. Misi Penghancuran Part 17 | Kisah Malam

Misi Penghancuran Part 17

0
319

Part 17 – Perasaan Tersembunyi..


Hera

[POV Hera]

Aku anak ke dua dari tiga bersaudara.. Ayahku bekerja sebagai PNS di Pemerintahan Provinsi.. Sedangkan ibuku bekerja di bank Indonesia.. Saudaraku semuanya adalah wanita.. Kak bekerja di ibukota sebagai penyiar tv, sedangkan bungsu kami sedang menempuh pendidikan di salah satu sekolah ikatan dinas..

Menjadi anak tengah membuatku bebas melakukan apapun.. Mulai belajar karate sampai tinggal jauh dari ibu dan ayahku.. 4 tahun yang lalu aku mulai bekerja di Pemerintahan kabupaten ini setelah lulus SMA.. Sebagai staf protokol.. Sudah beberapa kali aku berganti bos dalam pelaksanaan sebagai ajudan

Meskipun gaji ku pas-pas .. Ada satu hal yang membuatku bahagia bekerja disini.. Karena aku memiliki pria yang ku suka.. Meskipun aku belum bisa mengobrolnya.. Tapi curi-curi pandang dari jauh saja membuatku bahagia..

Dia adalah kepala bagian kehumas.. Dia adalah orang yang tampan, pintar dan memiliki kharisma yang luar biasa.. Dan yang penting lagi di single.. Setiap melakukan kunjungan kerja bersama pimpinan, aku selalu memperhatikan nya.. yang merupakan andalan pimpinan kami..

Pernah suatu hari 2 tahun yang lalu, saat kami melakukan kunjungan kerja keluar daerah.. Dan pria itu ikut.. Aku mengalami sebuah insiden yang memalukan.. Celana dasar hitam ku robek cukup besar akibat ku terjatuh.. Sehingga memperlihatkan celana dalamku.. Alex nama pria itu langsung sigap memberikan jaketnya untuk menutupi celanaku yang robek.. Lalu dia menarik tangan untuk pergi dari keramaian..

”apa kau malu..??? Tanyanya sambil tersenyum..

Aku malu dan mengangguk saja..

”sekarang ikut aku..” ucapnya menghentikan taksi..

Dia mengajak pergi mall di daerah ini..

”mau apa kita kesini..” ujarku

“Mengganti celanamu..” ucapnya

”Menganti celanaku.. Tapi..” sahutku padanya

”ini kesalahanku.. Aku tahu kau memperhatikan ku.. Hingga kamu tidak melihat jalanmu sendiri..” ucapnya langsung membuatku malu..

”ini kesalahanku sendiri..” ucapku

”jangan menundukkan kepala seperti itu.. Orang akan melihat aku sedang memarahi pacar nya.. Jujur aku juga ngantuk dengan kunjungan tadi..hehee..” ucapnya sambil menarik tanganku untuk masuk ke mall ..

Kami berkeliling mall bersama.. Ini seperti mimpi di siang bolong.. Jika benar ini mimpi aku tak ingin cepat bangun dari mimpi ini..

Kami mulai masuk ketoko pakaian..

”ibu ada celana dasar hitam..” ucapnya bertanya pada ibu pemilik toko

”ada nak.. Banyak ..” ibu itu pun memperlihatkan macam-macam celana dasar hitam berbagai bahan mulai dari paling mahal hingga termurah..

”pilih lah mana yang kau suka..” ucap alex tersenyum..

Aku mulai mencari celana hitam yang menurutku bagus tapi harganya murah.. Aku malu kalau alex menganggapku matre mencari kesempatan dengan memilih yang mahal..

Aku ambil beberapa potong celana dasar hitam.. Lalu membawanya keruang ganti.. Dan mulai menunjukkan celana dasar yang ku coba pada alex..

”apa kau tidak bisa memilih.. Itu tak pas buat mu..” ucapnya berdiri dari kursi tempat duduknya..

”ibu ada yang bahan bagus.. ” tanya alex pada pemilik toko

”ada yang ini modelnya..” ucap pemilik toko

“Ah.. Ini bagus.. Coba di pakai..” ucapnya kepada ku

Aku gunakan.. Celana pilihan alex.. Aku tahu ini bagus tapi harga sangat mahal.. Setelah selesai aku pun keluar..

