. Halaman Baru Part 36 | Kisah Malam

Halaman Baru Part 36

0
263

Halaman Baru Part 36

INSANE TRIP ; THE SLAVE AND LESSONS FROM THE SEA

Aku :” iya aku mau.. Aku mau dapet nilai bagus… ”

Tanpa pikir panjang lagi aku menerima tawarannya… aku sangat yakin dia sangat serius dengan ucapannya membawaku ke BK.

Kak Neta :”perfect… ”

Kemudian dia berdiri dari sofa…

Kak Neta :” aku pergi dulu Ya Pak Dirga…. ”

Pak Dirga :” i.. Iya….Bu… ”

Kak Neta :”kamu ikut aku…..’ ” ucapnya padaku… sambil mengambil coklat ditanganku yang tadi diberi oleh Mira,, lalu membukanya..

Aku :” kemana…?”

Kak Neta :” ke kamarku….. ” sambil menggigit coklat itu….

GLEKKK

Tiga hari nemenin Kak Neta? Gilaaa.. nemenin seperti apa nih maksudnya? Kok agak serem yah kak Neta bilang ingin aku nemenin dia, kenapa harus aku? berbagai macam skenario saat ini ada dikepalaku, seolah semua skenario itu saling berebutan mengutarakan argumen yang paling benar akan terjadi.

Dengan sangat terpaksa aku harus menuruti perintah Kak Neta yang sadis ini, daripada aku dilaporkan ke BK. Karena dari semua hukuman yang ada disekolah, dikeluarkan dari sekolah itu merupakan hukuman yang paling berat,, berat karena harus berhenti sekolah, berat karena harus berpisah dari teman2.. Dari Alexa… huhuhuhu.. berat rasa malunya juga… apalagi alasan dikeluarkan dari sekolah karena melakukan pelecehan seksual pada guru PPL.. mau ditaruh dimana nih muka.. hadeeehh

Kak Neta :” malah bengong…. ayo ikut aku… ”

Kak Neta membuyarkan lamunananku… dia berjalan keluar dari ruangan ini.

Hufttt

Aku :” iya… Misi Pak.. ” aku pamit kepada Pak Dirga yang masih ada di dalam ruangan..

Saat aku keluar ruangan,dari arah sebelah kiri aku melihat seseorang yang ada di dekat ruangan ini… eh itu kan?

Winry ?

Ngapain dia diluar? Padahal di dalem Hall acara sudah dimulai… terdengar dari luar riuh keramaian suara para siswa, suaranya menggema diseluruh gedung…

Ehh? Tiba2 Winry melihatku… Dia melihatku saat sedang melihatnya… tatapannya padaku Membuatku salah tingkah hingga aku tidak menyadari kalau Kak Neta yang berjalan didepanku berhenti berjalan.

BLUG

Ehh? Wajahku menabrak sesuatu yang Kenyal banget..rasanya hangat. . apa’an ini ya?

Kak Neta :” belum juga nyampek kamar, uda pengen nyusu aja.. ”

Aku :” waaaaaaaaaa… sory sory sory sory… Gak ngeliat.. ” ucapku pada Kak Neta… ternyata aku menabrak payudaranya, pantesan kenyel banget… hihihi

Kak Neta :” Segede gini kamu gak liat…?” ucapnya sambil memegang payudaranya…

Glek

Gilaaaaa.. penisku langsung tegak maksimal…

Kak Neta : “sabar dong. .. nanti kamu bisa memegangnya sepuasmu… Mau? “bisiknya padaku dengan bicaranya yang dibuat mendesah..

GLEK

Aaaaaaa., kurasakan penisku sedikit mengeluarkan cairan… Gilaaa masa’ belum juga diapa apain, uda muncrat ajanih….. emang wanita satu ini lebih binal dari Rein…. .aku jad pengen langsung menariknya ke kamarnya, meremas payudara dan bokongnya lalu menyodok nyodok memeknya.. .. Hehehe

Eh eh, tidakkk.. aku harus kuat iman demi Alexa…

Aku :” .gak deh.. makasih.. . ” itu tadi pasti akal akalanya lagi agar aku semakin terjebak dalam permainannya..

Kak Neta :” hmm..bilang gak mau, tapi nabrak2..dasar bocah. . ”

Hadeeehh.. gara2 dilihatin Winry aku jadi salah tingkahh sampai menabrak Kak Neta, lagipula kenapa sih dia pake berhenti segala… Kulirik Winry lagi.. dia masih melihatku tanpa ekspresi sama sekali… ehmm.. kuakui aku sedikit tertarik dengan adik kelas itu…. aaaaaaa kenapa sih aku lemah sekali dengan cewek cantik. padahal pacarku cantiknya gak ketulungan….

Kak Neta :”kayaknya kita ke loby dulu dehh.. yuk… ”

Owww..

Kami berdua berjalan menuju Lobby penginapan yang letaknya tidak jauh dari Hall tadi.. kak Neta sedang mengobrol dengan mas2 resepsionis… entah apa yang mereka obrolkan, aku hanya duduk manis di sofa yang ada di dalanm loby, menyilangkan lengan kayak bocah SD polos yang duduk di meja paling depan.

.

.

Dan akhirnya kami sampai di depan kamar terkutuk ini, aku masih menyesal kenapa coba tadi pagi pakai acara mengintip segala…

Kak Neta :” ayo masuk… ” ucapnya saat sudah membuka pintu kamarnya..

Aku :” ehmm.. Ngapain di dalam kak?”

Kak Neta :”mau ganti baju,, kamu gak mau nunggu di dalem…?”

Mau…. Hehehe.. emang mau ngapain pake ganti baju segala..?

Aku :” aku tunggu disini aja ya Kak.. ”

Kak Neta :” hmmm knp sih? Malu? Aku yang ganti baju, malah kamu yang malu…. lagipula kamu tadi uda liat tubuhku kan? ”

Yesss. tadi pagi aku uda ngeliat tubuh telanjangmu menari nari diatas tubuhunya Pak Dirga…

Aku :” hehe, disini ajadeh… ” aku langsung duduk di kursi yang ada didepan kamarnya,,

Kak Neta :” yauda Kalau Gak mau… bentar yah.. Awas jangn kabur..! “ucapnya lalu masuk ke dalam kamarnya..

Kulihat jam tangan sudah hampir jam 3 sore… cuaca sangat cerah dan sejuk, sesekali angin berhembus menabrak tubuhku.. suasana sekitar kamar ini begitu sunyi,, kucoba memejamkan mata, kurasakan suara dahan dan ranting pohon2 saling bergesekan di sekitar penginapan ini.. terdengar juga suara burung2 berkicauan, suaranya seperti sebuah irama yang menyejukkan pikiran… Ada untungnya juga sih gak ikutan kegiatan2 study tour di tempat ini… . Hehehe.. Memang tempat ini benar2 cocok untuk menikmati alam, melepas penat kehidupan di kota, tempat yang cocok untuk me refresh kembali pikiran pikiran yang lelah. kalau aku? Sementara ini tidak ada yang mengganggu pikiranku selain apa yang akan terjadi denganku 3 hari kedepan bersama dengan Kak Neta…..aku jadi semakin bisa menikmati suasana disini tanpa harus memikirkan masalah apapun… hidupku kurasakan sudah komplit sejak ketemu dengan Rein, berpacaran dengan Alexa….. aku begitu merindukan mereka..

DEG

Rein dan Alexa?

Siall… aku masih belum memikirkan bagaimana caranya membuat mereka berdamai.., huftttt aku tidak boleh terlalu nyaman dengan kondisi seperti ini… aku harus segera menemukan solusi untuk mereka.. aku ingin tetap berpacaran dengan Alexa tanpa harus menyakiti perasaan Rein… semoga 3 hari kedepan aku bisa menemukan jawabannya…

CKLEK… kudengar pintu terbuka.. Langsung aku menoleh ke arah pintu…

Kak Neta sudah berganti baju, kali ini dia memakai semacam terusan motif macan tutul tanpa lengan dimana bagian belakangnya dengan tidak tertutupi, tidak kulihat tali bra disana, dia pasti tidak memakai bra… bagian depannya sangat rendah, membuat kedua payudaranya hampir menyembul keluar..sedangkan rambut panjangnya diikat keatas.. membawa kameera DSLR di tangannya…

Penampilannya saat ini semakin memperjelas kesan sexy dan binal dalam dirinya, kesan seperti itu sudah kujatuhkan pada dirinya sejak pertama kali dia masuk ke kelasku. Apalagi setelah melihat kejadian tadi pagi, menurutku Kak Neta adalah wanita yang liar. bukannya penampilan dan kelakuan mencerminkan kepribadian seseorang.. Ya kan?

Kak Neta :”nih.. bawa…! ” dia memberikan kamera itu kepadaku..

Heehh?

Kak Neta :” kamu nanti foto2in aku yah.. ”

Aku :”ehm… aku gak bisa memakainya..! ”

Memang aku belun pernah memegang kamera seperti ini sebelumnya, aku tidak mengerti cara menyetting balance, iso, fokus dll bahkan aku gak tau tombol on nya dimana.. hehe

Kak Neta :” tinggal di pencet ininya…. tuhhh.. ” dia memberikan contoh padaku menekan pada sembuah tombol yang terletak di bagian atas kamera ini…

Aku :” ohhh….. ”

Kak Neta :” gampang kan? ”

Aku mengangguk….

Aku :” emang kita mau kemana…? ”

Kak Neta :”ke pantai…… Yuk…!” dia langsung menggandeng tanganku….

Ke pantai yah? Mungkinkah Private beach yang diceritakan Adit yang katanya sangat mahal itu…? Untuk sekelas Kak Neta mungkin enteng baginya membayar biaya menuju pantai itu untuk kami berdua.. dia aja punya Moge yang harganya miliaran…

.

.

Kami sudah sampai di bagian paling ujung penginapan ini yang merupakan area tertinggi dari perbukitan ini… Dari sini bisa kulihat ke arah bawah, hamparan laut selatan yang sangat biru membentang luas sepanjang mata memandang…. sugoi…. lah gimana caranya kita turun? Mau tracking…?

