. Halaman Baru Part 19 | Kisah Malam

Halaman Baru Part 19

0
286

Halaman Baru Part 19

SHE’S BACK

–POV META—

DOK DOK DOK

Aku : “Resty buka pintunya, aku tau kamu ada didalam..” aku berteriak di kesunyian lorong apartemen ini…

Aku sedang berada di depan pintu kamar apartemen Resty, aku tidak peduli membuat keributan di tengah malam ini. Aku ingin meluruskan ini semua dengannya,, aku ingin dengar dari Resty sendiri.

DOK DOK DOK

Aku : “Please buka pintunya…” suaraku lebih keras dari sebelumnya,, seandainya tetangga Resty protes, aku tidak peduli,,,

Kemudian kudengar suara kunci sedang berusaha membuka kuncian pintu ini,, dan pintu terbuka sedikit,, kudorong pintu ini dan kulihat Resty berjalan menjauhi pintu menuju tempat tidur tanpa berkata apapun. Kudekati dia,,,

Resty tidur tengkurap di atas tempat tidurnya.. bisa kudengar sedikit isak tangisnya. lalu Aku duduk di tepian tempat tidur itu disebelahnya. Kulihat sekitar kamar ini, masih terdepat beberapa koper yang keliatan masih penuh dengan barang, dia belum sempat merapikannya setelah mendarat dari Jepang.., aku tidak ingin basa basi,, langsung to the point..

Aku : “Jadi cowok yang selama ini kamu ceritakan itu Rega?”

Tidak ada jawaban darinya, Resty masih memposisikan wajahnya di bantal sambil terisak,,,

Aku : “lupakan dia,,”

Mendengar ucapanku, Resty membalikkan tubuhnya, dia duduk diatas tempat tidur sambil merangkul kakinya sendiri.,,

Resty : “Gak Mau,, Rega milikku…” ucapnya kesal sambil cemberut dengan air mata menetes di pipinya.

Aku : “kami sudah jadian.. dia sudah jadi pacarku,, kamu bahkan tidak berpacaran dengannya,,”

Resty : “Gak peduli,, aku yang bertemu dengannya terlebih dulu,, putuskan dia”

Aku : “aku sudah tidur dengannya,,,”

Kulihat Resty semakin marah mendengar ucapanku..

Resty : “aku tidur dengannya terlebih dahulu…” ucapnya dengan teriak…

Aku : “tapi kalian melakukannya hanya karena nafsu, karena nafsumu yang gede itu,,, kalian tidak melakukannya karena cinta,, tidak seperti yang kulakukan dengannya, kami melakukannya karena kami saling mencintai, Rega terus terang menyatakan cintanya padaku., apa dia menyatakan cinta padamu?”

Resty : “Tidaaakk,, Rega tidak mencintaimu..” Suara Resty semakin kencang,,, dia sangat emosi mendengar ucapanku.

Resty : “Tinggalkan dia, carilah yang lain,,, kamu bisa menemukan cowok lain yang lebih tampan dengan wajah cantikmu,, dengan uang keluargamu yang tidak pernah habis,,,”

Astaga,, aku terkejut Resty bisa berbicara seperti itu kepadaku,, aku sedikit tersinggung, tidak kusangka persahabatanku dengan Resty diuji karena Rega. memang kuakui, aku dan Resty benar-benar mumpunyai kesamaan sifat keras kepala. Resty tidak mau merelakan Rega,,, apa yang harus aku lakukan ? aku harus mengalah? Demi persahabatanku dengan Resty?

Aku : “Fine,, akan kurelakan Rega untukmu, nikmati tubuh Rega sesukamu,, karena itu memang yang biasa dilakukan seorang PELACUR” ucapku dengan emosi padanya,,

Tapi astaga,, apa yang barusan aku ucapkan?

PLAKKK

Seketika pipiku terasa panas,, Resty menamparku sangat keras…

Aku : “Res.. maafkan ucapanku barusan..” aku menyentuh kakinya..

Resty : “Pergi dari sini…”

Aku : “Res..”

Resty : “PERGIIIIIII..” dia berteriak sangat kencang,,,

Aku : “sorry..” ucapku pelan padanya..

Aku pun bangkit dari tempat tidur,, kuambil tas kecilku,, sambil berjalan menuju pintu kudengar Resty menangis.

.

.

.

“FUCKK,, FUCKKKK…”

Aku mengumpat sambil memukul setir mobilku yang sedang berjalan menuju ke arah pulang ke rumah.

“Bodohnya aku,, kenapa aku tidak pernah menanyakan pekerjaan Rega..”

“Fuckk..”

Kuambil bungkus rokok yang tersimpan di dalam mobil,, dan kuhisap salah satu.

.

.

Apa kalian memahami bagaimana persahabatan bisa berjalan ?

Persahabatan adalah sesuatu yang rumit..karena persahabatan tidak akan selalu berjalan dengan lancar,, apalagi jika menyangkut persahabatan antar dua wanita. Seperti persahabatanku dengan Resty,,, Terlepas dari segala perbedaan kami, sebenarnya kami saling membutuhkan. Bukankah seharusnya antar sahabat tidak ada penghianatan? Mungkin dia tidak menyadari kalau telah melakukan sesuatu yang kejam. Atau Mungkin aku yang tidak menyadari kalau telah melakukan sesuatu yang kejam padanya.

