. Misi Penghancuran Part 10 | Kisah Malam

Misi Penghancuran Part 10

0
352

Part 10 – Tidak Terprediksi…

Pukul 16.30 suasana kantor besar ini mulai berangsur-angsur hening… Setiap pegawai mulai satu-persatu pulang… Misi pun kami mulai…

Dengan mematikan seluruh CCTV di semua tempat… Terdapat beberapa mobil yang masih terparkir… Menandakan masih banyak kehidupan di gedung ini….

Aku perhatikan dengan seksama setiap ruangan… Di sekitar sisi kiri… Suasana sangat hening… Tak ada sesorang pun… Bahkan office boy pun telah pulang kerumahnya…

Berjalan menyusuri tangga …. Kulihat hadi sedang membuka pintu WC… Kedua wc itu hanya di batasi dengan tembok kurang dari 2 meter…. Dan bagian atas tak tertutup…

Rencana hadi adalah saat korban masuk ke wc hadi akan berada di wc sebelahnya … Di akan naik melalui bak mandi untuk menyeberang ke sebelah dan meringkus korban…

Tugasku lebih mudah menunggu di mobil…
Untuk menghilang nerves aku setel music pelan dan bermain game….

Suasana semakin gelap… Tidak ada tanda-tanda dari hadi…. Sudah lebih dari satu jam dia berada di wc…

“apa dia pingsan” pikirku sambil senyum-senyun sendiri…

[table id=iklanlapak /]

( POV HADI )

Tubuhku berkeringat menanti calon korban ku di dalam WC ini… Pengap … Kulihat jam , waktu semakin malam… Tapi belum ada tanda-tanda … Aku mulai putus asa….

Misi ku gagal… Aku pasti di ejek oleh bosku…
Kuputuskan keluar dari tempat persembunyian…
Tiba-tiba terdengar suara sepatu pantopel makin mendekat… Asa mencuat kembali… Aku bersiap dengan tugas ku… Kunaiki pinggiran bak…

Pintu WC samping terbuka …. Aku bergegas naik ke atas pembatas dari kedua wc … Melompat… Ku bekap langsung tubuh nya…

Kami berduel… Wanita itu tak mau kalah… Di terus memukul dan menendangkan kaki ke segala arah… Beberapa saat kemudian gerakan mulai melemah… Dan akhir wanita itu tak bergerak…

“yes aku berhasil” ungkap kebahagiaan ku…

Ku sms bosku untuk bergerak menuju pintu keluar yang berada dibelakang…
Ku bopong berlahan wanita itu sambil terus mengawasi keadaan sekitar….

Aku mengambil langkah seribu… Ku buka pintu mobil meletaknya….

“bos bentar aku harus membersihkan kamar mandi dulu” kata hadi menutup pintu mobil dan pergi….

[table id=Lgcash88 /]

( POV ALEX )

“tenang- tenang” gumamku
Untuk menenangkan perasaan grogi ku… Rasa ingin ku gas saja mobil ku untuk segera menjauh…

Beberapa saat kemudian hadi muncul dan langsung naik mobil..

“berangkat boss” ucap hadi…

Ku jalan kan mobil… Saat akan melewati pintu keluar gedung kami… Aku melihat bu Quraina berjalan santai menuju mobil dinas nya…

Lalu sapa yang di culik oleh hadi…. Tapi aku tetap terus melajukan mobil ku…. Menjauh dari area perkantoran…

“di sapa yang kamu culik itu?????” ucapku

“hehe… Salah culik bos kayak nya tapi lebih baik…” balasnya… sambil cengengesan terlihat dari cermin mobil… Tapi aku belum jelas melihat wanita yang pingsan di belakangku…

Masuk ke pekarangan rumah ku… dan ku lajukan mobil langsung masuk ke garasi…

“siapa wanita itu…” ucapku lagi…

“dia ajudan dari bu Quraina bos…” jawab hadi membuka penutup tubuh wanita itu….

