. Bercinta Dengan Instruktur Senam Part 7 | Kisah Malam

Bercinta Dengan Instruktur Senam Part 7

0
307

Bercinta Dengan Instruktur Senam Part 7

Pesona Andi

POV Ayu

“Yank.. yank… ayaankkk” kok andi diem aj ya.

Spoiler

“Grookkk.. grrokkk” ternyata dia ketiduran.

“Ihhhhhhhhhh syaank!!!!!! Jahat bngt, hiks.. hikss..” Ku balik badan ku dan kududuki dia sambil menyiram mukanya dengan air, lalu ku cubit dadanya sampe merah.

“Hahahaha, aduh2 udah yank, ampun ampun..” andi memegang tanganku yg masih nyubit2 dadanya dia.

“Ngak mau, rasain nih, orang lagi ngmong serius malah di tinggal tidur.. uhhh.. nih lg, disini jg” aku kesel banget ama dia,

“Iya ampun2, tadi cuma becanda, aku denger semua yg kamu omongin kok, sumpah” andi membela diri.

“Coba ulang smw yang aku omongin, cepetin!!”..

“Eeemmm.. hmmmm…hehe”

“Tuh kan, ihhh nie tambah lg, nihhh nihhhhhh” aku tambah keras mencubitnya, dadanya yg putih itu pun merah2 kyk di cupang.

Lalu tiba2 andi mencium ku lembut, dan aku pun tak menolaknya, kesel ku tiba2 berkurang dan ku hemtikan menyiksa dadanya, ku pegang kedua pipinya sambil menikmati ciumannya. Beberapa saat kemudian andi melepas ciumannya.

“Jangan marah2 cantik, udah lama jg aku berpikir sperti yang km bilang tadi, aku malah mau jadwalin km tak ajak ke Bali ketemu keluarga ku, nunggu waktu yg pas dulu ya” katanya pelan

Mataku berbinar, ternyata andi memang serius dengan hubungan kami.

“Serius yank? Makasi ya. Aku seneng banget, gk sabar pengen nemenin kamu jadi suami ak, hihi”

“Tapiii gini yu,” andi lanjut ngmong

“Ta..tapii apa?” Aku menjawab takut

“Kan aku ini orang bali, km orang jawa, keyakinan kita juga beda, jadi nanti pasti keluarga ku gk bisa langsung nerima kamu” benar juga apa yg dikatakan andi,

“Iya aku ngerti yank, aku jg udah mikirin itu, tapi aku udah bulatkan tekat untuk ikut kamu, apapun yg terjadi, kalau kamu mau memeperthankan aku nanti d depan keluarga km, jangankan keyakinan, hidupku ini pun ku serahkan sama kamu” aku meyakinkan dia

“Serius yank? Km yakin?” Andi memastikan

“Iya syank, km udah nunjukin keseriusan km k aku, aku juga gk bakal ngecewain km” ku peluk dia, ku tempelkan tubuhku ke andi

“Makasi syank, kita pasti bisa jalanin ini” andi pun melingkarkan tangannya ke pinggangku.

Lama kami pelukan tanpa ada kata2 yang keluar dari mulut kita.

“Terus kapan dong kita ke Bali, hihi” tanyaku usil

“Yeeee kalau liburan aj km nomor 1. Nanti aku kabari lah ya, biar kerjaan ku d kantor beres dulu, gak ada yang urgent, barudeh bisa atur jadwal”

“Hihi, asiikk. Nanti kita lanjut ke surabaya ya yank, ketemu orang tuaku, mereka pasti seneng”

“Iya pasti, sekalian aku mau cari cewek suroboyo, hahahaha”

“Nihhh makan cewek suroboyo” sambil ku kelitikin pingganggny,

“Haha ampun2..” andi pun mendorongku hingga jatuh dan sedikit kelelep di bath tub,

Lama kami bercanda d bath tub, tapi kami tidak berhubungan seks, soalnya puting ku masih terasa ngilu, kykny andi juga masih lemes, kecapekan. Buktinya tadi kontolny gk keras, aku gesek2, kykny emang capek dia, haha.

Setelah itu kami pun istrahat kemudian beres2 untuk terbang ke Kupang besok. Ahh liburan ini menyenangkan sekali, bahagianya karena ada andi yg nemenin.