Kak Neta :” bagusss bangettt kan? .. ” dia menarikku lagi ke sebelah kanan… disana ada sebuah bangunan dengan beberapa tali atau kabel yang memanjang ke arah bawah…

Tempat apa itu? Saat mendekati tempat itu barulah ketahuan kalau itu adalah sebuah stasiun kereta gantung.. Dengan sebuah kereta yang sudah siap mengantar ke arah ujung tali atau kabel..

Ohh.. jadi kita ke pantainya naik kereta gantung? Kereeeenn.. pasti mahal banget nih.

Kami berdua sudah berada di dalam kereta gantung ini.. Kata mas2 tadi perjalanan membutuhkan waktu selama 15 menit untuk sampai ke bawah… aku tak henti2 nya mengagumi pemandangan yang tersaji di hadapanku, dari bawah kereta gantung yang alasnya terbuat dari kaca transparan terlihat pohon pohon tinggi perbukitan, agak serem juga sih ngebayangin kalau tiba2 alas kaca ini pecah,,, lalu dari arah depan terlihat hamparan laut yang sangat indah.. Semuanya menyatu bagaikan lukisan alam karya maestro yang sangat sempurna… lebih sempurna lagi karena dihadapanku duduk seorang wanita dewasa yang sangat cantik yang juga sedang memandangi alam sekitar. Xixixi sempurna banget wisata kali ini…. Kutarik nafas dalam2…. Ohhhh sejuk banget udaranya..

Kak Neta :” gimana… Suka…? ”

Aku mengangguk dan tersenyum padanya,

Kak Neta :” next time aku pengen ngajak adikku kesini deh.. dia pasti juga menyukainya.. ”

Ohhh.. dia punya adik?

Aku :” ehm kak.. kenapa aku.? Apa ini termasuk imbalan agar aku tutup mulut? Pak Dirga juga mengatur ini semua..? ” kuberanikan bertanya padanya…

Kak Neta :” hahh?.. Hahahaha.. aku tau kamu gak bakalan menceritakan apa yang kamu lihat tadi pagi ke siapapun meskipun aku tidak menyuapmu…”

Hmmm.. PD banget dia aku gak akan cerita ke siapa2..

Kak Neta :” aku serius pengen kamu temenin 3 hari ini… lagipula Pak Dirga tidak ada hubungannya dengan ini semua.. Asal kamu tau, tadi pagi itu dia memaksaku melakukannya, dia memperkosaku… Dia juga tidak tau kalau kamu mengintip tadi pagi.. ”

Whatttt? Masa’ sih…? Seorang Pak Dirga gitu? memaksa Kak Neta bersetubuh dengannya… aku kok gak percaya yah,, apalagi tadi pagi kulihat Kak Neta sangat menikmati persetubuhan itu… dia tidak keliatan sama sekali sedang dipaksa.

Kak Neta :” kamu tidak percaya? Yausudah sih terserah kamu… awalnya aku juga gak percaya Pak Guru ganteng itu ternyata mesum juga… kayak kamu. Hahaha.. tapi yasudahlah,. Kita berada disini juga karena kejadian tadi pagi.. Kamu harusnya bersyukur…! ”

Iya.. Iya. aku percaya… tapi segampang itu yah dia menerimanya? Tetap keliatan santai meskipun seseorang telah memaksanya… aneh.. seliar itukah kehidupan sehari harinya..?

.

.

Kak Neta :” yeeeeeeeeee… Pantai… indahnyaa”

Kak Neta langsung berlari menuju air laut saat kami sudah menginjakkan kaki kami di hamparan pasir putih pantai ini… dia keliatan begitu senang bisa melihat pantai. Ehmm aku juga sih, sudah sangat lama aku tidak diajak ke Pantai sama Bunda…

Pantai ini tidak kelihatan dari atas karena letaknya berada diantara deretan perbukitan dan laut, semakin menjadikan pantai ini terlihat begitu eksotis karena letaknya yang tersembunyi… sangat cocok bagi orang yang ingin mencari ketenangan karena letaknya sangat jauh dari segala kebisingan..

Dengan suasana pantai yang tenang dan nyaman, pantai ini sangat cocok dikunjungi oleh pasangan yang ingin menikmati bulan madu sambil melakukan aktivitas berjemur atau menikmati sunset… uhhhh. jadi pengen ngajak Alexa kesini… pasti seruuu bisa berlarian diatas pasir dengannya… hihi. kuambil dompetku, disana ada foto Alexa yang sengaja kuminta padanya untuk kusimpan.. foto ini yang menemani kerinduanku padanya.. menemaniku tiap malam sebelum tidur… kuambil foto itu dari dompet dan kucium wajah Alexa yang ada di foto itu.. hihihi “miss you..”

Kak Neta :” haiiii.. ayo siniiii…. ” ucapnya dengan berteriak sambil melambaikan tangannya ke arahku.. ,, dia sedang berlari lari kecil di air.. kakinya sesekali ditrabrak oleh ombak yang tidak terlalu besar… Aku memang suka melihat Pantai, tapi tidak untuk menyelam.. takut tenggelam dan dilaut ini pasti banyak ikan hiu nya…. Haha karena di usia ini aku masih bisa belum bisa berenang.. hehehe..

Kutolak ajakannya dengan gestur tubuhku yang langsung duduk diatas pasir putih ini. Yaaa kotor deh celanaku,, tau gitu tadi pakai celana pendek… kumasukkan foto Alexa ke saku kemejaku…

Ckrek

Ckrek

Ckrek

Beralagak seperti photographer profesional, Beberapa kali kuabadikan momen Kak Neta yang sedang bahagia ketemu air laut… lucu juga dia, kayak seumur hidupnya tidak pernah ketemu laut.

Ckrek

Ckrek

Aku juga memotret keadaan sekitar pantai ini, Kulihat tidak ada seorang pun disini selain aku dan Kak Neta… mungkin karena jalan menuju kesini yang tidak ada makanya sepi pengunjung. satu2nya jalan untuk bisa menuju kesini ya hanya melalui kereta gantung tadi yang tentunya begitu mahal… karena jarang dikunjungi, suasana disini masih kelihatan tetap terjaga keasriannya dan masih kelihatan asli.

Kak Neta :” malah duduk disini… ” dia mendekatiku dan duduk disebelahku…

Aku :” hehe. enakan disini kak…”

Kak Neta :” halah bilang aja takut ketarik ombak… gak bisa berenang kan..? ”

Asemmm ketahuan….

Setelah beberapa menit kami hanya diam, tidak ada obrolan apapun diantara kami. Hanya memandangi ombak yang sedang bergulung gulung di tepi pantai..

Kak Neta :” kamu anaknya pendiem ya? Ngebosenin…….” ucap Kak Neta tiba2.

Aku :” eh.. Iya.. hehe” aku memang begini anaknya jika ketemu dengan orang baru, apalagi dia wanita yang lebih tua dariku. aku gak ngerti harus ngobrolin apa..

Kak Neta :” kamu lihat garis itu? ”

Eh..?

mataku tertuju pada garis yang membelah pandangaku antara langit dan lautan,

Kak Neta :” garis horison, sebuah garis yang menunjukkan keterbatasan pandangan mata manusia untuk melihat lebih jauh lagi apa yang ada di balik garis itu. Jika ingin mengetahui apa yang ada di balik garis itu, kita harus berenang menuju kesana.”

Kak Neta :” Sama seperti masa depan,, kita tidak dibekali kekuatan untuk meramalkan apa yang akan terjadi di masa depan.. kita harus melaui hari hari kedepan untuk bisa mengerti apa yang terjadi di masa yang akan datang,, tapi sejauh apapun kita berenang untuk mencapai garis horison itu atau sejauh mana kita melaluli hari2 kedepan kita masih akan menemukan garis horison yang lain dan masa depan lain. kita sebagai manusia hanya bisa berharap bisa melalui hari hari itu dengan baik. ” ucap kak Neta sambik pandangannya tertuju jauh menerawang ke arah garis itu..

Ehmmm.. seperti itu yah? Seorang calon guru memang harus pintar seperti dia…

Kak Neta :”sekarang coba deh kamu lihat ombak itu.. pelajaran apa yang bisa kamu ambil darinya.? ”

Aku :” haaah? Ombak …? Ehmmm.. hembusan angin yang membawanya kepantai ya? ”

Kak Neta :” hahaha… haduhh kamu nih..”

Eh, dia malah ketawa ada yang salah dengan jawabanku…?

Aku : “salah..?” aku menoleh ke wajahnya, kini dia malah duduk menghadapku….

Kak Neta :” enggakk salah kok.. jawabanmu benar.. tapi bukan itu yang kumaksud, .. ”

Kak Neta :” coba lihat lagi ombak itu…tahukah kamu kalau Tidak ada yang meragukan Kesetiaan ombak pada pantai .. ”

Hehhh? Ombak dan kesetiaan?

Kak Neta :” sebelum menuju pantai, ombak berkelana menempuh jarak yang saaangggaatt jauh, ditabrak angin dari segala arah, selatan, barat, utara, timur, tapi dia tetap akan kembali membasahi pantai,, hanya pantailah yang menjadi tujuan akhir ombak itu… Itulah mengapa kadang kesetiaan diibaratkan seperti ombak.. . . ”

Woooo aku merinding dengernya,, Kak Neta mengajarkanku akan arti kesetiaan.. ucapannya membuatku kembali mengingat Alexa.. bisakah aku setia kepadanya..? Aku harus bisa..

Tapi apa maksudnya dia berkata itu padaku?

Kak Neta :” suatu saat aku ingin menjadi pantai, mempunyai ombak yang selalu datang kepadaku dan setia hanya kepadaku…. ”

Kemudian dia berdiri dan meregangkan tangannya.. pemandangan betis putih yang panjang kini ada dihadapanku, kemulusan kaki Kak Neta sedikit dikotori pasir pantai yang menempel karena dia duduk tadi.. hembusan angin membuat baju terusannya melambai lambai ke atas, sedikit menampakkan paha kak Neta yang sangat mulus.. Sangat menggoda tangan2 nakal untuk menyusuri mulusnya paha itu sampai ke atas Ke arah pangkal pahanya.

