. Halaman Baru Part 31 | Kisah Malam

Halaman Baru Part 31

0
292

Halaman Baru Part 31

NICE ASS

SPESIAL

Karena banyak disebut oleh para suhu.. nih ane kasih Mulustrasi Mbak Tina yang lagi mudik di Desa… hahaha

NICE ASS

Rein : tampar pantatku dek….!” perintah Rein kepadaku untuk menampar bokongnya..

Dari semua perabotan yang ada di tubuh wanita, bokong merupakan salah satu bagian yang paling sering mendefinisikan bahwa wanita itu sexy atau tidak. Tentunya bokong atau pantat wanita memiliki ukuran dan bentuk ber macam macam, ada yang ukurannya kecil, sedang, besar, ada yang berbentuk bulat, segitiga ke atas, segitiga kebawah, persegi, ada juga yang berbentuk seperti hati terbalik. Lalu bagaimana ukuran bentuk bokong yang ideal dan sempurna? Tentunya kebanyakan pria akan mengatakan bawhwa wanita yang mempunyai bokong besar lebih terlihat sexy. Tidak bisa disalahkan juga sih… tapi kalau menurutku pribadi, bokong wanita yang ideal itu tidak bisa dinilai hanya dengan dilihat tapi harus dirasakan juga. Rasakan dengan menyentuh dan meremasnya, baru kalian bisa menilai kalau bokong mereka itu ideal atau tidak. Atau kalau perlu, rasakan dengan menyodoknya dari belakang….. xixixi,

Rein : “Deekkkkkk….” rengeknya padaku..

Malam ini aku ada di kamarnya Rein, hari ini hari minggu… aku barusan sampai rumah setelah seharian pergi kencan dengan Alexa, langsung dipanggil Rein ke kamarnya.. .. seminggu telah berlalu sejak aku berpacaran dengan Alexa.. menjalani hubungan dengannya tidak semulus memek Alexa.. wkwk.. Kami tidak bisa bebas seperti pasangan-pasangan yang lain… kami menjalani hubungan ini secara diam diam atau backstreet dari Rein dan juga dari semua teman2 sekolah kecuali Adit. disekolah kami tidak pernah bertemu atau ngobrol, bahkan sekedar say hello pun kami tidak berani. Tetapi seminggu ini aku tidak pernah absen mengunjungi kedai kopi tempat dia bekerja… Disana aku hanya bisa memandanginya bekerja dari meja pelanggan.. tapi aku sangat senang melakukannya, aku ingin terus2an memandangi wajah kekasihku yang cantik itu walaupun cuma sejam. Karena terus terusan datang kesana, kini aku mulai menyukai kopi . . Hehehe

Oiya kembali ke masalah bokong,, bokongnya Rein saat ini berada tepat dihadapanku,, kalau menurutku bokongnya Rein sangat ideal di usianya yang saat ini… aku paling suka meremas bokongnya dan juga aku menyukai saat penisku menyodok memeknya dari belakang, merasakan bokongnya menyentuh pangkal pahaku… uhhh.. amazing..

belum sempat masuk kamarku sudah disuruh masuk ke kamarnya… dia langsung nungging di atas tempat tidur dan menyuruhku memukul bokongnya.. dia sangat menyukai bokongnya ditampar guys…

PLAK, aku memukul pantatnya pelan..

Aku : “uda Yah..?”

Rein : “ihh gitu doang? lemes amat sih..?” ucapnya sedikit kesal…

Rein : “aku dari tadi menunggumu tau’.. Ehmmmmm.. pengen dek.. Ayo kita lakukan sekarang…” ucapnya dengan merengek..

GLEK,

“gawat…” ucapku dalam hati…

Aku : “capek Rein… Lain kali aja yah.. ”

Bukannya mau menolak, siapa sih yang gak tergoda dengan ajakan bercinta dengan Rein…? Tiap hari aku selalu tergoda meskipun dia cuma diam… Tapi gimana yah… Karena statusku saat ini sudah menjadi cowoknya Alexa, lubuk hatiku paling dalam tidak ingin menghianati Alexa,, meskipun dia mengijinkanku melakukannya dengan Rein.. tapi tetap saja aku tidak bisa… aku masih tidak enak hati melakukan dengan cewek lain. Untungnya seminggu ini Rein sesang datang bulan. Jadi seminggu ini dia tidak memintaku melakukannya…. mengetahuinya datang bulan membuatku sangat lega,,, berarti kan dia tidak jadi Hamil.. hehehe..

Rein :” yaaaaahhh….yauda deh.” ucapnya kecewa,

Kemudian dia merebahkan tubuhnya.. menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut sampai kepalanya… sepertinya dia marah.

Aku :” Reiiiiiinnnnnn.. jangan ngambek dong.. ” kutarik selimutnya… tapi langsung dia tutup lagi..

Rein :” bodo’…. ”

“Waduh gimana ni..?”

Aku :” pakai mulut aja yah? ” tawarku kepadanya…

Tidak ada tanggapan darinya… tapi tiba2 dia membuka selimut yang menutupi tubuhnya.. wajahnya masih cemberut dengan bibirnya yang maju… duhhh gemes.

Rein :” yaudah….. ” ucapnya masih dengan ekpressi cemberut..

Xixixi.. dia menerima tawaranku..

Langsung kutindih tubuhnya dan kucium bibirnya… Tetapi dia tidak menyambut ciumanku, mulutnya sama sekali tidak terbuka..

Kucoba merangsangnya dengan meremas bongkahan Payudaranya yang masih tertutupi tanktop tanpa Bra.. Dia mulai mendesisss

Rein :” sshhhhh….. ”

Kutarik paksa belahan tanktopnya kebawah, payudara Bulat itu langsung menyembul keluar…

Kuusap lembut kedua pangkal payudaranya mengikuti bentuk bulat payudaranya… Rein memang memiliki elemen elemen yang ideal di tubuhnya. bagaimana dia nanti waktu dewasa yah? Akankah nanti aku masih bisa melakukan seperti ini padanya?