It’s oke Res,, kamu memang tipe cewek yang disukai setiap lelaki,,. Kamu cewek yang baik, riang, selalu tampak menyenangkan,,, aku cukup tau kalau Rega juga pasti sangat menyukaimu, menyukai semua yang ada pada dirimu,, menyukai tubuhmu yang begitu indah itu.

.

Malam ini jalan Raya cukup sepi,, hanya beberapa kali melintas mobil dari arah berlawanan… meskipun aku melihat ke arah depan,, tapi pikiranku tertuju ke Rega,… membayangkan nasibku dengannya yang tidak bisa bersatu,,,

“Bee….”

TES,

air mataku menetes memikirkan Rega, ,,… memikirkan pertemuan kami, kebersamaan kami selama 4 hari ini.

“Sebelum mengenalmu hari hariku sangat sepi, keseharianku begitu datar seperti tubuhku,, hihihi,,aku yakin kamu pasti akan memarahiku bee karena tidak bersyukur dengan tubuhku sendiri. Kamu selalu melihat sesuatu dari sisi yang lain,,, itu bakatmu bee.

TES

Aku selalu mengira kalau diriku ini sudah bahagia dengan hidupku yang datar itu,, tapi tidak setelah aku melihatmu di acara reuni itu. Di hari itu aku tersadar kalau kebahagianku selama ini menipuku. Aku tersadar kalau hidupku lebih bahagia jika ada kamu yang menemani….

Life was stringing me along
Then you came and you cut me loose

Pertemuan kita di hari reuni itu sungguh tak pernah kusangka, kamu seolah hadir menyulut api didiriku ini,, Meskipun hanya sebuah percikan kecil,, tapi itu sudah cukup bagiku,, karena percikan itu selalu menyala di kegelapan. Sehingga dalam kesendirianku, aku selalu memikirkanmu, mengingatmu, selalu membayangkanmu

TES

Sampai akhirnya aku bisa berkencan denganmu, meskipun kudapatkan itu dengan kelicikanku,, maaf

TES

Asal kamu tau bee,, setelah kita berpacaran,, aku tersadar bahmu kamu adalah kelemahanku..karena Sebelum berpacaran denganmu aku sudah terbiasa sendiri,

Now I can’t find the key without you

Namun setelah berpacaran denganmu aku merasa tidak sanggup menjalani hari hariku sendiri, aku selalu ingin kamu menemaniku, aku merasa kurang jika tidak ada ragamu disampingku,

And when you’re gone, I feel incomplete

TES

Aku selalu dinilai orang tuaku , teman temanku, orang2 lain disekitarku termasuk Pak Robert atasanku sebagai wanita yang tangguh, tidak tahan banting,, tapi sekarang ? aku jadi wanita cengeng karenamu bee.. aku jadi lemah karenamu.kamu memang suatu kelemahan bagiku…

So if you want the truth
I just wanna be part of your symphony

Aku bodoh, Aku menyesal dulu waktu sekolah aku tidak menemukanmu, tidak menyadari keberadaanmu,…, seandainya saja kita kenal sejak dulu, seandainya kamu lebih dekat denganku terlebih dahulu sebelum kamu dekat dengan Resty.

TES

I’m sorry if it’s all too much

Maafkan aku jika selama ini permintaanku terlalu banyak padamu,, Maaf ya bee,, sungguh aku mencintaimu,, meskipun hanya sebentar, Empat hari ini aku sungguh bahagia bee,… apa kamu juga merasakan hal yang sama ?

Tapi apa artinya kebahagiaan kita, jika kebahagiaan itu menyakiti orang lain…. Aku tidak ingin ada yang terluka karena kebahagiaan kita,, Kamu pasti juga tidak mau menyakiti perasaan orang lain kan bee?

TES

Semoga kamu bisa lebih bahagia dengan Resty,, atau mungkin kamu bisa membahagiakan Resty dan membantunya lepas dari Pak Tua itu,kalau bisa, aku juga akan berusaha membantunya lepas dari Pak Tua, janji aku tidak akan mengganggu kebahagian kalian,, kalian berdua adalah kebahagiaanku..

Aku hanya berharap, mungkin di kehidupan lain kita bisa bersatu bee..”

Will you hold me tight and not let go?

TES

Sambil tetap menyetir di tengah kegelapan malam,Kuambil handphoneku dan kutuliskan pesan untuk Rega… dia pasti sekarang kebingungan dengan semua ini… hihihi maaf ya bee… bee? Aku tidak seharusnya memanggilmu bee lagi,,, ehmm gpp deh,, semalam ini aja…

SEND

“Tunggu dulu, pesanku tadi untuknya jahat banget yah?” ucapku dalam hati,,, aku putuskan untuk menambahkan pesan lagi untuknya,,,

Tetapi Handphoneku terjatuh ketika aku memulai mengetik pesan untuk Rega,,, dengan susah payah kuraba raba mencari handphoneku yang terjatuh dengan satu tanganku,,, tapi tetap tidak kutemukan. Terpaksa kepalaku ikut menunduk untuk mencari,,,

