. Cewek Jilbab Polos Yang Binal (Kisah Nyata) | Kisah Malam

Cewek Jilbab Polos Yang Binal (Kisah Nyata) Part 10

0
500

Cewek Jilbab Polos Yang Binal (Kisah Nyata) Part 10 -Rasa Curiga Part 2-

-Rozak-

Tiba tiba aku terbangun karena sakit perut dan langsung kekamar kecil, setelah kembali ke kamar kulihat jam menunjukan pukul 2 dini hari. Aku kembali melihat hpku dan tidak ada balasan dari pacarku, kenapa dia tidak membalas chatku . Akupun membuka fb dan kulihat dia juga tidak aktif dari kemarin pagi. Jujur saja dia tidak pernah seperti ini, aku jadi curiga kenapa dia sampai gak ngasih kabar. Namun saat kulihat profil fbnya ada yang men tag foto dan kulihat itu foto yanti sedang makan malam, dan nama akun yang mengupload foto itu adalah alfian. Benar dugaanku dia pasti pergi bareng alfian, lalu kemana dia ? kenapa sampai jam segini gak ngasih kabar? Kecurigaanku semakin meningkat namun aku berusaha tetap positif thinking kepada pacarku, mungkin dia sudah balik kos dan mengantuk jadi langsung tidur. Setelah beberapa saat akhirnya aku memutuskan tidur lagi.

-Alfian-

Setelah yanti masuk ke kamar aku kembali duduk diruang tengah dan mengambil hpku , aku lihat beberapa foto yang kuambil saat kami makan malam tadi, dan aku akhirnya mengupload beberapa foto kea kun fbku dan ku tag di fbnya yanti juga. Aku sangat senang karna ini adalah kencan pertama kami setelah resmi jadian. Akhirnya aku bisa mendapatkan yanti yang sangat aku idamkan, sejak pertama melihatnya mendaftar kerja aku sudah tergoda oleh kecantikan dan bentuk tubuhnya yang indah itu. Benar benar sempurna ciptaan Tuhan satu ini. Saat aku sedang asik memandangi foto yanti tiba tiba ada pesan masuk dari temen temenku , pesan itu dari ucil yang tinggal di basecamp ini, ternyata mereka mala mini gak pulang ke basecamp karena masih hujan , mereka menginap di tempat temen mereka yang dekat dengan stadion tempat konser. Itu artinya mala mini aku hanya berdua dengan yanti disini. Kulihat sekilas pintu kamar yang ditempati yanti terbuka, akupun mengintip melalui selah selah pintu yang terbuka, kulihat dia dalam posisi tidur terlentang dan jilbabnya terbuka, kulihat belahan dadanya yang montok terlihat jelas dan begitu menggoda. Karena temanku gak ada yang pulang aku putuskan untuk memasukkan motorku ke garasi dan mengunci pintu depan terlebih dahulu.

-Yanti-

Setelah beberapa saat tertidur tiba tiba aku mendengar ada yang membuka pintu namun karna mengantuk aku mengabaikanya dan tetap memejamkan mataku, sampai akhirnya kurasakan ada yang naik ketempat tidur. Aku sedikit membuka mata dan samar samar kulihat wajah mas alfian yang tepat berada didepan wajahku.. Saat aku masih berusaha membuka mataku kurasakan sebuah kecupan dikeningku. Aku yang terkejut langsung membuka mataku lebar lebar.

“mas alfian ngapain kesini?”

“aku mau nemenin kamu tidur dek”

“tapi mas kita kan bukan muhrim. Jadi gak boleh kayak gini.”

“kita kan udah pacaran dek, lagian wajar kan jaman sekarang kayak gini.”

“iya mas tapi aku gak mau kita pacaran kayak gini.”

“mas udah lama gak ngrasain kehangatan perempuan dek, udah lama mas gak pacaran. Dulu pacaran Cuma pelukan doank gak pernah macem-macem”

“yaudah mas aku mau peluk mas tapi jangan minta aneh aneh ya.”

Tanpa disuruh mas alfian langsung memeluku namun karena posisiku sedang terlentang dapat kurasakan dadaku yang terhimpit dan aku merasa dibawah sana ada benda menonjol yang menekan diatas vaginaku , walaupun dari luar celana namun begitu terasa, aku yakin mas alfian sudah begitu terangsang. Kemudian mas alfian bangun dan membawa sebuah kain hitam, aku tak tau darimana dia mendapatkanya.

“Aku mau kamu pakai ini dek.”

“apa ini mas?” mas alfian menyodorkan kain itu padaku

“Pakai aja untuk tutup mata kamu. Mas janji gak akan sampai menodai kamu kok.”

Mendengar hal itu aku menurut saja padanya, entah kenapa aku penasaran dengan apa yang akan dilakukan padaku sehingga aku mengikuti keinginan pacar keduaku ini. Akupun mengenakan kain itu dan menutup mataku, dan yang terlihat hanya kegelapan semua terasa gelap. Lalu mas alfian menyentuh pundaku.

“Yang penting kamu ikut aja sayang, pasti sensasinya bikin kamu nagih.”