Usapan tanganku di payudaranya membuatnya terpejam… Langsung kuarahkan bibirku mengecup payudara ini… sambil tetap kuremas, kali ini sedikit lebih keras remasanku di payudaranya…

Rein :” achhhhh….. ” desahnya lirih…

Seperti biasa, desahan Rein selalu sukses membuat penisku menegang… kutekan bagian pangkal pahaku di memeknya yang masih tertutup CD.

Rein :”nghhhh… dek…”

Mulutnya sudah mulai terbuka lebar… kugunukan kesempatan ini untuk mencium bibirnya… langsung kumasukkan lidahku di mulutnya untuk beradu lidah dengannya.. tapi dia malah menghisap lidahku…

Aku :” mnpphhhhnnm” nikmat sekali sedotan mulutnya..

Kali ini kupegang kedua putingnya.. kupelintir dengan jempol dan telunjukku.. Membuatnya semakin kuat menghisap lidahku… Tubuhnya kini sudah mulai tidak tenang.. Kupaksakan menarik kepalaku sampai ciuman kami terlepas… bibirku berpindah ke putingnya, kuhisap kuat putingnya….

Rein :” ahhhhhh…. Ahhhhh…. ”

Benerapa menit bergantian menghisap kedua putingnya, Sambil kuusap usap ketiak putihnya…

Rein :”mngghhhhhh…. achhh…. Ssshhh dek… sangeee …. Masuukinnn.. Ahhh.. ”

Waduh gawat.. dia malah ingin aku penetrasi… gak boleh.. aku tidak akan melakukannya…

Langsung kuhentikan hisapan mulutku di putingnya lalu Kugerakkan badanku agar wajahku tepat di memeknya… kutarik CD nya dan kulepaskan dari kakinya… Kupegang pahanya dan kubuka selebar mungkin kakinya, langsung tidak ragu kulahap memeknya… lidahku sudah mulai membelah bibir memeknya dari bawah sampai ke atas mengikuti garis bibir memeknya… memeknya sudah basah, karena bisa kurasakan cairan memeknya di lidahku…

Rein :” achhhhhhhhhh.. Achhhhhhhh… Achhhhhhhhhhhhhh”

Slurpppppp slurpppppppp slurppppp

Kuhisap setiap bagian dalam memeknya tanpa ada yang terlewat… aku suka sekali rasa cairan memeknya Rein yang sedikit manis.. kalian ingin mencobanya? :D

Slurpppppppppp slurrrrrpppppppp

Pinggulnya semakin terangkat, kulirik wajahnya Rein… dia terpejam dengan mulut yang terbuka lebar…..

Beberapa menit menghisap memeknya, tiba2 pahanya menghimpit kepalaku.. rambutku ditarik tangannya… dan pinggulnya semakin terangkat..

Rein :” ach… Achhh… . Achhhhhh… Achhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh…. ”

Desahan terakhirnya begitu panjang… sepertinya dia sudah orgasme… Cairan yang keluar dari memeknya bertambah banyak.. tapi langsung habis kuhisap semuanya…. kulihat dia masih terpejam merasakan sisa sisa orgasmenya.. kemudian tubuhku ditariknya,, membuat tubuhku terbaring di sebelahnya… lalu dia menindihku dan mencium bibirku yang masih menempel sisa cairan memeknya.

Tiba2 tangannya meraih penisku dan berusaha memasukkan tangannya ke dalam celanaku..

Gawat.. bisa keterusan nih

Aku :” Reiinnnn.. aku capek… ”

Mendengar ucapanku, dia menghentikan segala tindakannya… Dia menatapku dengan wajah yg kembali keliatan bete..

Rein :” tumben banget sih..? Biasanya secapek apapun, kamu masih kuat sampai pagi…. ”

Aku :” ehmm.. beneran capek banget malam ini… ”

Kemudian dia memindahkan tubuhnya di sebelahku… lalu merangkulkan tangan dan kakinya di tubuhku..

Rein :” kamu beneran capek…? Maaf ya sudah memaksamu……”

Ehhhhh? Waduh aku jadi kagak enak sudah berbohong padanya.. aku yang harusnya minta maaf karena tidak jujur kepadanya tentang Alexa yang sudah menjadi kekasihku… Dia pasti marah, sedih dan kecewa jika mengetahuinya.

“maafkan aku Rein… Aku menyayangimu, aku tidak ada maksud membuatmu kecewa.. .. tapi Aku begitu mencintai Alexa… ”

Rein :” yaudah sana tidur… ”

Akku :” aku bolehh tidur disini…?” dia tersenyummm.. Tidak menjawabku.. dia hanya mengecup bibirku…

CUP.

Sisa malam ini kuhabiskan dengannya hanya dengan obrolan2 ringan… termasuk aku berbohong padanya kalau aku seharian bermain di rumahnya Adit. Hingga akhirnya kami berdua tertidur…

.

.

KEESOKAN PAGINYA

Rein :” Dekkkk.. Bangunn… ”

Aku langsung terbangun karena Rein menggoyang goyang tubuhku…

Aku :” hoammmmm…… ” bisa kuhirup aroma sabun mandi dihidungku… kuambil kacamataku, bisa kulihat Rein sedang berdiri di depan lemarinya.. sepertinya dia barusan selesai mandi dan keramas, rambutnya masih keliatan basah…. Dia masih menggunakan baju mandinya.. terlihat puting susunya yang menyembul keluar karena dia tidak memakai bajunya dengan sempurna. Bagian samping Bokongnya terlihat karena baju itu tidak panjang…

Rein :” malah bengong…. ” dia memergoki aku menatap payudaranya.. kemudian tiba tiba dia melepaskan baju itu.. membiarkannya terjatuh ke bawah.. Tubuh bugilnya langsung terlihat sangat jelas…

GLEK, pagi2 disuguhi pemandangan seperti ini membuat penisku langsung berusaha tegak di balik celanaku.

