. ewek Jilbab Polos Yang Binal (Kisah Nyata) | Kisah Malam

Cewek Jilbab Polos Yang Binal (Kisah Nyata) Part 12

0
454

Cewek Jilbab Polos Yang Binal (Kisah Nyata) Part 12

-SEBUAH PENGAKUAN-​

-ROZAK-

Aku terdiam karna apa yang kulihat , apa maksudnya gambar ini? Disini alfian mengirimkan gambar wanita yang matanya ditutup kain hitam dan tanganya diikat diranjang.. Ditambah lagi toketnya terlihat mmbusung karna baju dan bhnya tersingkap keatas.. Kuperhatikan lagi tubuhnya sangat mirip dengan yanti, dan aku baca kembali chat mereka , dan aku cukup terkejut dengan chat mereka beberapa hari yang lalu.

A : Alfian

Y : Yanti

(Chat Alfian dan Yanti)

A : Malam dek

Y : Iya malam juga mas

A : Keluar yuk dek, mas kangen pengen ngajak jalan jalan. Udah lama kan kita gak jalan jalan malam.

Y : Aku lagi males mas, capek kok.

A : Nanti kalau capek tak pijitin dek.

Y : Emang mas alfian bisa mijit??

A : Bisalah, kan dulu waktu mas pijitin kamu sampai mendesah gitu.

Y : Eh kok sampe situ bahasnya. Itu kan mas alfian mijitnya nakal.

A : Nakal nakal gitu tapi kamu kan suka

Kemudian setelah chat itu alfian mengirimkan gambar tadi dan aku baca lagi chat setelahnya.

A : Kamu kelihatan nafsuin banget kalau digituin dek. Apalagi toketmu gede gitu.

Y : Ih kok malah disimpan sih gambarnya, hapus donk mas .. Ntar ada yang lihat gimana?

A : Kan Cuma mas sama kamu yang tau, gak ada yang brani lihat hpku dek jadi aman.

Y : Awas aja kalau ada yang tau ya.

A : Iya deh,, mas pengen nih.. ayo temenin bentar mala mini dek.

Y : Besok besok aja ya mas, aku beneran capek nih. Nanti kalau mas nakal akunya tambah capek donk

Kemudian diakhir chat alfian mengatakan kekecewaanya karna yanti tidak mau diajak keluar. Berarti dugaanku benar foto itu adalah yanti. Sejak kapan dia berhubungan sedekat itu dengan alfian. Kenapa dia tega kepadaku? Saat ini rasa kecewa dihatiku begitu besar dan rasanya ingin aku marah kepadanya. Namun saat aku menoleh dan melihat wajahnya yang begitu polos saat tertidur aku menjadi bimbang, apa aku kuat untuk marah padanya. Mungkin sebaiknya aku menanyakan dulu tentang hal ini besok pagi. Aku kemudian menyusul yanti tidur dan aku kembali melihat wajahnya sebelum memejamkan mata. Entah apa yang harus kukatakan besok. Yang jelas rasa kecewa dihatiku tidak akan lega sebelum mendengar penjelasan darinya.

Tak terasa adzan subuh sudah berkumandang dan membangunkanku dari tidurku. Kulihat disampingku yanti masih tertidur, kemudian aku menuju ke kamar mandi untuk mandi wajib dan kemudian menunaikan kewajibanku. Setelah selesai beribadah entah sejak kapan yanti bangun , kulihat dia sudah merapikan selimut dan tersenyum saat melihatku. Ya Tuhan senyumanya membuatku bimbang , apakah harus kutanyaan atau tidak tentang chat dan gambar itu.. Dengan sedikit keberanian akhirnya aku memantapkan niat untuk menanyakanya..

“Udah bangun ya, aku pikir mau tidur sampai siang.”

“Ya enggak lah sayang , kan aku nanti kerja.”

“Aku mau nanya sesuatu sama kamu dek.”

“iya mas mau nanya apa?”

