. Halaman Baru Part 52 | Kisah Malam

Halaman Baru Part 52

0
265

Halaman Baru Part 52

DREAMING ALONE

……. : Halo…

Suara wanita yang sangat kukenal,,,,,

Aku : hei,,, ini aku…

……. : astaga,,,,

Aku : besok ada waktu ?

…… : Kamu ada dikota ini ?

Aku : iya…

…… : hmm? apakah ini undangan bercinta?

…… : Seperti yang dulu sering kita lakukan dirumah kita?

Aku : bukan, aku butuh bantuanmu

…… : bantuan untuk bercinta?

Aku : Dasar mesum,,, aku heran, padahal dulu kamu tidak seperti ini.

…… : hmm? Tolong aku diingatkan dong, siapa ya yang mengambil perawanku? Lupa nih..

Aku : Aku…

…… : dan siapa ya dulu yang selalu melampiaskan gairahnya kepadaku tiap malam saat kita masih kuliah..?

Aku : hadeeeeh,, iya,,iya,,, aku..

….. : tuh kan,, jadi karena kamu aku ketularan mesum….hahahaha. kkkkangeeeennnnn…

Suaranya yang tadi ceria tiba2 berubah, aku dengar dia sedang terisak…

Aku : Hei,, kamu kenapa?

……. : tiap mengingatmu, aku juga selalu teringat akan salahku….aku minta maaf atas segalanya,,,

Aku : mau sampai kapan kamu seperti itu? Aku sudah melupakannya..

…… : tetep saja aku merasa masih bersalah kepadamu,,

Aku : sudah berapa kali aku bilang,, semua itu bukan kesalahanmu, masalah kita adalah cerita masa lalu.. aku sudah move on,, meskipun gagal,, hehe

…… : kamu tidak pernah berubah,,, aku juga ingin bertemu denganmu,ingin mengenang masa lalu bersama…

Aku : besok?

…… : ehmm,, sepertinya tidak bisa dalam waktu dekat,, aku merasa seperti ada yang sedang mengikutiku..

Aku : hhmm ? kamu masih melakukannya?

…… : hehe tenang aja, aku melakukannya bukan untuk berbuat jahat kok, kamu pasti tau… meskipun harus menerobos sana sini.. hihi

Aku : sama aja,,,,

…… : beda dong, aku melakukannya untuk kebaikan, hahaha,, akan aku hubungi kalau sudah aman,,, salam buat Kak Amanda,,,

Aku : Oke,,, be safe..

…… : iya,, aku seneeeeeng banget denger suaramu… byee.. muachhhh

TUTTTTTTTTTTTTTT

.

.

——-

Don’t lie, bright eyes
Is it me that you see when you fall asleep?
‘Cause I know it’s you I dream about every night
Giving me a feeling like
Love in the summer
Way I’ve never felt with another
Don’t lie, bright eyes
Is it me that you see?
Tell me I’m not dreaming alone

——

.

.

KEESOKAN HARINYA

——POV DIAS——

Aku : “ssssshhhhhh…ahhh..”

Aku merasakan geli yang tidak pernah kurasakan sebelumnya saat dia menggigit gigit puting susuku sambil satu tangannya memutar mutar puting susuku yang satunya.

Aku : “Acchhh….”

Aku sedang terlentang diatas tempat tidur lemas tidak berdaya dengan segala yang dilakukannya pada tubuhku,, kemeja putihku terbuka lebar meskipun belum terlepas dari tubuhku, bra yang kupakai sudah tidak menutupi apa yang harusnya ditututpi bra itu,, kedua payudaraku yang tidak besar ini sudah tidak tertutupi apa2 lagi.. kali ini Dia mulai menurunkan celana jeans yang kupakai,, dan aku hanya diam saja saat dia melakukannya…dan akhirnya celanaku sudah terlepas dari tubuhku… sebenarnya akumalu saat dia melihati Celana Dalamku, seolah penasaran dengan apa yang ada di balik CD ku,,,,, kupaksakan kemejaku yang agak panjang menutupi celana dalamku dan beberapa bagian pahaku…

Tapi tangannya memegang tanganku yang sedang memegang kemejaku lalu dia pindahkan agar aku tidak menutupi tubuhku lagi,,, dan aku hanya bisa pasrah,,, jantungku berdebar kencang saat tangannya perlahan menarik celana dalamku ke bawah kakiku,,, hingga akhirnya bagian kewanitaanku bisa dilihatnya dengan jelas,,, ini pertama kalinya seorang pria melihat organ wanitaku,,, aku malu,, dia pasti bisa melihat mukaku merah,,, lalu aku menyadari kalau jilbab yang menutupi kepalaku belum terlepas,, apakah dia tidak ingin aku melepaskan hijabku.?

Kedua tangannya kini meraba pahaku,, geli,,, karena dia melakukannya dengan sangat lemut lalu masuk ke dalam sela sela pahaku karena saat ini kurapatkan kedua kakiku,,, dengan perlahan dia membuka kakiku lebar lebar….

Aku semakin tidak nyaman dibuatnya,, astaga apa yang akan da lakukan..?

Dia sekarang mendekatkan kepalanya di area kewanitaanku dan…

Aku : “Achhhh,,, jangannnn ,,,,kotor,,,,achhh….”

Aku memintanya untuk berhenti melakukan itu,,, karena sekarang kurasakan lidahnya sedang menjilati bibir memekku,,, tapi,,, kenapa rasanya bisa nikmat sekali,,,

Aku : “Aaaaaccchhhh,,,,” akiu tidak bisa menahanrasa geli yang baru pertama kali ini kurasakan…

Setelah beberapa menit melakukan itu,, dia melepaskan seluruh pakaiannya,, aku bisa melihat penisnya… dia akan melakukannya kepadaku,,,

Aku : “tunggu… aku belum pernah melakukannya….” Ucapku padanya,,,

Jantungku semakin berdebar,,, apa yang harus aku lakukan ? apakah kau harus menghentikannya..? padahal aku tadi sudah mau untuk melakukannya saat dia memintaku,,,

Aku : “baiklah,,, lakukan Ga,,, “ ucapku pada Ega..

