. Halaman Baru Part 48 | Kisah Malam

Halaman Baru Part 48

0
258

Halaman Baru Part 48

TAKKAN KULEPAS LAGI

Neta : “Bagaimana kalau sebenarnya cinta Alexa kepadamu itu nyata, satu2nya yang tidak nyata adalah ketika hari itu dia mengatakan tidak mencintaimu? Hari itu dia sedang memainkan peran dan mengkhianati perasaanya sendiri…”

Deg deg,

aku shock mendengar ucapan kak Neta, Tidak mungkin..

Aku : “tidak mungkkin dia seperti itu, kenapa dia harus melakukan itu…? Tidak.. Dia tidak pernah mencintaiku…”

Neta : “kamu tau apa alasan sesungguhnya saat mencintai seseorang..?”

Aku : “hentikan semua pertanyaan pertanyaan itu…” ucapku pada kak Neta dengan emosi..

Neta : “alasan cinta yang sesungguhnya adalah ketika seseorang mencintaimu bukan karena fisikmu.. karena itu hanya nafsu.,juga bukan karena kebaikanmu, karena cinta akan lenyap saat kamu berbuat jahat kepadanya… Alasan cinta yang sesungguhnya adalah saat alasan dia mencintaimu adalah kamu.. Hanya kamu… tidak ada alasan lain.. dengan alasan seperti itu tidak alasan untuk berhenti mencintaimu selama dia masih bisa melihatmu, satu2nya yang membuat cinta itu sirna adalah ketika dia tidak bisa lagi melihatmu, atau kamu hilang dari muka bumi ini…”

Deg deg.. kata kata itu?

Deg deg

Neta : “pernah dengar kalimat itu?”

Deg deg

Kata2 itu yang pernah dikatakan Alexa kepadaku,, kenapa Kak Neta tau kalimat itu..? Apa hubungannya dia dengan Alexa…?

Neta :” aku yakin kamu pernah mendengarnya, karena Alexa mengatakannya langsung dihadapanmu… ”

Apa apaan ini? Kenapa Kak Neta tau Alexa berkata seperti itu padaku..?

Aku :” bagaimana kamu bisa tau…? ”

Neta :” bagaimana aku bisa tau..? Karena aku cukup dekat dengan kalian saat dia mengatakan itu padamu…. ”

Aku :” hahh…? Jangan jangan…”

Neta :” tepat sekali.. malam itu aku ada disana.. aku berada di cafe itu, saat itu posisiku membelakangi Alexa.. ”

Aku mengingat kembali kejadian malam itu, jadi kak Neta duduk di belakang meja kami.. kenapa aku tidak menyadari keberadaannya?

Neta :” kamu tidak melihatku malam itu, lagipula kamu juga tidak melihat orang2 yang ada ada di cafe itu… karena malam itu dia tampil sempura, kamu tidak akan bisa berpaling dari kecantikannya malam itu.. ”

Aku : “jadi kamu juga tau saat….”

Neta :” saat kakakmu datang dan menampar Alexa, berteriak padanya, mencaci maki dirinya… aku lihat semuanya…. ”

Jadi kak Neta melihat semua kejadian itu..

Neta :” yang tidak habis kupikir adalah kenapa kamu diam saja seperti seorang pengecut saat pacarmu diperlakukan seperti itu.. ”

Jadi itu alasannya beberapa hari ini dia memanggilku pengecut….

Aku :” kamu tidak mengerti… lagipula dia pantas diperlakukan seperti itu… ”

Neta :” masih belum sadar juga… Alexa mencintaimu… ”

Deg deg

Aku :” tidak.. dia tidak pernah mencintaiku… ”

Neta :” dia masih tetap mencintaimu meskipun kamu main2 dengan banyak wanita dibelakangnya…. ”

Deg deg

Aku :” ITU KARENA DIA TIDAK PERNAH MENCINTAIKU…. ” Bentakku pada kak Neta…

Neta :” benarkah….? Asal kamu tau, dia menangis di cafe itu sepanjang malam….. Sampai semua orang2 pergi, dia masih di mejanya… ”

Deg deg

Neta :” sedangkan kamu? Pergi begitu saja meninggalkan dia yang sedang terluka…. ”

Deg deg

Neta :” Cowok macam apa kamu ini…? Pengecut….. ”

Aku :” kamu tidak akan mengerti, dia tidak pernah mencintaiku… dia melakukan itu semua karena….. ”

Neta :” karena kakakmu…?… Kamu benar.. dia mengatakan tidak pernah mencintaimu,,, itu dia lakukan juga karena kakakmu… ”

Deg deg

Aku :” apa Maksudmu…? ”

Neta :” Alexa terpaksa mengatakan tidak mencintaimu karena kakakmu… karena Alexa tau, kakakmu mencintaimu….. ”

Deg deg

Deg deg

Aku shock mendengarnya.. Apakah benar seperti itu…? Bagaimana Kak Neta tau Rein punya perasaan kepadaku…? Apakah benar Alexa tau kalau Rein mencintaiku?

Aku :” jangan sok tau,, itu hanya dugaanmu…. ”

Neta :”hmm… Untuk menjadi seorang guru, aku diharuskan belajar tentang psikologi,, dengan mempelajari itu aku bisa memahami perilaku kejiwaan para murid… Sedikit demi sedikit aku bisa mengetahui tingkah dan pola pikir orang lain….

