. Cewek Jilbab Polos Yang Binal (Kisah Nyata) | Kisah Malam

Cewek Jilbab Polos Yang Binal (Kisah Nyata) Part 25

0
403

Cewek Jilbab Polos Yang Binal (Kisah Nyata) Part 25

Putih dan Hitam

Sudah lebih dari sebulan sejak terakhir aku bertemu yanti rasanya aku kangen juga. Padahal kami berada dikota yang sama namun karna banyaknya tugas kuliah jadi aku sibuk dan jarang berkomunikasi denganya. Sejak aku memutuskan untuk tidak melakukan hal negative bersamanya aku berusaha untuk menahan diri bertemu denganya. Aku gak mau tergoda dengan nafsuku.

Yudha : “woi zak lagi mikirin apaan serius gitu?” tiba tiba ada suara yang mengagetkanku. Dia adalah Yudha, dia sekarang menjadi temanku sejak aku masuk ke Majelis Dakwah beberapa minggu yang lalu.

Me :“ahh kamu yud kirain siapa bikin kaget aja, gak pake salam lagi.” Balasku

Yudha :“Masyaallah zak, tadi aku udah salam tapi kamu keasikan ngelamun jadi gak denger. Makanya aku kagetin.”

Me :“waduh maaf kalau gitu.Tadi lagi kepikiran sesuatu yud.”

Yudha :”mikirin apa kok sampai kayak gitu? Gak baik lho melamun itu.”

Me : “Iya yud makasih udah diingetin. Aku Cuma kepikiran sama pacarku.Sudah sebulan ini gak ketemu sejak aku mutusin untuk berubah kejalan yang baik.”

Yudha : “Astagfirullah, ternyata itu yang kamu pikirin sampai melamun. Gini zak, dalam agama kita pacaran kan gak dibenarkan karna mendekati zina. Jadi aku saranin kamu putusin dia dengan cara baik-baik. Bilang aja kamu lagi memperbaiki dirimu. Kalau emang kalian jodoh pasti dia akan bersabar dan Allah akan menyatukan kalian kembali dalam ikatan pernikahan.

Me : “Iya yud kata-kata kamu bener juga. Tapi aku masih butuh waktu untuk mantapin hatiku. Setelah semuanya siap aku akan bilang sama dia.”

Yudha : “Iya zak, semua emang butuh proses. Yaudah kita ke masjid sekarang. Bentar lagi pengajian akan dimulai.Aku tadi nyari kamu buat cepetan berangkat kesana.”

Me : “Iya maaf yud udah bikin kamu nunggu. Kita berangkat sekarang.”

Yudha menjadi orang yang sangat mensupportku untuk benar- benar berubah karna dulu dia juga sama sepertiku, namun kini dia berubah menjadi orang yang sangat baik. Mungkin karna masa lalu yang mirip jadi dia sangat ingin membantuku berubah menjadi lebih baik. Aku lebih menganggapnya saudara sendiri saat ini. Dan jujur saja hatiku menjadi lebih tenang sejak aku masuk dalam Majelis dakwah kampus. Acara pengajian dimulai tepat setelah sholat maghrib dengan tema Menghindari zina. Setelah mendengar semua isi ceramah mataku berkaca-kaca. Dosaku sungguh besar karna zina itu perbuatan yang dilaknat agama. Aku benar-benar menyesal dulu sudah berbuat salah. Aku bertekad akan sungguh-sungguh untuk berubah menjadi manusia yang lebih baik. Acara pengajian ditutup dengan sholat Isya’ berjamaah dan berdo’a.

Yudha : “zak kamu sibuk gak?”

Me : “Enggak sih yud, ada apa?”

Yudha : “gini zak, motorku kan lagi dibengkel aku mau minta tolong anterin beli buku. Sekalian aku mau kasih tau kamu buku bacaan yang bagus buat orang yang baru hijrah.”

Me : “Wah boleh juga tuh, kalau bukunya emang bagus aku juga mau beli.”