Paginya sebelum ke bandara andi mengajakku singgah di kantor cabang labuan bajo, kita pamitan disana dan mengucapkan terimakasih. Andi sangat di hormati sama pegawai2 disana, aku pun ikut di salam2 in, duh bener2 aku seperti ibu bos deh. Apalah aku yg cuma seorang pelatih aerobik, janda anak satu, tapi sekarang aku merasa jadi orang yg terhormat disini. Itu semua karena pria yang disana, seorang pria yang sempurna di mataku, seorang pria yang tulus menyayangi aku dan anakku. Dari segi fisik memang andi tidak ganteng2 amat, wajahnya yg bulet, plus perutnya jg bulet, haha. Tapi apalah artinya penampilan fisik yg sudah tertupi dengan sifat nya. Aku sangat mencintainya. “Terimakasih syank”

Aku melamun memperhatikan dia yang asik mengobrol dengan orang2 disini.

“Woi ibu cantik” Om otis menyadarkan lamunanku dan mengajaku untuk naik ke mobil.

“Ayo bu, tas nya udah saya masukkin semua, cek dulu apa masih ada yg ketinggalan”

“Ehh iya om, udah lengkap kok. Aku tk panggil andi dulu ya” aku mendekati andi dan berbisik

“Yank om otis udah siap”

“Oke deh om, kita jalan dulu, sekali lg makasi, doakan kami selamat sampao kupang ya” andi melambaikan tangannya, dan dibalas senyuman oleh teman2 disini. Kita masuk ke mobil, tasya duduk di depan, aku dan andi di belakang. Ku peluk tangannya erat.

“Makasi syank” sambil kurebahkan kepalaku ke lengannya.

Andi tersenyum dan mencium kepalaku. “Aku yg makasi”…….

Kami pun terbang ke kupang dan di kupang kita dijemput temen kantornya andi, aku di antar dulu pulang dan andi sama temenya.

“Langsung pulang ya yank, istirahat, besok kerja lo” nasehatku

“Siap buk” andi ketawa

“Cieeeeeeee, aman mbk, bli andi paling tak ajak karaoke dulu bentar, haha” kata temennya becanda

“Nihhhh” ku kepalkan tangaku pada mereka.

Mereka pun jalan, aku sama tasya masuk kerumah ternyata rumah masih rapi,bersih.

“Wah bi ina tanggung jawab juga orangnya” pikirku.

“Oke kembali ke rutinitas, ahhh pegel banget” aku sama tasya istirahat sampai ketiduran.

Hari2 berlalu, hubunganku sama andi semakin deket, hubungan seks ku selalu tetap hot, bahkan pernah aku nge-seks di dalem mobilnya andi saat dia jemput aku kerja, ntah dia kerasukan setan darimana setelah melihatku berkeringat, dia memarkirkan mobilnya ke hutan2 sepi, dan memperkosa ku dengan liar, hihi. Seru lah.

3 bulan berlalu, andi semakin sering menjemputku pulang. Aku juga menyesuaikan jam pulangku dengan jam kantor nya andi, jadi dia bisa jemput aku setiap sore. Tapi gak setiap hari juga, karena andi juga sering lembur. Sebenarnya aku gak enak ngerepotin dia, tapi dianya maksa terus, ya udah deh. Aku terkadang kesel sama ledekan2 cow2 di gym yang ngata2in andi, di bilang lemah lah, gendut lah, gak pantes sama aku lah, ihhh pengen tak bejek2 aja mulutnya mereka. Aku paling benci kalau ada yg ngata2in syank ku itu. Aku jg sering cerita ke andi masalah ini, tapi dia hanya senyum saja dan berkata

“Yg penting aku sehat kan yank, bisa nemenin kamu terus, hehe” andi emang orangnya penyabar banget, susah bikin dia emosi, kecuali gak ku kasi jatah aja, haha.