Ingat saat kamu pingsan ketika upacara? Kamu pasti juga ingat saat Aku berdebat dengan kakakmu, sejak saat itu aku tau ada yang berbeda dari cara kakakmu memperlakukanmu… kejadian malam itu di cafe semakin memperkuat dugaanku kalau kakakmu mencintaimu..

Aku sempat berpikir, “apa2an ini, kenapa seorang kakak bisa mencintai adiknya kandungnya sendiri..? Bukankah itu sudah diluat kewajaran..?” tapi setelah mendapat info dari beberapa orang.. akhirnya aku tau kalau kalian bukan saudara kandung…

Dan, aku yakin kamu juga sudah tau kalau kakak tirimu punya perasaan denganmu… ya kan..? ”

Deg deg

Neta :” Deek…? ”

Deg deg, aku masih tidak percaya kak Neta bisa membaca itu semua… Apakah benar Alexa tau Rein mencintaku?

Neta :” kamu masih mau menyangkal itu semua ? Sadarlah, Alexa rela mengorbankan cintanya hanya karena tidak ingin kakakmu terluka..”

Deg deg

Neta :” masihkah kamu tidak menyadarinya,? Tidakkah kamu menyadari betapa besar pengorbanannya demi kamu dan kakakmu? ”

Deg deg

Neta :” Alexa adalah satu satunya cewek yang paling mencintaimu melebihi dirinya sendiri.. Dia rela sakit demi kalian, dia rela mengatakan tidak mencintaimu, padahal dia sangat mencintaimu… ”

Deg deg

Neta :” masihkan kamu tidak peduli dengan perasaannya…,? ”

Deg deg

Neta :” Deek..? Jangan diam saja.. katakan sesuatu… ”

Neta :” ahh sudahlah, susah memang bicara dengan orang yang hatinya sudah dipenuhi dengan kebencian… terserah kamu mau percaya atau tidak dengan kata2ku…”

Neta :” lagipula… cowok pengecut sepertimu tidak pantas mendapatkan cintanya Alexa… ”

Deg deg

Neta :” dia pantas mendapatkan yang lebih baik.. Cowok seprti kamu yang begitu saja meninggalkan dia saat dia sedang terluka, tidak pantas untuknya…”

Aku :” iya kamu benar.. aku tau kakakku mencintaiku.. TAPI AKU BISA APAA.? Malam itu aku diantara pilihan yang sulit.. aku bingung mana yang harus kupilih… Malam itu aku terpaksa meninggalkan dia karena kakakku,, sebenarnya aku tidak ingin meninggalkan dia begitu saja… ”

Neta :”pengecut…. kamu kelihatan seperti seorang pengecut karena tidak mau mengambil resiko dari apa yang kamu lakukan.. itu akibatnya jika kamu membiarkan hatimu bermain main ke semua hati.. kamu juga mencintai kakakmu kan…? Bahkan kamu tidur dengannya juga kan..? ”

Aku :” ohh please.. hentikann.. ”

Neta :” kamu berani melakukan itu semua tapi tidak mau mengambil resiko.. Kalau kamu memang pemberani, malam itu juga kamu harus mengambil keputusan meskipun ada hati yang tersakiti…. Bukannya malah diam saja seperti orang bodoh… ”

Deg deg

Aku :” stopp… jangan diteruskan… ”

Neta :” memilih salah satu bukan berarti kamu tega pada yang lain, tapi kamu berani menghentikan segala kebohonganmu,… Seharusnya malam itu kamu mengambil keputusan, karena semakin lama mereka mencintaimu, semakin dalam rasa sakit yang mereka derita…. ”

Deg deg

Aku :” hentikann…. ”

Neta :” pengecut…. ”

Deg deg

Kak Neta, mendekatiku… dia saat ini tepat dihadapanku… Dia mendesakku…

Neta :” pengecut…. ”

Neta :”pengecut…. ”

Wajah kak Neta sangat dekat dengan wajahku. …

Neta : “pengecut….”

Aku :” stop.. Stop… Stop…. ”

Neta :” pengecut… ”

Tak tahan dengan ucapan kak Neta, kupegang bagian samping tubuhnya pas di bawah ketiaknya .. kudorong tubuh kak Neta sampai tubuhnya terlentang di dalam air, kutindih tubuhnya.. wajahku sangat dekat dengan wajahnya…. dia diam saja..

Nafasku tidak bisa kukendalikan.. Lalu… kucium bibir Merah kak Neta dengan ganas… kutekan tubuhnya dengan tubuhku di bawah air…

Kuremas payudara kak Neta secara kasar, kedua payudara besar itu kugenggam dengan kuat…

Neta :” achhhhh… sshhhhh….. Auwww..”

Aku masih mencumbunya, kuciumi leher mulus kak Neta.. dengan kedua tanganku masih meremas remas kedua payudara bulat besar ini.. Lalu Tanpa aba2 kumasukkan penisku di dalam memeknya, langsung kuhujamkan penisku sampai mentok… Kak Neta sampai berteriak karena itu..

Neta :” aaaahhhhhh…… ”

Langsung saja aku genjot memek Kak Neta dengan sangat kuat,,. Sambil tetap meremas kedua payudaranya.. sampai merah..

