. Cewek Jilbab Polos Yang Binal (Kisah Nyata) | Kisah Malam

Cewek Jilbab Polos Yang Binal (Kisah Nyata) Part 21

0
397

Cewek Jilbab Polos Yang Binal (Kisah Nyata) Part 21

Harapan

Malam harinya aku bersantai dikos sambil tiduran dan bermain Hp. Tak terasa dua hari yang begitu liar sudah kulewati. Aku tidak menyangka liburanku divilla menjadi pengalaman seks yang begitu luar biasa bagiku. Kulihat Hpku dan aku membuka Fb , sudah lama sekali aku tidak melihat fbku ini, ada beberapa notifikasi dan pesan yang masuk. Ternyata salah satu pesan dikirim oleh Devi salah satu teman sekolahku dulu. Dia menanyakan kabarku dan dimana aku bekerja sekarang. Akupun membalasnya dan kebetulan Devi juga masih on sehingga cepat membalas chatku. Akhirnya aku memberikanya kontak pribadiku dan kami lanjut dengan saling bertelepon. Ternyata Devi membutuhkan pekerjaan dan kebetulan sekali ditempat kerjaku masih ada lowongan yang dibuka jadi tanpa pikir panjang aku mengajaknya untuk bekerja bersamaku disini.

Devi : “Assalamuallaikum yan,, kamu apa kabar?”

Me : “Iya dev aku baik kok, kamu gimana? Baik juga kan?

Devi : “Iya yan aku sehat kok, Cuma lagi butuh kerja nih”

Me : “Bukanya terakhir kamu cerita udah kerja di café ya?”

Devi : “Iya udah lama itu yan, udah 2 minggu aku keluar karna sepi jadi gajinya dipotong.”

Me : “Ohh gitu, terus gimana deva da yang bisa aku bantu?”

Devi : “Iya kalau bisa sih aku pengen ikut kamu yan, kemarin aku tanya ibu kamu waktu ketemu dipasar, katanya kamu kerja di J***a ya?”

Me : “iya dev aku kerja dirumah makan disini. Kalau kamu mau ikut kerja bisa kok kebetulan masih ada lowongan nanti tak bilang ke bosku dulu”

Devi : “Wah makasih banget yan, kamu emang temenku yang paling baik.”

Me : “Iya sama” dev, gak usah lebay gitu ah.”

Devi : “Ehh iya yan, tapi kalau bisa sepupuku juga mau ikut kerja, kira kira masih ada lowongan buat 2 atau 3 orang gitu?”

Me : “Kebetulan banget si dev karna disini cabangnya belum lama buka dan sekarang lagi tambah rame jadi buka lowongan paling enggak buat 3 orang. Emang sepupu kamu cewek apa cowok?”

Devi : “Sepupu cowok yan, kebetulan dia kemarin kerja dipabrik tapi karna gak betah keluar deh.”

Me : “Oke deh besok tak tanya ke bosku dulu nanti aku kabarin lagi ya.”

Devi : “Iya yan, sekali lagi makasih ya..”

Me : “Iya dev sama”. Udah dulu ya aku mau istirahat nih. Bye devi”

Devi : “Oke yan bye,,, see you..”

Karna aku capek aku mematikan telpon dan aku memutuskan untuk tidur agar tenagaku pulih untuk bekerja besok pagi.

POV ROZAK –
Setelah mengantar yanti ke kosnya akupun balik ke kosku dan bersiap siap karna malam ini aku akan mengajak novi jalan jalan. Setelah semuanya siap aku langsung menuju penginapan tempat novi menginap.

Aku : “Assalamuallaikum, Novi.”

Novi : “Wa’alaikumsalam, bentar zak. Tunggu depan ya.”

Kelihatanya novi masih siap siap didalam sana, aku duduk diteras untuk menunggunya dan setelah 5 menit aku melihat novi keluar dengan pakaian yang begitu rapi dan terlihat cantik dalam balutan hijab.