Kemudian mas alfian melepas jaket yang aku kenakan , tak sampai disitu dia melepaskan baju dan bh yang kupakai, kini aku sudah bertelanjang dada. Beberapa saat kemudian kudengar langkah kaki mas alfian meninggalkan kamar, entah mau kemana dia meninggalkanku seperti ini. Namun aku tidak membuka penutup mataku karna aku penasaran apa yang selanjutnya akan dia lakukan. Kemudian terdengar suara langkah kakinya kembali kekamar dan naik keatas ranjang ini. Kemudian dia menarik tangan kananku dan kurasakan dia mengikatnya dengan sudut ranjang begitu pula tangan kiriku. Sehingga posisiku kembali terlentang dengan tangan kanan dan kiri yang terikat dengan sudut sudut ranjang. Setelah itu kurasakan mas alfian memainkan putingku dengan jarinya ..

“aaaaaahhhh ouuuuhhh geli mass aaaahhh” aku mendesar dengan permainan jarinya yang begitu nikmat dikedua putingku .. sensasi tangan terikat serta mata tertutup menambah nafsuku , entah kenapa imajinasiku menjadi liar membayangkan apa yang sedang dilakukan mas alfian kepadaku. Namun aneh kenapa dia tidak menyentuh vaginaku? .. Dia terus bermain dengan toket dan putingku dan kurasakan saat ini dia menekan kedua toketku dan kurasakan ada benda keras yang cukup panjang diantara belahan toketku .. aku yakin dia sedang menjepit kontolnya dengan toketku . Dan dia terus meremas kedua toketku yang kurasakan akan bertambah besar jika slalu dirangsang seperti ini, memang gen dari keluargaku memiliki ukuran payudara yang besar dan setelah menikah akan cepat bertambah..

“aaaahhh mass enak maass mainin terus putingku masss aahhhh”

“aah iya sayang kontolku kerasa enak banget dijepit toketmu sayang , aahhh” mas alfian juga mendesah karena jepitan toketku ..

“aahh iya mass , kamu ngajarin aku nakal aahahhh eemm ouuuhhh geli banget putingku mas”

“aahh iya sayang,, mas pengen keluar aaahhh”

Tak berselang lama kurasakan semprotan peju mas alfian mengenai wajahku dan dibagian dadaku.. Setelah beberapa saat kemudian mas alfian membuka penutup mataku dan kedua ikatan ditanganku. Kemudian aku membersihkan semua peju yang sudah dia keluarkan .. Kulihat mas alfian mengenakan celananya dan setelah itu dia mengambil hpnya yang tergeletak diatas kasur kemudian keluar kamar .. aku kemudian bangun untuk mengambil bh dan bajuku dan kukenakan kembali, setelah itu aku berniat ke kamar mandi untuk mencuci muka, saat keluar kamar kulihat mas alfian sedang asik memainkan hpnya entah apa yang dia lihat , aku langsung lewat begitu saja ke kamar mandi. Setelah membersihkan semua cairan lengket diwajahku aku langung menuju ruang tengah dan duduk di samping mas alfian. Aku hanya duduk diam disampingnya sampai dia akhirnya membuka obrolan.

“yan, kamu gak marah kan?”

“marah kenapa mas?”

“karena perlakuan mas barusan ke kamu , maaf kalau mas maksa kamu.”

“gakpapa mas, wajar kan cowok begitu.”

“aku mau nanya apa kamu masih perawan?”

“iya mas aku masih perawan”

“aku janji kok gak akan merebut keperawanan kamu, tapi aku minta maaf ya karna fantasi sexku yang aneh. Aku lebih bernafsu melihat perempuan yang diikat dan matanya tertutup, dan aku juga gak terlalu nafsu untuk masukin ke vagina, justru aku lebih suka main sama toket kayak tadi yan.”

“emm iya mas gakpapa kok. Kalau emang mas fantasinya seperti itu ya gakpapa , kan bisa jaga keperawanan pasangan mas.”

“iya sayang. Tapi ada satu lagi . setiap mas melakukan hal itu biasanya kan mas rekam dan ambil gambar.”

“maksud mas apa? Jadi tadi mas ngrekam adegan tadi di hp mas? Kalau ada yang lihat gimana mas?”

“tenang aja yan, hpku slalu aku kasih kunci yang rumit dan semua file nya aku taruh difolder yang aman kok. Aku janji gak akan nyebarin ke saipapun . Asalkan kamu mau kalau aku ajak lain kali.”

“Tapi janji ya beneran jangan sampai ada yang tau! Aku gak mau kalau ada orang lain yang lihat!” Aku membalas ucapan mas alfian dengan nada agak tinggi karna aku sedikit marah dan khawatir kalau ada yang lihat rekaman itu selain mas alfian.

“Iya aku janji kok, kamu tenang aja sayang.” Mas alfian kemudian memelukku dan mencium keningku, meski dia sudah berjanji namun aku masih merasa ragu. Akupun melepaskan pelukanya dan kembali kekamar. Kali ini pintu kamar kukunci . Kuambil hpku yang berada didalam tas, dan ternyata sudah pukul 3 pagi. Kulihat ada banyak chat masuk dan panggilan tak terjawab dari mas rozak. Kemudian kubuka satu persatu chat darinya. Dia begitu khawatir dan menanyakan dimana aku sekarang. Akhirnya aku terpaksa berbohong dengan membalas bahwa aku langsung tidur setelah balik kos tadi malam dan lupa untuk keluarin hp dari tasku. Smoga aja mas rozak gak curiga sama aku. Akupun kembali tidur karena sudah mengantuk , aku pasang alarm jam 5 supaya gak bangun kesiangan.

-Bersambung-

Cerita Terpopuler