“nah itu dia,,,” setelah aku mendapatkan hapeku lagi, pandanganku pun kembali kedepan ke arah jalan raya…

Tapi jalanan yang tadi gelap sekarang terlihat sangat cerah,, mataku sampai silau,,, sedetik kemudian kudengar suara klakson mobil yang sangat kencang…

“TIIIIIIIIIIIINNNNNNNNNNNNNNNNNNN”

“Astaga….” Aku baru menyadari kalau mobilku berjalan berlawanan arus dan sedang berpapasan dengan sebuah mobil besar dengan lampunya yang sangat silau.. … segera kubanting setir ke sebelah kiri untuk menghindari mobil itu dan kuinjak pedal gas sangat dalam,,, saat aku berhasil menghindari mobil itu,,, kuinjak Rem,, tapi mobilku malah berbalik arah,,

Sedetik kemudian mobilku melayang karena menabrak sesuatu,,,

“Oh Tuhann..”

kemudian mobilku jatuh dengan atas mobilku ada di bawah,,,.

BRAKKKKKKKKKKKKKK, bunyi mobilku yang terjatuh ke jalan.. lalu mobilku terseret beberapa meter dari tempat mobilku jatuh.

“nginggggggggggggggggggggggg” hanya suara itu yang kudengar di telingaku,,, sangat keras hingga membuat telingaku perihh… saat mobilku sudah berhenti,, aku menyadari kalau tubuhku terbalik..

darah keluar entah dari mana di bagian kepalaku, dan beberapa tubuhku,, bercucuran membuat gaun putihku menjadi merah di beberapa bagian,,,, aku tidak bisa merasakan tubuhku sendiri, aku bisa menghirup asap yang keluar dari mobil dan aroma bahan bakar.

Aku sendirian di jalanan yang sangat sepi ini..

“tidak adakah orang yang akan menolongku?”

Aku pengen teriak minta tolong,, tetapi aku tidak bisa mengeluarkan suara dari mulutku…

Aku ingin keluar dari mobilku,, tapi tubuhku tidak mau bergerak,,

“pasti ada yang akan menolongku,,,”

“aku hanya perlu bertahan,, dan menunggu…”

“Tolong aku bee…”

Setelah beberapa lama menunggu tidak ada pertolongan,,,kini yang kurasakan hanyalah hampa dan gelap menyelebungiku..…

“Tuhan,,,kenapa denganku..?”

“inikah saatnya aku meninggalkan dunia ini?”

“aku takut sekali..”

Aku ingin menangis tapi tidak kurasakan air mataku lagi,,

aku ingin pergi dari kegelapan ini,, tapi tubuhku tidak bisa bergerak.,,,

“dimana aku?”

Disaat seperti aku hanya berharap dan memohon,,

“Oh Tuhan,, ijinkan sekali lagi aku bertemu dengannya…”

.

.

KEESOKAN PAGINYA

–POV EGA—

“Bee bangun..”

Aku : “Bee?”

“bangun sayang,,”

Aku : “aku sudah bangun bee..”

CUP, Meta mencium keningku.. Meta terlihat sangat cantik, masih memakai gaun putih yang dia pakai semalam,,

“aku pergi dulu ya Bee..”

Aku : “Mau kemana Bee?”

Meta tidak menjawabku, dia hanya tersenyum manis sekali…. Kemudian dia berjalan mundur menjauhiku…

Aku : “Bee tunggu,,,!”aku ingin mengejarnya, tapi tubuhku tidak bisa bergerak,,, hingga akhirnya Meta sudah tidak kelihatan lagi,, dia sudah pergi

Aku : “Beee..” aku berteriak memanggilnya…

Kemudian Aku terbangun dari tidurku,,, Mimpi?

Aku memimpikan Meta… kuambil handphoneku yang sempat kubanting semalam saat Meta mengirimkan pesan padaku. . kubaca lagi pesan yang dikirim olehnya

“it’s Over”

Meta mengakhiri hubunganku dengannya,, aku tidak percaya dia mengatakannya tanpa ada penjelasan… ini tidak boleh terjadi,, aku tidak terima diputuskan seperti ini,,seandainya dia benar benar ingin mengakhiri semua ini,, aku ingin tau alasannya,, karena Resty? Aku masih belum mengerti apa hubungannya Resty dengan hubunganku dengan Meta. Atau memang selama ini Meta hanya main-main denganku? mungkinkah seperti itu? “Fuckkkk..”

Kurasakan kepalaku sangat berat sekali,,, kulihat jam dinding jam 12 siang,,, aku tertidur masih dengan memakai pakaianku semalam.. aku merenung di atas tempat tidur,,

Apa yang akan aku lakukan?

Siapa yang harus aku tuju terlebih dahulu,,,

Meta?

Resty?

Atau.. Dias..

DEG

Aku teringat sesuatu tentang telepon dari Linda semalam.

FLASHBACK SEMALAM


Aku : Halo..

Linda : Ga,,,, (aku bisa mendengar kalau dia sedang menangis..)

Aku : Halo Lin,, kamu kenapa?

Linda : Dias Ga… hikss

DEG .. Dias ?

Aku : ada apa lin dengan Dias?

BLEB.

Loh ? sial handphoneku mati kehabisan baterai,,,

“Fuckkkk… ” ..

“Fuckkkkk..”

