. Halaman Baru Part 14 | Kisah Malam

Halaman Baru Part 14

0
309

Halaman Baru Part 14

PACARAN YUK!!

SEBELUM MEMBACA UPDATE 14.

BERIKUT INI SEKILAS APA YANG TERJADI DI BEBERAPA BULAN KEMUDIAN :


–POV EGA-

Langit sangat gelap, awan mendung itu seakan mengerti apa yang kami rasakan. Aku ditemani 3 teman wanitaku dan beberapa orang sedang berdiri menatap penuh kesedihan pada sebuah gundukan tanah di sebuah pemakaman.

Tangisan terdengar dari beberapa orang, aku mencoba tabah, sekuat tenaga aku tidak ingin menangis.

Aku tertunduk disini, kupegang batu nisan ini.. tidak menyangka begitu cepat kamu meninggalkanku, meninggalkan dia sahabat baikmu yang kini sedang menangis di atas gundukan itu.

Aku masih tidak percaya kamu sudah tiada, kenangan denganmu akan selalu kuingat.

“selamat jalan..” ucapku lirih

Perlahan air mataku menetes, kututup mataku dengan tanganku,, kedua teman wanitaku yang lain memegang pundakku, mencoba menenangkanku..

Kemudian aku berdiri dan kedua teman wanitaku itu memelukku..


Waduh siapa yang meninggal ? :hua:

Baca terus cerita ini sampai tamat ya .

UPDATE 14

PACARAN YUK!!

–POV RESTY–

“So Love me like you do”

“lo lo love me like you do”

“Oh love me like you do”

“lo lo love me like you do”

“touch me like you do”

“to to touch me like you do”

“what are yo waiting for?”

Suara merduku yang kata orang orang fals menggema di seluruh ruangan apartemen. Lagu itu menggambarkan suasana hatiku saat ini, aku lagi jatuh cinta.. xixixi. Kalian pasti tau cintaku lagi jatuh dimana.., hihihi

“Ega lagi ngapain yah..?”

Tadi waktu pulang kantor dia gak mau aku ajak nginep disini, padahal kanggggeeeennn banget. Coba aku telepon deh. Kuambil handphoneku..

Ega : Halo

Aku : Haii ga

Ega : Halo

Aku : iya haloooo

Ega : Resty? Halo..

“Ishhh lagi dimana sih dia . berisik amat”

Aku : Lagi dimana sih Ga?

Ega : Halo,,, gak kedengeran Res..

Aku : Ishh Egaaaaa huh

Ega : Nanti aku telepon lagi yah

“tuuttttt”

“aaaaaaa sebel,,, “

“lagi dimana tuh anak, kondangan mungkin yah ? berisik amat”

BEBERAPA SAAT YANG LALU

–POV EGA–

Hari ini sudah malam, hari pertama aku kerja lagi di kantor setelah 3 hari absen karena kunjungan kerja di Singapore dengan Resty. Sebenarnya hanya 10% waktu kami habiskan disana untuk kerja, 30% untuk jalan jalan dan sisanya 60% untuk bercinta. Nafsu Resty gede banget, Aku sampai ampun2 menghadapinya.

Aku lagi di sebuah klub malam bersama dengan Rendy teman kantorku, tadi dikantor dia mengajakku kesini katanya ada yang mau dibicarakan. Awalnya aku menolak karena masih sedikit capek badanku, tapi aku teringat dengan gosip yang pernah dikatakan Rendy tentang Resty. Langsung aku terima ajakannya, aku akan mencoba menggali informasi lebih detail tentang gosip itu apalagi sejak kejadian horor di singapore dimana Resty diikuti Man in Black, aku jadi penasaran apakah ada hubungannya antara pria itu dengan gosip yang pernah dikatakan Rendy.

“tringgggggggggg” handphoneku berbunyi

Aku : Halo

Aku : Halo

Suara musik DJ di klub ini kenceng banget, sampai suara orang yang telepon gak kedengaran. Siapa sih?

Kulihat layar Handphone, ternyata panggilan dari Resty.

Aku : Resty? Halo..

Aku : Halo,,, gak kedengeran Res..

Aku : Nanti aku telepon lagi yah

Dengan terpaksa aku sudahi panggilan dari Resty karena memang gak kedengaran

Rendy : “Siapa yang telepon?”

Aku : “haaah?”
Rendy : “SIAPA YANG TELEPON?” ucap Rendy dengan teriak,

Aku : “Resty..!”

Rendy : “Haaah?”

