. Halaman Baru Part 7 | Kisah Malam

Halaman Baru Part 7

0
302

Halaman Baru Part 7

INILAH AKU APA ADANYA

-POV EGA–

Hari ini hari Selasa, hari keduaku magang di perusahaan ini, jam sudah menunjukkan pukul 10 pagi,. Aku sudah di meja kerja masih tetap mempelajari data2 yang tersaji pada suatu system. Menjadi seorang Data Traffic Controller tidak terlalu sulit, hanya dibutukhkan ketelatenan dan mata yang jeli.

Di hadapanku terlihat Rendy dan Shinta juga sudah serius mengamati laptop mereka masing2, aku jadi merasa sungkan untuk bertanya sesuatu kepada mereka, “Akan kutunggu mereka agak lenggang,,,” Batinku.

Aku menoleh ke sebelah kanan, tempat dimana Resty kerja,, kursi dan mejanya kosong,, sudah jam segini dia belum datang,,, setengah jam yang lalu kukirimkan pesan kepadanya, apakah dia tidak masuk?,, karena sudah kupersiakan semua data persyaratan yang dia minta untuk menguruskan Paspor dan Visa ku. Sampai sekarang belum ada jawaban. “Kenapa semua yang aku hubungi tidak ada kabar..?” batinku,,,

semalam saat aku pulang dari baper2an dengan Dias kukirimkan pesan kepadanya, ,mengabari kalau aku sudah selamat sampai tujuan seperti yang dia minta waktu pamitan dengannya, tapi sampai pagi tadi tidak ada jawaban,, sebelum berangkat kerja tadi juga kukirimkan pesan lagi kepadanya,, menanyakan tentang rencana malam ini untuk jalan lagi. Sampai sekarang juga belum ada jawaban,, “Ada apa dengan mereka..?”, aku menghela nafas kecil..

Tak beberapa lama ada pesan masuk di hapeku, ternyata pesan balasan dari Resty,

Pesan Resty :


Egaaa,,

hari ini aku lagi sakit, huhuhu T.T

maaf ya gak bisa mendampingi.


Ternyata dia sedang sakit, Segera kubalas pesannya,

Pesanku :


Sakit apa ? perlu dijenguk?


Tak lama Resty membalas pesanku lagi..

Pesan Resty :


Uhmm mauu,, Sini jengukiin… hihihi

Aku gpp kok,, Cuma butuh istirahat doang, besok juga sudah masuk lagi.

Kamu yg semangat ya kerjanya,,

NB : jangan ngeliatin perabotan cewe mulu..

Xixixi


Hahaha, sialan si Resty,, tau aja kebiasaanku..
kemudian ada pesan masuk lagi dari Resty, dia mengirimkan sebuah foto.

Dengan caption di bawahnya “Ganbateee”

Aku terkejut dia mengirim foto ini, Dia lagi di kamar tidurnya, dia tidak ragu memperlihatkan dirinya tanpa menggunakan jilbab.. “Cantik..” pikirku dalam hati,, terlihat juga bagian atas payudaranya yang sangat indah., sepertinya mulus sekali.. ingin sekali aku ada disana, disebelahnya, memeluknya yang sedang sakit, sambil mengelus payudaranya itu,,, hihihihi,,
tapi dia tidak sama sekali kelihatan sedang sakit.

Foto yang dikirimkan Resty benar2 membuatku semangat,, langsung aku tutup hapeku, kumulai lagi mempelajari semua data2 ini.

DITEMPAT LAIN

–POV RESTY—

Pasti Ega suka dengan foto yang kukirim tadi,,
kemarin dia sangat suka sekali melihat payudaraku ini, semua orang juga suka sihh., kuberikan foto itu padanya sebagai bonus karena tadi mengirimkan pesan kepadaku, aku sempat kaget dia menanyakan keadaanku,, “Mungkin dia sudah kangen aku lagi..Ega sangat lucu” batinku,, “maaf ya Ga hari ini kamu tidak bisa melihat payudaraku ini, ,,, besok lagi yah, atau kamu mau melihatnya langsung.. hihihii?” masih pikiranku dalam hati sedikit nakal,,

Sebenarnya aku tidak sakit, tapi aku hari ini tidak bisa ke kantor . kalian tau kenapa?
Karena semalam aku kedatangan tamu spesial,, dan sekarang dia sedang tidur di sebelahku tanpa memakai pakaian sama sekali, setalah semalam kami melakukannya,, kuputuskan tidak ke kantor karena aku masih ingin menemaninya hari ini.