Neta :” achhh…. Sshhh…. ”

Neta :” iya sayang… luapkan emosimu.. keluarkan semuanya… ”

Neta :” achhh.. Aacchhhhhhhhh…. ”

Ya.. kali ini aku melakukannya karena emosi dan kemarahan pada diriku sendiri.. semakin kuat genjotan pinggulku di memeknya kak Neta… semakin kuremas payudara kak Neta dan kucium lagi bibirnya…

Neta :” achhhh… Achhhhhh.. Achhhhhhh…. ”

Beberapa menit kami melakukannya di jacuzzi yang penuh dengan air ini, aku masih melakukannya dengan sangat kasar.. kak Neta hanya bisa pasrah kuperlakukan seperti ini, dari tadi dia berteriak teriak merasakan hujaman penisku.. entah dia menikmatinya atau tidak…

Beberapa menit kemudian…

Crot crot crot crot

Aku sudah orgasme didalam memeknya kak Neta… kucabut sebentar penisku, agar spermaku keluar dari memeknya.. seperti mendapat tenaga ekstra dari emosi dan kemarahan, kumasukkan lagi penisku didalam memek kak Neta… dia diam saja…

Kugenjot lagi pinggulku… tapi kali ini kak Neta tidak mendesah seperti tadi… hanya erangan erangan ketika penisku mengaduk memeknya…

Neta :” emphh….”

Neta :” emphh… ”

Dia kelihatan sangat lemas tidak seperti sebelumnya, tapi seolah tidak peduli dengan keadaannya.. aku masih menghujamkan penisku di dalam memeknya dengan sangat kuat…

Aku :” ahhhh…. Ahhhh….. ”

Beberapa menit kemudian dia malah tidak bersuara.. matanya dari tadi hanya melihatku dengan tatapannya… beberapa kali kucium bibirnya dia juga tetap tidak bereaksi…

Setelah itu kucabut penisku dari memeknya, kuangkat tubuhnya,, lalu aku balikkan agar dia membelakangiku..

Neta :” apa yang akan kamu lakukan? Masih belum selesai….? ” ucapnya lemas kepadaku…

Tanpa menjawabnya, kuraba raba bokongnya yang sangat besar ini… kuusap belahannya.. kubuka lebar lobang anusnya.. dan blessss… Penisku masuk di lobang anus sempit ini…

Neta :” emmphhh….. ”

Lagi lagi langsung kugenjot kasar penisku, kupegang pinggulnya kuat2 dan pensisku keluar masuk secara cepat dari lobang anusnya… kali ini kak Neta bersuara…

Neta :” aaahhhhhh…… Ahhhhhhh…….. ”

Suaranya beradu dengan suara percikan air yang tercipta karena gerakan pinggulku…

Neta :” achhhhhhhhh…….. Ssshhhhhhhh…. ”

Tidak lupa kuremas kedua payudaranya dari belakang dengan sangat kuat. entah apa yang kupikirkan saat itu, diriku benar benar dikuasai emosi dan amarah hingga tega berbuat sekasar itu pada kak Neta.. beberapa kali penisku terlepas dari anus kak Neta karena gerakan yang terlalu cepat. tapi dengan cepat kumasukkan lagi.. dan kugenjot lagi….

Neta :” ahhhhh…. Ahhhhhhh….. Ahhhhhhh”

Tidak terasa aku melakukan anal dengannya hampir selama 30 menit.. selama itu pikiranku kosong, aku tidak bisa mendengar apapun, aku hanya menggennjot dan terus menggenjot anus kak Neta walaupun aku sudah orgasme lagi.. sampai aku akhirnya tersadar, dan mendengar ucapannya kak Neta…

Neta :” please.. stopp.. sakiiiitt…. Ahhhh.. Sakittt…. Hentikann…. ”

Neta :” aahhhhhh sakiiittttt… sakitttttt. hentikannnnnnn”

Astaga apa yang telah kukakukan? Langsung kucabut penisku dari anusnya kak Neta… berapa lama dia kesakitan seperti itu…? Kak Neta langsung menunduk sambil memegangi bokongnya.

Aku :” kakk…? ”

Setelah beberapa saat dia menghadapku, matanya merah…

Plakkkkkkk

Aku ditampar kak Neta, setelah itu dia beranjak dari jacuzzi ini… kususul dia masuk ke dalam kamar.. ternyata dia masuk ke dalan kamar mandi… setelah keluar dari kamar mandi dia memakai pantiesnya dan naik keatas tempat tidur, menutupi tubuhnya dengan selimut….

Sial… apa yang telah kulakukan, aku malah membuatnya marah…

Jam 4 sore, harusnya acara pesta nanti malam akan dimulai pada pukul 8 malam.. akan kubiarkan kak Neta istirahat… aku tidak akan menggannggunya… akan aku tunggu sampai dia bangun dan aku akan meminta maaf kepadanya… aku tiduran di sofa apartemen kak Fannyy sambil melihat kak Neta yang sedang tidur,

Tapi tiba2 aku juga ketiduran mungkin karena kurang tidur semalam dan capek setelah beberapa kali orgasme..

.

.

.

.

.

.

Hingga akhirnya aku terbangun, suasana kamar apartemen ini gelap.. hanya lampu malam yang masih nyala… aku bisa melihat jam di meja menunjukkan pukul 9 malam… Aku langsung kaget dan terbangun.. selimut? Tubuhku tertutupi selimut… pasti kak Neta yang menutupi tubuhku dengan selimut… oiya Kak Neta dimana?

Aku langsung bangun dan menyadari kalau kak Neta sudah tidak ada didalan kamar ini,, apakah dia sudah berangkat ke acara itu? Tanpa mengajakku…? Kunyalakan lampu kamar, dan kudapati ada catatan dan beberapa lembar uang di meja lampu dekat tempat tidur… kubaca catatan itu…

“heii.. uda bangun…?