”nah ini kau makin cantik ..” puji alex..

Membuat pipi memerah.. Ibu pemilik toko tersenyum melihat wajahku yang memerah..

”aku ambil ini bu..” ucapnya membayar langsung celana ini..

”apa di pacarmu..”bisik ibu pemilik toko pada alex..

”menurut ibu..” balas Alex dengan berbisik pula..

Ibu pemilik toko itu pun menunjukkan jempolnya.. Membuat alex tertawa.. Aku tak mengerti apa yang mereka bicarakan.. Kami pergi dari toko itu.. Alex memerintahkan langsung menggunakan celana baru itu.. Dan menyimpan celana jelek ku..

”sekarang cari pakaian untuk kita bersantai.. ” ucap alex.. Masuk ke dalam toko yang cukup besar..

Aku hanya mengikuti alex..dia memilih beberapa pakaian..

”kenapa tak pilih pakaianmu.. Kita mau jalan-jalan , kau mau jalan mengunakan baju safari seperti itu..” ucapku

Aku hanya terdiam.. Bingung apa yang aku lakukan..

”aku tak mau orang menyangka aku orang penting yang harus di kawal seorang ajudan.. ” ucap Alex..

”aku sudah merepotkan mu pak..” ucapku

”pak apa aku sudah terlalu tua.. Aku belum menikah jangan panggil Aku bapak ya..” ucap alex pergi ke kamar ganti..

Cukup lama Alex di dalam sana.. Akhir dia keluar dengan tampilan santai.. Baju kaos.. Dan celana jeans.. Dia tampan sekali ucapku dalam hati..

”mba pilihkan pakaian wanita saya ini yang paling cantik..” ucap alex ..

Mba pelayan toko itu mengangguk dan mendekati ku..

”mba suka baju seperti apa..” ucap pelayan itu

Aku mulai memilih-milih baju dan Aku ambil terusan berwarna cokelat.. Serta celana pendek jeans seksi.. Dari gantungan pakaian..

Saat aku sudah salin aku mendekati alex ya duduk santai melihat hilir mudik orang di mall ini..

”waw.. Fantastis .. ” ucap alex tersenyum..

”aku suka pakaian mu..” bisik alex mendekatiku.. Dan pergi ke arah kasir..

Kami keluar dari toko tersebut.. Semua pakaian dinas kami di lipat dan dimasukan ke kantong plastik..

“Terima kasih untuk pakaiannya ” Ucapku

“Aku kira terima kasih untuk jalan-jalannya ..” Ucap alex..

Aku tertawa dan mencubit alex .. Kami mengelilingi mall kembali.. Aku masih sedikit jaga jarak darinya.. Meskipun dia bersamaku saat ini.. Tetapi ada jarak yang tak terlihat menghalangi kami.. Status kami yang timpal antara bos dan staf bawahan.. Membuat menjaga jarak dengannya

”apa kau tak menyukai jalan-jalan ini..” ucap alex memegang tanganku

Kaget dari semua lamunan ku tentang status yang tak sebanding dengan alex..

”tidak pak.. Aku hanya malu jalan dengan anda.. Saya hanya staf bawahan dan..” ucapku di potong dengan tarikan tangan oleh Alex..dia menarik ke dalam tokoh yang cukup besar..yang terdapat cermin besar di dalamnya..

”kau lihat dimana perbedaan kita..” ucap Alex..

Aku hanya terdiam.. Aku lihat alex sedikit kesal..

”mba .. Sini bentar .. ” ucap Alex.. Memanggil salah satu staf si tokoh ini..

”ya pak.. Ada yang bisa saya bantu..” ucap nya

”ini wanita ku .. Apa menurut mu dia kurang cantik..” ucap Alex..

”dia cantik sekali menurutku..” ucap wanita penjaga toko itu..

”Cantikan mana dengan bos pemilik toko ini..” ucap Alex lagi..

”cantik pacar bapak lah..” ucapnya cepat

”apa menurut mu aku dan wanita di sebelah Ku, tinggi jabatan kerja siapa ?????” ucap Alex..