Rein :” kenapa? Mau quickie dulu …?”

busett…. Dia mengajakku melakukan sex kilat sebelum berangkat sekolah.. mau sih.. Tapi… aaaaaaaa aku harus menahan godaannya demi Alexa.

Aku :” tidak.. aku mau mandi aja.. ” ucapku datar padanya…

Rein :” oh.. bilang aja uda gak mau lagi melakukannya denganku…. ” ucapnya sambil memalingkan tubuhnya lagi ke lemari pakaiannya…

Gawat… aku memang gak pernah bisa berbohong kepadanya.. dia selalu bisa membacaku.. Apa yang harus aku lakukan..?

Kudekati tubuhnya, kupegang pinggulnya dari belakang… Lalu kurangkulkan tanganku di perutnya.. kucium bagian belakang lehernya, segar sekali aroma tubuh Rein yang barusan selesai mandi. Bagian pinggulku menyentuh bagian bokongnya yang sexy..

Aku :” Reeiinn……”

Rein :” uda sana mandi.. keburu telat.. ” ucapnya kali ini sangat datar..

Dia sangat kecewa karena aku menolaknya 2 kali… aku hanya berharap dia tidak mulai curiga denganku.

“sekali lagi maafkan aku Rein.. ”

Segera aku keluar dari kamarnya untuk menuju kamarku.

.

.

.

BEBERAPA JAM KEMUDIAN DI SEKOLAH

TTTTTRRRRRIIIIIIIINGGGGGGGGG… Jam istirahat pertama berbunyi,,

Adit :” yuk Kantin…. ” tanyanya padaku dan Ressa..

Ressa :” traktir ya Dit…. Hehehe”

Adit :” ahh kebiasaan kamu ini,, bukan aku yang harus mentraktirmu…. . Yang baru jadian harusnya traktir kita.. ”

Woi.. Woi… kutendang kakinya Adit..

Ressa :” oh yah? Siiapa… Siapa ? Culuun.. kamu jadian? sama siapa? ”

Aku :” eh.. bukan.. Bukan… Kirain kamu yang jadian.. ”

Ressa :” engga tuh… males pacaran.. Siapa sih Dit yang jadian? “tanya Ressa penasaran kepada Adit

Adit :” ehm… siapa yah…?” Adit kebingungan menjawab pertanyaan Ressa.. dia melihat sekeliling kelas yang masih ramai para siswa..

Adit :” Heii. Amelll.. kamu jadian yah? ” Amel yang duduk di sebelah mejanya Adit yang dari tadi ngelihatin kita bertiga terlihat kebingungan ditanya sama Adit.

Tiba2 Amel menatapku…

Wajahnya memerah, lalu dia berdiri dan berlari keluar kelas.

Ressa :” kenapa sih tu cewek.?..selalu deh”

Adit : “ckckck.. benar2 ada yang salah sama Amel.. ”

Iya juga sih. kenapa Amel selalu terihat ketakutan saat melihatku.. emang wajahku nyeremin Mel ?

.

.

.

Kami bertiga sudah duduk disalah satu meja kantin sedang menunggu mie ayam yang sudah kami pesan…

Adit :” suit… Suit…lihat mereka bro.. Bokong everywhere… ”

Adit menunjuk ke kerumunan siswi yang sedang ngobrol.. Melihat aset2 para siswi SMA memang menyenangkan..ya kan ?

Ressa :” hadehhh dasar cowok… ”

Saat mataku masih mengamati kerumunan cewek tadi, tiba2 lewat seseorang yang sedang menuju ke arah kantin ini…

DEG

Alexa Kekasihku… Dia bersama 2 teman ceweknya langsung duduk di salah satu meja tepat dihadapanku. Dia terlihat mengamati keadaan sekitar kantin dan menemukanku sedang menatapnya..sama sekali tidak ada ekpressi dari dirinya.. Cuek dan sangat datar. bahkan tidak ada senyuman untukku…

” jago banget aktingnya… Huft” ucapku dalam hati.. Apa dia tidak tau kalau aku sangat merindukannya. ingin disampingnya setiap waktu.. Aku masih memandangi wajah cantiknya… ingin rasanya aku menunjukkan pada dunia kalau cewek cantik itu adalah pacarku.

Ressa :”apa kamu akan mengatakan padanya?” ucap Ressa yang ada disebelahku.

Aku :” heehh? Mengatakan apa?”

Ressa :” ohh please… Dari tadi kamu ngeliatin kakak kelas itu kan? Yang pernah menciummu.. Dan Kamu suka padanya”

Aku terpegok Ressa memandangi Alexa. Bukan aku yang menyukainya.. tapi kami saling menyukai.

Aku :” hehe tidak… Sama sekali tidak. ”

Adit :” Dia takut dimarahin Amanda….. hahaha… Aduh”

Sialan Adit… Langsung kutendang kakinya.

Ressa :” dasar Culun.. Mesikupun kamu mengatakan suka padanya.. dia pasti menolakmu…. Xixixi.. Kamu gak pantes jadi pacarnya…. ” jujur banget si Ressa..

Woi… Dia sudah jadi pacarku… apa aku harus memberitahu Ressa juga? Tapi… benar juga kata Ressa.. apa benar Alexa mencintaiku? Aku masih tidak percaya dia mencintaiku,, Rasanya kok aku gak pantes yah jadi pacarnya….