Belilah sesuatu untuk dimakan, sorry tidak membangunkanmu, setelah kupikir pikir, memang tdak seharusnya kamu ada di acara itu. aku akan kembali besok pagi,, jangan tidur terlalu malam dan… jangan beli cilok ”

Aku tersenyum membaca catatan dari kak Neta. Dia masih baik kepadaku meskipun aku sudah kasar kepadanya…. btw, perutku memang lapar sekali… aku segera keluar ke kantai bawah apartemen ini, disana ada foodcourt. aku akan makan malam disana.

.

.

.

.

SEMENTARA ITU DI KOTA SEBELAH

————————POV RESSA———————–

Saatnya tiba, aku sudah ada di salah satu lobby hotel di kota ini,, aku sudah tampil cantik dengan pakaian baruku dan tadi siang dadakan kusempatkan ke salon untuk merawat tubuhku. jantungku berdebar dengan apa yang akan aku lakukan.. walaupun dengan segudang pengalaman seksualku dengan banyak orang, tetap saja aku masih merasa takut. karena ini pertama kalinya aku melakukan hubungan intim yang sesungguhnya.. sebenarnya berat sekali melakukan ini, karena aku punya impian meninggal dalan keadaan suci, tapi apa artinya itu jika semua orang sudah pernah menyentuh nyentuh tubuhku… aku rasa tidak semestinya aku disebut suci lagi meskipun perawanku masih tetap kujaga. Akhirnya aku ganti impianku untuk melakukannya pertama kali dengan orang yang benar benar kusayang…. Culuun… aku ingin melakukan pertama kali dengannya.. apalagi dengan perjuangan Rega mendapatkan uang itu.. meskipun uang itu hanya bisa untuk menebus sekali resep obat, aku sangat menghargai usahanya. dia sangat peduli denganku, aku tidak akan pernah ragu memberikan kehormatanku ini untuknya…. tapi aku sudah terlanjur janji dengan orang ini, dan uang dari orang ini sangat banyak… aku tidak perlu lagi susah mencari uang untuk membeli obat dalam 2 tahun kedepan….

“maafkan aku Rega. … Aku harap kamu bisa mengerti…. ”

Kulangkahkan kakiku menuju kamar yang telah disebutkan padaku….

.

.

.

————————POV REIN———————–

Sudah jam 9 malam tidak ada tanda tanda Rega pulang..

“kamu dimana Deekk..? ”

saat ini aku ada di kamarnya Rega, duduk di meja belajarnya…. Aku khawatir dengannya, seharian aku tidak melihatnya dirumah ini. apakah dia bertemu dengan Alexa? Sepertinya tidak, dia sudah diputuskan Alexa… sebenarnya aku sedikit khawatir dengan perasaannya adikku saat dia diputuskan begitu saja oleh Alexa… aku sempat beberapa kali melihatnya melamun dan bersedih, entah itu karena diputuskan Alexa atau sedih karena aku. aku ingin seperti dulu lagi dengan Rega, ingin jadi kakak adik yang semestinya tanpa ada perasaan apapun.. aku sudah sadar,, tapi yang paling jelek dari sifatku adalah egoku yang tinggi, aku susah memaafkan jika ada seseorang yang telah menyakiti perasaanku.. padahal belum tentu mereka salah.

.

.

.

Melly : halo… Manda…?

Aku : Meme… Huhu

Melly : apa..? Kenapa kamu menangis…?

Aku : Rega belum pulang, seharian tidak ada dirumah… .aku tidak tau dimana dia… Apakah dia bersama Alexa..?

Melly : ishh.. kamu ini.. gak mungkin dia bersama Alexa.. mereka kan sudah putus.. lagipula Rega lagi di kota sebelah

Aku : hah..? Bagaimana kamu bisa tau?

Melly : semalam dia bilang padaku, dia di kota sebelah selama 2 hari.. katanya, ada keperluan.. Mungkin ketemu dengan saudaranya, katamu dia berasal dari kota sebelah kan..? ck.. kamu ini, segera baikan sama dia… Kamu kok kayak anak kecil gini sih… dia kan uda putus sama Alexa, kenapa kamu masih marah kepadanya..

Aku : aku masih sebel lihat mukanya… iya2 aku akan baikan sama dia… Tapi gak janji dekat2 ini…. ehm.. meme,, soal Alexa.. aku ingin bicara sesuatu tentang dia..

Meme : apa..? Ehm.. tunggu.. aku akan kesana.. jangan kemana mana.

Aku : iya cepetan..

.

.

.

.

DITEMPAT LAIN

————————POV ADIT———————–

Malam ini aku sedang berdua dengan pacarku Mira di kamarku,

Mira : ” jadi sebenarnya Kak AL itu cinta sama kak Rega…? lalu kenapa kak AL Bilang tidak mencintai kak Rega…? ”

Aku :” dia punya alasan sendiri,, aku tidak boleh mengatakannya…”

Mira :” aaahhhh.. sama pacar sendiri masih rahasia rahasiaan….. ” rengeknya padaku…

Aku :” ayank.. aku sudah berjanji kepada Alexa tidak akan bercerita ini kepada siapapun, termasuk ke Rega… Seharusnya aku tidak menceritakannya kepadamu juga.. ”

Aku terpaksa menceritakan ini kepada Mira karena dari tadi dia mencaci Alexa. aku gak tahan, terpaksa aku mengatakannya pada Mira…