Karyawanan hanya terdiam..dan berpikir sejenak..

”aku tidak tahu pak.. “Ucap nya

“Terima kasih..” ucap Alex memberikan uang sebagai tips sambil tersenyum..

”kau puas..masih merasa kau tak pantas jalan dengan ku.. Harusnya aku yang tak pantas jalan dengan wanita secantikmu..”jelas alex padaku..

”maafkan aku pak..” ucapku merasa bersalah..

”bahkan kau lebih cantik dari pemilik toko ini.. Padahal ku yakin setiap minggu dia berada di salon ke cantik .. Tapi tetap kalah dengan orang yang tiap hari berjemur di terik matahari seperti mu..” ucap Alex sambil menahan tawa..

Suasana kami yang sedikit kaku pun segara mencair…aku pun tertawa terbahak-bahak karena itu.. Kami melanjutkan lagi perjalanan kami.. Sampai didepan bioskop yang terdapat di mall ini

”mau nonton..” ucapnya

Ku balas hanya dengan senyuman..

”kau suka film genre apa..” ucap Alex

”sebenarnya aku jarang nonton film..” ucapku jujur aku terlalu sibuk jadi ajudan kesana kemari bahkan di waktu libur kerja sekalipun..

”kalau begitu tak usah.. Kita cari makan saja..” ucapku

”hmmm.. Kenapa tidak jadi.. Aku akan temani bapak..” ucapku

”jangan memaksakan diri.. Di dalam sana butuh waktu 2 jam loh.. Kau bisa bosan disana.. Sama saja aku menyiksa mu perlahan.. “Ucap Alex menjauh dari bioskop itu..

”film apa yang bapak suka..???” tanyaku

”Hera.. Apa aku seperti bapak-bapak beranak banyak.. Kalau orang di sekitar mendengar mu.. Aku seperti jalan dengan selingkuhan yang masih anak kuliah..” ucap Alex dengan ekpresinya yang lucu..

”maaf kan aku.. Aku tak bermaksud seperti itu..” ucapku

”berapa usia mu..??? Tanya Alex..

“20 tahun..” jawabku singkat

”ya ampun.. Benar saja banyak orang melihat kearahku.. ” ucapnya

”kenapa??? Tanya ku

”orang tua berjalan dengan wanita muda..” canda Alex

Aku kembali tertawa.. Kami tiba di cafe mall tersebut.. Alex dan aku langsung memesan makan.

”jangan panggik aku bapak ya.. Panggil aku Alex, kak atau abang juga boleh..” ucap Alex tersenyum..

”Ya maaf kan aku.. pak.. eh.. Kak saja” ucapku ragu..

”Kau boleh panggil aku bapak saat aku diruangan pimpinanku ” ucap Alex..

”Siap kak..” ucapku..

”Tapi kak belum jawab pertanyaanku tadi..” ucapku

”Pertanyaan apa..” balas Alex

”Film apa yang kak suka..??? Tanyaku

“Aku suka genre superhero, dulu waktu masih kecil cita-cita menjadi superhero.. Tapi seiiring perjalanan waktu hingga sekarang aku malah bukan menjadi superhero.. Malah lebih tepat menjadi monster pekerja.. Tapi kalau nonton film aku masih suka.. Avenger 2 age of ultron itu yang ingin ku tonton, aku terlalu sibuk jadi belum ada waktu untuk nontonnya, lain kali aku akan mengajakmu nonton “Jelas alex..

”Tapi kenapa tidak menontonnya tadi.. ” tanya ku

”Nanti saja itu film genre bersambung.. Mengajak menonton part keduanya akan membuatmu tak mengerti jalan ceritanya..” ucap alex..

Ku balas dengan o besar saja.. Sejak itu hingga sekarang aku terus menonton film superhero, aku jadi menyukai film genre ini..

Akhirnya Makanan kami tiba. aku memesan cumi asam manis dan alex memesan big steak..

”makanlah aku yang traktir ” ucap Alex

”aku merepotkan sekali..” ucapku

”sudah makan.. Uang saku masih banyak kuk..” ucap alex tertawa

[table id=Ads4D /]

Kami makan bersama .. Matahari pun menghilang di gantikan gelap malam.. Makan pun selesai.. Jujur aku masih sulit menghilangkan rasa canggung berada di dekat alex.. Seakan semua orang sedang memperhatikan ku..