Pernah suatu sore di hari Selasa, d tempat gym ku sedang ada masalah besar, data – data member, laporan keuangan, sampai ke data transaksi terserang virus. Bos ku bu silvy stres berat, ditambah lagi komplain dari member yang gak bisa masuk gym gara2 data berlangganan mereka hilang. Aku hanya bisa ngelihat aja bos ku di komplain, kasihan juga. Aku coba bantu nenangin,

“udah om, jangan marah2 gitu ini kan masih di perbaiki sama teknisinya, lagi bentar aja jadi, berisik banget sih” teriakku kesel,

Ku lihat teknisinya juga geleng2 kepala, menghela nafas dan bilang “duh susah bu, gak bisa saya” uwaaa gimana ini. Lalu ku telpon andi, ku ceritakan masalah yang terjadi dan minta bantuannya.

“Yank d gym lagi ada masalah, data2 dimakan virus, member2 lg emosi nih, km bisa bantuin gak?”

“Virusny virus apa yank?”

“Aduh gak tau aku, km cepet sini”

“Iya bentar, 30 menit aku kesana”

“Udah pindah ke gym lain aja, ayoookk” teriak seorang member menjadi provokator.

“Hehhh, diam napa sih om! Ribut terus dari tadi, ini kita lagi usaha”

“Lu yg diem”

“Apa lu”

“Apa!!”

Aku emosi banget sampai mau berantem sama itu om.

Lalu mobil andi datang.

“Tuhh cowok lo yg lemah tu datang, ajak senam sana, hahahaha” ledek seorang bpk2

Tak ku hiraukan ledekannya ku samperin andi dan menarik tangannya. Ku bilang pada bos ku, ini bu cowok sya jago komputer,

“Apa sih yank,” bisik andi

“Udah yank km coba aja dulu” kataku

“Misi om” andi minta ijin ke teknisi yg pusing itu.

Dia mengklak klik mouse dan dengan serius melihat layar monitor. Lalu dengan cepat tangannya mengetik sesuatu, keluar layar hitam di monitornya dan dia mengetik disana, kyk di film2 gitu.

“Wahhh, berat ini” kata andi menghela nafas.

Bos ku tambah pucat, tapi andi melanjutkan kata2nya.

“Tapi tak coba dulu ya bu, mudah2an bisa di recovery datanya”

“Iya mas, saya minta tolong ya” bos ku memelas.

Andi mengeluarkan laptopnya dari dalam tas, laptop hitam ada warna merahnya, dan saat dinyalakan yg di belakang laptopnya menyala, keren banget laptopnya dia, hihi. Dengan lincah tangannya mengetik bergiliran dari laptop ke komputer.

“Okee, abis ini yg ini, lalu pindah kesana, buka yg ini……” andi ngomong sendiri.

“Oke udah” kata andi

“Udah apaan yank?” Tanyaku

“Ya udah selesai, sekarang smw berdoa ya, saya cb restart komputernya, kalau berhasil dia akan nyala normal dan kalau gagal akan mati total” kata dia serius, tapi di mengedipkan mata ke padaku, ehh apa maksudny.

Lalu dia mengetik sesuatu dan komputer pun mati. Semua berdoa, setelah 5 detik masih belum nyala, setelah 10 detik baru nyala. Semua masih deg2an, lalu andi mengecek lagi komputernya. Dan…………

“Oke udah normal”

“Yang bener mas??” Teriak bos ku

“Iya udah bu. Ini kan datanya?” Andi menujukan ke bosku.

“Wah iya, cb yang itu, wahh udah normal semua. Aduhhh terimakasih banyak mas andi, saya gak tau harus bales pake apa, terimakasih ya”

“Horeeeee” semua tepuk tangan, dan menyalami andi. Jujur saat itu aku pengen banget meluk dia, tapi gak enak jg kalau rame, haha.

“Sini om, ini sebenrnya virusnya masih ada, susah mengobati komputer yg udah terinfeksi, tapi datanya udah saya ambil. Nanti om backup dulu, pindahin ke komputer baru. Dan pastikan filenya bersih. Baru komputer ini nanti di install ulang aja. Terus nanti kedepannya, ibu, mbak2 yang make komputer ini, jangan mendownload aplikasiW yg gk penting dari internet, bisa jadi itu virus” andi menjelaskan ke teknisi dan pegawai2 gym.

“Eluu pasti yg download virus y”

“Lu kali, beta sonde pernah utak atik itu barang”

Mbak2 itu mulai saling menyalahkan , haha.

Andi membereskan laptopnya dan bosku menghampirinya dengan membawa amplop, ini mas terimakasih saya, gak seberapa.