Aku :” iyaa.. aku gak layak mendapatkan cintanya… ” ucapku pelan..

Ressa :” hah? Ngomong apa’an sih? Cinta. Cinta…. Jangan ngimpi… Hahaha”

Tiba-tiba pesanan mie ayam kami datang.. Kali ini Ibu kantin sendiri yang memberikannya pada kami… Tumben? Biasanya yang nganterin itu pelayannya… dengan gerakan cepat tanpa sepengetahuan Adit dan Ressa, ibu kantin menaruh sesuatu di genggaman tanganku…

Eh?

Setelah itu ibu kantin kembali ke dagangannya…

Sebuah kertas yang dikepal saat ini kugenggam.. apa ini? Kubuka pelan2.. Kuihat Ada tulisan disana…

“Love You.. . AL”

Ternyata Sebuah pesan dari AL untukku yang dititipkan ke Ibu Kantin.. . astaga aku senang sekali mendapatkan pesan romantis ini… romantis sekali pacarku. aaaaaaaaa aku jadi terharu….

Aku tersenyum memandanginya… dia sempat melirikku sebentar.. Kali ini dia tersenyum… hmmmm lega sekali melihat senyumannya hari ini..

“Love you too AL. ” ucapku dalam hati… Aku merasa bersalah tadi meragukan cintanya… aku harus yakin cintanya kepadaku itu tulus dan apa adanya.

Ressa :” malah senyum2 sendiri… uda gila yah karena kakak kelas itu…? ”

Yap.. kali ini kamu benar Ress.. aku gila karena cintanya Alexa padaku… Hahaha Aku langsung bersemangat..

Aku :” itadakimasssu. . ” ucapku dengan suara lantang lalu menyantap mie ayam ini.. Adit, Ressa dan para siswa yang ada di kantin termasuk Alexa sempat kaget mendengar suaraku yang keras..

Resaa :” gelo…. ”

.

.

Setelah menghabiskan semangkok mie ayam, kami bertiga kembali ke kelas. dalam perjalanan menuju kelas, pandangan kami dan beberapa siswa yang lain tertuju pada bus mini yang masuk di halaman sekolah… sebenarnya bus nya biasa saja, tapi yang membuat kami melihatnya adalah sticker yang melapisi Bus tersebut.. Pada sticker bus terdapat logo dan tulisan salah satu universitas besar dari kota sebelah, kota masa kecilku… .

Kenapa mereka disini?

Ressa yang ada didepanku tiba-tiba tersandung sesuatu dan membuatnya terjatuh dengan posisi nungging.. Aku pun menghentikan langkahku…

Ressa :” aduh… ”

Astaga… karena terjatuh rok seragamnya tersingkap ke atas… menampakkan bokong besar milik Ressa dengan panties warna putih yang menutupi area pribadinya… Meskipun aku pernah melihatnya waktu di hotel… tetep aja aku masih kagum dengan bokongnya Ressa.

“semok bener nih cewek…. ” bokongnya lebih besar dari punya Rein…

Adit yang berjalan dibelakangku masih melihat beberapa Bus universitas itu masuk ke halaman sekolah, dia tidak menyadari kalau Ressa terjatuh dan aku berhenti melangkah didepannya.. Akibatnya dia menabrak tubuhku dari belakang,. Aku yang tidak memesang kuda kuda dengan kuat membuat tubuhku tidak seimbang dan aku ikut terjatuh ke depan….

Aku :” aduhhh… ”

Ressa :” aaaaaaawwwwwwwww…”

Kalian tau kenapa Ressa berteriak? Karena aku terjatuh dengan kepalaku berada tepat di belahan bokong Ressa yang masih tertutupi Panties.. dengan kedua tanganku memegang bongkahan pantatnya….

Aku belum pernah memegang bokong segede ini… enak banget dipegangnya. Penisku langsung menegang karenanya…. Beberapa detik kemudian aku masih memegang bokongnya,, lalu tiba-tiba aku tersadar dan melepaskan tanganku.

Adit :”loh ngapain kalian..?”

Aku :” upsss… sorry.. Sorryy… ”

Ressa membalikkan tubuhnya dan tampak bete…

Ressa :” bukan dibantuin, malah nyari kesempatan… Untungnya kamu yang megang, kalau yang lain pasti aku suruh bayar… ”

Aku :” hehe.. Maaf… Adit tuh yang mendorongku… ”

Adit :” kok aku…? ”

Kulihat lututnya Ressa agak lecet dan berdarah.. kuambil sapu tangan di celanaku… Kubasahi dengan air mineral yang dibawa Adit.. lalu kuusapkan kotoran dari lukanya…

Ressa :” sshhh.. Pelan.. ” rengeknya Padaku…

Aku :” kamu gpp? uda bersih kok.. nanti tinggal dikasih plester luka.. ”

Ressa :” uda gpp kok.. makasih ya culunn… Sweet banget sih kamu..” dia tersenyumm.

Aku membantunya berdiri, aku gandeng dia sampai masuk ke kelas..

.

.

…….. :”Hei Rega.. Untuk wisata besok kamu mau sekamar sama siapa? Adit?”

Dio ketua kelas kami bertanya padaku, saat kami barusan sampai kelas dan duduk di kursi..

Aku :” ehmm….. ”

Ressa :” kalau cowok cewek boleh nggak? Aku mau sekamar sama dia… ” Ressa nyeletuk, dia ingin sekamar denganku..

Buset…

Dio :” ya gak boleh lah cowok cewek… tapi kalian atur sendiri aja disananya gimana.. pokoknya aku tulis kamu sama Adit ya? ”

Resaa :” okeee… ” lah.. malah Ressa yang ngejawab… Dio lalu berlalu menanyai anak2 lain…

Ressa :” nanti aku sekamar sama kamu ya culun.. Asiikk.. ”

Adit :” hoi.. Hoi.. Lalu aku tidur sama siapa..?. ” Adit yang duduk didepan kami langsung protes..

