. Rich and Violent Part 23 | Kisah Malam

Rich and Violent Part 23

0
21

Rich and Violent Part 23

TEMAN BARU

Kelvin tersenyum bahwa tiketnya sudah ia terima di email.

[6.21pm] Kelvin: Raline, aku besok akan ke Bali selama dua malam, berikut aku lampirkan tiket untukmu, flight sore setelah aku selesai meeting. kabari kalau kamu bisa ikut.
[7.28pm] Raline: Kelv, WTF, you crazy, engga bilang-bilang tau-tau udah main pesenin aja.
[7.29pm] Kelvin: setiap ingat Bali, aku ingat dirimu haha
[7.30pm] Raline: ahh that one crazy night, we can do it again sometime haha
[7.33pm] Kelvin: jadi kamu bisa besok?
[7.40pm] Raline: hmmm i dont know, aku ada acara, kenapa engga ngabarin dulu beberapa hari sebelumnya.
[7.43pm] Kelvin: aku juga mendadak.
[7.44pm] Raline: there you go, im sorry i cant make it.
[7.44pm] Kelvin: thats okay, dear.

keinginan Kelvin untuk mengenang kembali apa yg pernah ia lakukan dengan Raline dengan sangat terpaksa gagal, karena tak adanya komunikasi sebelumnya. Raline sudah terlanjur memiliki agenda lain yg harus ia laksanakan. Kelvin terdiam di kasurnya seorang diri. jelas, Adelia tak mungkin ia ajak karena tak mungkin kesana tanpa beradu nafsu, dan saat ini Adelia bukan sosok yg pas untuk menuntaskan nafsunya Kelvin. tangan kirinya meraih Redbull yg berada di meja sebelah kiri kasur dan ia minum.

lalu ia teringat kalau dia memiliki grup chat berisikan teman barunya yg beberapa waktu yg lalu membantu Kelvin onani.
[8.00pm] Kelvin: guys, aku besok mau ke Bali, ada sisa satu tiket pesawat, mungkin ada yg mau come along.
[8.09pm] Kenny: may i come along?
[8.10pm] Kelvin: fuck off Ken haha.

tak ada balasan dari para wanita hingga 30 menit kemudian setelah Kelvin mengirim pesan ajakannya diawal tadi. mungkin ia akan terbaring disana sendiri di villa yg ia sewa. bisa saja dia mengontak Jen atau Amma untuk dicarikan selimut yg sedang berada di Bali. Kelvin hanya terbaring dengan pikiran kosong memainkan remote TV menganti satu channel ke channel yg lain. ia bosan. lantas ada pesan masuk melalui jaringan pribadinya.

[8.50pm] Ariel: Kelv.
[8.51pm] Kelvin: Ariel.
[8.52pm] Ariel: still looking for companionship? im free (dengan emote love)
[8.52pm] Kelvin: yes, please come.
[8.53pm] Ariel: yay! what time?
[8.55pm] Kelvin: kamu mau bareng sama aku flight pagi atau kamu berangkat sendiri flight sore?
[8.56pm] Ariel: kamu ada meeting pagi?
[8.57pm] Kelvin: iya.
[9.00pm] Ariel: sore aja, kirimin tiketnya ya.

lantas Kelvin sibuk menganti nama untuk flight yg awalnya diberi nama Raline, kini diganti dengan Ariel. ia membayangkan tubuh Ariel yg bongsor serta memiliki payudara yg besar walau sudah sedikit agak melorot dan paha yg kencang. bibirnya yg sensual pasti enak sekali saat memberi kecupan pada ujung penisnya menuruni hingga pangkalnya. selain itu, dia yg ketahuan mengigit bibirnya saat Kelvin memberikan sodokan menggunakan jarinya ke dalam tubuh Putri saat berada dirumah Irfan. Kelvin berencana untuk memberikan hadiah berupa jam tangan pada Ariel jika ia benar akan datang. jam yg bisa dia beli di bandara sebagai bentuk perhatiannya dan penyerahan dirinya pada Kelvin untuk saling menuntaskan nafsu.

[9.30pm] Kelvin: Ariel, terlampir ya tiket pesawatnya.
[9.35pm] Ariel: yay, see you there Kelv..

