yang sudah tak karuan….

Tapi gaya ini benar-benar membuatku dapat merasakan kontol tuanku tertanam lebih dalam…. Membuatku tubuhku kembali bergetar …. Namun bukan aku saja yang merasakan hal tersebut…. Kontol tuan yang keluar masuk pun terasa lebih besar…

” akhhhh… Akahhhhh…. ” desahku dia terus mengenjot ku tanpa ampun….

Saat tubuhku kembali mencapai puncak nya …. Bersamaan aku merasakan kontol tuan mengeliat didalam kontol membuat menjerit cukup keras….kontol tuan terus melakukan goyangan didalam kontol yang membuat mengelinjak tak menentu….

” croooot…croooooot….croot…..” aku merasakan sesuatu ditaburkan dalam rahimku…. Kulihat wajah tuanku tersenyum bangga…. Dia berlahan mencabut kontolnya yang terdapat sisa darah perawanku…. Lalu meletakkan ku kembali di kasur …. Dan dia langsung melumat bibir sebelum aku mengucap kan kata ….

Membuat nafasku benar-benar terengah-engah… Aku hampir kehabisan nafas… Ini rasa yang kenikmatannya dikatakan Kak tia, Hera , Nura dan Neti …. Yang kurasakan saat ini puas… Bahkan aku tak sadar bisa melakukan hal seperti ini… Aku yang pemalu dan kurang bersosialisasi bisa melakukannya… Terima kasih tuanku…. Terima kasih telah memilihku …. Aku tak pernah menyesal dengan hilangnya lambang kesucianku… Untuk orang yang benar ku cinta…. Ku kecup kening dan kami pun beristirahat ….

***************************************************
Pov Alex​

Fina

Cukup aku terlelap memeluk Fina… Begitu sebaliknya kami saling berpelukan…. Udara sejuk karena hujan yang turun membuat kami terlelap dengan cepat ….

Aku terbangun dari tidur ku… Energi sudah kembali …. Ku belai rambut panjang yang kali ini tidak tertutup oleh jilbabnya….

” Cantik… Sungguh cantik wanitaku yang satu ini…” gumamku sambil melihat wajah yang terlelap….

Kuletakkan baju ganti untuk Fina di samping tempat tidur nya…. Aku pergi untuk mencari sesuatu yang bisa ku makan…. Cuaca sudah kembali … Hujan sudah tak turun lagi ….sekarang hanya menyisakan rintik-rintik air ….

Telpon berdering membuatku terkejut…. Kulihat dilayar notifikasinya Pak Usman memanggilku…

” Hallo pak….” sahutku….

” pak gawat…. Goldrich Company ada disini mereka menyewa villa disampingmu…” ucapnya gugup

” mengapa mereka menyewa villaku….” lanjutku…

” entah lah … Sebaik kau jangan keluar…. Mereka membawa banyak anak buahnya….” ucapnya

Tiba-tiba telpon terputus… Pak Usman semoga dia baik-baik saja dia pria yang loyal pada keluargaku…

Aku bergegas memindahkan Mobil ku ke dalam garasi…. Lalu menutupnya dengan selimut mobilku….. Lalu ku matikan seluruh Lampu… Hari seperti hari Hoki ku… Si bodoh Goldrich Company mengadakan rapat di rumah musuhnya….

Ku dengar deru mobil mendekat… Kulihat ada sekitar 9 mobil menuju villaku yang berada disampingku… Terdapat sembila villa milikku di sini … Biasa digunakan para turis menikmati indahnya kota kami….

Mereka parkir berjejer… Dan mulai kulihat pria yang membuatku ingin langsung membunuhnya … Dialah Horizon… Diikuti dengan Meliliana serta pengawalnya sekitar 25 orang… Hatiku mulai bertanya untuk apa yang dilakukan Horizon bersama Meliliana….

Orang terakhir yang turun dari mobil membuatku terkejut bukan main… Dia adalah salah satu stafku…. Desifa bersama kedua orang tua pun hadir disana…

Desifa​

” Apa maksud semua ini… Jangan mereka lah yang menjadi mata-mata dari Goldrich Company… ” gumamku

Saat aku akan mencari tahu informasi lebih banyak… Pergerakan di cegah oleh para bodyguard Horizon yang berkeliling… Aku takut meninggalkan Fina yang masih lemah…. Jadi ku urungkan langkah untuk keluar villa ini…

” kita cek villa ini juga.. Ada orangnya apa tidak…” ucap beberapa orang bodyguard Horizon sambil membawa pak Usman…

Kulihat dengan ragu pak Usman membuka pintu villa yang berisi aku dan Fina…. Aku bergegas mematikan seluruh lampu dan Mundur menuju kamar… Pintu villa kami terbuka ada 10 orang masuk… Aku bisa mengalahkan mereka tapi itu akan membuat Horizon bergerak dan merusak rencana yang telah kami perbuat….

” Tuann… Tuann dimana….” ucap Fina

Aku segera membungkam nya…. Menarik ke ujung ranjang….

” sssst… Ada anak buah Goldrich Company… ” bisikku dan langsung mematikan lampu kamar … Aku dan Fina langsung bersembunyi di pojok lemari…. Ketika 4 orang masuk ke kamar kami….

” aku mendengar dengan jelas suara wanita dari sini…” ucap salah satu bodyguard itu

” mana bukti disini kosong….” balas salah satunya sambil menyorotkan senter ke semua tempat di kamar ini….

Aku dengar detak jantung Fina berdebar dengan kencang…. Dia pasti sangat ketakutan…. Ku genggam tangannya untuk memberi rasa aman… Apalagi salah satu dari mereka mendekati tempat persembunyian kami… Untungnya langkah terhenti saat salah satu temannya menyuruh untul ke villa selanjutnya…. Fina dapat bernafas lega…

” tetap disini… Aku akan melihat mereka sudah pergi atau belum….” ucapku mengintip keluar kamar … Semua anak buah Horizon sudah pergi…

” Fina kau takut…. Ini lah mengapa berbahaya dekat denganku…. ” ucap Ku

” aku bersama tuan jadi apa yang aku takuti… Tapi mengapa mereka bisa ada disini… ” ucapku

” entah mereka seperti sedang membahas sesuatu yang penting…. Tapi aku tak tahu apa…. Tapi ada yang fakta yang membuatku terkejut dengan Stafku yang berada disini…” ucap ku

” Siapa dia tuan….” tanya Fina

” dia Desifa Mesiana dia staf di bagian ku…” ucapku….

 

Cerita Terpopuler