Astaga, apa yang kupikirkan… baru saja aku diajari tentang kesetiaan,, uda tergoda sama kakinya Kak Neta.. Hufttt

Kak Neta :”ehmm.. potoin aku sebanyak mungkin di pantai ini…. “ucapnya padaku kemudian dia berdiri sambil berpose membelakangi pantai…

Ckrek

Ckrek

Pose demi pose dia peragakan,,

Ckrek

Ckrek

Menurutku dia cocok jadi foto model, dia punya aura seorang supermodel.

Ckrek

Ckrek

Kali ini dia duduk lagi di pasir, berpangku pada kedua kakinya..

Ckrek

Ckrek

Ckrek

Wiiii gilaaa posenya semakin lama tambah hot.. Badanku jadi panas dingin.. Sekarang dia berdiri lagi. ..

GLEK

Mataku melotot saat dia menarik keatas bagian bawah bajunya sampai diatas bokongnya, dia tidak sungkan sama sekali membukanya didepanku… ,dan gilanya, ternyata dia sudah tidak memakai CD. terpampang jelas dari samping bokongnya yang guedeee itu.. persis yang selama ini kubayangkan.. langsung konak nih yang dibawah.

Kak Neta : “kok diem..,? Ayo cepet difoto…!”

Aku : “ehh.. Anu… Ya..yakin difoto kayak gitu..?”

Kak Neta : “ck.. Bawel banget.. buruan difoto…!”

Gilaaa.. tanganku gemetaran memegang kamera ini.. …

Ckrek

Kak Neta : “uda..? Bagus nggak..? Coba lihat. .!”

Kuhampiri dirinya,, kuserahkan kamera itu padanya.. dia melihat hasil jepretanku tadi. Aku malah fokus ngeliatin belahan payudaranya… hadeeehh

Kak Neta : “hmm lumayan untuk ukuran pemula….! Lagi… Lagi…..! ”

Oh tidaakkk… please hentikan ini,, aku sudah gak tahan…

Kali ini dia berpose miring seperti ini

Ckrek

Cenut cenut penisku dibuatnya,, tapi akhirnya dia menurunkan kembali bajunya… bokongnya sudah tertutupi lagi….

Eh.. Eh..? Waaaaaaaaaaaaa… mulutku menganga melihat apa yang dia lakukan… hidungku langsung mimisan, dan tubuhku terjatuh kebelakang….

Kak Neta : “hihihi.. kenapa sih,? Gak pernah lihat toket cewek…? Buruan fotoin lagi.. ”

Kemudian aku bangkit dan berusaha menutupi mataku dengan telapak tanganku…

Kak Neta : “hahahaha, gimana kamu bisa motret seperti itu..? Udahlah biasa aja… ”

Gilaaaa.. gimana bisa biasa coba.. kubuka tanganku lagi..kini Mataku dengan jelas melihat kedua payudara Kak Neta yang buletnya melebihi buletnya payudara Rein dan besarnya melebihi payudara Ressa..

Kak Neta : “nahh gitu dongg.. lihatin dulu sepuasmu biar terbiasa…!”

Hadehhh.. segera kuposisikan kamera ini diwajahku..

Ckrek

Pose demi pose dia peragakan dengan gaya yang sensual… bagaikan seorang model majalah dewasa yang sudah pro.. dia tau bagaimana pose yang kelihatan bagus… Ditambah dengan raut muka yang sensual semakin membuat hasilnya menjadi lebih sempurna.

Ckrek

Aku : “uda yah….? Uda banyak nih…!”

Kak Neta : “yaaahh.. kenapa sih.? Uda gak kuat.?… Hahaha..”

Yaiyalah… gimana bisa tahan daritadi disuguhin pemandangan seperti itu… memang melihat cewek telanjang itu sudah biasa bagiku, tapi yang semi2 telanjang kayak gini nih yang tambah bikin penis cenat cenut…

Dia menghampiriku tanpa terlebih dulu membetulkan bajunya yang masih terbuka bagian depannya , payudaranya bergoyang keatas kebawah saat dia berjalan ke arahku…

Glek

Kak Neta : “coba lihat….!”

Dia mengambil kamera itu.. Dan melihat hasil jepretanku tadi.. mataku tidak bisa lepas dari payudaranya.. sial.. langsung aku mebalikkan badanku.

Kak Neta : “bagus…. Bagus… Bagus…. Bagus.. ini juga bagus..ini juga…. . ih.. bisa jadi bagus semua yah?”

Ucapnya dari arah belakangku…

Kak Neta : “ini kamu yang jago motretnya atau aku yang cocok jadi model yah…? Hahaha…”

Aku : “iya kamu cocok jadi model Kak…”

Kak Neta : “hihihi.. eh ngadep sini dong kalau diajak ngobrol itu…”

Aku : “gak mau….”

Mendengar ucapanku dia malah menarik badanku dan membalikannya..

Eh..?

Kak Neta : “makasih Yah… …”

Aku : “emphhh… Emph…..”

Gilaaaaa dia memelukku, dan langsung membenamkan kepalaku di payudaranya yang besar itu.. kepalaku di gesekkan di tengah2 bongkahan payudaranya… aku sampai susah bernafas…

Aku : “empppphhhph……..”

Setelah itu dia melepaskanku, nafasku kembali lega..

Aku : “gak bisa nafas tau’…”

Kak Neta : “hihihi… itu tadi hadiah buat kamu…”

Hadiah apa’an.. ? aku sama sekali tidak bisa menikmatinya. kemudian dia membenarkan bagian depan bajunya dan memasukkan kembali kedua payudaranya itu ke balik bajunya..

Fiuhhh akhirnya…

Kak Neta : “aku cocok ya jadi model majalah dewasa..?”

Aku : “iya.. Iya.. Cocok.. ” jawabku datar

Kak Neta : “hihi baiklah setelah lulus nanti aku akan mencoba mewujudkannya…”

Aku : “eh..? Seriusan…? Emang gak malu…?”

Kak Neta : “Ngapain malu…?”

Aku :” gak takut nanti dengan kata orang2 tentang kamu yang jadi model kayak gitu…?”

Kak Neta : “yaelah ngapain ngurusin omongan orang.. …. ikut aku…” dia kembali menarik tanganku… aku diajaknya ke tepi pantai..

Heh.. mau ngapain…? Dia melihat ke arah laut…

Kak Neta : “oke.. sekarang kamu tulis lambang love di pasir ini. . seolah kamu ingin mengatakan pada laut ini bahwa kamu mencintainya..!”

Aku : “buat apa…?”

Kak Neta : “uda tulis aja kenapa sih… tanya mulu dari tadi..”

Hadeeh.. aku tengok kanan kiri.. aku menemukan ranting pohon. kuambil ranting itu.. dan bersiap menulis di pasir..

Kak Neta : “agak kesini nulisnya….”

Ohh… oke

Sebuah lambang Love sudah tertulis di pasir yang basah didepan kami.

Kak Neta :” oke sekarang tulis disebelahnya kata HATE disebelahnya.. anggaplah kamu orang lain dan kamu ingin berkata pada laut bahwa kamu sangat membenci laut ini.. ”

Aku melakukan seperti yang diperintahnya, menulis kata HATE disebelah lambang love yang kutulis sebelumnya..

Kak Neta :” tulis lagi disebelahnya kata GIFT, anggap kamu orang lainnya lagi, yang merasa bahwa laut ini selalu membawa berkah untukmu… ”

Kutulis lagi seperti yang diperintahkannya,,,

Kak Neta :” oke.. terakhir kamu tulis kata DANGER,, anggapaplah kamu orang yang berbeda dari ketiga orang sebelumnya, dan kamu berpikir bahwa lautan ini sangat berbahaya bagimu… ”

Aku masih belum paham apa maksudnya dia menyuruhku menulis kata kata ini di pasir yang basah ini.

Aku :” lalu…? ”

Kak Neta :” tunggu sebentar lagi….. ” ucapnya sambil melihat ke arah laut..

Beberapa saat kemudian sebuah ombak yang cukup besar datang menabrak tubuh kami.. membuat berdiriku tidak seimbang hingga terpaksa kedua tanganku menyentuh pasir agar tubuhku tidak terjatuh.. air laut membuat celanaku sangat basah… sedangkan Kak Neta masih tetap bisa berdiri.. seolah dia sudah bersiap datangnya ombak besar tadi. Setelah itu air laut yang terbawa ombak tadi berangsur angsur tertarik kembali ke laut..

Kak Neta :” coba kamu lihat semua yang kamu tulis tadi….! ”

Aku :” eh..? Hilang….? ” semua tulisan yang kutulis tadi hilang terhapus ombak tadi.

Kak Neta :” uda ngerti kan..? Aku ataupun kamu tidak seharusnya mengkhawatirkan omongan orang lain tentang diri kita, karena setiap orang membaca apapun di dunia ini dengan pemahaman dan pengalaman yang berbeda beda.. ”

badanku langsung merinding mencerna ucapan Kak Neta.. aku mengerti sekarang… Tulisanku mewakili empat orang dengan pendapat yang berbeda tentang lautan, ada yang bilang cinta pada lautan dan ada juga yang membencinya, ada yang menganggap lautan ini selalu membawa berkah dan ada juga yang beranggapan laut ini sangat berbahaya. tapi… lautan tidak pernah mengeluh kepada keempat orang tadi, semua pendapat keempat orang tadi tentangnya tidak dirisaukannya.