Kuposisikan tubuhku tidur pas disebelahnya,, kukecup mesra bibirnya, dan kuraba bagian pangkal pahanya..

SEMENTARA ITU

–POV META—

Haii semuanya,, uda lama banget aku gak muncul di cerita ini. Penulis curang,,argghh,, yang disayang cuman si Resty dan Dias Aja.. huhu… sedih

Pagi ini aku terbangun dari tidurku merasakan tangan seseorang sedang mengelus memekku yang sudah tidak memakai cd,, Yap,, aku semalam tidur tanpa memakai apa2 ditubuhku. sangat geli kurasakan saat jarinya mengelus perlahan lahan seolah paham apa yg harus dilakukan. Kubuka mataku perlahan,, melihatku terbangun dia tersenyum manis,,

…….. : “Pagi Cintaa…” sapanya sambil tetap mengelus ngelus memekku.

Aku : “Pagi,,Ahhhh” balasku sambil mendesah karena dia sekarang memasukkan jarinya ke memekku,

…….. : “Gimana Tidurmu? Nyenyak?”

Aku : “NIkmat,,,” jawabku.

Kemudian dia menghentikan apa yg dilakukannya,, membuka kaos ketat yang dia pakai.

……. : “Aku mandi dulu,,,” sambil dia beranjak dari tempat tidur

Segera kutarik tangannya,,

akibat tarikanku dia tertidur lagi disebelahku. Kemudian kucium bibirnya. Kulumat bibirnya cukup lama,, lidahnya menyambut lidahku, dia menyedot lidahku dengan bibirnya itu,, sungguh nikmat sekali. Sampai aku meremas payudaraku sendiri,,

beberapa saat Kemudian dia melepas ciumanku,,

……. : “Ayo mandi bareng,,,” ajaknya

Aku : “Gausah mandi…”
……. : “Bau’ tauu “

Aku : “aku suka baumu..”

……. : “aku gasuka baumu..weeek” dia meledekku,, sambil beranjak dari tempat tidur

Sebenarnya aku pengen mandi bareng dengannya, tapi apa daya,, tubuhku lemas sekali akibat permainan kami semalam. Tak ayal aku kembali memejamkan mataku sambil menunggu dia selesai mandi.

Oh iya,, kenalin,, dia temanku, namanya Resty,, atau kalian sudah mengenalnya?

Ya ya ya, aku tau apa yang ada di pikiran kalian. Aku seorang lesbian? Bisa iya bisa tidak. Aku masih suka dengan cowok, apalagi cowok yang ganteng dan sexy seperti Rega. Apakah ini kelainan? Mungkin iya,, tapi inilah aku apa adanya,, aku tidak akan memungkirinya. aku sering sekali melakukan peraduan kenikmatan dengan Resty, sejak kami di bangku kuliah yang sama. Awalnya hanya iseng isengan kami melakukan game kecil di kamarku waktu Resty menginap di rumahku,, namun akhirnya kami mengulanginya lagi, lagi dan lagi,, permainan kami berdua juga tambah panas setiap kali kami bertemu. Seperti semalam,, gairah di tubuhku tidak bisa kutahan, karena 2 hari aku mastrubasi membayangkan Rega,,, aku butuh pelampiasan,,

dan hingga akhirnya kuputuskan kesiini,,

Resty : “malah tidur lagi… ayo banguun,, katanya pengen ngemall,”

Kuhirup aroma segar sabun mandi yang dia pakai,, wangi sekalii. Dia berbicara sambil duduk di meja riasnya masih memaki handuk.. dia melihatku dari pantulan cermin.

Aku : “hmmm.,, Mager” balasku..

Resty : “Dasar perawan keboo.. lemes amat”

Aku : “Perawan?

Resty : “Iya Perawan,, kamu kan sudah lama gak pernah dijamah cowok.. xixi”

Aku : “SIalan,, emangnya kamu, sering dijamah cowok tapi Om2.. hahaha”

Resty : “Biarin,, yang penting tajir week”

Aku : “dasar simpenan om om”

Resty : “Dasar perawan tua.. gak ada yang mau ngentot sama lu yah”

Aku : “aku pilih2 tau,, hanya cowok sexy yang aku bolehin tidur denganku,”

Aku : “daripada kamu, sukanya sama penis keriput, yang sekali coblos langsung lemes,, hahaha”

Resty : “Metaaaaa,,,,,” dia berlari kecil ke arahkuu,,,

Dia mencubiti badanku,,, aku berusaha menutupi tubuhku dengan bantal.. Resty sangat wangi sekali.. saat dia masih berusaha mencubitku,, kurangkul kepalanya,, berusahaa kucium bibirnya yang imut itu. tapi dia memalingkan mukanya,,