Yudha : “Oke kita berangkat sekarang, ntar keburu malem baliknya. Jam segini pasti macet lewat kota.”

Me : “Iya yud ayo berangkat sekarang.”

Sepanjang perjalanan menuju ketoko buku Yudha menceritakan padaku bagaimana awalnya dia berubah dan berhijrah, kisahnya benar-benar membuatku lebih semangat untuk berubah. Jika dia bisa aku pasti juga bisa. Itulah kata-kata yang ada dalam fikiranku. Tak terasa setelah bercerita cukup lama kami sudah hampir sampai ketoko buku yang dituju namun karna macet dilampu merah jadi agak lama juga.. Setelah jalan melewati lampu merah aku melihat kanan dan kiri pada deretan toko yang berada sebelum toko buku yang akan kami kunjungi. Sekilas aku melihat perempuan yang mirip dengan yanti sedang memilih beberapa pakaian, namun aku lihat itu kan toko untuk pakaian seksi dan minim. Apa benar itu yanti? Ahh aku mencoba untuk berfikir positif untuk apa yanti beli pakaian disana. Setelah melewati beberapa toko akhirnya kami sampai ditoko buku.

Setelah memarkirkan motor kami menuju kepintu depan. Saat itu aku melihat keramaian didepan dan jalan yang begitu padat merayap. Tepat sebelum aku masuk kedalam toko kulihat perempuan tadi didalam mobil dan sudah berganti pakaian berbeda dengan yang kulihat saat didalam toko dia masih memilih pakaian. Dan kulihat lagi wajahnya benar benar mirip dengan yanti.

Yudha : “zak, kamu kenapa?” yudha menepuk pundakku

Me : “enggak yud, kayaknya tadi aku lihat perempuan yang mirip pacarku.”

Yudha : “Astagfirullah, yah gitu zak cara setan untuk menggoda kita. Makanya kamu lebih baik putusin dia dan benar benar hijrah supaya hidup kamu lebih tenang.”

Me : “Iya sepertinya kamu bener yud, mungkin aku yang terlalu kepikiran jadinya begini.”

Yudha : “Yaudah ayo masuk kedalam, nanti aku tunjukin bukunya.”

Me : “Oke yud..Thanks ya kamu udah ngingetin aku terus..”

Yudha : “Iya itulah fungsinya sahabat.”

Kami melihat lihat beberapa buku dan yudha menunjukan buku tentang Indahnya berhijrah. Dia berkata buku ini bagus untuk kubaca dan dia juga berhasil menemukan buku yang ia cari. Setelah membayar semua dikasih kamipun pulang.

Setelah mengantar yudha kekosnya aku kembali ke kosku. Jujur saja aku masih kepikiran apakah tadi benar-benar yanti atau Cuma perempuan yang mirip denganya. Aku gak terlalu yakin itu yanti karna dulu aku pernah salah mengira, kukira itu yanti namun ternyata bukan. Kulihat Wa nya dan dia sudah off sejam yang lalu. Aku berfikir mungkin dia istirahat karna capek kerja. Aku chat beberapa kali dan gak ada balasan. Kuputuskan untuk membaca buku yang aku beli tadi untuk menghilangkan rasa bimbangku.

-Yanti-

Aku membuka mataku perlahan karna ada cahaya yang silau dari depan. Kulihat kedepan sana dan ternyata kami sudah ada dijalanan. Kulihat kesamping dan disebelahku om tarjo sedang mengemudikan mobilnya. Dan kulihat kebawah aku sudah mengenakan pakaianku kembali. Sepertinya tadi aku pingsan dan om tarjo yang memaikaikan pakaian ini padaku. Melihatku terbangun om tarjo tersenyum kearahku.

Om Tarjo : “Ternyata kamu sudah bangun sayang.”

Aku : “Iya om, kepalaku masih pusing.”