“Tadi malam hp kamu bunyi dan aku denger, kemudian aku baca da nada panggilan masuk dari alfian. Kalian ada urusan apa kok dia malam malam gitu telpon.”

“emm ya gak tau mas, mungkin masalah kerjaan kan bisa aja.” Yanti menjawab dengan sedikit terbata bata.

“sebaiknya kamu jujur ada dek, aku udah lihat chatmu sama dia juga. Disitu dia ngirim gambar dan chat kalian begitu dekat dan dari situ aku tau kalian ada sesuatu.” Setelah mendengar kata kataku yanti menunduk dan saat kuangkat wajahnya dia meneteskan air mata..

“Aku minta maaf mas. Kamu tau kan aku jadi orang gak enakan sama orang lain. Mas alfian itu banyak bantuin aku dan ternyata dia suka sama aku dan dia nembak aku.. Kata temen temen nyuruh terima karna sudah banyak pengorbanan dia bahkan katanya aku ketrima kerja disana dulu karna dia rekomendasi ke bos waktu lihat aku daftar kerja. Tapi setelah menjalani hubungan beberapa hari dia ngajak aku jalan. Dan dia nglakuin hal itu, aku waktu itu udah tidur karna ngantuk tapi dia ngajakin begitu. Aku sempet nolak tapi karna dirayu dan dirangsang jadinya sulit untuk nolak mas, tapi dia gak sampai main bawah jadi aku masih perawan.” Yanti menjelaskan semuanya sambil menangis. Aku tau dia memang tipe orang yang sulit menolak karna gak enakan sama orang lain. Apalagi jika orang itu sudah berkorban untuknya. Tapi tetap saja harusnya dia tidak boleh seperti itu.

“Aku maafin kamu karna aku tau sifatmu gimana dek, kamu itu orang yang baik tapi karna terlalu baik kamu jadi kurang tegas dan mudah dimanfaatin. Aku minta kamu untuk ngmong jujur sama alfian. Apapun responya nanti pokoknya kamu harus mengakhiri hubungan sama dia. Kalau nanti dia nekat untuk sebarin foto kamu aku yang akan datengin dia.”

“Iya mas , nanti aku bakal ngomong sama dia. Aku minta maaf mas, maafin aku. Aku yang bodoh karna bisa selingkuh. Padahal kamu begitu dewasa dan pengertian sama aku”

“Iya aku maafin kok, tapi jangan pernah ulangi lagi karna sabar juga ada batasnya.”

“iya sayang, aku janji.” Kemudian yanti memelukku sambil meneteskan air matanya itu. Aku yang tidak tega melihatnya menangis lalu menghapus air matanya dan menyuruhnya untuk tersenyum. Entah kenapa dengan melihat senyumnya rasa marah dan kecewaku dapat hilang. Dia perempuan yang baik dan pilihan hatiku.

Setelah yanti merasa tenang akhirnya aku menyuruhnya untuk mandi dan siap siap berangkat kerja. Setelah dia mandi dan bersiap siap akupun mengajaknya membeli sarapan dan mengantarkanya ketempat kerja.

-YANTI-

Aku merasa begitu bodoh dan menyesal dengan apa yang sudah kuperbuat. Betapa bodohnya aku menduakan cintanya, laki laki yang begitu tulus padaku. Setelah aku berterus terang kepada mas rozak namun dia tetap mau memaafkanku dan tidak marah denganku rasanya aku benar benar berdosa kepadanya. Saat ini mas rozak sedang memboncengku ketempat kerja. Aku memeluknya dari belakang rasanya aku tidak mau melepaskan pelukan ini, begitu nyaman saat bersamanya. Namun tak terasa setelah 15 menit akhirnya sampai juga ditempat kerja. Kulihat belum ada yang datang dan kulihat jam baru menujukan pukul 6.20 pagi. Setelah berpamitan mas rozak meninggalkanku pergi dan akupun membuka pintu rumah makan tempatku bekerja. Setelah memasukan tasku tak berselang lama teman temanku datang. Kulihat hpku dan ada chat dari mas alfian yang baru masuk, kemudian aku membalasnya dan menyuruhnya untuk datang ketempat kerjaku siang nanti. Aku menyuruhnya datang siang karna dia memberi kabar kalau hari ini dia ambil cuti kerja.