Resty : “gak mau,, bau”

Meskipun dia menghindar,, aku berhasil mendaratkan ciumanku ke bibirnya, dia masih berusaha melepaskan ciumanku,, tapi kutahan kepalanya dengan tanganku,,

Setelah cukup lama, akhirnya dia menerima ciumanku,, ciumanku dibalas olehnya,,, lidah kami bersatu,, saling memindahkan liur antar mulut kami,, sangat sexy sekali,,

Kubuka handuk yang masih menempel di badannya,, dengan sekali gerakan, handuk itu sudah jatuh. Terpampang Payudara super besar milik Resty, menggantung indah di tubuhnya. Aku sangat iri dengan besarnya Payudara Resty, sangat berbanding dengan payudaraku yang kecil. Kulepaskan ciumanku,, kemudian kupegang payudaranya..

Posisi kami saat itu sedang duduk berhadapan di atas Kasur,

Aku : “Bisa gede gini yah..?”

Resty : “Tanyanya itu mulu,,i”

Aku : “Pasti karena sering disedot om2”

Resty : “Kalau iya, kenapa? ayo aku kenalin sama omku,, biar payudaramu bisa jadi gede”

Aku : “no no no..”

Resty : “xixixi,, dasar Tocil” ledeknya

Mendengar ledekannya kuremas kasar payudaranya,,,

Resty : “uwww… Metaa,, sakit tau” sambil memasang muka sebel

Aku : “Rasain,, sapa suruh punya toket gede amat”

Resty : “Sini Cium…” sambil memegang payudaranya bagian bawah kemudian mengangkatnya.

Aku : “sorry ya Om,, ininya Resty aku pinjam dulu yah” Resty hanya tersenyum

Kemudian kutarik badannya untuk duduk di pangkuanku,, dia reflek memegang lenganku,, lalu kucium mesra payudara kirinya.

Kuciumi bagian atas payudaranya sambil meremas bokong besar Resty,

Ciumanku turun kebawah sampai akhirnya kucium puting susunya, kugigit gigit kecil,, Resty mendesah kecill,, tanganku meremas remas bagian bawah payudara yang sedang aku emut putingnya. Kurasakan nafas Resty tidak beraturan, dan jantungya berdetak kencang..Resty membelai rambut panjangku..

Cukup lama kunikmati payudara sebelah kiri Resty,, kemudian berpindah ke payudara yang sebelah kanan.

Resty :

“nghhh..”

“a..”

“unghhh”

Satu Tangan Resty meremas payudaraku saat kucium bibirnya lagi,,, lalu kuciumi payudaranya lagi..

“Clupp..”

“Cliup..” bunyi sedotan bibirku pada putingnya,,,

Kemudian Tubuh Resty kudorong kebelakang, tetap sambil kujilat payudaranya, dia sekarang tiduran di Kasur.. namun kepalanya masih tegak menghadapku..

Kini kedua tanganku meremas kedua payudara jumbonya, sambil tetap menciumii putting susunya.,, sangat kenyal sekali payudaranya.., aku saja yang cewek sangat suka melakukan ini,, apalagi para lelaki.. ? kujamin sangat beruntung bagi siapapun lelaki yang bisa melakukan ini pada payudara Resty.

Kuremas agak keras Payudara Resty,, dia sempat mendesah cepat saat kuremas remas payudaranya.

Resty :

“Nghh ,, ahhh..,”

“Meta…”

“uhhh..”

Pinggulku sampai dijepit kedua paha Resty.

Kemudian Resty menarik kepalaku,, diajaknya aku berciuman lagi,,,, kini posisi tubuh kami bertindihan,, Payudara kami bersentuhan,, memek kami bersentuhan,, aku berciuman sambil menggesek gesekkan badanku di tubuhnya Resty.,, tangan Resty menyentuh pantatku,, di remas remas olehnya.,, kemudian dia tekan pantatku agar memekku lebih menekan memeknya..,,

Kuhentikan ciumanku di bibirnya,, ciumanku kemudian turun ke lehernya,, badan Resty wangi sekali,,, turun lagi di bawah payudaranya,, kecupan kecupan itu menimbulkan suara “Cup.,” “Cup..” kemudian kucium pusarnya,, sedikit jkuilat bagian itu,, badan Resty sampai terangkat karena gali,,,

Kemudian bibirku turun di bawah pusarnya,, lalu sampai di bagian atas memeknya,, Resty melihatku,,, matanya mengisyaratkan agar aku melakukannya,, “Oke Res,, aku tau yang kamu mau…” pikirku dalam hati.