Aku : “Kamu cantik banget nov.”

Novi : “Udah ah gausah gombal, dulu pernah bilang gitu tapi ninggalin.”

Aku : “Dulu kan kamu yang minta putus.”

Novi : “Ini mau nostalgia apa jalan jalan nih jadinya?”

Aku : “Iya udah jangan dibahas lagi kalau gitu, yuk jalan sekarang, ntar keburu malem baliknya.”

Novi : “Aku pengen ke taman pelangi zak, anterin kesana ya.”

Aku : “Oke siap tuan putri.”

Novi : “Apaan sih gajelas kamu.” Novi tersenyum dengan rayuan dariku. Aku sangat senang melihatnya tersenyum karna dulu aku pernah membuatnya menangis.

Aku langsung memacu motorku melewati ring road dan akhirnya setelah 20 menit perjalanan kami sampai di taman pelangi, tempat ini sangat indah dan menarik dimalam hari. Begitu banyak lampion dan berbagai bentuk dengan lampu aneka ragam. Novi nampak senang saat memasuki tempat wisata ini. Kami pun berkeliling dan mengabadikan beberapa momen dengan kamera. Setelah puas jalan jalan kami pergi ke alun alun dan membeli makan disana. Rasanya aku sangat bahagia karna bisa bersama novi lagi, namun aku tidak tau apakah bisa kembali bersamanya karna aku sudah memiliki yanti. Tanpa terasa waktu sudah menunjukan pukul 10 malam dan aku harus mengantar novi kembali ke penginapan..

Novi : “zak makasih ya udah nemenin aku jalan jalan. Kayaknya aku besok langsung balik lagi deh karna ada tugas mendadak.”

Aku : “Kamu pulangnya naik apa nov? mau aku beliin tiket?”

Novi : “gausah aku udah mesen tiket kereta kok.”

Aku : “jam berapa besok kamu berangkat biar aku anter ya.”

Novi : “gak usah , aku nanti naik ojek aja deh. Aku gak mau repotin kamu. Aku juga gak mau pacar kamu mikir aneh aneh kalau tau kita jalan bareng.”

Aku : “Tapi nov..” (tanpa sempat aku melanjutkan kata kata novi menutup bibirku dengan jarinya.)

Novi : “Cukup aku yang dulu kamu sakiti. Jangan kamu ulangi kesalahan kamu. Dan jaga baik baik pasangan kamu. Jangan sampai perbuatan kita dulu kamu ulangi padanya.”

Aku : “Iya nov. maaf aku udah banyak salah.Aku akan inget kata-katamu itu. Kalau gitu aku balik dulu ya. Assalamuallaikum.”

Novi : “Wa’alaikumsalam.” Novi langsung masuk ke kamar dan menutup pintu sementara aku masih memikirkan kata katanya itu dan aku menjadi menyesal sudah merusak yanti seperti sekarang. Mataku berkaca kaca , betapa bodohnya aku.. Aku harus merubah semuanya mulai sekarang.

POV Yanti –
Keesok paginya aku terbangun saat mendengar adzan subuh berkumandang. Akupun menunaikan kewajiban untuk ibadah. Karna masih pagi aku memutuskan untuk pergi jogging terlebih dahulu agar lebih fresh, sudah lama juga aku gak olahraga. Akupun berganti pakaian dengan baju dan celana untuk olahraga dan memakai sepatu. Aku memutuskan untuk jogging berkeliling dekat kosku sampai ke jalan raya. Ternyata banyak juga yng jogging tiap pagi tapi aku baru tau karna baru pagi ini aku jogging..
Setelah jogging selama 15 menit aku mulai lelah dengan nafas yang sudah berat. Akupun memutuskan untuk beristirahat sebentar sebelum kembali ke kosku untuk mandi dan siap siap bekerja. Saat aku duduk untuk beristirahat ada seseorang yang menyapaku.