“zzzssst….” aku tak bisa berbicara lagi…


Hera Fitri Diani

Wanita ini Hera fitridiani …. Usia nya baru 22 tahun … Memiliki tubuh tinggi 168 cm bertubuh langsing… Memiliki payudara 34 b , keturunan asli sumatra….

“Anggap saja ini keberuntunganku bos…. Berada di WC lebih dari satu jam…” ucap hadi bangga akan hasilnya….

“Sombong sekali kau… Aku tak mau ikut campur dengan urusan ini…” balasku… Dan pergi masuk ke kamar….

“Kau pasti iri peliharaanku lebih baik dari milik mu kan bos…” ejek hadi….

“Hahaa… Bukan yang satu itu juga budak mu…” balasku

“Awas budak mu akan berantem merebutkanmu…” lanjut ku lagi….

“Jadi kau tidak mau merasakan pelacur baru ku ini…” balas hadi sambil mengendong hera ke kamarnya …

“Saat kau tak mampu memuaskannya aku akan maju …” jawabku

Menaikan tangga dan masuk ke kamarku…
Meninggal kan hadi yang sibuk dengan mainan barunya…


Tia

Ku buka pintu kamarku… Kulihat wanita cantik berada di depan cermin… Langsung ku peluk dia … Ku beri kecupan manis di keningnya…

“tuan ku sudah pulang” sambut tia …
Dia membuka kancing pakaian kerja ku satu – persatu

“hari ini aku ingin kau tia!!!” bisik ku

Tia tersenyum…

“aku memilikimu tuan… ” balas tia…

Ku tarik tangan halus nya ke ranjang…. Aku berbaring di ranjang …. Dia membuka celana kerja ku… Menyisakan celana dalam ku…

Tia menarik celana dalam ku… Dan mengenggam halus kontol ku dan mulai memijatnya berlahan…

“rudal ini ke sukaan ku…” ucap tia

“rudalku atau hadi ” canda ku …

Tia melihat sekitar ….

“Tentu punya tuan yang luar biasa panjang, keras dan tahan lama … ” bales tia manja…

Sambil terus memijat seluruh batang kontol, berlahan aku pun mulai terangsang… Rudal berlahan mengacung berani… Apalagi saat jari tia bermain dengan ujung kontolku… Seperti ada listrik yang mengalir sungguh nikmat….

Tia mulai mengunakan lidah nya mengusap berlahan … Aku balas dengan meremas pantat tia yang masih menggunakan celana tidur ….

“akhhhhhh… Nikmat tia … Lanjutkan sayang” ucapku saat lidah dia menjilat ujung kontol seperti sedang menjilat es krim….

Birahi ku memuncak…. Servis tia memang luarbiasa…. Ku tarik celana tidur tia ….aku tak sabar ingin bertemu dengan lubang yang ku rindukan…

Tia pun membuka piyama tidur nya keringat mengalir dari setiap inchi tubuhnya…ku tarik celana dalam tia hingga terlepas… Ku masukan tangan untuk bermain dengan lubang cinta tia…

“akhhhhh… Akhhhhh … Lebih cepat tuanku…” ucapnya…

Cairan cinta mulai bertaburan di memek tia

“ku mulai memasukan ya sayang… ” bisik ku…

“cepaat tuan tia gak tahan lagi…” balasnya…

“bless memek masih saja sempit sayangku…” puji ku pada tia….

“auaahg… Aghhhh… Nikmat lebih cepat tuan..” suara binal tia makin menjadi….

Mempercepat penetrasi ku di lubang tia… Kontolku seakan di remas-remas didalam lubang hangat…

“plokkk plokkk… plokkk” saat gerakan tubuhku seirama dengan tia…. Tangan merangkul dengan keras….