Mira :” hmm.. kasihan ya Kak AL..? Bagaimana keadaannya sekarang, dia pasrti sedih… ”

Aku :” dia baik baik saja kok, tadi sebelum berangkat menjemput kamu, aku sempatkan mampir ke tempatnya bekerja… dia baik2 saja… ”

Mira :” meskipun dia kelihatan baik-baik saja, tapi di dalam hartinya dia pasti terluka… Lalu sampai kapan kamu akan merahasiakan ini..,? Kak Rega harus tau yang sebenarnya yank… ”

Aku :” aku sudah berjanji kepada Alexa akan mengatakannya kepada Rega saat dia sudah kuliah di US… ”

Mira :” ihh.. kelamaan, keburu Kak Rega melupakan Kak AL… Padahal mereka itu cocok.. seperti kita.. hihihi”

Aku :” lalu aku harus bagaimana.? Aku tidak mungkin mengingkari janjiku pada Alexa… ”

Mira :” ayankk.. Dengerin yah.. tidak apa apa melanggar janji untuk sesuatu yang lebih baik.. sebelum terlambat… ”

Aku : ” hasshh.. pusing.. uda gak usah dibahas.. sekarang waktunya quality time kita… ”

Kutindih tubuh Mira, kuciumi wajahnya…

Mira :” gak mau… berjanjilah dulu padaku kamu akan mengatakannya ke kak Rega… ”

Mira menahan kepalaku dengan tangannya…

Aku :” halahh… iya2 aku akan mengatakan ke Rega secepatnya… janji….perhatian banget sih sama dia ”

Mira :” hehehhe.. kak Rega itu ganteng yank… tapi ayankku juga cakep kok.. 11 – 12 lah… hihihi… Dulu aku sering membayangkannya…. Upsss ”

Aku :” hah…? Membayangkan apa…? Nakal ya pacarku….. ”

Kuremas remas payudara Mira dari luar kaosnya…

Mira :” hahahahahaha.. ampun… … cuman dikit kok.. hahaha….. acchhhh…. sssshhhh…. Yankkk…. ”

Kutarik keatas kasonya Mira sampai diatas branya… kubuka cup bra itu dan kuhisap puting susu payudaranya Mira yang ranum ini… hanya beberapa hari setelah kami resmi berpacaran, kami sudah melakan aktivitas seksual.. dan ternyata Mira seorang yg hyper… Gairah seksualnya sangat tinggi, aku sampai terkadang kewalahan melayaninya..

Mira :”ssshhh… masukin sekarang sayanggg… acchhh…. ”

Aku :” siap laksanakan….. ”

Mira :” achhhhh…. Acchhhh… Acccchhhhhhhhhh”

.

.

.

KEESOKAN PAGINYA

————————POV REGA———————–

Pagi ini aku terbangun mencium aroma yang sangat sedap di hidungku,, kubuka mataku.. aku langsung melihat ke arah asal aroma itu, ternyata di dapur apaetemen ini kak Neta sedang memasak sesuatu…

“kapan Kak Neta kembali..? ”

Kulihat jam menunjukkan pukul setengah 7 pagi… Aku segera beranjak dari tempat tidur.. kuhampiri kak Neta.. saat dia masih fokus memasak.. kupeluk tububuhnya dari belakang… Kuusuap usap perutnya…

Neta :” loh… sudah bangun…? ”

Aku :” harum banget kak masakannya… ”

Neta :” laperrr…? tunggulah… sebentar lagi matang… ”

Aku :” kak… Maafkan aku kemarin sudah kasar kepadamu, aku tidak tau apa yang merasukiku hingga berbuat seperti padamu.. aku bener bener minta maaf, aku sangat menyesal…. ”

Mendengar ucapanku kak Neta langsung membalikkan badannya… dia melihatku…

Neta :” cium aku, akan aku maafkan perbuatanmu kemarin…. ”

Aku tersenyum padanya,, lalu tanpa pakai lama kucium bibirnya.. kami ciuman panas dipagi hari.. dan rasanya menyenangkan…

Fanny :” apa yang terjadi kemarin…? ”

Aku kaget mendengar suara kak Fanny, aku langsung melepas ciumanku…. Aku tidak menyadari kalau Kak Fanny juga ikut kembali kesini.. dia barus saja keluar dari kamar mandi…

Neta :” tanyakan padanya….!! ” ucap kak Neta pada kak Fanny, lalu dia melanjutkan memasak…

Aku :” eh… gak ada apa2 kok kak… Hehehe.. ”

Fanny :” ohh gitu.. sekarang mainnya rahasia rahasiaan.. gak asik… ”

Kak Fanny menghampiri kami,, dia melihat kak Neta sedang memasak..

Fanny :” suamiku hari ini masak apa…? ” tanyanya pada kak Neta..

Neta :” nasi goreng, ada omelet kesukaanmu, tempe.. ada pancake juga…. ”

Fanny :” asiiikkkk….. masakannya Neta enak banget, kamu harus mencobanya… ” ucap kak Fanny kepadaku…

Lalu dia menuju tempat tidur dan menghempaskan tubuhnya disana….

Neta :” Fanny jangan tidur.. . makan dulu….. ” teriak kak Neta pada kak Fanny

Fanny :” hmmmmm….. ”

Neta :” maafkan aku juga karena menekanmu kemarin…. ” ucapnya padaku..