Kak Neta :” terus maju kedepan selama itu di jalan yang baik dan tidak merugikan orang lain, meskipun tidak selamanya kebaikan akan dihargai.. ”

Kak Neta :” hidup tidak selalu tentang menjadi yang terbaik, kita hidup didunia seharusnya hanya ditugaskan untuk selalu berbuat baik, bukan untuk saling menghakimi dan menghujat.. Bener kan? ”

Aku :” iya Kak…. ” aku tersenyum padanya… kupandangi wajahnya yang agak kemerahan, karena terkena cahaya matahari yang sudah mulai tenggelam di ujung horison…

Tak kusangka aku mendapatkan berbagai pelajaran hidup hari ini dari Kak Neta.. ternyata dibalik penampilannya yang seksi dan binal dia adalah wanita dewasa yang sudah matang dalam menjalani kehidupan dan terlihat sangat bijaksana…

Pandanganku terhadapnya langsung berubah 180°, aku malu telah menghakiminya tadi,, memang seharusnya kita manusia dibesarkan dengan tidak untuk menghakimi seseorang dari penampilannya,, tapi kenyataanya, semua orang langsung memberikan kesan pertama yang belum tentu benar pada seseorang hanya dengan melihat penampilannya. memang susah bagi kita menilai seseorang tanpa mengenalnya terlebih dahulu, butuh waktu 30 detik sampai 30 hari barulah kita akan tau seperti apa mereka sebenarnya.

aku salut denganmu kak.. Jujur aku lebih menyukai ngobrol dengan wanita yang usianya lebih tua dariku,, Kak Neta, Rein bahkan Alexa… mereka semua membuatku nyaman ngobrol dengan mereka. Aku terpesona dan kagum dengan apa yang mereka ketahui, hal2 yang belum pernah kumengerti sebelumnya,,dan juga apa yang pernah mereka alami dalam hidup mereka…

Tiba2 ombak besar datang lagi… kali ini lebih besar dari sebelumnya… tubuhku yang tidak siap langsung jatuh di air… sedangkan Kak Neta masih bisa bertahan berdiri…

Aku :” yaaahh.. basah semua deh…. ”

Kak Neta :” hahaha.. ehmm apa ini…?”

Dia mengambil sesuatu yang mengapung di air… eh itu kan? Kuraba saku kemejaku,, tidak kutemukan foto Alexa yang kutaruh disana tadi… Jadi yang mengapung di dekat Kak Neta itu adalah fotonya Alexa..

Aku :” eh.. Jangan… Jangan… itu punyaku… ”

Aku panik langsung berdiri dan berusaha mengambil foto itu dari Kak Neta…tapi terlambat, kak Neta sudah melihat foto itu..

Kak Neta :” siapa cewek ini? Kayak pernah ngeliat…”

Aku :” .. serahkan padaku.. ” aku berusaha mengambil foto itu tapi dia menghalangiku, menaruhnya di belakang tubuhnya…

Kak Neta :” eittt.. kasih tau dulu siapa cewek ini..? Cewekmu yah? ”

Aku :” bukann.. Bukan…. sini kembalikan… ” aku masih berusaha merebut foto itu, tapi dia selalu berhasil menhindariku….

Kak Neta :” haha.. Tangkap aku dulu… ”

Dia malah berlari menjauhiku… hadehhhh.. langsung aku mengejarnya..

Dan akhirnya kami berdua berlarian di tepi pantai, diatas pasir yang sedikit basah ini… kami berdua berlari lari di pantai seperti sepasang kekasih yang sedang menikmati suasana pantai, tubuh kami berdua terkena cahaya orange dari sinar matahari yang sudah akan tenggelam… beberapa kali kaki kami tertabarak ombak kecil,, kak Neta tak henti2nya tertawa melihatku berusaha mengejarnya.. Dia kelihatan begitu bahagia… meskipun badannya agak berisi, tapi dia tetap bisa berlari kencang… sedangkan aku agak kesusahan berlari karena celana jeans yang basah… Semakin kupercepat lariku… semakin cepat dan hampir bisa mengejarnya… tapi..

Eh?

Tiba tiba kak Neta berhenti dan membalikkan badannya,, aku yang sudah berlari sangat kencang tidak bisa menghentikan langkahku hingga akhirnya tubuhku menerjang tubuh Kak Neta… tubuh kami berdua akan terjatuh dengan posisi aku memeluk tubuhnya… sebelum terjatuh aku menyadari sesuatu, dengan posisi seperti ini tubuh Kak Neta akan berbenturan dengan pasir… langsung kubalikkan badanku dan akhirnya kami berdua terjatuh diatas pasir dengan tubuhku ada dibawah… untungnya ada ombak yang datang sehingga benturan tubuhku dan pasir tidak terlalu keras… tubuh kami berdua basah kuyup terkena air… kepala Kak Neta ada di dadaku dan tanganku merangkul punggungnya… cukup lama kami berada di posisi seperti ini.. beberapa kali ombak kecil menabrak tubuh kami berdua.. Kulihat Kak Neta sedang memandangi Sunset yang terlihat begitu indah.. entah apa yang ada di dipikirannya… wajahnya Terlihat begitu damai.

Lalu dia mengangkat kepalanya, dia melihatku lalu tersenyum… manisnya senyummu kak..

Kemudian dia menggerakkan badannya dan mengarahkan wajahnya ke wajahku.. Wajah kak Neta sudah berada diatas wajahku,,, rambut panjangnya yang tadi terikat kini dibiarkan jatuh ke pasir… bajunya sudah tidak bisa menyembunyikan keseksian bentuk tubuh Kak Neta karena bajunya sudah basah yang membuat baju itu menempel ketat di tubuhnya.. kami saling berpandangan,, jantungku berdebar menantikan apa yang akan terjadi… dan akhirnya aku tidak bisa menahannya saat bibirnya mencium bibirku… aku masih tidak berani bereaksi.., aku hanya diam memejamkan mata dipaksa menikmati bibir basah Kak Neta… Diatas pasir yang basah ini dan dibawah Sinar sunset, kak Neta mencium bibirku dengan sangat lembut.. . suasananya begitu romantis Saat itu..

Setelah beberapa saat dia mengecup bibirku, kini ciumannya berubah dari kecupan lembut menjadi ciuman panas.. Bibirku dihisapnya dengan kuat, sambil tangannya mulai melepas satu persatu kancing kemejaku…

Kemudian Ciumannya berpindah ke leherku saat semua kancing kemejaku sudah terlepas.. aku masih tidak berekasi…

Cup

Cup

Kecupan kecupan dia daratkan di leherku, geli sekali rasanya… aku masih terpejam menikmatinya.. lalu kurasakan geli yang sangat luar biasa saat dia menghisap putingku.

Aku :” ahhhhhhhh.. kakkk… ” akibat rasa geli itu, membuatku mendesah dan membuka mataku.. bibirnya yang tebal itu bermain di putingku, sesekali putingku digigitnya membuat tubuhku menggeliat keenakan…

Aku :” ahhhh.hhhh….. ”

Setelah beberapa menit bermain dengan kedua putingku, Kemudian kecupan bibirnya semakin turun ke bawah tubuhku..

Cup

Cup

Saat bibirnya sudah mencapai di atas perutku,, dia melihatku sejenak..

Apa yang akan dia lakukan?

Dia membuka sabuk dan resleting celanaku,, ditariknya dengan paksa penisku keluar dari CD ku yang basah…tangannya yang dingin kini mulai mengocok penisku…

Aku : “sshhhh…….. ”

Kak Neta :” gede juga punyamu…” setelah dia mengucapkannya, sedetik kemudian dia melahap penisku. Dia tidak peduli dengan penisku yang basah karena air laut.. pasti asin tu rasanya… Luar biasanya penisku ditelan habis olehnya… gilaaaa nikmat banget saat penisku didalam mulutnya.. bisa kurasakan lidahnya menyentuh nyentuh penisku didalam sana.beberapa detikKemudian dia mengeluarkan penisku dari mulutnya… mengocoknya dan memasukannya lagi sampai beberapa kali seperti itu..

Slurpppppphh.

SlurRuphhhhhhhhh

Gila.. Gila…. tidak ada cewek yang pernah mengulum penisku sehebat ini…. wanita dewasa memang top. aku sampai memejamkan mataku menikmati setiap gesekan bibir tebal Kak Neta dengan penisku…

Tapi.. aku tidak seharusnya menikmati ini. kak Neta Bukan pacarku,, tidak seharusnya aku memperbolehkannya melakukan ini padaku,,,,

Aku :”kakkk.. Stopp….. ”

Mendengarku, dia melihat wajahku namun masih tetap mengulum penisku…

Byurrr…..

Ombak kecil datang dari sebelah kananku, menabrak tubuh kami…

Aku :” achhhhhhhh… kakkkk.. ”

Aku hampir tidak bisa menahannya, tapi tiba2 dia menghentikan aksinya… Kulihat dia duduk di atas pasir, dia melihatku yang sedang ngos ngosan… iya, lebih baik seperti ini jangan dilanjutkan… jujur tubuhku sangat membutuhkan pelampiasan hasrat karena sudah beberapa hari tidak bersenggama.. tapi aku harus bisa menahannya demi Alexa. tapi untungnya Kak Neta Berhenti..

Eh..?. Whattttt??

Kak Neta malah melepas bajunya, dia sudah telanjang duduk diatas pasir… bisa kulihat jelas kedua payudaranya yang besar itu.. dan bisa kulihat bibir memeknya dengan bulu bulu tipis diatasnya..

Sial. Apa yang akan dia lakukan… ? Saat aku mau bangkit, dia menyerangku. tubuhnya langsung menindih tubuhku.. kedua payudaranya menempel diatas dadaku dan bibirnya kembali mencumbu leherku… sedangakan pinggulnya menggesek gesek di badanku… memeknya pas diatas penisku, tinggal sekali gerakan pasti penisku bisa menerobos lubang memeknya…

Aku :” kak… jangan diteruskan.. aku…. ”

Kak Neta :” kenapa..? Kamu tidak mau melakukannya denganku…? ” ucapnya sambil tetap mencumbu leherku…

Aku :” kak Neta… stopp.. ” ucapku sedikit keras..

Dia langsung berhenti mencumbuku,, kini tubuhnya tegak,, dia duduk diatas pinggulku.. Sambil melihat wajahku..

Kak Neta :” kenapa sih…? tidak pernah ada yang menolak ajakanku… ”

Gila kali ada orang menolak ajakannya seperti ini,.. Tapi aku beneran tidak bisa..aku tidak ingin semakin merasa bersalah kepada Alexa. cukup Rein saja yang bisa melakukannya denganku,,, Tidak ada pilihan lain… aku Akan memberitahukannya..