Sekarang bibirku menciumi bibir Memeknya,, kukecup beberapa kali,, kemudian kukeluarkan lidahku untuk menjilati bibir memeknya,,,

REsty :

“ uhh,,,”

“aaaa”

Kubuka mulutku lebar lebar,, lalu kulahap semua bagian memek Resty, dan lidahku menjilati bagian dalam memeknya, membuat badan Resty naik turunn,

Cukup lama aku melakukan itu,,

Kemudian langsung kumasukkan 2 jariku ke dalam memeknya,,membuat mata Resty melotot tajam,,, mungkin memeknya perih karena memeknya kaget kemasukan jariku.

Rsety :

“aaaaaaaaahhhhh…. Sakiitt”

Aku hanya tersenyum,, dan Resty tetap merintih,,, kukocok memeknya dengan kedua jariku,,, sambil tanganku meremas satu payudaranya,,

Sekitar 10 menit aku melakukan itu,, hingga akhirnya kurasakan tubuh Resty Menegang,, sepertinya Resty sudah Orgasme,.,, segera kukeluarkan jariku yang sudah sangat basah,, waktu kukeluarkan jariku, cairan kenimatan Resty menempel di kedua jariku..

Kubiarkan Resty istirahat sejenak, nafasnya ngos ngosan,, ditariknya tanganku tadi,, kemudian dia masukkan jariku yang tadi mengocok memeknya ke dalam mulutnya,, disedot semua cairannya sampai tanganku bersih.., Resty sungguh liar,, sambil aku mengocok memekku sendiri dengan jariku,,

Resty : “Sini,,, aku bantu“ melihatku mengocok memekku sendiri . dia menyuruhku duduk disebelahnya yang sedang terlentang di Kasur.

Aku menuju ke arahnya ,, tapi aku tidak duduk di sebelahnya,, tapi aku duduk dia atas wajah Resty,,, memekku tepat di atas bagian mulut dan hidung Resty,, Resty menjilati seluruh memekku,, dan aku menggesek gesekkan memekku di mulutnya,,

“ach,,,” sungguh nikmat sekali rasa geli ini,,,

Dari atas ini kulihat tubuh sempurna Resty,,,Payudara Resty naik turun mengikuti nafasnya,, dan tangan Resty mengocok memeknya sendiri.

Cukup lama ku menggesek gesek maju mundur mulut Resty,, sampai aku orgasme karena emutan Resty di Memekku…

Tubuhku bergetarrrr,, cairanku sepertinya di sikat habis oleh Resty,,, hingga akhirnya aku ambruk kedepan,,, posisi kami saat ini seperti posisi 69.. aku kecapek’an, kepalaku sedang tiduran di paha Resty,, masih bisa kuhirup aroma memek Resty yang tadi orgasme..

–POV RESTY—

Kujilati semua cairan yang keluar dari memek Meta,, kemudian dia ambruk menindih tubuhku.,, memeknya masih dihadapnku,, terlihat garis memeknya sampai dengan lipatan pantanya,, nafasnya ngos ngosan karena orgasme pertamanya.,, Meta selalu aktif saat kami melakukannya,, dia selalu bisa membuatku Big O.. seolah dia tahu apa yang aku butuhkan, apa yang aku inginkan, apa yang bisa membuatku merasakan kenikmatan sesungguhnya,, sungguh beruntung cowok yang bisa ngentot dengannya, .. tidak seperti lelaki tua itu,, dia selalu seenaknya sendiri, tidak mempedulikan perasaaanku,,,

Pernah saat aku pertama kali disuruh menjilati bagian anusnya,,, aku sampai mau muntah karenanya,,, aku sampai menangis saat itu.. tapi aku hanya bisa pasrah, aku tetap melakukannya hingga aku terbiasa. Dia selalu menyuruhku melakukan itu,, dia sangat menyukainya..,,

Hal yang sama ingin ku praktekkan ke Meta,,

Perlahan kubuka lipatan pantanya yang tidak terlalu besar itu,, terlihat lubang kecil anusnya.. kudekatkan muluku kesana,, kukeluarkan lidahku,, dan kujilati anus milik Meta..,

Meta kaget dengan perlakuanku di anusnya, sampai dia mengangkat pinggulnya,, tapi kutahan dengan kedua tanganku.,,,

Meta : “Apa yg kamu lakukan Res..? Jangan disitu.!!”