Aku :” gpp kok.. semalam aku sudah memikirkan kata2mu… ”

Neta :” lalu….? ”

Aku :” aku akan menemuinya lagi., aku akan bertanya langsung padanya tentang perasaannya kepadaku yang sebenarnya.. ”

Neta :” good luck….. ”

Aku :” lalu bagaimana acara semalam…? ”

Neta :”ehmmm… Meriah seperti biasanya… kamu mau aku ceritakan apa yang terjadi…? ”

Aku :” apa kalian bersenang senang…? ”

Neta :” tentu… kami bahkan belum sempat tidur sampai sekarang… ”

.

.

Setelah itu kami sarapan pagi bertiga, ternyata masakannya kak Neta benar2 enak… kak Fanny dengan manjanya disuapin kak Neta… dia terlihat sangat lemas dan mengantuk. setelah sesi sarapan selesai, kak Neta dan kak Fanny tidur sampai sore hari.. sore harinya kami sempatkan jalan2 di kota ini… kami bersenang senang bersama dan melanjutkan perjalanan ke kota sebelah…

Jam 12 malam aku sampai dirumah, kulihat mobil kak Neta sudah pergi dari halaman rumahku.. 2 hari yang menyenangkan bagiku dengan mereka berdua.. meskipun sempat ada insiden dengan kak Neta… tapi aku cukup senang.

Saat kubuka pintu rumah, aku kaget lihat Rein sedang duduk di sofa.. dia belum tidur…. dia tidak berkata apa2 melihatku pulang selarut ini…

“apakah dia menungguku? ”

Entahlah, aku langsung masuk ke dalam kamarku dan tidur…

.

.

KEESOKAN HARINYA DISEKOLAH

Bel pulang sudah berbunyi… aku langsung buru buru kekuar kelas. Aku langsung berdiri di halaman depan menunggu Alexa… Aku sudah memikirkan semua ucapan kak Neta.. jika memang benar apa yang dikatakan kak Neta tentang Alexa yang mencintaiku,, aku ingin bertanya langsung padanya.. aku harap kali ini dia jujur dengan perasaannya… karena sebagian hatiku berharap yang dikatakan kak Neta itu benar… aku ingin kembali dengan dia…

Deg deg

Itu dia. aku melihat Alexa.. dia sedang berjalan sendirian… tiba2 Adit mendatangiku dengan ngos2an..

Adit :” Brow… ikut aku… ”

Aku :” jangan sekarang Dit…. ”

Adit :” Brow, ikut aku sekarang… mereka akan membawa Ressa… ”

Aku :”hah..? Ressa akan dibawa kemana? Sama siapa….? ”

Adit :” Galih dan gengnya…. ”

Aku :” mau apa mereka dengan Ressa…? ”

Adit :” gak tau… kita harus cepat…. ”

Sial… aku melihat Alexa lagi… besok.. iya besok aku akan bicara dengannya.. sekarang yang paling penting adalah Ressa.

Aku dan Adit langsung berlari menuju samping luar sekolah yang sepi… disana aku melihat Ressa sedang berhadapan dengan Galih… sedangkan dibelakang Galih ada 6 anggota gengnya…

Galih :” APAKAH KAMU INGIN MAIN2 DENGANKU? HAHH. ? KENAPA KAMU TIDAK DATANG.. ? ”

Bentak Galih pada Ressa… apa maksudnya?

Galih :”sudah kubilang jangan macam macam dengan orang itu, kemarin dia mendatangiku dan mengancamku, dan menyuruhku membawamu dihadapannya…. ”

Ressa :” gak mau… akan aku kembalikan semua uangnya… ”

Galih :” kamu kira dia akan diam saja denganmu… denganku? Dia tidak akan tinggal diam sampai ia merobek perawanmu… ”

Deg deg

Jadi Ressa diam2 menawarkan perawannya…?

.

Galih :” sebaiknya kamu ikut aku sekarang menemuinya, kita selesaikan masalah ini…. ” Galih menarik tangan Ressa…

Ressa :” GAK MAUUU… LEPASKANNN… ”

melihat Ressa yang dipaksa seperti itu aku langsung berlari menuju mereka, Adit sempat menahanku,, tapi aku tidak akan tinggal diam Ressa diperlakukan seperti itu… aku langsung menarik Ressa dari tangannya Galih… Dan berhasil…

Aku :” dia tidak akan ke mana2…. ” ucapku pada Galih…

Ressa : “Culuuunn…..”

Galih :” ohh… Fuckk… lagi2 kamu… mau cari mati…? ”

Anggota gengnya Galih mendekatiku, Kupegang erat tangannya Ressa, tidak seperti sebelumnya… kali ini tidak akan kulepaskan lagi.. aku akan sekuat tenaga mencegah mereka membawa Ressa…

Ressa :” culuuun… ”

Galih :” habisi dia…. ”

Ucapan Galih seperti perintah seorang jendral kepada anak Buahnya,, anggota gengnya Galih langsung mendekatiku.. ada yang membawa papan kayu ditangannya…

Deg deg

Aku merasakan sensasinya, pilihannya hanya ada dua,, melawan atau menghindar…aku harus memilih salah satu, mereka semakin dekat… aku memilih untuk melawannya…

Deg deg

Aku khawatir, panik, takut saat mereka sudah mendekat.. salah seorang gengnya Galih langsung menyerangku dengan genggaman tangannya yang diarahkan ke wajahku… kulepas tanganku dari tangannya Ressa dan sekuat tenaga kutahan pukulan itu dengan tanganku.. aku berhasil.. aku menahannya… melihat temannya gagal menyerangku, anggota geng yang lain menyerangku dengan kakinya yang mengarah ke perutku,, tapi aku berhasil menghindar dengan memindahkan posisi berdirikuu dan Ressa dengan cepat…

aku tersenyum kepada dia yang gagal menyerangku.. aku juga heran kenapa aku bisa menghindari serangan mereka… oiya.. padahal aku tadi berniat menyerang bukan menghindar… langsung kuarahkan pukulanku ke salah seorang gengnya Galih yang tadi berusaha menendangku… tapi akibat terlalu percaya diri. . aku malah tersandung seuatu dan jatuh begitu saja di atas tanah… sial… mereka semua menertawakanku….