”Kau takut ada yang labrak kamu ya..” ucap Alex..

Ku balas dengan senyuman..

”Apa pacarmu sedikit protektif.. ” ucap Alex lagi

”Aku belum punya pacar kak..” ucapku pelan

”Lalu kenapa kau terus memperhatikan sekeliling..” tanya ALex

”Aku takut istri kak yang marah..” ucap ku bercanda padanya

”Hahaaa.. Aku belum menikah.. Tak ada waktu buatku pacaran.. Tapi aku normal ya” ucap alex tertawa..

”Maaf ya kak..” ucapku

”Dari tadi sampai sekarang kau minta maaf terus..sudah jangan minta maaf lagi..” ucap alex

”Apa pak Bupati tak marah kita pergi sampai malam..” tanyaku

”Tenang saja.. Apa para pejabat yang menjadi atasanmu itu banyak yang berbuat tidak senonoh padamu..” ucap alex..

”Kalau nakal sih gak kak secara frontal.. Cuma beberapa kali aja ada yang telpon, sms dan chat yang sifat mancing-mancing kerarah sana.. ” ucapku

”Kau harus berhati-hati kalau begitu..” ucap Alex

”Apa kau kuliah..” tanya Alex..

”Ya kak aku kuliah sabtu minggu.. hehe.. ” jawab ku

Kami saling bertanya tentang banyak hal.. tentang keluarga, kerjaan dan asmara..

”Hidup kak sempurna ya.. Anak tunggal kaya.. Jabatan bagus dan pintar.. “ Ucapku

”Semua orang pun berpikir sama tentang hidupku sempurna.. Padahal kalian tidak tahu beberapa banyak rasa sakit yang ku terima karena itu” ucap Alex serius

”Kenapa kak..” ucap singkat

”Aku harus kehilangan kedua orang tuaku, aku tiap malam tidak bisa tidur karena harus berpikir memecahkan banyak masalahku sendiri.. belum lagi tekanan kerjaan yang banyak.. Jika ada yang ingin bertukar dengan hidup ku, aku yakin mereka tak akan bertahan lama karena beban yang sangat berat..” jelas alex

Aku langsung merasakan rasa itu saat mendengar ucapan alex.. Pelajaran yang kuambil saat itu sesuatu yang terlihat baik belum tentu baik saat kau menjalankannya..

”Kita pulang yuk..” ucap Alex..

”Ya kak..” ucapku

”Teman mu ada berapa orang ..” ucap Alex

”9 orang kak sama aku..” ucapku

Ternyata dia membungkuskan makanan buat kami.. Kami berangkat menuju hotel tempat kami beristirahat.. Kulihat beberapa temanku berdiri di depan hotel.. Sambil tersenyum melihat kami berdua jalan mendekat menuju mereka..

”Kenapa belum tidur..” ucap Alex

”Belum pak.. Masih ada yang belum pulang.. Mana handphone di matiin lagi..” Ucap salah satu temanku

”Hera.. Terima kasih untuk jalan-jalannya.. Untuk kalian aku duluan ke atas ya..” Ucap Alex

”Ya kak..” Ucapku

Ketika Alex menghilang dari kami.. Semua teman berkerumun.. Bukan mengambil makanan mereka menyerangku dengan banyak pertanyaan..

”Kau memanggil nya kak..”

”Kalian resmi pacaran..”

”Dia tak berbuat macam-macam kan..”

“Kalian pergi kemana..”

Aku jawab mereka dengan jawaban rahasia.. Ku berikan makanan yang ku bawa dan langsung pergi ketempat tidurku.. Sambil tersenyum sendiri..

[table id=AdsKaisar /]

Sejak kedekatan kami itu..kehidupan ku dan Alex kembali seperti sedia kala.. Di sibuk dengan semua urusannya dan aku pun sibuk dengan urusanku.. Bahkan kami seakan tak pernah berjalan bersama, bercanda gurau, aku benar menggangap pertemuan kami bagai mimpi..