Kelvin berangkat tidur usai menata koper yg akan dia bawa, ia sisipkan beberapa bungkus kondom untuk ia turut bawa, serta turut ia bawa juga adalah kamera satu set untuk dokumentasi tanah yg akan dibeli atau bisa juga untuk mendokumentasi adegan ranjang antara dirinya dan Ariel.

keesokan harinya, dengan berpenampilan casual menggunakan celana jeans slim fit dan kaos polo berwarna abu-abu serta jam tangan Rolex tak ia lupakan. kacamata Rayban juga sudah menempel di atas hidungnya. koper kecil seukuran kabin juga sudah siap untuk dibawa. Alphard yg disopirin oleh sopir pribadinya sudah siap menunggu dilobby apartment.

perjalanan yg cukup singkat tapi macet ini sudah berhasil di lewati. tiba di bandara Terminal 3 Ultimate dengan masih menyisakan waktu sekitar satu jam, cukuplah untuk check in dan membelikan jam tangan untuk Ariel. Kelvin membelikan jam tangan dengan kisaran harga 10 jutaan rupiah, tak tanggung-tanggung ia membeli 2, yg satunya rencana akan diberikan untuk Adelia namun dengan model yg berbeda.

duduk di ruang tunggu khusus penumpang business class, dilayani seorang pramugari darat seolah sedang berada di atas pesawat, dengan design tempat duduk yg hampir sama namun jauh lebih nyaman di ruang tunggu. pesawat mengangkasa diatas para gugusan awan, dengan tatapan yg tajam ia melihat kondisi dibawah yg majoritas adalah masyarakat kelas menengah kebawah dengan penghasilan rata-rata perbulan 2jt, sedangkan Kelvin hampir menerima 70jt lebih per hari dari investasi yg ia tanam di sektor manapun. pertanyaannya adalah apa yg bisa ia perbuat untuk membantu mereka sehingga bisa hidup dengan layak. entahlah para pemimpin daerah seolah sibuk meningkatkan kekayaannya sendiri.

pendaratan yg halus, dari tempat duduknya di bisnis class, dan dilayani seorang pramugari bernama Zeo. bertubuh tinggi, ramping, memiliki potongan rambut bak helm SNI sedikit kerepotan mengambilkan dan membawakan tas Kelvin hingga pintu pesawat karena ini adalah salah satu layanan maskapai plat merah ini.
“udah mbak Zeo, saya bawa sendiri aja”, ujarnya dengan lembut.
“kok tau nama saya mas?”, jawabnya sedikit malu.
“itu, nametag di dadamu”, balas Kelvin dibarengi dengan senyuman indah Zeo khas pramugari. tak dipungkiri ia melihat dada pramugari cantik itu dari kacamata hitamnya.

Kelvin lalu melangkahkan kakinya menuju keluar, dan sudah disambut oleh sopir sewaan dan mobil Vellfire yg siap mengantarkan dia menemui teman ayahnya.
“hello om Surya, saya sudah mendarat, saya langsung menuju lokasi ya”, ujarnya ditelepon.

lokasi yg belum cukup terkenal dikalangan mainstream wisatawan, masih banyak sawah dan villa butik yg cukup menawan dan romantis. untuk menyatukan feelnya, Kelvin juga menyewa disalah satu villa didaerah Canggu untuk menghabiskan waktu bersama Ariel.

om Surya sudah sangat tua, tapi masih menyimpan kharisma yg luar biasa. ia menjual tanahnya karena sudah tak memiliki tenaga untuk mengerjakannya, melainkan uang hasil tanah itu untuk di sumbangkan ke sanggar budaya di Bali agar tetap lestari dari terpaan isu agama yg sering menyerang budaya asli daerah. sebenarnya om Surya bukan BU tapi hanya ingin dijual cepat ke temannya, yaitu ayahnya Kelvin.
“baik om, ayah sehat selalu, kalau ada waktu ke Jakarta om, pasti ayah suka kalau om kesana”, sambut Kelvin akan mengakiri meeting bersama om Surya.
“iya nak, om sudah tua, sudah mudah capek pergi-pergi. tolong dirawat ya dan dikembangkan, disini nanti akan jadi tujuan wisata top, om fokus melestarikan budaya Nusantara aja, sedih lihat orang pada beringas ingin menghancurkan budaya asli kita”, ujarnya dengan sangat semangat dengan sisa tenaga yg ia miliki.

Kelvin melengkapi pembayaran dan perjanjian jual beli hari itu juga didampingi oleh asisten om Surya, dengan om Surya menunggu dirumah. hanya dalam sehari ini Kelvin telah mengeluarkan sekian milyar untuk membeli tanah yg ia sendiri belum terpikir mau untuk apa.