“tia keluar lagi tuaannn… Akhhhhh… Akhhggg…” teriak tia…

Ku cabut kontol ku yang di penuhi pelumas cinta tia…. Ku suruh tia merangkak… Kami ubah ke gaya dogstyle… Kutusuk kembali senjata ku… Dan kuremas lembut ke dua payudaranya seakan sedang mengendarai kuda…

“yaakhhhh… Uaghhha… Auaaagh… Terus…” desah tia….

Saat ku pacu kontol ku….. Ku pukul pantat seksi tia ….. Mata kami merem melek ke nikmatan…..

“tuan tiaa akhhggg …hamiil tia tuaann….”teriaknya

Kami mendekati puncak kami …. Kurasakan pangkal kontol ingin meledak dan

“crooooot… Crrot…croooot….”

“akhhhh tia kau memang hebat…” teriakku. Ku lumat bibirnya…. Kami bercumbu mesra malam ini….

“terima kasih tuan ku…” bisik tia lemah…

“aku ingin anak dari mu” lanjutnya…

“aku akan memberikannya…” sambil ku belai rambutnya….

Tia pun terlelap … Ku angkat tubuh untuk memperbaiki posisinya… Ku selimuti dia…

“selamat tidur sayang ku…” ucap ku… Bergegas menuju kamar mandi…

[table id=iklanlapak /]

#Di waktu yang bersama…

Ku angkaat ke kamarku…hera masih menggunakan pakaian safari berwarna hitam…

Ku letak kan di kasur …. Kulepaskan sepatu pantopel nya…


Hera Fitri Diani

Ku ikat tangan dan kaki ke ujung tempat tidur… Hingga membentuk huruf X … Lalu bungkam mulut dengan lakban….dan ku buka beberapa kancing pakaiannya…. Ku lihat bh berwarna biru muda terlihat dari sela-sela pakaian ini….

“dia lebih cantik dari tia” pikir ku …

Ku tarik kebawah celana dasar hitam itu. Kulihat celana dalam yang senada dengan bh

Ku selipkan vibrator di memeknya yang terlihat berwarna merah jambu

“jangan-jangan perempuan perawan. Keberuntungan dua kali hahaah ” ucap girangku

“besok permainan akan di mulai, Jadi beristirahat yang nyenyak” bisik ku.

Lalu ku biarkan hera dalam posisi seperti itu dan aku pun tidur si sofa

[table id=AdsLapakPk /]

( POV ALEX )

Matahari bersinar terang dari arah timur….
AKu buka mata ku…

“akh Aku kesiangan lagiii” ucapku

Ku cari handphone ku kulihat pukul 8.00,
Kulihat wanita di samping ku pun terlelap sangat nyenyak. Tumben hari ini dia tidak bangun pagi untung aku tidak ke kantor, Jadi tak perlu terburu-buru

Aku melengkah keluar. Kutarik pintu kamar di sebelah ku masuk dan menguncinya dari dalam. Ini adalah kamar orang tua ku. Ku tidur di kasurnya. Bau khas mereka masih bisa ku cium.

#Flashback 6 tahun yang lalu…

“ayahh…. Ibuuuu… Dimana kalian…” ucapku bahagia…

“ada apa nak ” jawab ibu ku…

“anak mu menjadi pegawai negeri sipil bu… Nama ku keluar….” ucapku berteriak dan ku peluk ibuku…

“kamu memang anak pintar ” ucapnya… Sambil mengusap kepala ku….

Beberapa waktu kemudian….

“anak bodoh… aku mempersiapkan meneruskan keluarga ini… Kenapa kau memilih jalan menjadi PNS” teriak ayahku…

“aku akan mengurus keluarga ini juga ayah… Sambil menjadi pegawai negeri..” balasku santai…

“ayah ingin berbicara pada mu..” ujar ayahku…

Kami pun pergi kedua … Menuju kamarnya….meninggalkan ibu yang sibuk membersihkan rumah….