Aku :” aku.. ehmm… ada seseorang yang sudah memilikiku…. ”

Byur…. ombak datang menabrak tubuh kami lagi…Setelah beberapa saat hening, kulihat dia tersenyum…

Kak Neta :” jadi cewek di foto itu kekasihmu…? ” Aku tidak menjawabnya, tapi dia pasti sudah paham…

Kak Neta :” aku tidak peduli…….. ”

Whattt? bener bener gila ni cewek…

kemudian dia membungkukkan badannya lagi, mencumbuku lagi… kedua payudaranya menggesek gesek desaku lagi.. Dan memeknya kembali menggesek gesek penisku lagi…

Aku :” woi… kakkkk…. ”

Kemudian kedua tangannya memegang kepalaku di masing2 pipiku.. Dan wajahnya tepat diatas wajahku..

Kak Neta :” dengerin yah,, aku salut dengan kesetiaanmu pada cewek itu… tapi kamu berhutang 3 hari menemani dan melayaniku… dan kamu sudah berkomitmen dengan janjimu… So, aku tidak peduli kamu sudah punya kekasih….”

Glek…jadi aku bakalan jadi budaknya selama 3 hari…? Sadisssssssss… tidaaaaaaasskkk

Kemudian dia menciumku lagi… pinggulnya semakin menekan tubuhku… Lalu dia mencumbuku leherku lagi..

Kak Neta :”jika kamu merasa bersalah melakukannya denganku, cukup diam dan jangan dinikmati… anggep aja aku sedang memperkosamu….” ucapnya pelan di telingaku…

Whattt? Gila.. Gila… Gila……

Kak Neta :”anggep aja kamu ombak, tapi aku bukan pantaimu,,, ombak itu sedang diterjang angin ditengah lautan, terhalang sebuah gunung es dan tidak bisa menghindarinya… ombak itu harus melewati gunung es itu agar bisa menuju pantainya….. ”

Ehhh…? Jadi dia gunung Es Nya?

Kemudian… tanpa aba2

BLESSS

Kak Neta :” Achhhhhhhhhhhhhhhhh…….. ” kak Neta mendesah panjang saat penisku dimasukkannya ke dalam memeknya dengan bantuan satu tangannya.. .. Kurasakan penisku berkedut didalam memeknya… Aku hanya bisa pasrah dia memasukkan penisku di dalam memeknya.. aku akan mencoba apa yang dikatakannya untuk tidak menikmati persetubuhan ini..

Kak Neta :” ssshhhh… Punyamu gede banget… Ahhh… Ah…. Ah…. ”

Kak Neta masih diam diatas tubuhku.. kepalanya tepat disebelah wajahku… Beberapa kali dia mendesah pelan merasakan penisku didalam memeknya.

Byur…. ombak kecil menabrak tubuh kami…

Beberapa saat kemudian pinggulnya bergerak pelan, kurasakan pinggulnya mulai bergoyang maju mundur untuk merasakan gesekan antara kalamin kami…

Kak Neta :” achhhhh…. Sudah mulai gelap.. kita lakukan dengan cepat… Oke?”

Yupp.. langit sudah mulai gelap, matahari terlihat tinggal sedikit lagi akan tenggelam ditelan horison.

Gerakan pinggul kak Neta kini semakin cepat… pinggulnya naik turun dengan posisi tubuhnya yang masih menempel diatas tubuhku… Kedua payudaranya semakin menekan dadaku… beberapa kali kakinya bergerak menggesek kakiku..

Gila… benerapa kali berhubungan badan dengan Rein dan Alexa, tidak ada yang melakukan apa yang dilakukan kak Neta saat ini… jika selama ini aku yang aktif menggerakkan tubuhku menggenjot tubuh mereka… kini Aku hanya diam menikmati goyangan pinggul kak Neta yang naik turun,, memeknya mencekram kuat penisku… penisku terasa dimanjakan didalam memeknya…

Blug blug blug blug

Aku :” ahhhhh… ” aku tidak bisa menahan kenikmatan ini… aku diperkosa kak Neta… tapi aku menikmatinya… AAAAAAAAAAAAAAA. Alexa maafkan kekasihmu yang hina ini…

Aku : “achhhhhh.. kakkk….”

Kak Neta :” sssshhh… achhh… Jangan dinikmati.”

Blug blug blug blug

Aku :” ahhhh…. Ssshhhh… ”

Kak Neta :” dibilangin jangan dinikmati.. kamu nggak kasihan pacarmu…? Ssshhhh.. Achhhh” dia tersenyumm lalu menggigit bibirnya…

Sialan dia berhasil menguasaiku…

Aku :” ahhhhhh.. enak Kakk…. ”

Byur… ombak datang lagi menabrak tubuh kami.. dan langit sudah gelap…

Blug blug blug blug…

pinggulnya semakin cepat bergerak… penisku keluar masuk di dalam memeknya,, sering kurasakan penisku terasa akan keluar dari memeknya karena dia mengangkat pinggulnya begitu tinggi, tapi anehnya langsung bisa masuk lagi ke dalam memeknya… kak Neta benar2 pintar melakukannya…dan lagi, wanita dewasa memang mantap….

Kak Neta :” hahahaha… shhh.. Achhhhhhhh fuck… ”

Kak Neta :” enak mana goyanganku sama goyangan kekasihmu…? Aku yakin kamu sudah melakukan dengannya…. Sssshhh.. ”

Blug blug blug

Eh..?

Aku :” enakan goyanganmu Kak..ahhhh. ” bahkan pinggul Alexa tidak bergoyang sama sekali… eh.. Eh.. kenapa aku berpikiran seperti itu.. ? sial

Kak Neta :” aachhhhh.. oh yah…? Jadi kamu lebih suka melakukannya denganku dibandingakn dengannya..? ”

Aku :” hahhh…? ”

Blug blug blug blug

Byur…..

Sumpah ini enak banget… sensasi genjotan pinggul Kak Neta, ditambah dengan saat pinggulnya turun menyentuh perutku.. Uhhhhhh. pertemuan antara bulu bulu halus kemaluan kami berdua semakin menambah nikmatnya… kedua puting kami juga pas bertemu saling menggesek.. tubuh kami berdua menyatu di kegelapan ini,, air laut tidak bisa mendinginkan panasnya tubuh kami… Ingin kusentuh tubuhnya tapi aku gengsi melakukannya karena dia sedang memaksaku…

Blug blug blug blug

Kak Neta :” jawab…..! ”

Aku :” hah..? Iya… aku lebih suka melakukannya denganmu kak. ..” gilaaaaa aku tidak percaya dengan apa yang aku katakan… tapi memang perbandingan kak Neta dengan Alexa sangat jauh… bahkan Rein tidak bisa mengalahkan Kak Neta… AAAAAAAAAAAAA.

Kak Neta :” hahaha.. achhhhhhhh. Sshhhhh.. nghhhhhgg… achhh… ”

Blug blug blug blug blug blug

Pinggulya semakin cepat lagi bergerak… aku sudah tidak kuat menahannya,, aku mau keluar.

Aku :” ahh.. aku mau… Achhh… aku mau nyampek kak….. ”

Dia sama sekali tidak mempedulikanku, malah tambah semakin semangat menggenjot pinggulnya…

Blug blug blug blug

Kak Neta :” achhhhhhhhh….. Ahhhhhhhhh…. ”

Aku :” kaaaakkkk…… ” please hentikan… aku sudah tidak kuat…. kalau gini terus bisa bisa cum di dalam memeknya..

Kak Neta :” ahhhhhhh… ahhhh.. ssshhhhhh….ahhhhh.ahhhhhhh……ahhhhhhhh ”

Hadehhh… dia masih saja tidak berhenti… ahh Masa Bodoh…

Saat pinggulnya terangkat keatas, langsung kupegang bokongnya dengan kedua tanganku.. .langsung kutekan kebawah dengan sangat kuat.. sampai kurasakan penisku mentok di dalam memeknya dan…

Crot crot crot crot crot crot

Kak Neta :” achhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh…….. ” malah dia mendesah panjang, mungkinkah dia juga nyampek?

Byur…….

Perasaan banyak banget keluarnya, Badanku langsung terasa enteng,, pikiranku langsung nge-fly… Luar biasa wanita satu ini… kuusap bongkahan bokongnya yang bulat ini… kak Neta masih diam, badannya masih diatas tubuhku dengan kelamin kami masih bersatu… kepalanya Kak Neta tepat di sebelah wajahku. wajahnya menghadapku dari samping… lalu dia memindahkan kepalanya untuk bersandar di dadaku…

Kak Neta :” ssshhhh… gila enak banget.. Kalau gini sih kamu harus bener2 melayaniku 2 hari kedepan… ”

Hadehhh.. mampus…

Aku :” bisa pindah dulu nggak..? Beraaatt… ”

Kak Neta :” bentar.. Bentar.. capek tau..kamu enak daeitadi diem.. . ”

Xixixi.. salah sendiri..

Kemudian dia menegakkan tubuhnya, kini dia posisi duduk diatas tubuhku.. perlahan dia angkat pinggulnya sampai akhirnya penisku terlepas dari memeknya.. Spermaku langsung meluber keluar jatuh diatas perutku..

Kak Neta :”berani2nya keluar didalem… mana banyak banget….”

Aku :” hehe.. aku tadi kan uda bilang mau nyampek.. Masih tetep aja diterusin… Sorry.. ”

Kak Neta :” uda gpp, enak nggak keluar didalem?”

Aku :” enak Kak.. hehe”

Kak Neta :” 2 hari besok kamu bebas mengeluarkannya didalam sebanyak mungkin… ”

Wow… tawaran yang menggiurkan.

Aku :” emangnya gak bakalan hamil.? ”

Kak Neta :” ehmm.. aku ikutan KB”

Ckckckckk…

Kak Neta :” uda yuk keatas.. Uda gelap banget nih… ”

Aku segera merapikan pakaianku kembali,,

Kak Neta :” tunggu.. Tunggu.. mana bajuku? ”

Aku :” haaahhh…? ” aku langsung reflek lihat kanan kiri mencari bajunya, jangan2 ditarik ombak sampai ke tengah laut… gak lucu dia kembali ke penginapan dengan telanjang…

Byur…….

.

.

Akhirnya kami berdua sudah ada di keteta gantung lagi,, untungnya bajunya Kak Neta ketemu… suasana perbukitan ini sangat gelap di malam hari, agak serem sih kalau lihat ke arah bawah.