Sampai saat ini aku masih belum tahu pasti apa kami pernah bersama waktu itu.. yang membuat yakin itu nyata hanya celana dasar dan pakaian yang di belikan Alex padaku.. Bahkan aku pernah berpikir Alex adalah play boy yang mempermainkan perasaanku saja waktu itu..

Sampai aku di tugas mengawal bu Quraina.. Ibu Quraina adalah orang yang tegas dan disiplin.. Saat aku mendampingi bu Quraina dalam rapat koordinasi.. Alex terlambat hadir dalam rapat itu.. Di dimarahi habis-habisan dengan bu Quraina di ruangannya.. Aku merasa kasian dia otak dari daerah ini sekarang di dimarahin hanya karena hal sepele.. Dan yang membuat aku lebih terkejut saat dia keluar dari ruangan bu Quraina

”Aku suka bos baru mu..” ucapnya..

Aku kaget dia mengenaliku.. Aku balas dengan senyuman..

”Kau masih mengunakan celana itu..itu sudah sedikit buram” bisik alex.. Dan dia pun pergi tanpa sempat aku membalasnya berbicara

Ternyata dia masih mengingatku.. Waktu itu membuatku benar-benar bahagia..

Waktu berjalan dengan cepat.. Hingga akhir aku tersadar sudah terkurung di rumah ini.. Awalnya aku merasakan ketakutan .. Aku berusaha kabur tapi usaha selalu digagalkan dengan monster bernama Hadi.. Bahkan di merenggut paksa kesuciaan ku yang kujaga .. Dia menyiksa tubuhku berkali-kali.. Menyerang semua bagian tubuhku.. Aku merasa terhina.. Aku Lebih dari seorang pelacur..

Sering Muncul dipikiran ku untuk mengakhiri semua ini rasa sakit ini.. Tapi aku dikuat dengan seorang wanita yang bernasib sama dengan ku.. Dia kak Tia, wanita yang menjadi korban penculikan pertama rumah ini..

Hari ini tuanku hadi, pergi bekerja membuat perasaan lega sedikit lega.. Meskipun dia masih sempat menyiksaku pagi ini dengan mengocok kontol di mulut, vagina dan di akhir dengan anus ku.. Jujur aku tak sedikitpun merasa kenikmatan apapun selama serangan ini.. kontol hadi besar tapi menurut hanya punya efek menyakiti saja.. Meskipun aku selalu mencapai klimaks.. Tapi ada perasaan terganjal di hatiku yang membuatku tak bisa menikmatinya..

Tergempur di tiga lubang membuatku kelelahan, apalagi sekarang aku dalam posisi terikat.. Aku pun sebaiknya istirahat..

Sampai ku merasakan belaian di tubuhku.. Awalnya ku kira itu kak Tia.. Jadi ku biarkan saja.. Sampai aku mendengar kak tia masuk memanggilku untuk makan.. Aku baru sadar lalu sapa yang memegang ku dari tadi..

Kulihat pria tampan dan bersih ada di samping tempat tidur.. Aku tebak di tuan dari kak Tia .. Karena ku tahu ada dua orang di dalam rumah ini.. Satu hadi.. Dan satu lagi orang yang melumpuhkan saat akan melarikan diri waktu itu..

Aku hanya pasrah ketika pria itu memerintahkan kak Tia membuka semua pakaiannya.. Dan Dia memberi perintahku untuk memakan nasi yang disiapkan oleh kak Tia..

Untungnya dia tak memperkosa kami, karena berkat kerjasama aku dan kak Tia kami dapat menaklukannya dengan bibir kami.. Disitu lah untuk pertama kalinya aku terangsang tanpa paksaan.. Dan luar biasa nikmatnya..

Bahkan pria baik itu, sengaja membiarkan kami mandi tanpa diikat.. Kami bebas melakukan apapun..

Aku memberikan ide kepada kak Tia untuk kabur tapi kak Tia menolak nya.. Padahal ku tahu kak Tia memiliki anak diluar sana..

Akhir kami pun di izin kan oleh tuan Agung untuk pergi ke atas ke kamar tuan kak Tia yang berada di lantai kedua..