Kenapa pada saat seperti ini? Kupegang hapeku kugerakkan tanganku keatas,, ingin kubanting hapeku,,, tapi tidak jadi

‘’Gak jadi deh,,, sayang handphone mahal” ucapku dalam hati,,

Kemudian aku kembali tertunduk lesu di pinggir jalan,, aku menyesali karena tidak bisa melakukan apa apa. Ada apa dengan semua wanita wanita disekelilingku…

“huft..” aku pun berdiri dan berjalan kaki menuju jalan raya,,, sambil menunggu jika ada taxi yang lewat.. lebih baik aku pulang ke kost saja,, sambil menunggu kabar dari Meta.

.

.

Sesampainya di kost,, segera kutancapkan charger ke handphoneku dan sesaat kemudian ada pesan masuk dari Meta waktu handphoneku sudah menyala,,,

“It’s Over”

Aku emosi membaca pesannya,, tidak ragu kubanting handphoneku ke bawah,,,

Aku tertunduk diatas kasur.. “apa maksud semua ini?” aku menangis di atas tempat tidur,,

Kenapa seperti ini lagi?

perasasaan ini pernah kurasakan saat Dias mengatakan dia dijodohkan orang tuanya… hatiku kancur lagi, patah hati lagi,,,

aku menangis merenungi nasibku yang selalu gagal dalam percintaan.. hingga aku tertidur.


.

.

.

DOK DOK DOK

Aku : “Bee.. kamu didalam?”

Kuputuskan untuk ke apartemen Meta terlebih dahulu, setelah dari tadi aku coba menghubunginya tapi hapenya tidak aktif.

DOK DOK DOK

Aku : “Meta buka pintunya..”

Dia tidak ada didalam? Kemana dia?

“aku pergi dulu bee..” bayangan mimpiku semalam terlintas,,

Mungkinkan Meta ada di tempatnya Resty? Tidak ada salahnya dicoba,,, aku akan menuju ke apartemen Resty..

.

.

.

DOK DOK DOK

AkU : “Resty aku tau kamu didalam,, buka pintunya”..

Aku mencoba mengetuk pintu kamar Resty,, setelah aku sampai di apartemennya. Aku yakin dia didalam, karena aku melihat mobil Resty warna pink mencolok di parkiran.

Beberapa kali ketukan masih tidak ada jawaban..

Aku tertunduk bersandar di depan pintu kamar apartemen Resty… aku sudah mulai menyerah,,

Kenapa Resty tidak mau menemuiku? Atau dia pergi dengan Meta? .. kenapa tidak ada seorang pun menjelaskan padaku apa yang sedang terjadi..

Dengan langkah yang gontai aku berjalan meninggalkan lorong ini,,, didalam pikiranku aku masih berpikir jika Meta mempermainkan perasaanku,, atau Resty juga ikut andil di dalamnya.

.

.

Kutinggalkan apartemen Resty, Hingga akhirnya aku sampai disini,,, kembali kesini mengingatkanku akan hari hariku dengan Dias,, aku sudah berada di luar rumah kost Dias dan Linda.

Apa yang akan aku temukan di dalam?

Apakah Dias ada dialam?

Aku masih ragu untuk ketemu dengan Dias lagi sejak kejadian malam itu.. aku tidak ingin bertemu Dias,

Lalu apa maksud telepon Linda semalam?

“hari ini sungguh burukk,, mungkinkan akan lebih buruk lagi?”

Aku memutuskan untuk tetap menemui Linda., atau Dias?

DOK DOK DOK

Hanya butuh tiga kali ketukan pintu langsung terbuka,, tidak seperti 2 pintu yang tadi aku ketuk… aku berdebar penasaran siapa yang membukakan pintu.. akankah Dias? Sumpah aku belum siap bertemu dengannya…

“Fiuh,,,” ternyata Linda

Linda : “Loh Ega..?” linda tampak terkejut dengan kedatanganku,, seperti biasa,,Linda selalu berpakaian mini jika berada didalam kost.

Aku : “Hai Lin,,,” aku mencoba memandangi ke dalam kamar, seperti mencari sesuatu,,,

Aku : “Dias di dalam?” ucaku pelan padanya,,,

Linda : “Itu yang mau aku bicarakan semalam,,” ucapnya sambil Linda menarikku masuk ke dalam kamar,,

Linda mengajakku duduk di salah satu tempat tidur,, di dalam kamar kost ini ada 2 ranjang tempat tidur,,

Aku : “ada apa Lin..?” tanyaku penasaran,,,

Linda : “Dias Ga,,” raut muka Linda tampak bersedih

Linda : “Sejak dia pulang 2 minggu lalu, sampai sekarang dia belum balik..”

Hah?

Linda : “selama 2 minggu juga dia tidak masuk kantor,, tanpa ada kabar dan pemberitahuan,, bahkan dia tidak menghubungiku sama sekali”

Linda : “aku sudah berkali kali mencoba menghubunginya, tapi nomornya tidak aktif… aku takut Ga,, aku khawatir dengannya,, sebenarnya Dias tidak setuju dengan perjodohan itu”

DEG, aku merinding mendengar kalimat Linda. Dias tidak setuju dengan perjodohan itu? Pikiranku kembali mengingat kejadian malam itu,, ketika Dias menangis mengatakan kalau dia sudah dijodohkan. Aku merasa sangat bodoh meninggalkannya malam itu,, membiarkannya menangis di café itu tanpa mendengarkan penjelasan darinya… “Fuck,,,” mungkinkah malam itu Dias ingin aku membantunya lepas dari perjodohan itu,,,?