Dan Ega sudah bersiap melakukannya ,,,, aku siap ,, aku siap melakukan pertama kalinya dengan Ega,,, Kupejamkan mataku… kemudiann,,

BBRRRRAAKKKK,,,,

Aku kaget mendengar pintu kamarku terbukaa,,, seseorang masuk kedalam kamarku dan memergoki kami,,,

Galih : “DEE,,, APA YANG KAMU LAKUKAN,,?”

Ternyata Galih tunanganku yang memergoki aku dan Ega sedang telanjang berdua didalam kamarku…

Galih : “DEE..? APA INI MAKSUDNYA ? SIAPA PRIA INII…?’

GaliH : “DDEEEE….”

.

.

Bunda : “Dee,, bangun Nak,, sudah adzan subuh… Dee..”

Astaga Mimpi… ?

Bunda didalam kamarku,,

Bunda : “Kamu kenapa Dee kok keringetann..?” tanya Bunda kepadaku…

Aku : “gapapa kok Bun,,,” aku tersenyum kepada Bunda..

Bunda : “yauda,, ayo sholat,,,”

Aku : “iya Bun,, Aku mau mandi dulu…”

Setelah itu Bunda keluar dari kamarku,,, aku menutupi tubuhku dengan selimut,,,, aku masih tidak percaya dengan mimpi yang baru saja kualami,,,

Basahh..

Aku merasakan basah di celana dalamku…

Kenapa aku bisa mimpi seperti itu?

pasti karena semalam sebelum tidur aku mengingat kembali saat aku memergoki Linda dan dia waktu itu di kost..

segera aku turun dari tempat tidur, kulepaskan semua pakainku,, kulihat tubuhku di kaca lemari…

Mimpi tadi terasa seperti nyata,,,

Tidak sadar aku menyentuh payudaraku sendiri sambil mengingat mempi tadi.. lalu aku masuk ke dalam kamar mandi untuk mandi,,, mandi besar.

.

.

——POV REGA——

Hari ini aku terbangun hampir jam 10 pagi,,

Hoammmmm….

setelah dari kamar mandi aku langsung kebawah menuju dapur mencari makanan. Betapa terkejutnya aku saat tiba di dapur.. ada wanita seksii sedang memasak.. rambut panjangnya terikat keatas,, dia tidak memakai pakaian sama sekali hanya memakai apron yang biasa digunakan emak emak untuk memasak. Bagian belakang tubuhnya terekspos sangat jelas,, aku bisa melihat belahan bokongnya yang menggairahkan itu,,

Aku : “Rein…? Kamu gak kerja..?”

Aku dekati kakakku yang sangat seksi ini, dia sedang asyik memotong sayuran,, aku langsung begitu saja memeluk tubuhnya dari belakang sambil bermanja manja dengan menaruh kepalaku di pundaknya sambil beberpa kali kucium lehernya yang putih mulus ini.. dari aroma tubuhnya, aku tau dia belum mandi,,, tapi meskpiun Rein belum mandi, siapa coba yang gak mau menciuminya,,,

Rein : “Gimana bisa kerja,, tadi aja aku hampir tidak bisa bangun…..” ucapnya sambil tetap memotong sayuran lobak,,,

Aku : “hehe..pasti gara2 semalam yah..”

Rein : “kamu memang lelaki sejati kalau diranjang,,,,” ucapnya,, aku bisa melihat senyum bibirnya dari samping…

Aku : “so,, menikahlah denganku, akan kubuat kamu tidak bisa bangun setiap pagi,,,” ucapku padanya,, bermaksud bercanda..

PPRAAAAKAKKKKK…

Tadi setelah Rein mendengar ucapanku,, dia mengangkat pisau yang dia pakai untuk memotong lobak tadi tinggi2 dan memukulkannya di atas papan dengan sangat keras,,, lobak itu langsung terpotong jadi 2….

Rein : “katakan sekali lagi….!!” Ucapnya dengan nada serius,,,,

Aku : “ehh,, bercanda Rein,,, bercanda..he..he,,,”

Buseettt,, sadis bener ni cewekkk,,,, asli nyereminnn…

Kemudian dia melanjutkan lagi memotong sayuran-sayuran itu,,,

Aku : “btw,, kenapa kamu yang masak? Mbak Tina kemana? Dan kenapa tidak pakai baju ?”

Rein : “kamu gak tau? sudah 4 hari ini Mbak Tina ijin pulang kampung,, kamu pikir 3 hari kemarin masakan siapa yang kamu makan tiap pagi..?”

Hmmm..?

Aku : “ohh jadi masakanmu…?”

Rein : “bukan,,, beli diluar……”

Asemmm,,,dia malah ngelawak..

Rein : “, tiap hari aku kan harus berangkat pagi, gak mungkin sempet masak.. ,,, hari ini mumpung aku tidak kerja,, akan aku masakan sesuatu untukmu…”

Iya juga sih,,, tiap aku bangun rumah ini sudah sepi,,, Rein sudah berangkat kerja….

Aku : “hmm pantesan beberapa hari ini aku tidak melihat Mbak Tina,,, “

Tiba2 Rein menghentikan memotong sayuran,, dan berbalik badan kearahku…

Rein : “sebulan ini saat aku kerja kamu melakukannya lagi dengan Mbak Tina..? Ngaku….!” tanya dia dengan tatapan mata yang sangat tajam…

Aku : “ehh.. enggak.. .. suerrr.. tanya aja Mbak Tina langsung… Aku cuman sekali melakukan dengannya,, sudah lama sekali…. itupun saat aku sedang mabuk… ”

Ya.. itu terjadi pada saat awal2 masa kuliah…

Siall,, aku jadi teringat tubuhnya Mbak Tina,,,,

Rein :” lebih dari sekali… ” ucapnya lalu melanjutkan lagi memotong sayuran…

Aku :” hehe.. iya.. Iya.. tapi yg lainnya itu Mbak Tina yang memaksaku… ”

Rein :” siapapun yg sudah merasakan punyamu pasti ketagihan….. ” ucapnya jutek kepadaku…

Karena saat itu Mbak Tina mengancamku akan melaporkan kepada bunda kalau selama ini aku dan Rein sering bercinta di rumah,,, ternyata Mbak Tina tau kegiatanku dan Rein,,, terpaksa aku menuruti kemauan Mbak Tina untuk memuaskannya,,,

Tapi aku tidak menceritakannya pada Rein kalu Mbak Tina tau,,,,

Aku :” kamu jeles..?. ”

Rein :” Mbak Tina uda punya suami dan anak Dek… Tidak seharusnya kamu melakukan dengan wanita bersuami.. ”

Aku :” iya2 tau.. cuman Mbak Tina Kok dan sudah gak lagi…. ”

Rein :” hah ? Lalu Dosen itu kan juga punya suami..? Lupa..? ”

Sial…. Masih inget Aja Rein kalau aku pernah beberapa kali main2 sama dosen cantik itu…

Aku : “hehehe.. udah dong.. jangan bahas yg kemaren2… Masih lama nih matengnya…? ”

Rein : “masih lama.. mandi dulu sana..”