“Pagi mbak yanti.” Sapa orang itu, akupun menoleh dan ternyata itu adalah Rudi

Me : “Ehh kamu rud, kirain siapa.”

Rudi : “Habis jogging ya mbak?”

Me : “Iya rud. Emangnya kamu pikir lagi ngapain pakai baju olahraga gini.”

Rudi : “Hehe iya ya. Kelihatan seksi kalau pake baju olahraga mbak.”

Me : “ahh kamu bisa aja. Kamu darimana?”

Rudi : “Tadi beli sarapan mbak terus aku lihat mbak lagi duduk jadi aku samperin.”

Me : “Ohh gitu. Kamu jalan kaki sampe sini?”

Rudi : “Itu motorku mbak parkir didekat warung.Kan kosku lumayan jauh dari sini kalau jalan lama.”

Me : “Wah pas banget anterin aku ke kos ya, aku capek nih habis jogging.”

Rudi : “Oke boleh deh, ayo kalau gitu.”

Kemudian rudi mengambil motornya dan mengantarkanku balik ke kosku. Sikapnya lebih kalem sekarang. Sepanjang jalan dia jarang ngajak ngomong. Dia jarang menggodaku padahal dulu sering menggodaku. Apa ada sesuatu sama dia ya. Hmm tapi yasudahlah mungkin firasatku aja. Setelah mengantarku Rudi langsung pamitan , aku langsung masuk ke kamarku dan segera menuju kamar mandi untuk mandi dan bersiap untuk berangkat kerja.

Skip Skip

Setelah ditempat kerja aku menunggu bosku bang anwar untuk menanyakan lowongan kerja untuk Devi smoga saja belum ada yang mengisi lowongan kerja itu . Bang anwar selalu datang saat siang untuk mengecek keadaan tempat kerja kami. Baru aku tungguin panjang umur juga bang anwar dateng bareng istrinya mbak ismi. Seperti biasa karna aku jadi kepala cabang disini jadi aku harus memberikan laporan kepadanya terlebih dahulu.

Bang Anwar : “Assalamuallaikum, gimana hari ini rame gak yan?”

Me : “Wa’alaikumsalam, Alhamdulillah rame bang.”

Bang Anwar : “Alhamdulillah kalau gitu.. Bulan ini pelanggan kita meningkat jadi pelayanan kita juga harus maksimal agar mereka menjadi pelanggan setia ditempat kita.”

Me : “Iya bang, temen temen disini selalu bekerja secara maksimal kok, ngomong ngomong soal kerjaan, aku ada temen yang mau ikut kerja disini bang. Lowongan kemarin sudah ada yang ngisi belum ya?”

Bang Anwar : “Itu sih istri saya yang seleksi coba tanya sama mbak ismi.”

Mbak Ismi : “Belum ada kok yan, aku rasa belum ada yang cocok. Kalau temen kamu ada yang mau kerja disini boleh kok. Aku lebih percaya kalau kamu yang cariin.”

Me : “Ahh mbak ismi bisa aja. Kebetulan temenku punya pengalaman kerja dicafe mbak jadi aku yakin kerjanya bagus. Tapi dia juga ngajak sepupunya 2 orang. Boleh gak kira kira?”

Mbak Ismi : “Yaudah suruh mereka kesini besok atau lusa, nanti biar ketemu sama aku dulu. Nanti kalau mereka emang niar kerja disini akan aku terima.”

Me : “Iya makasih mbak nanti aku kabari mereka.”

Mbak Ismi : “Iya sama sama yan, yaudah aku sama bang anwar pamit dulu ya. Assalamuallaikum”

Me : “Iya mbak.Wa’alaikumsalam.”

Skip skip.

Setelah pulang kerja malam harinya aku kembali menghubungi Devi dan mengatakan padanya untuk segera kemari bersama sepupunya. Devi setuju untuk kemari besok siang bersama sepupunya, mungkin sore dia akan sampai. Karna sore aku masih bekerja aku meminta mas rozak untuk menjemputnya , kemudian aku memberikan alamat dan kontak maz rozak kepada devi, aku juga sudah menghubungi mas rozak dan dia bersedia membantuku.