“atau Dias mencintaiku juga?”

“Fuck.. fuck….” Kenapa aku sangat bodoh sekali,,, masihkah ada kesempatan?

Ataukah sudah terlambat? Ssat ini mungkin Dias sudah menikah dengan jodoh dari orang tuanya,,

Ya, mungkin sudah terlambat…

Aku : “Rumah orang tuannya di kota ini juga Kan,? Kamu sudah mencoba kesana?”

Linda : “kemarin siang aku kesana Ga,, rumahnya kosong,, makanya itu aku takut” Linda kemudian menangis..

Reflek kupeluk tubuhnya, Linda menyambut pelukanku,,,,, pelukannya sangat erat,, payadura Linda yang besar itu menekan dadaku,,,

Aku : “Sudah jangan khawatir,, mungkin Dia sedang berada di keluarga pasangan yang dijodhkan dengannya, mungkin saja dia sibuk mengurusi segala hal tentang pernikahannya sampai tidak sempat menghubungimu” ucapku menenangkannya, wajar jika Linda khawatir,, Dias adalah sahabat baiknya sejak kecil,,

Linda : “Kamu gpp kan Ga..? aku tau kamu sempat mendekati Dias..”

Aku : “aku sudah ikhlas kok Lin,,”

Mendengar ucapan Linda, Linda masih tidak tau aku berpacaran dengan Meta,, Artinya Meta menuruti permintaanku untuk tidak mempublikasikan hubungan kami ke Linda Dan Dias. Tapi percuma juga sih,, aku dan Meta sudah berakhir,, haruskah kuceritakan ke Linda? Gak usah deh,,,

Linda tersenyum,,

Linda : “makasih ya Ga,, aku jadi sedikit agak tenang,, Dias pasti kembali atau menghubungiku..”

Aku tersenyum padanya…

Linda : “kamu sudah makan Ga?”

Oiya,, aku belum makan dari pagi,,,

Linda : “pasti belum,, temani aku makan diluar dulu yah,, setelah itu kamu bisa meninggalkanku”

Aku : “kenapa enggak..?”

Linda : “Yeee,, eh tapi,, kamu mau nunggu aku mandi dulu gak,,? Hehehe”

Aku : “ehmm,, oke,,gak masalah”

Linda beranjak dari tempat tidur,, dia berjalan menuju kulkas,,, dia mencari sesuatu,,, tapi pandanganku tertuju ke bokong Linda dengan celana pendeknya,,

GLEK,, Linda sangat bohay,,,,,

Kemudian dia membawakan satu botol minuman untukku,,

Linda : “nih Ga,, soda gpp kan, atau mau yang lain?”

GLEK,

Linda memberikannya sambil membungkuk,, kedua bongkahan payudaranya kelihatan di balik kaos dengan belahan yang sangat rendah itu.. Linda tidak memaki Bra.. kedua payudaranya menggantung tidak ada yang menopang saat tubuhnya membungkuk, bahkan aku bisa melihat putting payudaranya,

Aku : “susu,, eh,, maksudku tidak masalah lin” gawat aku keceplosan,,,

Mendengar ucapanku. Reflek Linda menyadari kalau payudaranya kelihatan dan menutup bagian depan kaosnya dengan tangannya..

Linda : “hmmm. Ega nakal,,,”

Aku : “sorry,,sorry,, gak bermaksud Lin,,”

Linda : “dasar cowok,,, hehehe uda gpp,, anggepa aja rejekimu”

Linda : “aku mandi dulu yah”

“Fiuhh,, “ untung aku gak ditabok sama Linda,,, segera kuminum beberapa teguk minuman yang diberikannya padaku..

Beberapa menit setelah Linda masuk ke Kamar mandi,,, aku melihat sesuatu di meja Rias,, aku mendekati meja itu,, dan duduk di kursinya.. di kaca meja itu, menempel beberapa foto Linda dan Dias. “Aku sedikit merindukanmu” ucapku dalam hati saat kupegang foto Dias,, tak terasa kuusap wajah yang ada di foto itu,,, aku tersenyum.

Saat aku akan kembali ke tempat tidur,,, aku tidak percaya apa yang kulihat,,,

Dari pantulan cermin aku bisa melihat ke arah kamar mandi,, pintunya sedikit terbuka,, entah Linda sengaja tidak menutupya dengan rapat atau tidak.

Dari pantulan cermin itu aku bisa melihat, tubuh telanjang Linda sedang diguyur air shower sambil dia menyabuni badannya sendiri. Terlihat sangat jelas segala bentuk tubuh Linda, payudaranya, bokongnya,,

GLEK

Penisku langsung menegang melihat tubuh sexy Linda,,, haruskah aku kembali ke tempat tidur? Haruskah aku tetap disini?

Atau haruskah aku masuk ke dalam kamar mandi..?