“aku bukan mempersiapkan mu menjadi pemimpin tapi kau lahir untuk jadi pemimpin… Kau memiliki potensi luar biasa dalam dirimu… Kau hanya perlu melatihnya… Dunia bisnis sangat kejam…kau pasti merasakan sakit jika kau tidak kuat… Dan menjaga semua ke fokusan dalam melakukannya….sifat baik mu dan mengalah… Akan membuat mu kehilangan sesuatu segalanya…” ucapnya kepada ku

“ayah dan ibu sudah mengajarkan banyak hal pada ku… Aku siap mengambil resiko apapun itu…” balasku yakin…

“kau tau anak ku…. Kekuatan terbaik bukan datang dari banyak pujian… Tapi lahir dari rasa kepedihan” kata ayahku lagi…

Aku tak mengerti maksud ayahku waktu itu…

“bukan rasa kepedihan hanya membuat orang yang merasakan menjadi orang yang tanpa arah…” ujar ku

“benar anak ku… Tapi saat kau bisa mengendalikan nya itu akan menjadi kemampuan tanpa batas” balas ayahku

“tapi bagaimana merasakan perasaan itu…” tanya ku

“hahaaa…. Pikirkan sendiri cara nya… Tapi peluk ayah mu …. Kau sudah berhasil lolos PNS mu kan… Ini hasil mu sendiri… ” kata ayah ku dan memeluknya…

Kami berpelukan cukup lama….ibu menghampiri kami…

“kalian melupakan wanita tercantik di rumah ini…’ Teriak ibu mendatangi kami …

“ibu ku….” jawabku memeluknya….

Ibu aku akan mengambil sesuatu dulu… Aku pergi meninggalkan mereka…

“dia benar-benar mirip dengan mu…” ujar ibuku pada ayah

“ambisius, perfectsionis, sangat cerdas …” lanjut ibuku

“dan punya sifat seperti mu, memilik kharisma dan ketenangan dalam mengambil keputusan” balas ayahku

“tak perlu khawatir dengan nya…. Dia akan mampu melampaui ke suksesan kita …” ucap ibuku

“aku tak pernah khawatir dengan nya… Terima kasih menjadi ibu yang baik buatnya…” ujar ayahku

Saat itu aku begitu bahagia…. Sampai kejadian besar itu terjadi….

“halo…. Bersama alex disini…” ujarku mengangkat telp…

“bos … Kedua orang tua mu mengalami kecelakaan an…” teriak seseorang di ujung telp…

Aku tak percaya dengan hal itu…. Pergi menuju rumah sakit … Kulihat dua tubuh tertidur di atas ranjang dengan ditutupi selimut…. Tubuhku bergetar… Berlahan ku buka selimut itu…. Kulihat wajah yang ku kenal dalam keadaan kaku…

“ayah… Ibu… Kenapa kau meninggalkan ku sendirian…” ujarku…

Ku guncang-guncang tubuh mereka tak percaya…

“jangan bercanda …. Aku ketakutan…” teriak ku lagi… Tanpa ada respon sedikit pun.. Aku pun putus asa…

Kebahagiaan selama ini menghilang seketika… Rumah yang awal penuh aura ke bahagiaan menghilang… Aku masih tak percaya dengan apa yang terjadi…

Kepedihan ku semakin lengkap…. Saat tiba di Polres untuk mengetahui kejadian penabrakan itu… Dan ingin menghukum pelaku dengan sangat berat….

Tiba disana aku bertemu dengan orang yang kukenal… Anak nya merupakan teman kecil ku hingga saat ini…Harun pemilik goldrich company….

Saat akan pergi menyapanya… Aku melihat pak harun dan kapolres sedang berjabatan tangan… Dan disamping mereka ku tahu adalah pria yang mengendarai truk yang menabrak kedua orang tua ku….