Skip skip.

POV ROZAK –
Aku menerima chat dari devi dan dia mengatakan sudah hampir sampai. Aku memberikanya lokasiku saat ini agar dia menuju kemari. Aku menunggu di sebuah café yang berada dipinggir jalan raya sehingga dia lebih mudah untuk menemukan tempat ini.. Setelah 20 menit aku menunggu akhirnya devi kembali mengirim pesan dan mengatakan dia sudah sampai depan. Akupun membayar ke kasir dan segera keluar café. Kulihat devi dan 2 orang laki laki yang tidak diragukan lagi itu sepupunya.

Aku : “Assalamuallaikum , devi ya?”

Devi : “Wa’alaikumsalam, iya mas.”

Aku : “Panggil aja rozak. Terus ini sepupu kamu itu ya?”

Devi : “Iya mas, ini aris sama andi.

Andi : “Andi mas.” Andi mengenalkan dirinya dan bersalaman denganku begitu pula dengan aris.”

Aku : “Yaudah kita kekosnya yanti sekarang aja sambil nunggu dia pulang kerja. Paing sejam lagi dia udah pulang kok.

Aku mengajak mereka untuk menuju kosnya yanti dan menunggu disana. Setelah 20 menit perjalanan kamipun sampai. Dan setelah kami ngobrol kesana kemari akhirnya yanti sudah pulang kerja.

Yanti : “Assalamuallaikum. Wah rame banget nih, kosku jadi tempat nongkrong.”

Aku : “Wa’alaikumsalam. Iya nih habisnya aku gak tau harus ngaja mereka kemana jadi langsung kesini aja.”

Devi : “wa’alaikumsalam, iya yan. Aku kangen sama kamu udah lama kita gak ketemu.”

Yanti : “Iya dev aku juga. Ini sepupu kamu ya?”

Devi : “Iya yan, kenalin ini aris dan andi.”

Setelah itu mereka saling berkenalan dan yanti mempersilahkan kami masuk. kami ngobrol lumayan lama sampai gak kerasa udah memasuki waktu isya’. Karna masih ada tugas aku ingin pamitan sama mereka.

Aku : “aku masih ada tugas nih, aku balik duluan ya yan.”

Yanti : “Iya mas, hati hati dijalan.”

Aku : “Nanti aris sama andi mau tidur dimana?”

Yanti : “Hmm iya ya belum dipikirin malah.”

Aku : “Yaudah sama aku aja dulu. Besok baru cari kos deket tempat kerja. Kan besok sekalian mereka masuk kerja.Kalian setuju gak?”

Andi : “Aku ikut aja mas, kalau mas mau kasih tempat ya Alhamdulillah.”

Aris : “Iya mas. Kami sih ngikut aja.”

Aku : “Yaudah ayok bareng aku kita ke kosku sekarang.”

Aku , andi dan aris pamitan kepada yanti dan devi . kami menuju ke kosku. Jujur saja aku kasian sama mereka, mereka berdua ini tipe orang pendiem dan wajah yang kelihatan orang kampung banget. Sementara devi juga wajahnya mirip sama sepupunya ini. Setelah 20 menit akhirnya aku bersama mereka berdua sampai kos juga. Aku mempersilahkan mereka untuk istirahat sementara aku harus ke kos temenku untuk mengerjakan tugas kelompok.

Aku : “Anggap aja tempat kalian sendiri ya, yang penting kalian nyaman tinggal disini.”

Andi : “Mau kemana mas rozak?”

Aku : “Aku masih ada tugas kuliah jadi mau ketempat temenku dulu.”

Andi : “Makasih ya mas udah bolehin kita tinggal sementara disini, hati hati dijalan mas.”

Aku : “Iya sama-sama.”
Akupun pergi meninggalkan mereka berdua dikosku.

-Bersambung-