[2.30pm] Ariel: aku udah mau boarding, see you there.
[2.38pm] Kelvin: barusan kelar nih, mau kesana check in, nanti kutunggu di dalem villa ya.

pesan singkat itu menandakan bahwa pasangan liburan singkat di Bali akan tiba. entah apa yg membuat Ariel memutuskan ke Bali menyusul Kelvin.

Villa yg disewa Kelvin merupakan villa private satu kamar lengkap dengan ruang tengah dan dapur kecil yg cukup untuk memasak untuk kebutuhan satu orang. terdapat jacuzzi di bagian belakang villa dengan pemandangan persawahan yg memang milik dari villa tersebut. Kelvin menaruh kopernya di dalam kamar lantas ia duduk di ruang tengah beserta melihat kembali seluruh dokumen untuk keperluan pembelian tanah tadi.

Ariel mendarat dari pesawat yg ia tumpangi, banyak fans-nya yg mengajak untuk selfie dan banyak pula yg sudah mereka upload ke social media mereka dan di tag-kan ke akun Ariel. Kelvin sudah memberi petunjuk nama villa beserta nomor unitnya sehingga ia bisa langsung masuk tanpa harus ke reciptionis. perjalanan yg ditempuh cukup lumayan, namun ia memilih taksi mewah untuk mengantar dirinya.

KNOCK KNOCK

Kelvin beranjak dari duduknya sembari menata seluruh dokumen yg ia baca. ia membukakkan pintunya.
“hay, sampai juga akhirnya”, sapanya pada Ariel.
“haha iya nih, sudah lama emang?”, tanya Ariel pada Kelvin.
“ya lumayan, sejam lebih lah”, balasnya sambil mempersilahkan masuk tamunya.

Ariel menggunakan jeans ketat berwarna navy, dan baju sedikit longgar untuk menutupi payudaranya yg besarnya engga masuk akal itu serta menggunakan high-heels yg mampu mengangkat pantatnya.

“kopernya taruh kamar aja”, ujar Kelvin.
“oh kamarnya cuma satu yah”, balas Ariel sambil memasuki kamar dimana mereka akan melewatkan malam.
“haha what do you expect?”, tanya Kelvin sambil tertawa dan Ariel hanya membalikkan badan dan tertawa. di dalam kamar itu, Ariel melepas high-heelsnya yg sepertinya menyiksa dirinya selama perjalanan.

dari jendela kamar maupun ruang tengah, mentari matahari semakin menurun dan bersembunyi diantara pepohonan nan jauh disana. Ariel dan Kelvin melewatkan sore itu dengan duduk di teras belakang menyaksikan para petani memberi pupuk di sawahnya. Ariel pamit untuk mandi tanpa mengajak Kelvin. suara gemercik air terdengar sambil membayangkan apa yg tersembunyi dibalik bajunya serta bagian tubuh mana yg sedang ia gosok menggunakan sabun itu. rasanya engga sabar untuk segera melahap tubuhnya yg sintal. Ariel keluar dari kamar mandi, semerbak wangi bunga setaman mengisi seluruh ruangan, Kelvin masih duduk di teras bersama dengan para nyamuk yg terus menghisap darahnya.

Ariel keluar dari dalam kamar menggunakan atasan berlengan agak ketat yg membuat payudaranya membekas indah, celana pendek denim diatas lutut membentuk indah tubuh Ariel.
“Kelv, mandi sana”, perintahnya dengan lembut.
“oke. nanti mau cari makan diluar atau pesan go-food aja”, tanya Kelvin.
“aku capek sih, pesan go-food aja, males ketemu orang terus minta foto haha”, balasnya sambil duduk dan memainkan HPnya.
“emang tadi banyak?”, tanya Kelvin sambil mengalungkan anduk di lehernya.
“bangets”, balasnya dengan datar yg lantas Kelvin memasuki kamar mandi untuk membasuh tubuhnya dari seharian beraktifitas di luar.

usai mandi, mereka berdua memesan makan. berupa nasi ayam goreng dari rumah makan cepat saji di sekitar situ. tak banyak obrolan dari mereka berdua, namun suasana sudah cair. setelah makan, Ariel masih sibuk memandangi HPnya begitupula dengan Kelvin melihat chart investasi dia di pasar modal.

waktu sudah hampir pukul 9 malam, suasana malam semakin dingin dan sedikit berangin. nyanyian jangkrik dan kodok menghiasi villa yg mereka sewa. Kelvin teringat sesuatu, yaitu jam tangan yg ia belikan untuk pasangan liburannya di Bali ini. ia mengambilnya dan lalu duduk disebelah Ariel yg sedang sibuk.
“aku tadi baru jalan-jalan, lalu melihat jam ini, nampaknya cocok melingkar di tanganmu”, ujarnya sok romantis.
“awwwww thats so cute, thank you very much, aku gak bawain apa-apa untukmu”, ujarnya sambil memegang jam itu yg tentunya ia tau kalau harganya mahal karena itu adalah merek ternama.