Kulihat dihadapanku Kak Neta sedang memeluk dirinya sendiri… dia pasti kedinginan di malam yang sangat dingin ini apalagi Dengan baju yang basah..

Aku reflek berpindah duduk disebelahnya.

Aku :” sini peluk…! ”

Dia tersenyum dan langsung memelukku dari samping, kepalanya bersandar di pundakku. langsung kupeluk erat tubuhnya…

Kak Neta :” makasih ya… ehm.. kupanggil adek aja kali ya…? ”

Aku :” iya terserah… ”

Kak Neta :” Adikku juga seusia denganmu,, kalau saja kamu belum punya pacar akan kujodohkan kamu dengannya… ”

Ehm….

Aku :” kalau aku belum punya pacar, aku ingin kamu jadi pacarku… Hihi”

Kak Neta :” haahh..? Hahahaha.. seriusan kamu mau pacaran sama aku yg lebih tua 6 tahun darimu..? ”

Aku :” enggak.. bercanda doang.. .haha. ”

Kak Neta :” ihh dasar bocah nakal… ”

Aku :” aduuhhh… aduh… ampun…. ” dia mencubit perutku dengan kukunya yang panjang itu..

Kak Neta :” kamu sweet banget sih Dek mati2an nolak melakukannya denganku demi pacarmu itu… Seandainya saja semua cowok didunia kayak kamu…”

Aku :” hmmm.. tapi aku tetap melakukannya denganmu kan..? ”

Kak Neta :” hehe.. maaf ya dek, yakinkan dirimu sendiri kalau kamu tidak menghianatinya… lagipula jangan pernah menolak ajakan bercinta dari seorang cewek… ”

Aku :” hahh? Meskipun aku uda punya pacar…? ”

Kak Neta :” ehmm… gimana yah? Belum tentu juga cewek yang mengajakmu itu melakukannya karena cinta,, siapa tau dia sedang menderita karena dorongan seksual dalam tubuhnya dan butuh pelampiasan.. dan dia percaya kamu untuk mengakhiri penderitaanya… Karena bercinta itu merupakan kebutuhan biologis manusia”

Hahh…. Gitu yahh….? Masa’ sih? Aku jadi bingung.. melakukannya bukan karena cinta… emang bisa? Okelah aku melakukan dengan Rein.. tapi aku menyayanginya… Kalau masing2 punya pacar gimana? Bukannya itu namanya berhianat.. ..? Hadeeh aku tambah bingung….

Kak Neta :” dia sekolah disitu juga kan..? Anak kelas 12 yah…? ”

Siapa? maksudnya Alexa…?

Aku :” iya..”

Kak Neta :” hebat juga kamu dek, dapet cewek secantik itu… ”

Aku :” iya dong… tapi kami backstreet…! Jadi.. jangan bilang siapa2..”

Kak Neta :” oh yah..? Kalian sembunyi dari siapa…? ”

Aku :” ehmm dari….. ”

JGLEKK…

Tiba2 kereta gantung ini berhenti di tengah perjalanan, lampu di dalam kereta gantung ini juga langsung mati… Waduh….

Aku :” kakkk…? ” gilaaa aku takut… Kereta ini berhenti diatas pohon2 tinggi yang gelap… masa’ gini terus sampai pagi… Aaaaaa Bundaaaa…

Kak Neta :” uda tenang jangan takut,, mungkin sedang lampu mati..bentar lagi juga jalan lagi. ”

Kulihat keadaan sekitar, gelap dan hening…. kulihat kebawah… pas dibawah kereta gantung ini terlihat kabut yang menyelebungi daerah pepohonan di bawah kereta gantung ini..

Eh apa itu?

Aku melihat sesuatu di bawah, tepat didalam kabut.. sebuah cahaya putih yang bergerak sangat cepat didalam kabut… Badanku langsung merinding.. Gak mungkin itu cahaya lampu..

Aku :” kkk.. Kaaakkk.. Ituuu… ” aku menunjuk ke arah bawah..

Kak Neta :” apa Dek…? ”

Aku :” ituuu.. apa…? ”

Kak Neta :” mana sih…? Gak ada apa2.. Jangan bercanda yah… ”

Hadeeehh masa’ dia gak ngeliat cahaya putih itu… Hawanya tambah semakin dingin, malah membuat bulu kudukku berdiri….

Tiba2 kabut itu hilang seketika bersamaan dengan itu lampu menyala dan kereta gantung kembali berjalan. Cahaya putih tadi juga hilang…

Kak Neta :” tuh kan jalan lagi…. ” syukurlah..

.

.

Sesampainya di stasiun kutanyakan apa yang kulihat tadi kepada mas2 penjaga stasiun. Ada 2 orang penjaga disana…

Aku :” mas.. Tadi waktu keretanya berhenti,, aku ngeliat kabut dan cahaya putih… ” kedua mas2 tadi langsung saling melihat satu sama lain

Kak Neta :” cahaya apa’an sih dek…? Orang gak ada apa2″

Mas 1 :” ehm.. bener yang dilihat mas ini neng.. uda banyak yang ngeliat cahaya putih itu… pasti tadi keretanya berhenti diatas area hutan terlarang… disana itu ada makam kuno,, keretanya berhenti juga pasti diganggu…… ”

Mas 2 :” hush.. Jo.. ojok diomongno. diparani kowe.. ”

Mas 1 :” astagfirulloh… amit2…”

Gantian aku dan Kak Neta yang saling melihat… Aku tidak mengerti apa yang mereka obrolkan..

Mas 2 :” pokoknya serem mas, lain kali kalau ke pantai jangan sampai malem yah.. masih untung tadi mas dan neng tidak kenapa2…”

Kak Neta :” iya Mas.. maaf.. ” Kak Neta langsung menarik tanganku pergi meninggalkan stasiun itu..

Kak Neta :” kamu tadi lihat apa’an sih..?”

Aku :” ehmm sepertinya gak perlu dibahas lagi deh.. lupakan aja… ” mas2 tadi kelihatan ketakutan waktu aku ceritakan apa yang kulihat,, mending dilupakan saja.

.

.

Aku : “nih kak…..” aku memberikan kameranya saat kami sudah tiba didepan kamarnya…

Kak Neta : “ehh.. mau kemana?”

Aku :” ke kamar lah. capek.. … ”

Kak Neta :” enak aja.. malam ini kamu tidur disini..”

Aku :” hahhh,? tapi…. ”

Kak Neta :” 3 hari itu termasuk malam hari tau’.. Ayo masuk… ”

Haduhhhhh sialll.. Sial.. Sial… Dengan terpaksa aku masuk kedalam kamarnya… Sebuah kamar yang beda dengan kamar para siswa. untuk para guru kamarnya menggunakan 1 bed besar…

Kak Neta :” Mandi dulu deh.. jangan kemana2, sebentar lagi makan malam dimulai…. ” ucapnya kemudian masuk ke dalan kamar mandi…

Aku langsung meloncat ke atas tempat tidur,, hmmm.. Sudah hampir jam 7 malam,, sebentar lagi acara makan malam bersama semua peserta wisata akan dimulai di kantin penginapan ini. tapi kurasakan mataku beraat banget, tak sampai 2 menit kemudian aku tertidur.

.

.

Kemudian aku terbangun lagi,dan saat mataku terbuka, aku melihat kak Neta yang sedang rebahan miring disebelahku dengan wajahnya yang melihatku.. dia tersenyum ketilka melihatku terbangun.

Aku :” sudah mandinya..? Ayo ke kantin…. ”

Kak Neta :” hahh? sudah gak ada orang dikantin jam segini….! ”

Aku :” hahhh? Jama berapa sekarang…? ”

Aku melihat jam di dinding, ternyata sudah jam 11 lebih…. aku ketiduran hampir 4 jam. Kupegangi perutku karena merasakan sakit disana.

Kak Neta :” kenapa? Laper..? Tuh aku bawakan makanan untukmu… tapi mandi dulu sana… ”

Kulihat di meja sudah ada sepiring makanan,

Aku :” bukan laper,, tapi sakit nih karena tadi… ” kurasakan sakitnya di atas pangkal pahaku,, pasti karena tadi kak Neta menggenjotku…

Kak Neta :” hahahaha, maaf ya Dek.. sepertinya aku terlalu bersemangat tadi… uhhh kasian… ”

Kemudian aku beranjak dari tempat tidur, masuk ke kamar mandi, air hangat yg keluar dari shower membasahi tubuhku,,, segarnya… Setelah selesai mandi…

“lah aku pakai baju apa…?” ucapku dalam hati… Semua bajuku kan dikamarku.

Aku keluar kamar mandi hanya memakai handuk,, Kak Neta yang masih rebahan melihatku..

Aku : “kayaknya aku ke kamar dulu deh kak.. bajuku kotor…”

Kak Neta : “besok pagi aja kenapa sih.. kamu gak biasa tidur telanjang…?”

What,,? Sering sih… tapi kan tidak telanjang dihadapannya juga..

Yaelah,, bodo amat… segera aku duduk di kursi dan menyantap makanan yang sudah disiapkan Kak Neta. setelah selesai makan… aku bingung harus ngapain. Mau tidur disebelahya Kak Neta itu malu,, kak Neta masih rebahan di tempat tidur, malam ini dia hanya memakai pakaian tidur model piyama yang menutupi tubuhnya, maksudnya menutupi bagian atas tubuhnya yang hanya menutupi sampai didaerah bokongnya.. aku bisa melihat panties warna hitam di balik baju itu.

Kak Neta : “kenapa Dek…? Ayo tidur….”

Hufttt… segera aku naik ke atas tempat tidur lagi. kak Neta tidur miring melihatku.

Kak Neta : “gak dibuka aja ni handuknya..? Haha”

Aku menggelengkan kepalaku,

Kak Neta : “masih aja malu2…” kemudian dia mendekatkan tubuhnya ke tubuhku…

Kak Neta : “masih sakit perutnya…?” tanyanya padaku…

Tangannya menyentuh perutku, langsung masuk ke balik handuk.. . menyentuh tepat di bagian tubuhku yang ditumbuhi bulu2… dia mengelus ngelus bagian itu… yap,, memang disitu terasa sakit dan keras.