Waktu istirahat makan siangpun tiba dan kulihat mas alfian datang kemudian aku mengajaknya ngobrol dibelakang dan menyuruh salah satu temanku untuk menggantikan di kasir.

“Mas aku mau ngomongin sesuatu sama kamu.”

“Ada yan? Kok kayaknya tegang gitu wajah kamu?”

“Aku gak bisa lanjutin hubungan kita mas, maaf sebenernya aku nerima mas alfian karna aku lihat perjuangan mas buat aku. Tapi sekarang aku gak mau bohong, sebenernya aku udah punya pacar saat mas alfian deketin aku, sebelum aku cerita mas alfian malah udah nembak aku dan aku bingung harus gimana, akhirnya saran dari beberapa temen nyuruh aku untuk nerima mas alfian. Sekarang aku gak bisa lagi bohongi perasaanku mas. Maaf ya kalau aku dulu gak jujur sama kamu.” Mendengar ucapanku mas alfian terdiam sejenak dan kulihat raut wajahnya yang kecewa dengan ucapanku. Setelah beberapa saat akhirnya dia membalas ucapanku

“Jujur aja sih aku kecewa yan, kenapa baru sekarang kamu cerita. Kenapa gak sejak awal biar aku gak berharap sama kamu.”

“Iya aku minta maaf mas salahku juga karna gak bilang dari awal. Sekarang aku minta sama mas alfian tolong lupain perasaan mas buat aku. Aku gak bisa lanjutin hubungan kita.”

Tanpa menjawab apapun mas alfian langsung pergi keluar dan meninggalkan tempat kerjaku. Aku merasa bersalah karna tidak jujur dari awal, pasti mas alfian saat ini kecewa dan marah banget sama aku.

SKIP SKIP

Sudah seminggu berlalu sejak aku memutuskan hubungan dengan mas alfian dan sejak saat itu mas alfian tidak pernah menghubungiku lagi. Sampai akhirnya hari ini ada chat masuk dari mas alfian.

“Nanti sore aku jemput ketempat kerja kamu ya dek, aku udah maafin semuanya. Sebagai tanda damai aku pengen ngajak kamu makan.” Membaca chat itu membuatku sedikit lega dan akupun mengiyakan ajakan mas alfian.

“Iya mas nanti malam jemput di depan tempat kerja aja ya.”

Malampun tiba aku balik ke kos dulu untuk mandi dang anti pakaian kemudian siap siap untuk pergi. Akupun jalan kaki ke depan tempat kerja untuk menunggu mas alfian. Setelah menunggu 5 menit akhirnya mas alfian dateng dan aku langsung naik ke motornya. Kami pun mengobrol santai diatas motor.

“Kita mau kemana ni mas?”

“Cari makan aja dek. Gimana kalau ke alun alun?”

“boleh mas ayo lah brangkat.” Kemudian mas alfian memacu motornya ke alun alun dan setelah mendapat tempat parker kami berjalan jalan mengitari alun alun , setelah berjalan beberapa menit akhirnya ada yang jualan sate akupun mengajak mas alfain untuk makan disana. Hampir satu jam kami di alun alun makan dan ngobrol serta jalan jalan melihat sekitar. Aku senang mas alfian dapat menerima keputusanku dan dia sudah tidak marah karna hal itu.

“Eh dek mala mini ada konser band S** lho di stadion, kamu mau nonton gak? Kebetulan mas udah beli tiket nih, ya walaupun ini tiketnya temenku. Karena dia ada urusan lain jadi tiketnya dikasih ke aku. “

“Aku lumayan suka sih mas sama band itu , tapi nanti kalau pulangnya terlalu malem gak enak sama tetangga kos mas.”