“you are welcome, kamu mau kesini menemani aku aja udah seneng, apa yg membuatmu lantas ingin ikut?”, balas Kelvin.
“awwhh aku sedang suntuk di Jakarta, Kelv. capek you know”, balasnya dengan manja lantas Kelvin menangkap kemanjaan dia dengan memberikan rangkulan.
“haha, mungkin kamu belum ke Luxor, makanya suntuk”, balas candaan Kelvin.
“iyaa”, balasnya sambil curi-curi Kelvin mencium kepalanya, namun ciuman itu terus ia lakukan menuruni hingga telinga Ariel, salah satu titik rangsang seorang wanita.

“awwhh Kelv..”, desahnya saat ciuman Kelvin menuruni hingga ke lehernya, wanita ini seolah tau kalau tujuannya ia ke Bali hanya untuk seks. dan sudah pasti tubuhnya akan dijamah oleh pria yg namanya ada di jajaran pemuda terkaya Indonesia.
kedua tangan Kelvin kini sudah melingkar ke tubuh Ariel, ciumannya terus membabibuta, menuju ke pipi dan akhirnya bibir indah Ariel bersatu dengan bibir Kelvin. ciuman mereka nikmati dengan sangat sensual dan pelan, mata mereka terpejam, lidah mereka saling bersahutan, tangan Ariel kini melingkar pada leher Kelvin. mereka saling berbius dalam kenikmatan.

“its been so long..”, desahnya dengan pelan disela-sela ciuman.
“mau ke kamar aja?”, tanya Kelvin dibalas dengan anggukan dari Ariel. mereka berdua berjalan dengan tergesa, Ariel langsung menjatuhkan diri di kasur dibarengi dengan Kelvin berada diatasnya. bibir mereka langsung saling menyerbu. permainan lidah mereka semakin brutal. tangan kiri Kelvin meremas payudara Ariel yg selama ini hanya bisa dilihat dari instagram maupun dibalik bajunya tanpa bisa meremas.
“awwhh yess”, desahnya dengan sensual.

“aku engga pernah membayangkan kemarin kalau kamu yg ikut?”, ujar Kelvin.
“kamu ingin terjadi kan?”, tanya Ariel sambil tangannya sibuk melepaskan celana Kelvin dan ia hanya berpikir, cukup agresif juga ini Ariel. memang dari bentuk tubuhnya yg bongsor dan bentuk payudaranya, ia tipe wanita yg emang doyan seks dan engga ragu-ragu untuk menunjukkannya.

Kelvin membantu untuk melepaskan celananya, tangan Ariel sudah berada di gagang penis Kelvin mencengkramnya dengan sangat yakin. ia mulai kocokan ringan, bibir mereka terus bercumbu, sesekali mereka saling pandang. tangan kiri Kelvin masuk kedalam baju Ariel untuk meraih payudaranya. lantas dengan sangat elegan, Ariel berpindah posisi berada di antara kaki Kelvin memasukkan penisnya ke dalam mulutnya. Kelvin berbaring dan menikmati sepongannya ini, sesekali melihat yg Ariel lakukan.

seperti yg dibayangkan, rasa linu menyelimuti blowjob yg diberikan. bibir sensualnya mengecup lembut penis Kelvin lalu menuruni hingga pangkal penisnya. suara bagaikan sedang menjilati eskrim terdengar cukup kencang. Kelvin merapikan rambut panjang Ariel sambil menyaksikan wajah pasangannya yg sedang berada diantara kaki Kelvin.
“awwhh hmm enak banget”, puji Kelvin, dibalas dengan lirikan Ariel. lantas ia berhenti sejenak, melepas atasan beserta bra-nya dan melepas kaitan celana jeans pendeknya. Ariel kembali melanjutkan sepongannya, tangan kanan Kelvin meremat-remat payudara Ariel yg sudah agak melorot dan soft. desahan Kelvin menyelimuti foreplay mereka.