Kuputuskan untuk tetap disini,, sesaat kemudian Linda mengambil handuk dan melilitkannya menutupi tubuhnya. Aku dengan cepat kembali ke tempat asalku,,,

Beberapa detik kemudian Linda keluar dari kamar mandi,,hanya dengan memakai handuk dan tubuhnya yang masih basah.. dia melihatku..

Aku : “ehmm aku bisa keluar dulu Lin,,”

Linda : “uda gpp,, disini aja,, aku mau ambil baju doang,, nanti aku ganti di dalam kamar mandi.. jangan GR kali Ga.. hahaha”

Aku : “he he he..”

Kemudian Linda berjalan melewatiku menuju lemari pakaian, bisa kuhirup wangi sabun dari tubuhnya.., di depan lemari dia membungkuk mencari sesuatu,, karena dia membungkuk paha bagian belakangnya terlihat,,, semakin membungkuk lagi,, sebentar lagi bokongnya akan kelihatan,

Tapi tidak terjadi,, dia sudah menemukan apa yang dia cari, tubuhnya kembali tegak.., dia pun kembali berjalan menuju kamar mandi.

Saat melintas tepat di hadapanku,, kakinya tersandung kakinya sendiri.. dia akan jatuh..

Tapi dengan cepat kutarik tubuhnya,, bukan,,,ternyata yang tertarik itu handuknya bagian depan,,, ,,, tubuh Linda malah jatuh ke arahku..

BRUGG

Tubuhku jatuh kebelakang tempat tidur,, dengan tubuh Linda ada diatas tubuhku, kedua kakiku merangkul kedua kaki LInda… Tubuhnya kini telanjang karena handuknya terlepas akibat tarikanku.

Payudara besar Linda menggantung tepat dihadapanku,, kedua tangannya berada di samping tubuhku,, menahan tubuhnya agar tidak menindihku,,, cukup lama posisi seperti itu,, aku masih melihati payudara Linda yang menggantung bebas. Melihatku memandangi payudaranya,,, Linda reflek menutupi payudaranya dengan satu tangannya

Linda tajam melihatku,, mata kami bertemu,, nafas kami berdua tidak teratur…

Apakah dia akan marah ?

Linda : “kamu pernah melakukannya Ga?” ucapnya pelan

Aku : “haaah,, maksudnya?”

Linda : “kamu pernah bersetubuh..?

Aku : “pe,,pernaah..”

“bahkan seminggu ini aku tidak pernah absen melakukannya..” ucapku dalam hati.. tapi apa maksudnya dia menanyakan itu?

Linda : “kamu mau melakukannya denganku..?”

Whatttt,,? Linda mengajakku bercinta…

Aku : “Ta.. tapi Lin…”

Linda : “kalau kamu mau ayo kita lakukan,, tapi kalau kamu tidak mau juga gpp.. aku akan pakai bajuku dan kita keluar makan”

Aku : “Tapi.?”

Linda : “Kenapa ? Tenang aja Ga,, no relationship, no emotions, just sex..”

Linda mengajakku bercinta tanpa adanya perasaan diantara kami,,tidak kusangka Linda mau melakukannya denganku, tapi lagi lagi,, kenapa? tidak adakah alasan lain? Atau Linda hanya tidak bisa menahan nafsunya,, seperti Resty. haruskah aku menerimanya? Sisi hatiku yang lain bilang,, kenapa enggak? Sudah tidak ada hati yang kujaga,, hubunganku dengan Meta sudah berakhir,,, aku sendiri lagi sekarang.. lagipula ini…

Aku : “just sex..?”

Mendengar ucapanku seolah dia menyadari kalau aku mau melakukannya,, dibuka lagi tangan yang menutupi payudaranya,, payudaranya itu kini menggantung bebas lagi di hadapanku.

Linda : “peganglah kalau kamu mau,,,”

Tanpa ragu lagi kupegang kedua payudaranya yang besar itu.. tanganku gemetaran memgangnya,,, aku hanya masih memegangnya,,, kulihat mata Linda.. ,matanya sayu,,, kemudian kuremas pelan kedua payudara itu…

Linda : “shhh,,”

Payudara Linda sangat besar, tanganku sampai tidak bisa memegang penuh payudaranya,, meskipun tidak sebesar Payudara resty,, tapi tetap saja ini Besar..

Remasan tanganku di payudaranya membuat tubuh Linda bergerak tidak tenang,, bahkan bagian memeknya di gesekkan di pahaku yang masih celana…

Kulihat Linda menikmati gesekan memeknya di pahaku dan remasan tanganku di payudaranya,, dia menatap keatas sambil menggigit bibirnya,,

Bolehkah aku mencium bibirnya?

Kubangkitkan tubuhku,, bermaksud mencium bibirnya… tapi saat wajahku sudah mendekat ke wajahnya,, malah Linda yang menciumku,,, lidah kami bertemu,, kami berciuman sambil tetap kuremas payudaranya dan Linda masih menggesekkan memeknya di pahaku,, bahkan kini lebih cepat gerakan pinggulnya.

Kemudian tubuhku didorongnya,, kulepaskan tanganku di payudaranya,, dia mengangkat kaos yang kupakai sampai terlepas,, kemudian dia melepaskan celanaku sekaligus cd nya.. aku sudah bugil di tempat tidur.