“Ayolah dek kan kosmu yang sekarang gerbangnya gak tutupan kayak dulu jadi masih bisa masuk kalau pulang terlalu malam.”

“hmm iya deh mas ayo kesana.”Akhirnya aku menerima ajakan mas alfian.Kamipun menuju ke stadion dan benar aja udah rame banget penonton yang hadir disini. Saat kami sudah masuk dan menunjukan tiket suasana di dalam benar benar ramai bahkan sulit untuk maju lagi jadi kami berada diposisi belakang. Konser pun segera dimulai dan tiba tiba kurasakan ada yang menetuk pundakku saat aku sedang fokus melihat kedepan.

“mbak yanti” tiba tiba aku mendengar suara yang tak asing. Rupanya itu rudi yang menepuk pundakku tadi. Ternyata dia nonton konser disini dengan beberapa temanya .

“eh kamu rud, kirain siapa tadi colek colek pundakku.”

“hehehe maaf mbak habisnya aku heran lihat mbak nonton konser disini kirain gak suka nonton konser.”

“sebenernya gak terlalu suka tapi aku diajakin nih sama mas alfian.” Akupun mengenalkan rudi kepada mas alfian dan menjelaskan bahwa rudi adalah salah satu karyawan yang baru masuk dicabang baru rumah makan tempat kami bekerja. Akhirnya konser pun mulai dan kami fokus mendengarkan lantunan music yang dibawakan oleh salah satu band favoritku ini. Kamipun ikut bergoyang dengan irama music yang dimainkan. Setelah beberapa lagu dibawakan mas alfian yang berada disampingku meminta ijin untuk menerima telepon kemudian dia kebelakang untuk menerima telpon , setelah 10 menit akhirnya mas alfian kembali.

“yan maaf nih kita bisa pulang sekarang gak?

“emang ada apa mas kan ini baru 3 lagu , baru pembukaan loh.”

“ini ada urusan penting mas harus pulang.”

“emm yaudah deh kalau gitu.”

“kenapa gak bareng aku aja mbak pulangnya? Kebetulan aku tadi bawa motor sendiri soalnya temenku ada yang gak ikut tadi kamu Cuma bertiga.” Rudi menawarkanku untuk pulang bareng denganya . Karna konser baru mulai akupun mengiyakan saran rudi dan akhirnya mas alfian pamitan pada kami untuk pulang duluan. Akupun ikut nganter mas alfian keluar dan menaruh helmku di motornya rudi kemudian aku masuk lagi kedalam untuk lanjut menonton konser. Akhirnya setelah 2 jam konser selesai dan jam sudah menunjukan pukul 11 malam. Aku dan rudi mengambil motor dan kemudian kami pulang ke kos. Baru juga setengah jalan ternyata hujan turun lumayan deras sehingga bajuku jadi basah.

“Rudi bisa nepi dulu gak? Deras banget nih kamu gak ada jas hujan?”

“waduh gak bawa mbak kirain gak bakal hujan soalnya tadi cerah waktu berangkat.”

“nepi dulu aja nunggu hujan berhenti.”

“bentar lagi sampe kosku mbak mending ntar neduh dikosku bentar, itu tinggal belok kanan didepan.” Akhirnya aku ikut dengan rudi meneduh dikosnya. Ternyata benar belok bentar udah sampe. Kos daerah sini ternyata masih sepi dan sampingnya pun masih lahan kosong , disini ada 6 kamar kulihat dan kamar rudi yang paling ujung. Rudi memasukkan motornya kedalam, setelah motornya berhenti aku langsung bergegas berteduh di teras. Dingin sekali malam malam gini kehujanan. Kulihat bajuku juga basah, karena aku pakai baju warna putih jadi warna bhku kelihatan jelas nyeplak dari dalam. Saat aku menoleh kulihat rudi sedikit melirik kearahku sambil membuka pintu kamarnya. Aku yakin dia pasti memeperhatikan tubuhku dengan pakaian basah begini bajuku begitu kusut dan menempel ketat ditubuhku sehingga bentuk tubuhku terlihat jelas. Tak berselang lama setelah masuk kamar ternyata rudi sudah ganti baju dan membawakanku teh hangat.