Aku : “aku boleh minta sarapan yang lain dulu..?” ucapku sambil meremas kedua payudaranya dari belakang ….

Rein : “haduuh Dekk,, masih kurang aja sih semalam,,, nanti malam aja kenapa sih,,i setelah masak ini aku mau langsung ke gerai,,, banyak yang harus aku urus karena ada barang baru yang akan datang…”

Aku : “yahhhhh,,, yauda deh…”

Rein : “nanti kamu bantu aku yah Dek,,,”

Aku : “gak mau,,, masa’ cowok ada di dalam gerai pakain dalam wanita,,, malu Rein kalau ada kenal denganku lalu melihatku.,,, “

Aku : “kecuali….”

Rein : “Apa…?”

Aku : “kamu mau menikah denganku,,,,,,”

PPPPRRRRRAKKKKKK

Aku tadu dia pasti marah lagi,,,, makanya aku langsung kabur sambil tertawaa,,,

Rein : “AADEEEEKKK,, AWAS YAH…”

Rein masih aja ngomel ngomel meskipun aku sudah menjauhi dapur,,,hihihihi,,,

.

.

.

SEMINGGU KEMUDIAN

Aku harus menunggu selama seminggu sampai dia menghubungiku lagi dan bisa menemuiku. Kami janjian di sebuah café yang ada di tengah kota,, dia sendiri yang meminta untuk ketemuan disini karena alasannya tempat ini cukup ramai. Dia masih merasa ada yang sedang mengikutinya, jadi dengan bertemu di tempat ramai, dia bisa berbaur dan tidak perlu khawatir akan ada yang menemukannya.,, Dia tidak bisa berlama lama di tempat terbuka walaupun sebenarnya dia ingin berlama lama denganku. Dia juga berpesan padaku agar tidak bilang kepada siapapun kalau bertemu dengannya,, dia masih harus bersembunyi. Seperti itulah hidupnya, harus hidup secara sembunyi sembunyi, agar tidak ada yang tau keberadannya, bahkan harus menghilang dari keluarga dan teman temannya,,.. aku sebenarnya khawatir dengannya. Tapi dia wanita yang kuat dan pintar, aku yakin dia tidak akan kenapa kenapa. Dan soal bantuan yang kuminta kepadanya, dia bilang butuh waktu agak lama,, tapi akan dia usahakan secepatnya.

Aku : “take care,,, “ ucapku padanya saat dia akan meninggalkan tempat ini..

Aku masih melihatnya saat dia keluar dari café ini,, Masih jam 8 malam,.. diluar café suasana begitu dingin, karena hujan yang mengguyur kota ini dari sore hari. Aku hanya duduk menikmati kopi yang sudah dingin sambil melihat layar handphone. Sejak kejadian minggu kemarin bersama Rein, aku akui kini aku lebih bersemangat untuk menyelesaikan masalahku. Aku harus bisa menyelesaikan masalah yang aku timbulkan dikota sebelah.

Jika dipikir pikir lagi, sebenarnya tidak semuanya salahku kan ? mana aku tau kalau Meta dan Resty itu sahabatan ? dan bukan salahku mereka bertengkar saat Resty tau aku berpacaran dengan Meta, dia sendiri yang tidak jujur dengan perasaannya kepadaku. Coba Resty bilang dari awal kalau dia punya perasaan kepadaku disaat aku juga punya perasaan padanya.

Oh Shitt,,,

Aku ingat, Resty tidak akan pernah bisa menyatakan perasaanya padaku karena dia sedang terikat dengan orang itu. Kenapa dia tidak bilang dari awal padaku soal itu, jika dia bilang kepadaku, aku pasti tidak akan berani dekat dekat dengannya, dan membuatnya nyaman didekatku. Sama halnya dengan Dias, kenapa dia dari awal tidak bilang kepadaku kalau dia sudah dijodohkan ? kalau aku tau dari awal, aku tidak akan pernah berharap kepadanya, mendekatinya, dan membuat dia ,,, mencintaiku. Hadeeeh,, Dias, sebuah cinta monyet saat masih SMP, aku sudah suka kepadanya saat aku belum mengerti apa itu tentang cinta. Dan disaat aku tau dia mencintaiku juga, aku tetap tidak bisa bersamanya, karena dia sudah dijodohkan walaupun menurut Linda, Dias tidak setuju dengan perjodohan itu..

Ketemu….

Akhirnya aku bisa menemukan akun instagramnya, aku baru ingat kalau nama aslinya Meta adalah Maredta,, daritadi aku mencari nama Meta di Instagram tidak ada yang cocok dengan Meta yang kukenal. Aku ingin tau kabarnya sebelum aku bertemu dengannya, sejak Rein bilang kepadaku untuk mengejar cintaku diantara Dias, resty dan Meta,,, nama terakhir yang paling sering aku pikirkan seminggu ini. Karena sebelumnya kami benar benar saling mencintai sebelum akhirnya dia memutuskanku karena merelakanku untuk Resty,,,

Sialan Meta,, dia pikir aku sebuah barang,,, seenaknya diberikan begitu saja ke orang lain.

sebenarnya aku ragu sebelum membuka akun instagramnya Meta,, aku takut akan melihat foto Meta dengan cowok lain… hadeehhh… aku harus membukanya, meskipun dia sudah dengan cowok lain,, aku akan ikhlas, mungkin dia akan lebih bahagia dengan cowok lain daripada denganku. Mungkin malam ini dia sedang berdansa dengan cowok lain,, karena aku tau dia suka sekali berdansa… atau jangan jangan sekarang dia sedang bersama seorang cowok diatas tempat tidur,,, segitu cepatnyakah dia move on dariku? Semua akan terjawab saat aku lihat foto foto instagramnya,,,

Sial…

Ternyata akun instagramnya Meta dikunci,, aku tidak bisa melihat galeri foto fotonya sebelum dia menyetujui permintaan untuk mengikuti akun instagramnya. Sepertinya kau sudah tidak ada harapan lagi deh dengan Meta…. Hufff….