Aku : “REEEEESSSSSTTTTTTYYYYY..” balasku teriak padanya

Hadeeh,, bakalan capek kalau ngomong kayak gini terus, kutarik Rendy ke tempat yang agak jauh dari speaker. Di sudut klub tempat deretan meja sofa .

Aku : “jadi, apa yang ingin kamu bicarakan denganku?”

Rendy melihatku tajam.

Rendy : “Gimana Rasanya?”

Aku : “hah?”

Rendy : “GIIIIMMMAAAANNNAAAA RAAASAAANNNNYYYAAA?” teriak Rendy sangat kencang di depan wajahku

Langsung kudorong mukanya, kulihat orang2 disekitar kami menoleh ke arah kami karena teriakan Rendy yang seangat kencang

Aku : “aku denger Bego,, gak usah teriak.. maksudku itu apa yg kamu maksud?”

Rendy : “hehe,, sory sory, kirain masih kagak kedengeran”

Rendy : “Maksud gw, gimana rasanya ngentot dengan Resty?”

Mendengar pertanyaan tentang Resty, seketika bayangan kejadian2 panas dengan Resty di Singapore terbayang dipikranku, di pesawat, di Hotel, di Kolam Renang, di Merlion Park.

Suara nakal Resty terdengar sekilas

“Cium…”

“Ngentot yuk Ga..”

“Masuukin,,”

“Tubuhku ini milikmu..”

GLEK, aku menelan ludahku sendiri mengingat itu.

Rendy : “woi,, malah bengong lu” ucap Rendy mengagetkanku..

Aku : “ehmm.. kami gak ngapa2in disana” ucapku sedikit tersenyum kecut

Rendy : “halah gak usah boong deh lu.. lu kira gw gak ngerti apa,.”

Rendy : “Dengerin yah, kalian tu tadi pagi datang ke kantor dengan wajah yang sangat cerah, berseri seri.. bukan kayak orang baru pulang dari kerja”

Aku : “trus?”

Rendy : “kayak pasangan baru pulang honeymoon” ucapnya pelan

Segitu ketahuannya kah ? sialan Rendy mengajakku kesini malah ngomongin itu,,, kalau aku tanya2 tentang gosip Resty malah ketauan dong aku kalau enak2 dengan Resty di Singapore.

Rendy : “ya kan..?”

Aku : “Ehh……”

Rendy : “gimana bro toketnya? Mantep kan?”

Rendy : “memeknya? Masih sempit gak?”

Aku : “tidakk,,, aku..”

Rendy : “ayolah bro,, ceritakan sedikit aja” Rendy masih mendesakku

Aku : “kita gak ngapa2in disana.. seriusss” aku berbohong kepadanya

Rendy : “ahh,,, kagak asik lu..”

Rendy : “meskipun lu gak mau ngaku,, tapi gw tau kalian disana ada apa apa” berbicara sambil matanya tajam menatapku, aku hanya tersenyum.

Rendy : “beruntung banget lu Bro,, ngiri gw,, kapan ya gw bisa ngentot lagi”

Dia memalingkan pandangannya ke beberapa arah di dalam klub.. seolah sedang mengamati sesuatu.

Rendy : “Bro,,Bro,, gimana menurutmu cewek itu?”

Dia menunjuk ke suatu meja, disana sedang ada cewek lagi duduk sendirian,

Kemudian cewek itu melihat kami berdua yang sedang melihatnya.

Aku : “itu kan….. “

Rendy : “PSK”

Aku : “Haaahh?…”

Rendy : ”lihat aja tu baju yang dia pakai, apalagi sendirian aja daritadi, dia pasti menunggu pembeli”

Rendy : “toketnya kecil sih, tapi cantik banget kan bro,.”

Rendy : “Dia kesini Bro,,, pasti mau menawarkan tubuhnya.. kalau PSK nya gini sih gw mau berapapun harganya..” cewek itu sedang berjalan menuju arah meja kami.

Rendy : “Berapa tarifnya cantik? Tanya Rendy ketika cewek itu berdiri dekat meja kami

PLAKKKK..

tamparan keras meluncur di wajah Rendy dari cewek itu..

Rendy : “aduhh,, ,,” Rendy memegangi pipinya .kemudian berbisik kepadaku

Rendy : “Sepertinya Dia suka BDSM Bro,, kayaknya gw jatuh cinta sama PSK ini”

Aku : “Meta..?”

Ya , ternyata cewek itu adalah temanku Meta,, sekitar 2 minggu lalu kami bertemu di acara Reuni

Meta : “Haii.. Rega..apa kabar?!!” kami berdua bersalaman tangan

Rendy : “PSK ini temenmu Bro?”