Ressa :” tidur diluar… wkwk”

Aku :” hehehe boleh tu… Xixi”

Adit :” ahh kalian gak asik… ”

TTTRRIINNINGGG

Suara bel tanda istirahar usai… sebentar lagi pelajaran matematika akan dimulai. Aku masih heran kenapa di Kelas IPS masih harus ketemu matematika lagi.. hadeeh.. aku paling lemah dalam pelajaran matematika.

Beberapa menit kemudian guru matematika tidak kunjung muncul juga.

Resaa :” gurunya mati kali yah…? ”

Aku :” mulutnya…. ”

Ressa :” xixixi… Ngantukk” tiba2 Ressa menyandarkan kepalanya di pundakku…

Beberapa saat kemudian guru matematika itu datang, beliau tidak sendiri.. dia ditemani dengan cewek cantik lebih tua dariku.. Adit yang pada dasarnya mata keranjang langsung menoleh kebelakang ke arahku..

Adit :” Buset bro… seksi banget tuh cewekk… ”

Iyasih… cewek itu terlihat sangat seksi dengan setelan kemeja putih dan rok span warna senada.

Adit :” bruhhhh.. bokongnya.. lihatt bokongnya… ”

Eh…kenapa bokongnya..? Astaga… Gede banget.

Adit :” coba bayangin… apa yang ada dibalik roknya bro… pasti dia gak pakai daleman.. ”

Hah..? Bayangin..? Aku yang memang hobi ngelamun langsung menerawang kira2 bagaimana bentuk bokongnya..

Yupp.. Pasti gede banget bokongnya. Lebih besar dari bokongnya Ressa..

Adit :” bayangin juga toketnya bro.. Pasti gede juga tuh… ”

Payudara…? Kubayangkan cewek itu membuka kemejanya…

Aku :” toketnya gede juga… ” ucapku pelan sambil ngiler…

Ressa :” hadeeehhh.. obrolan cowok… ” sambil menundukkan kepalanya di meja mendengarkan obrolanku dengan Adit. Mungkin dia malu punya teman cowok seperti aku dan Adit. wkwk

Guru :” anak. Anak.. mulai sekarang sampai dengan akhir semester.. pelajaran matematika akan diajar oleh kakak cantik ini.. ”

Seketika ruangan kelas menjadi gaduh.

“horeeeeeee…… ”

“yaayyyyyyyyy…… ”

Semua tampak kegirangan, Terutama siswa cowok….

Guru :” kakak ini adalah mahasiswi dari universitas di kota sebelah.. dia dan beberapa mahasiwa yang lain akan menjalani program PPL (Program Pengalaman Lapangan) di sekolah ini..”

Owwww.. jadi bus mini tadi membawa rombongan mahasiswa PPL.

Guru kami langsung keluar kelas.

……… :” selamat pagi adik adik..masih semangat ?”

“masihhhhh… ” ucap seluruh siswa Sangat kerass

…….. :”wow luar biasa semangat kalian.. ”

…….. :” perkenalkan, namaku Naredta… Biasanya aku dipanggil Neta, kalian boleh memanggilku ibu Neta, atak kakak Neta.. bebas.. ”

Naredta? Neta ? Kayak familiar dengan nama itu…. siapa yah ?

Adit :” kalau panggil sayang boleh nggak? ” Ucap Adit ceplas ceplos.. ucapan Adit langsung disambut tawa seluruh kelas.

Membuat Neta kebingungan mencari asal suara yang tadi tidak sopan kepadanya.

Neta :” siapa tadi yang bilang? ” ucapnya dengan tegas… Suasana kelas jadi hening..

“Mampus kamu Dit…” ucapku dalam hati.

Tiba2 Adit berdiri…

Adit :” Dia Kak… ” ucap Adit sambil menunjuk ke arahku…

whatttt? Sialan Adit mengkambing hitamkan perbuatannya kepadaku… Neta langsung berjalan mendekati mejaku… Suara sepatu hak tingginya terdengar begitu nyaring dikeheningan kelas

Tap tap tap tap tap

Membuatku jantungku berdebar.. kira2 diapakan aku sama dia.. melaporkanku ke BP? Atau paling gampang sih menamparku…

Neta :” jadi kamu yang ingin memanggilku sayang?”

GLEK.

Aku tidak bisa berkata apa2.. Semua mata siswa di kelas tertuju kepadaku.. Kemudian wajahnya Neta mendekatiku… Bisa kuhirup aroma segar parfumnya.

Deg deg deg

Neta :” biasanya yang memanggilku seperti itu akan berakhir ditempat tidur denganku…. ” bisiknya pelan padaku…

GLEK

Kemudian dia kembali ke depan kelas.

Sedangkan aku? Aku shock mendengar ucapannya…. Aku melongo dengan mulut terbuka mencoba mencerna kata2nya..

BERAKHIR DI TEMPAT TIDUR DENGANKU

DI TEMPAT TIDUR DENGANKU

DENGANKU

Berdua di tempat tidur bersama cewek dengan bokong gede ini? Penisku langsung menegang memikirkan itu semua…

Adit :” ngapain dia tadi…? ”

Ressa :” bilang apa sih dia? ”

Aku tidak menjawab mereka.. Aku hanya tersenyumm meringis..

Aku : “he he he”

Ressa :” wahh kesurupan nih bocah… ”

.

.

.
BEBERAPA JAM KEMUDIAN

Aku sedang mengayuh sepedaku menuju rumah,, gila, hari ini sungguh gila… Hari ini aku terlalu banyak memandangi bokong cewek… tadi pagi disuguhi pemandangan bokongnya Rein..lalu tadi disekolah memegang bokongnya Ressa dan belum lagi bayangan bokongnya guru PPL tadi ditmbah dengan ucapan binalnya padaku.