Om Tarjo : “Mungkin karna kamu belum biasa minum makanya sampai kayak gitu. Kalo udah biasa pasti gak bakal pusing.”

Aku : “Iya om aku emang gak pernah minum kayak gitu. Ini kita sampai mana om?”

Om Tarjo : “Bentar lagi juga sampai kerumahku. Mala mini kamu nginep dirumahku.”

Aku : “Tapi aku besok kan kerja om.”

Om Tarjo : “Tenang aja besok pagi saya anterin ke kos. Nanti kamu bareng andi aja berangkat kerjanya. Kata andi kalian satu tempat kerja.”

Aku : “Iya om.”

Om tarjo : “Satu lagi kamu lupa ya. Tadi aku udah bilang panggil Tuan , sekarang kamu itu lonteku. Jadi kamu harus nurut sama aku. Dan satu lagi yanti. Semua kejadian di karaoke tadi itu sudah kami rekam pake kamera. Jadi kamu jangan menghindar dariku kalau kamu pengen nama baikmu aman.Paham kan!?”

Aku : “Iya tuan, saya akan nurut sama tuan.”

Om Tarjo : “Nah gitu donk. Itu baru cewek pinter. Kamu pasti puas kalau sama aku.”

Mendengar kata-kata om tarjo membuatku sedikit lemas, lagi-lagi aku harus terjerumus kelubang yang sama karna aku tidak kuasa menahan nafsu yang ada dalam tubuhku. Aku begitu mudah mengikuti nafsu birahiku. Inilah yang terjadi sekarang, namun menyesal juga tidak berguna. Walau rasanya sedih namun aku cukup menikmati hal ini. Jujur saja karna kontol om tarjo benar- benar membuatku puas. Seakan-akan aku menginginkan untuk bersetubuh denganya lagi. Memikirkan hal itu membuat rasa sesalku hilang. Mungkin benar kalau saat ini aku sudah seperti lonte. Aku mengijinkan banyak lelaki untuk menikmati tubuhku dan aku tak kuasa menahan birahi akan hal itu.

Tak berselang lama kami sampai dirumah om tarjo. Rumahnya cukup dekat dengan kosan yang dia miliki. Mungkin hanya berjarak 300 meter. Pantas saja dia tau kalau Andi membawaku ke kosnya. Rumah om tarjo yang berlantai 2 ini cukup tinggi untuk melihat kearah jalan depan walau rumahnya bukan rumah yang paling dekat dengan jalan gang masuk kosan. Setelah memasukkan mobilnya ke garasi om tarjo mengajakku turun dan masuk kedalam rumahnya. Kulihat didalam rumahnya cukup bersih dan rapi. Dengan beberapa perabotan dan meubel khas ukiran jawa namun dipadu dengan desain modern.

Om Tarjo : “Gimana rumahku ini?”

Aku : “Sangat bagus tuan. Terlihat nyaman.”

Om Tarjo : “Iya sayangnya aku cuma sendiri dirumah. Untuk pembantu sendiri dia dateng saat pagi dan sore untuk bersih-bersih dan masak. Karna rumahnya dekat sini jadi dia bisa pulang pergi.”

Aku : “Memangnya istri dan anak tuan kemana?”

Om Tarjo : “Sudah lama kami cerai dan istri saya membawa anak saya satu-satunya keluar jawa. Dia sekarang dikalimantan.”

Aku : “Maaf tuan saya tidak tau, smoga tuan tidak tersinggung dengan pertanyaan saya.”

Om Tarjo : “gak masalah, lagian saya juga sudah gak suka sama dia. Saya ceraikan dia karna dia dulu selingkuh. Dan sejak saat itu saya jadi pengen sama cewek-cewek muda untuk hiburan.Sampai sekarang saya juga gak mikir buat nikah lagi. Aku lebih suka main sama cewek kayak kamu. Masih muda dan body seksi. ”

Aku : “Iya tuan. Saya siap membuat tuan puas.” Entah darimana aku kepikir kata-kata itu. Secara spontan aku mengatakanya.