Gagal melihat akun Instagramnya Meta, aku beralih melihat akun Instagramnya Resty,,, terakhir dia update foto Instagram 2 bulan yang lalu, jadi setelah kejadian itu dia tidak pernah lagi update sesuatu di Instagram. Aku melihat galeri foto fotonya, dia kelihatan ceria sekali dulu dan begitu bangga dengan barang barang mewah yang dia punya, termasuk segala perabotan tubuhnya yang indah…. dan ternyata ada beberapa foto dia bersama dengan Meta.. kenapa daridulu aku tidak melihat IG nya Resty ya,,, tapi memang dasarnya aku bukan stalker sih,aku tidak begitu kepo dengan media sosial orang lain. Aku melihat salah satu foto Resty yang aku ingat betul aku yang memotretnya saat aku dan dia sedang berada di Singapore,, aku jadi tersenyumm sendiri melihat foto ini,, waktu itu dia begitu ceria, kami habiskan hari2 yang bahagia selama di Singapore,, wanita seperti Resty tidak seharusnya diperlakukan seperti binatang,,, sambil masih kulihati foto itu..

Gimana kabarmu sekarang Res ? kamu baik2 saja? Apa orang itu masih kasar kepadamu? Aku tau kamu orang baik, kamu melakukan itu pasti ada alasannya,, Apa alasanmu hingga masih bertahan dengan orang itu?

Aku akan bertanya langsung kepadanya, dan jika memang dia melakukan itu hanya karena uang,, aku akan meminta dia segera melepas orang itu. Aku memang bukan orang kaya,, tapi keluargaku punya uang banyak. Aku bisa menghidupinya tanpa dia harus menderita.

Setelah melihat Akun Instagramnya Resty, aku melihat akunnya Linda,, foto2 yang dia share sebulan ini di akunnya kebanyakan adalah quote dan kata2 bijak yang kebanyakan berisi tentang sahabat dan penyesalan. Hufftt,, kasian Linda, dia pasti merasa sangat bersalah kepada Dias.. aku harus bisa segera membuat mereka sahabatan lagi.. Bagaimana dengan Dias ? dia sama sekali tidak mempunyai akun Media Sosial,,,

Setelah beberapa menit berselancar di dunia Fana, hehe,, aku putuskan untuk pulang tapi saat aku berdiri dari kursiku aku melihat seseorang yang kukenal dan baru saja masuk kedalam café ini.

Itu kan…

Amel..? dan dia melihatku… begitu menyadari keberadaanku di café ini, dia langsung menghampiriku..

Amel : “Omaigat,, Regaa.. ? ini beneran kamu…?” ucap dia begitu senang saat melihatku…

Aku : “Haii Mel,,” dia langsung tidak sungkan memelukku…

Amel : “hmmmm,, sudah lama sekali……”

Kemudian Amel duduk tepat dihadapanku,,, dan akhirnya aku tidak jadi pulang….. Amel kelihatan begitu cantik dengan Make up diwajahnya,, dia memakai jaket denim menutupi kemeja putih transparan,, aku bisa melihat bra warna hitam di balik bajunya,,,

Amel : “tidak kusangka bisa bertemu denganmu disini,, tunggu dulu,, bukannya kamu kerja di Kota sebelah…?”

Aku : “eh,, ini,, aku sedang cuti,, hehehe”

Wait,, sepertinya Ada yang berbeda dengan Amel,,,

Aku : “kamu juga kerja di kota sebelah kan Mel..? kok bisa disini..? kamu sedang pulang atau gimana..?”

Amel : “uhm,,besok aku harus segera kembali ke kota sebelah,, sudah seminggu ini aku ada di kota ini,, aku sedang mencari seseorang,, aku pikir dia di café ini,,,tapi sepertinya sudah pergi… “ ucapnya sambil melihat sekeliling café ini..

Aku : “ mencari seseorang,,?”

Amel : “Winry,,,,, “ ucapnya sambil melihat sekeliling,,,

Deg Deg, nama itu..

Amel : “eh maksudku,kenapa kamu tidak datang saat Winry…..”

Kalimatnya terhenti,,, aku paham apa yang akan dikatakannya…

Amel : “Semuanya ada disana kecuali kamu dan Ressa,,, kak Amanda juga datang, bahkan Adit jauh2 datang dari provinsi sebelah… eh,, maaf,, maaf,,, pasti berat bagimu…”

Aku : “iya,,aku tidak datang,, saat itu aku masih belum bisa menerima kenyataan harus berpisah dengannya… tapi setelah aku bisa menerimanya,, aku mengunjunginya kok Mel ,, dia sudah bahagia disana.. dan aku sudah melupakan semuanya,,” Ucapku padanya

Amel : “baguslah kalau kamu sudah move on…… “

Lalu dia memajukan tubuhnya, seperti sedang mengamatiku dengan tatapannya yang tajam,,

Amel : “btw, kamu kelihatan berbeda dari terakhir kali kita bertemu… kamu sekarang lebih,, Fresh, dan lebih kerenn,, padahal terakhir kita ketemu kamu kelihatan… ehmm,, kelihatan,,,,,”

Aku : “seperti orang gila….”

Amel : “hahaha iya seperti itu,,,” dia Tertawa sangat keras, sambil menutupi mulutnya dengan tangannya,,

Aku : “Aku sama sekali tidak bangga dengan diriku sendiri saat awal2 masa kuliah,, alkohol, obat2an,,, sejak aku, kamu, Adit dan Ressa harus berpisah,, aku kesepian disini,,, kesendirian membuatku teringat kembali rasa sakit akan kehilangan Alexa.. “

Amel : “tapi kamu sekarang lebih keren Ga,,ehmmm,,, malah lebih ganteng dari dulu,,.” ucapnya sambil tersenyum dari dulu… aku tersipu mendengar pujian Amel,, untung sudah kucukur semua rambut rambut di wajahku,,

Aku : “hehe, bisa aja,, kamu juga sekarang kelihatan beda Mel,,, aku kaget dengan kamu yang sekarang,,”

Selain lebih cantik,, dia juga sangat tenang dan percaya diri. Beda banget pokoknya dengan Amel yang dulu..