Semuanya sukses membuat penisku menegang.. godaan ini terlalu berat, aku sudah menahan tidak bercinta selama seminggu ini,dan aku tidak bisa menahannya lebih lama lagi.. Aku ingin segera melakukannya lagi.. dengan Alexa? tidak mungkin.. . Dia sedang bekerja,, lagipula kami masih terkendala tempat untuk melakukannya lagi, tidak mungkin dihotel… aku gak berani booking hotel untuk kami berdua lagipula kami masih belum cukup umur untuk book sebuah kamar,, studionya Adit lagi? Tidak mungkin melakukannya disana lagi..gak enak sama orang tuanya Adit.. Intinya aku masih belum bisa melakukannya lagi dengan Alexa.. hanya ada satu cara bagiku untuk menyalurkan hasratku ini…

“maafkan aku AL.. Aku akan melakukannya dengan Rein… ” ucapku dalam hati.

.

.

Sesampainya di rumah aku langsung naik ke lantai dua… sebelum melangkahkan kakiku di anak tangga terakhir… bisa kulihat Rein sedang duduk di sofa lantai dua sambil membaca buku pelajaran..

tatapanya begitu tajam melihatku.. sepertinya dia masih marah.. Kuhampiri dia dengan duduk disebelahnya… Sore ini dia hanya memakai tanktop panjang tanpa bawahan.

Nekat kupegang pahanya… Dia langsung bereaksi dengan menepis tanganku.

Rein :” ngapain sih ..?” ucapnya dengan kesal…

Aku tidak menghiraukannya… kusentuh lagi bagian dalam pahanya.. langsung kusentuh bagian memeknya yang masih tertutupi CD. Kuambil buku yang dia baca lalu kulemparkan ke lantai.. Dia kelihatan terkejut…

Rein :” loh…? ”

Langsung kucium bibirnya… tapi dia tidak bereaksi.. Beberapa saat kemudian dia sudah mulai panas karena gesekan tanganku di CD nya pas dibagian memeknya. Dia mulai menyambut ciumanku… dan bibir kami saling berpagutan…

Rein :” mmphhh…… ”

Kupindahkan tubuhku dan duduk di pangkuannya..

Aku :” aku menginginkan tubuhmu… ”

Rein :” emangnya uda gak capek? ”

Aku :” aku sudah capek menahannya… ” dia tersenyummm..

Dia langsung membuka tanktop nya.. Sebelum tanktopnya terlepas. langsung kuserbu ketiaknya ketika kedua tanganya terangkat… Kujilati ketiak Rein… Aku sangat merindukan aroma ini…

Rein :” shhhh…. Ahhhh”

Tanganku meremas kedua payudaranya di balik Bra bikini warna hijau yang dipakainya…

Rein :”achhhh…. ”

Langsung kuremas kuat… Sambil mencium bibirnya lagi. Kurasakan penisku yang sudah tegak di pegang dari luar celanaku.. Tangannya mengelus ngelus penisku…Aku sudah tidak tahan… aku turun darix tubuhnya lalu kupaksa Rein rebahan di sofa itu. Kubuka sabuk celana sekolahku, kukeluarkan penisku dan mengocoknya..

Rein :” sini aku bantu…!”

Penisku dipegang Rein.. ditariknya penisku sehingga membuat tubuhku ikutan tertarik.. penisku ditarik sampai menuju wajahnya.kemudian Rein meludahi penisku biar licinn.. lalu mengocok penisku…

Luar biasa. ludahnya Rein terasa hangat di penisku…

Aku :” achhhhh.. ”

Tangannya dan penisku yang licin karena air ludahnya membuat kocokan Rein terasa lebih nikmat.. Lalu dia memajukan wajahnya… kedua bola kantung kemihku dijilatnya… Dia masukkan salah satu biji bolaku di mulutnya..

Aku :” achhhhhhhh… ”

Kini lidahnya beralih ke penisku.. penisku dijilat dari bagian paling pangkal sampai ke atas bagain kepala lalu memasukkan penisku di dalam mulutnya..

Aku :” achhhh…. ”

kepalanya maju mundur diatas sofa.. Dua kali kuluman kemudian dia menghisap penisku… SLURPPPPPPPPP seperti itu terus yang dia lakukan selama beberapa menit..

Aku :” uhhhh…. enak Reinn… ”

Rein :” pengen yg lebih enak? Gerakkan pinggulmu….! ”

Hah?

Dia berhenti menggerakkan kepalanya.. sambil tetap berdiri aku coba gerakkan perlahan pinggulku maju,,kini penisku masuk ke dalam mulutnya.. sebelum masuk semua kutarik lagi pinggulku mundur… Kulakukan lagi namun kali ini lebih cepat…

Aku :” achhhh….. ” sungguh nikmat melakukan seperti ini…

Kini tanpa ragu lagi kugerakkan pinggulku… gerakannya semakin cepat.

Rein :” mnphhhh…. mnppghhjn… ”

Aku :” achhh…… ”

Rasa ingin lebih mendapatkan nikmat membuatku semakin cepat menggerakkan pinggulku.. sampai kusadari penisku yang besar dan panjang sudah masuk semua di mulutnya Rein.. dia tidak menahanku melalukannya..

Aku :” achhhhhhhhhhhh…. Aku uda gak tahan Rein… ”

Aku segera mencapai orgasme pertamaku, tapi aku masih ingin menyodok mulutnya… malah semakin cepat…

Aku :” achhhhh….. ”

Penisku keluar dari mulutnya ketika pinggulku bergerak terlalu cepat …

Aku :” arhhhhhggghhhh…. ”

CROT CROT CROT CROT

spermaku menyemprot di bagian atas payudara Rein…

Aku :” Hah.. Hah. Hah… ”

Rein :” kenapa nggak dikeluarin di dalem mulutku sih? ” ucapnya sambil menjilati jarinya yang sebelumnya melumurinya dengan spermaku yang berceceran di dadanya..