“sudah sayang, sini..”, perintah Kelvin melihat Ariel yg sudah nampak terlalu lama di bawah sana. Ariel lantas berhenti dan berada di atas Kelvin.
“nampaknya kita perlu punya panggilan sayang saat bercinta..”, ujarnya.
“what.. hahha, hmm kamu ingin aku panggil apa?”, tanya Kelvin.
“hmm honey, hun?”, balas Ariel.
“sure”, tutup Kelvin sambil mengarahkan tubuh Ariel untuk berada di bawah serta ia menarik celana Ariel, tak lupa Kelvin juga melepas atasannya. mereka berdua akhirnya telanjang bulat.

tubuh Ariel yg sintal, vaginanya yg bersih dari segala macam bulu dan nampaknya sudah engga perawan. payudaranya yg agak melorot juga mungkin disebabkan oleh tangan jahil para lelaki.
“aku jilatin ya..”, Kelvin meminta ijin.
“kamu doyan hun?”, tanya Ariel dengan lembut.
Kelvin lantas mendaratkan ujung lidahnya pada klitoris Ariel yg membuat ia mendesah keenakan, gerakan lidah naik dan turun sesekali melakukan serangan yg tak di duga menjadi variasi untuk membuat pasangannya segera meraih orgasme.
“awhhh hmmm awhh uuhhh”, desahnya sambil mengigit bibirnya sendiri dan tangan kanannya ia meremas-remas payudaranya sendiri.

memeknya langsung menjadi sangat basah, Kelvin memainkan jarinya pada klitoris pasangannya yg ia langsung menegang dan terus mendesah tiada henti. Kelvin seolah tak peduli bahwa mungkin sudah banyak pria yg memasukkan kelaminnya pada vagina pasangannya, yg ia inginkan adalah membuat wanita ini orgasme.
“awwhh hunny awwhh oohh hmmm awhh”, desah terus menerus. Kelvin terus memberikan jilatan yg pas pada titik lemah dari bibir vagina Ariel. hanya bertahan sepersekian menit sejak Kelvin memulai, Ariel sudah mulai menunjukkan akan segera orgasme, pahanya semakin kencang meremas kepala Kelvin, desahannya semakin kencang.
“ahh terus hunn iya disitu terus ahh ahh ohhh gashh ahh ahh”, desahnya. lalu beberapa saat kemudian dari dalam vaginanya cairannya semakin deras berasa asin.
“awwhh aku sampeee hunn, am coming ahhh ahh ohhh hmmmm”, dibarengi dengan tubuhnya tergetar, matanya terpejam dan kakinya terus bergerak tanpa sanggup Ariel kontrol, tangannya mendorong Kelvin dari vaginanya karena ngilunya membuat Ariel terus tergetar tubuhnya.
“awwwwhhh hunn, please stooop ahhh udaah udaaah ahhhh”, pintanya pada Kelvin, lalu mereka berhenti sejenak, nafas Ariel bagai ia sedang olahraga. Kelvin tersenyum ke arahnya.
“gilaaa ah kamu..”, ujarnya pada Kelvin sambil ia ngakak.

“ini belum tak bikin seperti Putri lho”, ucap Kelvin ditengah-tengah istirahat pasca Ariel orgasme.
“noo, nanti hun, masukin aja dulu, masa jarimu masuk duluan hihi”, candanya. lalu Kelvin berbaring diatas wanita single ini dan mengarahkan penisnya pada bibir vagina Ariel. seperti sudah menyiapkan rasa ngilu yg akan menyerang, Ariel memejamkan mata bersiap.

penisnya digesek-gesekkan tepat diujung vaginanya sebelum akhirnya, BLEEEESS, masuk ke dalam.
“auuuhhhh..”, desahnya. beda dengan Raline, Ariel sedikit berani mengeluarkan desahannya.
“ohh enak banget hmmmm”, balas Kelvin mendesah. lalu secara perlahan Kelvin mulai memberikan sodokan, mulai dari pelan hingga akhirnya pada ritme sedang. cengkraman vaginanya membuat Kelvin terkadang terpejam menikmati betapa nikmatnya.