Om Tarjo : “Saya udah lama kepikiran punya lonte yang nurut sama aku dan mau ikuti fantasi seksku. Apa kamu bersedia menuruti fantasiku?”

Aku : “Fantasi seperti apa tuan?”

Om Tarjo : “Jujur saja aku waktu lihat situs situs porno ada video yang bergenre eksib. Ada cewek yang berani membuka baju atau menunjukkan lekuk tubuhnya ditempat terbuka. Tentunya itu saat sepi dan waktu orang lain gak lihat. Aku pengen kamu lakuin hal itu.”

Aku : “Tapi itu kan bahaya tuan kalau ada yang sampai lihat.”

Om Tarjo : “Sekarang aku tanya kamu pernah ngentot ditempat terbuka? Jawab jujur”

Aku : “Pernah tuan tapi tempatnya sepi.”

Om Tarjo : “Nah itu sama aja kayak eksib, tapi bedanya eksib itu tempatnya yang lumayan rame gitu. Kamu udah bilang kan kalau tadi mau nurut.”

Aku : “Iya tuan,, saya akan turuti keinginan tuan.”

Om Tarjo : “Oke nanti kalau kamu libur kerja aku pengen kita lakuin hal itu. Masalah tempat nanti aku yang pikirin.”

Aku : “Baik tuan, saya akan ikuti keinginan tuan.”

Om Tarjo : “Sekarang kamu mandi dulu dikamar mandi belakang sana handuknya udah ada. Aku juga mau mandi dikamar atas. Setelah mandi kamu naik keatas ya. Aku tunggu. Gausah pake baju, cukup handuk aja.”

Aku : “Baik tuan.” Setelah itu om tarjo naik kelantai atas. Akupun menuju ke kamar mandi belakang. Tempatnya bersebelahan dengan dapur. Saat menuju ke kamar mandi aku melihat jam dan ternyata ini sudah hampir tengah malam. Sebelum masuk kamar mandi aku mencari hpku dan kutemukan didalam tas. Kulihat ada beberapa pesan dari Mas Rozak dan Andi.

Pesan mas rozak menanyakan kabarku dan aku lagi apa saat ini. Ada dua pesan yang masuk tadi sore dan jam 10 barusan pesan selamat tidur untukku. Entah mengapa saat ini aku tidak merasakan apa-apa setelah membaca pesannya. Apa rasa sayangku padanya sudah hilang. Aku merasa lebih puas dengan kehidupanku saat ini. Sementara pesan dari Andi menanyakan aku sudah pulang atau belum. Akupun menjawab pesan mereka seperlunya. Aku juga mengirimkan pesan ke andi kalau besok aku bareng dia berangkat ketempat kerja karna mala mini aku dirumah om tarjo. Setelah membalas pesan mereka aku kemudian masuk ke kamar mandi dan membasuh tubuhku agar terasa lebih segar. Kubersihkan juga area disekitar memekku. Sudah berapa banyak peju yang masuk didalam memekku namun aku sampai sekarang gak pernah telat datang bulan. Terakhir kali aku suntik kb udah dua bulan lebih dan saat ini aku sudah malas suntik kb. Apa emang sel telur dalam rahimku kurang subur ya. Apalagi aku suka makan pedes. Yah bagus lah kalau gitu. Setelah selesai mandi aku keluar dengan hanya mengenakan sehelai handuk. Kulihat kembali hpku dan tidak ada pesan balasan dari mas rozak maupun andi, sepertinya mereka sudah tidur. Akupun naik kelantai atas. Diatas terdapat ruang bersantai dan dua kamar. Serta balkon yang menghadap kearah jalan depan. Kulihat om tarjo sudah berganti pakaian dan duduk dibalkon melihat hp nya.

Aku : “Permisi tuan.”

Om tarjo : “oh kamu sudah selesai mandi.”

Aku : “sudah tuan..”