Disitu aku bertanya-tanya kalau ini bukan kamar tuan Agung lalu ini kamar siapa.. Masuk ke dalam kamar .. Luar biasa kamar yang luas tertata rapi dan bersih terbalik dengan kondisi kamar tuanku.. Memang sama-sama besar tapi berantakan dan kotor.. Dengan bau rokok menyengat hidungku ..

Tapi tak ada foto yang menunjukkan pemilik kamar ini.. Aku diberikan baju oleh kak Tia, untung kak Tia dan aku satu ukuran.. Tapi BH saja yang tidak seukuran .. Payudara kak tia lebih baik dari pada milikku..

Karena asik mencari pakaian yang bagus di lemari pakaian kak Tia, aku menjatuhkan album foto yang terselip diantara baju. aku dan kak Tia melihat isi foto tersebut..awalnya aku tak mengenali pria itu dalam foto tersebut.. Sampai akhir tuan Agung datang dan membalik album foto itu ke bagian paling belakang..

Jantung hampir meledak rasanya.. Itu kak Alex.. Laki-laki yang amat ku cintai selama ini.. Aku menahan perasaanku di depan kak Tia dan tuanku Agung.. Hingga ku putuskan aku pergi ke WC dengan alesan sakit perut..

Di dalam WC aku menangis sejadi-jadinya.. Bukan karena penculikan ini.. Tapi kenapa kesuciaan di renggut oleh pria lain.. Padahal pria yang kucinta ada di dekatku.. Sejak pertemuan kami di mall waktu itu, aku selalu bermimpi untuk menyerahkan kesuciaan ini pada kak Alex..

Aku menangis cukup lama di dalam WC.. Aku tak percaya orang sebaik dan sesopan itu melakukan hal kejahatan seperti ini.. Aku tersadar dengan ucapan kak alex waktu pertemuan di mall waktu itu.. Aku harus mencari tahu sendiri penyebabnya.. mengapa alex melakukan semua ini????

Aku keluar dari WC, tak kulihat batang hidung kak Tia dengan tuan Agung.. Kemana mereka.. Jadi kuputuskan untuk pergi dari kamar ini..

Saat aku keluar dari kamar ku lihat kak Tia sudah menyusuri tangga menujuku.. Sambil tersenyum sendiri..

”Sudah buang air besarnya..” ucap kak tia tersenyum..

”Sudah kak..” kubalas senyumannya..

”Hera temenin kak ya di kamar..” ucapnya

”Tuan kak tak marah aku berada di kamarnya..” ucapku

”Dia orang yang baik.. dia tak akan marah” ucap kak Tia

”Aku tahu kak..” jawab dalam hati

Kami saling bercerita.. Kak tia mencerita semua kejadian di hidupnya hingga penculikan terjadi.. Bagaimana dia bisa begitu patuh, meskipun anak nya ada diluar sana.. Tapi sesuai cerita kak Tia anaknya dapat fasilitas dan biaya dari Tuan alex setiap minggunya.. Dikirim melalui paket-paket.. Membuat kak tia tenang dengan masalah itu.. Bahkan saat dia kangen tuan alex merekam aktivitas anak kak Tia dan memberikannya..

Yang kurasakan dari semua cerita kak Tia.. Aku dapat menyimpulkan bahwa Dia merasakan perasaan yang sama dengan ku pada Tuan Alex. Dan aku memahami semua penculikan ini bukan kesalahan dari Tuan Alex melainkan karena Tuan Alex terlalu baik hingga di pengaruhi oleh otak kotor Hadi..

Tak terasa sangat seru kami bercerita ..waktu berlalu cepat.. Kantuk kami berdua pun datang.. Meskipun terselip khawatir di wajah kak Tia.. Karena tuan alex tak kunjung pulang dan memberi kabar kepadanya

Pagi menjelang.. Baru hari ini aku benar-benar bebas dari segala aktivitas tanpa penyiksaan dari tuan hadi.. Aku juga tidur di kasur yang empuk membuatku malas untuk bangun.. Kurasakan kak Tia sudah bangun dan pergi ke bawah.. Tapi aku malas mengikutinya.. Masih nyaman dengan tidurku..

Kurasakan ada seseorang yang masuk ke kamarku.. Aku ingin membuka mataku.. Tapi belum sempat aku membuka mata pelukan erat dari belakang memelukku..