Rein benar2 binal…

Aku :” hehe kelepasan tadi… ”

Kemudian kuambil tisu untuk membersihkan sisa spermaku di dadanya… dan dipenisku… Setelah itu kutindih tubuhnya…

Aku : ” istirahat sebentar yah….”

Rein :” oke..,,,, oiya, tadi disekolah kedatangan guru PPL ya? ”

Aku :” yupp.. emang gak ada yg masuk dikelasmu…? ”

Rein :” kelas 12 tidak mungkin dijadikan uji coba mengetes kemampuan mahasiswa.. ”

Iya juga sih… kelas 12 harus serius menyiapakan untuk ujian.

Rein :” teman2 cowok dikelasku heboh membicarakan mereka… katanya tahun ini guru PPL nya seksi2.. Bokongnya gede2.. Ya nggak? ”

Yuppp betul sekali, malahan salah satunya berhasil menggodaku dan membuatku ingin melakukannya denganmu…

Aku :” hehe iya….tapi masih lebih seksi kamu”

CUP, kukecup bibirnya… badanku mulai menekan nekan tubuhnya..

Rein :” haha gombal… Achhhhh.. ”

Rein mendesah saat payudaranya kuremas lagi….

Aku :” sekarang…? ”

Rein :” boleh.. mau dikamar aja? ”

Aku :” ehmm.. disini aja.. Mbak Tina kan lagi mudik…. ”

Rein :” yauda ayo… ”

Dia mendorong tubuhku… dan bersiap melepas CD bikininya…

Aku :” boleh langsung lewat belakang…?” mendengar ucapanku, dia langsung bangkit dan duduk di sofa… Aku ikut duduk disebelahnya… Kemudian dia membalikkan tubuhnya…

Rein :” mau langsung doggy…? ”

Rein :” kenapa..? ”

Dia lalu menurunkan CD nya…..

Aku :” ehmm.. aku suka bokongmu Rein.. ”

Rein :” kenapa dengan pantatku..? ”

Aku :” you have a nice ass… I love it.. ”

Mendengar ucapanku dia melemparkan CD nya yang sudah terlepas dari tubuhnya ke wajahku.

Rein :” wkwkwk.. Kamu ini.. bilang aja gak tahan pengen nyodok bokong orang habis lihat bokongnya kakak kakak PPL.. ”

Asemmm.. ketahuann..

Aku :” eh.. Enggakkkk.. Sok tau.. ”

Rein :” kamu itu mudah banget kebaca Dek… as you wish.. Sodok bokongku sesukamu… ”

Dia langsung nungging diatas sofa… inilah saatnya.. Pertama kulepas semua pakaianku, lalu ikutan nungging dibelakangnya…

PLAKK

Kupukul bokongnya tanpa diperintahnya…

Rein :” sshhhh.. iya gituin Dek… ”

PLAKK.. kali ini lebih keras…

Kulihat bokongnya memerah… lalu kuremas bokongnya kuat kuat… bokong kayak gini aja aku uda suka.. apalagi bokongnya Ressa? Lalu bokongnya Neta?… Gemes sama bokong mereka bertiga…

PLAKK

Kutampar lagi bokongnya Rein…

Rein :” shhhhh…. ”

Lalu kuarahkan wajahku di bokongnya… kukeluarkan lidahku dan kujilati belahan bokongnya…

Rein :” sshhhh….. ”

lobang Anus kecilnya tak luput terkena jilatan lidahku. kemudian kuarahkan lidahku di memeknya…

Rein :” achhhhh…. ”

Dari belakang bokongnya memeknya kulahap habis… Setiap cairan yang keluar dari memeknya langsung kuhisap..

Rein :” uchhhhhhhh Dekkk… ” lenguhan lenguhan Rein semakin membuatku bersemangat menjilati memeknya sambil tetap kuremas bokongnya…

Rein :” achhhhhh… Shhhh.. masuukin dek… ”

Slurpppp slurppppp….

Rein :” achhhhhjhhhh…. deeekk… Sekaranghggmm ahhhhhhh…. ” rengeknya padaku.. Aku masih asik menjilati memeknya…

Rein :” ADEKKKKKK MASUUUUKINNNNNNN.. ” kali ini dia berteriakk… Membuatku berhenti menjilati memeknya…

Aku :” sekarangg…?”

Rein :” iya sekarangg… duh pakai tanya lagi… ”

Aku :” yahhhh.. kayaknya aku capek nih… ” aku menggodanya…

Rein :” bilang capek lagi aku gampar loh yah… Cepetan sekarangg !”

Aku :” hahaha…. nakal banget sih kakakku ”

PLAKKKK, kutampar lagi bokongnya…

Rein :” ahhhhhh… Sssshhh Lagi Dek… Tampar lagi bokong kakakmu yang nakal ini… ”

PLAKKKKKK…

Rein :” auwwwww….”

PLAKKKKK

Rein :” ouhhhhh…. Sssshhh”

Lalu tanpa aba2 langsung kusodokk memeknya dari belakang…

Rein :” achhhhhhhhhhhh…. ”

Penisku langsung lancar masuk di memeknya karena memeknya sudah sangat basah…

Rein :” achhhhhhhhh….achhhjhhhh ”

Plok plok plok plok

Rein :” achhhhhhhhh….uchhhhhhhhhh ”

Aku menyukai ini, suka melihat bagian belakang tubuh Rein saat aku menyodoknya dari belakang…

Rein :” achhhhhhhhh….ahhhh ”

Tubuhnya bergoyang karena sodokanku… bokongnya yang menggemaskan itu juga ikutan goyang2 menyentuh pinggangku… awsome..