“Masuk aja sini mbak diluar dingin masih hujan.” Seumur umur aku belum pernah masuk ke kamar kos cowok selain pacarku jadi aku agak ragu menerima ajakan rudi namun karna sangat dingin diluar akhirnya aku masuk. Saat aku masuk ke dalam rudi tiba tiba menutup pintu kamar.

“kenapa ditutup rud?”

“kalau gak ditutup kan sama aja kayak diluar mbak anginya bisa masuk.” Benar juga kata kata rudi barusan kemudian dia menyodorkan teh itu padaku

“ini mbak diminum dulu biar hangat, kasian mbak yanti sampe basah semua gitu bajunya. Tak ambilin handuk ya mbak.” Kemudian aku meminum teh dari rudi dan dia kembali dari belakang membawakanku handuk. Hujan diluar masih deras dan aku tak tau harus menunggu sampe berapa lama disini. Akhirnya the yang disuguhkan rudi pun habis, padahal cukup panas namun karna tubuhku terasa dingin jadi aku cepat menghabiskanya.

“mbak mau ganti baju gak? Kalau mau pake bajuku aja mbak daripada mbak bajunya basah gitu ntar masuk angina.”

“emm gimana ya rud ntar malah ngrepotin.”

“gakpapa mbak santai aja sama temen sendiri kok.”

“emm boleh deh..” akhirnya rudi memilihkan baju bajunya yang agak kecil untukku.. Setelah itu dia memberikan celana pendek dan baju untuk kupakai. Akupun ijin untuk ganti ke kamar mandi dan kemudian kulepas pakaianku satu persatu sampai aku benar benar telanjang bulat.. Entah kenapa saat aku telanjang bulat dikamar mandi rasanya adrenalinku meningkat apa mungkin karna aku lagi didalam kamar cowok yang baru beberapa minggu aku kenal. Aku jadi membayangkan gimana kalau dia melihatku telanjang seperti ini .. ahhh kenapa aku ini ,, kenapa aku malah jadi terangsang begini.. putingku menjadi mengeras karna memikirkan hal itu. Tapi sejenak kutepiskan perasaan nafsuku itu. Kemudian aku memakai baju dan celana pendek dari rudi. Hmm lumayan pas sih. Karna dalamanku basah semua jadi aku tidak memakai dalaman .. smoga aja rudi gak menyadarinya ( batinku dalam hati ). Akupun memasukkan pakainku yang basah kedalam kantuk plastic dan memasukkanya dalam tasku.. Dan akupun kembali kedepan.Saat aku kembali kulihat rudi menatapku dengan tatapan terheran heran.

“kamu lihatin apaan sih rud?”

“ehh enggak mbak maaf tapi penampilan mbak beda banget kalau pakai celana pendek dan kaos begitu. Mbak juga kulitnnya putih dan mulus.”

“ah kamu bisa aja , dasar ya cowok itu sukanya gombal.” Karena aku tidak memakai dalaman setiap bergerak sedikit putingku bergesekan dengan baju yang kukenakan dan rasanya geli sekali. Haduh kenapa jadi begini gara gara gesekan ini aku menjadi bernafsu kembali. Beberapa saat kemudian kurasakan aku mengantuk , dengan suara hujan yang masih deras begini aku yakin masih lama hujan reda ..

“hoaamm aku udah ngantuk nih rud.”

“yah gimana mbak ini hujanya masih deras gak mungkin aku nganterin mbak yanti apalagi gak ada jas hujan.”

“yah gimana donk hooamm.” Baru selesai bicara aku langsung memejamkan mata , tak tau kenapa rasanya berat menahan rasa kantuk ini…

-Bersambung-

 

Cerita Terpopuler