Amel : “apa kamu percaya jika aku bilang,,, aku jadi seperti ini karena kamu.. ” Ucapnya singkat kepadaku…

Hah,,,? Apa maksudnya ? aku malah jadi salah tingkah saat Amel tersenyum sambil melihatku, gimana dia bisa seperti ini karena aku,,?

Aku : “Aku..?”

Amel : “sejak yang kamu lakukan kepadaku malam itu,,,, perlahan aku jadi orang yang berbeda, dan beginilah aku sekarang.. “

Malam itu..? oh shitt,,, malam saat aku mengambil perawannya…..

Padahal dulu aku sangat merasa bersalah telah merenggut keperawanan Amel, tapi jika memang karena itu dia jadi seperti ini,, aku tidak perlu merasa bersalah lagi kepadanya.

Aku : “hehe,, oiya,, ehm,, siapa orang sedang kamu cari di tempat ini ? Temenmu?” aku coba mengalihkan pembicaraan..

Amel : “Ehmm bukan,, urusan pekerjaan…!”

Aku : “ohh,,, Dan pekerjaanmu…?”

Amel berpikir agak lama menjawab pertanyaanku tentang pekerjaannya saat ini,,,, lalu dia tersenyum.

Amel : “Sini mmendekatlah,,,,,”

Dia menyuruhku agar mendekat ke arahnya, dia juga mendekatiku seperti akan membisikkan sesuatu…

Amel : “sebenarnya aku bisa saja memberitahumu pekerjaanku,, tapi setelah itu aku harus membunuhmu….” Bisikinya pelan kepadaku,,,

Aku : “hahh…?” aku kaget mendengar ucapanya,,,,

Amel : “hahahahahaha,,, bercanda Ga… kamu bawa mobil…?”

Aku menunjukkan kepadanya kunci mobilku… lalu dia berdiri,,,

Amel : “ayo pergi dari sini,, Diluar dingin banget,, kamu gak pengen minum susu hangat…?”

Aku : “hmmm..? dicafe ini kan ada Mel, kenapa gak pesan disini saja,,,,” ucapku padanya…

Amel : “kamu masih ingat dulu aku sering menaruh susu di mejamu..?”

Aku : “tentu.,…”

Amel : “kali ini akan aku berikan susu yang lain, dan Kamu akan menyukainya……” ucapnya sambil membuka satu kancing kemejanya paling atas dihadapanku, lalu berjalan duluan,,,,

Ohh Shit,,,,,

.

.

Dan sekarang ini Amel benar benar memberikan susu yang ada tubuhnya untukku, walaupun tidak keluar airnya,,, tetap saja susunya Amel terasa hangat ketika mulutku mulai menghisap payudaranya,,. Amel seperti keenakan saat payudaranya kusedot pas dibagian putingnya,, Amel semakin menekan payudaranya itu di mulutku,,, Saat ini aku sedang duduk diatas tempat tidur dengan Amel ada di pangkuanku menghadapku, satu payudaranya aku hisap dengan dengan kuat sambil meremas payudaranya yang lain dengan kuat juga,, dan dia sangat menyukainya

Amel : “Achhhhhhhhhhh…Regggaaaaa,,”

Oiya, tadi setelah pergi dari café, kami berhenti di Hotel pertama yang kami temui hingga akhirnya kami sudah di dalam kamar ini. Tanpa basa basi Tadi Amel langsung menyerangku dengan ciuman bibirnya di bibirku saat kita baru masuk di dalam kamar ini, hingga akhirnya kami sudah sama sama tanpa pakaian di atas tempat tidur,,, masih di pangkuanku, tangan lembutnya Amel mengocok penisku,,, sedangkan aku masih asik menikmati susunya Amel yang lumayan berisi meskipun masih kalah jauh dibandingkan payudaranya Rein.

Amel : “acchhhhh,,,,, sssshhhhhh…”

Kemudian ciumanku di payudaranya naik, ke atas dadanya,,, menciumi tulang selangka di atas dadanya,, Amel meraba raba punggungku dengan tangan satunya yang masih merangsang penisku dengan kocokan tangannya yang lembut.. lalu ciumanku naik lagi ke lehernya,,, lalu telinganya,,,

Aku : “bukankah ini saatnya kamu memanggil papamu..” ucapku padanya,, aku masih ingat saat melakukannya dengan Amel,, waktu itu mendesah sambil memanggil manggil papanya..

Amel : “hmm,,? Kamu memperbolehkanku,,,? Beberapa pria yang pernah melakukannya denganku selalu risih saat aku melakukan itu,,,”

Aku : “kenapa tidak,,? Menurutku itu,,,,”

Kukecup dulu bibirnya,,,,

Aku : “seksii,,,” ucapku padanya lalu dia tersenyumm

Tiba2 Amel mendorongku agak kuat kebelakang samapi aku terhempas begitu saja diatas tempat tidur,,, dia nungging diatas tubuhku,,,

Amel : “kalau gitu,, malam ini kamu adalah papaku,, Dan aku,,” ucapnya,, Lalu Amel mencium bibirku,,,,

Amel : “Your litlte girl…”

Hmm..?

Dengan masih nungging, Amel merangkak mundur,, lalu dia memegang penisku,,,

Amel langsung menjilati penisku, lidahnya yang basah bergerak perlahan dari bagian bawah penisku sampai dengan bagian kepala penisku. Dia melakukan itu sambil melihatku,, seperti ingin melihat ekpressiku

Aku : “ssshhh,,,, Mel,,,ahhh..”

Amel : “Iya Pahh,,? Papa ingin gadis kecilmu ini isep kontolmu yang gede ini..? hmm..?” ucapnya sambil mengocok penisku…

Aku : “shhh… yes please…”

Amel langsung memasukkan penisku kedalam mulutnya, tapi dengan sangat perlahan,,,, aku menikmati setiap sensasi gesekan penisku saat melewati bibir Amel masuk ke dalam mulutnya…..