Kak Neta :” kalau yang ini sakit nggak? “tiba2 dia memegang penisku..buset langsung deh penisku membesar disentuh tangannya..

Aku :” ehh..?….”

Tangan Kak Neta memijat mijat penisku… uhhhh..

Kak Neta :”sudah berapa lama kamu berpacaran demgannya…? ”

Kepo banget sih Kak Neta dengan hubungan percintaanku dan Alexa..

Aku :” ehmm.. belum begitu lama sih… ”

Kak Neta :” ohhh… yauda yuk tidur… ” kemudin dia melepaskan tangannya dari penisku, eh.. kok dilepas sih..? Padahal enak loh… hehe

Kemudian dia memejamkan matanya, mataku tertuju pada belahan payudaranya yang terlihat di balik bajunya.. menggiurkan.

Kak Neta :” ngelihatin apa..? ” tiba2 dia membuka matanya…

Aku :” ehh.. enggak…. ”

Kak Neta :” yakin nggak ngelihatin ini…? ” dia memegang pinggiran baju bagian depannya.. kenapa gak dibuka aja sih sekalian… hadeehh pikiranku sudah kotor…

Langsung kubuka lebar bagian depan bajunya… kedua payudaranya langsung melompat keluar… kulihat dia tersenyum…

Aku :” boleh..? ”

Kak Neta :” boleh dong… ”

Dengan gerakan cepat kuarahkan bibirku tepat diputing susunya.. sedangkan payudara satunya kuusap usap dengan tanganku… Tangan kak Neta sudah masuk ke dalam handuk yang kupakai dan mengocok penisku yang sudah menegang..

Kak Neta :” sshhhh.. mau lagi Dek..?”

Aku :” mau… pengen kayak tadi lagi…. ”

Kak Neta kemudian menggerakkan tubuhnya menindih tubuhku… Dia memulai mencumbu bibirku lagi, tapi kali ini aku juga ikutan mengecup bibirnya,, kami saling beradu lidah….

Setelah beberapa saat saling menekan tubuh lagi, dia mulai memegang penisku dan bersiap memasukkannya ke dalam memeknya…

Aku :” tunggu.. Tungguu… ”

Kak Neta :” hmm kenapa,? ”

Aku :” kali ini biarkan aku yang melayanimu…” dia tersenyummm.

Kak Neta :” baiklah.. puaskan aku…. ‘

langsung kudorong tubuhnya kesamping…bergantian aku yang menindih tubuhnya… setelah itu yang aku lakukan pada tubuhnya adalah menciumi payudaranya, meremasnya,, lalu melakukan aksi andalanku yaitu menjilati memeknya.. kemudian aku memasukkan penisku ke dalam memeknya, menggenjot tubuhnya… kami melakukan beberapa posisi seperti WOT dan doggy… setelah itu kami mencapai orgasme pertama kami..

(sengaja SS orgasme pertama Rega dan Neta tidak dideskripsikan secara detail, biar gak kepanjangan :Peace:)

Aku dan Kak Neta masih ngos2an menikmati sisa2 orgasme kami,, kami berdua saling berdekatan dengan selimut menutupi tubuh kami berdua.. jam sudah menunjukkan pukul 1 dini hari.

Kak Neta :” hah.. Hah… itu yg kamu maksud melayaniku…? Biasa aja tuh…. ”

Whattt? Perasaan tadi itu aku sudah maksimal melakukannya,, biasanya Rein sangat menyukainya.. tapi kenapa Kak Neta menganggap biasa aja..?

Aku : “.. Biasa aja yah..? Maaf deh… ”

Kak Neta : “haha jangan minder gitu.. untuk ukuran bocah sepertimu, sudah oke kok… kamu kecil2 uda jadi pejantan…”

Aku : “hehe… ” aku masih minder tidak bisa memuaskannya..

Kak Neta : “enak sih enak… tapi bagiku biasa aja,, tidak ada yang spesial.. karena aku sudah pernah merasakan bercinta dengan beberapa pria. Segala macam variasi seks sudah pernah kucoba… karena aku begitu menyukai seks…”

Buset… jujur banget dia… ternyata dia hyper juga yah.

Kak Neta :” sebutkan variasi bercinta yang kamu tau,, pasti aku sudah pernah melakukannya.. atau fantasy seks seperti apa yang selama ini kamu bayangkan.. mungkin aku juga sudah melakukannya.. ”

Apa yah? Di luar ruangan sudah tadi denganku..

Aku :” ehm… Tiga orang…? ”

Kak Neta :” threesome…? Pernah.. ”

Whatt…?

Aku :” dengan dua….. ”

Kak Neta :” dengan dua pria pernah, dua wanita satu pria pernah…. ” dia memotong kalimatku..

Ckckck.. apalagi yah..?

Aku :” rame2 ? ”

Kak Neta :” ehmm aku tidak pernah melakukannya dengan lebih dari 2 pria.. tapi kalau maksudmu melakukannya bareng temen2 lain pernah… pesta orgy sangat mengasyikkan… Haha.. ”

Kak Neta :” apalagi..? Bercinta sambil diikat? Pernah… dikampus pernah, dimobil, dikamar orang tuaku, semuanya pernah… hahaha… ” dia begitu bangga dengan ucapannya…

Gila… gila… gilaaa….. liar banget nih cewek…

Oh yah…

Aku :”ehm.. kalau lewat lobang yang lain…? ”

Kak Neta :” Anal… ? Ohhhh. i love it… Kamu belum pernah? ”

Aku menggelengkan kepalaku..

Aku :” tapi ada yang memintaku melakukannya… ”

Kak Neta :” ohh yah…? Cewekmu mengajak anal..?”

Ehmm bukan Alexa sih..

Aku :” bukan dia.. tapi.. eh…. ” haduhh masa’ aku cerita ada orang lain selain pacarku meminta melakukan seks Anal padanya..

Kak Neta :” hmmmm… jadi ada yg lain nih selain cewek itu…? Nakal juga ya ternyata kamu ini… aku tau ada serigala dalam dirimu… Hahaha”

Hadeeeeeeh.. tuh kan ketahuan. Ehh.. serigala?

Kak Neta :” kenapa kamu belum menuruti permintaanya..?”

Aku :” pasti sakit banget… Ya kan..? ”

Kak Neta :”ohh jadi karena itu.. kalau pertama kali memang sakit.. tapi kalau sering melakukannya,.. rasanya luar biasa… ”

Kebanyakan sih memang bilang gitu, tapi aku masih ragu… apalagi melihat Ressa kesakitan saat pertama kali dia melakukannya. sampai jalan aja dia susah..

Kak Neta :” cobalah denganku….. ”

Aku : ” Hahhh?” aku terkejut mendengar ucapannya…

Kak Neta :” kenapa? Akan kuajari caranya biar cewek itu gak kesakitan…! ”

Kemudian dia turun dari tempat tidur, tubuh telanjangnya menuju ke meja tempat tasnya berada… dia mengambil sesuatu disana… Dan melemparkannya padaku..

Ehh? Apa ini.. Gel? Sebuah tube berisi cairan seperti gel…. mungkin ini jenis oil yang sama dengan kulihat waktu Ressa dan Galih melakukannya..

Kak Neta :” kalau cewek itu pertama kali melakukannya, gunakan pelumas itu… ” ucapnya saat dia kembali ke tempat tidur..

Kenapa dia bawa beginian di acara wisata ini?

Kak Neta :” kalau aku sudah gak pernah memakainya lagi. uda terbiasa…ayo lakukan..! ” kemudian dia memposisikan tubuh telanjangnya membungkuk disampingku…

Hehh? Seriusan nihhh? Kayaknya dia memang serius..

Aku langsung bangkit dan memposisikan tubuhku dibelakang bokongnya… bongkahan pantat ini lagi, dengan lobang kecil anusnya… reflek kuusap bulatnya bokongnya…

Kak Neta :” kalau denganku sih langsung aja masukkan punyamu… tapi kalau untuk cewek itu,, kamu harus merangsang lobangnya dulu biar gak kaget… ”

Aku :” gimana? ”

Kak Neta :” lumuri jarimu dengan pelumas itu.. lalu masukkan ke dalam lobangnya… Lakukan sekarang..! ”

Kulakukan perintahnya, melumuri jari telunjuk tanganku dengan pelumas tadi… Terasa licin dan agak lengket… kubuka lebar bongkahan pantatnya, lobang anusnya sediki terbuka,,

aku harus myakinkan diriku dengan apa yang akan aku lakukan.. menurut sebagian orang, seks anal sangat menjijikkan karena harus berurusan dengan lobang anus yang merupakan lobang dimana keluarnya kotoran tubuh manusia. Sejak kecil kita sudah terdoktrin dengan image “negatif” lobang anus… Jika masa kecil kalian pernah bercanda dengan teman sambil memegang lobang anus kalian lalu memaksa teman kalian mencium tangan kalian.. berarti masa kecil kalian sangat jorok.. haha. Dan juga menurut sebagian besar hukum agama seks anal itu terlarang.. karena menurut sejarahnya, seks anal hanya dilakukan bagi pasangan homo.. tapi namanya juga jaman sudah edan… jaman now seks anal sudah sangat trend.. tidak sedikit pasangan penasaran ingin mencobanya. apapalagi bagiku yang masih baru saja mengenal seks.. segala sesuatu yang berhubungan dengannya sangat menpengaruhi pikiranku untuk mencari tau dan mencobanya..

Yap.. aku sudah yakin..tanpa ragu langsung kumasukkan jariku kedalam lobang kecil ini…

Kak Neta :” ahhhhhh…. Ssshhh… Jangan lakukan seperti itu kalau dengannya… ”

Aku :” hah Kenapa? Salah yah…”

Kak Neta :” pelan2 masukinnya.. jangan langsung gitu… Dia pasti kesakitan kalau kamu main langsung gitu aja… ”

Aku :” hehe…. ” ternyata salah…

Kukeluarkan lagi jariku, lalu kuambil pelumas tadi dan kutuangkan di belahan bokong kak Neta.. cairan pelumas itu langsung turun ke bawah menuju lobang anusnya… Lalu kuusap usap perlahan sekitaran lobang itu..