“Waduh gak usah bu, saya iklas membantu, bawa aja” andi menolak halus.

“Sekali lagi makasi mas andi, selain mas ny pinter juga ngasi kita solusi, teknisi saya mana pernah gt, haha”

“Hehe, iya bu, soalnya asupan susunya pas, jadi sya bisa sedikit2, haha” sambil andi mencolek ku

“Ihhhh apaan sih”

“Hahaha” kami pun ktwa2.

“Yank tunggu bentar ya, aku masih satu sesi lagi. Atau km mw balik kantor dulu?” Tanyaku ke andi

“Udah ku tungguin aj di cafe sebelah, aku kerja bisa pake laptop kok” jawab andi

“Oke deh, bentar aj kok, hihi” aku lari meninggalkan andi ke lantai 2, tempat ku melatih ibu2 member disana.

Spoiler

“Fiuhhh capek jg” selesai juga gari ini. Ku ambil hp untuk ngasi tau andi.

“Yank udah, sini ya”

“Oke yank” jawabny

Andi masuk ke dalem

“Yank toilet dimana, kebelet nih”

Aku mengantar andi ke toilet pria,

“Tuh sana, tk tunggu sini ya” kataku

Andi masuk, dan beberapa saat kemudian dia memanggilku,

“Yaankk.. yank..”

“Apaan?”

“Sini bentar deh, tolong in aku dikit”

Penasaran aku masuk ke toilet pria tadi, dan masuk ke toiletnya andi.

“Kenapa?” Tanyaku

“Ini tolongin dong, hihi” dia sambil nunjukin kontolnya yang berdiri.

“Ihhh gak mau”

Andi menarik tanganku, dan aku ikut masuk ke dalam. Memang waltu itu d toilet gk ada orang.

Andi mengunci pintu.

“Udah ku bilang, aku paling gk tahan liat kamu keringatan gini” bisik andi.

“Tapi yank, jngan disini, nanti kalau kedengeran gmn” aku memelas

“Pelan2 kok aku” rayu andi

Lalu dia mulai mencium wajahku, semua dia jilatin. Aku meremas bajunya, sambil menahan geli. “Ehhhh ahhhh” lalu jilatannya berpindah ke leherku. “Ouhhh” gelinya bercampur nikmat.

“Yank jangan di cupang ya”

Andi diam dan tetap menjilati leherku. Aku menengadah dan dia terus mencium lembut leherku. Seperti biasa aku hanya memakai tank top, dan legging atau biasa orang bilang celana yoga gt, tipis dan ketat. Andi mengangkat tangan kanan ku, dan ciumannya beralih ke ketiak ku, “ouhhh syank, gelii”

“Sayank ketek nya makin mulus aja” sambil andi menjilati selurug bagian ketiak ku.

Semenjak andi memuji2 ketiak ku aku mulai sering melakukan perawatan ketiak, mulai sari lulur, deodorant khusus bahkan ak sering ke salon untuk memperhalus kulit ketiak, hihi. Aku pengen nyenengin andi.

Aku mulai menikmati jilatannya, “ouhhhh” lidah andi yang basah sangat nikmat ku rasakan.

Spoiler

“Ayank yg kiri” aku mendesah.

Lalu jilatannya pindah ke kiri, “ahhhh, enak yank” desahku

“Ssssttttt” andi mengingatkanku

Lama sekali andi bermain dengan ketiak ku, sampai tanganku pegal dibuatnya. Aku pun ingin menservis dia, aku mau puasin syank ku.

“Yank buka bajunya”

Ku buka kancing kemejanya satu per satu. Dia pun meremas pantatku,

“Ihh ntar dulu” desahku sambil membuka bajunya. Lalu ku minta dia duduk di closet duduk. Dan aku pun duduk di atasnya dia. Kita sempat kawatir nanti ini kloset rubuh, haha. Segera ku lahap bibirnya, dia menjulurkan lidahnya dan dengan cepat ku hisap, rasanya ingin ku telan aja, hihi.

“Yank angkat tangannya, yg ini” andi pun ngikut. Aku penasaran banget gmn rasanya nyium ketiak nya dia, hihi. Ku lihat buluny banyak jg, wajar lah cowok2 klo bulu ketiaknya banyak. Ku dekatkan muka ku, andi menjauh.