Om tarjo : “Bagus kalau gitu.. sekarang kamu buka handuk kamu dan duduk dipangkuanku.”

Aku menuruti kata-kata om tarjo. Setelah kubuka handukku terlihat jelas toketku yang besar dan bulat didepanya. Tanpa basa basi dia meremas kedua toketku bergantian dan menjilati pentilku..

“aaahhh tuan,, geli tuaann..” libidoku mulai naik karna rangsangan itu… Angin malam yang berhembus memberikan sensasi tersendiri. Jika ada orang yang lewat jalan depan dan melihat kearah kami pasti dia akan terkejut. Seorang wanita muda sedang memadu kasih dengan pria tua berusia 40 Tahun…Setelah beberapa menit bermain dengan toketku om tarjo menyuruhku untuk jongkok dan mengoral kontolnya.. Hanya setengah dari batang kontolnya yang dapat masuk kemulutku karna kontolnya yang begitu besar dan panjang..

Slurp slurp slurp hanya suara itu yang keluar dari mulutku… Kulihat wajah om tarjo nampak puas dengan servis mulut dariku…

Om tarjo : “Sudah cukup oralnya.. “

Aku : “ahh iya tuan..”

Om tarjo : “sekarang kamu nungging kearah jalan depan sana , aku mau genjot memek kamu.” Aku menuruti perintah om tarjo dan aku dalam posisi nungging menghadap kearah jalan depan, depan cepat kurasakan kepala kontol om tarjo menggesek bibir memekku, dan blesss. Dengan sekali hentakan kontol besar itu masuk kedalam memekku…

“aaaaaaaaaaaaahhhhhhh tuaann,, besar sekali aaahhhh ouuuuhhhh.” Aku langsung mendesah saat om tarjo menggenjot memekku, gerakan kontolnya didalam memekku benar benar terasa nikmat. Memekku diaduk aduk oleh kontol besar dan panjang…

“aaaahhhh teruuusss tuannn aaahhhhhhhh.”

“aaahh kamu suka ini kan lonte.”

“iyaahh tuann saya sukaaa ahhhhh.” Om tarjo mempercepat tempo genjotan kontolnya….

“aaaahhhhh tuannn sayya keluar.. aahhhhhh” tak butuh waktu lama orgasme pertamaku sampai.. cairan hangat keluar dari memekku. Kontol om tarjo semakin mudah mengaduk memekku didalam sana karna cairan cintaku ini.. Aku sudah merasa lemas namun kenikmatan ini begitu terasa…

“dasar lonte baru sebentar aja udah keluar…”

“iyahhh taun saya memang lontenya tuan tarjo.. ahhhh puasin saya tuan ahhhhhh.”

Om tarjo terus menggenjotku dengan cepat.. Tanganya juga meremas kedua toketku yang menggantung kedepan.. sensasinya begitu nikmat… Tiba-tiba om tarjo menghentikan gerakanya.. Ternyata didepan sana ada motor yang lewat.. Untungnya pengemudi motor itu sibuk melihat hp dan tidak melihat kearah kami.. Setelah motor itu lewat om tarjo kembali melakukan penetrasi dengan cepat….

“aahahhhhh ouuuuhhhhhh tuan aahhhhhhhhhh nikmaatttttt..”

“aaahhh lonte aku mau keluar,, rasain pejuku ini…aku hamilin kamu aaahhhhh”

“iyaah tuann ahhhhhh ouuuuhhh hamilin aku tuan aaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhh” semburan peju om tarjo mengalir deras didalam memekku.. setelah semua pejunya keluar om tarjo mencabut kontolnya.. Dan aku langsung terduduk lemas dilantai balkon ini.. Cairan hangat mengalir keluar dari memekku…Setelah mengatur nafas kami menuju kedalam kamar dan om tarjo kembali menyetubuhiku.. Entah berapa kali kami bercinta malam ini. Aku benar benar menikmatinya..

 

Cerita Terpopuler