Kak Neta :” sshhh.. iya gitu Dek….. ”

Kuusap perlahan lalu sedikit kumasukkan ujung jariku,, lalu mengeluarkannya lagi.. seperti itu terus…

Kak Neta :” sshhhh… pinter kamu… achhh.. bisa langsung dimasukkan gak..? Uda gak tahan nih… Ahhhh.. ” ucapnya, Kak Neta sekarang mengelus memeknya sendiri dengan tangannya….

Hmm. jangan dulu.. Kak Neta pasti sudah terbiasa.. tapi Ressa tidak..

Setelah kuyakin sudah cukup lama, kucoba memasukkan seluruh jariku secara perlahan sampai seluruhnya masuk..

Kak Neta :” ahhhhhhh…. sshhh… ”

Mulai kumasukkan dan keluarkan jariku.. sambil meremas bokongnya dengan tanganku yang lain.. ehmm.. rasanya sih memang beda dengan lobang memek,, lobang yang ini tidak basah sama sekali,, cenderung keset… mungkin itu sebabnya harus pakai pelumas..

Kak Neta :” ahhhh… pleaseee sekarang….. ” rengeknya padaku…

Sepertinya dia benar2 sudah tidak tahan.. tidak perlu bertanya padanya aku melumuri penisku dengan pelumas ini sebanyak mungkin.. setelah cukup banyak dan licin.. kuarahkan penisku dilobang imut kak Neta… kugesekkan terlebih dahulu kepala penisku disana..

Kak Neta :” ssh… iya gitu dek.. kamu harus sabar.. Jangan buru2… Eh.. tapi aku sudah gak tahan ini.. . belajarnya bisa besok aja nggak..? Langsung aja masukin… ”

Hahahaha.. malah dia yang nggak sabaran… No no no akan kugunakan moment ini untuk belajar.. sekalian menggoda cewek liar satu ini.. . wkwkwk

Penisku masih menggesek gesek belahan pantatnya, kali ini tubuhku ikutan nungging diatas tubuhnya,, kedua tanganku meremas kuat kedua payudaranya sambil kuciumi punggungnya yang sedikit berkeringat..

Pelan pelan kepala penisku sudah mulai masuk ke dalam lobang anus kak Neta…

Kak Neta :” tunggu.. tungguu dek… ”

Hehhh? Tadi uda gak sabaran, sekarang menahanku…

Kak neta :” sebaiknya untuk pertama kali jangan posisi seperti ini,, “ucapnya sambil membalikkan tubuhnya.. Kini kami saling berhadapan dengan posisiku nunging diatas tubuhnya..

Aku :” hmm kenapa? ”

Kak Neta :” gimana ya ngejelasinnya.. lebih baik untuk pertama kali jangan posisi doggy karena kalau posisi seperti itu punyamu bakalan masuk sangat dalam.. dia pasti kesakitan… ”

Aku :” ohh gitu. lalu.? ”

Kak Neta :” sini….. ” Dia memposisikan tubuhnya tidur miring,, menyuruhku ikutan rebahan di sampingnya..

Dan akupun sudah memposisikan tubuhku sesuai intruksinya,, sebelum aku memulai lagi.. kupeluk erat tubuhnya dari belakang,, kuciumi tengkuk lehernya. lalu kuremas payudaranya… Dia mengocok penisku,, karena penisku yang licin membuat kocokan tangannya sangat nikmat… lalu tanpa aba2 dia sedikit menggeser tubuhnya kedepan lalu mengarahkan penisku ke lobang anusnya dan dia mendorong pinggulnya kebelakang membuat penisku langsungmasuk ke dalam anusnya..

kak Neta :” shhhhh.. Achhhhhhhhh.hhh… ”

Aku :” Woi….”

Kak Neta :” dibilangin aku sudah nggak tahan… malah di lama2in…”

Haha.. hadeh lama2 gemes juga aku dengannya…

Gila ternyata beneran sempit banget.. penisku terasa seperti digigit lobang anusnya. Langsung dengan perlahan kugenjot pinggulku,, benar kata Kak Neta, dengan posisi seperti ini penisku tidak akan masuk sepenuhnya karena terhalang bongkahan pantatnya dan posisi lobang anus.

rasa nikmat yang luar biasa membuatku semakin cepat menggerakkan penisku..

Kak Neta :” achhhhh….”

Plok plok plok plok

Aku :” ahhhh.. sempit banget kak…. ”

Plok plok plok plok

Kak Neta :” terus dek… yang kenceng… uhhhhhh…. ”

Plok plok plok plok

Ini sunggh luar biasa.. akhirnya aku merasakan anal seks. Luar biasanya lagi partnerku tidak merasakan kesakitan sama sekali.. tidak seperti yang kubayangkan selama ini.. Aku semakin enjoy melakukannya…

Plok plok plok plok

Tubuhku menempel dibelakang tubuh Kak Neta, tubuhnya yang berkeringat bergoyang goyang karena sodokanku… desahan kak Neta tidak terlalu kencang tapi semakin membuatku bergairah..

Kuremas remas payudara Kak Neta yang kenyal ini… sangking besarnya, tanganku tidak bisa memegang seluruh bagian payudaranya…

Plok plok plok plok

Kak neta : “achh..ach.. Ach.. Achhhhhh… Achhhhhhhhhhhh”

Kak Neta :”achhhhh Dekkk… aku sudah nyampek… Lihat nih… ”

Dia melihatkan jari tangannya yang sangat basah, karena dari tadi dia mengelus memeknya sendiri.. Kupegang tangannya lalu kumasukkan jarinya itu di mulutku… Kuhisap jari jarinya…

Kak Neta :” ahhhh.. Teruskan dek… sampai kamu keluar… ”

Plok plok plok plok

Setelah itu tangannya tadi kuarahkan keatas,, kupaksa tubuhnya agak miring kearah belakang.. lalu kujilati ketiaknya yang sangat putih dan mulus…

Kak Neta :” achhhhhhhhhh… ”

Plok plok plok plok plok

Kak Neta :” achh.. Ach.. Ach… Achhhh…. ”

Plok plok plok plok plok

Aku sudah tidak kuatttt…. Aku sudah mau nyampek..

Aku :” ahhhhhhhhhhhhh….. ”

Kutekan kuat pinggulku…. Dan tubuhnya Kak Neta kupeluk erat…

Crot crot crot crot

Akhirnya usai sudah… kuciumi bagian belakang tubuhnya..

Aku :” hah.. Hah.. .. enak bangettt..makasih.. . ”

Kak Neta :” hah hah.. Iya… intinya seperti itu,, kamu gak boleh tergesa gesa.. harus sabar… ”

Aku :” hehe iya… ”

Kak Neta :” kalau bisa gunain pengaman… tapi kalau denganku kamu jangan khawatir.. aku sering bersih2 kok… ”

Kucabut penisku dari lobang anusnya… Lalu aku menindih tubuhnya… kukecup bibirnya…

Kak Neta :” satu lagi… jangan lama2.. jangan lebih dari 10 menit.. nanti lobangnya bisa lower.. haha.. lakukan hanya diakhir permainan. cocok kan buat pasangan yang menghindari kehamilan… ”

Hmm… ada benernya juga sih…. kini dia merangkulkan tangannya di punggungku.

.

.

Setelah melakukan anal seks.. kami belum tidur… sejam kemudian kami turn on lagi… kami bersetubuh lagi dan lagi sampai hampir subuh.. aku sudah sangat lupa dengan Alexa, bahkan aku lupa dengan foto Alexa yang masih ada di pantai… atau mungkin kini sudah ada ditengah laitan… semua ini akibat nikmatnya bercinta dengan Kak Neta, .sebuah nikmat yang belum pernah kurasakan sebelumnya… Lagi lagi, wanita dewasa sangat luar biasa.

Tidak kusangka aku akan melakukan hubungan badan dengan guruku sendiri.. dia tidak hanya mengajariku pelajaran Matematika, dia juga memberiku pelajaran di ranjang,, dan juga sesekali dia mengajariku tentang sudut pamdang kehidupan dan percintaan.. Kak Neta benar2 guru idaman… aku sangat nyaman dengannya…

Terima kasih Kak Neta…

.

.

Pagi ini Aku terbangun..kulihat kak Neta masih pulas, dia tidur sambil tengkurap dengan kaki yang terbuka lebar… lucu banget tidurnya… gak capek tuh dia tidur kayak gitu…?

Akan Kugunakan kesempatan ini untuk kembali ke kamarku.. aku beranjak dari tempat tidur, kupakai semua pakaianku yang kemarin kupakai.. , kubuka secara perlahan pintu kamar ini agar Kak Neta tidak terbangun..

Fiuh akhirnya bisa keluar kamar ini… kulihat jam di tangan masih jam 7 pagi. masih terasa mengantuuk sekali… seharusnya acara hari kedua kegiatan study tour ini akan diadakan pada jam 10 pagi… aku harus segera ke kamarku, Ressa pasti sangat mengkhawatirkanku karena semalaman tidak kembali kekamar bahkan sejak sore hari kemarin kami terakhir kali bertemu.

.

.

CKLEK

Kubuka pintu kamar, tidak ada Ressa di dalam. Kamar, kemana lagi tu anak… Aku langsung merebahkan tubuhku di tempat tidur…. kurasakan pegel semua badanku… semalaman memompa tubuh kak Neta sungguh melelahkan..

Tunggu apa itu?

Aku melihat sesuatu diatas tempat tidur Ressa, disebelah tas kecil yang selama ini dia bawa… Segera kuhampiri tempat tidur Ressa

Astaga?

Kulihat beberapa botol obat dari plastik berserakan di atas tempat tidur bahkan ada yang terjatuh di lantai… kukumpulkan semua botol obat yang terdiri dari beberapa macam nama obat dan ukuran..

kalian tau apa yang membuat botol botol obat itu tampak sama?

Semua tempat obat itu sama2 tidak ada isinya.. kosong…. Aku langsung Panik dan khawatir

… Oh Tuhan… apa yang terjadi denganmu Ress…? dimana kamu sekarang?

BERSAMBUNG

Daftar Part