Aku : “ahhhhhh…..”

Kurasakan penisku berkedut kedut saat mulut Amel menyedot penisku dengan kuat,..

Amel : “emphh,,, mmmmmh,,, ahh.. ”

Sesekali dia mencoba memasukkan penisku sangat dalam didalam mulutunya,, meskipun tidak bisa masuk sepenuhnya….

Amel : “emmpphh,, Papa sukaa..?”

Aku : “Banget,,, enak bangett Mell,,,, sshhhh….. teruskan sayangg…”

Sekitar kira2 15 menitan Amel menghisap dan menyedot penisku, membuat penisku sangat basah dengan air liurnya… kemudian Amel menggerakkan badannya,, setengah badannya kini menindih tubuhku dengan satu payudaranya menempel di dadaku,,, lalu kali ini dia memainkan putingku dengan mulutnya,.,.

Aku : “shshh,,, Ameelll,,,,” rasanya geli geli gimana gitu ketika Amel menggit gigit putingku bergantian dengan putting yang satunya.

Tangan Amel tidak tinggal diam dengan tetap mengocok penisku dengan tangannya,,, sedangkan memeknya digesek gesekkan di pahaku…

Amel : “Memekku sudah basah pahh,,, ahhh…” ucapnya sambil mendesah dengan masih menggesek gesekkan memeknya di pahaku,,, Gila Amel nakal banget,,,,

Amel : “uhhh…. Aku ingin kontolmu ini yang gede ini didalam memekku pahh.. shhhh….”

Kocokan tangannya di penisku semakin melambat,, fokusnya kini ada di memeknya yang semakin ditekan dan digesekkan di pahaku,,, aku bisa merasakan cairan yang keluar dari memeknya…

Amel : “Pleasee pahh,, gadis kecilmu ini menginginkanmu,, puaskan aku pahhh….”

Lalu Amel memposisikan tubuhnya nungging diatas tempat tidur membelakangku.,, satu tangannya membuka belahan pantatnya,, mennampakkan kepadaku memeknya amel dari belakang tubuhnya,,, aku langsung bangun dan memposisikan tubuhku pas di belakang tubuhnya Amel.

Kupegang bokongnya Amel yang kumayan besar,, putih dan sangat mulus,,, aku raba raba semua bagian bokongnya Amel mengikuti bentuknya yang bulat….

Aku : “katakan yang kamu ingingkan sayang ….katakan pada papahhh !” aku mencoba improvisasi,, sepertinya Amel punya obsesi tersendiri dengan papanya,, apakah benar seperti itu..?

Amel : “masukkan kontolmu yang gede itu pah kedalam memekku yang sudah sangat basah,,,,, fuck me Dadyy, pleaseee,,fuck mee”

Amel sudah sangat tersiksa dengan gairahnya sendiri,, dia ingin segera melepaskan gairahnya itu… kuposisikan penisku tepat di bibir memeknya.. saat aku akan memasukannya malah Amel sendiri yang menggerakkan bokongnya kebelakang dengan sangat cepat,, membuat penisku lamgsung masuk begitu saja sangat dalam di dalam memeknya,,

Amel : “acccchhhhhhhh… papapahhhh….ssshh” jerit Amel, kepalanya menoleh keatas…

Aku masih tidak bergerak,, aku khawatir Amel merasakan kesakitan saat penisku ada di dalam memeknya,

Amel : “shhhh,,, gede banget pah kontolmu,,,ahhhhh..”

Setelah kurasa sudah aman,, mulai kugerakkan pinggulku, penisku keluar masuk di dalam memeknya Amel…

Plok plok plok

Plok plok plok

Aku : “ahhhh… ahh,,,”

Amel : “Omaigat,,, Pahhh,,, ssshh papahhh,,,”

Kupegang bokongya Amel,, semakin kupercepat gerakan pinggulku agar nikmatnya lebih terasa,,, aku bisa melihat belahan bokongya Amel… sesekali aku usapkan jempolku di belahan itu…

Amel : “ahhhhh,,, teruss pahhhh.. Amel sukaa,,,,, ahhhhh…”

Desahan desahan Amel semakin membuatku menggenjot memeknya lebih cepat,,,

Aku : “ahh,,, ahhh,,, Fuck,,, enak banget Mel memekmu,, “

Plok plok plok plok

Amel : “achhh… papahh aku mau nyampek pahhh,,, sedikit lagi,,, aaccchhhhhh”

plok plok plok plok

plok plok plok plok

Aku : “ahhhh,, ahh,,,”

Amel : “achhhhhhhhhhhhhhh,,,,pahhhh……”

Semakin kupercepat gerakan pinggulku,, menabrak nabrak bokongnya Amel,,,

Aku : “Shh, ahhhh…. “

Amel : “achh,.,achh,, pahhh,,achh,,, papah, , achhhhhh…..achhhh…acccchhhhhhhhh….”

Desahannya yang panjang kemudian dia ambruk diatas tempat tidur,,, sepertinya dia orgasme…. Penisku lanhsung terlepas dari memeknya…

Amel : “achh,, aku tidak pernah mendapatkan orgasme secepat ini Ga… kontolmu enak banget sumpahh,,,, bentar ya Ga,,, istirahat bentar,,, hah…hah” ucapnya masih temgkurap lemas tidak berdaya diatas tempat tidur….

Aku : “iya,, istirahatlah dulu…”

Aku menindih tubuhnya sambil menciumi punggungnya yang sudah penuh dengan keringat…

Aku : “Mel…..”

Amel : “please jangan tanya kenapa aku seperti itu… aku malu mengatakannya…”

Eh,, ? dia tau aku akan bertanya mengenai fantasinya…

Aku : “hehe iya,,, kamu nakal banget Mel,, ” aku menciumi pipinya dari samping,,,

Amel : “kamu gak ilfeel denganku kan Ga…?”

Aku :”enggaklah,,, aku suka malahan,, beda aja rasanya….. hihihii…”

Amel membalikkan badannya,, merangkul leherku dan mencium bibirku,,,,

Amel : “lanjutin Pahhh,, nikmati lagi tubuh gadis kecilmu ini… Amel pasrah,,,, Asal jangan hamilin aku ya… hihihi…”

Aku hanya tersenyum dengan ucapannya… kali ini Amel hanya terlentang diatas tempat tidur,,, kuangkat kedua kakinya keatas, dan kusandarkan di dadaku,, dan langsung kumasukkan lagi penisku di dalam memeknya,,,,

Amel : “achhhh…..”