“awwhh hmm auuhh ahmmm ahhh ahh uhhhh”, desah kenikmatan Ariel. dengan berposisi man on top bertumpu pada kedua tangannya memberikan keleluasaan Kelvin menarik hingga ujung penis, lalu memberi sodokan yg kencang kembali masuk. kasur yg mereka gunakan terkoyak, suara per jadi terdengar. badan Ariel juga ikut terkoyak, payudaranya bak agar-agar yg juga ikut menari kesana kemari. kadang lengannya menjepit payudaranya agar tak terlalu banyak bergerak.
“ahmmmm ahhh ahhhh ooohh ahhh ahhh”, ekspresi kenikmatan Ariel tunjukkan selama beberapa menit Kelvin mulai memberikan kenikmatan, belum ada tanda-tanda Ariel akan orgasme.

“ahh enak sekali ahh enaak sekali”, desah balasan Kelvin.
“hun, jangan keluar dulu pleaseeeeeee ahh ahhhh”, pinta Ariel yg insecure.
“iyaa ahh aoohh gilaa ini enak banget”, balas Kelvin sambil mencabut penisnya dari tubuh Ariel, “bisa-bisa meledak aku tadi, gila enak banget”, lanjutnya sambil geleng-geleng kepala, di balas dengan tawa cekikikan dari Ariel.

Kelvin lantas memberikan kobelan menggunakan jemarinya dengan posisi tubuh yg sama. dua jemari Kelvin menerobos masuk ke dalam vagina Ariel yg bersih dari bulu. pasangannya terpejam, jantungnya berdebar penasaran dengan hebatnya orgasme yg pernah ia lihat. Kelvin memberikan stimuli pada dinding atas vagina.
“bilang ya kalau pas”, ujar Kelvin, dibalas dengan anggukan dari Ariel. langsung pada ritme sedang, kobelan di lancarkan.
“ahhh iya itu ahhh”, desahnya sambil mencengkram lengan Kelvin.
CLUG CLUG CLUG CLUG
CLUG CLUG CLUG CLUG
CLUG CLUG CLUG CLUG
tanpa ampun Kelvin memberikan kobelan terbaiknya untuk wanita yg terkenal dengan payudaranya yg besar ini. ia terbaring sambil terus mendesah.
“awwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwhh”, melengkuh panjang. hanya mampu bertahan empat menit, tubuhnya mulai bergetar sedikit demi sedikit, Kelvin cuek dan terus memberikan kobelan. yg tadinya kakinya terbuka lebar, kini sudah menutup, tangan kiri Kelvin membantu untuk membuka kaki Ariel.
“awwwwwhhh awwwwwhh aduuuuuuuhhhh awhhhh teruuuuus huuuun”, desahnya panjang, memeknya semakin basah. lantas Ariel seperti terkaget tersetrum, kejang-kejang tak karuan, desahannya menjadi serak basah, rambutnya acak-acakkan.

cairan bening menyembur dari dalam vagina jatuh pada sprei, ia masih kejang-kejang, Kelvin menurunkan intensitas sodokannya. namun badan Ariel masih mengejang sedikit demi sedikit dibarengi vaginanya terus meneteskan cairan bening.
“awwwhh awwhh aduuuhh ahhh ahhhh ahhhh”, desahnya sambil mengejang sambil melihat Kelvin yg sudah engga memberikan kobelan, namun tubuhnya masih merespon dengan kejangan.
“wooow, orgasmemu nampak gila sampai bergetar semua”, ujar Kelvin yg melihat Ariel masih diserang oleh sisa-sisa setruman.
“ahhh udah ahh bentar ke kamar mandi dulu aaahh bisa kaya gitu hahha”, tawa Ariel yg terus bangkit dan berjalan sempoyongan memasuki kamar mandi, matanya terlihat berair dan sayu akibat kenikmatan yg luar biasa.

Kelvin hanya memandangi tubuh Ariel yg berjalan dari belakang memberikan lekukan yg sangat indah. penis mengacung dengan sangat tegang rasanya sudah giliran dia untuk orgasme.

-BERSAMBUNG-

Pembaca setia Kisah Malam, Terima Kasih sudah membaca cerita kita dan sabar menunggu updatenya setiap hari. Maafkan admin yang kadang telat Update (Admin juga manusia :D)
BTW yang mau jadi member VIP kisah malam dan dapat cerita full langsung sampai Tamat.
Info Lebih Lanjut Hubungin di Kontak
No WA Admin : +855 77 344 325 (Tambahkan ke kontak sesuai nomer [Pakai +855])
Terima Kasih 🙂

Daftar Part