”Tia maaf aku tidak pulang tadi malam.. Kau pasti kangen dengan ku..” bisiknya

Tangannya mulai liar, remas-remas berlahan payudaraku yang padat itu.. Suara desahan keluar dari mulut ku.. Akibat sentuhan ini..

Tangannya masih nakal di payudaraku.. Dia cium leher jenjangku dan sesekali dia jilat telingaku.. Membuat libido langsung naik seketika.. Tercampur aduk dengan rasa cintaku padanya membuatku cepat mencapai klimaks pertamaku..

”Tubuh mu harum dan halus” bisiknya lagi..

Aku bergerak memegang senjata milik tuan alex bergerak di dalam selimut agar aku tak ketahuan bukan kak Tia.. Mulai ku masukan mulut ke kontolnya.. Sesuai dengan apa yang kulakukan pada tuan Agung.. Tetapi ini berbeda.. Karena kontol tuan alex besar dan sangat panjang.. Membuat kesulitan memasukan semuanya kemulutku..

[table id=AdsLapakPk /]

Aku mencapai klimaksku lagi.. Aku ingat kata-kata kak Tia.. Dia akan mematikan lampu untuk menandakan di ingin di tusuk oleh kontol tuan Alex..

Tuan alex pun bangkit.. Menimpahku.. Dan memasukkan kontol yang luar biasa itu, membuatku terhentak-hentak saat kontol tuan alex memenuhi rongga vaginaku.. Rasa kenikmatan yang tiada taraaa.. Seperti arus listrik keseluruh tubuhku

”Akkkhh.. akhhhhh.. nikmat.. tuanku..” aku mulai tak terkontrol saat tuanku mulai menarik dan memasukan kontolnya.. Tubuhku di buat menari menahan gejolak yang di timbulkan..

Tuan menghentikan gerak maju dan mundur.. Lalu mengangkat tubuh berdiri di gendongnya di atas kasur.. dengan kontol masih menancap dalam di vaginaku.. Dia pun mulai lagi mengocok kontolnya denga. Posisi berdiri.. Ini pertama kali aku merasakan gaya ini..

Tubuhku mengerang hebat ..]

”Tuaaan.. Aku sudah tidaak kuaaat lagiii..” teriakku ..

Beberapa kali aku mencapai puncakku lagi dan lagi.. Apa lagi di terus merangsangku dengan ucapan pujian tentang vaginaku yang masih sempit..

Tubuh hampir pingsan kelelahan .. Akhir tuan kembali meletakanku di kasur.. Dia menyuruh menghadap sebaliknya.. Dan menghujamkan senjata kembali ke vaginaku melalui selah pantatku, yang membuat vagina terus berkedut dan mengeluarkan cairan cinta tanpa henti..

Setelah beberapa waktu aku mulai merasakan kontol tuan ku mulai meliuk-liuk dalam vaginaku.. dan

*Croooot.. crooot.. croooot.. croot.. Tumpah sudah semua sperma tuanku dalam vaginaku.. Aku merasakan cairan itu mengalir hangat ke dalam vagina .. Dab beberapa muntah mengalir di pantat..

Ini adalah pengalaman terbaikku.. Membuat ku ketagihan merasakan nya ingin rasa mengulangnya lagi.. Namun apa daya tubuh terlalu lemah dan rubuh menghantam kasur..

Samar-samar ku dengar suara kak Tia memanggil.. Dia terkejut melihat hubungan kami.. Aku hanya bisa meminta maaf pada kak Tia dalam hati ..

Tapi melihat posisiku pun sama dia sama-sama budak tuan Alex.. Kami juga suka pada orang yang sama.. Aku juga akan berjuang dengan perasaan yang kurasa pada tuanku Alex..apalagi kami sekarang bersama .. Mungkin ini jalan tuhan untuk bersama tuan alex..

Menjadi budak yang setia..

Oke maaf hari ini aku hanya menceritakan hera saja.. Hehehe

Halaman Utama : Misi Penghancuran

BERSAMBUNG – Misi Penghancuran Part 17 | Misi Penghancuran Part 17 – BERSAMBUNG

Sebelumnya ( Part 16 ) | ( Part 18 ) Selanjutnya