“Ehh ngpaen yank, jangan ahh. Ketek ku bauk, hehe”

“Ihhh curang, km aj suka banget punya aku, kok aku gk boleh”

“Ta..tapi…” belum selesai dia ngmong, aku langsung cium ketiaknya dia. Rasanga aneh karena ada bulu2nya, geli. Baunya jg gk asem seperti yg aku kira, bau parfum andi dan keringatnya bener2 bikin aku nafsu,

“Ouhhh syank” andi mengelinjang saat ku cupang2 ketiaknya. Kurasakan tangan kanan andi masuk dari bawah tanktopku d punggungku.

Puas dengan ketiakny ak pun turun dan berlutut d depannya. Tanpa ak suruh, andi cepat2 membuka celananya, dan keluarlah kontol ny yg udah keras. Ku kocok pelan dan perlahan kunaikkan tempo nya. “Ahhhh yank” andi menekan kepalaku, seperti menyuruhku untuk menghisapnya.

Tiba2 kita mendengar ada orang masuk, dan dia masuk d toilet sebelah. Aku dan andi diam gk bergerak, sambil kita menahan ketawa, hihi. Beberapa saat orang itu keluar. Fiuhhh, hampir aj.

“Yank masukkin aj ya” mintaku ke andi.

“Iya yank”

Aku berdiri dan membuka celanaku. Tiba2 andi menahan nya.

“Jangan d buka sayank”

“Lohh gmn trus yank?” Tanyaku bingung.

Lalu andi menarik pahaku dan menekan punggung atas ku, ak jadinya sedikit menungging, tangannu menempel di dinding toilet, ak bingung andi mw ngpaen sih.

Spoiler

Ak kaget banget saat dia menusuk celanaku dengan jarinya, karena memang celanaku tipis, dengan mudah dia merobek tepat di bagian memek ku,

“Syaank, kok d robek, nanti ak pake apa…” ak kaget

“Ntar abis ini aku anterin ke mall” jawab dia.

Tanpa melepasa celana dalam ku, andi menyampingkan nya dan mengarahkan kontolnya ke memek ku. Susah payah akhirnya masuk. “Ahhhhhhh” andi menengadah menikmati kontolnya di remas di dalem memek ku. Dia memegang pantatku sambil d genjot ny pelan.

“Ouhh syank” aku hanya bisa mendesah. Andi menaikkan tank top ku sekaligus BH ku. Dan menggantunglah dadaku, bergoyang naik turun seirama dengan genjotannya. Aku bener2 seperti cewek yg diperkosa sama pria yg nafsu ny udah di ubun2, hihi. Andi makin mempercepat genjotannya. “Ahhhh ahhhh ahhh, ayank…” aku mendesah2 gak karuan.

Lalu andi perlahan menurunkan temponya dan duduk kembali di closet. Ak dengan cepat membelakanginya dan mengarahkan kontolnya ke memek ku, blesss..

“ahhhh syank, goyang” minta andi

“Hihi” aku tersenyum, dan memutar pantatku.

“Ahhh syank, enak banget” andi mendesah2 keenakan

Akupun keenakan, aplg tangan andi meremas2 dadaku yg bebas, memilin putingku, dan menggigit punggungku..

“Ohhh syank, remas yg kuat, terusin…” ak mendesah memohon k andi. Karena kurasakan ak udah deket. Aku berhenti memutar pantatku, tapi dengan tempo cepat ku naik turunkan,

“Plok plok plok”

Andi makin meremas dadku, dan tiba dia menahan pantatku supaya tidak bergerak lagi, ku rasakan kontolnya berkedut2 d memekku, membuatku menegang kencang. “Ahhhhhhhhhhhh syank….” ku rasakan cairan sperma ny di memek ku bercampur dengan cairan memek ku. Nikmat banget, kalau keluar barengan.

“Ouhhh andi km kok liar gini” pikirku dalam hati.

“Yank tanggung jawab, gmn nie celanaku”..

“Km pake jaket aj dulu nutupin ny ya, sampai di mobil aj, hihi” dia malah ketawa

“Jahat km, hiks”

Aku membetulkan celanaku dan baju, bajuku lecek persis seperti orang habis di perkosa.