Linda memposisikan memeknya di atas pahaku yang sudah tidak memaki celana,, kemudian di membungkuk,, dia menciumi putingku sambil menggerakkan pinggulnya,,,

“Ohhh, fuck,,,” rasa geli kurasakan saat bibir Linda menyentuh puttingku,, dia memaikan lidahnya disana..

Ini sungguh nikmat, rasa geli ini luar biasa,,, cukup lama dia melakukannya bergantian dari satu putingku ke putingku yang lain,,, kurasakan memek Linda basah di pahaku akibat gerakan pinggulnya dari tadi,,,

Setelah puas menjilati putingku Linda mencium bibirku lagi,, satu kecupan dia daratkan di bibirku,,, kemudian tubuhnya,, turun ke arah bawah,, wajahnya tepat di depan penisku,,

Dia mengocok penisku…

“ahhhh..” enak seakli kocokan tangan Linda dia sudah pro..

Aku : “emutin Lin..” spontan aku mengatakan itu,,

Mendengar permintaanku,, Linda tidak ragu memasukkan penisku di didalam mulutnya…

“ahhhh,, fuck,, enak banget”

Kuluman mulut Linda sungguh luar biasa,, dia benar benar sudah expert melakukannya,, sudah lama aku tidak merasakan penisku diginikan sejak aku ngentot dengan Resty dikantor… dengan Meta hanya sekali penisku masuk di mulutunya,, itupun tidak terasa nikmat karena Meta masih belajar melakukan Oral,,,

Kepala Linda naik turun menelan penisku,,,

Aku tidak kuat,,, ini terlalu enak,,,

Aku : “Mau keluar Lin..”

Linda melihatku,, tapi dia tidak mengeluarkan penisku dari mulutnya,, malah gerakan mulutnya semakain cepat…

Aku : “Ahhh Lin,,”

CROT CROT CROTTT

Spermaku menyemprot di dalam multunya,, Linda membiarkannya,,, Linda sungguh Liar…

Bahkan sampai sekarang penisku masih di dalam mulutnya,, beberapa saat kemudian dia keluarkan penisku dari mulutnya,,

Linda : “Gimana Ga..?”

Aku : “hahhh..hahhh…luar biasa”

Linda : “hihihihi..”

Linda sedikit mengangkat tubuhnya,, apa yang akan dilakukannya?

Ternyata penisku disiksa lagi,, kali ini penisku diletakkan di tengah tengah belahan payudaranya,,, dengan tekanan kedua tangannya,, payudara Linda menjepit penisku,,,

Lalu digerakkannya ke atas dan kebawah,,,

“Ahhh,,akhh..” siksaan ini sungguh nikkmat,,, Linda sangat jago melayani pasangannya…

Linda tersenyum melihatku yang sedang merintih,,,,

Linda : “gimana Ga..? mau sekarang..?”

Aku : “sekarang Lin,,Sekarang”

Kini linda beranjak ke atas tempat tidur,, dia posisikan tubuhnya duduk di atas selangkanganku.diarahkan penisku agar masuk ke dalam memeknya,,,

Perlahan penisku masuk kedalam memeknya,,, hingga akhirnya

BLESS

Linda : “Achhhh,, besar sekali punyamu Ga…”

Jepitan memek Linda luar biasa,, sempit Broooo

Linda masih tidak bergerakk,, dia memejamkan matanya,, mungkinkah kesakitan? Penisku berkedut di dalam memeknya.

Beberapa saat kemudian dia mengangkat dan menurunkan tubuhnya.,,

Linda : “achhh… ssshhhh,, “

Meskipun masih rapet,, tapi tidak ada yang menghalangi penisku di memeknya,,, Linda sudah tidak virgin,, wajar sih,, dengan caranya dia melayaniku,, dia pasti pernah melakukannya.

Linda : “aku tidak pernah merasakan kontol sebesar ini di memekku,, achhh”

Aku tersipu dengan pujiannya,,

Linda : “kamu kemana aja sih Ga selama ini,,? Achhh”

Linda : “kenapa tidak dari dulu aku merasakan kontolmu ini..achhhh fuckk”

Tubuh linda masih bergerak ke atas ke bawah,, menikmati gesekan penisku di dalam memeknya…

Aku : “Aku di kota sebelah Lin.. ahhh”

Linda tersenyummm,, Aku seperti mendengar sesuatu dari arah pintu kamar ini,,, saat aku akan menolehnya , Linda memegangi kepalaku dan bibirku diciumnya.., tubuh Linda sudah menunduk,,, kuraba punggungnya.. kuremas bokongnya,, kedua putting payudara Linda bergesakan dengan dadaku..

Setelah sekian lama dalam posisi ini.. kubalikkan tubuhnya Untuk rebahan di tempat tidur… aku turun dari tempat tidur,,, kutarik kaki Linda agar pinggulnya tepat berada di tepian tempat tidur,,,

Lalu kuarahkan penisku tepat di Memeknya,,,

BLESS

Kugenjot pinggulku dengan cepat ,,

PLOK PLOK PLOK

Linda : “Achhh,, achhh,,,,”

“Uhhh,, Gaaaaaaaaa”

Linda merintih seperti orang kepedesan …

Linda : “Achhh… shhhhh”

“tersus Ga.. sampai mentok..”