Saat aku akan bangkit, salah satu anak buahnya Galih yang membawa kayu langsung mengarahkan kayu itu sekuat tenaga ketubuhku.. ohh tidak.. aku tidak akan bisa menghindar….

PRAAAAAAKKKKK

Kayu itu sampai terpotong menjadi dua, tapi Kayu itu tidak mengenai tubuhku, dengan jelas kulihat kayu itu mengenai kepala Ressa saat dia mencoba melindungiku… Ressa langsung terkapar tidak sadarkan diri….

Aku :” REEEESSAAAA…. ”

Aku langsung bangkit dan berusaha menyadarkannya, tapi dia sama sekali tidak bergerak… kulihat gengnya Galih kebingungan… melihat keadaan Ressa…

Galih :” tetap bawa dia…. ”

……. :” tapi bos….. ”

Galih :” CEPAT BAWA DIAAA…. ”

Aku :” Biadabb….”

Anak buahnya Galih mendekatiku dan berusaha membawa Ressa yang tidak sadarkan diri ini, tapi aku sekuat tenaga menahannya…, melindungi tubub Ressa dengan tubuhku… akibat aku yang masih menahan Ressa.. semua anak buah Galih menyerangku.. berbagai macam pukulan mereka daratkan ke tubuhku… aku tidak akan membiarkan mereka membawa Ressa…

“pleaseee… siapa pun bantu aku…. ”

Rein :” Sebaiknya kalian hentikan, atau kalian akan merasakan akibatnya….. ”

Rein ?

Mendengar Rein anak buah Galih langsung berhenti memukuliku…

Rein :” jadi seperti ini kelakuan kalian…? Beraninya sama cewek dan cowok yang lemah kayak cewek..?”

Sial… Rein mengejekku…

Galih :” gak usah ikut campur.. pergilah bawa adikmu.. kami hanya ingin membawa cewek itu…. ”

Rein :” . cewek itu juga sudah kuanggap sebagai adikku.. aku tidak akan membiarkan kalian membawanya…. ”

Galih :” kami tidak akan segan melawanmu, meskipun kamu cewek.. …. ”

Rein :” cobalah….. ”

Galih :” kalian semua mendengarnya…? Habisi dia juga.. ” ucap Galih pada semua anak buahnya….

Mereka semua langsung mengelilingin Rein… Tiba2 Adit mendatangiku,…

Adit :” kita harus segera membawa Ressa pergi dari sini….. ”

Aku :” kamu yang membawa Rein kesini…? ”

Adit :” iya.. uda ayo cepetan…. ”

Ressa langsung kugendong pergi dari sini… sejauh mungkin sampai halaman depan sekolah… aku khawatir dengan Rein.. dia sendirian disana… Aku memasukkan Ressa ke dalam mobilnya Adit… Aku ragu meninggalkan Rein…

Adit :” pergilah… aku akan membawa Ressa ke rumah sakit…. ”

Aku :” baiklah… tolong ya Dit.. nanti aku akan menyusul….. ”

Adit :” Ga…. kalau ada apa2 jangan ragu minta bantuan… kalau perlu panggil polisi… ”

Mobil Adit sudah pergi dari komplek sekolah menuju rumah sakit.. Aku langsung berlari menuju tempat tadi..

Kulihat 2 orang anggota gengnya Galih sudah tergelatak di tanah.. mereka kesakitan…sebut saja mereka yang sudah terkapar adalah geng1 dan geng2..

Kemudian geng3 mendekati Rein, kedua tangannya yang besar memegang lengannya Rein., mungkin mencoba menahan tangannya Rein.. tapi, meskipun tangannya Rein kecil, rein bisa menangkis kedua tangan besar itu.. setelah tangannya Rein lolos, dia memukul wajah geng3 dengan kepalan tangannya, tapi geng3 tidak roboh karena badannya yang kekar… Melihatnya lawannya masih kuat berdiri, Rein memukul dada geng3 dengan sikutnya beberapa kali sampai geng3 hampir tidak bisa menahannya, lalu geng3 akhirnya terpental setelah mendapat tendangan dari kakinya Rein…

Tidak ingin tinggal diam geng4 langsung menyerang Rein.. tapi Rein sudah siap.. Dan melakukan kuda2 yang kokoh… Geng4 langsung mencoba menendang kaki Rein.. Rein menangkis tendangan itu dengan kakinya, dia menginjak kaki geng4,, geng4 langsung berteriak kesakitan… Rein dengan licahnya saat kaki kirinya menaiki paha kaki geng4 sebagai tumpuan dan melakukan tendangan ke arah wajah geng4 dengan kaki kanannya… Geng4 langsung terkapar…

Gilaaa… Rein memang hebat….