“Gmn aku keluar nie yank”

“Udah km lilitkan jaket ny d pinggang, trus km lari dluan ke mobil ya” suruh andi.

Lalu aku clingak clinguk d depan pintu toilet, setelah kupastikan sepi, ku lari keluar.

“Pulang yuuu?” Tanya bu silvy

“Iya buu” aku lari cepat2.

Fiuhhh masuk aman. Dasar andi, gk pikir panjang dia kalau udah nafsu.

Kemudian andi masuk k mobil, sambil senyam senyum.

“Ihh ada cewek nakal nie, haha”

“Awas km y yank tunggu pembalasanku” jawabku kesel

“Gmn mau ak anterin k mall skrng, ntar km silahkan deh pilih yg kamu suka”

“Nanti aj yank, capek.. kasian jg tasya drumah”

“Oo iya, ya udah yok kita beli bakso dlu”

“Yoookkk” semangatku.

“O ya yank, tadi pas kamu benerin komputer d gym, kok kedip2 k aku sih” tanyaku penasaran

“O itu, haha abisnya lucu aja ngeliat kalian pada panik gt. Sebenarnya itu gk gawat kok, gampang. Tinggal aku kill process virusnya trus di unhide filenya, hahaha, iseng aj aku nakut2in kalian”

“Jadi mksd km itu gampang beresinny?”

“Iya hahahaha”

“Ihhhh dasar, km itu. Gk kasian apa km sama bu silvy”

“Ya gpp sekali2 kan, haha”

“Tapi km emang bikin semua bengong tadi lo, aku suka deh, hihi” lalu ku kecup pipinya

“Itu blm seberapa yank, di kantorku pernah kena ransomware lo, itu lebih gila virusnya” andi jelasin serius

Aku bengong aj dengerin dia ngmong. Jujur ak samasekali gak ngerti dia ngmong apaan, haha. Tapi aku terpesona ngelihat dia ngmong2 IT gt. “Love u yank” dalam hati ku ketawa.

“O ya yank, kmren aku udah cek kalender nyari2 libur, nanti bulan agustus rencana kita ke Bali nya. Kamu bisa gak?” Aku kaget andi ngmong gt

“Hmmmmm bisa gak ya?” Aku pura2 berpikir.

“Bisaaaaaaaa donk” aku loncat meluk dia, sampai mobil oleng, untung andi bisa kontrol.

“Duhh hampir aj yank, km nie”

“Abis aku seneng bnget, hihi”

“Udah nanti mungkin bulan depan, klo km ttp yakin, tk anter ke PHDI ngurus biar km bisa lancar masuk Hindunya”

“Iya syank, aku dah yakin, aku udah berpikir berkali kali, ini udah keputusan menurutku yg paling tepat, aku mau selalu sama km, merawar km, dan menyayangi km”

“O iya, aku udah tenang sekarang, makasi y yank” andi tersenyum.

Andi pun mengantar ku sampai d depan pintu.

“Gak masuk yank?”

“Gk yank, mau pulang dulu, ada janji maem Dota ama tmn, haha”

“Ihh kamu, jangan begadang ya”

“Iya cantik” dia mencolek pantatku yg celananya dia robek tadi.

“Ihh nakal, pkokny ak akan bales nanti” candaku.

“Pulanh dulu yank”

Andi pun naik mobil dan balik pulang.

Uhhhh andi, makin hari makin mmbuatku jatuh cinta.. Makasi tuhan udah mempertemukan ku dengan dia. Ku lihat tasya lagi main sama bonekanya, di temenin bi Ina.

“Bi aku mandi dulu ya, jagain tasya lagi bentar”

“Ketapa ibu pung baju lecek bgt”?Tanya bi ina

“Ohhh ini, anu, tadi pas geraknya ada gerakan lantai, jd gini deh” alu kelabakan jawab nya, haha. Lalu ku lari ke kamar mandi, bau keringat andi masih kurasakan di tubuhku, ku lihat ketiakku merah2 bekas cupangnya dia.

“Ihhh pokokny aku harus balas dendam” aku pun mendapatkan sebuah ide ngerjain dia. Hihi

Spoiler

Bersambung….

Daftar Part