Amel sudah agak tenang setelah orgasme tadi,, tingkat gairahnya sudah agak menurun… dia memejamkan matanya menikmati penisku yang masuk dan keluar di dalam memeknya,,,

Plok Plok Plok Plok PLok

Amel : “Sshhh,, Papahh,,, “

Setelah 10 menit,,, Kini Amel meremas satu payudaranya sendiriii,,,,

Amel : “achhh..ach….achhhhhh….achhhhhh….. enak pahhh,,, achhh…”

Sepertinya dia sudah mulai ON lagi,,,,,

Amel : “achhhhhhhh,,,, Paahhhhh,,, achh,,achh,,,,,,fuckkkk…”

beberapa menit kemudian kami masih melakukannya dengan posisi seperti itu,, kami mencoba beberapa gaya,, sambil berdiri,, Amel diatas,, dan yang lain,,, Amel sudah berkali kali orgasme,,, dan aku akan mau nyampek orgasmeku yang kedua… posisi kami saat ini adalah aku menggenjot tubuhnya Amel lagi dari belakang tapi kali ini kami melakukannya sambil berdiri di depan kaca kamar hotel ini sambil kuremas kedua payudaranya dari belakang,,,,

Aku : “ahhh,, ahhhhhh,,,aku mau nyampek lagi Mel,,,, shhhh,,,”

Amel : “teruss Pah,,, yang dalem biar lebih enakk,,, achhhhh…”

Ketika aku menyadari akan orgasme lagi,, kuhentakkan pinggulku dengan sangat kuat,,

Amel : “achchhh.. dalem banget pahhh… achh iya gitu,,,achh…”

Beberpa kali hentakkan , langsung kucabut penisku karena kurasakan aku akan orgasme lagi,,,

CROTTTT CROOTTT CROTTTT CRROTTT

Spermaku menyembur di belahan bokongnya Amel… lalu Amel membalikkan badanya dan memelukku…

Aku : “makasih ya Mel…hah..hah… sepertinya sudah cukup… gila lemes banget…”

Amel : “Papa suka main dengan Amel… ?”

Aku : “hehe,,, suka banget,,”

Amel : “jangan bilang bilang mama ya pahh…hihihi..” ucapnya lalu mengecup bibirku dan tiduran diatas tempat tidur…

Aku : “hah..?”

Amel bener bener Liar kalau diranjang,, aku jadi penasaran dengan kehidupannya… setelah melakukan pertama kalinya denganku dulu,, seperti apa kira-kira petualangan seksualnya.. hingg ajadipiawai diatas diranjang… seorang Amel yang dulu lebih pendiem dari aku,, kini sekarang berbuah menjadi wanita yang cantik, asyik, dan mengairahkan….

setelah itu kami hanya ngobrol-ngobrol diatas tempat tidur,, masih tidak memakai pakaian, sambil tertawa saat kami mengingat masa masa sekolah,,,

Amel : “Bagaimana di kota sebelah..? sudah punya pengganti Winry..?” tanya Amel kepadaku

Aku : “setelah kita selesai melakukannya, kamu baru tanya aku sedang bersama seseorang..?”

Amel : “hahaha,, Rega,, Rega,,, memangnya kamu sudah tidak seperti dulu? Yang masih berkelana ke semua wanita meskipun sudah punya pasangan seperti seorang player,,, ingat kan saat kamu berpacaran dengan Alexa,,? tapi kamu main main dengan Ressa, dengan Bu Neta, dan denganku meskipun aku yang memintanya,,, hihihi ”

Hadeehh…

Aku : “Setelah kepergian Alexa aku sudah bertekad tidak akan memulai suatu hubungan lagi jika aku masih belum siap untuk setia, aku takut menghianati pasanganku lagi seperti aku menghianati Alexa,,, itu yang membuatku tidak pernah menyatakan cintaku kepada Winry, aku takut hanya akan menyakitinya seperti aku menyakiti Alexa..”

Amel : “Kamu pasti sangat menyesal tidak pernah menyatakan cintamu kepada Winry, sampai akhirnya dia pergi…” ucap Amel sambil mengusap usap wajahku dengan tangannya..

Aku : “betapa besarnya penyesalanku tidak akan pernah bisa kamu bayangkan…” Amel semakin mendekatkan ke wajahku, dan mencium pipiku…

Aku : “ehmm,, sebenarnya aku pulang ke kota ini bukan karena cuti,, aku kabur dari kota sebelah,, kehidupanku kacau disana…. tapi aku akan mencoba memperbaikinya.. ”

Amel : “karena wanita…?”

Aku : “beberapa wanita….”

Amel : “hahaha,,dari dulu kamu memang tidak pernah berubah…. ”

Aku : “huff,, yupp,,, mencoba melupakan masa lalu dengan memulai lembaran baru tidak membuatku berhasil menjalin suatu hubungan seperti yang aku impikan,, malahan aku terkena masalah karenanya,,, menyakiti perasaan wanita (Dias), mereka harus menderita karena aku (Resty) dan membuat mereka menyesal (Linda) ,,… sempat menemukan seseorang yang benar benar mencintaiku (Meta),, tapi akhirnya dia pergi,, lagi lagi semua wanita yang mencintaiku akhirnya hanya akan pergi meninggalkanku… seharusnya aku tidak pernah berangkat ke kota sebelah,, menurutmu apa yang salah Mel? Apakah selamanya aku tidak bisa bahagia dengan seseorang wanita,? Selamanya aku hanya bisa bermimpi bisa bersama sama dengan wanita yang aku cintai??”

Amel : “Alexa, Winry, atau siapapun yang akhirnya pergi,,,, Mereka meninggalkanmu belum tentu karena keinginan mereka sendiri Ga,,, dan jika kamu mencoba memulai lembaran baru dengan seseorang, itu juga bukan suatu kesalahan,, jangan pernah berhenti mencoba meskipun kamu sering gagal dalam berusaha,,, karena saat Tuhan menutup satu pintu, Tuhan akan membukakan pintu yang lain,, maka Teruslah bermimpi dan berusaha,,, “

Amel : “Tapi jika kamu memimpikan untuk bersama sama dengan seseorang,, tidak seharusnya kamu bermimpi sendiran”

Aku : “bermimpi sendirian..?”