Meta : “achhhhhhh…”

Sepertinya dia menikmati jilatanku di anusnya,, kulihat tangannya sampai meremas selimut tempat tidurku.

Hanya sebentar aku melakukannya, karena Meta langsung berdiri,,,

Meta : “apa apaan itu ?”

Aku : “suka kan ?”

Meta : “kamu sering melakukannya?”

Aku hanya diam saja..,,

Meta : “Geli tau,,”

Aku : “tapi suka kan?”

Meta kemudian menuju arah kamar mandi,, “apa dia mau udahan?”,,

Tak terasa sudah 2 jam permainan kami berlangsung.. seperti tadi malam, semalam Meta tiba tiba datang kesini,, dia bilang bosan di apartemen,, aku tau kalo dia kesini pasti dia butuh penyaluran.. karena dia sekarang lagi tidak dekat dengan cowok,, dia memang selektif tentang cowok. Dia selalu suka dengan cowok yang sexy, yang bokoknya berisi., dadanya bidang,, kayak siapa yah? Mungkin seperti Ega.,, seandainya saja Meta kenal dengan Ega,, pasti suah habis si ega yang malu2 mau itu,, atau aku kenalin aja ya mereka? Jangan deh,,, Ega punyaku seorang,,, xixixi

Meta adalah sahabat terbaikku, dia adalah teman masa kuliah yang dulu sering sekali membantu ekonomi keluargaku yang susah,, dulu waktu kuliah aku sering diajak nginap dirumahnya,, sesekali dia main kerumahku, dia selalu datang membawa kebahagiaan dirumahku. ,, walaupun dia dari golongan orang berada,, dia tidak pilih2 teman, dia memperlakukanku seperti yang lain, dia menerima diriku apa adanya, bahkan sampai sekarang, dia masih dekat denganku meskipun aku menjadi simpenan seorang lelaki beristri,, dia tidak peduli dengan itu. Dia selalu mendukungku,, “makasih ,, makasih tetap menerimaku apa adanya..” pikirku dalam hati.

Kudengar dari sini suara guyuran air dari shower di kamar mandiku,, “Meta mandi?” batinku,, segera kususul dia di karma mandi..

Pintunya sedikit terbuka, kulihat dia sedang menolehkan kepalanya ke atas, tepat air turun membasahi kepalanya, lalu turun ke badanya..,, dia membelakangiku. Aku masuk ke kamar mandi.. kudekati dia,, kucium tengkuknya.. punggunnya.. kudorong dia sampai ke dinding kamar mandi.

Dari belakang, kuraba memeknya.. kumaskukkan jariku. Dia mendesahh

Tanganku satunya memeluknya dari belakang,, tubuh kami berdua diguyur air yang jatuh dari shower. Aku mengocok memeknya cukup lama sampai akhirnya dia orgasme.

Meta : “Makasih ya Res..”

Kukecup bibirnya,, tidak ada permainan panas lagi setelah itu

Kami berdua kemudian mandi bersama,, kami tertawa riang di dalam kamar mandi, saling ledek ledekan lagi,, sambil saling menyabuni tubuh kami.., kemudian dia keluar kamar mandi duluan..

Waktu aku keluar dari kamar mandi tidak kutemukan Meta,, “Diamana dia?”,, batinku,,

Aku hanya memakai handuk di tubuhku,, aku keluar menuju balkon,, ternyata dia disitu,, dia duduk di kursi,, hanya memakai jaket yang dia pakai semalam tanpa menggunkan apa apa lagi., bahkan jaketnya terbuka.. dia biarkan angin mengenai rambutnya yang basah. Sambil menyedot rokok di mulutnya,, matanya menerawang jauh keluar, sejalan dengan pikirannya, kututup kembali pintu geser di balkon,, aku masuk lagi ke kamar menuju meja riasku

–POV EGA__

“Brugg””

Suara yang timbul saat aku menghempaskan tubuhku diatas Kasur.

Aku sudah sampai di kostku, hari yang cukup melelahkan dan penuh perjuangan..,, tadi siang sempat ada pesan balasan dari Dias, dia mengabariku kalau lagi tidak enak badan.,, Resty dan Dias sakit bersamaan.,, sama seperti Resty, Dias tidak mau dijenguk,, dia berjanji membolehkan aku besok main ke kostnya. ,., Hari ini sangat sepi sekali tanpa kehadiran Resty dan Dias,, semoga mereka besok menemani hariku lagi.

Bersambung

Daftar Part

Cerita Terpopuler