Beberapa saat kemudian Linda mendapatkan orgasme pertamanya,, tapi karena aku tadi sekali orgasme,, aku bisa bertahan cukup lama menuju orgasme keduaku,,,

Linda : “lanjutin Ga,, sampai kamu klimaks”

“Oke,,,” ucapku dalam hati,,,,

Kulanjutkan lagi genjotanku,,

PLOK PLOK PLOK

Setelah beberapa lama dalam posisi ini,, kucabut penisku keluar dari memeknya,,,

Kusentuh perut Linda,, dan sedikit kuangkat untuk membalikkan tubuhnya,,, Linda mengerti maksudku,, dia bangkit dari rebahannya,, kemudia membungkuk dia atas tempat tidur..

BLESS

Aku menyodok memeknya dari belakang,,, aku sangat menyukai pemandangan ini,, pemandangan bagian belakang tubuh wanita yang telanjang… kuremas bokongnya….

Linda : “Fuckkkkkkkkkkk..” “achhhhhhhhhhh”

Posisi ini selalu melemahkan pertahananku,,, doggy style membuatku cepat orgasme,,,

Kupercepat gerakanku,,, aku sudah tidak bisa menahannya,,,

Linda : “Jagan didalem Ga… kecuali kamu mau menikahiku..”

“fuck,, hampir saja,,,” kucabut penisku dan spermaku langsung muncrat di punggung Linda,,,

CROOT CROTT CROTTT

Setelah semprotan terakhir,, kurebahkan tubuhku di sebelah linda yang masih tengkurep sedang menghadapku…

Aku menoleh ke wajahnya,,,

Aku : “luar biasa Lin,, makasih yah..”

Linda : “Kamu juga luar biasa Ga,, kamu memang sudah berubah jadi seorang lelaki… xixixi”

Aku : “memangnya aku dulu perempuan?”

Linda : “aku pikir sih gitu,,, hahahaha”

Linda : “kapanpun kamu kalau menginginkannya, kamu bisa menghubungiku Ga.. aku akan dengan senang hati melayanimu,,” ucapnya sambil mengkedipkannya satu matanya

Aku tidak menjawabnya,,

“kita lihat saja nanti Lin,,,” ucapku dalam hati..

Setelah itu,, kita mandi bersama,,, Linda terpaksa mandi lagi,,, dan kami melakukannya lagi di kamar mandi,, Nafsu Linda memang besar seperti Resty,, apa memang wanita dengan payudara dan bokong gede itu nafsunya gede yah? Aku tidak bisa memastikannya…

Setelah itu kami keluar makan bersama di minggu sore itu…

.

.

Bercinta dengan Linda sedikit membuat pikiranku freshhh,,, DRTT DRTT DRTTTT , ada panggilan di handphoneku,, saat aku sudah di atas motor arah pulang ke kost. Terpaksa kuberhentikan motorku,, kulihat dari layar hapeku yang retak ternyata ada apanggilan dari Resty,,

Aku : Halo.. Res?

Resty : Datanglah kesini,,

TUTTTTTTT

Inilah saatnya aku menemukan jawaban yang aku cari,,, segera kubalikkan arah motorku menuju Apartemen Resty.

BEBERAPA JAM LALU, SAAT REGA & LINDA BERADU NIKMAT

–POV Dias—

Sudah 2 minggu aku tidak kembali ke kost,, Linda pasti memarahiku,, aku siap jika Linda memarahiku, awalnya dia pasti tidak mau berbicara padaku,, hihihi,, aku kangennnn sekali dengannya,,, maaf ya Lin…

Aku terpaksa tidak kembali kost dan tidak bisa kerja karena tiba tiba keluarga Galih mengajak keluarga besarku dan keluarga besarnya umroh bersama. Terpaksa aku harus ikut,,, baru semalam aku sampai di tanah air,, aku sempat menolak ikut karena aku belum ijin ke kantor,, ayahku malah bilang aku tidak perlu kerja lagi,, “Huftt..” bisa menginjakkan kaki di tanah suci untuk pertama kali tak aku sia siakan sama sekali,, aku gunakan waktuku disana untuk berdoa dan memohon petunjuk,,, aku juga memohon agar perjodohanku dengan Galih dibatalkan,, dan aku juga berdoa agar aku bisa disatukan dengan Ega… semoga Tuhan mengabulkan doaku..

Aku masih berharap bisa berpasangan dengan Ega,,

Aku berhasil merayu ayahku untuk tetap bisa kerja dan kembali ke kost.. akan aku gunakan kesempatan ini untuk meyakinkan Ega bahwa aku menolak perjodohan ini. Dan semoga dia mau mengerti,,,

Aku : “disini saja Pak,,” ucapku pada supir Taxi saat sudah tiba di depan Kost

“Senang bisa kembali kesini…” ucapku dalam hati,,,

Saat aku masuk pintu gerbang kost.. aku melihat motor Ega parkir da halaman kost..

“loh Ega disini..?” ucapku dalam hati,,,

Aku sangat senang sekali mengetahuinya,, tidak kusangka bisa secepat ini ketemu dengannya lagi,, aku berjalan dengan penuh semangat menuju ke kamarku


BERSAMBUNG

Daftar Part