PLAKKKK

Sekali lagi tamparan meluncur di wajah Rendy, kali ini lebih keras.

Meta : “Temenmu ni Ga..?”

Aku : “hehe.. iya Met, maafkan yah,, agak miring orangnya”

Meta kemudian menarik baju Rendy, sehingga tubuh Rendy tertarik sampai mendekat ke Meta.

Meta : “Oke,, kamu cowok mesum,, apakah aku ada tampang seorang PSK? Gpp kan Ga?” Meta meminta izinku melakukan Rendy seperti itu,,

Aku : “Silahkan,,silahkan,,!”

Rendy : “woi,,woi ,, Ga..”

Rendy : “sorry,,sorry,, lihat baju yang lu pakai” kemudian Meta melihat bajunya sendiri lalu mendorong Rendy dengan keras sampai dia terdorong ke kursi duduknya lagi

“Meta serem juga teryata..” ucapku dalam hati

Meta : “dengarkan ya cowok brengsek, kalau memang bajuku ini membuatmu tidak nyaman, aku bisa melepaskannya”

GLEKK,, Meta benar2 cewek yang berani, membuatku dan Rendy bengong sesaat.

Rendy : “Oke..” ucap Rendy dengan tampang mesumnya, lalu berbisik kepadaku

Rendy : “Gw bener2 jatuh cinta sama cewek ini”

Kemudian Meta menarik tanganku, aku diajak pergi dari mejaku,

Meta : “stop,.. diamlah disini,, mau aku tabok lagi?” ucap Meta pada Rendy saat Rendy juga ikut berdiri dari kursi..

Rendy langsung duduk lagi mendengar ancaman dari Meta.

Meta mengajakku pindah beberapa meja di depan, intinya dia tidak pengen ada rendy di dekatnya.

Meta : “Haii Ga,, gak nyangka ketemu disini,, aku selalu memikirkanmu, bagaimana kabarmu?”

Whattt ? ngapain cewek secantik Meta mikirin aku?

Aku : “memikirkanku..?”

Meta : “ehm.. maksudku kita harus saling peduli kan ? antar teman?”

Aku : “hehe iya..”

Meta : “So, Apa yang kamu lakukan disini?” tanya Meta padaku.. dengan senyum cantiknya

Aku : “Aku,,,” Meta memotong kalimatku,,

Meta : “kalian mencari PSK?”

Aku : “bukan,, bukan,,” sialan Rendy menjatuhkan Image ku..

Meta : “Hahaha, gpp kali jujur aja.. kamu kan pernah bilang tidak punya pasangan, dan kamu sudah dewasa,, so wajar jika kamu mencari pelampiasan,, daripada pakai tangan, hahaha”

Buset.. Meta ceplas ceplos banget kalau ngomong.

Meta : “Awas kena penyakit loh,,” ucapnya lirih ,,

Aku : “Bukan Met,, dia teman kerjaku, kebetulan saja tadi lewat sini lalu mampir”

Meta : “oww,, yayaya,, Yakin gak mencari PSK?”

Meta : “aku punya kenalan Lady Escort cantik,,xixixi” ucapnya lirih,,,

Aku : “hehehe..” aku tersenyum kecut..

Meta : “Apa kamu suka? Disini?”

Aku : “ehm.. tempatnya bagus,, ramai”

Meta : “bukan, maksudku kota ini..?”

Aku : “Oh,,, aku tidak menemukan perbedaan disini dengan kota sebelah, sama saja, aku juga belum pernah ke kota lainnya, jadi aku tak bisa membandingkannya”

Aku : “seolah kamu bertanya pada “Jon Snow” bagaimana rasanya di Castle Black.”

Meta : “Wow.. kamu benar2 anak perpustakaan Ga”

Aku : “itu Pujian?”

Meta : “No,,” sambil tersenyum.

Meta : “kamu sudah tau kabar tentang Dias?”

DEG, jantungku berdebar mendengar nama itu,,

Meta : “aku dikasih tau Linda kalau dia dijodohkan dan akan menikah..”

DEG

“aku sudah tau,, Dias sendiri yang mengatakannya padaku” ucapku dalam hati

Aku : “tidak,,” aku tertunduk

Meta : “Gak nyangka kita sudah pada besar..hihihi”

Meta : “kamu kapan..?”

Aku : “Pacar aja aku belum punya kan..?

Meta : “oiya…sorry sorry”

Meta : “So.. Rega,, berhubung kamu belum punya pacar”

Aku : “ya..?”

Meta : “Pacaran Yuk!!.”

BERSAMBUNG

Daftar Part

Cerita Terpopuler