PLAKKKK

Rein :” achhhhhhhhh….achhhh ”

Aku :” achh… bisa mendesah lebih kenceng lagi? ”

Rein :” ACCCCCCHHHHHHHHHHH… ACHHHHHHHHH…. AAAAAAAAHHHHH… ”

Buset… dia beneran mendesah sangat keras.. untung aja di rumah ini gak ada siapa2..

Plok plok plok plok plok

Rein :” ACCCCCCHHHHHHHHHHH… ACHHHHHHHHH… UHHHHHHHHHHH… ”

PLAKKKK

PLAKKKK

Rein :” AAAHHHHHHHHHHHHHhhhhhhhhHHH… ”

Buset lenguhannya semakin kenceng..

Aku :” cukup Rein… nanti suaramu habis loh… Achhhhh… ”

Rein :” ACCCCCHHHHHHHHH… ENAKK LOH DEKK… ” dia merintih manja

PLOK PLOK PLOK PLOK

REin :” achhh….achhhhh aku uda… ”

Aku :” loh uda…? ” aku menghentikan gerakan pinggulku…

Rein :” hah.. Hah… Iya uda… tapi Gpp lanjutin… ”

Mendapatkan ijinnya aku menggerakkan pinggulku lagi kali ini lebih cepat.

Plok plok plok plok plok plok plok

Rein :” mppphhhh…. Achhh.. Achh.. ” kali ini desahannya sudah melemah… sepertinya dia kelelahan. Segera kupercepat gerakanku biar bisa cepat orgasme….

Plok plok plok plok plok plok plok

Aku :” sebentar lagi Rein…. Achhh.. ”

Rein :” achh…keluarin didalem aja Ga.. ”

Aku :” haaahh?… Nanti…. ”

Rein :” uda percaya padaku… ”

Aku :” achhhhhhhhh.. Achhh…. ahhhhhhhh”

gesekan penisku dengan dinding memeknya Rein semakin terasa nikmat,,

CROT CROT CROT

Spermaku menyembur di dalam memeknya… aku orgasme sambil kuremas erat bokongnya….

Aku :” uhhhhhhhhhh… ”

Tubuh kami berdua jatuh di sofa dengan posisi penisku masih menempel di memeknya… Kupeluk tubuhnya, sambil kuciumi punggungnya.

Aku :” gpp nih keluar didalem…? ”

Rein :” iya gpp.. barusan kemaren selesai mens… Sehari setelah mens itu bebas crot di dalam, tidak akan hamil… ”

Hehhh? Aku baru tau….

Aku :” emang uda diuji…? ”

Rein :” tau’… Kata temen2ku sih gitu.. ”

Buset… cuman ” katanya”..

Rein :” uda tenang aja.. Uda aku praktekin dengan Tony kok… ”

Aku :” ouww… lain kali kasih tau ya kalau bebas crot di dalem… Xixi”

Rein :” hmmm dasar… sshhh. Ngilu dek.. Bisa dicabut dulu gak…! ”

Ehhh? Aku langsung mencabut penisku… dia berdiri dan membersihkan memeknya dengan tisu… Aku masih lemas duduk di sofa..

Kemudian dia tengkurap lagi di sofa menghadapku..

Rein :” anak kelas 10 & 11 mau wisata ya dek..?

Aku :” iya.. 3 hari 2 malam..

Rein : “Hmmmm enaknya, pengen ikut… ”

Aku :” he hehe.. kamu kan harus fokus ujian.. ”

Rein :” huft.. jangan nakal loh yah..! ”

Aku :” enggakk.. aku kan nakalnya cuman sama kamu… ” dia tersenyum…

Rein :” wkwk .. kamu beneran belum pernah melakukan sama cewek lain..? ”

Aku :” ehmm belumm… ” aku berbohong padanya…

Rein :” yakinnn?.. Kirain seminggu ini kamu pulang malem terus karena sudah melakukan sama yang lain… sama si Perek itu…. ”

Aku :” Ressa… ”

Rein :” iya.. Iya.. Ressa.. dih.. segitunya dibelain… ”

Aku :” dia memintaku melakukannya lewat lobang yang lain… Gimana menurutmu?” kucoba mengalihkan perhatian Rein ke Ressa agar dia tidak curiga aku sudah melakukannya dengan Alexa..

Rein :” haaahh? Anal….?”

Aku mengangguk….

Rein :” bener2 gila tu cewek… pasti sakit banget.. ”

Aku :” makanya itu aku tidak mau.. tapi dia pernah melakukannya sebelumnya… ”

Bahkan aku melihatnya langsung dia melakukannya

Rein :” memang ada cewek yang suka, ada yang tidak suka, ada juga yang ketagihan melakukannya…. ”

Aku :” kalau kamu?.. ”

Rein :” aku belun pernah mencobanya… Tapi kalau kamu yang minta.. akan kulakukan..! ”

Aku :” he he he. gak perlu… ” aku tidak bisa ngebayangin Rein merasakan sakit seperti yang dirasakan Ressa… Gak tega..

Kemudian Rein memegang penisku..

Ren :” dengan siapapun nanti punyamu ini melakukannya atau melalui lobang manapun.. berjanjilah kamu akan menceritakannya padaku…! ”

Aku :” ehmmm.. iya janji…. ” aaaaaaaa aku kok merasa bersalah yahh…

Rein :” oke… ” Kemudian dia menegakkan tubuhnya. ..

Rein :” aku mau mandi.. mau bantuin nyabunin bokongku?

Aku : “kenapa Tidak..?”

BERSAMBUNG

Daftar Part