Tak lama geng5 datang menyerang Rein dari belakang… seolah punya mata dibelakang kepalanya, Rein berhasil menghindari pukulan geng5, dan memegang tangan geng5… Geng5 langsung terlihat ketakutan… dengan tangan yang masih dipegang Rein, Geng5 harus pasrah menerima tendangan kaki kanan Rein di perutnya… dan diakhiri tendangan super keras yang membuat tubuh geng5 terpental….

Dan Akhirnya geng6 datang seolah gemes melihat rekan2nya kesakitan, dia mencoba melawan Rein.. Rein yang tau gerakan geng6, malah langsung menyerang geng6…kedua tangannya memegang pundak geng6,, dan lutunya beberapa kali diarahkan ke perut geng6… Geng6 langsung tak berdaya mendapat serangan seperti itu…

Saat Rein sedang fokus dengan geng6, dari arah belakangnya Rein, geng3 kembali bangkit dan menyerang Rein…

geng3 :” ciaatttttt…….. ”

Geng3 sudah bersiap dengan kayu ditangannya mendekati Rein dari belakang,, kaki Rein yang masih menerjang geng6 dengan lututunya langsung diarahkan ke belakang dan mengenai perut geng3,, otomatis geng3 langsung terpental lagi… setelah itu kakinya Rein langsung mengakhiri penderitaan geng6 dengan satu tendangan kuat di kaki geng6.. Geng6 langsung terkapar dibawah kakinya Rein dengan posisi tengkurap…

Seolah tidak mau menyerah, geng2 bangkit menerjang Rein… Rein malah melayangkan kedua kakinya ke arah dada geng2.. geng2 terpental lagi mendapat serangan mematikan itu.. tubuh Rein yang melayang, langsung jatuh ke bawah diatas tubuh geng6 yang menjadi alas.. geng6 semakin mengerang kesakitan…

Geng1, geng3, geng4 dan geng5 menyerang Rein secara bersamaan… Rein dengan lincah mengalahkan mereka dengan pukulan, sikutan dan tendangan… semua gengnya Galih terkapar kesakitan diatas tanah… tinggal Galih…

kulihat Rein sudah sedikit kelelahan… nafasnya sudah tidak teratur….dia terunduk diatas tanah… Galih langsung menyerang Rein yang sedang kelelahan… Lututnya galih langsung diarahkan ke kepalanya Rein.,, tapi Rein berhasil menahannya.dan mendorong tubuhnya Galih… Rein langsung menyerang Galih dengan tangannya,, Galih menangkis tangannya Rein dengan tangannya Juga… Rein mencoba menyerang dengan tangan satunya tapi Galih berhasil menghindar… dengan satu tendangan di pahanya Rein.. Rein langsung terkapar…

Ohh.. tidak… sepertinya Galih cukup tangguh..

Rein mencoba bangkit, mereka berdua terlibat dalam pertarungan yang sama2 kuat.. saling menangkis dan menghindar yang mereka peragakan… saat Galih melayangkan pukulannya, Rein dengan cepat memukul terlebih dahulu lengannya Galih… Galih langsung kesakitan… Galih mencoba memukul dengan tangan yang lain.. tapi sia2… Rein kembali memukul lengan Galih dengan cepat… Kemudain dengan gerakan cepat kedua kepalan Rein menghantam dada Galih berkali kali dan diakhiri dengan tendangan telapak kaki Rein di perutnya Galih… Galih Langsung terpental….

Galih :” Bitch…… anjingggg… ”

Galih dan Gengnya sudah tidak berdaya terkapar diatas tanah… . aku langsung mendekati Rein… dia langsung lemas memelukku…

Aku :” kamu gpp Rein…? ”

Rein :” ayo pergi dari sini…… ”

Aku bantu dia berjalan…. meninggalkan tempat ini…

Galih :” aku tidak akan tinggal diam Bitchh.. tunggu pembalasanku….arggg ” ucap Galih…

.

.

Aku dan Rein sudah ada didalam Mobil.. Melly yang menyetir mobilnya Rein… Rein mendesis kesakitan memegangi pahanya…

Rein :” Sshh…. ”

Melly :” Kompress lukanya Ga…. ”

Hah…?

Kutarik keatas rok seragam sekolah Rein,, tepat dibawah CD nya Rein ada luka memar membiru.. aku tempelkan botol air minum dingin di luka memar itu…

Rein :” achhhhh….. Ssshhh…. Sakitt Deeekk.. Pelan2…”

Aku :” kamu tadi hebat Rein.. makasih sudah menolongku…. ”

Rein :” iya gpp… kamu gpp kan Dek…? ”

Aku :” gpp kok…. ”

Rein :” Ressa gimana…? ”

Aku :” dia dibawa kerumah sakit sama Adit… sebaiknya kita kesana… sekalian mengobati lukamu….. ”

Rein Mengangguk….

Melly :” cieee baikannn nihh.. ”

Rein :” Meme…….. ”

Melly :” hihihihi….. ”

Aku senyum2 sendiri.. sedangkan Rein malu2 melihatku…

.

.

.

Setelah mengantarkan Rein untuk mengobati lukanya, aku langsung meninggalkan Rein dan Melly untuk bergegas menemui Adit.. melihat keadaan Ressa….

Adit Terlihat murung didepan sebuah Ruangan…

Aku :” Ressa gimana Dit….? ”

Dia melihatku dengan tatapan yang lemas….

BERSAMBUNG

Daftar Part