Kedua orang itu pergi… Aku segera bersembunyi… Ku ikuti mereka…. Bagaimana bisa seseorang tersangka bisa pergi keluar tanpa proses di adili… Ku menguping ucapnya mereka…

“kerja bagus.. Kau mengulung kedua nya sekalingus….” ujar pak harun mengambil segepok bungkusan dari koper nya…

“tapi masih sisa anaknya kan…” ujar pria pengendara truk itu

“itu mudah di hanya anak manja… Dia tak akan bisa menghalangiku..” ujar pak harun percaya diri…

“pergilah dari sini dan jangan pernah kembali..” Ucap pak harun lagi

“siap pak…” pria itu bergegas pergi.

Emosi ku tak terkendali…

“jadi kau dalang semua ini..”teriak ku…

“alex.. ada apa… ??” ujar pak harun sok tak mengetahui maksud ku

“aku sudah mendengar semuanya…” teriak ku

“oohhh kau ingin membalasku… Bocah ingusan” jawabnya sambil masuk ke dalam mobilnya…

Kutinju kaca mobilnya hingga pecah… ku coba tarik laki- laki tua itu dari dalam mobilnya… Tapi tak keburu … Beberapa polisi menghalangiku… Dan mobil pak harun melaju pergi..

#Kembali tersadar di waktu sekarang..

Terbangun dari mimpi sekilas ku… Kutatap foto kedua orang tua ku yang terpampang di kamar ini….

“ayah … Ibu aku akan memulai misi PENGHANCURAN KU” ucapku….

Ku ambil hp dan ku telp seseorang….

“hormat ku tuan…” sambut orang di ujung telp…

“aku ingin kau kembali… kita akan memulai misi akhir” ujar ku

“aku juga telah menemukan orang yang selama ini anda cari…” ucap pria itu

“si pengendara truk itu…. Bagus, Agung aku selalu mengandalkan mu…” kataku…

“dia bekerja di salah satu penambangan minyak, memiliki 3 orang anak.. 2 wanita dan satu pria.. Anak pertama telah menyelesaikan S1 kebidanannya, beberapa bulan lagi dia akan menikah, anak keduanya sedang menyelesaikan S1 kedokterannya, dan bungsunya masih mondok di jawa timur..” jelas agung pada ku…

“Dia hidup bahagia saat sudah merusak hidupku.. Akan ku buat menderita dia” jawabku…

“aku akan sampai disana mungkin dalam 3-5 hari tuan ku..” lanjut agung pada ku…

“aku akan menunggu mu temanku…” jawab ku sambil mengakhiri hubungan telp kami…

Aku cari nomor selanjutnya ku telp dia…. Dan priandiujujg telp mengangkatnya….

“anak lemah.. Akhirnya kau menghubungi ku juga. Butuh waktu tiga tahun untuk mu pulih dari kesedihan… Dasar lemahh..” ucap nya…

“maaf kan aku bang edi yang hebat..” ujarku

“apa misi PENGHANCURAN akan di mulai.” lanjutnya.

“iya aku butuhkanmu disini…” kata ku

“baik aku kesana. 1 bulan lagi kita akan bertemu. Aku masih ada misi. Jadi biar ku selesaikan dulu.” jawab edi

“baik lanjutkan kesenanganmu” ucapku…

Mengakhiri telp kami berakhir dan bergegas…

Lanjutkan ku panggil orang terakhir yang ku butuhkan…

“halo Kau disana adi…” ucapku

“ya” jawab adi singkat…

“cepat kembali” ujarku…

“baik” jawabnya…

3 saudara akan tiba sebelum misi PENGHANCURAN dimulai. Perang akan di mulai..

Halaman Utama : Misi Penghancuran

BERSAMBUNG – Misi Penghancuran Part 10 | Misi Penghancuran Part 10 – BERSAMBUNG

Sebelumnya ( Part 09 ) | ( Part 11 ) Selanjutnya

Cerita Terpopuler