Amel : “Pernah dengar ungkapan ‘A dream you dream alone is only a dream. A dream you dream together is reality’ 

Aku menggelengkan kepalaku,,,

Amel : “Quote dari John Lenonn, salah satu ungkapan favoritku.. “

Aku : “Mimpi yang kamu impikan sendiri hanyalah sebuah mimpi, tapi mimpi yang kamu impikan bersama sama adalah kenyataan…”

Aku langsung merinding saat mengucapkan arti ungkapan itu,,

Amel : “yes,,, kamu bisa saja bermimpi tentang menemukan kebahagiaan dengan seseorang,, tapi mimpimu itu akan lebih cepat terwujud jika kamu memimpikannya bersama sama… temukan seseorang yang mempunyai mimpi yang sama denganmu dan berusaha menggapai mimpi itu bersama sama dengannya, maka kemungkinan mimpi kalian terwujud akan semakin besar…” ucapnya lalu tersenyum padaku…

Aku : “Benar apa yang kamu katakan Mel,,,”

Amel : “Kamu pasti bisa menemukan seseorang itu,, siapa sih wanita yang gak mau bermimpi menghabiskan waktu selamanya bersama pria setampan ini, dengan wajah yang ganteng, mata yang indah, tubuh yang sempurnna, kontol yang gede, bisa memuaskan pasangan di ranjang,,,,,, pasti banyak wanita yang mau… haha…” ucapnya sambil membelai wajahku lagi…

Aku : “hehe semoga saja,,, bagaimana denganmju Mel ? kamu sudah menemukan seseorang yang mempunyai mimpi yang sama denganmu?” tanyaku kepadanya..

Amel : “Kenapa? kamu ingin mengajaku bermimpi bersama?” tanya dia antusiass…

Aku : “Eh,,,”

Amel : “hihihi,,, jangan kaget gitu ah,,, aku tau kok,, kamu hanya menganggapku sebagai teman,, bagiku itu sudah cukup….. suatu saat nanti pasti aku akan menemukannya,,, tapi dengan pekerjaanku yang sekarang ini, sulit bagiku untuk menjalin suatu hubungan yang serius…”

Aku : “hmm,,? Kamu kerja dimana sih Mel…?” tanyaku penasaran,,

Amel tiba2 menggerakan tubuhnya menindihku,,, menggesekkan memeknya pas di bagian penisku,,,

Amel : “achhh,,, Kamu beneran ingin mati,,,?” tanya dia padaku,,

Buset,, kenapa sih dia tidak mau kasih tau pekerjaannya,,,

Amel mencium bibirku beberapa saat,, lalu turun dari tempat tidur dan memakai segala pakaiannya,,

Amel : “aku harus segera kembali ke kota sebelah..,” ucapnya kepadaku

Aku : “hah,,?Jam 1 malam,,? Aku akan mengantarmu,,,,,” ucapku yang kemudian bangun dari tempat tidur,,

Amel : “Tidak perlu,, sudah ada yang menungguku di bawah,,,, kamu disini saja, tidurlah,,,”

Hmmm..? ada yang sudah menunggunya…? Sumpah Amel misterius banget…

Amel : “meskipun semingggu ini aku tidak bisa menemukan orang yang aku cari,, tapi aku senang bisa bertemu denganmu lagi,,, “ ucapnya lalu memelukku sangat erat,,, kusambut pelukannya dan kuusap punggungnya,,,

Aku : “aku juga senang bisa bertemu denganmu Mel,,,,”

Pelukan kami terlepas,,,

Aku : “terima kasih susunya,,,hehehe” ucapku kepadanya sambil tersenyumm,,

Amel : “jika kamu membutuhkan susu lagi di kota sebelah,,,,, hubungi aku..” ucapnya lalu mengecup sekali bibirku lagi..

Amel : “bye,,,,”

Setelah Amel pergi dari sini,, aku tiduran lagi di tempat tidur….memikirkan obrolanku tadi dengan Amel,.

Terus bermimpi dan berusaha

Mencari seseorang yang mempunyai mimpi yang sama denganku

Membuka pintu yang lain

Kemudian aku memiringkan tidurku diatas tempat tidur,,

Tunggu dulu,,, bagaimana jika pintu yang sudah tertutup itu sebenarnya belum sepenuhnya tertutup..?

Aku : “Meta..?”

tiba tiba saja sekilas aku melihat bayangan Meta sedang ada disebelahku menghadapku dengan senyumnya… ternyata bukan bayangan,, itu adalah memori dikepalaku saat dulu aku sedang bersamanya. Masih kubayangkan Meta ada disebelahku….

Meta… aku ingin tau,

Apakah aku yang selalu kamu lihat dalam mimpimu tiap malam?

Karena aku selalu melihatmu di dalam mimpiku akhir akhir ini…

Memimpikan tentang kita, beritahu aku, kalau aku tidak bermimpi sendirian

Bee..

Aku rindu denganmu. Aku rindu saat aku sangat sangat jatuh cinta kepadamu

Aku tau aku salah, tapi jujurlah kamu pun begitu,,

Kenapa kamu pergi begitu saja meninggalkanku

Bee..

Bukankah kita pernah bermimpi untuk bersama sama selamanya?

Bee..

Apakah mimpimu masih sama dengan mimpiku?

Bee..

Bee..

SEMENTARA ITU DITEMPAT LAIN DI WAKTU YANG SAMA

“Bee..”

“Bee..”

“Bee..”

Seorang wanita yang sedang tidur di dalam sebuah ruangan penuh dengan peralatan medis dari tadi mendengar ada seseorang yang memanggilnya di dalam tidurnya.

“Bee..”

Merasa ada yang memanggilnya, wanita itu akhirnya membuka matanya setelah sekian lama,,,,wanita itu bangun dari tidur panjangnya.. dan satu kata yang dia sebut pertama kalinya saat terbangun adalah,,

Meta : “Bee..”

BERSAMBUNG

Daftar Part